• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proposal pengembangan ekonomi masyarakta (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Proposal pengembangan ekonomi masyarakta (1)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT

MELALUI PERTANIAN TERPADU OLEH KELOMPOK TANI DIKECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

NAMA : HABIBAH 1221040234

FAKULTAS SYARIAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

(2)

BAB I PENDAHULUAN

A. Penegasan Judul

Sebagai langkah awal untuk memahami istilah-istilah yang ada dalam judul ini, maka secara singkat penulis terlebih dahulu akan menjelaskan /

menguraikan maksud dari judul ini. Adapun judul yang akan dibahas adalah Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pertanian Terpadu Oleh Kelompok Tani Di Kabupaten Kalianda Kecamatan Lampung Selatan Dalam Perspektif Ekonomi Islam.

Untuk mengetahui pokok-pokok judul diatas, hal-hal yang perlu dijelaskan adalah sebagai berikut :

1. Pengembangan Ekonomi Masyarakat

pengembangan adalah upaya untuk membangun daya, dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk mengembangkannya.1

ekonomi adalah menurut kamus besar bahasa Indonesia. Ekonomi adalah Ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hak keuangan, perindustrian, dan perdagangan). Selain itu ekonomi juga diartikan sebagai pemanfaatan uang, tenaga, waktu dsb. Ekonomi bias juga diartikan sebagi tata kehidupan perekonomian (suatu Negara).2

(3)

masyarakat adalah menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah

pergaulan hidup manusia (sehimpunan orang yang hidup bersama dalam suatu tempat dengan ikatan-ikatan aturan tertentu).3

Jadi yang dimaksud pengembangan ekonomi masyarakat adalah suatu cara yang terstruktur yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dengan memanfaatkan (keuangan ) kehidupan orang yang tinggal bersama dalam suatu tempat.

2. Pertanian terpadu

Dalam penggalan judul ini pemaknaan kata pertanian terpadu menurut yumma adalah system pertanian yang selaras dengan kaidah alam yaitu mengupayakan suatu keseimbangan dialam dengan membangun suatu pola relasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan antara setiap komponen ekosistem pertanian yang terlibat, dengan meningkatkan keaneka ragaman hayati dan memanfaatkan bahan-bahan lembah organic.4

3. Kelompok tani

Kelompok tani kecamatan kalianda kabupaten lampung selatan adalah kelompok tani yang mempunyai keinginan untuk bekerja sama dalam bentik kelompok dan mempercepat pergerakan perekonomian rakyat. Kelompok tani ini juga memiliki semboyan yaitu kami maju, maju untuk bersama Para petani membentuk kelompok agar lebih cepat meraih kesuksesan secara bersama-sama.5

4. Perspektif Ekonomi Islam

Ekonomi Islam adalah sebagai suatu ilmu yang tidak dapat dipandang sebagai sesuatuyang terpisah dari aspek normative dan kedudukannya sebagai sebuah bagian dari system kehidupan yang lengkap. Cukup

3 W.J.S Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, edisi ketiga (Jakarta : PT. Balai Pustaka, 2011), hal. 751

(4)

banyak definisi yang diterangkan oleh para ahli ekonomi islam, namun semuanya bermuara pada istilah ekonomi umum yang ditambah dengan prinsip-prinsip islam.6 Penulis lebih cenderung mendefinisikan Ekonomi

Islam sebagai, “kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi dan kosumsi atau kenyataan dan permasalahan ekonomi yang dituntun oleh nilai-nilai agama dan prinsip-prinsip syariat Islam”.

B. Alasan memilih judul

Ada pun alasan penulis memilih judul skripsi ini adalah sebagai berikut :

1. Ketertarikan penulis dengan judul skripsi ini adalah dimana masyarakat di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan memiliki kelompok tani dalam setiap desa, penulis tertarik untuk meneliti bagaimana penggembangan masyarakat melalui kelompok tani tersebut, dan sudah sesuai atau belum dalam perspektif ekonomi islam.

2. Judul diatas sesuai dengan spesialisai keilmuan penulis yaitu jurusan Ekonomi Syariah serta didukung oleh ketersediaannya literatur baik data primer maupun data skunder yang menunjang dalam penelitian tersebut.

