• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lp CA.cerviks

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lp CA.cerviks"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

A.

A. DE

DEFI

FINI

NISI

SI

••

Ca.Cerviks adalah : penyakit akibat t!"r #anas pada daerah !lt rahi! seba#ai

Ca.Cerviks adalah : penyakit akibat t!"r #anas pada daerah !lt rahi! seba#ai

aki

akibat

bat dar

dari

i ada

adanya

nya per

pert!

t!bh

bhan

an $ar

$arin#

in#an

an yan#

yan# tid

tidak

ak ter

terk"nt

k"ntr"l

r"l dan

dan !er

!ersa

sak 

 $arin#an

 $arin#an n"r!al

n"r!al di

di sekitarnya.

sekitarnya. %anker

%anker serviks&kanker

serviks&kanker leher

leher rahi!

rahi! adalah

adalah t!"r 

t!"r 

#anas yan# t!bh di dala! leher rahi!&serviks 'ba#ian terendah dari rahi! yan#

#anas yan# t!bh di dala! leher rahi!&serviks 'ba#ian terendah dari rahi! yan#

!ene!pel pada pn(ak va#ina 'Pri(e) *+,-.

!ene!pel pada pn(ak va#ina 'Pri(e) *+,-.

••

Ca. Cerviks adalah: pert!bhan sel/sel abn"r!al pada daerah batas epitel yan#

Ca. Cerviks adalah: pert!bhan sel/sel abn"r!al pada daerah batas epitel yan#

!elapisi p"rti" dan end"serviks kanalis servikalis yan# disebt s0a!"/("l!nar 

!elapisi p"rti" dan end"serviks kanalis servikalis yan# disebt s0a!"/("l!nar 

 $n(ti"n 'SC1 '2i

 $n(ti"n 'SC1 '2ink$"sastr") *++3.

nk$"sastr") *++3.

••

%anker serviks adalah : kanker yan# t!bh dari sel/sel serviks) kanker serviks

%anker serviks adalah : kanker yan# t!bh dari sel/sel serviks) kanker serviks

dapat berasal dari sel/sel dileher 4ahi! tetapi dapat pla t!bh dari sel/sel

dapat berasal dari sel/sel dileher 4ahi! tetapi dapat pla t!bh dari sel/sel

!lt 4ahi! ata kedanya 'Nr5i$aya H.) *+,+

!lt 4ahi! ata kedanya 'Nr5i$aya H.) *+,+

B.

B. Et

Etii"l

"l"#

"#ii

Sebab lan#sn# dari kanker serviks bel! diketahi. Biasanya ter#antn# dari 6akt"r/

Sebab lan#sn# dari kanker serviks bel! diketahi. Biasanya ter#antn# dari 6akt"r/

6akt"r ekstrinsik 'Pra5ir"har$") *++7) yait:

6akt"r ekstrinsik 'Pra5ir"har$") *++7) yait:

,.

,. Stat

Stats perka5i

s perka5inan:

nan: insi

insiden ter$a

den ter$adi lebih ti

di lebih tin##i pada 5an

n##i pada 5anita yan# !en

ita yan# !enikah) ter

ikah) terta!a

ta!a

#adis yan# ("its perta!a '("itar(he pada sia 8 ,9 tahn. Insiden !enin#kat

#adis yan# ("its perta!a '("itar(he pada sia 8 ,9 tahn. Insiden !enin#kat

den#an tin##inya paritas) apala#i $arak persalinan terla!pa dekat.

den#an tin##inya paritas) apala#i $arak persalinan terla!pa dekat.

*.

*. "l"n#

"l"n#an s"sial ek"n

an s"sial ek"n"!i rendah

"!i rendah: hi#iene sek

: hi#iene seksal yan# $ele

sal yan# $elek.

k.

;.

;. Serin

Serin#

# ber#a

ber#anti/#

nti/#anti pasan#a

anti pasan#an

n 'Pr"!

'Pr"!iski

iskitas : !enin#katny

tas : !enin#katnya

a resik

resik" terpapar HP<

" terpapar HP<

tipe ,9 ata ,=.

tipe ,9 ata ,=.

-.

-. Insi

Insiden !enin#kat pada pasa

den !enin#kat pada pasan#an den#an laki/l

n#an den#an laki/laki yan# tidak bersna

aki yan# tidak bersnatt

3.

3. %ebia

%ebiasaan !er"k"

saan !er"k"k atapn terpa

k atapn terpapar karsi

par karsin"#en.

n"#en.

C.

C. Fakt

Fakt"r re

"r resik

sik" '4a

" '4as$i

s$idi) *+

di) *+,+ :

,+ :

,

,

 Human

 Human Papiloma

Papiloma Vi

Virus

rus

'HP< adalah virs yan#

'HP< adalah virs yan# !enyeb

!enyebabkan ktil

abkan ktil #eneta

#enetalis yan#

lis yan#

ditlarkan !elali hbn#an seksal .

(2)

*

* >

>eerr"

"k

k"

"k

k

;

; Hb

Hbn#a

n#an sek

n seksa

sal dil

l dilak

akkan 8,

kan 8,= tah

= tahn.

n.

-

- Ber

Ber#an

#anti/

ti/#ant

#anti pas

i pasan#

an#an sek

an seksa

sall

3

3 Sa!

Sa!i

i ata

ata

 pas

pasan#a

an#an

n !el

!elakk

akkan

an hb

hbn#a

n#an

n sek

seksa

sal

l 8,= tah

8,= tahn

n dan ber#

dan ber#ant

anti/#

i/#ant

antii

 pasan#an dan pernah berhbn#an den#an 5a

 pasan#an dan pernah berhbn#an den#an 5anita yan# terkena kanker serviks.

nita yan# terkena kanker serviks.

9

9 In6

In6eks

eksi

i her

herpes

pes #en

#enita

italia

lia

?

? %e

%ead

adaa

aan ek

n ek"n

"n"!

"!i l

i le!

e!ah.

ah.

D.

D. Pat

Pat"6i

"6isi"

si"l"#

l"#i 'Pri

i 'Pri(e) *+,

(e) *+,- :

- :

%arsin"!a serviks ti!bl dibatas antara epitel yan# !elapisi ekt"serviks 'parsial

%arsin"!a serviks ti!bl dibatas antara epitel yan# !elapisi ekt"serviks 'parsial

dan end"serviks kanalik serviks yan# disebt S0a!" C"l!nar 1n(ti"n 'SC1. Pada

dan end"serviks kanalik serviks yan# disebt S0a!" C"l!nar 1n(ti"n 'SC1. Pada

5anita !da SC1 ini berada di lar

5anita !da SC1 ini berada di lar "sti! teri ekstern!) sedan# 5anita ber!r @ ;3

"sti! teri ekstern!) sedan# 5anita ber!r @ ;3

tahn SC1 berada didala! kanalis serviks. Pada a5al perke!ban#annya kanker serviks

tahn SC1 berada didala! kanalis serviks. Pada a5al perke!ban#annya kanker serviks

tak !e!beri tanda/tanda ata kelhan. Pada pe!eriksaan den#an spekl! ta!pak

tak !e!beri tanda/tanda ata kelhan. Pada pe!eriksaan den#an spekl! ta!pak

seba#ai p"rsi" yan# er"si6 '>etaplasia Ska!"sa yan# 6isi"l"#i&pat"l"#ik.

seba#ai p"rsi" yan# er"si6 '>etaplasia Ska!"sa yan# 6isi"l"#i&pat"l"#ik.

!"r dapat t!bh eks"6itik !lai dari SC1 ke arah l!en va#ina seba#ai !asa

!"r dapat t!bh eks"6itik !lai dari SC1 ke arah l!en va#ina seba#ai !asa

 pr"li6erasi !en#a

 pr"li6erasi !en#ala!i

la!i in6eksi

in6eksi seknder

seknder dan

dan nekr"sis)

nekr"sis) end"6itik

end"6itik !lai

!lai dari

dari SC1

SC1 t!bh

t!bh

ke dala! serviks dan (endern# th !en#adakan in6iltrasi !en$adi lks) lserati6 

ke dala! serviks dan (endern# th !en#adakan in6iltrasi !en$adi lks) lserati6 

(endern# !ersak $arinan serviks den#an !elibatkan a5al 6arniase va#ina !en$adi

(endern# !ersak $arinan serviks den#an !elibatkan a5al 6arniase va#ina !en$adi

lks yan# las.

lks yan# las.

