• Tidak ada hasil yang ditemukan

s | Dokumen Perencanaan bab 4

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "s | Dokumen Perencanaan bab 4"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN

Rencana pembangunan secara keseluruhan adalah merupakan sinergitas   rencana   antara   rencana   pembangunan   di   tingkat   nasional, provinsi   dan   kabupaten   sesuai   dengan   kapasitas   serta   tingkat kewenangan   yang   telah   ditetapkan   dalam   peraturan   perundang­ undangan.

Secara   umum   strategi   pembangunan   nasional   menggariskan   hal­hal sebagai berikut : 

1. Norma   Pembangunan   yang   diterapkan   dalam   RPJMN   2015­2019 adalah sebagai berikut: 

a. Membangun   untuk   meningkatkan   kualitas   hidup   manusia   dan masyarakat. 

b. Setiap   upaya   meningkatkan   kesejahteran,   kemakmuran, produktivitas   tidak   boleh   menciptakan   ketimpangan   yang   makin melebar yang dapat merusak keseimbangan pembangunan. 

c. Aktivitas   pembangunan   tidak   boleh   merusak,   menurunkan   daya dukung lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem.  2. Tiga Dimensi Pembangunan; 

a.  Dimensi pembangunan manusia dan masyarakat. 

Pembangunan   dilakukan   untuk   meningkatkan   kualitas   manusia dan   masyarakat   yang   menghasilkan   manusia­manusia   Indonesia unggul dengan meningkatkan kecerdasan otak dan kesehatan fisik melalui   pendidikan,   kesehatan   dan   perbaikan   gizi.   Manusia Indonesia unggul tersebut diharapkan juga mempunyai mental dan karakter   yang   tangguh   dengan   perilaku   yang   positif   dan konstruktif. 

b. Dimensi   pembangunan   sektor   unggulan   yaitu   sektor   Kedaulatan pangan, Kedaulatan energi dan ketenagalistrikan, Kemaritiman dan kelautan, serta Pariwisata dan industri. 

c.  Dimensi pemerataan dan kewilayahan. 

(2)

harus dapat menghilangkan / memperkecil kesenjangan yang ada, baik   kesenjangan   antarkelompok   pendapatan,   maupun kesenjangan antarwilayah, 

3. Kondisi sosial, politik, hukum, dan keamanan yang stabil diperlukan sebagai   prasyarat   pembangunan   yang   berkualitas.   Kondisi   perlu tersebut   antara   lain   :Kepastian   dan   penegakan   hukum;Keamanan dan ketertiban; Politik dan demokrasi; dan Tetakelola dan reformasi birokrasi. 

Sementara itu prioritas nasional untuk 2015­2019 dituangkan dalam   9   (Sembilan)   agenda   prioritas   atau   nawacita   tersebut   adalah sebagai berikut :

1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.

2. Membuat   Pemerintah   selalu   hadir   dengan   membangun   tata   kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

3. Membangun   Indonesia   dari   pinggiran   dengan   memperkuat   daerah­ daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

4. Memperkuat   kehadiran   negara   dalam   melakukan   reformasi   sistem dan   penegakan   hukum   yang   bebas   korupsi,   bermartabat,   dan terpercaya.

5. Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. 6. Meningkatkan   produktivitas   rakyat   dan   daya   saing   di   pasar

Internasional   sehingga   bangsa   Indonesia   bisa   maju   dan   bangkit bersama bangsa­bangsa Asia lainnya.

7. Mewujudkan   kemandirian   ekonomi   dengan   menggerakkan   sektor­ sektor strategis ekonomi domestik.

8. Melakukan revolusi karakter bangsa.

9. Memperteguh   kebhinekaan   dan   memperkuat   restorasi   sosial Indonesia.

4.1 Prioritas Pembangunan Provinsi Jawa Tengah

(3)

2017  diarahkan untuk “Meningkatkan ketahanan pangan dan energi berkelanjutan   serta   percepatan   penanggulangan   kemiskinan   dan pengangguran   guna   mewujudkan   kesejahteraan   masyarakat   dan kemandirian wilayah”.

