1
I M.A. Gelgel Wirasuta
PENDAHULUAN
DAN RUANG LINGKUP
TOKSIKOLOGI
2
Bahasan
z
Perkembangan Awal Toksikologi
z
Pengertian Toksikologi dan Racun
z
Cakupan dan Subdisiplin Toksikologi
z
Perkembangan Mutahir Toksikologi
z
Prospek Masa Depan
3
Secara tradisi
Makanan
Racun
Bermanfaat bagi tubuh
Berbahaya bagi tubuh
Dimanfaatkan:
Obat dll
Perkembangan awal toksikologi:
4
Babilonia
Lembah Mesopotamia (2600 BC) telah dimulai pemanfaatan bahan-bahan alam (makanan/racun) untuk pengobatanCina 2000 BC
Pemanfaatan daun-daun untuk pengobatan. Pada saat itu telah dikenal 365 jenis obat dari tanamanPerkembangan awal toksikologi:
z
Papyrus Ebers (1552 BC)
z
memuat informasi lengkap tentang pengobatan dan
obat,
z
juga ramuan untuk racun, seperti antimon (Sb),
tembaga, timbal, hiosiamus, opium, terpentine, dan
verdigris (kerak hijau pada permukaan tembaga).
Perkembangan awal toksikologi:
z
Di India
500 - 600 B.C
z
Charaka Samhita
(
bahwa tembaga, besi, emas, timbal, perak, seng, bersifat sebagai racun)
z
Susrata Samhita (
banyak menulis racun dari makanan, tananaman, hewan, dan penangkal racun gigitan ular)
7
z
Hippocrates
(460-370 B.C.),
z dikenal sebagai bapak kedokteran, disamping itu dia juga dikenal
sebagai toksikolog dijamannya
z
Pendacious Dioscorides
(A.D. 50),
z dikenal sebagai bapak Materia Medika. Di dalam bukunya dia
mengelompokkan racun dari tanaman, hewan, dan mineral.
z
Maimonides
(1135 - 1204)
z dalam bukunya yang terkenal Racun dan Andotumnya
Perkembangan awal toksikologi:
8
z
Paracelcius
nama samaran dari Philippus AureolusTheophratus Bombast von Hohenheim (1493-1541),
z
Sola dosis facit venenum
“Semua zat adalah racun dan tidak ada zat yang tidak beracun, hanya dosis yang membuatnya menjadi tidak beracun”.z
Pernyataan-pernyataan ini menjadi dasar bagi
konsep hubungan dosis reseptor dan indeks
terapi yang berkembang dikemudian hari.
Perkembangan awal toksikologi:
9 z
Matthieu Joseph Bonaventura Orfila
(1787-1853)bapak toksikologi modern
zorang pertama, yang menjelaskan nilai pentingnya analisis kimia
guna membuktikan bahwa simtomatologi yang ada berkaitan dengan adanya zat kimia tertentu di dalam badan.
zMengembangkan hubungan antara kimia dengan biologi tentang
racun
Perkembangan awal toksikologi:
10
z
Tokson: Bahan / Zat kimia berbahaya
z
Toksikologi berasal dari akar kata Tox dan
logos
z
Tox
→
bhs yunani yang artinya anak panah
z
(pada masa itu anak panah biasanya diberikan
racun untuk keperluan berburu, berperang, dll)
z
Logos
→
ilmu
z
Toksikologi
→
ilmu racun
Perkembangan awal toksikologi:
Pengertian Toksikologi dan Racun
z
Toksikologi merupakan kajian tentang hakikat dan
mekanisme efek berbahaya (efek toksik) berbagai bahan
kimia terhadap makhluk hidup dan sistem biologik
lainnya.
z
Istilah-istilah yg sering digunakan dlm toksikologi
z
zat racun = tokson
z
Xenobiotika = senyawa asing bagi organisme
z
Toksik
→
efek racun
z
Toksisitas
→
informasi relativ tentang tingkat efek
racun
Konsep dasar Toksikologi (Paracelcius)
z
Dosis menentukan suatu zat kimia menjadi racun
zDDT dalam dosis tertentu tidak akan menimbulkan efek yang
berbahaya bagi manusia, namun pada dosis tersebut memberikan efek yang mematikan bagi serangga.
