PENGANTAR
MANAJEMEN
Strategic
DEFINISI MANAJEMEN
the art of coordinating the elements of factors of production towards the achievement of the purposes of an organization
Management is the art of getting things done trough people
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta
penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya (James A.F. Stoner)
PERBEDAAN PANDANGAN DALAM FUNGSI-FUNGSI
MANAJEMEN
Ernest Dale Richard W Griffin Nickels, McHugh & Mc Hugh Koontz & O ’Donnelly James AF Stoner George Terry Luther Gullick PLANNING ORGANIZING STAFFING CONTROLLING DIRECTING COORDINATING REPORTING A c tuat ing STAFFING DIRECTING Lea di ng D ire c ting Le a di ng STAFFING DIRECTING INNOVATING REPRESENTINGFUNGSI MANAJEMEN
P
• suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan
membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut
O
• suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.
D
• suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan
efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya
C
• suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan
P
Menetapkan tujuan; pendek, menengah, panjang Harus memutuskan apa yang ingin dikerjakan
Memutuskan alat apa yang akan digunakan untuk mencapai tujuan
O
Menetapkan posisi-posisi yang perlu diisi serta tugas-tugas & tanggung jawabKoordinasi
S
Mendapatkan orang yang tepat untuk setiap pekerjaanD
Memperbaiki keterampilan pekerjaC
Sejauh mana kemajuan yang telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan Menentukan sejauh mana pekerjaan telah dilaksanakanTindakan koreksi (bila perlu)
I
Harus kreatifKEGIATAN DALAM FUNGSI-FUNGSI
MANAJEMEN
6
Planning
Penentuan Tujuan dan Bagaimana Cara Pencapaian yang terbaik
Organizing
Penentuan Bagaimana Penyusunan Organisasi dan Aktifitas dapat dilakukan
Controlling
Monitoring dan Perbaikan Aktifitas yang sedang berjalan agar Tujuan dapat tercapai
Leading
Proses Memotivasi Anggota Organisasi agar Planning dapat dijalankan
Menunjukkan Arah Tahapan dari setiap fungsi manajemen Menunjukkan keterkaitan timbal balik antar fungsi manajemen Keterangan:
PROSES MANAJEMEN DALAM SELURUH KERANGKANYA UNTUK MENCARI HASIL
Sumber-sumber Dasar (6 M) Man Money Material Machine Method Market Filsafat Manajemen Nilai-nilai Keyakinan Sikap Proses Manajemen Planning Organizing Actuating Controlling efektivitas Manajemen Pekerjaan Tempat Waktu Metode yang tepat Hasil-hasil Manajemen Individual Kelompok Perusahaan Masyarakat Faktor-faktor Lingkungan Sosial, Pemerintah, Pendidikan
KETERAMPILAN MANAJEMEN MENURUT ROBERT L KALZ
TEKNIK KONSEPTUAL MANUSIAWI TEKNIK MANUSIAWI KONSEPTUAL MANUSIAWI TEKNIK KONSEPTUAL
PENDEKATAN SISTEM KEPADA MANAJEMEN - Manusia - Modal - Managerial - Teknologi - Pegawai - Konsumen - Pemasok (supplier) - Pemegang saham - Pemerintahan - Masyarakat - Variabel luar dan informasi - Kesempatan - Pembatas - Lain-lain Perencanaan Sifat perencanaan Kebijaksanaan strategi Objektif Berpremis Pengambilan keputusan Perencanaan efektif berorganisasi Sifat organisasi Pembagian dalam departemen Lini dan staf Desentralisasi Keputusan panitia dan kelompok Berorganisasi efektif Pengisian jabatan Sifat penempatan tenaga Seleksi para manajer Penilaian terhadap para manajer Perkembangan organisasi dan manajer memimpin Faktor manusia Motivasi Kepemimpinan Komunikasi Pengendalian Sistem & proses
