KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KM 72 TAHUN 2022
TENTANG
TIM PENYELENGGARAAN MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 (1443 HIJRIAH) BIDANG TRANSPORTASI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa untuk mendukung pelaksanaan tugas Tim Pelaksana Bidang Transportasi dalam penyelenggaraan mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah), perlu dibentuk Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 bidang transportasi untuk melakukan perencanaan, pemantauan, dan pengendalian angkutan mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi;
Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);
2. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 132, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4444) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6760);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4722);
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4849);
5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4956);
6. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5052);
7. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5058);
8. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2009 Nomor 146, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5065);
9. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah dan dicabut sebagian terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara
Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6757);
10. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 267, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5600);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 260, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5594);
12. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2012 tentang Romite Nasional Keselamatan Transportasi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 9);
13. Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang Badan Pengelola Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 216);
14. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 203) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 106);
15. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 33);
16. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2004 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu;
17. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 873);
18. Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 375 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, Nomor 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2 0 2 2;
19. Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Tim Koordinasi Pemantauan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG TIM PENYELENGGARAAN MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 (1443 HIJRIAH) BIDANG TRANSPORTASI.
PERTAMA : Membentuk Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi, yang terdiri atas:
1. Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2. Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi;
3. Tim Penyelenggaraan Tingkat Kabupaten/Kota; dan 4. Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional,
dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.
KEDUA : Tugas dan bagan organisasi Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA tercantum dalam Lampiran II dan Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.
KETIGA : Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional menyampaikan laporan kegiatan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi kepada Menteri.
KEEMPAT : Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi dan Tingkat Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA serta pembentukan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Provinsi dan Tingkat Kabupaten/Kota diketuai dan ditetapkan oleh Gubernur dan Bupati/Wali Kota sesuai dengan kewenangannya.
KELIMA : Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA bertugas selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) yang dilaksanakan mulai tanggal 25 Aprii 2022 (H-7) pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal
10 Mei 2022 (H+7) pukul 24.00 WIB.
KEENAM : Untuk mendukung pelaksanaan tugas, masing masing penanggung jawab bidang dapat membentuk sekretariat.
KETUJUH : Segala biaya yang timbul sebagai pelaksanaan tugas Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran masing-masing unit kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
KEDELAPAN : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Aprii 2022
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
BUDI KARYA SUMADI Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada:
1. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;
2. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan;
3. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian;
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi;
5. Menteri Sekretaris Negara;
6. Menteri Dalam Negeri;
7. Menteri Keuangan;
8. Menteri Kesehatan;
9. Menteri Ketenagakerjaan;
10. Menteri Perindustrian;
11. Menteri Perdagangan;
12. Menteri Energi dan Sumber Daya Minerai;
13. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
14. Menteri Komunikasi dan Informatika;
15. Menteri Pertanian;
16. Menteri Badan Usaha Milik Negara;
17. Sekretaris Kabinet;
18. Panglima Tentara Nasional Indonesia;
19. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia;
20. Para Gubernur di seluruh Indonesia;
21. Para Bupati/Wali Kota di seluruh Indonesia;
22. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan;
23. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika;
24. Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal, dan Kepala Badan di lingkungan Kementerian Perhubungan;
25. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi;
