• Tidak ada hasil yang ditemukan

Expert System Untuk Mendiagnosa Penyakit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Expert System Untuk Mendiagnosa Penyakit"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

EXPERT SYSTEM UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN BUAH BERBASIS WEB

JepersonHutahaean 1 , YessicaSiagian2 , Eva Solita Pasaribu3

E-mail: [email protected], [email protected], [email protected]

ABSTRAK

Seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi yang semakin pesat, penyampaian informasi penyakit pada tanaman pertanian dengan media internet memang sangat diperlukan yang melibatkan pengguna dalam menentukan informasi yang akan diperoleh. Sistem Informasi yang berbasis sistem pakar (expert system) merupakan acuan penyedia informasi yang lebih akurat dan jelas mempermudah dalam mendiagnosa suatu penyakit dari data-data gejala yang ditemukan dilapangan. Expert System merupakan sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia kekomputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli atau pakar. Dengan informasi berbasis expert system orang awampun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit, yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para ahli. Pemrograman expert system merupakan salah satu perangkat lunak (Software) yang digunakan dalam bidang riset ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada dasarnya ilmu expert system juga dapat digunakan untuk menganalisa suatu fakta dalam penelitian (Research Fact).

Selain itu, expert system juga dapat digunakan untuk memecahkan dan mencari solusi akhir dari suatu permasalahan sesuai dengan data-data yang ada. Sistem informasi expert system yang dibangun merupakan sistem informasi berbasis web, yaitu sistem yang mampu memberikan informasi tentang penyakit yang menyerang tanaman buah alpukat dari data gejala-gejala penyakit yang ditemukan dilapangan melalui proses diagnosa. Sistem yang dibangun dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai pemrograman Web, dan database MYSQL sebagai penyimpanan data servernya. Mekanisme inferensi yang digunakan adalah penalaran maju (forward chaining) dengan teknik penelusuran secara mendalam (depth first search). Metode kaidah produksi dituliskan dalam bentuk if-then (jika-maka). Dalam pengimplementasian sistem, teknologi PHP (Personal Home Pages) merupakan teknologi server-side scripting, yaitu pemrosesan program dilakukan diserver sebelum dikirimkan ke client. Sistem juga didukung dengan sebuah sistem database yang berfungsi untuk menampung data-data mengenai gejala, penyakit, dan penanggulangannya.

Kata kunci : expert system, php, mysql, penyakit tanaman alpukat, penalaran maju (forward chaining).

ABSTRACT

Along with the rapid technological advances, delivering information on the diseases of agricultural crops with internet media is very necessary that involves the user in determining the information to be obtained. Information systems based expert systems (expert systems) is a reference provider of more accurate information and clearly easier to diagnose a disease symptom of the data found in the field. Expert System is a system that is trying to adopt human knowledge to computer, so that the computer can resolve the problem as was done by experts or specialists. With information-based expert systems, even the common people, can solve problems that are quite complex, which is actually only be solved with the help of experts. Programming expert systems is one of the software (software) used in the field of science and technology research. Basically science expert system can also be used to analyze the facts in the research (Research Fact).

(2)

programming and MySQL database as a data storage server. Inference mechanism used is advanced reasoning (forward chaining) with tracking techniques in depth (depth first search). Method of production rules written in the form of if-then (if-then). In implementing the system, the technology of PHP (Personal Home Pages) is a server-side scripting technology, the program processing is done in server before being sent to the client. The system is also supported by a database system that serves to collect data on symptoms, diseases, and mitigation.

Key Wordz : expert system, php, mysql, avocado disease,forward chaining.

1. PENDAHULUAN

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tanah pertanian yang subur dan kaya akan hasil alamnya. Sejalan dengan peningkatan peradaban manusia, pertanian pun berkembang menjadi beberapa sistem, mulai dari sistem yang paling sederhana sampai pada sistem yang canggih.

Dewasa ini banyak terjadi kegagalan panen terutama pada tanaman. Hal ini disebabkan karena adanya bencana alam yang melanda suatu daerah tertentu atau terserang penyakit tertentu. Sebagian besar kegagalan panen disebabkan karena tanaman terserang penyakit, tetapi petani tidak tahu penyakit apa yang sedang menyerang tanamannya. Selain itu juga, sering terjadi kesalahan dalam komposisi obat yang digunakan untuk menanggulangi penyakit tersebut. Mungkin karena dosisnya terlalu banyak, sehingga membuat tanaman menjadi rusak bahkan ada yang mati. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, maka diadakan klasifikasi penyakit tanaman, yang akan memudahkan untuk mempelajari penyakit tanaman berdasarkan gejala-gejala yang ada. Informasi tentang jenis-jenis penyakit tanaman alpukat berbasis web ini dibuat agar dapat dikenal oleh masyarakat luas melalui jaringan internet.

Dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman alpukat, salah satunya dengan menggunakan sistem pakar (expert system). Sistem pakar merupakan program komputer yang bertindak menirukan keahlian seorang

pakar. Secara umum Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi

pengetahuan manusia ke komputer. agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja para ahli, dengan sistem

pakar ini. Orang awampun dapat

menyelesaikan masalah yang cukup rumit yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan

dengan bantuan para ahli, tujuan

pengembangan sistem pakar sebenarnya bukan untuk menggantikan peran manusia. Tetapi untuk mensubtitusikan pengetahuan manusia kedalam bentuk sistem sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.

Dengan memberikan berbagai

pertanyaan dan kemudian mendapatkan informasi, sistem pakar dapat mengambil kesimpulan yang sesuai dengan cepat, teliti, dan akurat bila dibandingkan manusia, sehingga akan menghemat waktu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Pengetahuan yang dimiliki oleh seorang petani tanaman dan penyuluh pertanian disimpan dalam program komputer yang nantinya bisa dipergunakan setiap saat ketika dibutuhkan.

Dengan adanya sistem pakar ini, diharapkan dapat membantu dalam bidang pertanian maupun orang awam dalam menentukan penyakit pada jenis tanaman alpukat.

2. METODE PENELITIAN

(3)

(development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environmet). Lingkungan pengembangan sistem pakar digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar. Komponen-komponen sistem pakar dalam kedua bagian tersebut dapat dilihat dalam Gambar 1.

Gambar 1 Arsitektur Sistem Pakar

3. PEMBAHASAN DAN HASIL 3.1 Tabel Keputusan

Dari pengetahuan penyakit yang sudah dirumuskan, dapat dibuat tabel keputusan yang dipakai untuk pembuatan rule sebagai alat bantu untuk menyelesaikan logika didalam program. Tabel keputusan untuk diagnosa penyakit pada tanaman alpukat dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1. Tabel Keputusan Penyakit

No Gejala Nama Penyakit

A B C D E F G H I J

1 Cabang atau ranting

mengering dan mati ujung (die

back).

2 Daun-daun

layu dan

gugur.

3 Terjadi kemunduran pertumbuhan tanaman, bahkan

kematian.

4 Akar rambut membusuk,

mati, dan

rontok.

5 Daun baru

tumbuh tidak normal, kecil-kecil, berwarna hijau

kekuningan.

6 Kulit batang berubah warna menjadi

cokelat

bergetah.

7 Kulit batang

dan cabang

berwarna cokelat kehitaman, mengeluarkan

getah putih.

8 Getah mengering berubah

menjadi bubuk

putih.

9 Kambium batang berwarna

cokelat.

10 Pada buah

tampak bintik atau bercak kecil berwarna cokelat sampai ungu, lunak

dan agak

(4)

11 Daging buah berwarna

cokelat busuk.

12 Bila akar tanaman sakit dikuliti, pada kulit, jaringan kortex, dan terserang akan gugur.

cokelat merah dan cokelat

(jaringan mati) berwarna bercak cokelat berbagai

jaringan xylem garis-garis

berbuah tetapi bentuk buah tidak

sempurna, kulitnya kasar dan bergabus.

(5)

22 Daun berubah warna menjadi hijau gelap

berwarna putih abu-abu.

23 Pada daun muda terdapat bercak-bercak yang berwarna keabu-abuan. diseluruh kulit buah. tak beraturan, berukuran 3 mm – 6 mm.

30 Bila cuaca lembab, pada bercak tampak

masa spora

berwarna kelabu.

31 Pada daun

timbul bintik

luka bulat cokelat sampai hitam. kerusakan atau kematian jaringan

(nekrotik) yang

tidak teratur.

(6)

terserang rusak cokelat gelap, mengeras, dan pecah, menjadi tempat infeksi cendawan lain yang

berwarna putih

atau merah

muda serta

klorosis pada tulang daun.

37 Pada kulit batang, cabang atau ranting tampak bintik atau alur garis berwarna putih atau kuning.

mengarah dari pangkal

Keterangan dari nama penyakit :

A = Busuk Akar & Kanker Batang

3.2 Representasi Pengetahuan pakar

diagnosa Penyakit Tanaman Alpukat

Metode kaidah produksi biasanya dituliskan dalam bentuk Jika - Maka (If - Then). Kaidah ini dapat dikatakan sebagai hubungan implikasi dua bagian, yaitu bagian premis (Jika) dan bagian konklusi (Maka). Apabila bagian premis dipenuhi maka bagian konklusi juga bernilai benar.

