• Tidak ada hasil yang ditemukan

Unit Kompetensi 15 MENGELOLA SANGGAHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Unit Kompetensi 15 MENGELOLA SANGGAHAN"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

MENGELOLA

SANGGAHAN

(2)
(3)

Fungsi Utama

• Melaksanakan

pemilihan

penyedia

Unit

Kompetensi

• Mengelola

Sanggahan

Elemen

Kompetensi

• Mengkaji

sanggahan

• Menjawab

sanggahan

(4)

• Persyaratan pengajuan sanggahan diidentifikasi secara cermat • Sanggahan yang masuk diverifikasi secara cermat keabsahannya • Substansi sanggahan dikaji secara cermat dan komprehensif

mengacu fakta, peraturan dan ketentuan

• Hasil kajian atas sanggahan ditentukan secara tepat dan tingkat kebenarannya

Mengkaji

sanggahan

• Jawaban atas sanggahan disiapkan secara lengkap dengan alasan dan dokumen pendukung

• Jawaban atas sanggahan disampaikan secara lengkap

• Proses penanganan sanggahan didokumentasikan secara lengkap

Menjawab

sanggahan

(5)

• Pendahuluan

• Konsep Dasar Sanggahan

• Prosedur Penanganan Sanggahan

• Prosedur Penanganan Pengaduan

Isi Modul

(6)

• Bagaimana

cara

mengelola

sanggahan

peserta

pemilihan penyedia barang/jasa

• Ketentuan umum sanggahan dan dampak hukum

pengelolaan sanggahan tersebut

• Bagaimana mengkaji dan menyelesaikan sanggahan dan

pengaduan, serta membuat pelaporan atas pengelolaan

sanggahan dan pengaduan

(7)

Tujuan Khusus

• Memahami dan mampu menjelaskan ketentuan umum sanggahan, serta dampak hukumnya

• Mampu mengkaji sanggahan atas penetapan pemenang

• Mampu menyelesaikan sanggahan atas penetapan pemenang

• Mampu melakukan penanganan pengaduan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku

(8)

KONSEP DASAR SANGGAHAN

• Filosofi Sanggahan • Fungsi Sanggahan

• Dasar Prosedur Sanggahan • Ketentuan Sanggahan

(9)

Konsep Sanggahan

Prinsip transparan, akuntabel dan adil pada pengadaan

Evaluasi dan penyebab kegagalan diinformasikan

Pemberian waktu tenggang kepada peserta yang gagal: - Untuk memeriksa ulang hasil evaluasi lelang

- merespon/menanggapi hasil evaluasi lelang

Jenis mekanisme tanggapan : - Sanggahan

(10)

• A bid protest is a written objection by an “interested party” to the conduct of a federal agency in acquiring supplies or services for its own direct use and benefit

(International Handbook of Procurement, 2009)

• Sebuah bantahan atau protes dari pihak yang merasa dirugikan terhadap pendapat atau keputusan dari pejabat pembuat keputusan pemenang penyedia barang jasa

(11)

• Debriefing means informing unsuccessful off erors of the basis for the selection decision and contract award, as well as what was wrong with their proposal

(International Handbook of Procurement, 2009)

• Menginformasikan penyedia barang jasa yang gugur dengan menjelaskan kekuatan dan kelemahan penawarannya serta alasan mengapa pemasok tidak dipilih

(12)

Pemasukan Penawaran Evaluasi Penawaran · Pengumuman Penetapan Pemenang · Pemberitahuan Sebab Gugur/ Gagal Pengumuman Lelang/Seleksi Post Award Debriefing Posisi Debriefing pada Proses Lelang

(13)

Sanggahan vs. Debriefing

Sanggahan

Debriefing

• sektor publik • sektor swasta/privat • sesuai dengan prosedur yang

ditentukan oleh aturan hukum • sesuai dengan kebijakan pimpinan perusahaan • menghentikan sementara proses

lelang/seleksi • tidak menghentikan proses lelang/seleksi • hasil untuk proses perbaikan

sistem • hasil untuk proses perbaikan sistem • hasil dapat mengubah keputusan

lelang/seleksi • hasil tidak mengubah keputusan lelang/seleksi • secara tertulis • dapat dilakukan secara verbal,

untuk kontrak sederhana • tenggang waktu disebut masa

(14)

