Today’s Market:
IHSG diperkirakan bergerak mixed. Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Jumat (04/30). Harga batu-bara naik ke level USD 93.30 per Mt. Crude oil turun ke level USD 63.92 per barrel. Rupiah melemah terhadap Dollar AS ke level Rp 14,445. 10Yr Government Bonds Yield turun ke level 6.46%.
Dari dalam negeri, hasil survei HIS Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada periode Apr-21 naik menjadi 54.6 (vs. Mar-21 sebesar 53.2).
Dari dalam negeri, BPS akan mengumumkan tingkat inflasi periode Apr-21, dimana konsensus memperkirakan sebe-sar 0.17% MoM dan 1.5% YoY.
Sehubungan dengan emiten, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) pada 1Q21 membukukan pendapatan sebesar Rp 3.4 tn (-14.8% QoQ, +2.2% YoY) dan laba bersih sebesar Rp 351.3 bn (-49.1% QoQ, -12.3% YoY), sejalan dengan estimasi.
Sehubungan dengan emiten, Adaro Energy (ADRO) pada 1Q21 membukukan pendapatan sebesar USD 692 mn (+19.2% QoQ, -7.8% YoY) dan core profit sebesar USD 110 mn (+39.2% QoQ, -19.1% YoY).
Secara teknikal indeks hari Senin (05/03), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5,942-6,050.
Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research
See pg. 6-8 for Technical Corner
www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report IHSG turun sebanyak 17.3 poin (0.29%) ke level 5995.62.
Sementara LQ45 turun sebanyak 4.1 poin (0.46%) ke level 893.73. Foreign net buy sebesar Rp 186.27 miliar.
ID X Statistics C lo sing
JCI 5,995.62
Transaction Value Regular M arket (IDR tn) 8.345
Transaction Volume Regular M arket (mn shares) 13,648
Foreign Net Buy (Sell) (IDR bn) 186
Foreign Net Buy (Sell) YTD (IDR Tn) 8.7
Total M arket Capitalization (IDR tn) 7,058.22
LQ45 893.73 (0.46) (4.40) EIDO 21.64 (1.05) (7.60) IDX 19.09 (0.98) (7.32) DOW JONES 33,874.85 (0.54) 10.68 S&P 500 4,181.17 (0.72) 11.32 NASDAQ 13,962.68 (0.85) 8.34 FTSE 6,969.81 0.12 7.88 NIKKEI 28,812.63 (0.83) 4.99 HANG SENG 28,724.88 (1.97) 5.49 STRAITS TIM ES 3,218.27 (0.10) 13.17 KLSE 1,601.65 (0.43) (1.57) USD/IDR 14,445.00 0.03 2.73 EUR/IDR 17,517.21 0.52 0.53 JPY/IDR 132.11 0.39 (3.11) SGD/IDR 10,896.13 0.29 2.30 AUD/IDR 11,242.03 0.48 3.48 GBP/IDR 20,162.56 0.27 4.42
Crude Oil (USD/barrel) 63.92 7:50:35 AM 31.72
Coal (USD/mn tons) 93.30 4/30/2021 13.79
Natural Gas (USD/mmBtu) 2.95 7:48:54 AM 16.15
Gold (USD/ounce) 1,771.20 8:00:39 AM (6.71)
Nickel (USD/mn tons) 17,674.00 4/30/2021 6.39
Tins (USD/mn tons) 28,690.00 4/30/2021 41.16
CPO (M YR/mn tons) 4,408.00 4/30/2021 13.29
Rubber (JPY/kg) 242.70 4:18:08 PM (9.71) Wheat (USD/bushel) 742.50 4/30/2021 15.93 Corn (USD/bushel) 758.25 7:46:08 AM 56.66 P rice Last T ransactio n YT D C hg (%) C o mmo dities
Other Indices C lo sing 1-D ay C hg (%) C hg (%)YT D
C urrency Spo t R ate R ate (ID R ) 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%) Monday, May 3, 2021 0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000 40,000 3,000 3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000 M illi on s
Daily Corporate and Industry News
Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) berencana segera menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan sejumlah BUMN karya terkait dengan penyertaan modal atau investasi senilai Rp 50-60 triliun oleh sovereign wealth fund (SWF) milik pemerintah RI tersebut. Source: Investor Daily
Pemerintah berencana untuk memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Seperti diketahui, PPKM mikro akan berakhir pada Senin (3/5) hari ini. Kepala Pusat Penerangan Ke-menterian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Benny Irwan mengatakan, penerapan PPKM mikro rencananya akan diperpanjang. Namun, hal ini masih akan dibahas secara detail bersama lintas kementerian/lembaga. Selain itu, kemungkinan akan ada provinsi tambahan yang akan menerapkan PPKM mikro. Meski begitu, hal ini juga masih dalam pembahasan kementerian/lembaga terkait. Source: Kontan
Di tengah perkembangan fintech peer-to-peer (P2P) lending, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyiapkan POJK baru untuk mengatur aktivitas fintech P2P lending. Salah satu aturan yang akan diubah yaitu jumlah syarat setoran modal yang naik menjadi Rp 10 miliar. Sebelumnya, pemain fintech P2P lending hanya memiliki syarat setor modal sebesar Rp 2,5 miliar. Selain itu, POJK baru akan mengatur tentang persyaratan ekuitas minimum Rp 7,5 mil-iar dalam 3 tahun. Ada pula fit & proper test yang dilakukan untuk pengurus dan Pemegang Saham Pengendali (PSP). Source: Kontan
Kementerian Kesehatan per Minggu (2/5) mencatat jumlah spesimen diperiksa sebanyak 39.958 yang diambil dari 32.389 orang. Dari tambahan jumlah spesimen tersebut, total spesimen diperiksa mencapai 14.722.614 spesimen. Dari spesimen yang diperiksa, tingkat positivity rate harian Indonesia tercatat berada di angka 18,87%. Sementara positivity rate berdasarkan jumlah orang yang dites masih di angka 13,57%. Source: Bisnis Indonesia
Sejumlah ekonom memprediksi, kenaikan inflasi pada Ramadan tahun ini terbatas sejalan dengan belum terken-dalinya Covid-19. Ekonom BCA David Sumual memperkirakan inflasi April 2021 sekitar 0,16% secara month-to-month (m-t-m), lebih tinggi dibandingkan dengan Maret 2021 yaitu 0,08%. Sementara itu, inflasi tahunan April 2021 diprediksi 1,45% year-on-year (y-o-y), lebih tinggi dibandingkan dengan April 2020 sebesar 1,37%. Meski demikian, David menilai inflasi pada Ramadan kali ini tidak setinggi Ramadan pada sebelum pandemi. Hal tersebut disebabkan oleh larangan mudik Lebaran dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro. Source: Bisnis Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas menargetkan penerimaan zakat senilai Rp 6 triliun pada periode Ramadan 2021. Total penerimaan tersebut diharapkan dapat dihimpun Baznas pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta lembaga -lembaga amil zakat yang terdaftar resmi di pemerintah. Adapun, jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penerimaan zakat nasional pada periode yang sama tahun lalu. Pada 2020, total penerimaan zakat pada periode Ramadan sekitar Rp 4,2 triliun secara nasional. Source: Bisnis Indonesia