Serviks yan# n"r!al) se(ara ala!i !en#ala!i pr"ses !etaplasi 'erasi" akibat salin#

Serviks yan# n"r!al) se(ara ala!i !en#ala!i pr"ses !etaplasi 'erasi" akibat salin#

desak !endesaknya keda $enis epital yan# !elapisi. Den#an !asknya !ta#en)

desak !endesaknya keda $enis epital yan# !elapisi. Den#an !asknya !ta#en)

 p"rsi" yan# er"si6 '!etaplasia ska!"sa y

 p"rsi" yan# er"si6 '!etaplasia ska!"sa yan# se!la 6aali&6isi"l"#ik dapat berbah

an# se!la 6aali&6isi"l"#ik dapat berbah

!en$adi pat"l"#ik 'displatik/diskari"tik !elali tin#katan NIS/I) II) III dan %IS ntk

!en$adi pat"l"#ik 'displatik/diskari"tik !elali tin#katan NIS/I) II) III dan %IS ntk

akhirnya !en$adi karsin"!a invasi6. Sekali !en$adi !ikr" invasi6 ata invasi6) pr"ses

akhirnya !en$adi karsin"!a invasi6. Sekali !en$adi !ikr" invasi6 ata invasi6) pr"ses

ke#anasan akan ber$alan ters.

(3)

Peri"de laten 'dari NIS/I s&d %IS ter#antn# dari daya tahan tbh

Peri"de laten 'dari NIS/I s&d %IS ter#antn# dari daya tahan tbh penderita.

penderita.

U!!nya 6ase prainvasi6 berkisar antara ;/,+ tahn 'rata/rata 3/,+ tahn. P

U!!nya 6ase prainvasi6 berkisar antara ;/,+ tahn 'rata/rata 3/,+ tahn. P erbahan

erbahan

epitel displatik serviks

epitel displatik serviks

se(ara k"ntin yan# !asih !e!n#kinkan ter$adinya

se(ara k"ntin yan# !asih !e!n#kinkan ter$adinya re#resi

re#resi

sp"ntan den#an pen#"batan&tanpa di"bati it dikenal den#an

sp"ntan den#an pen#"batan&tanpa di"bati it dikenal den#an

unitarian concept 

unitarian concept 

 dari

 dari

4i(hart. Hist"pat"l"#ik seba#ian terbesar '73/7? berpa epider!"id ata

4i(hart. Hist"pat"l"#ik seba#ian terbesar '73/7? berpa epider!"id ata squamous

 squamous

cell carcinoma

cell carcinoma) sisanya

) sisanya

adenokarsinoma,

adenokarsinoma, clearcell carcinoma/mesonephro

clearcell carcinoma/mesonephroid carcinoma

id carcinoma

))

dan yan# palin# $aran# adalah sark"!a.

dan yan# palin# $aran# adalah sark"!a.

E.

E. >an

>ani6e

i6esta

stasi %l

si %lini

inik 'Dia

k 'Dianand

nanda) *++7

a) *++7 :

 :

••

%ep

%eptih

tihan

an yan

yan#

# se!

se!aki

akin

n la!

la!a

a se!

se!aki

akin

n ber

berba

ba aki

akibat

bat in6

in6eks

eksi

i dan

dan nekr

nekr"si

"siss

 $arin#an.

 $arin#an.

••

Perdarahan yan# diala!i se#era setelah sen##a!a.

Perdarahan yan# diala!i se#era setelah sen##a!a.

••

Perdarahan sp"ntan se#era setelah de6ekasi.

Perdarahan sp"ntan se#era setelah de6ekasi.

••

Perdarahan

Perdarahan diantara

diantara haid.

haid.

••

4asa berat di ba5ah dan rasa kerin# diva#ina

4asa berat di ba5ah dan rasa kerin# diva#ina

••

Ane!ia akibat perdarahan berlan#.

Ane!ia akibat perdarahan berlan#.

••

4asa nyeri akibat in6iltrasi sel t!"r ke serabt syara6.

4asa nyeri akibat in6iltrasi sel t!"r ke serabt syara6.

F

F.. Pe!

Pe!er

erik

iksa

saan P

an Pen

enn$

n$an

an#

#

Unt

Untk

k !e!

!e!ast

astika

ikan

n apa

apakah

kah ses

sese"r

e"ran#

an# !en

!ender

derita

ita kank

kanker

er ser

servik

viks)

s) sel

selain

ain !el

!elakk

akkan

an

 pe!eriksaan 6isik) akan dilakkan pe!eriksaan penn$an# '2id$aya) *+,; :

 pe!eriksaan 6isik) akan dilakkan pe!eriksaan penn$an# '2id$aya) *+,; :

,

,.. P

Paap

p ss!

!eeaar 

*

*.. 

ees

s H

HP

P<

< D

DN

NA

A

;.

;. %"l"s

%"l"sk"pi 'p

k"pi 'pe!eri

e!eriksaan al

ksaan alat #eni

at #enital den

tal den#an !en#

#an !en##nakan t

#nakan ter"p"n

er"p"n# pe!bes

# pe!besar

ar

Pada kass yan# !en(ri#akan d"kter akan !elakkan pe!eriksaan ta!bahan :

Pada kass yan# !en(ri#akan d"kter akan !elakkan pe!eriksaan ta!bahan :

,.

,. Bi

Bi"p

"psi

si ya

yait

it

 de

den#

n#an

an !e

!en#a

n#a!b

!bil

il se

seba#

ba#ia

ian

n $a

$ari

rin#a

n#an

n da

dan

n di

dila

lak

kkan

kan pe!

pe!eri

eriks

ksaa

aan

n

!ikr"sk"pik 

!ikr"sk"pik 

*.

*. 4"t

4"t" 'r"nt

" 'r"nt#en 6"t

#en 6"t" par

" par) C S(an) >4I dan PE nt

) C S(an) >4I dan PE ntk !en#

k !en#eta

etahi peny

hi penyebar

ebaran sel

an sel

kanker.

kanker.

.

. Penatal

Penatalaksanaa

aksanaan '

n '2i

2id$aya)

d$aya) *+,;

*+,; ::

Pen#"batan kanker berdasarkan stadi! kanker dan k"ndisi kesehatan penderita) ada

Pen#"batan kanker berdasarkan stadi! kanker dan k"ndisi kesehatan penderita) ada

 beberapa tindakan yan# dapat dilakkan adalah :

(4)

,

,.. 

p

peerraassii))

a

a His

Hister

terekt

ekt"!i

"!i)

) yai

yait pen#an

t pen#an#kat

#katan rahi! yan# dila

an rahi! yan# dilakka

kkan

n pada kank

pada kanker servi

er serviks

ks

stadi! I.

stadi! I.

 b

 b Histerekt"!i

Histerekt"!i radikal)

radikal) yait

yait !en#an#kat

!en#an#kat selrh

selrh rahi!)

rahi!) ba#ian

ba#ian atas

atas va#ina

va#ina dan

dan

kelen$ar #etah benin# disekitarnya dilakkan pada stadi! *.

kelen$ar #etah benin# disekitarnya dilakkan pada stadi! *.

*.

*. 4adi"t

4adi"terapi)

erapi) pen#"bat

pen#"batan de

an den#an !

n#an !en##na

en##nakan si

kan sinar

nar radi"a

radi"akti6.

kti6.

;.

;. %e!"t

%e!"terapi)

erapi) den#an

den#an "bat/"

"bat/"batan

batan ntk

ntk !e!b

!e!bnh se

nh sel kan

l kanker.

ker.

-.

-. %"!

%"!bin

binasi

asi da a

da ata

ta ti#

ti#a (ar

a (ara dia

a diatas

tas..

BAB II

BAB II

ASU

ASUHAN

HAN %EP

%EPE4A2A

E4A2A

AN

AN

A.