26. Para Kepala Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota;
27. Yang bersangkutan.
LAMPIRAN I
KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR KM 72 TAHUN 2022 TENTANG
TIM PENYELENGGARAAN MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 (1443 HIJRIAH) BIDANG TRANSPORTASI
A. SUSUNAN TIM PENYELENGGARAAN TINGKAT NASIONAL 1. Tim Pengarah
a. Ketua : Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;
b. Wakil Ketua : 1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan;
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian;
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi;
c. Anggota 1. Menteri Dalam Negeri;
2. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia;
3. Menteri Kesehatan;
4. Menteri Energi dan Sumber Day a Minerai;
5. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
6. Menteri Komunikasi dan Informatika;
7. Menteri Badan Usaha Milik Negara;
8. Menteri Luar Negeri;
9. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;
10. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
11. Panglima Tentara Nasional Indonesia; dan
12. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
2. Tim Pelaksana
a. Ketua Menteri Perhubungan;
b. Sekretaris c. Anggota
3. Koordinator a. Ketua
b. Wakil Ketua c. Anggota
Kepala Badan Kebijakan Transportasi;
1. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana;
2. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan;
3. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika; dan 4. Ketua Komite Nasional
Keselamatan Transportasi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat;
Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia;
1. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri;
2. Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
3. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan;
4. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan;
5. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Minerai;
6. Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
7. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika;
8. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara;
9. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri;
10. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;
d. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Darat
e. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Laut
f. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Udara
g- Penanggung Perkeretaapian
Jawab Bidang
h. Penanggung Jawab Bidang Transportasi Jabodetabek
i. Penanggung Keselamatan
Jawab Bidang
j- Penanggung Jawab Bidang Pencarian dan Pertolongan
k. Penanggung Jawab Bidang Analisis Dan Evaluasi
11. Asisten Operasi Kepolisian Negara Republik Indonesia;
12. Asisten Operasi Panglima Tentara Nasional Indonesia
13. Deputi Bidang Penanganan Darurat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana;
14. Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika;
15. Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Pencarian dan Pertolongan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan;
16. Direktur Jenderal Perhubungan Laut;
17. Direktur Jenderal Perhubungan Udara;
18. Direktur Jenderal Perkeretaapian;
19. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek;
20. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan;
2 1 . Wakil Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi;
Direktur Lalu Lintas Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
Direktur Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian ;
Direktur Angkutan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek;
Sekretaris Komite Nasional Keselamatan Transportasi;
Direktur Kesiapsiagaan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan;
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan
1. Penanggung Jawab Bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofìsika
m. Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/ Hubungan Masyarakat n. Penanggung Jawab Bidang
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kebijakan Transportasi;
Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofìsika;
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Sekretariat
Jenderal, Kementerian
Perhubungan;
Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sekretariat
Jenderal, Kementerian
Perhubungan.
B. TIM PENYELENGGARAAN TINGKAT PROVINSI
1. Koordinator : Gubernur;
2. Anggota : (ditetapkan oleh Gubernur).
C. TIM PENYELENGGARAAN TINGKAT KABUPATEN/KOTA
1. Koordinator : Bupati/Wali Kota;
2. Anggota : (ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota).
D. POS PENYELENGGARAAN HARIAN TINGKAT NASIONAL 1. Dipimpin secara bergantian : 1.
sesuai jadwal yang
ditetapkan oleh Ketua 2. Koordinator
3.
4.
Direktur Lalu Lintas Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
Direktur Angkutan Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
5. Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
6. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
7. Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
8. Direktur Kepelabuhanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
9. Direktur Kenavigasian, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
10. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
11. Direktur Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
12. Direktur Keamanan Penerbangan,
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
13. Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
14. Direktur Bandar Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
15. Direktur Navigasi Penerbangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara;
16. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian ;
17. Direktur Prasarana Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian;
18. Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian;
19. Direktur Sarana Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian;
20. Direktur Angkutan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek;
21. Direktur Lalu Lintas, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek;
22. Direktur Prasarana, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.
2. Sekretaris Pos : Ditetapkan oleh Penanggung Jawab Bidang Penyelenggaraan Harian Analisis dan Evaluasi.
3. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian masing-masing bidang ditetapkan oleh Penanggung Jawab masing-masing bidang.
MENTERI PERHUBUNGAN
LAMPIRAN II
KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR KM 72 TAHUN 2022 TENTANG
TIM PENYELENGGARAAN MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 (1443 HIJRIAH) BIDANG TRANSPORTASI
Tugas Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Transportasi
1. Tugas Tim Penyelenggaraan Koordinasi Tingkat Nasional a. Tim Pengarah
Tim pengarah mempunyai tugas menentukan arah kebijakan dalam pemantauan penyelenggaraan mudik lebaran Tahun 2022 (1433 Hijriah).
b. Tim Pelaksana
Bertanggung jawab terhadap kelancaran pelaksanaan penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2022 (1443 Hijriah) dan melaporkan hasil pelaksanaan penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Pengarah.