(7)

dalam bentuk kaidah produksi adalah sebagai berikut:

1. IF Cabang atau ranting mengering dan mati ujung (die back).

AND Daun-daun layu dan gugur

AND Terjadi kemunduran pertumbuhan tanaman, bahkan kematian

AND Akar rambut membusuk, mati, dan rontok

AND Daun baru tumbuh tidak normal, kecil-kecil, berwarna hijau kekuningan.

AND Kulit batang berubah warna menjadi cokelat bergetah.

AND Getah mengering berubah menjadi bubuk putih.

AND Kambium batang berwarna cokelat. THEN Busuk akar dan Kanker Batang

Phytophthora

2. IF Cabang atau ranting mengering dan mati ujung (die back).

AND Daun-daun layu dan gugur.

AND Terjadi kemunduran pertumbuhan tanaman, bahkan kematian.

AND Kulit batang dan cabang berwarna cokelat kehitaman, mengeluarkan getah putih.

AND Getah mengering berubah menjadi bubuk putih.

AND Pada buah tampak bintik atau bercak kecil berwarna cokelat sampai ungu, lunak dan agak melekuk.

AND Daging buah berwarna cokelat

AND Terjadi kemunduran pertumbuhan tanaman, bahkan kematian.

AND Bila akar tanaman sakit dikuliti, maka pada kulit, jaringan kortex, dan kayu tampak hamparan miselia cendawan berwarna putih.

THEN Penyakit Busuk Akar Dematophora

4. IF Cabang atau ranting mengering dan mati ujung (die back).

AND Daun, bunga, buah dan cabang tanaman yang terserang akan gugur. AND Bunga berubah warna, dari hijau

kekuningan menjadi cokelat merah dan cokelat hitam.

AND Pada tepi daun timbul bercak-bercak nekrosis (jaringan mati) berwarna coklat karat, meluas keseluruh permukaan helai daun.

AND Pada buah timbul bercak-bercak cokelat berbagai ukuran, yang membesar membentuk bercak hitam busuk melekuk.

THEN Antraknosa

5. IF Cabang atau ranting mengering dan mati ujung (die back).

AND Daun pada cabang atau tajuk pohon tiba-tiba menjadi layu dan tetap menggantung untuk beberapa hari. AND Bila kulit cabang dikelupas, akan

tampak jelas pada jaringan xylem garis-garis cokelat kehitaman. THEN Layu Verticillium

6. IF Cabang atau ranting mengering dan mati ujung (die back).

AND Kulit batang dan cabang menjadi cekung tidak berwarna, sering rusak dan mati.

AND Bila kulit batang dikelupas, tampak kayunya mati tak berwarna.

AND Tanaman masih bisa berbuah tetapi bentuk buah tidak sempurna, kulitnya kasar dan bergabus.

THEN Kanker Physalospora

(8)

AND Pada daun muda terdapat bercak-bercak gelap.

AND Pada daun tua tampak bercak-bercak tak beraturan, berdiameter 1,25 - 2,5 cm berwarna keabu-abuan.

THEN Tepung Oidium

8. IF Pada daun terdapat bercak-bercak halus, berwarna cokelat dengan diameter 1 mm.

AND Bercak berbentuk angular (bersudut-sudut) ada yang menyebar, ada yang menyatu pada sisi daun bagian bawah.

AND Daun mengering

AND Pada buah terdapat bercak atau bintik mirip bisul, berwarna cokelat, dan menyebar diseluruh kulit buah. AND Bintik ini berbentuk lubang-lubang

kecil kering, tak beraturan, berukuran 3 - 6 mm.

AND Bila cuaca lembab, pada bercak tampak massa spora berwarna kelabu.

AND Bercak merekah pecah dan menjadi tempat infeksi cendawan lain yang menimbulkan kebusukan buah. THEN Bercak Daun & Bisul Buah

Cercospora

9. IF Pada daun timbul bintik luka bulat kasar, berdiameter sampai 3 mm dan berwarna cokelat sampai hitam. AND Bila luka bertambah banyak,

meluas, dan menyatu, akan

menimbulkan kerusakan atau

kematian jaringan (nekrotik) yang tidak teratur.

AND Daun yang terserang rusak sama sekali.

AND Kulit buah dipenuhi bercak berwarna cokelat gelap, mengeras, dan berbentuk mirip kudis yang sedang mengering.