A. PE

PEN

N%A

%A1I

1IAN

AN

,.

,. Akt

Aktiv

ivit

itas d

as dan I

an Ist

stra

rahat

hat

e$ala :

e$ala :

//

%e

%ele

le!a

!aha

han d

n dan

an at

ata

a ke

kele

leti

tiha

han.

n.

//

Per

Perba

bahan pa

han pada p"l

da p"la ist

a istrah

rahat da

at dan $a! ke

n $a! kebia

biasaa

saan tid

n tidr pad

r pada !al

a !ala! ha

a! hari

ri

//

Ada

Adanya 6ak

nya 6akt"r

t"r/6

/6akt

akt"r yan# !e!

"r yan# !e!pen#

pen#ar

arhi tid

hi tidr !is

r !is. :

. : nyer

nyeri) ansi

i) ansieta

etas) ber

s) berkeri

kerin#at

n#at

!ala!

!ala!

//

%et

%eterb

erbata

atasan

san ber

berpar

partis

tisipa

ipasi

si dal

dala!

a! h"bi

h"bi) l

) lati

atihan

han..

//

Pe

Peker

ker$a

$aan

an at

ata

a pr

pr"6

"6es

esi

i de

den#a

n#an

n pe!

pe!a$

a$an

anan

an kar

karsi

sin"

n"#en lin#

#en lin#k

kn#a

n#an)

n) ti

tin#k

n#kat

at sr

sres

esss

tin##i.

tin##i.

*

*.. Si

Sirrk

kllaassii

e$ala :

e$ala :

//

Pa

Palp

lpit

itas

asi) n

i) nye

yeri d

ri dada p

ada pad

ada pe

a pen#

n#er

erah

ahan k

an ker

er$a

$a

//

%e

%ebi

bias

asaa

aan :

n : pe

per

rba

baha

han p

n pad

ada 

a D

D

;.

;. In

Inte

te#r

#rit

itas

as E#

E#"

"

e$ala :

e$ala :

//

Fakt

Fakt"r str

"r stress '

ess 'kea

kean#a

n#an) peke

n) peker$a

r$aan dan per

an dan perba

bahan per

han peran dan (a

an dan (ara !en

ra !en#at

#atasi st

asi stres

resss

'!

'!is

is.

. :

: !e

!er"

r"k"

k"k)

k) !i

!in!

n! al

al("

("h"

h"l)

l) !e

!enn

nnda

da !e

!en(

n(ar

ari

i pe

pen#"

n#"ba

bata

tan

n key

keyak

akina

inan

n

reli#i"s&spirital

reli#i"s&spirital

//

>a

>asa

sala

lah te

h tent

ntan

an# per

# perb

baha

ahan dal

n dala! pe

a! pena!

na!pi

pila

lan

n

//

>e

>eny

nyan

an#k

#kal

al di

dia#

a#n"

n"si

sis)

s) pe

pera

rasa

saan

an ti

tida

dak

k be

berd

rday

aya)

a) p

pt

ts

s as

asa)

a) ti

tida

dak

k !a

!a!p

!p)

) ti

tida

dak 

 ber!akna) rasa bersalah) kehilan#an ("ntr"l) depresi

 ber!akna) rasa bersalah) kehilan#an ("ntr"l) depresi

a

anda : !enyan#ka

nda : !enyan#kal) !enarik diri) !arah

l) !enarik diri) !arah

--.. E

Ellii!

!iin

naassii

e$ala :

e$ala :

(5)

//

Pe

Per

rba

baha

han

n el

eli!

i!in

inas

asi

i r

rin

inee

3.

3. >a

>aka

kana

nan&

n&(a

(air

iran

an

e$ala :

e$ala :

//

%e

%ebi

bias

asaa

aan

n di

diet

et b

brrk

k

//

An

An"r

"rek

eksi

sia)

a) !

!al

al !

!nt

ntah

ah

//

In

Intt"l

"ler

eran

ansi

si !a

!aka

kana

nan.

n.

//

Pe

Per

rba

baha

han p

n pad

ada b

a ber

erat

at ba

bada

dan

n

//

Be

Berk

rkr

ran

an#n

#ny

ya !a

a !asssa

sa "t

"t"t

"t..

9.

9. Ne

Ne"r

"rs

sen

ens"

s"ri

ri

//

P

P

ssiin

n#

#) s

) siin

nk

k"

"p

pee..

?.

?. Ny

Nyer

eri&

i&ket

ketid

idak

akny

nya!

a!ana

anan

n

e$ala :

e$ala :

//

i

idak

dak ada

ada ny

nyer

eri at

i ata d

a der

era$

a$at b

at ber

ervar

varia

iasi

si

=

=.. Pe

Perrn

nap

apaassaan

n

e$ala :

e$ala :

//

>

>eerr"

"k

k"

"k  

k  

//

P

Pee!

!aa$$aan

naan a

n ab

bsseess..

7

7.. %

%eeaa!

!aan

naan

n

e$ala :

e$ala :

//

Pe

Pe!a

!a$a

$ana

nan p

n pad

ada

a ki

ki!i

!ia t

a t"k

"ksi

sik 

//

P

Pe!

e!aa$$aan

naan !

n !at

ataaha

harrii..

,+.

,+. Seks

Seksal

alita

itass

e$ala :

e$ala :

//

>

>aassaallaah s

h seek

kss

aall

//

N

Nli

li#r

#rav

avid

ida

a di

dis

sia

ia @

@ ;+

;+ th

thn

n

//

>

>lt

lti#

i#rav

ravid

ida) p

a) pas

asan

an#an

#an se

seks

ks !

!lt

ltip

iple

le

//

Ak

Akti

tivi

vittas

as se

seks

ksa

al

l di

dini

ni

//

H

Heerrp

pees

s #

#een

niittaalliiaa..

,,.

,,. Intera

Interaksi s

ksi s"sial

"sial

e$ala :

e$ala :

//

%e

%eti

tidak

dakad

adek

ekat

atan

an&k

&kel

ele!

e!aha

ahan

n sy

syst

ste! pend

e! pendk

kn#

n#

//

4

4ii5

5ay

ayat

at p

peerrka

ka5

5iin

naan

n

,*.

,*. Penyl

Penylhan&pe!

han&pe!bea$ar

bea$aran

an

e$ala :

e$ala :

//

4i

4i5a

5ay

yat

at ka

kank

nker

er pa

pada

da ke

kel

lar

ar#a

#a

//

S

Siissi

i p

prrii!

!eerr

//

4

4ii5

5ay

ayat

at p

peen

n#

#"b

"baattaan

n..

B.

B. Pri

Pri"ri

"ritas

tas %ep

%epera

era5at

5atan

an

,.

,. Dk

Dkn#a

n#an ad

n adapt

aptasi

asi dan

dan ke!

ke!andi

andiria

rian

n

*.

*. >e

>eni

nin#k

n#kat

atka

kan ke

n keny

nya!

a!ana

anan

n

;.

;. >e!pe

>e!pertahan

rtahankan 6

kan 6n#si

n#si 6isi

6isi"l"#is

"l"#is se(ar

se(ara "p

a "pti!al

ti!al

-.

-. >e

>en(

n(e#

e#ah k"

ah k"!p

!pli

lika

kasi

si

3.

3. >e

>e!b

!beri

erika

kan

n in

in6"

6"r!

r!as

asi

i se

se(a

(ara

ra te

tent

ntan#

an# pr

pr"s

"ses

es&k

&k"nd

"ndis

isi

i pe

penya

nyaki

kit)

t) pr

pr"#

"#n"

n"si

sis

s dan

dan

kebthan pen#"batan.

kebthan pen#"batan.

C.

(6)

,.

,. Pas

Pasien !

ien !ener

eneri!a si

i!a sita

tasi den

si den#an re

#an reali

alisti

stiss

*.

*. Ny

Nyer

eri hil

i hilan#

an#&t

&ter

erk"

k"nt

ntr"

r"ll

;.

;. H"

H"!e

!e"s

"sta

tasi

sis

s te

ter(

r(ap

apai

ai

-.

-. %"!