Bank Indonesia memproyeksikan kredit baru akan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I/2021. Saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru pada kuartal II/2021 sebesar 93,3%, lebih tinggi dibandingkan dengan 30,4% pada kuartal I/2021 dan pada kuartal II/2020 yang tercatat -33,9%. Prioritas utama penyaluran kredit baru kuartal II/2021 adalah kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi. Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit kepemilikan rumah/apartemen menjadi prioritas utama, diikuti oleh penyaluran kredit multiguna, dan kredit kendaraan bermotor. Source: Bisnis Indonesia
Pemerintah memberikan dukungan dengan menambah jumlah produksi batu bara pada 2021 untuk penjualan ke luar negeri. Tambahan jumlah produksi batubara tersebut tidak dikenakan kewajiban persentase penjualan batubara untuk kepentingan dalam negeri. Dengan adanya potensi tambahan sebanyak 75 juta ton, produksi dapat melonjak hingga 625 juta ton atau jadi rekor tertinggi selama ini. Semula Kementerian ESDM menargetkan produksi batu bara tahun ini sebanyak 550 juta ton, tidak berubah dari target produksi pada 2020. Source: Bisnis Indonesia
Harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) diprediksi bergerak lebih tinggi pada tahun ini seiring kek-hawatiran soal keterbatasan pasokan. Fitch Solutions, misalnya, menetapkan proyeksi harga CPO terbaru untuk 2021 pada 3.400 ringgit per ton. Angka ini lebih tinggi dibandingkan estimasi yang dikeluarkan sebelumnya pada level 3.050 ringgit per ton. Jumlah pasokan dari Malaysia disebut-sebut telah berada di bawah ekspektasi sejak kuartal I/2021 dan mendorong kenaikan harga. Adapun selama April harga CPO naik 7%. Source: Bisnis Indonesia Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan Smartfren Telecom (FREN) menjadi pemenang dalam seleksi lelang pita frekuensi radio 2,3 Ghz. Pita frekuensi tersebut dinilai bisa dimanfaatkan dalam pengembangan jaringan 5G. Dari hasil seleksi lelang, Telkomsel, yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (TLKM), memperoleh dua blok, yakni blok A dan blok C. Sementara Smartfren hanya mendapatkan satu blok, yakni blok B, dengan harga lelang sebesar Rp 176,9 miliar per blok. Source: Kontan
Daily Corporate and Industry News
Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 11,5% menjadi Rp 20,8 triliun pada 2020 dibandingkan 2019 yang sebesar Rp 18,66 triliun. Begitu juga dengan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) tumbuh 11,2% menjadi Rp 72,08 triliun. Source: Investor Daily
Adaro Energy (ADRO) melalui anak usahanya, PT Alam Tri Abadi, membeli 179 juta saham Merdeka Copper Gold (MDKA) dari Garibaldi Thohir. Harga pembelian saham tersebut sebesar Rp 2.420 per saham atau senilai total Rp 433,18 miliar. Source: Investor Daily