AND Bercak merekah pecah dan menjadi tempat infeksi cendawan lain yang menimbulkan kebusukan buah. THEN Penyakit Scab atau kudis

10. IF Bentuk daun tidak normal, aneka ragam bercak berwarna putih atau merah muda, serta klorosis pada tulang daun.

AND Pada kulit batang, cabang atau ranting tampak bintik atau alur garis berwarna putih atau kuning.

AND Buah tidak dapat tumbuh normal, kecil, dan mengalami cacat pada kulit buah.

AND Bentuk cacat mengarah dari pangkal keujung buah, berupa lekukan yang mengerut.

AND Lekukan pada buah yang masih mentah berwarna kuning, pada buah yang masak berwarna kemerahan atau kehitaman.

THEN Sun Blotch

3.3. Pohon Keputusan Diagnosa Penyakit Tanaman Buah Alpukat

Mekanisme inferensi yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar ini adalah metoda penalaran maju (forward chaining) dengan teknik penelusuran secara mendalam

(depth first search). Dalam penalaran maju,

penalaran dimulai dari sekumpulan data (aturan – aturan) menuju kesimpulan. Dalam penalaran maju, aturan – aturan diuji satu demi satu dalam urutan tertentu. Urutan itu berupa aturan dalam basis aturan. Saat tiap aturan diuji, sistem pakar akan mengevaluasi apakah kondisinya benar atau salah. Jika kondisinya benar, maka aturan itu disimpan kemudian aturan berikutnya diuji. Sebaliknya jika kondisinya salah, aturan itu tidak disimpan dan aturan berikutnya diuji. Proses ini akan berulang (interaktive) sampai seluruh basis aturan teruji dengan berbagai kondisi.

(9)

yang akan dimulai dengan pengecekan gejala-gejala penyakit, kemudian akan diperoleh kesimpulan berupa nama penyakit dan penanggulangannya.

Pohon keputusan merupakan struktur penggambaran pohon secara hirarkis. Struktur pohon terdiri dari node-node yang menunjukkan objek dan arc (busur) yang menunjukkan hubungan antar objek. Dari representasi pengetahuan pakar diatas, maka dapat dibuat pohon keputusan seperti pada gambar 2 berikut.

1 2 3 4 5 6 8 9

Gambar 2. Pohon Keputusan

Ket : = Nama Gejala

= Nama Penyakit

3.4. Pemodelan Sistem

Salah satu cara untuk

merepresentasikan program adalah dengan menggunakan diagram alir. Pada dasarnya, kita dapat menggunakan model apa saja tergantung dari situasi. Pemakai yang berbeda akan membutuhkan pemodelan yang berbeda pula.

Diagram konteks berfungsi untuk memberikan gambaran umum tentang suatu

sistem, diagram konteks dapat dipecah lagi kebagian-bagian yang lebih rinci. Dari diagram konteks dapat dijelaskan tentang sistem yang akan dibuat. Diagram konteks untuk Sistem pakar diagnosa penyakit tanaman alpukat ini dapat dilihat seperti pada Gambar

Gejala - gejala tanaman Pengetahuan

Gambar 3. Diagram Konteks Diagnosa Penyakit Tanaman Alpukat

3.4 Hasil

Untuk dapat mengakses halaman web, dapat dilakukan dengan menggunakan web

browser, dengan mengetikkan alamat web

pada web addressnya. Pada simulasi web dengan browser internet explorer pada komputer yang sekaligus berfungsi sebagai

web server, dapat dilakukan dengan

mengetikkan localhost pada menu web adress. Menu utama (index.php), program akan muncul pertama kali ketika aplikasi dijalankan. Halaman menu utama terdiri dari enam menu yaitu menu Home, info tanaman, info penyakit, konsultasi, buku tamu dan kontak. Tampilan menu utama program ditunjukkan pada gambar 4.

(10)

Menu Info Tanaman (infotanaman.php) merupakan menu yang berisi informasi mengenai tanaman alpukat seperti syarat tumbuh, jenis (varietas), pedoman budidaya, dan kegunaan dari tanaman alpukat itu sendiri. Jenis (varietas) tanaman alpukat yang dibahas, dibatasi dengan varietas yang umum dibudidayakan di Indonesia dan detailnya dapat dilihat dengan mengklik link gambar buah alpukat. Tampilan menu utama info tanaman ditunjukkan pada gambar 5

Gambar 5. Tampilan Info Tanaman

Jika pada halaman utama web dipilih menu Info Penyakit, maka akan tampil halaman yang berisi informasi tentang data penyakit yang menyerang tanaman alpukat serta penjelasan arti penyakit tanaman dan gejala. Tampilan menu utama info penyakit ditunjukkan pada gambar 6.

