BAB IV
PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN
Rencana pembangunan secara keseluruhan adalah merupakan sinergitas rencana antara rencana pembangunan di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten sesuai dengan kapasitas serta tingkat kewenangan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang undangan.
Secara umum strategi pembangunan nasional menggariskan halhal sebagai berikut :
1. Norma Pembangunan yang diterapkan dalam RPJMN 20152019 adalah sebagai berikut:
a. Membangun untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat.
b. Setiap upaya meningkatkan kesejahteran, kemakmuran, produktivitas tidak boleh menciptakan ketimpangan yang makin melebar yang dapat merusak keseimbangan pembangunan.
c. Aktivitas pembangunan tidak boleh merusak, menurunkan daya dukung lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem. 2. Tiga Dimensi Pembangunan;
a. Dimensi pembangunan manusia dan masyarakat.
Pembangunan dilakukan untuk meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat yang menghasilkan manusiamanusia Indonesia unggul dengan meningkatkan kecerdasan otak dan kesehatan fisik melalui pendidikan, kesehatan dan perbaikan gizi. Manusia Indonesia unggul tersebut diharapkan juga mempunyai mental dan karakter yang tangguh dengan perilaku yang positif dan konstruktif.
b. Dimensi pembangunan sektor unggulan yaitu sektor Kedaulatan pangan, Kedaulatan energi dan ketenagalistrikan, Kemaritiman dan kelautan, serta Pariwisata dan industri.
c. Dimensi pemerataan dan kewilayahan.
harus dapat menghilangkan / memperkecil kesenjangan yang ada, baik kesenjangan antarkelompok pendapatan, maupun kesenjangan antarwilayah,
3. Kondisi sosial, politik, hukum, dan keamanan yang stabil diperlukan sebagai prasyarat pembangunan yang berkualitas. Kondisi perlu tersebut antara lain :Kepastian dan penegakan hukum;Keamanan dan ketertiban; Politik dan demokrasi; dan Tetakelola dan reformasi birokrasi.
Sementara itu prioritas nasional untuk 20152019 dituangkan dalam 9 (Sembilan) agenda prioritas atau nawacita tersebut adalah sebagai berikut :
1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.
2. Membuat Pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
4. Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.
5. Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. 6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar
Internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsabangsa Asia lainnya.
7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor sektor strategis ekonomi domestik.
8. Melakukan revolusi karakter bangsa.
9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia.
4.1 Prioritas Pembangunan Provinsi Jawa Tengah
2017 diarahkan untuk “Meningkatkan ketahanan pangan dan energi berkelanjutan serta percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian wilayah”.
Dalam kerangka ini, maka prioritas pembangunan Jawa Tengah Tahun 2017 ditujukan untuk:
1. Peningkatan ketahanan pangan dan energi melalui pembangunan pertanian dalam arti luas serta pengembangan dan pemanfaatan energi secara berkelanjutan.
2. Percepatan penanggulangan kemiskinan secara terpadu melalui pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin, peningkatan pendapatan masyarakat miskin serta pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil bagi masyarakat miskin.
3. Peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di berbagai bidang dan layanan sosial dasar masyarakat secara berkelanjutan
4. Penguatan potensi ekonomi kerakyatan berbasis komoditas lokal, industri kreatif dan sentra/klaster dalam rangka percepatan pengurangan pengangguran
5. Pemantapan pembangunan infrastruktur dengan memperhatikan keberlanjutan sumberdaya alam dan lingkungan hidup
6. Pemantapan implementasi reformasi birokrasi menuju penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik
Selain daripada itu sebagai kesatuan wilayah, sektor dan sistem pembangunan di Jawa Tengah, selain hal tersebut diatas diharapkan pula dukungan dari Kabupaten Purworejo untuk memprioritaskan program / kegiatan pembangunan pada tahun 2017 yaitu :
1. Meningkatkan kondisi baik prasarana jalan dan jembatan
2. Dapat mendukung program pembangunan 1000 embung dengan membangun/revitalisasi embung/tampungan air sesuai kewenangan untuk mendukung air baku pertanian dan air minum masyarakat di wilayah rawan kekeringan
3. Dukungan dan fasilitasi untuk percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Jawa Tengah
5. Meningkatkan upayaupaya untuk pengendalian pemanfaatan ruang dan alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian utamanya di sawah LP2B
6. Usulan Bantuan Keuangan Provinsi Kepada Kabupaten dan desa pada tahun 2017 diharapkan untuk diprioritaskan pada:
a. Pembangunan/revitalisasi embung / tampungan air, peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi dan penanggulangan banjir b. Penanganan infrastruktur desa utamanya pada desa miskin
dengan kategori kuning dan merah
c. Merupakan kewenangan kabupaten / kota atau desa (Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa), sudah siap secara teknis dan dapat diselesaikan pada tahun berkenaan serta tidak duplikasi anggaran dengan sumber dana lainnya.