%"!pli

plikasi

kasi di(e

di(e#ah

#ah&di

&dikra

kran#i

n#i

3.

3. Pr"se

Pr"ses k"ndis

s k"ndisi penyak

i penyakit) pr"

it) pr"#n"sis p

#n"sis piliha

ilihan terape

n terapetik dan a

tik dan atran di

tran dipaha!i

paha!i..

D.

D. Dia

Dia#n"

#n"sa

sa %ep

%epera

era5at

5atan

an ::

,.

,. Antis

Antisipasi ber

ipasi berdka b&d kehil

dka b&d kehilan#an yan# dia

an#an yan# diantisi

ntisipasi dari ke

pasi dari kese$aht

se$ahteraan 6i

eraan 6isi"l"#

si"l"#is ' !is

is ' !is

: kehilan#an ba#ian tbh) perbahan 6n#si tbh perbahan #aya hidp.

: kehilan#an ba#ian tbh) perbahan 6n#si tbh perbahan #aya hidp.

$an :

$an :

//

>e

>en#

n#id

iden

enti

ti6i

6ika

kasi

si da

dan

n !e

!en#

n#ek

eksp

spre

resi

sika

kan)

n) !e

!ela

lan$

n$t

tka

kan

n ak

akti

tivi

vita

tas

s ke

kehi

hid

dpa

pan

n

n"r!al) !elihat kearah&!eren(anakan !asa depan) !en#harapkan ntk hari ini

n"r!al) !elihat kearah&!eren(anakan !asa depan) !en#harapkan ntk hari ini

sa$a. >en#

sa$a. >en#n#kapka

n#kapkan pe!aha!an tenta

n pe!aha!an tentan# pr"ses !en$el

n# pr"ses !en$elan# a$al dan

an# a$al dan peras

perasaan

aan

didkn# dala! !elali berdka.

didkn# dala! !elali berdka.

Intervensi :

Intervensi :

a

a Per

Perkir

kirakan sy"k a5al

akan sy"k a5al dan ketid

dan ketidakya

akyakin

kinan

an set

setela

elah

h did

didia#

ia#n"s

n"sis kanker dan&a

is kanker dan&ata

ta

 pr"sedr yan# !eni!blkan tra!a.

 pr"sedr yan# !eni!blkan tra!a.

4as

4asi"n

i"nal :

al : Sediki

Sedikit pasien yan#

t pasien yan#

benar

benar/benar siap ntk realita

/benar siap ntk realita

perbah

perbahan yan#

an yan#

dapat ter$adi

dapat ter$adi..

β)

β)

%a$i pasien&"ran# terdekat terhadap berdka yan# !en#ala!i. 1elaskan pr"ses

%a$i pasien&"ran# terdekat terhadap berdka yan# !en#ala!i. 1elaskan pr"ses

sesai kebthan.

sesai kebthan.

 Rasional :

 Rasional :

 Pengetahuan tentang proses berduka memperkuat normal

 Pengetahuan tentang proses berduka memperkuat normalitas

itas

 perasaan/reaksi ter

 perasaan/reaksi terhadap apa yang dialami dan dapat membantu pasien

hadap apa yang dialami dan dapat membantu pasien

menghadapi lebih efektif dengan mereka

menghadapi lebih efektif dengan mereka

D"r"n# pen#n#kapan

D"r"n# pen#n#kapan

pikir

pikiran&!as

an&!as

alah

alah

dan

dan

peneri

peneri

!aan

!aan

ekspr

ekspresi

esi

kesedi

kesedihan)

han)

!arah) pen"lakan. Aki n"r!alitas perasaan ini.

!arah) pen"lakan. Aki n"r!alitas perasaan ini.

 Rasional

 Rasional ::

 Pasien merasa terdukung mengekspre

 Pasien merasa terdukung mengekspresi perasaan dengan

si perasaan dengan

memahami bahwa konflik emosi yang dalam dan sering adalah normal dan

memahami bahwa konflik emosi yang dalam dan sering adalah normal dan

dialami orang lain dalam situasi sulit ini.

(7)

Sadari perbahan ala! perasaan) ber!shan) dan perilak lain yan#

Sadari perbahan ala! perasaan) ber!shan) dan perilak lain yan#

ditn$kkan. Ssn batasan perilak tidak tepa

ditn$kkan. Ssn batasan perilak tidak tepa

t. Perbaiki pikiran ne#ati6.

t. Perbaiki pikiran ne#ati6.

 Rasional

 Rasional ::

 Penelitian menunjukkan bahwa beberapa pasien kanker beresiko

 Penelitian menunjukkan bahwa beberapa pasien kanker beresiko

tinggi terhadap bunuh diri.ereka secara khusus

tinggi terhadap bunuh diri.ereka secara khusus

rentan bila baru didiagnosa

rentan bila baru didiagnosa

dan/atau pulang ke rumah.

dan/atau pulang ke rumah.

%n$n#i den#an serin# dan berikan k"ntak 6isik den#an tepat&sesai kebthan.

%n$n#i den#an serin# dan berikan k"ntak 6isik den#an tepat&sesai kebthan.

Pindahkan pasien lebih !endekat ke kant"r pera5at bila ketaktan biarkan

Pindahkan pasien lebih !endekat ke kant"r pera5at bila ketaktan biarkan

 pint terbka bila nya!an ntk pasien.

 pint terbka bila nya!an ntk pasien.

 Rasional

 Rasional ::

 embantu mengurangi perasaan isolasi dan diabaikan

 embantu mengurangi perasaan isolasi dan diabaikan

%atkan penylhan tentan# pr"ses penyakit dan pen#"batan dan berikan i

%atkan penylhan tentan# pr"ses penyakit dan pen#"batan dan berikan i

 per!intaan&tepat tentan# !en$elan# a$al. Bersikap $$r $an#an !e!berikan

 per!intaan&tepat tentan# !en$elan# a$al. Bersikap $$r $an#an !e!berikan

harapan pals saat !e!berikan dkn#an e!"sinal.

harapan pals saat !e!berikan dkn#an e!"sinal.

 Rasional

 Rasional ::

 Pasien/orang terdekat mendapat keuntungan dari informasi

 Pasien/orang terdekat mendapat keuntungan dari informasi

 factual. !ndifidu dapat mengajukan pertanyaan secara langsung tentang

 factual. !ndifidu dapat mengajukan pertanyaan secara langsung tentang

kematian, dan jawaban jujur meningkatkan rasa percaya dan keyakinan

kematian, dan jawaban jujur meningkatkan rasa percaya dan keyakinan

bahwa informasi ben

bahwa informasi benar

ar

.

.

in$a lan# pen#ala!an hidp !asa lal) perbahan peran) dan ketera!pilan

in$a lan# pen#ala!an hidp !asa lal) perbahan peran) dan ketera!pilan

k"pn#. Bi(ara tentan# sesat yan# !enarik perhatian pasien.

k"pn#. Bi(ara tentan# sesat yan# !enarik perhatian pasien.

 Rasional :

 Rasional : "esempatan untuk mengidentifikasi keterampilan yang dapat

 "esempatan untuk mengidentifikasi keterampilan yang dapat

membantu indifidu menghadapi berduka terhadap situasi baru secara lebih

membantu indifidu menghadapi berduka terhadap situasi baru secara lebih

efektif.

efektif.

(8)

 Rasional :

 Rasional : "emungkinan remisi dan pro

 "emungkinan remisi dan progresi lambat dari penyakit dan/atau

gresi lambat dari penyakit dan/atau

terapi baru dapat menurunkan harapan pada masa depan.

terapi baru dapat menurunkan harapan pada masa depan.

Disksikan (ara/(ara pasien ata "ran# terdekat dapat !eren(anakan bersa!a

Disksikan (ara/(ara pasien ata "ran# terdekat dapat !eren(anakan bersa!a

ntk !asa depan. D"r"n#

ntk !asa depan. D"r"n#

!enysn t$an realistis

!enysn t$an realistis

 Rasional

 Rasional ::

 enjadi bagian dari pemecahan masalah/perencanaan dapat

 enjadi bagian dari pemecahan masalah/perencanaan dapat

memberikan rasa control terhadap kejadian yang

memberikan rasa control terhadap kejadian yang

diantisipasi.

diantisipasi.