Pengguna Barang Jasa Penyedia Barang Jasa

• Mengidentifikasi cara memperbaiki proses di masa mendatang

• Mendorong tawaran yang lebih baik di masa depan

• Membantu mendirikan sektor publik sebagai pembeli lebih adil, terbuka dan etis

• Mendorong partisipasi pemasok yang berkesinambungan yang mempromosikan kompetisi

• Membangkitkan kepercayaan diri dan meyakinkan integritas proses lelang

• Membantu memperbaiki kinerja/performa di masa mendatang

• Membantu memahami dan

mengoperasikan prosedur dan praktek yang berbeda yang mungkin diaplikasikan di sektor publik

(15)

• UU 30 – 2014 tentang Administrasi Pemerintahan

• UU 05 – 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara dan perubahannya UU 09 – 2004 dan UU 51 – 2009

• UU 25 – 2009 tentang Pelayanan Publik

• UU 14 – 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) • PP 07 – 1989 tentang Penerapan UU 05 – 1986 tentang

Peradilan Tata Usaha Negara

(16)

Ketentuan

Sanggahan

(17)

Ketentuan Sanggahan

Apa yang Disanggah?

• Adanya penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur

• Adanya rekayasa yang mengakibatkan terjadinya persaingan yang tidak sehat

• Adanya penyalahgunaan wewenang oleh pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya

Kapan Masa Sanggah Berlaku?

• Lelang/seleksi umum

• Masa sanggah 5 (lima) hari setelah pengumuman pemenang • Jawaban sanggahan 5 (lima) hari setelah sanggahan diterima

Lelang/seleksi sederhana

• Masa sanggah 3 (tiga) hari setelah pengumuman pemenang • Jawaban sanggahan 3 (tiga) hari setelah sanggahan diterima

(18)

• Peserta pemilihan/seleksi (pihak yang melakukan sanggahan) • Kelompok Kerja/Pokja ULP (pihak yang disanggah)

• Pejabat Pembuat Komitmen (tembusan)

• Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) (tembusan) • Aparat Pengawas Intern Pemerintah (tembusan)

Ketentuan Sanggahan

Siapa Saja yang Terlibat?

(19)

Implikasi Hukum

Pengelolaan sanggahan yang efektif akan menentukan keberlangsungan program kegiatan • Penyedia tidak puas dapat berlanjut ke PTUN

Sanggahan diterima, ditelaah unsur tindak pidana atau TUN. • Sanksi administrasi

• Sanksi pidana

Sanggahan diwajibkan untuk ditindaklanjuti apapun hasilnya, baik menerima atau menolak sanggahan.

(20)

PROSEDUR

PENANGANAN SANGGAHAN

• Inventarisasi Sanggahan

(21)

Inventarisasi Sanggahan

Identitas Penyedia Tanggal Surat Diterima

Tujuan Surat Isi Surat Tanda Tangan

(22)

• Penelaahan Materi Sanggahan

• Inventarisasi dokumen pendukung • Kategori kriteria sanggahan

• Menyusun Materi Jawaban Sanggahan

• Fokus terhadap butir-butir sanggahan

• Memetakan butir sanggahan dengan hasil kajian • Melengkapi butir sanggahan dan hasil kajian

dengan dasar hukum

(23)

Format Lembar Kerja Penyusunan

Materi Jawaban Sanggahan

(24)

No SanggahanMateri Jawaban Referensi

Acuan Dokumen Pendukung

1. Butir Sanggahan

1 Kesimpulan Jawaban Butir Sanggahan 1 · Perpres 70 tahun 2012 Pasal X Ayat Y · Perka LKPP No. xx tahun xxxx · IKP (Instruksi Kepada Peserta Lelang) · Dok. Penawaran · Dok. Pemilihan (Bab

