• Tidak ada hasil yang ditemukan

perencanaan pesan bisnis revisi pesan bisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "perencanaan pesan bisnis revisi pesan bisnis "

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Kelompok 1

Samsul Bahri

(133112340350010)

Muhammad Iqbal

(133112340350012)

Dzul Mufidah

(133112340350034)

Mauliza

(133112340350036)

(2)
(3)

Perencanaan Pesan Bisnis

Perencanaan pesan merupakan suatu

langkah strategis bagi pencapaian tujuan

organisasi secara menyeluruh dan

merupakan salah satu faktor penentu

keberhasilan komunikasi.

Pesan-pesan bisnis yang

terencana dengan baik

akan mempermudah

(4)

PROSES PENYUSUNAN PESAN BISNIS

PROSES PENYUSUNAN PESAN BISNIS

PERENCANAAN PESAN

PERENCANAAN PESAN

PENYUSUNAN PESAN

PENYUSUNAN PESAN

REVISI PESAN

(5)

Penentuan

Penentuan ide

pokok

Penentuan ide

pokok

Pemilihan

saluran dan

media

Pemilihan

saluran dan

media

1. PERENCANAAN PESAN

(6)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

Tahap ini meliputi 2 (dua) kegiatan, yaitu:

1. Mengorganisasikan pesan

a) Hal-hal yang menyebabkan pesan tidak

terorganisasi dengan baik, antara lain :

Bertele-tele

Informasi yang penting terlupakan

Terdapat informasi yang tidak relevan

Ide-ide disajikan secara tidak logis.

Tahap ini meliputi 2 (dua) kegiatan, yaitu:

1. Mengorganisasikan pesan

a) Hal-hal yang menyebabkan pesan tidak

terorganisasi dengan baik, antara lain :

Bertele-tele

Informasi yang penting terlupakan

(7)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

b) Untuk pengorganisasian pesan yang baik, adalah sebagai berikut :

Ide-ide dikelompokkan dan disajikan secara logis (dibuat

outlinenya)

Subjek dan tujuan jelas mencakup semua informasi yang pentingRelevansi informasi dengan subjek dan tujuan

c) Manfaat dari organisasi pesan yang baik, adalah :

Membantu audience memahami pesanMembantu audience menerima pesanMenghemat waktu bagi audience

Menyederhanakan tugas komunikatorMempermudah tugas komunikator

b) Untuk pengorganisasian pesan yang baik, adalah sebagai berikut :

Ide-ide dikelompokkan dan disajikan secara logis (dibuat

outlinenya)

Subjek dan tujuan jelas mencakup semua informasi yang pentingRelevansi informasi dengan subjek dan tujuan

c) Manfaat dari organisasi pesan yang baik, adalah :

Membantu audience memahami pesanMembantu audience menerima pesanMenghemat waktu bagi audience

(8)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

d) Tahapan untuk membuat organisasi pesan yang baik, adalah sebagai berikut :

Mendefinisikan dan mengelompokkan ide-ideMulailah dengan membuat ide pokok

Nyatakan poin-poin pendukung yang pentingIlustrasi dengan disertai bukti-bukti

e) Cara menentukan urutan dengan rencana organisasional

Pendekatan langsung (deduktif)

Pendekatan tidak langsung (induktif)

d) Tahapan untuk membuat organisasi pesan yang baik, adalah sebagai berikut :

Mendefinisikan dan mengelompokkan ide-ideMulailah dengan membuat ide pokok

Nyatakan poin-poin pendukung yang pentingIlustrasi dengan disertai bukti-bukti

e) Cara menentukan urutan dengan rencana organisasional

Pendekatan langsung (deduktif)

(9)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

f) Pola pengorganisasian pesan atau rencana organisasional

Pesan pendek : digunakan tergantung pada reaksi

audience.

Permintaan langsung

Pesan rutin, berita baik, dan goodwillBad news

Pesan persuasif (pesan yang bersifat

mengajak/membujuk)

Pesan panjang : dapat mencerminkan tujuan pesan dan

kemungkinan reaksi audience.

Pesan informasionalPesan analitikal

f) Pola pengorganisasian pesan atau rencana organisasional

Pesan pendek : digunakan tergantung pada reaksi

audience.

Permintaan langsung

Pesan rutin, berita baik, dan goodwillBad news

Pesan persuasif (pesan yang bersifat

mengajak/membujuk)

Pesan panjang : dapat mencerminkan tujuan pesan dan

kemungkinan reaksi audience.