Gambar 6. Tampilan Info Penyakit

Halaman menu konsultasi merupakan halaman untuk melakukan proses diagnosa terhadap suatu penyakit pada tanaman berdasarkan gejala-gejala yang dimasukkan. Halaman ini juga dapat dikatakan inti utama dari program sistem pakar diagnosa penyakit tanaman alpukat. Pada halaman ini, user akan mendapatkan tampilan yang berisi pertanyaan gejala-gejala penyakit yang menyerang tanaman alpukat satu persatu dan user harus

menjawab „Y‟ (ya) atau „T‟ (tidak). Halaman menu konsultasi ditunjukkan pada gambar 7 berikut ini.

Gambar 7. Tampilan menu konsultasi

4. KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan “Expert System Untuk Mendiagnosa Penyakit Tanaman Buah

Berbasis Web” ini, maka dapat diambil

(11)

1. Sistem yang dibangun merupakan salah satu media penyedia informasi global mengenai penyakit tanaman alpukat kepada khalayak ramai.

2. Sistem pakar berbasis Web ini merupakan suatu aplikasi yang dirancang untuk mempermudah dalam menentukan suatu jenis penyakit yang menyerang tanaman alpukat dari data gejala-gejala penyakit dan

mengetahui penyebab serta cara

penanggulangannya melalui proses

diagnosa.

3. Data-data yang terdapat pada program aplikasi dapat di update atau ditambah jika ditemukan data baru berdasarkan gejala-gejala penyakit yang ditemukan dilapangan. 4. Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (Personal Home Page), Web Server Apache dan MySQL sebagai database server. Pengaksesan database dan manipulasinya dilakukan pada sisi server saja, bukan pada sisi pengguna.

DAFTAR PUSTAKA

Agung. G, “Membuat Homepage Interaktif

dengan CGI/Perl, PT. Elex Media

Komputindo, Jakarta, 1999.

Bunafit Nugroho, “PHP & MySQL dengan

Editor Dreamweaver MX”, Andi

Offset, Yogyakarta, 2004.

Jogiyanto. HM, “Analisis & Desain Sistem

Informasi (Pendekatan Terstruktur

Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis),

Andi Offset, Yogyakarta, 1999.

Baga Kalie. Moehd, “Alpukat: Budidaya dan

Pemanfaatannya, Kanisius, Yogyakarta,

1997.

Sri Kusumadewi, “Artificial Inteligence

(Teknik dan Aplikasinya), Graha Ilmu,

Yogyakarta, 2003.

M. Farid Azis, “Belajar Sendiri

Pemrograman Sistem Pakar”, PT. Elex

Media Komputindo, Jakarta, 1994.

Ir. H. Rukmana, “Budidaya Alpukat,

Kanisius, Yogyakarta, 1997.

Sutarman, S.Kom, “Membangun Aplikasi

Web dengan PHP dan MySQL, Graha

(12)

Gambar

Gambar 1 Arsitektur Sistem Pakar
Gambar 2. Pohon Keputusan
Gambar 5. Tampilan Info Tanaman

Referensi

Dokumen terkait

Aplikasi farmakoterapi sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa penyakit syaraf pusat dapat berfungsi memberikan informasi kepada user mengenai penyakit syaraf

Desain system aplikasi diagnosa penyakit dengan menggunakan fuzzy expert system yaitu menentukan variabel-variabel gejala dan output beserta domain nilainya,

Sistem pakar yang sudah berhasil dibangun dibangun mampu digunakan untuk mendi- agnosa penyakit ginjal, yang meliputi proses identifikasi penyakit dan pengelolaan basis

Dari pengujian yang dilakukan menghasilkan Sistem Pakar Berbasis Web untuk mendiagnosa Penyakit Kelinci yang dapat bekerja seperti layaknya seorang dokter

Desain system aplikasi diagnosa penyakit dengan menggunakan fuzzy expert system yaitu menentukan variabel-variabel gejala dan output beserta domain nilainya,

Dengan fitur yang berbasis web yang dimiliki, sistem pakar untuk diagnosa penyakit tanaman kedelai yang telah dibangun dapat digunakan sebagai alat bantu untuk

1) Telah dapat dibangun dan dihasilkan suatu sistem informasi berbasis web panduan diet bagi penderita penyakit jantung. 2) Sistem mampu memberikan perhitungan kebutuhan gizi

Desain system aplikasi diagnosa penyakit dengan menggunakan fuzzy expert system yaitu menentukan variabel-variabel gejala dan output beserta domain nilainya,