• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS CALCULATION OF ABSORPTION OF SOUND

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS CALCULATION OF ABSORPTION OF SOUND"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS

“CALCULATION OF ABSORPTION OF SOUND IN SEAWATER”

Dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Akustik Perikanan

Disusun oleh:

M. Ryan Kusumardiana 230110130185 Kalysta Fellatami 230110130191 Fadhillah Ardi 230110130203

UNIVERSITAS PADJADJARAN

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN PROGRAM STUDI PERIKANAN

JATINANGOR

(2)

CALCULATION OF ABSORPTION OF SOUND IN SEAWATER

Penyerapan suara pada air laut merupakan bagian dari total kerugian akibat adanya transmisi atau pemancaran suara dari sumber suara ke penerimanya. Hal tersebut tergantung pada sifat dari air laut itu sendiri seperti suhu, salinitas, deraat keasaman (pH) dan kedalaman laut. Rincian fisika yang mendasari hal tersebut cukup kompleks. Penyerapan suara hanya menyebabkan adanya kerugian pada

bagian transmisi atau pemancaran suara. Biasanya kerugian terbesar dari pemancaraan suara adalah penyebaran gelombang akustik yang merambat jauh dari sumber suaranya.

Dalam penggunaan kalkulator ini, dibutuhkan frekuensi yang menarik dan nilai-nilai dari suhu air dan kedalaman laut. Nilai dari salinitas dan deraat keasaman (pH) sudah disediakan, namun dapat diubah jika memang datanya tersedia. Nilai untuk penyerapan suara dapat dihitung secara otomatis dengan menggunakan algoritma dari sumber tertantu. Tabel 1. berikut menyediakan data hasil perhitungan dari penyerapan suara di laut.

Tabel 1. Hasil Perhitungan Penyerapan Suara di Laut

D T F S pH

dB/km (Fisher & Simmons) dB/km (Francois & Garisson) dB/km (Ainslie & McColm) 0 29

200

34.2 6 - 88.529 90.893

10 27 34.3 6.1 - 22.81 19.675

20 25 34.4 6.2 - 50.233 5.275

30 23 34.5 6.3 - 139.717 1.96

40 21 34.6 6.4 - 265.888 0.959

50 19 34.7 6.5 - 408.195 0.54

60 17 34.8 6.6 - 550.609 0.322

70 15 34.9 6.7 - 681.421 0.198

80 13 35 6.8 - 792.972 0.126

90 11 35.1 6.9 - 881.181 0.083

(3)

and McColm tahun 1998. Menurut Jailani (2004) penyerapan suara (sound absorption) merupakan perubahan energi dari energi suara menjadi energi panas atau kalor.Pada table 1. Terlihat bahwa perhitungan dengan menggunakan metode

Fisher and Simmons tidak mendapatkan hasil, hal ini dikarenakan untuk menggunakan metode tersebut harus menggunakan nilai salinitas dan pH yang standar yaitu S = 35 ppt dan pH = 8. Seluruh perhitungan penyerapan suara di laut

kali ini menggunakan frekuensi sebesar 200 Hz. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, terlihat bahwa data yang paling besar menurut metode Francois and

Garisson terdapat pada kedalaman 90 m dengan suhu 11°C, salinitas 35,1 ppt dan pH 6,9. Sedangkan menurut metode Ainslie and McColm terdapat pada kedalaman 0 m dengan suhu 29°C, salinitas 34,2 ppt dan pH 6.

Menurut ketiga metode perhitungan yang digunakan, perhitungan penyerapan suara (absorbsi) dilaut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya: 1. Kedalaman

Kedalaman mempengaruhi penyerapan suara di dalam air laut. Bertambahnya kedalaman, maka penyerapan suara akan bertambah karena adanya tekanan hidrostatis yang semakin besar dengan bertambahnya kedalaman. Hal tersebut karena partikel-partikel zat yang bertekanan tinggi terkompresi sehingga penyerapan yang dihasilkan lebih besar. Rata-rata terjadi peningkatan penyerapan suara sebesar 0, 017 m/detik setiap kedalaman bertambah 1 meter. (Lurton 2002). Sesuai dengan teori tersebut, hasil perhitungan dengan menggunakan metode

Francois and Garisson menunjukan bahwa semakin dalam suatu perairan maka penyerapan suaranya semakin besar.

