KETETAPAN HASIL LELANG
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA ATAU SUKUK NEGARA SERI IFR0003 (REOPENING), IFR0005 (REOPENING),
IFR0006 (REOPENING) DAN IFR0007 (REOPENING) TANGGAL 13 JULI 2010
Pada hari ini, Selasa 13 Juli 2010, telah dilakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara Seri IFR0003 (reopening), IFR0005 (reopening), IFR0006 (reopening), dan IFR0007 (reopening) melalui sistem pelelangan Bank Indonesia. Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara, maka hasil lelang ditetapkan sebagai berikut:
Seri IFR0003 (reopening)
Sesuai dengan kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.08/2009, Pemerintah menetapkan bahwa tidak ada penawaran pembelian yang dimenangkan. Keputusan ini mengingat penawaran imbal hasil (yield) yang dikehendaki investor tidak sesuai dengan harga acuan yang dianggap wajar oleh Pemerintah.
Seri IFR0005 (reopening)
Sesuai dengan kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.08/2009, Pemerintah menetapkan bahwa tidak ada penawaran pembelian yang dimenangkan. Keputusan ini mengingat penawaran imbal hasil (yield) yang dikehendaki investor tidak sesuai dengan harga acuan yang dianggap wajar oleh Pemerintah.
Seri IFR0006 (reopening)
Yield rata-rata tertimbang : 9,93985% Tingkat Imbalan/ kupon : 10,25000% Tanggal Jatuh tempo : 15 Maret 2030
Tanggal pembayaran kupon : 15 Maret dan 15 September Tanggal setelmen : 15 Juli 2010
Jumlah yang dimenangkan : Rp239,00 miliar Alokasi pemenang kompetitif : Rp239,00 miliar Alokasi pemenang nonkompetitif : Rp0,00 miliar Bid to cover ratio : 1,66
Seri IFR0007 (reopening)
Yield rata-rata tertimbang : 9,28125% Tingkat Imbalan/ kupon : 10,25000% Tanggal Jatuh tempo : 15 Januari 2025 Tanggal pembayaran kupon : 15 Januari dan 15 Juli Tanggal setelmen : 15 Juli 2010
Jumlah yang dimenangkan : Rp7,00 miliar Alokasi pemenang kompetitif : Rp4,90 miliar Alokasi pemenang nonkompetitif : Rp2,10 miliar Bid to cover ratio : 34,71
Jakarta, 13 Juli 2010 a.n. Menteri Keuangan
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang
ttd