(10)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

2. Memformulasikan pesan

a) Konsep awal/draft yang dibuat

Menuangkan ide-ide yang ada dipikiranPerbaikan/penambahan dari ide pokok

b) Gaya dan tekanan yang diberikan pada saat penyusunan pesan

Gaya

Hubungan yang ingin dinyatakan dalamPenggunaan sikap

Menekankan sifat positifMenekankan kredibilitas

2. Memformulasikan pesan

a) Konsep awal/draft yang dibuat

Menuangkan ide-ide yang ada dipikiranPerbaikan/penambahan dari ide pokok

b) Gaya dan tekanan yang diberikan pada saat penyusunan pesan

Gaya

Hubungan yang ingin dinyatakan dalamPenggunaan sikap

(11)

2. Penyusunan Pesan

2. Penyusunan Pesan

c) Untuk meningkatkan kredibilitas komunikator, adalah dengan cara sebagai berikut

Gunakan kata-kata yang menggambarkan kepercayaan diriNyatakan kredibilitas diri

Tunjukkan bahwa komunikator memahami situasi yang dialami audiencePercaya pada diri sendiri dan informasi yang kita buat

Dukung klaim dengan bukti yang jelasBersikap santun

Gunakan bahasa yang tidak biasBias jenis kelamin

Bias cacat tubuhBias usia

Bias rasial dan etnik

c) Untuk meningkatkan kredibilitas komunikator, adalah dengan cara sebagai berikut

Gunakan kata-kata yang menggambarkan kepercayaan diriNyatakan kredibilitas diri

Tunjukkan bahwa komunikator memahami situasi yang dialami audiencePercaya pada diri sendiri dan informasi yang kita buat

Dukung klaim dengan bukti yang jelasBersikap santun

Gunakan bahasa yang tidak biasBias jenis kelamin

Bias cacat tubuhBias usia

(12)

3. Revisi Pesan

Pesan yang telah disusun dikaji ulang untuk

memastikan apakah ide/gagasan yang

diungkapkan sudah memadai. Pemeriksaan

lebih detail juga dilakukan atas format

(13)

3. Revisi Pesan

3. Revisi Pesan

Menyunting pesan

Mengevaluasi isi dan organisasi pesan

Memeriksa ulang gaya dan keterbacaan

Pemilihan kata yang tepat

Menulis ulang

Membuat kalimat yang efektif

Menyusun paragraf yang kohern

Menyunting pesan

Mengevaluasi isi dan organisasi pesan

Memeriksa ulang gaya dan keterbacaan

Pemilihan kata yang tepat

Menulis ulang

(14)

3. Revisi Pesan

3. Revisi Pesan

Memproduksi pesan

Mendesain elemen

Mendesain keputusan

Mencetak pesan

Formatnya

Pengecekan terhadap penggunaan huruf

(15)

Penentuan Tujuan Komunikasi Bisnis

Penentuan Tujuan Komunikasi Bisnis

Mengapa tujuan harus jelas

Tujan yang jelas akan membantu komunikator

dalam membuat beberapa keputusan penting,

seperti berikut:

Keputusan untuk meneruskan pesan

Keputusan untuk menenggapi audience

Keputusan untuk memutuskan isi

Keputusan untuk menetapkan saluran atau

media

Mengapa tujuan harus jelas

Tujan yang jelas akan membantu komunikator

dalam membuat beberapa keputusan penting,

seperti berikut:

Keputusan untuk meneruskan pesan

Keputusan untuk menenggapi audience

Keputusan untuk memutuskan isi

Keputusan untuk menetapkan saluran atau

(16)

Penentuan Tujuan Komunikasi Bisnis

Penentuan Tujuan Komunikasi Bisnis

Tujuan Komunikasi Bisnis

• Memberi Informasi • Memberi Persuasi

• Melakukan Kolaborasi

Cara Menguji Tujuan

• Apakah tujuan tersebut

realistik?

• Apakah waktunya tepat?

• Apakah orang yang mengirimkan pesan sudah tepat? • Apakah tujuannya selaras dengan tujuan organisasi

(17)

Analisis Audience

Analisis Audience

Cara mengembangkan profil audience

Berapa jumlah dan bagaimana komposisi

audience?

Siapa audience.

Reaksi audience.

Bagaimana tingkat pemahaman audience?

Bagaimana hubungan komunikator dengan

audience?

Cara mengembangkan profil audience

Berapa jumlah dan bagaimana komposisi

audience?

Siapa audience.

Reaksi audience.

Bagaimana tingkat pemahaman audience?

Bagaimana hubungan komunikator dengan

(18)

Analisis Audience

Analisis Audience

Cara Memuaskan Kebutuhan Informasi Audience

Temukan apa yang ingin diketahui audience

Antisipasi pertanyaan yang tidak diungkapkan

Berikan semua informasi yang dibutuhkan

Yakinkan bahwa informasi tersebut akurat

Tekankan ide-ide yang paling menarik audience

Cara Memuaskan Kebutuhan Informasi Audience

Temukan apa yang ingin diketahui audience

Antisipasi pertanyaan yang tidak diungkapkan

Berikan semua informasi yang dibutuhkan

Yakinkan bahwa informasi tersebut akurat

(19)

Analisis Audience

Analisis Audience

Pendekatan Dalam Memuaskan Audience

Pendekatan rasional, yaitu dengan

memberikan alasan yang rasional atau masuk

akal.

Pendekatan emosional, yaitu dimaksudkan

untuk memotivasi audience agar mengubah

perilakunya.