pengendalian Teknik pengendalian Perencanaan pengendalian operasi Pengendalian prestasi SISTEM KOMUNIKASI - Produksi - Pelaporan - Laba - Kepuasan - Integrasi tujuan - Lain
PROSES TRANSFORMASI MANAJERIAL
OUTPUT
PENDEKATAN SISTEM KEPADA MANAJEMEN
INPUT M EM P ER B A R UI SIS TE M
Pembagian Penugasan Diantara Jenis Pekerjaan Pada Tiap Tingkatan Manajemen
Thomas A Mahoney, Thomas H Jerdee, dan Stephen J Carroll
Pembagian Penugasan Lower Middle Top
PERENCANA 15 % 18 % 28 % PENYELIDIK 8 % 8 % 6 % KOORDINATOR 5 % 7 % 8 % EVALUATOR 2 % 5 % 8 % PENGAWAS 51 % 36 % 22 % NEGOSIATOR 6 % 8 % 3 % MULTI SPECIALIS 6 % 8 % 5 % GENERALIS 7 % 10 % 20 %
PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN
( HENRY FAYOL )
1. DIVISION OF WORK
2. AUTHORITY AND RESPONSIBILITY
3. DISCIPLINE
4. UNITY OF COMMAND
5. UNITY OF DIRECTION
6. SUBORDINATION OF INDIVIDUAL TO GENERAL INTEREST
7. REMUNERATION 8. CENTRALIZATION 9. SCALAR CHAIN 10. ORDER 11. EQUITY 12. STABILITY OF TENURE 13. INISIATIVE 14. ESPRIT DE CORPS
FILSAFAT MANAJEMEN YANG BERLAKU SELAMA PERTENGAHAN ABAD KE 20
MANAJER
1. Menetapkan tugas-tugas
2. Menentukan cara-cara terbaik untuk melaksanakan masing-masing tugas 3. Menggariskan struktur organisasi 4. Mengusahakan agar pekerjaan
dilaksanakan
Aktivitas-aktivitas oleh para non Manajer
Pelaksanaan Pekerjaan
OTORITAS
MANAJEMEN ADALAH :
Berorientasi pada aktivitas-aktivitas Sebuah sistem otoritas dan perintah
Kepuasan pekerja dicapai dari pelaksanaan pekerjaan menurut petunjuk-petunjuk
FILSAFAT MANAJEMEN YANG MUNCUL SELAMA BAGIAN TERAKHIR ABAD KE -20
MANAJER
1. Tujuan-tujuan yang ditetapkan sendiri oleh masing-masing non manajer dan disetujui oleh manajer.
2. Non manajer menentukan cara untuk mencapai tujuan-tujuan 3. Non manajer memberikan sumbangsih dan menyesuaikan diri
dengan lingkungan organisasi
4. Kontrol-kontrol yang berorientasi pada hasil yang digunakan untuk mengevaluasi hasil kerja
Hasil-hasil para non Manajer
Hasil Pekerjaan
OTORITAS
MANAJEMEN ADALAH :
Berorientasi pada hasil-hasil
Sumber vital untuk mencapai hasil yang ditetapkan semula
MBO (MANAGEMENT BY OBJECTIVE)
Sistem manajerial yang komprehensif yang memadukan banyak aktivitas manajerial yang penting secara sistematis, yang secara sadar diarahkan untuk mencapai sasaran organisasi dan individual secara efektif dan efisien
JENIS-JENIS RENCANA 1) Tujuan/misi 2) Sasaran 3) Strategi 4) Kebijakan 5) Prosedur 6) Peraturan 7) Program 8) Anggaran Gart N Jone
Planning is the process of selecting and developing the best course to accomplish and objective
McFarland
Planning is the function where by executive anticipate the probable effects of forces that will change the activities and objective of their business
BEBERAPA PEMBATAS
TERHADAP PERENCANAAN
Kesukaran merumuskan premis yang akurat Masalah perubahan yang cepat
Kekakuan internal; psikologi manusia, kebijakan, prosedur, investasi modal
Ketidakluwesan eksternal; iklim politis, serikat buruh, perubahan teknologi.
LANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN
1)
Menyadari peluang-peluang
2)
Menentukan sasaran
3)
Menentukan premis
4)
Mengidentifikasi alternatif-alternatif
5)
Membandingkan alternatif-alternatif dari segi tujuan yang dicari
6)
Memilih sebuah alternatif
7)
Merumuskan rencana-rencana pendukung
8)
Mengurutkan rencana-rencana dengan membuat
anggaran-anggaran
ORGANIZING (PENGORGANISASIAN)
Langkah untuk :
Menetapkan Menggolongkan
Mengatur
Berbagai macam kegiatan antara lain : Bentuk fisik yang tepat ruangan kerja Penetapan tugas & wewenang
seseorang
Pendelegasian wewenang dst.
dalam rangka mencapai tujuan
D
ASAR BENTUK PENGORGANISASIANo Pekerjaan o Tempat kerja o Hubungan kerja o Orang-orangnya Alat kerja Ruangan Orang Pekerjaan Tempat Kerja Tempatnya Pekerjaan
LANGKAH-LANGKAH PENGORGANISASIAN
1. Mengetahui tujuan2. Membagi habis pekerjaan dalam kegiatan-kegiatan bagian 3. Menggolongkan kegiatan ke dalam satuan-satuan yang praktis 4. Menentukan kewajiban yang harus dilaksanakan dan
menentukan/menyediakan alat-alat serta tempat/ruang fisik yang diperlukan
5. Penugasan personal yang cakap 6. Mendelegasikan wewenang.
BEBERAPA MANFAAT
LANGKAH PENGORGANISASIAN
Tiap anggota dalam struktur organisasi mengetahui kegiatan apa yang harus dilakukan
Hubungan yang tepat dan yang dikehendaki dapat dicapai melalui kegiatan orang.
Terdapat cara pendelegasian wewenang dengan cara yang tepat kepada orang yang tepat
AKTUASI
MOTIVATING
DIRECTION : BIMBINGAN
INFLUENCING
USAHA UNTUK MENJADIKAN KESELURUHAN ANGGOTA UNTUK IKUT BERTEKAD & BERUPAYA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TUJUAN KELOMPOK
KEPEMIMPINAN
SEBAGAI PROSES UNTUK MEMPENGARUHI TINDAKAN KELOMPOK YANG TERORGANISASI UNTUK MENCAPAI TUJUAN DAN MENYELESAIKANNYA
LIKERT :
Mengembangkan ide-ide & pendekatan tertentu untuk memahami perilaku kepemimpinan
Memandang manajer yang efektif berorientasi pada bawahan
yang bergantung pada komunikasi untuk tetap menjaga agar semua orang bekerja sebagai suatu unit
Sistem 1 : eksploitatif autoritatif
Manajer sangat otokratis
Kurang percaya pada bawahan
Memotivasi melalui rasa takut & hukuman
Jarang memberi ganjaran
Berkomunikasi satu arah (ke bawah)
Membatasi pengambilan keputusan pada tingkat atas
Memperlihatkan karakteristik yang sama
Sistem 2 : autoritatif baik hati
Manajer sedikit yakin & percaya kepada bawahan
Memotivasi dengan ganjaran, rasa takut, hukuman
Memperkenankan sedikit komunikasi ke atas
Sedikit mendorong timbulnya ide & pendapat bawahan
Memperkenankan pendelegasian pengambilan keputusan dalam hal-hal tertentu tetapi dengan pengendalian kebijaksanaan yang ketat
Sistem 3 : konsultatif
Manajer memiliki rasa yakin & percaya secukupnya kepada bawahan
Biasanya menggunakan ide & pendapat bawahan secara konstruktif
Menggunakan ganjaran untuk memotivasi & sekali-kali hukuman & keikutsertaan tertentu
Berkomunikasi dua arah
Kebijaksanaan & keputusan berada di tingkat atas
Keputusan khusus dilimpahkan ke bawah
Bertindak konsultatif dengan cara lain
Sistem 4 : partisipasi kelompok
Manajer yakin & percaya sepenuhnya terhadap bawahan
Berusaha memperoleh ide & pendapat dari bawahan & menggunakan secara konstruktif
Memberikan ganjaran ekonomi atas dasar keikutsertaan & keterlibatan kelompok
Berkomunikasi dua arah dengan rekan sekerja
Mendorong pengambilan keputusan pada semua tingkat organisasi