2. Suhu

Pada prinsipnya, semakin tinggi suhu suatu medium, maka semakin cepat perambatan bunyi dalam medium tersebut. Dikarenakan makin tinggi suhu, maka

(4)

3. Salinitas

Menurut Sanusi (2006) salinitas adalah jumlah zat-zat terlarut dalam 1 kg air laut, dimana semua karbonat telah diubah menjadi oksida, bromide dan iodide diganti oleh klorida. Pada umumnya perairan laut lepas memiliki kadar salinitas 35 psu; yang berarti dalam 1 kg air laut mengandung elemen-elemen kimia terlarut seberat 35 gram. Semakin besar salinitas maka penyerapan suaranya semakin besar.

4. pH

Air laut mempunyai kemampuan menyangga yang sangat besar untuk

mencegah perubahan pH. Perubahan pH sedikit saja dari pH alami akan memberikan petunjuk terganggunya sistem penyangga. Hal ini dapat menimbulkan perubahan dan ketidak seimbangan kadar CO2 yang dapat membahayakan kehidupan biota laut. Perubahan pH dapat mempunyai akibat buruk terhadap kehidupan biota laut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Akibat langsung adalah kematian ikan, burayak, telur, dan lain-lainnya, serta mengurangi produktivitas primer. Akibat tidak langsung adalah perubahan toksisitas zat-zat yang ada dalam air, misalnya penurunan pH sebesar 1,5 dari nilai alami.

5. Frekuensi gelombang suara yang digunakan.

Frekuensi gelombang adalah jumlah getaran pada gelombang yang terjadi dalam waktu satu detik atau tiap detik. Frekuensi memiliki pengaruh yang besar terhadap cepat rambat bunyi di lautan. Frekuensi berhubungan dengan panjang gelombang yang digunakan. Pada perhitungan kali ini menggunakan frekuensi sebesar 200 Hz. Frekuensi tersebut masuk kedalam frekuensi audiosonik, yaitu frekuensi yang dapat didengar oleh telinga manusia. Dalam hal penyerapan suara, frekuensi berpengaruh pada panjang gelombang yang digunakan untuk menyerap suara.

Daftar Pustaka

Al Ayubi, A. 2011. pH (Derajat Keasaman Perairan). Tersedia: [online]

(5)

Iskandarsyah, M. 2011. Pemetaan Shadow Zone Akustik dengan Metode Parabolic Equation di Wilayah Perairan Selat Lombok. Skripsi: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Bogor

Lurton, X. 2002. An Introduction to Underwater Acoustics: Principles and Applications. Praxis Publishing. UK.

Gambar

Tabel 1. Hasil Perhitungan Penyerapan Suara di Laut dB/km dB/km

Referensi

Dokumen terkait

Spektrum frekuensi digunakan untuk melihat kualitas suatu gelombang, dengan melihat seberapa banyak harmonisa dan seberapa besar nilai amplitudo yang dihasilkan dari suatu

digunakan untuk menentukan konsentrasi suatu sampel dengan cara mengukur daya penyerapan radiasi pada uap atom yang dihasilkan dari sampel pada panjang gelombang yang

Sinyal, misalnya suara manusia, digunakan untuk memodulasikan suatu pembawa yang mungkin mempunyai frekuensi yang jauh lebih tinggi.. Jadi sinyalnya menempati lebar gelombang yang

Kesimpulan dari penelitian ini adalah lingkar dada dan panjang badan dapat digunakan untuk menduga bobot badan domba Wonosobo jantan dan betina..

Kesimpulan dari penelitian ini adalah lingkar dada dan panjang badan dapat digunakan untuk menduga bobot badan domba Wonosobo jantan dan betina..

Kesimpulan dari penelitian ini adalah lingkar dada dan panjang badan dapat digunakan untuk menduga bobot badan domba Wonosobo jantan dan betina..

Bahwa metode fuzzy synthetic dapat digunakan untuk menghitung evaluasi kepuasan tanpa menghitung atribut yang berpengaruh terhadap hasil kepuasan.

Kontribusi subjek penelitian ini sangat besar untuk menentukan rumus mana yang tepat untuk digunakan dalam mengestimasi TB aktual dari panjang ulna.