zPejanan DDT dalam waktu yang relatif lama akan terjadi
absorpsi DDT dari lingkungan ke dalam tubuh dalam waktu relatif lama, sehingga karena sifat fisiko kimianya, DDT akan terakumulasi (tertimbun) dalam waktu yang lama di jaringan lemak.
zApabila batas konsentrasi toksiknya terlampaui, barulah akan
muncul efek toksik. Efek atau kerja toksik seperti ini lebih dikenal dengan efek toksik yang bersifat kronis.
13
z
Dosis menentukan suatu zat kimia menjadi racun
zLetal dosis dari toksin Clostridium botulinum = 10-9mg/kg berat
badan.
zDosis toksik metanol 10 g
zDosis pemakaian parasetamol dalam 24 jam: z4 gram untuk orang dewasa
z90 mg / kg untuk anak-anak.
zNamun pada penggunaan lebih dari 7 gram pada orang
dewasa dan 150 mg/kg pada anak-anak akan menimbulkan efek toksik.
Konsep dasar Toksikologi (Paracelcius)
Pengertian Toksikologi dan Racun
14
z
Dosis membuat sutau zat kimia menjadi toksik
zTingkat toksisitas berbeda pada setiap organisme zLamanya efek toksik:
zEfek akut
zEfek kronis
zMunculnya efek farmakologi yang tidak diinginkan disebut
efek samping
Konsep dasar Toksikologi (Paracelcius)
Pengertian Toksikologi dan Racun
15
Timbulnya efek toksik
z
Pada umumnya efek toksik timbul apabila terjadi
interaksi antara tokson dengan reseptor (tempat
berikatnya tokson).
z
Dua hal yang perlu diperhatikan:
zkerja farmakon pada suatu organisme (aspek farmakodinamik /
toksodinamik)
zpengaruh organisme terhadap zat aktif (aspek farmakokinetik /
toksokinetik
T
oksikologi modern merupakan bidang yang didasari
oleh multi displin ilmu, ia dengan dapat dengan bebas
meminjam bebarapa ilmu dasar, guna mempelajari
interaksi antara tokson dan mekanisme biologi yang
ditimbulkan
16 Farmakologi Patologi Biologi Kimia Matematika Fisiologi Immunologi Kesehatan masyarakat Lingkungan: -Pencemaran -Akumulasi pencemaran -Kesehatan lingkungan kerjaEkonomi (dari segi manfaat): - Perkembangan obat, zat tambahan pada makanan dan pestisida Forensik: -Aspek medikolegal -Diagnosis -Terapi Toksikologi
Hubungan ilmu dasar dan terapan dengan cabang toksikologi (LOOMIS 1979)
Cakupan dan Subdisiplin Toksikologi
LU (1995) mengelompokkan ke dalam empat bidang, yaitu:
z bidang kedokteranuntuk tujuan diagnostik, pencegahan, dan
terapeutik,
z dalam industri makanansebagai zat tambahan baik langsung
maupun tidak langsung,
z dalam pertaniansebagai pestisida zat pengatur pertumbuhan,
peyerbuk bantuan, dan zat tambahan pada makanan hewan,
z dalam bidang industri kimiasebagai pelarut, komponen, dan
bahan antara bagi plstik serta banyak jenis bahan kimia lainnya.
