KEBERLANJUTAN DESA PASCA
1.
Status Keberfungsian Desa Pasca
Provinsi Jumlah Desa Pasca Status Keberfungsian Berfungsi Berfungsi
Sebagian Tidak Berfungsi
Bali 10 10 0 0
Nusa Tengara Barat 48 33 15 0
Nusa Tenggara Timur 802 616 128 58
2.
Penyaluran Dana untuk Keberlanjutan
Sumber Dana
Jumlah Desa
Penerima
Nilai Dana
Keberlanjutan
HID
17
4.650.000.000,-HKP
45
5.018.000.000,-APBD
46
10.120.000.000,-CSR(
TTS,Dompet
Duafa)
2
200.000.000,-3.
Isu dan Permasalahan Keberfungsian Desa Pasca
BPSPAMs belum memiliki SDM yang cukup dalam pengelolaan sarana air minum./BPSPAMs belum bekerja secara optimal dan professional
BPSPAMS tidak cukup modal untuk perbaikan
Masyarakat belum siap membayar iuran dengan system tarif air sesuai jumlah pemakaian yang tertera pada water meter/Iuran masih dibawah Biaya Operasionan dan Pemeliharaan (BOP)
Musim kemarau yang panjang berpengaruh terhadap debit air baku/Terjadi penurunan debit air pada sumber mata air
Adanya kerusakan sarana oleh alam dan manusia
Sarana Air Rusak ( Pipa Transmisi dan Distribusi, Pompa,Panel Surya, Broncaptering,Reservoir,HU dan KU )
4.
Rencana Tindak Lanjut Keberfungsian Desa Pasca
Penguatan kelembagaan BPSPAMs melalui pelatihan pengurus BPSPAMs
Memberikan input kepada Satker Kabupaten untuk mengajukan usulan dana perbaikan sarana tidak berfungsi maupun berfungsi sebagian baik APBD Kabupaten/Propinsi ataupun sumber dana lainnya (ADD), dan mendorong untuk mendapat Program HKP melalui mekanisme anggaran masing-masing sumber dana.
Memfasilitasi penyusunan proposal Asosiasi SPAMs Kabupaten untuk
diajukan ke sumber dana (APBD Kab, APBD Prop, dan sumber dana lainnya) untuk perbaikan sarana tidak berfungsi dan atau berfungsi sebagian
Hearing dengan Pemerintah dan DPR Propinsi terkait kondisi sarana air minum Pamsimas terbangun yang perlu diperbaiki ataupun peningkatan keberfungsiannya serta pengembangan sarana yang ada untuk menambah pemanfaat.
Perlu dibangun sinergi antara program Pemerintah Propinsi NTT (Program Anggaran untuk Rakyat menuju Sejahtera/Anggur Merah) dengan Pamsimas
5.
Pembentukan Asosiasi SPAM Perdesaan
Kabupaten/Kota Rencana Tindak Lanjut Target Pembentukan
Tabanan Pelatihan BPSPAMS
Sosialisasi Fungsi, Tugas &
Tanggung Jawab, AD/ART Asosiasi Februari
2016
Lombok Tengah Lombok Timur Sumbawa Dompu Bima Belu Flores Timur Ende Manggarai Timur Nagakeo
Sumba Barat Daya Sumba Tengah Sumba Timur Sabu Raijua
PENYELESAIAN DESA sebelum 2015
1.
Desa Belum Selesai 100%
Provinsi
Tahun Pelaksanaan Total Desa Belum
100% …. 2010 2011 2012 2013 2014
Desa Reguler APBN
1. Provinsi Bali 0
2. Provinsi NTB 3 3
3. Provinsi NTT 1 22 23
Desa Reguler APBD
1. Provinsi Bali 0 2. Provinsi NTB 0 3. Provinsi NTT 8 8 Desa Replikasi 1. Provinsi Bali 2. Provinsi NTB 3. Provinsi NTT 1 3 1 5
Provinsi
Tahun Pelaksanaan
TotalDesa Belum 100% …. 2010 2011 2012 2013 2014
Desa HID
Provinsi NTT
1
1
Desa HIK
Provinsi NTT
Desa HKP
Provinsi NTT
9
9
2.
Isu dan Permasalahan Desa Belum Selesai 100%
Masyarakat tidak mampu memenuhi janjinya untuk inkind material pipa PVC senilai ± Rp. 6 juta (pada desa Marong Kab. Lombok Tengah).
Sulitnya menyelesaiakan pengeboran (sampai pindah lokasi sebanyak 3 kali) karena kondisi geologisnya dan alat bor yang digunakan
berakibat tertundanya pemasangan pipa distribusi (pada desa Kidang Kab. Lombok Tengah).