Dalam kerangka ini, maka prioritas pembangunan Jawa Tengah Tahun 2017 ditujukan untuk:

1. Peningkatan ketahanan pangan dan energi melalui pembangunan pertanian dalam arti luas serta pengembangan dan pemanfaatan energi secara berkelanjutan.

2. Percepatan   penanggulangan   kemiskinan   secara   terpadu   melalui pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin, peningkatan pendapatan   masyarakat   miskin   serta   pemberdayaan   usaha ekonomi mikro dan kecil bagi masyarakat miskin.

3. Peningkatan   kualitas   dan   kompetensi   sumber   daya   manusia   di berbagai   bidang   dan   layanan   sosial   dasar   masyarakat   secara berkelanjutan

4. Penguatan potensi ekonomi kerakyatan berbasis komoditas lokal, industri   kreatif   dan   sentra/klaster   dalam   rangka   percepatan pengurangan pengangguran

5. Pemantapan   pembangunan   infrastruktur   dengan   memperhatikan keberlanjutan sumberdaya alam dan lingkungan hidup

6. Pemantapan   implementasi   reformasi   birokrasi   menuju penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik  

Selain daripada itu sebagai kesatuan wilayah, sektor dan sistem pembangunan   di   Jawa   Tengah,   selain   hal   tersebut   diatas   diharapkan pula   dukungan   dari   Kabupaten   Purworejo   untuk   memprioritaskan program / kegiatan pembangunan pada tahun 2017 yaitu :

1. Meningkatkan kondisi baik prasarana jalan dan jembatan 

2. Dapat   mendukung   program   pembangunan   1000   embung   dengan membangun/revitalisasi embung/tampungan air sesuai kewenangan untuk mendukung air baku pertanian dan air minum masyarakat di wilayah rawan kekeringan

3. Dukungan   dan   fasilitasi   untuk   percepatan   pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Jawa Tengah

(4)

5. Meningkatkan upaya­upaya untuk pengendalian pemanfaatan ruang dan alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian utamanya di sawah LP2B

6. Usulan Bantuan Keuangan Provinsi Kepada Kabupaten dan desa pada tahun 2017 diharapkan untuk diprioritaskan pada:

a. Pembangunan/revitalisasi embung / tampungan air, peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi dan penanggulangan banjir b. Penanganan   infrastruktur   desa   utamanya   pada   desa   miskin

dengan kategori kuning dan merah

c. Merupakan   kewenangan   kabupaten   /   kota   atau   desa   (Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa), sudah siap secara teknis dan dapat   diselesaikan   pada   tahun   berkenaan   serta   tidak   duplikasi anggaran dengan sumber dana lainnya.

4.2 Kebijakan Umum Perencanaan Pembangunan Daerah

Perencanaan   pembangunan   Kabupaten   Purworejo   Tahun   2017 dilaksanakan dengan :

1. Penguatan   Good   Governance   pemerintahan   daerah   dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta Peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kapasitas reformasi birokrasi 

2. Mempedomani   Undang   undang   Nomor   23   Tahun   2014   tentang Pemerintahan Daerah dan Undang­undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa

3. Memperhatikan   arah   kebijakan   dan   prioritas   pembangunan provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dan sembilan agenda prioritas pembangunan   nasional   (NAWACITA)   dalam   RPJMN   Tahun   2015­ 2019;

4. Mempedomani   arah   kebijakan   pembangunan   Tahapan Pembangunan Jangka Menengah Daerah Ketiga RPJPD 2005­2025; 5. Memperhatikan   capaian   kinerja   Tahun   2015   dan   rencana   target

capaian Tahun 2016;

6. Memperhatikan   tujuh   belas   Tujuan   Pembangunan   Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Tahun 2016.­2030

7. Memperhatikan   kualitas   lingkungan   hidup   dan   tetap   menjaga kesinambungan dalam upaya mengoptimalikan sumberdaya alam; 8. Meningkatkan   kualitas   kesejahteraan   masyarakat   melalui

(5)

a. Pertumbuhan   ekonomi   Kabupaten   Purworejo   Tahun   2017 diprediksi sebesar 5,76%.

b. Inflasi diprediksi pada kisaran 5,5%

c. Penurunan Angka Kemiskinan menjadi 11,30%

d. Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,10%

e. Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 71,63% (IPM dengan perhitungan metode baru).