Pendekatan Dalam Memuaskan Audience

Pendekatan rasional, yaitu dengan

memberikan alasan yang rasional atau masuk

akal.

Pendekatan emosional, yaitu dimaksudkan

(20)

Analisis Audience

Analisis Audience

Memuaskan Kebutuhan Praktikal Audience

Pesan harus dibuat seringkas mungkin

Jika pesan ditulis dengan panjang, dibuat poin-poin

sehingga mudah dipahami oleh audience dan

alur/urutannya harus jelas.

Jika pesan disampaikan secara lisan, struktur pesan

harus disusun runtut dan ide pokok harus dinyatakan

secara jelas dan logis.

Penggunaan alat-alat bantu komunikasi lisan harus

cermat

Memuaskan Kebutuhan Praktikal Audience

Pesan harus dibuat seringkas mungkin

Jika pesan ditulis dengan panjang, dibuat poin-poin

sehingga mudah dipahami oleh audience dan

alur/urutannya harus jelas.

Jika pesan disampaikan secara lisan, struktur pesan

harus disusun runtut dan ide pokok harus dinyatakan

secara jelas dan logis.

Penggunaan alat-alat bantu komunikasi lisan harus

(21)

Analisis Audience

Analisis Audience

Cara Memuaskan Kebutuhan Motivasional Audience

Untuk mengatasi kendala-kendala dalam memotivasi

audience perlu melakukan pendekatan dengan

(22)

Penentuan Ide Pokok

Penentuan Ide Pokok

Perbedaan Topik dan Ide

Topik merupakan subyek yang lebih luas.

(23)

Penentuan Ide Pokok

Penentuan Ide Pokok

Cara yang dapat digunakan untuk menentukan ide

pokok

Cara yang dapat digunakan untuk menentukan ide

pokok yaitu dengan Brainstorming. Teknik

brainstorming yang dapat digunakan yaitu:

Storyteller’s Tour

Random List

Conclusions, Findings, Recommendations (CFR)

Worksheet

Journalistic Approach

Question and Answer Chain

Cara yang dapat digunakan untuk menentukan ide

pokok

Cara yang dapat digunakan untuk menentukan ide

pokok yaitu dengan Brainstorming. Teknik

brainstorming yang dapat digunakan yaitu:

Storyteller’s Tour

Random List

Conclusions, Findings, Recommendations (CFR)

Worksheet

Journalistic Approach

(24)

Pemilihan Saluran dan Media

Pemilihan Saluran dan Media

Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran yaitu :

1. Komunikasi Lisan, digunakan bila :

Diperlukan feedback langsung dari komunikan

Pesan relatif sederhana dan mudah dimengerti

Tidak memerlukan catatan permanen

Penerima dapat dikumpulkan dengan mudah

Ingin mendorong interaksi untuk pemecahan masalah

dan pengambilan keputusan

Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran yaitu :

1. Komunikasi Lisan, digunakan bila :

Diperlukan feedback langsung dari komunikan

Pesan relatif sederhana dan mudah dimengerti

Tidak memerlukan catatan permanen

Penerima dapat dikumpulkan dengan mudah

Ingin mendorong interaksi untuk pemecahan masalah

(25)

Pemilihan Saluran dan Media

Pemilihan Saluran dan Media

2. Komunikasi Tertulis, digunakan bila:

Tidak diperlukan feedback langsung

Pesan terinci dan kompleks

Memerlukan perencanaan yang

seksama

Memerlukan catatan permanen

Penerima dalam jumlah banyak

Penerima sulit dijangkau

2. Komunikasi Tertulis, digunakan bila:

Tidak diperlukan feedback langsung

Pesan terinci dan kompleks

Memerlukan perencanaan yang

seksama

(26)

Referensi

Dokumen terkait

Karena manusia yang diciptakan Allah sebagai makhluk yang paling canggih, mampu menggunakan potensi yang dimilikinya dengan baik, yaitu mengaktualisasikan potensi iman kepada Allah,

Selain sarana kita juga akan membutuhkan guru yang mampu melaksanakan workshop membaca tersebut yaitu harus ada pelatihan-pelatihan guru dalam melaksanakan workshop membaca di

Hasil uji beda pada kelompok tidak berpasangan antara kelompok setelah perlakuan Dzikir Jaher dan kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0.001 (p< 0.05), artinya

Namun, hasil penelitian tersebut tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh setianingsih, (2016) tentang kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan di rumah

Pemegang saham publik EXCL yang telah menyatakan tidak menyetujui rencana Penggabungan pada saat RUPSLB dan bermaksud untuk menjual saham - saham mereka wajib mengisi

Koreksi tulisan oleh teman atau balikan sesama teman ( peer feedback ) tergolong wujud pembelajaran dengan pendekatan proses ( process approach ).Tidak itu saja,

IT Maturity Model merupakan model yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan pengelolaanteknologi informasi dalam suatu organisasi.Model pengukuran ini

[r]