Belum selesai pemberkasan dokumen LP2K dan SP3K (pada desa Tanggabaru Kab. Bima)
Keterbatasan sumber mata air dalam desa sehingga hrs mengkases sumber mata air luar desa dan sering terjadi konflik social yang
membutuhkan waktu penanganan/mediasi yang lama.
Sering terjadi perubahan opsi karena debit air menurun bahkan hilang
Pengadaan meterial perpipaan dan pompa dari luar kabupaten
Fasilitator Masyarakat HKP yang telah diberhentikan karena tidak ada dana.
3. Rencana Tindak Lanjut Penyelesaian Desa Belum Selesai 100%
• Desa Tangga Baru Kab. Bima (segera menyeleaikan dokumen LP2K dan SP3K dan melakukan koordinasi dengan Kades, KKM dan Satlak untuk mengatur jadwal serah terima kegiatan)
• Desa Marong/ Kec. Praya Timur Kab. Lombok Tengah (KKM & Desa Mengirim Proposal Ke Dinas PU & ESDM untuk meminta bantuan dana pembelian pipa. Penanggung Jawab FK (WSS & CD) & DC )
• Desa Kidang Kec. Praya Timur (Monitoring penanaman pipa distribusi secara kontinue. Penanggung Jawab FK (WSS & CD))
• Mediasi konflik social yang terjadi oleh pemerintah Kabupaten
• Mencari alternative sumber air lain
• Mendorong percepatan kepada suplayer dalam hal pasokan material
PELAKSANAAN DESA TAHUN 2015
1.
Status Desa 2015
Provinsi
Status Kegiatan Pencairan BLM JumlahDesaIMAS PJM RKM T-1 T-2 T-3
Desa Reguler APBN
1. Provinsi Bali
8
8
8
8
0
0
8
2. Provinsi NTB
38
38
38 38
7
0
38
3. Provinsi NTT
134 134 134 76 12
0
134
Desa Reguler APBD
1. Provinsi Bali
2
2
2
0
0
0
2
2. Provinsi NTB
10
10
10
6
0
0
10
Provinsi
Status Kegiatan Pencairan BLM JumlahDesa PJM RKM T-1 T-2Desa HID
Provinsi NTT
3
2
0
0
17
Desa HKP
Provinsi NTT
0
0
0
0
45
2.
Target Pencairan BLM Desa 2015
Provinsi BLM Nopember Desember
M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 Desa Reguler APBN
1. Provinsi Bali T-1 8 T-2 8 T-3 8 2. Provinsi NTB T-1 38 T-2 38 T-3 38 3. Provinsi NTT T-1 64 70 T-2 134 T-3 134
Provinsi Jlh
Desa BLM
Nopember Desember
M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2
Desa Reguler APBN
1. Provinsi Bali 8 T-1 8 T-2 8 T-3 8 2. Provinsi NTB 34 T-1 38 T-2 38 T-3 38 3. Provinsi NTT 134 T-1 64 70 T-2 134 T-3 134
Provinsi Jlh
Desa BLM
Nopember Desember
M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2
Desa Reguler APBD
1. Provinsi Bali 2 T-1 2 T-2 2 T-3 2 2. Provinsi NTB 10 T-1 10 T-2 10 T-3 10 3. Provinsi NTT 46 T-1 24 22 T-2 46 T-3 46
2. Target Pencairan BLM Desa 2015
Provinsi Jumla h Desa. BLM Nopember Desember M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 Desa HID Provinsi NTT 17 T-1 17 T-2 17 Desa HKP Provinsi NTT 45 T-1 45 T-2 45SEBARAN LOKASI DESA REPLIKASI PROGRAM PAMSIMAS
YANG BELUM SELESAI PELAKSANAAN FISIKNY
ASTATUS : 26 Oktober 2015
2010 2011 2012 2013 2014
• Nas ional 5 16 12 1 3 37
5 13 12 1 3 34
1 NUSA TENGGARA TIMUR 5 5 4 14
MANGGARAI 2 2 ROTE NDAO 1 TIMOR TENGAH UTARA 3 1 TIMOR TENGAH SELATAN 2 SIKKA 2 ALOR 1 2 GORONTALO 1 1 POHUWATO 1 3 SULAWESI BARAT 3 3 1 7 MAMUJU UTARA 3 3 1 4 SULAWESI TENGAH 1 5 1 1 8 POSO 1 MOROWALI 1 1 TOJO UNA-UNA 1 PARIGI MOUTONG 2 BUOL 1 1 5 MALUKU UTARA 1 1 HALMAHERA BARAT 1 6 PAPUA BARAT 3 3 KAB. MANOKWARI 3
NO PROVINSI KABUPATEN/KOTA DESA YANG BELUM SELESAI 100% TOTAL
PENJELASAN TERHADAP DESA REPLIKASI YANG
BELUM SELESAI
KABUPATEN MANGGARAI
( 2 Desa Tahun 2011, dan 2 Desa Tahun 2012)
Alasan : - 3 Desa datanya belum di entry dan 1 Desa Belum selesai
(40%)
o KABUPATEN ROTE NDAO
( 1 Desa Tahun 2012)
Alasan : Perbedaan data dalam Aplikasi ( Modul 4.02.01 Progres realisasi RKM 100%, Bobot Terbaca 50.74%, QS terbaca 67.34%.