Bant pasien ata "ran# terdekat

Bant pasien ata "ran# terdekat

!en#identi6ikasi kekatan pada diri sendiri

!en#identi6ikasi kekatan pada diri sendiri

ata sitasi dan syste! pendkn#

ata sitasi dan syste! pendkn#

 Rasional :

 Rasional :

 engenali sumber ini memberi kesempatan melalui perasaan

 engenali sumber ini memberi kesempatan melalui perasaan

berduka.

berduka.

D"r"n# partisipasi dala! pera5atan dan pen#"batan

D"r"n# partisipasi dala! pera5atan dan pen#"batan

 Rasional :

 Rasional : emungkinkan pasien mempertahankan control terhadap

 emungkinkan pasien mempertahankan control terhadap

kehidupan.

kehidupan.

Perhatikan bkti k"n6lik) ekspresi !arah dan pernyataan ke(e5a) rasa

Perhatikan bkti k"n6lik) ekspresi !arah dan pernyataan ke(e5a) rasa

 bersalah) pts asa a

 bersalah) pts asa ak ada #nanya hidp 

k ada #nanya hidp 

 Rasional :

 Rasional : "onflik interpersonal/perilaku marah mungkin cara # cara pasien

 "onflik interpersonal/perilaku marah mungkin cara # cara pasien

mengekspresikan atau menghadapi perasaan kecewa dan dapat menandakan

mengekspresikan atau menghadapi perasaan kecewa dan dapat menandakan

ide bunuh diri.

ide bunuh diri.

Berikan lin#kn#an terbka ntk disksi den#an pasien ata "ran# terdekat

Berikan lin#kn#an terbka ntk disksi den#an pasien ata "ran# terdekat

tentan# kein#inan ata ren(ana !en#ala!i ke!atian !isalnya !e!bat srat

tentan# kein#inan ata ren(ana !en#ala!i ke!atian !isalnya !e!bat srat

5arisan) pen#atran pen#bran) d"

5arisan) pen#atran pen#bran) d"

n"r "r#an) asransi) 5akt ntk bersa!a

n"r "r#an) asransi) 5akt ntk bersa!a

kelar#a.

(9)

 Rasional :

 Rasional : $ila pasien atau orang terdekat bersama%sama menyadari

 $ila pasien atau orang terdekat bersama%sama menyadari

ancaman kematian, mereka lebih mudah menghad

ancaman kematian, mereka lebih mudah menghad

api urusan atau aktifitas

api urusan atau aktifitas

 yang diinginkan yang belum selesai.

 yang diinginkan yang belum selesai.

Sadari perasaan sendiri ten

Sadari perasaan sendiri ten

tan# kanker) an(a!an ke!atian.eri!a !et"de

tan# kanker) an(a!an ke!atian.eri!a !et"de

apapn yan# dipilih "leh pasien ata "ran# terdekat ntk salin# !e!bant

apapn yan# dipilih "leh pasien ata "ran# terdekat ntk salin# !e!bant

sela!a pr"ses.

sela!a pr"ses.

 Rasional :

 Rasional : &nsietas dan ketidakinginan pemberi perawatan untuk menerima

 &nsietas dan ketidakinginan pemberi perawatan untuk menerima

kenyataan tentang kemungkinan kematiannya sendiri dapat menghambat

kenyataan tentang kemungkinan kematiannya sendiri dapat menghambat

kemampuan untuk membantu pa

kemampuan untuk membantu pasien/orang terdekat, memerlntuan orang lain

sien/orang terdekat, memerlntuan orang lain

untuk memberi dukungan yang diperlukan.

untuk memberi dukungan yang diperlukan.

2.

2. NN yeri b/d proses penyakit ( kompresi/destruksi jaringan s yeri b/d proses penyakit ( kompresi/destruksi jaringan saraf, infiltrasi saraf, atauaraf, infiltrasi saraf, atau suplai vaskulernya, obstruksi jaras saraf, inflamasi)

suplai vaskulernya, obstruksi jaras saraf, inflamasi) Tu

Tujuan juan :: >elap"rkan pen#hilan#an nyeri !aksi!al.

 >elap"rkan pen#hilan#an nyeri !aksi!al.

Intervensi :

Intervensi :

e

entkan ri5ayat nyeri !isalnya

ntkan ri5ayat nyeri !isalnya l"kasi nyeri) 6rekensi) drasi)

l"kasi nyeri) 6rekensi) drasi)

dan intensitas

dan intensitas

'skala + G ,+  dan tindakan pen#hilan#an yan# di#nakan.

'skala + G ,+  dan tindakan pen#hilan#an yan# di#nakan.

Rasional :

Rasional : !nformasi memberikan data dasar untuk mengevaluasi

 !nformasi memberikan data dasar untuk mengevaluasi

kebutuhan/keefektifan intervensi. 'atatan ( Pengalaman nyeri adalah

kebutuhan/keefektifan intervensi. 'atatan ( Pengalaman nyeri adalah

individual yang digabungkan d

individual yang digabungkan d

engan baik respon fisik dan emosional.

engan baik respon fisik dan emosional.

Evalasi&sadari terapi tertent !is.) : Pe!bedahan) radiasi) ke!"terapi)

Evalasi&sadari terapi tertent !is.) : Pe!bedahan) radiasi) ke!"terapi)

 bi"terapi. A

(10)

Rasional :

Rasional : "etidaknyamanan tentang luas adalah umum )mis. ( nyeri insisi,

 "etidaknyamanan tentang luas adalah umum )mis. ( nyeri insisi,

kulit terbakar,

kulit terbakar,

nyeri punggung b

nyeri punggung b

awa, sakit kepala*

awa, sakit kepala*

tergantung pada prosedur

tergantung pada prosedur

atau agen yang digunakan.

atau agen yang digunakan.

Berikan tindakan kenya!anan dasar '!is. : rep"sisi) #"s"kan pn##n#  dan

Berikan tindakan kenya!anan dasar '!is. : rep"sisi) #"s"kan pn##n#  dan

aktivitas hibran '!is. :!sik) televisi .

aktivitas hibran '!is. :!sik) televisi .

Rasional :

Rasional : eningkatkan relaksasi dan membantu memfokuskan

 eningkatkan relaksasi dan membantu memfokuskan

kembali perhatian.

kembali perhatian.

D"r"n# pen##naan ketera!pilan !ana#e!en nyeri '!is.: tekni"k relaksasi)

D"r"n# pen##naan ketera!pilan !ana#e!en nyeri '!is.: tekni"k relaksasi)

<i

<isalisasi) bi!bin#an i!a$inasi ) terta5a) !sik)

salisasi) bi!bin#an i!a$inasi ) terta5a) !sik)

dan senthan terapetik.

dan senthan terapetik.

Rasional :

Rasional : emungkinkan pasien untuk berpartisipasi secara aktiv dan

 emungkinkan pasien untuk berpartisipasi secara aktiv dan

meningkatkan rasa control.

meningkatkan rasa control.

Evalasi pen#hilan#an nyeri&("ntr"l. Nilai atran pen#"batan

Evalasi pen#hilan#an nyeri&("ntr"l. Nilai atran pen#"batan

bila perl

bila perl

Rasional

Rasional ::

+ujuannya adalah control nyeri maksimum dengan pengaruh

+ujuannya adalah control nyeri maksimum dengan pengaruh

minimum pada &".

minimum pada &".

Berikan anal#esi( sesai

Berikan anal#esi( sesai

indikasi !is.: Br"!pt"ns ("(k/tail) !"rvin#)

indikasi !is.: Br"!pt"ns ("(k/tail) !"rvin#)

!etad"n) ata (a!pran nark"tik I< khss.Berikan hanya ntk

!etad"n) ata (a!pran nark"tik I< khss.Berikan hanya ntk

!e!berikan anal#esi( dala! sehari.

!e!berikan anal#esi( dala! sehari.