4.2 Kebijakan Umum Perencanaan Pembangunan Daerah
Perencanaan pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2017 dilaksanakan dengan :
1. Penguatan Good Governance pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta Peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kapasitas reformasi birokrasi
2. Mempedomani Undang undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undangundang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa
3. Memperhatikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dan sembilan agenda prioritas pembangunan nasional (NAWACITA) dalam RPJMN Tahun 2015 2019;
4. Mempedomani arah kebijakan pembangunan Tahapan Pembangunan Jangka Menengah Daerah Ketiga RPJPD 20052025; 5. Memperhatikan capaian kinerja Tahun 2015 dan rencana target
capaian Tahun 2016;
6. Memperhatikan tujuh belas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Tahun 2016.2030
7. Memperhatikan kualitas lingkungan hidup dan tetap menjaga kesinambungan dalam upaya mengoptimalikan sumberdaya alam; 8. Meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat melalui
a. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purworejo Tahun 2017 diprediksi sebesar 5,76%.
b. Inflasi diprediksi pada kisaran 5,5%
c. Penurunan Angka Kemiskinan menjadi 11,30%
d. Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,10%
e. Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 71,63% (IPM dengan perhitungan metode baru).
9. Mengimplementasikan percepatan pencapaian sasaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada urusan kewenangan wajib yang telah ditetapkan Kementerian/Lembaga sesuai kewenangan Kabupaten. (6 pelayanan dasar)
10. Memperhatikan dan mengantisipasi perkembangan dinamika dan realita kondisi umum daerah;
11. Meningkatkan sinergitas dan kesinambungan kebijakan antara pemerintah, pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Purworejo;
4.3 Prioritas dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2017
Dengan memperhatikan prioritas dan sasaran pembangunan di tingkat nasional maupun propinsi serta dengan memperhatikan pula tujuan pembangunan jangka menengah tahap ketiga yang tercantum dalam RPJPD Kabupaten Purworejo, maka:
Prioritas pembangunan daerah tahun 2017 adalah sebagai berikut :
1. Penguatan perekonomian daerah yang didukung dengan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis berbasis produk unggulan daerah dan investasi
2. Pengurangan kemiskinan dan pengangguran
3. Peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan, peran pemuda dan olahraga serta pelestarian nilainilai budaya daerah
4. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
5. Penguatan ketahanan air, infrastruktur dasar dan interkoneksi antar wilayah guna mendukung investasi dan pengembangan wilayah
7. Tata kelola pemerintahan yang baik dan kondusivitas daerah serta pengelolaan bencana
8. Penguatan inovasi daerah dan teknologi tepat guna
Sasaran pada masingmasing prioritas tersebut adalah sebagai berikut : 1. Penguatan perekonomian daerah yang didukung dengan
ketahanan pangan, pengembangan agribisnis berbasis produk unggulan daerah dan investasi
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya ketersediaan, distribusi dan konsumsi serta keamanan pangan; meningkatnya kualitas konsumsi pangan sehingga mencapai skor Pola Pangan Harapan (PPH); meningkatnya usaha agribisnis dalam pengelolaan potensi pertanian; meningkatnya nilai investasi; meningkatnya peran sektor perdagangan, kualitas koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil, meningkatnya industrialisasi/hilirisasi pengolahan produk pertanian menjadi bahan yang mempunyai nilai tambah tinggi; dan berkembangnya dan meningkatnya daya jual potensi wisata.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :
1. Meningkatkan Ketahanan pangan, dengan focus pada :
1) Ketercukupan pangan dari produksi sendiri dan peningkatan cadangan pangan di desa
2) Peningkatan distribusi, aksesibilitas pangan, dan pengawasan distribusi pangan serta kualitas konsumsi pangan. 3) Mengendalikan alih fungsi lahan dari pertanian ke non
pertanian dengan menetapkan kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
4) Mitigasi gangguan terhadap ketahanan pangan akibat perubahan iklim, bencana alam, serangan hama dan penyakit tanaman maupun penyakit hewan.