9. Mengimplementasikan   percepatan   pencapaian   sasaran   Standar Pelayanan   Minimal   (SPM)   pada   urusan   kewenangan   wajib   yang telah   ditetapkan   Kementerian/Lembaga   sesuai   kewenangan Kabupaten. (6 pelayanan dasar)

10. Memperhatikan dan mengantisipasi perkembangan dinamika dan realita kondisi umum daerah;

11. Meningkatkan   sinergitas   dan   kesinambungan   kebijakan   antara pemerintah,   pemerintah   provinsi   Jawa   Tengah   dan   Pemerintah Kabupaten Purworejo;

4.3 Prioritas   dan   Sasaran   Pembangunan   Kabupaten   Purworejo Tahun 2017 

Dengan memperhatikan prioritas dan sasaran pembangunan di tingkat nasional   maupun   propinsi   serta   dengan   memperhatikan   pula   tujuan pembangunan   jangka   menengah   tahap   ketiga   yang   tercantum   dalam RPJPD Kabupaten Purworejo, maka:

Prioritas pembangunan daerah tahun 2017 adalah sebagai berikut :

1. Penguatan perekonomian daerah yang didukung dengan ketahanan   pangan,   pengembangan   agribisnis   berbasis   produk unggulan daerah dan investasi 

2. Pengurangan kemiskinan dan pengangguran 

3. Peningkatan   kualitas   dan   pemerataan   pelayanan pendidikan, peran pemuda dan olahraga serta pelestarian nilai­nilai budaya daerah 

4. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan 

5. Penguatan   ketahanan   air,   infrastruktur   dasar   dan interkoneksi   antar   wilayah   guna   mendukung   investasi   dan pengembangan wilayah 

(6)

7. Tata   kelola   pemerintahan   yang   baik   dan   kondusivitas daerah serta pengelolaan bencana 

8. Penguatan inovasi daerah dan teknologi tepat guna 

Sasaran pada masing­masing prioritas tersebut adalah sebagai berikut : 1. Penguatan   perekonomian   daerah   yang   didukung   dengan

ketahanan   pangan,   pengembangan   agribisnis   berbasis   produk unggulan daerah dan investasi

Sasaran

Sasaran   yang   ingin   dicapai   adalah  meningkatnya   ketersediaan, distribusi   dan   konsumsi   serta   keamanan   pangan;   meningkatnya kualitas   konsumsi   pangan   sehingga   mencapai   skor   Pola   Pangan Harapan   (PPH);   meningkatnya   usaha   agribisnis     dalam   pengelolaan potensi pertanian; meningkatnya nilai investasi; meningkatnya peran sektor   perdagangan,   kualitas   koperasi   dan   Usaha   Mikro   dan   Kecil, meningkatnya industrialisasi/hilirisasi pengolahan produk pertanian menjadi   bahan   yang   mempunyai   nilai   tambah   tinggi;   dan berkembangnya dan meningkatnya daya jual potensi wisata.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :

1. Meningkatkan Ketahanan pangan, dengan focus pada :

1) Ketercukupan   pangan   dari   produksi   sendiri   dan peningkatan cadangan pangan di desa

2) Peningkatan   distribusi,   aksesibilitas   pangan,   dan pengawasan distribusi pangan serta kualitas konsumsi pangan. 3) Mengendalikan alih fungsi lahan dari pertanian ke non

pertanian   dengan   menetapkan   kebijakan   Lahan   Pertanian Pangan Berkelanjutan.

4) Mitigasi gangguan terhadap ketahanan pangan akibat perubahan iklim, bencana alam, serangan hama dan penyakit tanaman maupun penyakit hewan.

2. Menguatkan   pembangunan   ekonomi   berbasis   agribisnis   dengan peningkatan   produksi   dan   produktivitas   di   semua   sub   system agribisnis, dengan focus pada :

1) Penanganan   program­program   pengembangan   agribisnis   yang terpadu secara lintas Perangkat Daerah

(7)

3) Optimalisasi penanganan agribisnis pada sub system hulu dan budidaya, dan penyelenggaraan even­even agribisnis.