Rasional ;

Rasional ; -yeri adalah

 -yeri adalah

komplikasi sering dari kanker, meskipun re

komplikasi sering dari kanker, meskipun respon

spon

individual berbeda. aat perubahan penyakit/pengobatan terjadi, penilaian

individual berbeda. aat perubahan penyakit/pengobatan terjadi, penilaian

dosis dan pemberian aka diperlukan.'atatan 

dosis dan pemberian aka diperlukan.'atatan  adiksi atau ketergantungan

adiksi atau ketergantungan

 pada obat bukan masalah.

 pada obat bukan masalah.

(11)

Rasional :

Rasional : &nalgesia dikontrol pasien sehingga pemberian obat tepat waktu,

 &nalgesia dikontrol pasien sehingga pemberian obat tepat waktu,

mencegah fluktuasi pada intensitas nyeri.ering pada dosis total rendah akan

mencegah fluktuasi pada intensitas nyeri.ering pada dosis total rendah akan

diberikan melalui metode konvensional.

diberikan melalui metode konvensional.

3.Resiko tinggi perubahan pola seksual b/d perubahan fungsi/struktur 3.Resiko tinggi perubahan pola seksual b/d perubahan fungsi/struktur

tubuh,

tubuh, penakit,dan penakit,dan pengobatan pengobatan !edis.!edis. Tu

Tujuan juan :: >e!pertahankan aktivitas seksal pada tin#kat yan# diin#inkan bila !n#kin.

 >e!pertahankan aktivitas seksal pada tin#kat yan# diin#inkan bila !n#kin.

Intervensi :

Intervensi :

Disksikan den#an pasien&"ran# terdekat si6at seksalitas dan reaksi bila ini berbah

Disksikan den#an pasien&"ran# terdekat si6at seksalitas dan reaksi bila ini berbah

ata teran(a!.Berikan in6"r!asi tentan# n"r!alitas !asalah/!asalah ini dan bah5a

ata teran(a!.Berikan in6"r!asi tentan# n"r!alitas !asalah/!asalah ini dan bah5a

 banyak "ran# !ene!kan bantan ntk pr"ses adaptasi

 banyak "ran# !ene!kan bantan ntk pr"ses adaptasi

Rasional :

Rasional : Pengakuan legitimasi tentang masalah. eksualitas cara pria dan wanita

 Pengakuan legitimasi tentang masalah. eksualitas cara pria dan wanita

memandang mereka sendiri sebagai individu dan bagaimana menyampaikan antara

memandang mereka sendiri sebagai individu dan bagaimana menyampaikan antara

mereka dan diantara setiap area kehidupan.

mereka dan diantara setiap area kehidupan.

An$rkan pasien tentan# e6ek sa!pin# dari pen#"batan kanker yan# diresepkan yan#

An$rkan pasien tentan# e6ek sa!pin# dari pen#"batan kanker yan# diresepkan yan#

diketahi !e!pen#arhi seksalitas

diketahi !e!pen#arhi seksalitas

Rasional :

Rasional : Pedoman antisipasi dapat membantu pasien dan orang terdekat melalui

 Pedoman antisipasi dapat membantu pasien dan orang terdekat melalui

 proses adaptasi pada keadaan baru.

 proses adaptasi pada keadaan baru.

Berikan 5akt tersendiri ntk pasien yan# dira5at. %etk pint dan dapatkan iJin

Berikan 5akt tersendiri ntk pasien yan# dira5at. %etk pint dan dapatkan iJin

dari pasien&"ran# terdekat sebel! !ask 

dari pasien&"ran# terdekat sebel! !ask 

Rasional :

Rasional : "ebutuhan seksualitas tidak berakhir karena pasi

 "ebutuhan seksualitas tidak berakhir karena pasien dirawat. "ebutuhan

en dirawat. "ebutuhan

keintiman berlanjut dan sikap terbuka dan menerima untuk ekspresi kebutuhan ini

keintiman berlanjut dan sikap terbuka dan menerima untuk ekspresi kebutuhan ini

adalah penting.

(12)

".

". #nsietas / ketakutan b/d krisis situasi $kanker%#nsietas / ketakutan b/d krisis situasi $kanker% Tujuan :

Tujuan : rentan# yan# tepat dari perasaan dan

 rentan# yan# tepat dari perasaan dan

 berkran#nya rasa takt ta!pak rileks dan

 berkran#nya rasa takt ta!pak rileks dan

!elap"rkan ansietas berkran# pada tin#kat dapat diatasi

!elap"rkan ansietas berkran# pada tin#kat dapat diatasi

 Intervensi:

 Intervensi:

in$a lan# pen#ala!an pasien&"ran#

in$a lan# pen#ala!an pasien&"ran# terdekat sebel!nya den#an

terdekat sebel!nya den#an

kanker. 

kanker. 

entkan

entkan

apakah d"kter telah !en#atakan pada pasien dan apakah kesi!plan pasien telah

apakah d"kter telah !en#atakan pada pasien dan apakah kesi!plan pasien telah

ter(apai

ter(apai

Rasional :

Rasional : embantu dalam identifikasi rasa takut dan kesalahan konsep

 embantu dalam identifikasi rasa takut dan kesalahan konsep

berdasarkan pada pengalaman dengan kanker 

berdasarkan pada pengalaman dengan kanker 

D"r"n# pasien ntk !en#n#kapkan pikiran dan perasaan

D"r"n# pasien ntk !en#n#kapkan pikiran dan perasaan

Rasional :

Rasional : emberikan kesempatan untuk memeriksa rasa takut real

 emberikan kesempatan untuk memeriksa rasa takut realistis serta

istis serta

kesalahan konsep tentang diagnosis

kesalahan konsep tentang diagnosis

Berikan lin#kn#an terbka di!ana pasien !erasa a!an ntk !endisksikan

Berikan lin#kn#an terbka di!ana pasien !erasa a!an ntk !endisksikan

 perasaan ata !en"lak ntk berbi(ara

 perasaan ata !en"lak ntk berbi(ara

Rasional :

Rasional : embantu pasien untuk merasa diterima pada adanya kondisi tanpa

 embantu pasien untuk merasa diterima pada adanya kondisi tanpa

 perasaan dihakimi dan meningkatkan rasa terhormat dan contro

 perasaan dihakimi dan meningkatkan rasa terhormat dan control 

Pertahankan k"ntak serin# den#an pasien. Bi(ara den#an !enyenth klien bila tepat

Pertahankan k"ntak serin# den#an pasien. Bi(ara den#an !enyenth klien bila tepat

Rasional :

Rasional : emberikan keyakinan bahwa pasien tidak sendiri atau ditolak berikan

 emberikan keyakinan bahwa pasien tidak sendiri atau ditolak berikan

respek dan penerimaan individu, mengembangkan kepercayaan

respek dan penerimaan individu, mengembangkan kepercayaan

Sadari e6ek/e6ek is"lasi pada pasien bila diperlkan

Sadari e6ek/e6ek is"lasi pada pasien bila diperlkan

ntk i!n"spresi ata i!plan

ntk i!n"spresi ata i!plan

radiasi. Batasi pen##naan pakaian&!asker is"lasi bila tepat

(13)

Rasional :

Rasional :

Penyimpangan sensori dapat

Penyimpangan sensori dapat

terjadi nilai

terjadi nilai

stimulasi yang cukup

stimulasi yang cukup

tidak

tidak

tersedia dan dapat memperberat perasaan ansietas/takut 

tersedia dan dapat memperberat perasaan ansietas/takut 

Bant pasien&"ran# terdekat dala! !en#enali dan !en#klari6ikasi rasa takt ntk

Bant pasien&"ran# terdekat dala! !en#enali dan !en#klari6ikasi rasa takt ntk

!e!lai !en#e!ban#kan strate#i k"pin# ntk !en#hadapi rasa takt ini

!e!lai !en#e!ban#kan strate#i k"pin# ntk !en#hadapi rasa takt ini

Rasional :