Farmakologi Patologi Biologi Kimia Matematika Fisiologi Immunologi Kesehatan masyarakat Lingkungan: -Pencemaran -Akumulasi pencemaran -Kesehatan lingkungan kerja
Ekonomi (dari segi manfaat): - Perkembangan obat, zat tambahan pada makanan dan pestisida Forensik: -Aspek medikolegal -Diagnosis -Terapi Toksikologi
LOOMIS (1979) berdasarkan aplikasinya toksikologi
dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yakni:
19
Masih dijumpai subdisiplin toksikologi lainnya
z
toksikologi analisis:
melakukan analisis (identifikasi, penetapan kadar) tokson untuk tujuan tertentuz
toksikologi klinik:
pemanfaatan ilmu toksikologi untukkeperluan klinis
z
toksikologi kerja:
mengkaji masalah dari akibat pejanantokson di tempat kerja,
z
toksikologi hukum:
mencoba melindungi masyarakat umumdari efek berbahaya tokson dengan membuat undang-undang, peraturan, dan standar yang membatasi atau melarang penggunaan zat kimia yang sangat beracun, juga dengan menentukan syarat penggunaan zat kimia lainnya
Cakupan dan Subdisiplin Toksikologi
20
Perkembangan mutahir toksikologi
z
Tuntutan manusia:
z
Berbaikan tingkat hidup
z
Miningkatnya standar hidup
z
Mengakibatkan
z
Meningkatnya produksi senyawa kimia
z
Sintesa senyawa kimia baru
z
Perkembangan ilmu bioteknologi „Genteknologi“
z
Perubahan prilaku manusia
z
Dituntut peningkatan peran dan
perkembangan ilmu toksikologi
21
Kasus Keracunan masal
z
Seperti pada tahun 1930 di Detroit, Mich.
kontaminasi
ginger jake
oleh Tri-o-kresil,
mengakibatkan neurotoksis, telah
mengakibatkan keracunan syaraf pada 16
ribu penduduk.
22
Kasus Keracunan masal
z
Di London (1952), terjadi peningkatan
jumlah kematian penduduk akibat
penyakit jantung dan paru-paru.
z
Hal ini disebabkan oleh kontaminasi udara
oleh SO
2(belerang dioksida) dan partikel
tersuspensi, yang merupakan limbah
buangan pabrik di Ingris pada saat itu
Kasus Keracunan masal
z
Penyakit
Minamata
di Jepang (1950-an)
pembuangan limbah industri yg mengandung
metil merkuri
ke teluk Minamata
zIkan terkontaminasi ini dikonsumsi oleh
penduduk disekitar teluk, mengakibatkan
deposisi (pengendapan) metil merkuri di dalam
tubuh mengakibatkan penyakit neurologik berat,
salah satunya mengakibatkan kebutaan
Kasus Keracunan masal
z
Kasus Talidomid pada akhir 1950-an -1960-an, di Eropa
Barat.
zTalidomid adalah senyawa kimia yang pertama disintesa untuk
obat menekan rasa mual dan muntah.
zKarena efeknya tersebut pada waktu itu banyak diresepkan pada
ibu-ibu hamil, dengan tujuan menekan mual-mutah yang sering muncul masa trimester pertama pada kehamilan.
zEfek samping yang muncul dari pemakaian ini adalah terlahir
janin dengan pertumbuhan organ tubuh yang tidak lengkap, belakangan diketahui bahwa salah satu dari bentuk rasemat Talidomid ini memberikan efek menghambat tertumbuhan organ tubuh pada janin di masa kandungan
25
Kasus Keracunan masal
z
Salah satu contoh, kasus pencemaran
lingkungan di Indonesia akibat proses
produksi adalah kasus teluk Buyat. Sampai
saat ini masih kontropersial didiskusikan
26
Dituntut peningkatan peran dan perkembangan ilmu
toksikologi
z
Pengawasan dan evaluasi senyawa yang telah beredar,
z
Penilaian yang berlapis dan ekstra ketat terhadap
senyawa baru
z
Pengembangan metode uji
z
Pembuatan regulasi-hukum untuk melindungi
masyarakat
z
Penetapan ”asupan (intake) harian yang
diperbolehkan, dan
z
”nilai ambang batas” dari tokson yang masih dapat
ditolerir
27
Prospek Masa Depan
z
Kemajuan di bidang bioteknologi pertanian
terbukti memberikan bebagai kemajuan jika
dibandingkan pertanian konvensional.
z
Melalui rekayasa genetika pada tanaman pertanian
telah terbukti diperoleh bibit unggul, yang
dibandingkan dengan pertanian konvensional sangat
sedikit membutuhkan tanah, merupakan andalan
dalam meningkatkan pasokan makanan
z
Keamanan makanan semacam ini membutuhkan
evaluasi keamanan yang memadai
28