2. Menguatkan pembangunan ekonomi berbasis agribisnis dengan peningkatan produksi dan produktivitas di semua sub system agribisnis, dengan focus pada :
1) Penanganan programprogram pengembangan agribisnis yang terpadu secara lintas Perangkat Daerah
3) Optimalisasi penanganan agribisnis pada sub system hulu dan budidaya, dan penyelenggaraan eveneven agribisnis.
4) Peningkatan Pendapatan petani
5) Pemberdayaan nelayan kecil dan Pengelolaan TPI
6) Pemberdayaan usaha kecil dan pengelolaan pembudidayaan ikan.
7) Penanganan Lahan kritis
8) Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
3. Mengoptimalkan investasi pemerintah daerah, BUMD dan swasta sesuai dengan peruntukan kawasan yang telah ditentukan dalam RTRW untuk memicu multiplier effect pada daerahdaerah sekitarnya, dengan focus pada Penciptaan iklim usaha dan iklim
3) Perlindungan konsumen dan kesiapan menghadapi era pasar bebas ASEAN (MEA).
5. Mengembangkan Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil di daerah, dengan focus pada :
1) Peningkatan jumlah koperasi aktif dan sehat.
2) Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil melalui program pendampingan dalam rangka era pasar bebas Asean (MEA)
6. Meningkatkan industrialisasi / hilirisasi pengolahan produk terutama pertanian menjadi bahan yang mempunyai nilai tambah tinggi, dengan fokus pada :
1) Peningkatan Kualitas produk terutama pertanian yang belum mampu bersaing dengan produk luar daerah.
2) Kemudahan persyaratan perijinan untuk industri mikro dan kecil.
7. Meningkatkan daya tarik obyek wisata daerah sesuai dengan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah, dengan fokus pada :
1) Peningkatan pengelolaan potensi wisata dan pengembangan desa wisata.
2) Pengelolaan obyek wisata dalam rangka paket wisata terintegrasi
3) Pengembangan obyek wisata terintegrasi terutama pada kawasan wisata pantai
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah menurunnya kesenjangan antar kelompok ekonomi; meningkatnya cakupan pelayanan dasar dan akses terhadap ekonomi produktif masyarakat kurang mampu; meningkatnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan; menurunnya prevalensi kekerasan terhadap anak; dan terkendalinya penduduk dan Keluarga Berencana.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah kebijakan pembangunan daerah sebagai berikut:
1. Mengupayakan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi (propoor, projob, progrowth, pro environment) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan focus pada : 1) Revitalisasi kelembagaan Tim Koordinasi Penanggulangan
Kemiskinan Daerah (TKPKD).
2) Penanganan programprogram penanggulangan kemiskinan secara lintas Perangkat Daerah.
2. Pengurangan kesenjangan sosial, ekonomi dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada wilayah kecamatan dan desa dengan akses pelayanan dasar, pangan dan energi yang kurang baik, dengan fokus pada :
1) Perlindungan sosial yang komprehensif untuk penanganan masalah kesejahteraan sosial.
2) Pembekalan keterampilan wirausaha maupun keterampilan teknis di bidang ekonomi produktif sesuai dengan sumber daya lokal bagi penduduk miskin usia produktif.
3) Penyediaan data dan informasi tentang permasalahan ketransmigrasian dalam rangka mendukung pengembangan transmigrasi oleh pemerintah pusat.
4) Penyediaan Data dan informasi tentang permasalahan energi dan sumber daya mineral di wilayah kecamatan dan desa yang mempunyai potensi energi dan sumberdaya mineral.
3. Kebijakan Tenaga kerja yang kondusif dan memperluas kesempatan kerja yang ditempuh, dengan fokus pada Perluasan akses kesempatan kerja, Perlindungan tenaga kerja, serta Penyiapan kompetensi tenaga kerja.