4) Peningkatan Pendapatan petani

5) Pemberdayaan nelayan kecil dan Pengelolaan TPI

6) Pemberdayaan   usaha   kecil   dan   pengelolaan   pembudidayaan ikan.

7) Penanganan Lahan kritis

8) Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

3. Mengoptimalkan investasi pemerintah daerah, BUMD dan swasta sesuai dengan peruntukan kawasan yang telah ditentukan dalam RTRW   untuk   memicu  multiplier   effect  pada   daerah­daerah sekitarnya, dengan focus pada Penciptaan iklim usaha dan iklim

3) Perlindungan   konsumen  dan   kesiapan  menghadapi   era   pasar bebas ASEAN (MEA).

5. Mengembangkan   Koperasi,   Usaha   Mikro   dan   Kecil   di   daerah, dengan focus pada : 

1) Peningkatan jumlah koperasi aktif dan sehat.

2) Pengembangan   Usaha   Mikro   dan   Kecil   melalui   program pendampingan dalam rangka era pasar bebas Asean (MEA)

6. Meningkatkan   industrialisasi  /  hilirisasi   pengolahan   produk terutama pertanian menjadi bahan yang mempunyai nilai tambah tinggi, dengan fokus pada :

1) Peningkatan Kualitas   produk terutama pertanian yang belum mampu bersaing dengan produk luar daerah.

2) Kemudahan  persyaratan   perijinan   untuk   industri   mikro   dan kecil.

7. Meningkatkan   daya   tarik   obyek   wisata   daerah   sesuai   dengan Rencana   Induk   Pembangunan   Pariwisata   Daerah,   dengan   fokus pada :

1) Peningkatan   pengelolaan   potensi   wisata  dan   pengembangan desa wisata.

2) Pengelolaan   obyek   wisata   dalam   rangka  paket   wisata terintegrasi

3) Pengembangan   obyek   wisata   terintegrasi   terutama   pada kawasan wisata pantai

(8)

Sasaran

Sasaran   yang   ingin   dicapai   adalah   menurunnya   kesenjangan   antar kelompok   ekonomi;   meningkatnya   cakupan   pelayanan   dasar   dan akses   terhadap   ekonomi   produktif   masyarakat   kurang   mampu; meningkatnya   kesetaraan   gender   dan   pemberdayaan   perempuan; menurunnya prevalensi kekerasan terhadap anak; dan terkendalinya penduduk dan Keluarga Berencana.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah kebijakan pembangunan daerah sebagai berikut: 

1. Mengupayakan   kebijakan   penanggulangan   kemiskinan   yang terintegrasi   (pro­poor,  pro­job,  pro­growth,   pro   environment)   untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan focus pada : 1) Revitalisasi   kelembagaan   Tim   Koordinasi   Penanggulangan

Kemiskinan Daerah (TKPKD).

2) Penanganan   program­program   penanggulangan   kemiskinan secara lintas Perangkat Daerah.

2. Pengurangan   kesenjangan   sosial,   ekonomi   dengan   memberikan perhatian   yang   lebih   besar   pada   wilayah   kecamatan   dan   desa dengan   akses   pelayanan   dasar,   pangan   dan   energi   yang   kurang baik, dengan fokus pada :

1) Perlindungan   sosial   yang   komprehensif   untuk   penanganan masalah kesejahteraan sosial.

2) Pembekalan   keterampilan   wirausaha   maupun   keterampilan teknis di bidang ekonomi produktif sesuai dengan sumber daya lokal bagi penduduk miskin usia produktif.

3) Penyediaan   data   dan   informasi   tentang   permasalahan ketransmigrasian   dalam   rangka   mendukung   pengembangan transmigrasi oleh pemerintah pusat.

4) Penyediaan   Data dan informasi tentang permasalahan energi dan sumber daya mineral di wilayah kecamatan dan desa yang mempunyai potensi energi dan sumberdaya mineral.