Multipolar Technology (MLPT) akan membagikan dividen sebesar Rp 215,63 miliar atau 46,7% dari jumlah akumulasi laba hingga akhir 2020. Dividen setara Rp 115 per saham itu bakal ditebar pada 31 Mei 2021. Source: Investor Daily Ramayana Lestari Sentosa (RALS) pada 1Q21 membukukan pendapatan sebesar Rp 491 bn (-21.6% QoQ, -46.4% YoY) dan rugi bersih sebesar Rp 86 bn (vs. rugi bersih pada 4Q20 sebesar Rp 44 bn, laba bersih pada 1Q20 sebesar Rp 13 bn).
World Equity Indices
Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research
www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report
WO R LD E Q UIT Y IN D IC E S N O T IC KE R 1 INDU Index 34,256.75 22,789.62 3,268.37 10.68 26.03 20.40 5.09 4.85 10,198.78 10,198.78 2 SP X Index 4,218.78 2,766.64 425.10 11.32 30.55 22.95 4.51 4.24 36,954.10 36,954.10 3 CCM P Index 14,211.57 8,537.83 1,074.40 8.34 92.84 32.96 6.79 6.21 22,944.53 22,944.53 4 SP TSX Index 19,439.82 14,187.47 1,674.97 9.61 27.28 16.96 2.04 2.00 2,988.34 2,432.12 5 M EXB OL Index 49,399.62 35,277.54 3,942.84 8.95 22.73 14.92 2.18 2.06 6,043.46 299.44 6 SX5E Index 4,040.88 2,708.07 422.10 11.88 45.31 18.57 2.13 2.05 3,708.89 4,460.68 7 UKX Index 7,040.26 5,525.52 509.29 7.88 57.16 14.09 1.85 1.76 2,017.50 2,790.20 8 CA C Index 6,352.36 4,194.58 718.07 12.93 49.55 18.25 1.86 1.50 2,058.22 2,475.43 9 DA X Index 15,501.84 10,160.89 1,417.13 10.33 41.65 15.81 1.86 1.76 1,365.71 1,642.54
10 IB EX Index 8,869.90 6,329.50 741.30 9.18 # N/A N/A 19.02 1.50 1.39 592.44 712.52
11 FTSEM IB Index 24,939.00 16,551.28 1,908.26 8.58 33.18 13.92 1.25 1.20 567.58 682.63 12 A EX Index 719.26 490.79 82.95 13.28 180.66 18.70 2.29 2.20 1,028.66 1,237.17 13 SM I Index 11,266.78 9,389.66 318.83 2.98 25.13 17.96 3.01 2.87 1,300.42 1,424.49 14 A S51 Index 7,096.90 5,169.60 472.10 7.17 59.83 19.62 2.34 2.27 2,235.41 1,723.72 15 A S30 Index 7,358.80 5,246.40 469.49 6.85 70.02 19.73 2.34 2.22 2,457.61 1,895.07 16 SHSZ300 Index 5,930.91 3,800.18 (87.80) (1.68) 17.34 14.29 2.19 2.03 42,911.34 6,627.34 17 SHA SHR Index 3,911.92 2,937.42 (27.65) (0.76) 15.81 12.49 1.58 1.48 42,579.05 6,576.02 18 SZA SHR Index 2,628.78 1,820.54 (32.10) (1.32) 35.25 21.82 3.10 3.34 34,443.90 5,319.60 19 HSI Index 31,183.36 22,519.73 1,493.75 5.49 13.73 12.67 1.17 1.24 28,614.41 3,684.20 20 HSCEI Index 12,271.60 9,269.87 86.85 0.81 14.48 10.63 1.24 1.28 26,759.08 3,445.32 21 SENSEX Index 52,516.76 29,968.45 1,031.03 2.16 31.58 20.73 3.25 3.08 93,846.41 1,268.23 22 NIFTY Index 15,431.75 8,806.75 649.35 4.64 33.12 20.07 3.22 2.98 114,516.08 1,547.55 23 JCI Index 6,504.99 4,460.27 16.54 0.28 27.64 15.88 1.52 1.88 7,058,218.53 489.20 24 LQ45 Index 1,030.11 648.65 (41.16) (4.40) 22.38 16.07 2.14 1.96 4,205,319.89 291.47 25 KSE100 Index 47,339.21 33,071.36 506.97 1.16 7.22 6.14 0.97 0.89 6,148.98 39.96 26 NKY Index 30,714.52 19,448.93 1,368.46 4.99 30.72 20.59 2.09 1.98 425,570.31 3,893.60 27 NEY Index 421.18 291.96 17.88 4.71 29.34 17.87 1.42 1.37 503,859.42 4,609.88 28 TP X Index 2,013.71 1,418.88 93.56 5.18 28.20 16.13 1.31 1.31 708,816.60 6,485.06 29 FB M KLCI Index 1,695.96 1,375.39 (25.56) (1.57) 20.83 13.54 1.63 1.55 1,036.04 253.37 30 