4. Mengupayakan percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender serta mengupayakan perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan, dengan focus pada :
3) Pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.
5. Pengendalian penduduk dan keluarga berencana, dengan fokus pada
1) Pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan Akses pelayanan keluarga berencana
2) Percepatan penurunan jumlah keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera I
3. Peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan, peran pemuda dan olahraga serta pelestarian nilainilai budaya daerah.
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya aksesibilitas pendidikan; meningkatnya prestasi pemuda dan olahraga; dan meningkatnya perlindungan dan pemanfaatan asset budaya.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017
4. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar di bidang Pendidikan, sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria yang ditentukan secara nasional yang ditempuh, dengan focus pada Penyelenggaraan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal. 5. Mengotimalkan peran pemuda dalam berkarya di masyarakat di
segala bidang yang ditempuh, dengan fokus pada :
1) Peningkatan peran pemuda, olahraga dan kepramukaan dalam pembangunan daerah.
2) Pelaksanaan eveneven sebagai wahana pengembangan diri bidang kepemudaan dan olahraga.
6. Melestarikan nilainilai budaya daerah sebagai asset yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesempatan kerja dan lapangan berusaha yang ditempuh, dengan focus pada
1) Optimalisasi pengelolaan kebudayaan daerah . 2) Penyelenggaraan even even seni budaya
4. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Sasaran
sumberdaya kesehatan; meningkatnya perlindungan financial, pemerataan dan mutu pelayanan, serta ketersediaan, penyebaran, dan mutu obat dan sumber daya kesehatan.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017
Arah kebijakan pembangunan daerah sebagai berikut: Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar di bidang Kesehatan sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria yg ditentukan secara nasional, dengan fokus pada :
1) Peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal. 2) Pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan
sesuai Standar Pelayanan Minimal.
5. Penguatan ketahanan air, infrastruktur dasar dan interkoneksi antar wilayah guna mendukung investasi dan pengembangan wilayah
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya cakupan pelayanan irigasi; meningkatnya penyediaan infrastruktur dasar masyarakat dan konektifitas wilayah; meningkatnya kualitas penyelenggaraan penataan ruang daerah.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :
1. Mengembangkan dan mengelola jaringan irigasi, dengan fokus pada Pembangunan sarana dan prasarana pengairan untuk mendukung ketahanan pangan dan agribisnis
2. Meningkatkan penyediaan infrastruktur dasar air minum dan sanitasi dalam pencapaian Universal access, dengan fokus pada : 1) Peningkatan akses air minum layak yang memenuhi prinsip 4K
(kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keterjangkauan),
2) Peningkatan akses sanitasi layak melalui peningkatan pengelolaan air limbah dan peningkatan kualitas pengelolaan sampah di TPA menjadi TPA sanitary landfill.,
3. Penguatan konektivitas wilayah, dengan fokus pada :
1) Peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan daerah.
3) Peningkatan kapasitas ruas jalan kabupaten untuk percepatan pengembangan wilayah dan pariwisata
4) Rintisan pembangunan jalan lingkar timur Purworejo 4. Penyelenggaraan penataan ruang daerah,dengan fokus pada :
1) Peningkatan fungsi kelembagaan penataan ruang daerah
2) Peningkatan kualitas produk dan Peninjauan kembali RTRW terutama terkait dengan kawasan industri selatanselatan, kawasan agropolitan dan kawasan bahari terpadu serta Penyusunan Rencana Rinci untuk mengakomodir dinamika pembangunan.
3) Penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan.
5. Penyelenggaraan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dengan focus pada :
1) Pengurangan Backlog rumah
2) Penanganan permukiman kumuh yang berbasis komunitas serta penanganan RTLH.
6. Menyediakan sarana dan prasarana Perhubungan, dengan fokus pada perluasan cakupan pelayanan sarana dan prasarana perhubungan termasuk terminal bongkar muat barang.
6. Peningkatan kualitas lingkungan hidup Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah Meningkatnya kualitas lingkungan hidup.