Kriteria penilaian kecakapan manajemen/pegawai (Michel J Jucius)
1. Sebagai kualitas dari manajemen/pegawai
Inisiatif
Kepercayaan
Semangat
Kesetiaan
2. Kontribusi pegawai/manajer yaitu sesuatu yang dihasilkan
Jumlah pekerjaan
Kualitas pekerjaan
Tanggung jawab
BEBERAPA ALASAN
PENGEMBANGAN MANAJEMEN
1. Meningkatkan kinerja
2. Menurunkan ongkos-ongkos produksi
3. Mendapatkan kerjasama yang lebih baik
4. Menanamkan semangat kerja yang lebih besar 5. Menambah rasa kepercayaan diri
CONTROLLING
( pengawasan/pengendalian )Usaha menentukan apa yang sedang dilaksanakan dengan cara menilai prestasi yang dicapai, kalau terdapat penyimpangan dari standard yang
ditetapkan
Segera diadakan usaha perbaikan, agar prestasi yang dicapai sesuai dengan rencana
Pengawasan dilakukan pada semua tingkatan manajemen
Tingkat Atas Tingkat Menengah & Bawah
Pada unit pimpinan masing-masing Pada seluruh bagian perusahaan
Tahapan proses pengawasan
1. Mengukur prestasi yang dicapai
2. Membandingkan prestasi yang dicapai dengan prestasi yang diinginkan/standard & mencari penyimpangan
3. Memperbaiki penyimpangan
Cara mendapatkan data
Laporan lisan
Macam-macam Laporan Pengawasan
Profit and loss statement (Laporan Rugi Laba) Balance Sheet/Neraca
Special Report (Laporan Khusus)
Balance Sheet :
Dokumen akuntansi yang penting yang
memperlihatkan
gambaran
keuangan
perusahaan pada suatu saat tertentu (akhir
tahun)
BALANCE SHEET
LIABILITIES
ASSET STOCHOLDERS EQUITY
HARTA = HUTANG + MODAL
PROFIT AND LOSS STATEMENT
Perincian laporan keuangan tentang pendapatan dan
biaya perusahaan untuk suatu periode akuntansi (1
tahun, 1 bulan)
Key Ratios : Metode efektif bagi para manajer untuk pengecekan seluruh prestasi pada suatu perusahaan
1) Current asset to current liabilities
2) Sales to inventory
3) Revenue created per employee
4) Transaction time
5) Fixed asset to tangible net worth
6) Current liabilities to tangible networth
7) Funded debt to networking capital
8) Return on investment (ROI)
A. PENGERTIAN
Manajemen Strategis menurut Fred R David adalah Seni dan Pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi mampu mencapai obyektifnya.
Manajemen strategis menurut Hunger dan Wheelen adalah serangkaian
keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
Manajemen Pemasaran
ELEMEN MANAGEMENT STRATEGIK
Manajemen Strategik
Manajemen Keuangan Manajemen SDM Manajemen OperasionalSUMBER DAYA ORGANISASI, TUJUAN,
DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
BNR-PENG.MANAJEMEN-CHAP-01 42
Planning & decision making
Sumber Daya Organisasi
Sumber Daya Fisik/Alam
Informasi
Sumber Daya Manusia
Modal Con troll ing Leading Organizing Fungsi-fungsi Manajemen Tujuan Organisasi Efektif Efisien
RANTAI NILAI (VALUE CHAIN) PORTER
Infrastruktur perusahaan
Manajemen sumber daya manusia
Pengembangan teknologi Pengadaan Logistik masuk Opera si Logisti k keluar Pema saran & penju alan Pelayan an Aktivitas penduku ng Aktivitas utama
SEMBILAN TUGAS PENTING DALAM MANAJEMEN
STRATEGIK :
1. Merumuskan misi perusahaan (maksud,filosofi dan sasaran perusahaan)
2. Melakukan analisis kondisi & kapabilitas internal perusahaan
3. Menilai lingkungan eksternal,termasuk faktor pesaing
4. Menganalisis pilihan-pilihan yang dimiliki dengan cara menyesuaikan
sumber daya dengan lingkungan eksternal
5. Mengidentifikasi pilihan paling menguntungkan dengan cara mengevaluasi
setiap pilihan berdasarkan misi