NZSE Index 2,243.74 1,699.41 (68.44) (3.18) 50.64 33.22 2.49 2.59 178.22 127.74 31 P COM P Index 7,432.40 5,396.13 (768.84) (10.77) 27.00 17.48 1.56 1.48 8,098.58 167.98 32 FSSTI Index 3,237.23 2,420.84 374.46 13.17 39.57 15.38 1.16 1.12 539.15 405.31 33 KOSP I Index 3,266.23 1,894.29 294.00 10.23 20.05 12.97 1.22 1.22 2,109,255.63 1,889.29 34 TWSE Index 17,709.23 10,658.50 2,834.13 19.24 21.24 17.10 2.42 2.54 53,457.54 1,920.03 35 SET Index 1,606.41 1,187.49 133.78 9.23 38.61 19.40 1.72 1.75 17,949.54 575.67 36 SET50 Index 992.03 739.95 45.52 5.00 29.35 20.99 1.85 1.84 11,855.50 380.23 37 VNINDEX Index 1,286.32 760.04 135.52 12.28 17.91 15.15 2.53 2.45 4,646,849.16 201.57 T ra iling F o rwa rd D o m a in C urre nc y US D LO W P O IN T % T ra iling F o rwa rd A s ia / P a c if ic A m e ric a 5 2 - WE E K C H A N G E Y T D P E R ( x) P B V ( x) M A R KE T C A P ( B n) E uro pe H IG H
www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report
LQ45
Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research LQ45 Index
HIGH LOW POINT % 2020 2021E 2020 2021E
1 ACES IJ 1,480 1,850 1,250 (235) (13.70) 37.04 32.73 6.05 4.86 25,382.00 2 ADRO IJ 1,245 1,600 870 (185) (12.94) 22.18 7.85 0.88 0.71 39,822.52 3 AKRA IJ 3,270 3,770 2,130 90 2.83 13.62 13.45 1.43 1.35 13,128.05 4 ANTM IJ 2,490 3,440 484 555 28.68 40.46 27.51 2.44 2.78 59,836.60 5 ASII IJ 5,500 6,925 3,530 (525) (8.71) 15.08 12.54 1.57 1.34 222,659.54 6 BBCA IJ 32,025 36,900 23,400 (1,825) (5.39) 30.76 25.26 4.52 3.89 789,576.70 7 BBNI IJ 5,700 6,750 3,270 (475) (7.69) 34.60 11.29 1.04 0.90 106,297.34 8 BBRI IJ 4,050 4,950 2,160 (120) (2.88) 27.41 16.16 2.59 2.27 499,465.48 9 BBTN IJ 1,590 2,180 720 (135) (7.83) 11.41 7.58 0.91 0.78 16,838.10 10 BMRI IJ 6,175 7,450 3,660 (150) (2.37) 17.23 11.83 1.56 1.42 288,166.67 11 BSDE IJ 1,175 1,360 585 (50) (4.08) 96.08 18.25 0.85 0.73 24,876.35 12 BTPS IJ 3,270 4,480 2,020 (480) (12.80) 33.80 16.43 4.91 3.45 25,191.10 13 CPIN IJ 7,050 7,850 4,250 525 8.05 31.97 37.76 4.86 5.10 115,605.90 14 CTRA IJ 1,140 1,350 470 155 15.74 13.74 18.59 1.19 1.28 21,158.75 15 ERAA IJ 610 660 215 170 38.64 11.45 12.83 1.29 0.93 9,729.50 16 EXCL IJ 2,090 3,070 1,920 (640) (23.44) 79.96 23.55 1.52 1.12 22,414.57 17 GGRM IJ 36,100 55,000 35,600 (4,900) (11.95) 10.31 9.33 1.35 1.09 69,459.58 18 HMSP IJ 1,320 1,970 1,270 (185) (12.29) 20.28 18.15 5.79 5.10 153,539.86 19 ICBP IJ 8,700 10,625 7,750 (875) (9.14) 16.95 14.91 3.79 3.05 101,458.60 20 INCO IJ 4,610 7,100 2,450 (490) (9.61) 43.67 26.63 1.79 1.50 45,806.52 21 INDF IJ 6,525 8,000 5,225 (325) (4.74) 9.32 8.96 1.42 1.11 57,292.28 22 INKP IJ 9,100 15,550 4,850 (1,325) (12.71) 13.82 9.56 0.96 0.76 49,785.94 23 INTP IJ 12,850 15,975 10,125 (1,625) (11.23) 29.50 23.90 2.40 2.10 47,303.83 24 ITMG IJ 11,875 15,700 6,950 (1,975) (14.26) 27.45 8.15 1.27 1.01 13,417.86 25 JPFA IJ 2,110 2,270 875 645 44.03 17.67 15.00 1.60 1.97 24,743.07 26 JSMR IJ 4,150 4,990 2,950 (480) (10.37) 67.06 24.13 1.76 1.47 30,120.17 27 KLBF IJ 1,440 1,960 1,310 (40) (2.70) 25.38 23.11 3.99 3.55 67,500.18 28 MDKA IJ 2,620 3,000 1,155 190 7.82 103.72 60.53 7.09 6.98 60,010.71