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017 Arah Kebijakan Pembangunan Daerah sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dengan tetap menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan secara seimbang, dengan fokus pada :
1) Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
2) Pencegahan, penanggulangan dan pemulihan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup
3) Pengelolaan sampah melalui penerapan prinsip 3R.
5) Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam penyusunan atau evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan kebijakan, rencana, dan/atau program yang berpotensi menimbulkan dampak dan/atau resiko lingkungan hidup;
6) Penerapan prinsipprinsip pembangunan berkelanjutan (SDG’s).
7. Tata kelola pemerintahan yang baik dan kondusivitas daerah serta pengelolaan bencana
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah Meningkatnya kualitas pelayanan publik; meningkatnya kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan masyarakat dalam mitigasi dan penanggulangan bencana; meningkatnya kapasitas perencanaan pembangunan daerah; meningkatnya kapasitas pengorganisasian pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan pengelolaan keuangan dan asset daerah; meningkatnya kapasitas pengawasan kebijakan pembangunan; meningkatnya keterbukaan informasi dan komunikasi publik; meningkatnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik.
Dalam rangka mencapai sasaran, arah kebijakan pembangunan daerah yang ditempuh, yaitu :
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017
Arah kebijakan pembangunan daerah adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan upaya pengarusutamaan tata kelola pemerintahan yang baik secara konsisten dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, supremasi hukum, keadilan, dan partisipasi dalam aspek pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, dengan fokus pada :
1) Peningkatan pastisipasi dan swadaya masyarakat dalam pembangunan.
2) Peningkatan tata kelola pemerintahan desa.
3) Penetapan kawasan perdesaan untuk menunjang pengembangan wilayah perdesaan.
4) Peningkatan akses dan kualitas pelayanan Administrasi kependudukan dan pencatatan sipil
6) Peningkatan kualitas proses dan produk perencanaan serta Peningkatan SDM fungsional Perencana lebih partsipatif.
7) Optimalisasi sumbersumber pendapatan daerah, dan keseimbangan proporsi belanja daerah serta Penatausahaan keuangan daerah yang up to date
8) Optimalisasi media pengaduan masyarakat, Peran APIP, dan penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan.
9) Optimalisasi fungsi DPRD dalam pembentukan Perda, anggaran dan pengawasan
10) Penyelenggaraan pemerintahan umum, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan serta pelayanan publik
2. Penguatan kapasitas birokrasi pada setiap area perubahan melalui pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan fokus pada :
1) Pemanfaatan TIK dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dalam rangka mendukung Good Governance 2) Optimalisasi Penyelenggaraan Pengelolaan arsip di daerah
sesuai dengan regulasi.
3) Optimalisasi penyelenggaraan persandian daerah 4) Pembakuan data sektoral pembangunan
5) Penyediaan perpustakaan yang representative dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dan minat baca.
6) Redistribusi dan distribusi PNS, Peningkatan kompetensi dan Penyediaan kebutuhan Sarana Penunjang Kinerja SDM ASN
7) Penguatan Good Governance pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, Peningkatan kualitas pelayanan public dan peningkatan kapasitas reformasi birokrasi
3. Menjaga kondusivitas daerah, dengan fokus pada : 1) Peningkatan Tramtibum dan Linmas
2) Peningkatan penegakan pelanggaran Perda.
4. Mengelola resiko bencana dan kebakaran secara efektif, cepat & akurat, dengan fokus pada :
1) Peningkatan penanggulangan bencana 2) Pencegahan dan penanggulangan kebakaran
8. Penguatan inovasi daerah dan teknologi tepat guna Sasaran
Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2017
Arah kebijakan pembangunan daerah adalah meningkatkan inovasi dan teknologi tepat guna yang ditempuh melalui strategi :
1) Peningkatan budaya inovasi di masyarakat
Penyelarasan prioritas daerah dengan prioritas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dapat dilihat dalam gambar dibawah ini.
Gambar 4.1
Penyelarasan Prioritas Pembangunan Daerah 2017 dengan Prioritas Provinsi Jawa Tengah.