o KABUPATEN TTU
( 2 Desa tahun 2010, 1 Desa Tahun 2011)
Alasan : - 1 Desa Lokasi Mata air Longsor, sehingga mencari sumber
baru
- 2 Desa dalam proses penyelesaian ( 80%)
o KABUPATEN TTS
( 2 Desa Tahun 2011)
Alasan : Dana tidak di anggarkan pada Tahun 2011, dan baru di realisasikan
Lanjutan….
o KABUPATEN SIKKA
( 2 Desa Tahun 2010)
Alasan : Belum di entry pada data SIM
o KABUPATEN ALOR
( 1 Desa Tahun 2012)
TARGET PENYELESAIAN DESA
REPLIKASI
KABUPATEN MANGGARAI
Pengentryan data SIM untuk 3 Desa : Minggu II Nov. 2015 Desa Manong : Minggu IV Juni 2016 KABUPATEN ROTE NDAO
KABUPATEN TTU
2 Desa Dalam proses penyelesaian : Minggu IV Des. 2015 KABUPATEN TTS
Penyelesaian Kegiatan : Minggu IV Feb. 2016 KABUPATEN SIKKA
Pengentryan data SIM : Minggu III Nov. 2015 KABUPATEN ALOR
3.
Isu dan Permasalahan Pelaksanaan Desa 2015
Lambatnya pencairan termin 1 karena bendahara sering salah
input no Reksus
Adanya revisi desa dan lambatnya membuat SK revisi pada Kab.
Bima
Kekosongan korkab pada kab. Bima.
Adanya kegiatan pemanduan bagi FM pada saat FM sibuk
melaksanakan kegiatan di desa.
Belum ada DIPA revisi untuk 3 Kabupaten (Manggarai, Manggarai
Timur dan Nagekeo, Kab TTS dan Sumba Tengah
Belum ada DIPA HID
Pengajuan SPM untuk 5 Kabupaten (dari 9 Kabupaten) yang
KPPN berada diluar Kabupaten serta disposisi perjalanan dinas bendahara PU untuk pengajuan SPM untuk beberapa
4.
Rencana Tindak Lanjut Pelaksanaan Desa 2015
• Pendampingan bendaharan satker perihal percepatan
pencairan BLM
• Perceptan SK revisi desa oleh Bupati
• Calon Korkab Bima Sudah diajukan oleh Manajemen ke
Proyek
• Waktu pelaksanaan pelatihan FM disesuaikan dengan
schedule kabupaten agar tidak menghambat pelaksanaan kegiatan (percepatan)
• Koord. Dengan Satker PAMS, CMAC terkait kepastian
DIPA revisi dan DIPA HID
• Koord dengan Satker Kabupaten untuk percepatan
KESIAPAN DESA TAHUN 2016
1.
Status Kesiapan Kabupaten untuk tahun 2016
Provinsi
Kabupaten
Jumlah MempunyaiLonglist KesiapanDana APBD Rata-rata Desa APBD Rata-rata Desa APBN 1. Provinsi Bali 5 2 5 2 10 2. Provinsi NTB 8 7 8 2 10 3. Provinsi NTT 21 14 21 2 8
2.
Isu Permasalahan dan Pelaksanaan Desa 2016
• Belum semua Kabupaten melakukan Penyusunan longlist - Provinsi Bali ( 7 Kabupaten Lokasi Pamsimas III),
3 Kabupaten yang belum memasukkan Longlist :
Kabupaten Buleleng
Kabupaten Jembrana
Kabupaten Dianyar
- Provinsi NTB ( 8 Kabupaten Lokasi Pamsimas III), 3 Kabupten yang belum memasukkan Longlist :
Kabupaten Bima
Kabupaten Lombok Timur
Lanjutan…..
-
Provinsi NTT ( 21 Kabupaten Lokasi Pamsimas III),
7 Kabupaten yang belum memasukkan Longlist :
Kabupaten Manggarai Barat
Kabupaten Ngada
Kabupaten Sabu Raijua
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Tengah