C. Latar Belakang Masalah

Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks karena menjadi problem bangsa ini secara turun menurun yang belum bias teratasi hingga akar dan sulit untuk dihilangkan dari kehidupan masyarakat. Problem kemiskinan menjadi perhatian penting bagi setiap kalangan khususnya pejabat pemerintah, sehingga berbagai upaya sudah diupayakan untuk menanggulangi masalah kemiskinan namun belum bias dituntaskan baik dikota maupun didesa.

Negara Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan telah mencanangkan berbagai program pembangunan pedesaan. Misalnya sebagaimana dikutip oleh sunyoto mengatakan bahwa program-program pembangunan pedesaan tersebut antara lain terkemas dalam apa yang disebut dengan istilah :

(5)

pembangunan pertanian (agricuitural development), Industrialisasi pedesaan (rural Indusrialization), pembangunan masyarakat terpadu (Integrated rural development), serta strategi pusat pertumbuhan (grouth centre strategy)7.

Masing-masing program tersebut mempunyai spesifikasi penekanan sendiri-sendiri yang berbeda satu sama lain. Meskipun secara umum memiliki muara yang sama yaitu sebuah upaya mengentaskan atau menanggulangi kemiskinan pedesaan.

Salah satu upaya mengentaskan kemiskinan tersebut melalui pembangunan pertanian yaitu untuk memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat desa dengan cara meningkatkan out put dan pendapatan mereka. Fokusnya terutama terarah pada usaha menjawab kelangkaan atau keterbatasan pangan dipedesaan. Peningkatan produksi pertanian dianggap sangat strategis, karena tidak hanya perlu mencukupi kebutuhan paangan (baik dipedesaan maupun diperkotaan), tetapi sekaligus juga untuk memenuhi kebutuhan dasar industry kecil dan kerumahtanggaan, serta untuk menghasilkan produk pertanian ekspor yang dibutuhkan oleh Negara maju.8

Negara Indonesia dikenal dengan Negara pertanian, artinya pertanian mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional hal ini dapat ditunjukan banyak nya penduduk atau tenaga kerja yang hidup atau bekerja pada sector pertanian. Selain itu merupakan usaha, bagi si petani pertanian sudah merupakan bagian dari hidupnya, bahkan suatu cara hidup “cara hidup” (way of life), sehingga tidak hanya aspek ekonomi saja tetapi aspek-aspek social dan kebudayaan aspek kepercayaan dan keagamaan serta aspek-aspek tradisi semuanya memengang peranan penting dalam tindakan petani. Namun demikian dari segi ekonomi pertanian, hasil tidaknya produksi petani dan

7 Sunyoto Usman, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, (Yogyakarta : pustaka pelajar, 2004) hal. 40

(6)

tingkat harga yang diterima oleh petanu untuk hasil produksinya merupakakn factor yang sangat mempengaruhi prilaku dan kehidupan petani.9

Indonesia adalah Negara agraris, banyak wilayah di Indonesia yang memanfaatkan lahan sebagain mata pencaharian utama melalui bidang

pertanian. Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu desa yang memanfaatkan lahan pertanian terpadu, disana terdapat

beberapa tananman seperti, pisang, padi, kelapa, dan cabe.

D. Rumusan Masalah

1. Bagaimana konsep pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab.Lampung Selatan? 2. Bagaimana implementasi pengembangan ekonomi masyarakat melalui

pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab. Lampung Selatan?

3. Bagaimana hasil yang dicapai dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab.lampung Selatan dalam Perspektif Ekonomi Islam?

E. Tujuan Penelitian

1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab.Lampung Selatan.

2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab. Lampung Selatan.

3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani di Kec. Kalianda Kab.lampung Selatan dalam Perspektif Ekonomi Islam?

(7)

F. Manfaat

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber pengetahuan, rujukan dan menambah literature dalam penelitian untuk dijadikan pedoman atau

perbandingan dalam melakukan penelitian lebih lanjut, serta diharapkan dapat memberi referensi bagi para peneliti berikutnya.

G. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk pengumpulan data dalam penyelesaian skripsi adalah :

1. Sifat penelitian

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu bertujuan menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu.10

2. Jenis penelitian

Dilihat dari jenisnya, penelitian ini bersifat kualitatif karena metode penelitian yang berdasarkan pada data yang ditemukan dilapangan.11

a. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, maka dalam

pengumpulan data menggali data-data yang bersumber dari lapangan. Karena penelitian ini pada nantinya akan dianalisis,maka dalam prosesnya penelitian ini akan mengangkat data dan permasalahan yang ada dilapangan.

b. Penelitian ini juga berjenis penelitian pustaka, yaitu penelitian kepustakaan yang dilaksanakan dengan cara membaca, menelah, dan mencatat bahan bacaan yang sesuai mdan memiliki relevensi dengan pokok bahasan, dan kemudian disalin dan dihitung kedalam kerangka pemikiran teoritis.12

3. Populasi dan Sampel

(8)

a. Populasi

Populasi dapat diartikan sebagai keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda-benda,tumbuh-tumbuhan, gejala-gejala, nilai-nilai atau peristiwa sumber data yang memiliki karakteristik tertentu dalam suatu penelitian.13

b. Sampel

Sampel adalah sebagian wakil yang diteliti.14Sempel digunakan untuk

mendapatkan data yang kongkrit dan dapat dipertanggung jawabkan sebagaimana tujuan yang diharapkan penulis menggunakan teknik sampling yaitu : “cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang dijadikan sumber data sebenarnya dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representif atau benar-benar populasi”.15

4. Sumber data

Untuk menjawab persoalan yang dirumuskan, dibutuhkan suatu metode penelitian, karena merupakan aspek yang penting dalam penelitian. Pada penelitian ini akan dibahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan metode yang digunakan dalam penelitian yakni :

a. Data Primer yaitu : memanfaatkan sumber informasi yang terdapat diperpustakaan dan beberapa jasa info yang tersedia seperti buku, pamplet, majalah dan sebagainya.16 Data primer ini merupakan data

pokok tentang kelompok tani di Kec.Kalianda Kab.Lampung Selatan. b. Data skunder (pelengkap) yaitu catatan tentang adanya suatu peristiwa

atau catatan-catatan yang jaraknya telah jauh dari sumber orisinil.17

Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data-data dilapangan

13 Hadari Nawawi, , Metode-metode penelitian masyarakat, Gramedia, Jakarta. 1981, hal. 42 14 Ibid, hal. 117

15 Sutrisno Hadi, Metode Research, Fak. Psikologi UGM, Yogyakarta, 1983, hal. 180

16 Sofian Effendi dan Masri Singarimbun, Metodelogi PenelitiAN Survei, Pustaka LP3ES Jakarta, 1989, hal. 76

(9)

yang berhubungan dengan kelompok tani di Kecamatan Kalainda Kabupaten Lampung Selatan dalam Perspektif Ekonomi Islam.

Dengan sumber primer dan sekuinder tersebut diharapkan memperoleh data yang akurat sesuai dengan yang diharapkan penelitian dan dapat mnemukan jawaban atas permasalahan.

5. Metode Pengumpulan Data

Dalam menghimpun data dilokasi peneliti penulis menggunakan beberapa metode diantaranya sebagai berikut :

a. Observasi

Observasi yaitu studi yang sengaja dan sistematis tentang fenomena dan gejala psikis dengan jalan pengamatan metode ini digunakan sebagai metode penunjang untuk membuktikan kebenaran data yang diperoleh dari interview mengenai pengembangan ekonomi

masyarakat melalui kelompok tani.

b. Interview (wawancara)

Interview adalah suatu bentuk komunikasi verbal semacam percakapan yang bertujan memperoleh informasi. Penulis menggunakan metode ini untuk memperoleh data dari tempat penelitian, yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi masyarakat melalui kelompok tani.

c. Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasati, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya.18

Ada pun yang dimaksud dengan dokumen ini adalah semua surat-surat atau bukti tertulis yang ditemukan dilokasi. Data tertulis yang

(10)

dibutuhkan adalah tentang berdirinya kelompok tani di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, serta arsip-arsip lainnya.