Tabel 4.1 Prioritas, Sasaran, dan Indikator Kinerja Sasaran Pada Tahun 2017
No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja
Penguatan perekonomian daerah yang didukung dengan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis berbasis produk unggulan daerah dan investasi
Meningkatnya produktivitas sector pertanian dalam arti luas
Pertumbuhan PDRB per kapita sektor pertanian
Meningkatnya ketersediaan, distribusi dan konsumsi serta keamanan pangan
Skor Pola Pangan Harapan
Meningkatnya usaha agribisnis dalam pengelolaan potensi pertanian
Meningkatnya pertumbuhan usaha mikro kecil sektor pertanian
Meningkatnya nilai investasi Pertumbuhan nilai investasi Berkembangnya dan meningkatnya
daya jual potensi wisata
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan
Meningkatnya peran sektor perdagangan, kualitas koperasi dan UMK
Pertumbuhan PDRB per kapita sektor perdagangan,
Prosentase koperasi sehat Prosentase pertumbuhan UMK Pengurangan kemiskinan dan
pengangguran
Menurunnya prosentase keluarga miskin
Keluarga Miskin
Menurunnya jumlah pengangguran Tingkat Pengangguran Terbuka Meningkatnya kesetaraan gender Indeks Pemberdayaan Gender
No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja pelayanan pendidikan, peran pemuda
dan olahraga serta pelestarian nilai nilai budaya daerah
pendidikan Angka Harapan Lama Sekolah
Meningkatnya perlindungan dan pemanfaatan asset budaya
Pertumbuhan penyelenggaraan even budaya daerah
Meningkatnya prestasi pemuda dan olahraga
Pertumbuhan penyelenggaraan even kompetisi pemuda dan olahraga
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
Meningkatnya usia harapan hidup masyarakat
Usia Harapan Hidup
Penguatan ketahanan air, infrastruktur dasar dan interkoneksi antar wilayah guna mendukung investasi dan pengembangan wilayah
Meningkatnya cakupan pelayanan irigasi
Rasio layanan irigasi
Meningkatnya akses layanan infrastruktur dasar masyarakat
Proporsi panjang jalan dalam kondisi mantap Prosentase Jembatan dalam kondisi baik Meningkatnya cakupan air bersih
bagi masyarakat
Prosentase cakupan air bersih
Meningkatnya kualitas penataan ruang
Prosentase peningkatan kesesuaian arahan penggunaan lahan
Peningkatan kualitas lingkungan hidup Meningkatnya kualitas lingkungan hidup
a. Pencegahan pencemaran air
No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja
c. Pelayanan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi Biomassa d. Pelayanan tindak lanjut pengaduan akibat
adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan
Tata kelola pemerintahan yang baik dan kondusivitas daerah serta pengelolaan bencana
Meningkatnya kapasitas perencanaan pembangunan daerah
Prosentase Perangkat Daerah menyusun dokumen perencanaan tepat waktu
Meningkatnya kapasitas pengorganisasian pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan pengelolaan keuangan dan asset daerah
Prosentase aparat yang memiliki kapasitas sesuai standard
Prosentase Perangkat Daerah menyusun dan melaksanakan SOP sesuai tupoksi
Opini Hasil Audit BPK
Prosentase BUMD sehat dan Prosentase pertumbuhan laba BUMD
Prosentase penyelesaian permasalahan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan Meningkatnya kapasitas pembinaan
dan pengawasan internal pelaksanaan pembangunan
Prosentase Perangkat Daerah menerapkan SPIP
Meningkatnya kapasitas pengawasan kebijakan pembangunan
Prosentase pelaksanaan agenda sidang DPRD selesai tepat waktu
Meningkatnya keterbukaan informasi dan komunikasi public
No Prioritas Sasaran Indikator Kinerja Meningkatnya partisipasi masyarakat
dalam perumusan kebijakan publik
Prosentase Perangkat Daerah melaksanakan Forum Konsultasi Publik Perumusan Kebijakan Meningkatnya kualitas pelayanan
public
Prosentase permohonan pada semua jenis pelayanan terlayani
Prosentase penerapan SOP Pelayanan Publik Meningkatnya kesiapsiagaan
pemerintah kabupaten dan masyarakat dalam mitigasi dan penanggulangan bencana
Prosentase penanggulangan bencana pada tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat dan pasca bencana
Penguatan inovasi daerah dan teknologi tepat guna
Meningkatnya inovasi dan teknologi tepat guna dalam pembangunan daerah