3. Kebijakan   Tenaga   kerja   yang   kondusif   dan   memperluas kesempatan   kerja   yang   ditempuh,   dengan   fokus   pada   Perluasan akses   kesempatan   kerja,   Perlindungan   tenaga   kerja,   serta Penyiapan kompetensi tenaga kerja.

4. Mengupayakan percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender serta   mengupayakan   perlindungan   perempuan   dan   anak   dari tindak kekerasan, dengan focus pada :

(9)

3) Pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.

5. Pengendalian   penduduk   dan   keluarga   berencana,   dengan   fokus pada

1) Pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan Akses pelayanan keluarga berencana

2) Percepatan   penurunan   jumlah  keluarga  prasejahtera   dan keluarga sejahtera I 

3. Peningkatan   kualitas   dan   pemerataan   pelayanan   pendidikan, peran   pemuda   dan   olahraga   serta   pelestarian   nilai­nilai   budaya daerah.

Sasaran

Sasaran   yang   ingin   dicapai   adalah  meningkatnya   aksesibilitas pendidikan;   meningkatnya   prestasi   pemuda   dan   olahraga;   dan meningkatnya perlindungan dan pemanfaatan asset budaya.

 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 

4. Meningkatkan   akses   dan   kualitas   pelayanan   dasar   di   bidang Pendidikan, sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria yang   ditentukan   secara   nasional   yang   ditempuh,   dengan   focus pada Penyelenggaraan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal. 5. Mengotimalkan   peran   pemuda   dalam   berkarya   di   masyarakat   di

segala bidang yang ditempuh, dengan fokus pada : 

1) Peningkatan peran pemuda, olahraga dan kepramukaan dalam pembangunan daerah.

2) Pelaksanaan   even­even   sebagai   wahana   pengembangan   diri bidang kepemudaan dan olahraga.

6. Melestarikan   nilai­nilai   budaya   daerah   sebagai   asset   yang   dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesempatan kerja dan lapangan berusaha yang ditempuh, dengan focus pada 

1) Optimalisasi pengelolaan kebudayaan daerah .  2) Penyelenggaraan even ­ even seni budaya

4. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Sasaran

(10)

sumberdaya   kesehatan;   meningkatnya   perlindungan   financial, pemerataan dan mutu pelayanan, serta ketersediaan, penyebaran, dan mutu obat dan sumber daya kesehatan.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017

Arah kebijakan pembangunan daerah sebagai berikut:  Meningkatkan akses   dan   kualitas   pelayanan   dasar   di   bidang   Kesehatan   sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria yg ditentukan secara nasional, dengan fokus pada :

1) Peningkatan   akses   pelayanan   kesehatan   yang   berkualitas   dan terjangkau oleh masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal. 2) Pemberdayaan   masyarakat   dalam   upaya   peningkatan   kesehatan

sesuai Standar Pelayanan Minimal.

5. Penguatan   ketahanan   air,   infrastruktur   dasar   dan   interkoneksi antar   wilayah   guna   mendukung   investasi   dan   pengembangan wilayah

Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya cakupan pelayanan irigasi; meningkatnya penyediaan infrastruktur dasar masyarakat dan konektifitas   wilayah;   meningkatnya   kualitas   penyelenggaraan penataan ruang daerah.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :

1. Mengembangkan   dan   mengelola   jaringan   irigasi,   dengan   fokus pada  Pembangunan   sarana   dan   prasarana   pengairan   untuk mendukung ketahanan pangan dan agribisnis

2. Meningkatkan   penyediaan   infrastruktur   dasar   air   minum   dan sanitasi dalam pencapaian  Universal access, dengan fokus pada : 1) Peningkatan akses air  minum layak yang memenuhi prinsip 4K

(kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keterjangkauan),

2) Peningkatan   akses   sanitasi   layak   melalui   peningkatan pengelolaan   air   limbah   dan   peningkatan   kualitas   pengelolaan sampah di TPA menjadi TPA sanitary landfill.

3. Penguatan konektivitas wilayah, dengan fokus pada :

1) Peningkatan   dan   pemeliharaan   jalan  dan   jembatan  yang menjadi kewenangan daerah.