Rasional : "eterampilan koping sering rusak setelah diagnosis dan selama fase

 "eterampilan koping sering rusak setelah diagnosis dan selama fase

 pengobatan yang berbeda. ukungan d

 pengobatan yang berbeda. ukungan d

an konseling sering perlu untuk

an konseling sering perlu untuk

memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini

memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini

bahwa strategi kontrol/koping tersedia

bahwa strategi kontrol/koping tersedia

Berikan in6"r!asi akrat) k"nsisten !en#enai pr"#n"sis. Hindari !e!perdebatkan

Berikan in6"r!asi akrat) k"nsisten !en#enai pr"#n"sis. Hindari !e!perdebatkan

tentan# persepsi pasien terhadap sitasi

tentan# persepsi pasien terhadap sitasi

Rasional :

Rasional : apat menurunkan ansietas dan memungkinkan pasien membuat

 apat menurunkan ansietas dan memungkinkan pasien membuat

keputusan /pilihan b

keputusan /pilihan b

erdasarkan realit

erdasarkan realit

a

a

IJinkan ekspresi !arah) ke(e5a tanpa

IJinkan ekspresi !arah) ke(e5a tanpa

k"n6r"ntasi. Berikan in6"r!asi di!ana

k"n6r"ntasi. Berikan in6"r!asi di!ana

 perasaan adalah n"r!al dan diekspresikan se(ara tepat

 perasaan adalah n"r!al dan diekspresikan se(ara tepat

Rasional

Rasional :: Penerimaan perasaan memungkinkan pasien mulai menghadapi situasi

 Penerimaan perasaan memungkinkan pasien mulai menghadapi situasi

1elaskan pen#"batan yan# dian$rkan) t$annya) p"tensial e6ek sa!pin#. >e!bant

1elaskan pen#"batan yan# dian$rkan) t$annya) p"tensial e6ek sa!pin#. >e!bant

 pasien !enyiapkan pen#"batan

 pasien !enyiapkan pen#"batan

Rasional :

Rasional :

+ujuan pengobatan kanker aadalah menghancurkan sel%sel malignan

+ujuan pengobatan kanker aadalah menghancurkan sel%sel malignan

 sambil meminimasi kerusakan pada sel yang normal. Pengobatan dapat meliputi

 sambil meminimasi kerusakan pada sel yang normal. Pengobatan dapat meliputi

 pembedahan )kuratif, preventif, paliati

 pembedahan )kuratif, preventif, paliati

f* serta kemoterapi, radiasi )inter

f* serta kemoterapi, radiasi )inter

nal,

nal,

eksternal* atau pengobatan lebih baru/spesifik seperti hipertermia seluruh tubuh

eksternal* atau pengobatan lebih baru/spesifik seperti hipertermia seluruh tubuh

(14)

atau bioterapi. +ransplantasi su

atau bioterapi. +ransplantasi sumsum tulang mungkin dianjurkan untuk

msum tulang mungkin dianjurkan untuk beberapa

beberapa

tipe kanker 

tipe kanker 

1elaskan pr"sedr) berikan kese!patan ntk

1elaskan pr"sedr) berikan kese!patan ntk

bertanya dan $a5aban

bertanya dan $a5aban $$r. 

$$r. in##al

in##al

den#an pasien sela!a pr"sedr yan# !eni!blkan ansietas dan k"nsltasi

den#an pasien sela!a pr"sedr yan# !eni!blkan ansietas dan k"nsltasi

Rasional :

Rasional :

 !nformasi akurat memungkinkan klien menghadapi situasi lebih efektif

 !nformasi akurat memungkinkan klien menghadapi situasi lebih efektif

dengan realitas, karenanya menurunkan ansietas dan rasa takut karena ketidaktahuan

dengan realitas, karenanya menurunkan ansietas dan rasa takut karena ketidaktahuan

Berikan pe!beri pera5atan pri!er ata k"nsisten kapanpn !n#kin

Berikan pe!beri pera5atan pri!er ata k"nsisten kapanpn !n#kin

Rasional :

Rasional :

 embantu menurunkan ansietas dengan mengembangkan hubungan

 embantu menurunkan ansietas dengan mengembangkan hubungan

terapeutik dan memudahkan perawatan continue

terapeutik dan memudahkan perawatan continue

in#katkan rasa tenan# dan lin#kn#an tenan#

in#katkan rasa tenan# dan lin#kn#an tenan#

Rasional :

Rasional :

 emudahkan istirahat, menghemat energi dan meningkatkan

 emudahkan istirahat, menghemat energi dan meningkatkan

kemampuan koping 

kemampuan koping 

Identi6ikasi tahap&stadi! berdka pasien dan "ran# terdekat

Identi6ikasi tahap&stadi! berdka pasien dan "ran# terdekat

yan# sedan# diala!i

yan# sedan# diala!i

Rasional :

Rasional :

 Pilihan intervensi ditentukan oleh tahap berduka, perilaku koping mis.,

 Pilihan intervensi ditentukan oleh tahap berduka, perilaku koping mis.,

marah/menarik diri, menyangkal 

marah/menarik diri, menyangkal 

Perhatikan k"pin# tak e6ekti6 !is.) interaksi s"sial brk) tidak berdaya) 6n#si

Perhatikan k"pin# tak e6ekti6 !is.) interaksi s"sial brk) tidak berdaya) 6n#si

!enyerah setiap hari dan kepasan s!ber 

!enyerah setiap hari dan kepasan s!ber 

Rasional :

Rasional :

 engidentifikasi masalah individu dan memberikan dukungan pada

 engidentifikasi masalah individu dan memberikan dukungan pada

 pasien/orang terdekat dalam menggunakan keterampilan koping efektif 

 pasien/orang terdekat dalam menggunakan keterampilan koping efektif 

2aspada pada tanda !enyan#kal&depresi !is.) !enarik diri) !arah) tanda tidak tepat.

2aspada pada tanda !enyan#kal&depresi !is.) !enarik diri) !arah) tanda tidak tepat.

e

entkan adanya ide bn

ntkan adanya ide bn

h diri dan ka$i p"tensial nyeri pada

h diri dan ka$i p"tensial nyeri pada

skala ,/,+

skala ,/,+

Rasional :

Rasional :

 Pasien dapat menggunakan mekanisme pertahanan dari menyangkal dan

 Pasien dapat menggunakan mekanisme pertahanan dari menyangkal dan

mengekspresikan harapan dimana diagnosis tidak akurat. Perasaan bersalah,

(15)

distres

distres

s spiritual, gejala fisik, atau kurang perawatan diri dapat membu

s spiritual, gejala fisik, atau kurang perawatan diri dapat membu

at pasien

at pasien

menjadi menarik diri dan yakin bahwa bunuh diri adalah pilihan yang ada

menjadi menarik diri dan yakin bahwa bunuh diri adalah pilihan yang ada

D"r"n# dan ke!ban#kan interaksi pasien den#an siste! pendkn#

D"r"n# dan ke!ban#kan interaksi pasien den#an siste! pendkn#

Rasional :

Rasional : engurangi perasaan isolasi. $ila sistem pendukung tidak

 engurangi perasaan isolasi. $ila sistem pendukung tidak

tersedia,

tersedia,

 sumber luar mungkin dibutuhkan dengan segera mis., kelompok pendukung kanker

 sumber luar mungkin dibutuhkan dengan segera mis., kelompok pendukung kanker

local 

local 

Berikan in6"r!asi yan# dapat diper(aya dan k"nsisten den#an dkn#an ntk "ran#

Berikan in6"r!asi yan# dapat diper(aya dan k"nsisten den#an dkn#an ntk "ran#

terdekat

terdekat

Rasional :

Rasional : emungkinkan untuk interaksi interpersonal lebih baik dan menurunkan

 emungkinkan untuk interaksi interpersonal lebih baik dan menurunkan

ansietas dan rasa takut 

ansietas dan rasa takut 

Libatkan "ran# terdekat sesai indikasi bila keptsan !ay"r akan dibat

Libatkan "ran# terdekat sesai indikasi bila keptsan !ay"r akan dibat

Rasional :

Rasional :

 enjamin sistem pendukung untuk pasien dan memungkinkan orang

 enjamin sistem pendukung untuk pasien dan memungkinkan orang

terdekat terlibat dengan cepat 

terdekat terlibat dengan cepat 

&.