Lembar Data Pelelangan)

2 Butir Sanggahan

2 Kesimpulan Jawaban Butir Sanggahan 2 · Perpres 70 tahun 2012 Pasal Y Ayat Z · Perka LKPP No YY tahun YYYY

· Dok. Penawaran (Daftar Kuantitas Harga)

· Dok. Pemilihan (Bab Instruksi Kepada Peserta Lelang)

(25)

Tindak Lanjut Sanggahan

Sanggahan Diterima

Sanggahan Ditolak

Evaluasi ulang atau lelang ulang jika PA/KPA menyetujui

- Penyanggah puas, dilanjutkan dengan penerbitan SPPBJ - Penyanggah tidak puas, dilanjutkan prosedur pengaduan

(26)

Penyampaian Jawaban Sanggahan

Bukti tanda terima jawaban sanggahan  alat bukti rekama kerja Pokja ULP Dipastikan diterima pada masa batas waktu jawaban sanggahan Dipastikan diterima oleh penyanggah

(27)

PROSES LELANG/SELEKSI PENGUMUMAN PENETAPAN PEMENANG M A S A S A N G G A H KEBERATAN MENERIMA SPPBJ KONTRAK SANGGAHAN JAWABAN SANGGAHAN TIDAK PUAS PENGADUAN

Bagan Alir

Sanggahan

(28)

PROSEDUR

PENANGANAN PENGADUAN

• Definisi Pengaduan

• Pihak yang Terkait Proses Pengaduan • Melakukan Pengaduan

• Pengelolaan Penanganan Pengaduan • Pembuktian Pengaduan

(29)

• Pemberitahuan disertai permintaan oleh pihak yang berkepentingan kepada pejabat yang berwenang untuk

menindak menurut hukum seorang yang telah melakukan

tindak pidana aduan yang merugikannya (KUHAP, Pasal 1)

• Pengaduan adalah proses penyampaian informasi yang disampaikan oleh Whistlelower sehubungan dengan adanya

indikasi pelanggaran dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Perka LKPP No. 11 tahun 2014)

(30)

• Organisasi masyarakat • Organisasi politik

• LSM

• Instansi pemerintah

• Pihak kepentingan atau merasa dirugikan terhadap hasil lelang/seleksi

Pihak Terkait Proses Pengaduan

(31)

• Dasar Hukum

• UU No. 25 – 2009 tentang Pelayanan Publik

• PP No. 96 – 2012 tentang Pelaksanaan UU No. 25 – 2009

• PP No. 68 – 1999 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Negara

• Peraturan Menteri PAN No. 05 – 2009 tentang Pedoman Umum Penanganan Pengaduan Masyarakat Bagi Instansi Pemerintah

• Data Minimal Pengadu

• Nama dan alamat pemberi informasi (fotokopi KTP/identitas diri) • Keterangan mengenai fakta dan tempat kejadian yang diinformasikan • Dokumen atau keterangan lain sebagi alat bukti

(32)

Cakupan Pengaduan PBJ

Penyimpangan prosedur pengadaan barang jasa pemerintah

Korupsi, kolusi dan nepotisme dalam penyelenggaraan PBJ Pelanggaran persaingan yang sehat

(33)

• Dasar Pengelolaan Pengaduan

• Prinsip terbuka, transparan, akuntabel

• Instansi Pemerintah wajib mengelola pengaduan masyarakat

• Pengelolaan pengaduan adalah proses kegiatan menampung, mencatat, menelaah, menyalurkan, mengkonfirmasi, mengklarifikasi, memberikan alternatif solusi, mendokumentasikan, dan mensosialisasikan hasil pengelolaan pengaduan ke masyarakat

• Tujuan Pengelolaan Pengaduan

• Agar masalah pada pengaduan, yang dialami, dirasakan atau dihadapi masyarakat, dapat segera dicarikan alternatif solusi terbaiknya

(34)

Fungsi Pengaduan

Menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam kontrol sosial

Satu tolak ukur kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah

Membangun citra aparatur pemerintah yang beretika, bermoral, profesional, transparan dan bertanggung jawab dan memiliki jiwa korsa