29 MEDC IJ 670 790 328 80 13.56 #N/A N/A #N/A 0.88 0.83 16,841.27
30 MIKA IJ 2,620 3,220 1,830 (110) (4.03) 46.15 35.85 7.90 6.57 37,325.44
31 MNCN IJ 980 1,320 695 (160) (14.04) 7.30 6.85 1.09 0.94 14,748.79
32 PGAS IJ 1,225 1,895 780 (430) (25.98) #N/A N/A 21.23 1.28 0.85 29,695.85
33 PTBA IJ 2,370 3,180 1,780 (440) (15.66) 13.15 7.98 1.87 1.46 27,303.96 34 PTPP IJ 1,220 2,360 600 (645) (34.58) 90.45 17.37 1.09 0.69 7,563.87 35 PWON IJ 530 615 312 20 3.92 26.41 14.40 1.68 1.50 25,524.59 36 SMGR IJ 10,425 13,000 7,250 (2,000) (16.10) 26.41 19.74 2.16 1.69 61,836.10 37 SMRA IJ 970 1,070 414 165 20.50 64.57 44.96 1.70 1.84 13,993.98 38 TBIG IJ 2,790 2,850 1,000 1,160 71.17 33.48 45.50 4.05 8.52 63,213.03 39 TKIM IJ 9,975 17,250 3,770 125 1.27 14.72 9.10 1.44 NA 31,054.41 40 TLKM IJ 3,200 3,640 2,540 (110) (3.32) 15.76 14.37 3.20 2.74 316,999.09 41 TOWR IJ 1,140 1,325 820 180 18.75 16.89 19.29 5.04 4.83 58,156.67 42 TPIA IJ 10,075 11,350 6,275 1,000 11.02 224.48 69.83 6.38 6.17 179,672.72 43 UNTR IJ 21,175 28,475 13,550 (5,425) (20.39) 16.53 8.81 1.65 1.19 78,985.61 44 UNVR IJ 6,000 8,800 5,925 (1,350) (18.37) 39.11 30.99 56.79 43.83 228,900.00 45 WIKA IJ 1,440 2,450 890 (545) (27.46) 95.77 14.74 1.30 0.88 12,916.73 MARKET CAP (Bn) LQ45 Index 30-Apr-21 52-WEEK CHANGE YTD PER (x) PBV (x)
Macro data
Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research
D escriptio n 1-D ay (%) 5-D ays (%) 1-M o nth (%) YT D (%) Property (0.41) 1.75 (2.67) (11.43) Basic Industry 0.79 (0.31) (2.04) 1.90 Trade (0.63) (0.99) 1.83 13.81 Finance (0.99) (1.57) (0.85) 2.10 M iscellaneous Industry 0.77 (1.82) 3.30 (4.10) Consumer (0.11) (0.84) (4.14) (11.48) Infrastructure 0.48 (0.31) (0.32) 3.55 Agriculture 0.61 0.03 9.84 5.29 M ining 0.13 8.76 8.82 1.26 A pr-21 M ar-21 0.44 1.00 1.37 1.38 0.08 0.10 137.10 138.80 F OR EX Spo t R ate 1-D ay (%) 1-M o nth (%) YT D (%) USD/IDR 14,445.00 0.03 0.55 (2.73) USD/CNY 6.47 (0.04) 1.20 0.81 USD/EUR 0.83 (0.13) (1.85) 1.50 USD/JPY 109.32 (0.01) 0.79 (5.55) USD/SGD 1.33 0.09 0.94 (0.56) USD/AUD 1.29 (0.24) (1.00) (0.49) USD/GBP 0.72 (0.14) 0.50 (1.22) (in %) 3.95 0.17 1.46 5.65 6.46 6.43 Inflation M oM (in %)
Foreign Reserves (in USD bn) Secto rs
Eco no mic Indicato rs
Inflation YTD (in %) Eco no mic P arameters
Inflation YoY (in %)
Indonesia 5-Year Government Bonds Yield Indonesia 10-Year Government Bonds Yield Indonesia 15-Year Government Bonds Yield Lending and D epo sit R ates JIBOR (in IDR)
LIBOR (in GBP) SIBOR ( in USD)
Technical Corner
03 Mei 2021www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report JCI : MIXED
Last price : 5.995 Support : 5.987, 5.942 Resistance : 6.050, 6.115
JCI pada hari ini kami perkirakan akan bergerak MIXED dengan range 5.942– 6.050. JCI tidak berhasil breakout Resistance 6.027, berpeluang kembali menguji Support 5.987 dan 5.942. Namun, bila JCI breakout Resistance 6.027, akan mencoba next Resistance 6.050 dan 6.115.