6. Memilih satu set tujuan jangka panjang & strategi utama
7. Mengembangkan tujuan tahunan & strategi jangka pendek sesuai dengan
tujuan jangka panjang
8. Mengimplementasikan strategi yang telah dipilih melalui alokasi sumber
daya
9. Mengevaluasi keberhasilan proses strategi sebagai masukan pengambilan
keputusan dimasa datang
LEVEL
STRATEGI
Tingkat Korporasi Tingkat Bisnis Tingkat Fungsional Tingkat OperasionalMEMPERLUAS CAKUPAN RANTAI NILAI
Dengan cara membangun sistem informasi antar organisasi (interorganizational information system-IIS)
Sistem ini diharapkan akan membentuk sinergi bagi perusahaan Sebuah perusahaan diyakini akan lebih memiliki keunggulan kompetitif melalui penciptaan sistem nilai
MODEL RENCANA STRATEGIS ANTAR BIDANG
Rencana strategis sumber daya informasi Rencana strategis sumber daya manusia Rencana strategis sumber daya manufaktur Rencana strategis sumber daya keuangan Rencana strategis sumber daya pemasaranWEB-BASED SUPPLY CHAIN
Suppliers Bank Manufacturers Wholesale distributors Retailers Customers Contract manufacturers Virtual manufacturers Logistics providers Supplier Oriented exchanges Logistics exchanges Customer Oriented exchanges Financial market plan Return item Information flows Goods flowsINTEGRATED IS AND ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
Corporate strategy:
•Vision to keep the organization looking and moving forward •Unity of purpose
•Cross functional and total quality management to sustain
competitive advantage
Engineering philosophy:
•Overall customer value •Manufacturability
•Flexibility
•Tight alliances with customer Manufacturing philosophy: •Team work •Continuous improvement •Flexibility •Online control
•Locking product and process designs Engineering Manufacturin g Integrated IS Customer Suppliers Finance/Accounti ng Marketing Finance/Accounting philosophy:
•Timely and reliable information and
measures for assessing short and long term performance
•Continuous search for areas of opportunity for reducing costs, lead times, and
improving quality
Marketing philosophy:
•Tight alliances with customers •Matching needs of customers with firm’s ability to deliver
MODEL RENCANA STRATEGIS SDI
Rencana Strategis SDI
Tujuan SIA Tujuan SIM Tujuan DSS Tujuan
Otoma-tisasi kantor Tujuan sistem pakar Kebutuhan SDI Kebutuhan SDI Kebutuhan SDI Kebutuhan SDI Kebutuhan SDI SDM Hardware Software Informasi & Data SDM SDM SDM SDM
Hardware Hardware Hardware Hardware
Software Software Software Software
Informasi & Data Informasi & Data Informasi & Data Informasi & Data
PERUSAHAAN MULTINASIONAL
(MNC)
Adalah perusahaan beroperasi lintas produk, pasar, bangsa dan budaya
Terdiri atas perusahaan induk dan sekelompok anak perusahaan
Anak-anak perusahaan tersebar secara geografis dan masing-masing mungkin memiliki tujuan, kebijakan dan prosedur tersendiri
KOORDINASI MNC PHILIPS
Belanda Portugal Swedia Swiss Finlandia Kanada Spanyol Norwegia TurkiUSA Brazil Ekuador
Peru Mexico Chili Argentina Afsel Kenya Zaire Maroko Nigeria Pakistan Bangladesh India Israel Iran Hongkong Korea Jepang Taiwan Singapura Selandia Baru Malaysia Australia Indonesia Filipina Inggris Prancis
KEUNTUNGAN KOORDINASI MNC DENGAN
MENGGUNAKAN SI
Fleksibilitas dalam memberikan respon terhadap pesaing di berbagai negara dan pasar Kemampuan memberikan respon di suatu negara, atau wilayah dari suatu negara, terhadap perubahan di negara atau wilayah lain