&. Resiko Tinggi Infeksi b/d defisiensi i!unResiko Tinggi Infeksi b/d defisiensi i!un 'aktor resiko !eliputi:

'aktor resiko !eliputi:

a.

a.

%etidakadekatan pertahanan seknder dan

%etidakadekatan pertahanan seknder dan

i!n"spresi !is.) spresi

i!n"spresi !is.) spresi

s!s! tlan# 'e6ek sa!pin# pe!batasan d"sis baik ke!"terapi dan

s!s! tlan# 'e6ek sa!pin# pe!batasan d"sis baik ke!"terapi dan

radiasi

radiasi

 b.

 b.

>alntrisi) pr"ses penyakit kr"nis

>alntrisi) pr"ses penyakit kr"nis

(.

(.

Pr"sedr invasive

Pr"sedr invasive

Intervensi :

(16)

in#katkan pr"sedr !en((i tan#an yan# baik den#an sta6 dan pen#n$n#.

in#katkan pr"sedr !en((i tan#an yan# baik den#an sta6 dan pen#n$n#.

Batasi pen#n$!# yan#

Batasi pen#n$!# yan#

!en#ala!i in6eksi. e!

!en#ala!i in6eksi. e!

patkan pada

patkan pada

is"lasi sesai

is"lasi sesai

indikasi

indikasi

Rasional :

Rasional :

 0indungi pasien dari sumber%sumber infeksi, seperti pengunjung

 0indungi pasien dari sumber%sumber infeksi, seperti pengunjung

dan staf yang mengalami !" 

dan staf yang mengalami !" 

e

e

kankan hie#ine

kankan hie#ine

pers"nal

pers"nal

Rasional :

Rasional :

 embantu potensial sumber infeksi dan/atau pertumbuhan

 embantu potensial sumber infeksi dan/atau pertumbuhan

 sekunder 

 sekunder 

Panta sh

Panta sh

Rasional :

Rasional :

 Peningkatan suhu terjadi )bila tidak tertutup obat kortikosteroid

 Peningkatan suhu terjadi )bila tidak tertutup obat kortikosteroid

atau anti%inflamasi* karena berbagai faktor mis., efek samping kemoterapi,

atau anti%inflamasi* karena berbagai faktor mis., efek samping kemoterapi,

 proses penyakit atau infeksi. !dentif

 proses penyakit atau infeksi. !dentifikasi dini pros

ikasi dini proses infeksi memungkinkan

es infeksi memungkinkan

terapi yang tepat untuk dimulai dengan segera

terapi yang tepat untuk dimulai dengan segera

%a$i se!a siste! '!is.) klit) perna6asan) #enit"rinasia terhadap

%a$i se!a siste! '!is.) klit) perna6asan) #enit"rinasia terhadap

tanda&#e$ala in6eksi se(ara k"ntin

tanda&#e$ala in6eksi se(ara k"ntin

Rasional :

Rasional :

 engenali dini dan intervensi segera dapat mencegah progre

 engenali dini dan intervensi segera dapat mencegah progresif

sif

 pada situasi/sepsis yang lebih serius

 pada situasi/sepsis yang lebih serius

Den#an serin#

Den#an serin#

pertahankan linen

pertahankan linen

kerin# dan bebas

kerin# dan bebas

kertan

kertan

Rasional :

Rasional :

 enurunkan tekanan dan iritasi pada jaringan dan mencegah

 enurunkan tekanan dan iritasi pada jaringan dan mencegah

kerusakan kulit )sisi potensial untuk pertumbuhan bakteri*

kerusakan kulit )sisi potensial untuk pertumbuhan bakteri*

(17)

Rasional :

Rasional :

 embatasi keletihan, mendorong gerakan yang cukup untuk

 embatasi keletihan, mendorong gerakan yang cukup untuk

mencegah komplikasi stasis mis., pneumonia, dekubitus dan pembentukan

mencegah komplikasi stasis mis., pneumonia, dekubitus dan pembentukan

thrombus

thrombus

ekankan pentin#nya hie#ine "ral yan# baik 

ekankan pentin#nya hie#ine "ral yan# baik 

Rasional :

Rasional :

 +erj

 +erj

adinya stomatisis meningkatkan

adinya stomatisis meningkatkan

resiko terhadap infeksi

resiko terhadap infeksi

 /pertumbuhan sekunder 

 /pertumbuhan sekunder 

Hindari& batasi pr"sedr

Hindari& batasi pr"sedr invasi6. a

invasi6. aati teknik aseptik 

ati teknik aseptik 

Rasional :

Rasional :

 enurunkan resiko kontaminasi membatasi entri

 enurunkan resiko kontaminasi membatasi entriportal terhadap

portal terhadap

agen infeksius

agen infeksius

()*#+)R#I ()*#+)R#I

Panta D1L den#an SDP di6erensial dan $!lah #ranl"sit dan tr"!b"sit

Panta D1L den#an SDP di6erensial dan $!lah #ranl"sit dan tr"!b"sit

sesai indikasi

sesai indikasi

Rasional :

Rasional :

 &ktivitas sumsum tulang dihambat oleh efek kemoterapi,

 &ktivitas sumsum tulang dihambat oleh efek kemoterapi, status

status

 penyakit atau terapi radiasi. Pemantauan status mielosupre

 penyakit atau terapi radiasi. Pemantauan status mielosupresi penting untuk

si penting untuk

mencegah komplikasi lanjut

mencegah komplikasi lanjut )mis., infeksi,

)mis., infeksi, anemia atau

anemia atau

hemoragi* dan

hemoragi* dan

 jadwal pemberian obat 

 jadwal pemberian obat 

Dapatkan kltr sesai indikasi

Dapatkan kltr sesai indikasi

Rasional

Rasional ::

 engidentifikasi organis

 engidentifikasi organisme penyebab dan terapi yang baik 

me penyebab dan terapi yang baik 

Berikan antibi"tik sesai indikasi

Berikan antibi"tik sesai indikasi

Rasional :

Rasional :

 ungkin digunakan untuk mengidentifikasi infeksi atau diberikan

 ungkin digunakan untuk mengidentifikasi infeksi atau diberikan

 secara profilakti

 secara profilaktif pada pasien imunisupresi

f pada pasien imunisupresi

'D"en#"es) *+,;

'D"en#"es) *+,;

(18)

Da6tar pstaka

Da6tar pstaka

Diananda. '*++7.

Diananda. '*++7. engenal seluk%beluk "anker.

 engenal seluk%beluk "anker.

 K"#yakarta: %ata Hati.

 K"#yakarta: %ata Hati.

D"en#"es. '*+,;.

D"en#"es. '*+,;. 1encana keperawatan aternal/$ayi pedoman untuk perencanaan dan

 1encana keperawatan aternal/$ayi pedoman untuk perencanaan dan

 pendokumentasian perawatan pasien .

 pendokumentasian perawatan pasien . 1akarta: EC.

 1akarta: EC.

 Nr5i$aya H.) A

 Nr5i$aya H.) A. S. '*+,+.

. S. '*+,+.

'egah dan deteksi "anker erviks.

'egah dan deteksi "anker erviks. Srabaya: Ele >edia

 Srabaya: Ele >edia

%"!ptind".

%"!ptind".

Pra5ir"har$". '*++7.

Pra5ir"har$". '*++7. !lmu "ebidanan.

 !lmu "ebidanan. 1akarta: P. Bina Pstaka Sar5"n" P

 1akarta: P. Bina Pstaka Sar5"n" Pr"5ir"har$".

r"5ir"har$".

Pri(e. '*+,-.

Pri(e. '*+,-. Patofisiologi konsep klinis Pr

 Patofisiologi konsep klinis Proses%pro

oses%proses penyakit.

ses penyakit. 1akarta: EC.

 1akarta: EC.

4as$idi. '*+,+.

4as$idi. '*+,+. 2pidemiologi "anker Pada wanita.

 2pidemiologi "anker Pada wanita. 1akarta: Sa#n# Set".

 1akarta: Sa#n# Set".

S) 2. '*+,;) $ly. %anker Serviks.

S) 2. '*+,;) $ly. %anker Serviks. okita

 okita..

2ink$"sast

Referensi

Dokumen terkait