Memperbaiki dan mengefektifkan sistem pengendalian intern

Menumbuhkan kepekaan dan mengefektifkan fungsi manajerial

Menegakkan hukum dan keadilan secara tertib, proporsional dan demokratis

(35)

Asas-Asas Pelaksanaan Pengelolaan Pengaduan Proporsionalitas Kepastian Hukum Transparansi Koordinasi

Efektivitas & Efisiensi Akuntabilitas

Objektivitas

(36)

• Materi Pengelolaan Pengaduan • Identitas pengadu

• Prosedur pengelolaan pengaduan

• Penentuan pelaksana yang mengelola pengaduan • Prioritas penyelesaian pengaduan

• Pelaporan proses dan hasil pengelolaan pengaduan kepada atasan pelaksana

• Rekomendasi pengelolaan pengaduan

• Penyampaian hasil pengelolaan pengaduan kepada pihak terkait • Pemantauan dan evaluasi pengelolaan pengaduan

• Dokumentasi dan statistik pengelolaan pengaduan

• Pencantuman nama dan alamat penanggung jawab serta sarana pengaduan yang mudah diakses

(37)

PENGADUAN

Pencatatan

Identifikasi Masalah Indikasi Masalah/

Penyimpangan Salah Informasi

Pencarian Fakta Analisis Masalah Masalah/ Penyimpangan Benar? YA Fasilitasi Penanganan Selesai? YA TIDAK Umpan Balik/Jawaban ke Pengadu/Pelapor TAHAP PENGUMPULAN INFORMASI TAHAP PENANGANAN TAHAP DOKUMENTASI TIDAK Bagan Alir Penanganan Pengaduan

(38)

Tahapan Pengelolaan Pengaduan • Data surat pengaduan • Identitas pelapor • Identitas terlapor • Lokasi kasus

Pencatatan

• Merumuskan inti masalah yang diadukan

• Menghubungkan materi pengaduan dengan peraturan yang relevan • Meneliti

dokumen/informasi terkait materi pengaduan yang diterima

• Menetapkan hasil penelaahan pengaduan

Penelaahan

(39)

Pembuktian Pengaduan

1

2

3

Pemeriksaan

Telaah lanjutan • Mempelajari dan merumuskan permasalahan • Pemaparan hasil rumusan • Merumuskan bahwa pengaduan mengarah adanya pelanggaran Konfirmasi • Mengidentifikasi terlapor • Mencari informasi tambahan Klarifikasi

• Meminta penjelasan pihak-pihak terkait

• Melakukan penilaian terhadap permasalahan • Meminta dokumen

pendukung atas penjelasan yang disampaikan

(40)

• Waktu Penyelesaian

• Paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah surat pengaduan diterima

• Pelaporan

• Sistematik, singkat, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan

• Disampaikan ke pimpinan terlapor dan instansi pengadu • Pengaduan menyangkut KN > Rp. 1 Milyar wajib

disampaikan ke KPK • APIP

(41)

Hasil Pelaporan

• Tindakan administratif

• Tindakan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi

• Tindakan gugatan perdata

• Tindakan pengaduan perbuatan pidana

• Tindakan penyempurnaan manajemen instansi yang bersangkutan

Pelapor

• Menyampaikan jawaban pengaduan

(42)

Terlapor

• Pengaduan tidak terbukti  mengembalikan nama baik terlapor • Pengaduan terbukti  tindakan sesuai ketentuan

Hasil Pemeriksaan

• Pelapor tidak puas dan menyampaikan pengaduan kembali disertai dengan bukti

pendukung yang memadai, pejabat berwewenang perlu mengadakan pengkajian ulang terhadap hasil pemeriksaan

• Hasil pemeriksaan yang dianggap kurang memadai, maka instansi lain terkait yang berhak menerima laporan atas hasil tindak lanjut penanganan pengaduan dapat melakukan verifikasi

(43)

Gambar

Diagram Alir Proses Sanggahan

Referensi

Dokumen terkait