(11)

3) Peningkatan kapasitas ruas jalan kabupaten untuk percepatan pengembangan wilayah dan pariwisata

4) Rintisan pembangunan jalan lingkar timur Purworejo  4. Penyelenggaraan penataan ruang daerah,dengan fokus pada :

1) Peningkatan fungsi kelembagaan penataan ruang daerah 

2) Peningkatan   kualitas   produk   dan   Peninjauan   kembali   RTRW terutama   terkait   dengan   kawasan   industri   selatan­selatan, kawasan   agropolitan   dan   kawasan   bahari   terpadu  serta Penyusunan   Rencana   Rinci   untuk   mengakomodir   dinamika pembangunan.

3) Penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan.  

5. Penyelenggaraan   Perumahan   Rakyat   dan   Kawasan   Permukiman, dengan focus pada : 

1) Pengurangan  Backlog rumah

2) Penanganan   permukiman   kumuh   yang   berbasis   komunitas serta penanganan RTLH.

6. Menyediakan   sarana  dan  prasarana  Perhubungan,   dengan   fokus pada   perluasan   cakupan   pelayanan   sarana   dan   prasarana perhubungan termasuk terminal bongkar muat barang.

6. Peningkatan kualitas lingkungan hidup Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai adalah Meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :

1. Meningkatkan   kualitas   lingkungan   hidup   dengan   tetap   menjaga daya   dukung   dan   daya   tampung   lingkungan   secara   seimbang, dengan fokus pada :

1) Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

2) Pencegahan,   penanggulangan   dan   pemulihan   pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup

3) Pengelolaan sampah melalui penerapan prinsip 3R. 

(12)

5) Pelaksanaan   Kajian   Lingkungan   Hidup   Strategis   dalam penyusunan   atau   evaluasi   Rencana   Pembangunan   Jangka Panjang   Daerah,   Rencana   Pembangunan   Jangka   Menengah Daerah,   dan   kebijakan,   rencana,   dan/atau   program   yang berpotensi   menimbulkan  dampak   dan/atau  resiko   lingkungan hidup; 

6) Penerapan prinsip­prinsip pembangunan berkelanjutan (SDG’s).

7. Tata kelola pemerintahan yang baik dan kondusivitas daerah serta pengelolaan bencana

Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai adalah  Meningkatnya kualitas pelayanan publik; meningkatnya kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan   masyarakat   dalam   mitigasi   dan   penanggulangan   bencana; meningkatnya   kapasitas   perencanaan   pembangunan   daerah; meningkatnya   kapasitas   pengorganisasian   pelaksanaan pemerintahan,   pembangunan,   kemasyarakatan   dan   pengelolaan keuangan   dan   asset   daerah;   meningkatnya   kapasitas   pengawasan kebijakan   pembangunan;   meningkatnya   keterbukaan   informasi   dan komunikasi   publik;   meningkatnya   partisipasi   masyarakat   dalam perumusan kebijakan publik.

Dalam rangka mencapai sasaran, arah kebijakan pembangunan daerah yang ditempuh, yaitu :

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017

Arah kebijakan pembangunan daerah adalah sebagai berikut: 

1. Meningkatkan  upaya  pengarusutamaan tata kelola  pemerintahan yang   baik   secara   konsisten   dengan   mengedepankan   prinsip keterbukaan,  akuntabilitas,   efektivitas,   efisiensi,   supremasi hukum,   keadilan,   dan   partisipasi   dalam   aspek   pemerintahan, pembangunan   dan   pemberdayaan   masyarakat,   dengan   fokus pada :

1) Peningkatan   pastisipasi   dan   swadaya   masyarakat   dalam pembangunan.

2) Peningkatan tata kelola pemerintahan desa.

3) Penetapan   kawasan   perdesaan   untuk   menunjang pengembangan wilayah perdesaan.

4) Peningkatan   akses   dan   kualitas   pelayanan   Administrasi kependudukan dan pencatatan sipil

(13)

6) Peningkatan   kualitas   proses   dan   produk   perencanaan   serta Peningkatan SDM fungsional Perencana  lebih partsipatif.