Jakarta Composite Index (JCI)
Summary of portfolio:
Stock
Recommendation
Comment
TKIM
BUY ON WEAKNESS TKIM tidak berhasil breakout Resistance 10.150, berpeluang menguji Support 9.900 dan 9.600. Namun, bila TKIM berhasil breakout Resistance 10.150, akan melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 10.250 dan10.475.
CTRA
HOLD CTRA breakdown Support 1.145, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 1.120 dan 1.090. Namun, bila CTRA bertahan diatasSupport 1.145, akan mencoba Resistance 1.160 dan 1.180.
BBCA
HOLD BBCA tidak berhasil breakout Resistance 32.275, berpeluang menguji Support 31.975 dan 31.800. Namun, bila BBCA bertahan diatas Resistance 32.275,akan mencoba Resistance 32.575 dan 32.750
TLKM
HOLD TLKM bertahan pada Support 3.200, berpeluang mencoba Resistance 3.260 dan 3.300. Namun, bila TLKM tidak bertahan diatas Support 3.200, akanPabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
Ciputra Development Tbk (CTRA)
www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report TKIM : BUY ON WEAKNESS
Last price : 9.975
Target price : 11.200 (13.1%) Entry point : 9.900
Stop Loss : 9.300 (-6.1%)
TKIM tidak berhasil breakout Resistance 10.150, berpeluang menguji Support 9.900 dan 9.600. Namun, bila TKIM berhasil breakout Resistance 10.150, akan melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 10.250 dan 10.475. TKIM dilihat dari Indikator MACD dan Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
CTRA : HOLD
Last price : 1.140
Target price : 1.240 (10.7%) Stop loss : 1.030 (-6.3%)
CTRA breakdown Support 1.145, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 1.120 dan 1.090. Namun, bila CTRA bertahan diatas Support 1.145, akan mencoba Resistance 1.160 dan 1.180. CTRA dilihat dari Indikator MACD dan Stoc osc mulai membentuk pola Downtrend.
Support : 9.900, 9.600 Resistance : 10.250, 10.475
Support : 1.120, 1.090 Resistance : 1.160, 1.180
BBCA : HOLD
Last price : 32.025
Target price : 32.575 (5.4%) Stop Loss : 29.700 (-3.9%)
BBCA tidak berhasil breakout Resistance 32.275, berpeluang menguji Support 31.975 dan 31.800. Namun, bila BBCA bertahan diatas Resistance 32.275, akan mencoba Resistance 32.575 dan 32.750. BBCA dilihat dari Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
TLKM : HOLD
Last price : 3.200
Target price : 3.340 (6.4%) Stop loss : 3.040 (-3.2%)
TLKM bertahan pada Support 3.200, berpeluang mencoba Resistance 3.260 dan 3.300. Namun, bila TLKM tidak bertahan diatas Support 3.200, akan kembali menguji Support 3.170 dan 3.140. TLKM dllihat dari Indikator MACD mengindikasikan pola Downtrend dan Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Support : 31.975, 31.800 Resistance : 32.575, 32.750
Support : 3.170, 3.140 Resistance : 3.260, 3.300
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
Bank Central Asia Tbk (BBCA)
PT Sinarmas Sekuritas
Sinarmas Land Plaza Tower 3, 6th Fl. Jl. M. H. Thamrin no. 51
Tel: +62 21 392 5550 Fax: +62 21 392 5540
[email protected] www.sinarmassekuritas.co.id
Equity Research Team
DEPUTY HEAD OF RESEARCH Richard Suherman
Commodities
Tel: +62 21 3925550 Ext: 610
[email protected] DEPUTY HEAD OF RESEARCH
Richardson Raymond Property, Industrial Estate Tel: +62 21 3925550 Ext: 159
[email protected] EQUITY ANALYST
Andrianto Saputra
Tobacco, Plantation, Cement Tel: +62 21 3925550 Ext: 159
[email protected] EQUITY ANALYST
Kharel Devin Fielim
Media, Poultry, Construction Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] EQUITY ANALYST Elvira Natalia Consumer, Retail Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] TECHNICAL ANALYST Eddy Wijaya Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] DISCLAIMER
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judg-ment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Seku-ritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.