6. Metode Analisis Data 1. Analisis Data

Analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis catatan hasil interview, observasi, dan dokumentasi dan sebagainya untuk meningkatkan pemahaman penelitian tentang yang diteliti dan menyajikan sebagi temuan orang lain. Setelah data terkumpul data diolah sedemikian rupa, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif , yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dari tempat penelitian untuk diambil suatu kesimpualn.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam mengolah data yang telah didapatkan dari penelitian yang dilakukan dilapangan adalah : a. Data Reduction (Redaksi Data)

Merenduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah diredaksi akan memberikan gambaranan yang lebih jelas, dan mempermudah penelitian untuk melakukan pengumpulan data.

b. Data Display (Penyajian Data)

Penyajian data biasa dilakukan bentuk uraian singkat , bagan, hubungan antara kategori, dan sejenisnya. Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami tersebut.

c. Conclusion Drawing/vervication

(11)

temuan baru yang sebelumnya belum jelas, dan setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan kausal/interaktif, hipotesis atau teori.

Setelah data yang terkumpul diolah, selanjutnya melakukan interpretasi data dan menarik kesimpulan akhir dengan

menggunakan metode berfikir induktif yaitu berangkat dari fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa yang khusus itu ditarik generalisasi-generalisasi yang mempunyai sifat umum, sehingga diperoleh data hasil penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan.

OUTLINE

HALAMAN JUDUL ABSTRAK

PERSETUJUAN

HALAMAN PENGESAHAN MOTTO

PERSEMBAHAN RIWAYAT HIDUP

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN

(12)

E. Tujuan dan manfaat penelitian F. Metode penelitian

G. Pengolahan data H. Analisis data

BAB II LANDASAN TEORI

A. Konsep pengembangan ekonomi masyarakat B. Implementasi pengembangan ekonomi masyarakat C. Hasil yang dicapai penggembangan ekonomi masyarakat

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian

B. Sumber data

C. Populasi dan Sampel D. Pengumpulan data E. Pengolahan data F. Analisis data

BAB IV HASIL DAH PEMBAHASAN A. Gambaran Umum objek penelitian B. Analisa dan pembahasan

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto Suharsimi, Prosesur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 1992.

Rosyidi Suherman, Pengantar Teori Ekonomi, PT Rajagrafindo Persada, Jakarta, 1996.

Tjiptoherijanto, Prospek Perekonomian Indonesia Dalam Rangka Globalisasi, Rineka Cipta, Jakarta, 2002.

Sofian Effendi dan Masri Singarimbun, Metodelogi PenelitiAN Survei, Pustaka LP3ES Jakarta, 1989.

M. Nazir, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia. Jakarta 1999.

Rony Kounter, Metode penelitian, penerbit PPM, 2007.

Hadari Nawawi, , Metode-metode penelitian masyarakat, Gramedia, Jakarta. 1981.

Sutrisno Hadi, Metode Research, Fak. Psikologi UGM, Yogyakarta, 1983.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat khususnya pada masyarakat Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan agar dapat

Penelitian ini mengkaji mengenai Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran PAI Di SDN 2 Palembapang Kecamatan Kalianda Lampung

Sehingga dapat disimpulkan bahwa masalah mendasar yang ada di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Amanah Kalianda, Lampung Selatan terutama kelas VII terkait

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, kerentanan lingkungan terhadap tsunami di Kabupa- ten Lampung Selatan, 1 Kecamatan berada di kelas sedang yaitu Kecamatan

Abstrak: Tujuan kegiatan “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani ( Kwt ) Berbasis Hasil Pertanian Di Desa Bumi Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan” yang dilakukan oleh

Kedua , Perspektif ekonomi Islam terhadap peran manajemen kelompok tani Semojowetan Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora dalam meningkatkan ekonomi anggota terletak

Kecamatan Kalianda merupakan kecamatan yang memiliki produksi cabai merah tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu dengan jumlah 5.025 kw, meskipun pada tahun

Penelitian ini mengkaji mengenai Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran PAI Di SDN 2 Palembapang Kecamatan Kalianda Lampung