7) Optimalisasi   sumber­sumber   pendapatan   daerah,   dan keseimbangan   proporsi   belanja   daerah   serta   Penatausahaan keuangan daerah yang up to date

8) Optimalisasi   media   pengaduan   masyarakat,  Peran   APIP,   dan penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan.

9) Optimalisasi fungsi DPRD dalam pembentukan Perda, anggaran dan pengawasan

10) Penyelenggaraan   pemerintahan   umum,   pembangunan, pemberdayaan   masyarakat   dan   kemasyarakatan   serta pelayanan publik

2. Penguatan kapasitas birokrasi pada setiap area perubahan melalui pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan fokus pada :

1) Pemanfaatan   TIK   dalam   penyelenggaraan   pemerintahan   dan pelayanan publik dalam rangka mendukung Good Governance 2) Optimalisasi   Penyelenggaraan   Pengelolaan   arsip   di   daerah

sesuai dengan regulasi.

3) Optimalisasi penyelenggaraan persandian daerah 4) Pembakuan data sektoral pembangunan

5) Penyediaan   perpustakaan   yang   representative   dalam   meningkatkan pengetahuan masyarakat dan minat baca.

6) Redistribusi   dan   distribusi   PNS,   Peningkatan   kompetensi   dan Penyediaan kebutuhan Sarana Penunjang Kinerja SDM ASN

7) Penguatan   Good   Governance   pemerintahan   daerah   dalam penyelenggaraan   pemerintahan   yang   bersih   dan   bebas   KKN, Peningkatan   kualitas   pelayanan   public   dan   peningkatan   kapasitas reformasi birokrasi

3. Menjaga kondusivitas daerah, dengan fokus pada : 1) Peningkatan Tramtibum dan Linmas

2) Peningkatan penegakan pelanggaran Perda.

4. Mengelola  resiko  bencana  dan  kebakaran  secara  efektif,  cepat  & akurat, dengan fokus pada :

1) Peningkatan  penanggulangan bencana   2) Pencegahan dan penanggulangan kebakaran

8. Penguatan inovasi daerah dan teknologi tepat guna Sasaran

(14)

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017

Arah   kebijakan   pembangunan   daerah   adalah   meningkatkan   inovasi dan teknologi tepat guna yang ditempuh melalui strategi :

1) Peningkatan budaya inovasi di masyarakat

(15)

Penyelarasan   prioritas   daerah   dengan   prioritas   Provinsi   Jawa   Tengah Tahun 2017 dapat dilihat dalam gambar  dibawah ini.

Gambar 4.1

Penyelarasan Prioritas Pembangunan Daerah 2017 dengan Prioritas Provinsi Jawa Tengah.

(16)

Tabel 4.1 Prioritas, Sasaran, dan Indikator Kinerja Sasaran Pada Tahun 2017

No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja

Penguatan perekonomian daerah yang didukung   dengan   ketahanan   pangan, pengembangan   agribisnis   berbasis produk unggulan daerah dan investasi

Meningkatnya   produktivitas   sector pertanian dalam arti luas

Pertumbuhan   PDRB   per   kapita   sektor pertanian

Meningkatnya   ketersediaan, distribusi   dan   konsumsi   serta keamanan pangan

Skor Pola Pangan Harapan

Meningkatnya   usaha   agribisnis dalam pengelolaan potensi pertanian

Meningkatnya pertumbuhan usaha mikro kecil sektor pertanian

Meningkatnya nilai investasi Pertumbuhan nilai investasi Berkembangnya   dan   meningkatnya

daya jual potensi wisata

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan

Meningkatnya   peran   sektor perdagangan,   kualitas   koperasi   dan UMK

Pertumbuhan   PDRB   per   kapita   sektor perdagangan, 

Prosentase koperasi sehat Prosentase  pertumbuhan UMK Pengurangan   kemiskinan   dan

pengangguran

Menurunnya   prosentase   keluarga miskin

Keluarga Miskin

Menurunnya jumlah pengangguran Tingkat Pengangguran Terbuka Meningkatnya kesetaraan gender Indeks Pemberdayaan Gender