Kemampuan mengikuti kebutuhan pasar di seluruh dunia
Kemampuan mentransfer pengetahuan antar unit-unit di berbagai negara Pengurangan keseluruhan biaya operasi
Peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan
Kemampuan mencapai dan mempertahankan keragaman produk perusahaan serta cara produksi dan distribusinya
MASALAH PENERAPAN GLOBAL
INFORMATION SYSTEM (GIS)
Kendala politis
Permasalahan teknologi
KENDALA POLITIS
Pembatasan pembelian dan impor perangkat keras
Lebih pada perlindungan pada perusahaan dalam negeri
Pembatasan pemrosesan data
Pemrosesan data harus dilakukan di dalam negeri daripada
luar negeri
Pembatasan komunikasi data
PERMASALAHAN TEKNOLOGI
Tidak tersedia cukup sumber energi, mis: listrik, minyak, gas, dll
Kecepatan pengiriman data yang rendah dengan kualitas transmisi yang buruk
Pembajakan software, sehingga banyak negara yang menolak untuk melakukan transaksi dengan negara tersebut
KURANGNYA DUKUNGAN DARI MANAJER
ANAK PERUSAHAAN
Manajer merasa dirinya tidak perlu bantuan dari pusat Tidak menjalankan kebijakan baru yang diterapkan oleh pusat, khususnya jika berkaitan dengan penurunan omzet penjualan
STRATEGI PENERAPAN GIS
Menghubungkan GIS dengan strategi bisnis Menentukan SDI
Menyediakan pembagian data Memperhatikan lingkungan budaya
MENGHUBUNGKAN GIS DENGAN STRATEGI
BISNIS
Bekerja sama secara erat dengan eksekutif perusahaan untuk memahami dampak potensial GIS pada strategi bisnis global
Mengerti strategi bisnis global dari tiap unit bisnis
Menentukan strategi GIS global yang sesuai untuk strategi bisnis global tiap unit bisnis Menentukan tujuan dari tiap strategi GIS
Mengidentifikasi aplikasi yang diperlukan untuk mencapai strategi GIS, dan menentukan prioritasnya
MENENTUKAN SDI
1)
Menentukan jumlah dan lokasi pusat data regional
2)
Mengidentifikasi penjual yang dapat menyediakan produk
dan jasa bagi tiap anak perusahaan
3)
Membuat spesifikasi standar hardware dan software yang
dapat digunakan semua anak perusahaan
4)
Membuat rencana bagi 1 atau beberapa unit penolong
yang membantu anak perusahaan 24 jam sehari dan 7
hari seminggu
5)
Siap menghadapi keterlambatan penerapan yang tidak
dialami di negara perusahaan induk
MENYEDIAKAN PEMBAGIAN DATA
Mengembangkan suatu model data global yang mendukung tujuan bisnis global Membentuk 1 kelompok yang terdiri dari para wakil perusahaan induk dan anak perusahaan untuk menerapkan standar data yang akan diterapkan di seluruh MNC Meneliti peraturan berbagai negara untuk mengetahui berbagai pembatasan atas pengolahan data dan telekomunikasiBerdasarkan penelitian tersebut, menentukan apakah data akan dikirimkan melintasi batas negara atau memprosesnya di negara tempat anak perusahaan
MEMPERHATIKAN LINGKUNGAN BUDAYA
1) Menyadari perbedaan budaya yang ada di antara negara-negara tempat anak perusahaan dan merumuskan pemecahan yang dapat diterima oleh semua pihak
2) Membuat survai atas keahlian para spesialis informasi yang ada di anak perusahaan agar keahlian tersebut dapat dipergunakan
secara maksimal selama penerapan
3) Menyediakan pendidikan dan pelatihan bagi anak perusahaan sehingga personil mereka mendapatkan keahlian di area yang kurang mereka kuasai dan meningkatkan keahlian di area yang telah mereka kuasai
4) Membuat program-program formal yang mempersiapkan para
manajer perusahaan induk untuk bekerja sama dengan para manajer anak perusahaan, dan sebaliknya