(17)

No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja pelayanan   pendidikan,   peran   pemuda

dan   olahraga   serta   pelestarian   nilai­ nilai budaya daerah

pendidikan  Angka Harapan Lama Sekolah

Meningkatnya   perlindungan   dan pemanfaatan asset budaya

Pertumbuhan   penyelenggaraan   even   budaya daerah

Meningkatnya   prestasi   pemuda   dan olahraga

Pertumbuhan penyelenggaraan even kompetisi pemuda dan olahraga

Peningkatan   kualitas   pelayanan kesehatan

Meningkatnya   usia   harapan   hidup masyarakat

Usia Harapan Hidup 

Penguatan   ketahanan   air, infrastruktur   dasar   dan   interkoneksi antar   wilayah   guna   mendukung investasi dan pengembangan wilayah

Meningkatnya   cakupan   pelayanan irigasi

Rasio layanan irigasi

Meningkatnya   akses   layanan infrastruktur dasar masyarakat

Proporsi panjang jalan dalam kondisi mantap Prosentase Jembatan dalam kondisi baik Meningkatnya   cakupan   air   bersih

bagi masyarakat

Prosentase cakupan air bersih

Meningkatnya   kualitas   penataan ruang

Prosentase   peningkatan   kesesuaian   arahan penggunaan lahan

Peningkatan kualitas lingkungan hidup Meningkatnya   kualitas   lingkungan hidup

a. Pencegahan pencemaran air

(18)

No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja

c. Pelayanan informasi status kerusakan lahan  dan/atau tanah untuk produksi Biomassa d. Pelayanan tindak lanjut pengaduan akibat 

adanya dugaan pencemaran dan/atau  perusakan lingkungan

Tata   kelola   pemerintahan   yang   baik dan   kondusivitas   daerah   serta pengelolaan bencana

Meningkatnya   kapasitas perencanaan pembangunan daerah

Prosentase   Perangkat   Daerah   menyusun dokumen perencanaan tepat waktu

Meningkatnya   kapasitas pengorganisasian   pelaksanaan pemerintahan,   pembangunan, kemasyarakatan   dan   pengelolaan keuangan dan asset daerah

Prosentase   aparat   yang   memiliki   kapasitas sesuai standard

Prosentase   Perangkat   Daerah   menyusun   dan melaksanakan SOP sesuai tupoksi

Opini Hasil Audit BPK

Prosentase   BUMD   sehat   dan   Prosentase pertumbuhan laba BUMD

Prosentase   penyelesaian   permasalahan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan Meningkatnya   kapasitas   pembinaan

dan   pengawasan   internal pelaksanaan pembangunan

Prosentase Perangkat Daerah menerapkan SPIP

Meningkatnya kapasitas pengawasan kebijakan pembangunan

Prosentase   pelaksanaan   agenda   sidang   DPRD selesai tepat waktu

Meningkatnya keterbukaan informasi dan komunikasi public

(19)

No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja Meningkatnya partisipasi masyarakat

dalam perumusan kebijakan publik

Prosentase   Perangkat   Daerah   melaksanakan Forum Konsultasi Publik Perumusan Kebijakan Meningkatnya   kualitas   pelayanan

public

Prosentase   permohonan   pada   semua   jenis pelayanan terlayani

Prosentase penerapan SOP Pelayanan Publik Meningkatnya   kesiapsiagaan

pemerintah   kabupaten   dan masyarakat   dalam   mitigasi   dan penanggulangan bencana

Prosentase   penanggulangan   bencana   pada tahap   kesiapsiagaan,   tanggap   darurat   dan pasca bencana

Penguatan   inovasi   daerah   dan teknologi tepat guna

Meningkatnya   inovasi   dan   teknologi tepat   guna   dalam   pembangunan daerah

(20)

Gambar

Gambar 4.1Penyelarasan Prioritas Pembangunan Daerah 2017 dengan Prioritas
Tabel 4.1 Prioritas, Sasaran, dan Indikator Kinerja Sasaran Pada Tahun 2017

Referensi

Dokumen terkait