c. Koordinator
Direktur Jenderal Perhubungan Darat selaku Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional mempunyai tugas:
1) menjabarkan kebijakan Menteri ke dalam rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) bersama dengan koordinator sub sektor/bidang lain;
2) menyusun rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) untuk dijadikan acuan bagi instansi terkait dalam penyelenggaraannya;
3) menyiapkan, menyelenggarakan dan mengawasi pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
4) menyusun jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional, khususnya para Ketua Pos Koordinasi Harian;
5) memantau, mengendalikan dan memberikan instruksi-instruksi kepada Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Provinsi maupun Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Kabupaten/Kota, baik melalui Gubernur sebagai Koordinator Harian Tingkat Provinsi maupun langsung kepada Bupati/Walikota sebagai Koordinator Harian Tingkat Kabupaten/Kota;
6) menyelenggarakan penyuluhan-penyuluhan, latihan ataupun gladi lapangan bagi para petugas yang terlibat dalam Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
7) melakukan koordinasi dengan penanggung jawab sub sektor/bidang lain, dalam rangka pemenuhan kebutuhan angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) serta pemecahan masalah yang berkaitan dengan ketertiban, kelancaran, dan keselamatan dalam Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
8) melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
9) mengoordinasikan kunjungan-kunjungan lapangan dalam rangka Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah); dan 10) bertanggungjawab kepada Menteri.
Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia selaku Wakil Ketua beserta Anggota Koordinator mempunyai tugas membantu Ketua Koordinator sesuai dengan kewenangannya.
d. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Darat
Direktur Lalu Lintas Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat selaku Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Darat mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) berkoordinasi dengan direktorat lain di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk menjabarkan rencana operasi sub sektor perhubungan darat;
3) berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melaksanakan pemantauan jalan, jembatan dan prasarana jalan lain serta penyiapan alat-alat berat untuk daerah rawan bencana alam yang berkaitan dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan selama masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan kegiatan sub sektor perhubungan darat meliputi perencanaan angkutan, manajemen dan rekayasa lalu lintas, pengendalian dan pengawasan lalu lintas, pengadaan sarana/prasarana lalu lintas dan angkutan serta peralatan komunikasi dengan tetap berpedoman pada rencana operasi yang telah ditetapkan di seluruh wilayah Indonesia dengan titik berat Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Lampung, provinsi- provinsi di Pulau Jawa, Provinsi Bali, dan Provinsi Sulawesi Selatan;
5) melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, angkutan perkotaan, angkutan sungai, danau dan penyeberangan selama masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
6) mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional sub sektor perhubungan darat, baik dalam persiapan, pelaksanaan maupun pengawasannya, sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar;
7) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional, khususnya di sub sektor perhubungan darat; dan
8) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
e. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Laut
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, selaku Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Laut mempunyai tu gas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan laut kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) berkoordinasi dengan direktorat lain di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjabarkan rencana operasi sub sektor perhubungan laut;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan penyelenggaraan angkutan laut meliputi perencanaan, pengawasan dan pengendalian angkutan laut, pengerahan sarana/prasarana angkutan laut, serta mempersiapkan alat komunikasi, dengan tetap berpedoman pada rencana operasi yang telah ditetapkan di seluruh wilayah indonesia;
4) melaksanakan pemantauan data di Pelabuhan Laut yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
5) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) sub sektor perhubungan laut meliputi persiapan, pelaksanaan maupun pengawasannya, sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
6) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional khususnya sub sektor perhubungan laut; dan
7) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
f. Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Udara
Direktur Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, selaku Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Udara mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan penyelenggaraan angkutan udara kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) berkoordinasi dengan direktorat lain di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk menjabarkan rencana operasi pada sub sektor perhubungan udara;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan kegiatan sub sektor perhubungan udara meliputi perencanaan, pengawasan, dan
pengendalian angkutan udara, pengerahan sarana/prasarana angkutan udara yang tersedia serta mempersiapkan alat komunikasi, dengan tetap berpedoman pada rencana operasi yang telah ditetapkan di seluruh wilayah Indonesia;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional sub sektor perhubungan udara meliputi persiapan, pelaksanaan maupun pengawasannya, sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
5) melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah), khususnya sub sektor perhubungan udara;
6) menyusun jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional khususnya sub sektor perhubungan udara; dan
7) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
g. Penanggung Jawab Bidang Perkeretaapian
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian selaku Penanggung Jawab Bidang Perkeretaapian mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan penyelenggaraan angkutan perkeretaapian kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) berkoordinasi dengan direktorat lain di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk menjabarkan rencana operasi sub sektor perkeretaapian;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan kegiatan sub sektor Perkeretaapian meliputi perencanaan, pengawasan dan pengendalian angkutan perkeretaapian, pengerahan sarana/prasarana angkutan perkeretaapian yang tersedia, dengan tetap berpedoman pada rencana operasi yang telah ditetapkan;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional sub sektor perkeretaapian meliputi persiapan, pelaksanaan maupun pengawasannya, sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
5) melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah), khususnya sub sektor perkeretaapian;
6) menyusun jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional khususnya sub sektor perkeretaapian; dan
7) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
h. Penanggung Jawab Bidang Transportasi Jabodetabek
Direktur Angkutan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, selaku Penanggung Jawab Bidang Transportasi Jabodetabek mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan penyelenggaraan transportasi Jabodetabek kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) berkoordinasi dengan direktorat lain di lingkungan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek untuk menjabarkan rencana operasi sub
sektor transportasi Jabodetabek;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan kegiatan sub sektor transportasi Jabodetabek meliputi perencanaan, pengawasan dan pengendalian angkutan Jabodetabek, pengerahan sarana/prasarana angkutan Jabodetabek yang tersedia, dengan tetap berpedoman pada rencana operasi yang telah ditetapkan;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional sub sektor transportasi Jabodetabek meliputi persiapan, pelaksanaan maupun pengawasannya, sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
5) melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah), khususnya sub sektor transportasi Jabodetabek;
6) menyusun jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional khususnya sub sektor transportasi Jabodetabek; dan
7) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
Penanggung Jawab Bidang Keselamatan
Sekretaris Romite Nasional Keselamatan Transportasi selaku Penanggung Jawab Bidang Keselamatan mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang keselamatan;
2) mengoordinasikan seluruh kegiatan keselamatan dalam rangka pertolongan pada peristiwa, musibah/kecelakaan selama berlangsungnya masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional bidang keselamatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional bidang keselamatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
4) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional, khususnya di bidang
keselamatan; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
Penanggung Jawab Bidang Pencarian dan Pertolongan
Direktur Kesiapsiagaan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, selaku Penanggung Jawab Bidang Pencarian dan Pertolongan mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang pencarian dan pertolongan;
2) mengoordinasikan seluruh kegiatan pencarian dan pertolongan dalam rangka pencarian dan pertolongan pada peristiwa, musibah/kecelakaan selama berlangsungnya masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat
Nasional bidang pencarian dan pertolongan meliputi persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional bidang pencarian dan pertolongan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
4) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional, khususnya di bidang pencarian dan pertolongan; dan 5) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan
Tingkat Nasional.
k. Penanggung Jawab Bidang Analisis dan Evaluasi
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, selaku Penanggung Jawab Bidang Analisis dan Evaluasi dibantu Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
2) menghimpun laporan-laporan dari seluruh instansi/unit yang terlibat dalam penyelenggaraan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional, Tingkat Provinsi, dan Tingkat Kabupaten/Kota untuk dilakukan analisis dan evaluasi;
3) menyusun laporan akhir Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Bidang Analisis dan Evaluasi Tingkat Nasional;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional bidang analisis dan evaluasi meliputi persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional bidang analisis dan evaluasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
5) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional, khususnya di bidang analisis dan evaluasi; dan
6) bertanggung jawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
l. Penanggung Jawab Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika selaku Penanggung Jawab Bidang Meteorologi dan Geofisika mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika;
2) menghimpun data, informasi dan prakiraan cuaca serta menyampaikan kepada seluruh instansi/badan/perusahaan yang terlibat dalam Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
3) bersama instansi terkait mengoordinasikan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika yang meliputi persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika berjalan dengan aman, tertib dan lancar;
4) menyiapkan jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional, khususnya di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika; dan
5) bertanggung jawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
m. Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik selaku Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/ Hubungan Masyarakat mempunyai tugas:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang komunikasi dan informasi publik/hubungan masyarakat;
2) mengoordinasikan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan penyebarluasan informasi pada masa Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) mengoordinasikan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan sosialisasi dan pers;
4) bersama instansi terkait mengoordinasikan penyelenggaraan Pos Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional Bidang Pers, meliputi persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/ Hubungan Masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar;
5) menyusun jadwal petugas Pos Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang pers; dan
6) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
n. Penanggung Jawab Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi selaku Penanggung Jawab Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas antara lain:
1) membantu dan memberi saran tentang kebijakan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi;
2) mengoordinasikan seluruh kegiatan sistem informasi Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
3) mengoordinasikan sistem informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan teleconference pimpinan Kementerian Perhubungan;
4) menyusun rencana dan program kerja untuk penyelenggaraan sistem informasi termasuk pengoperasian website dalam rangka Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional;
5) menyusun dan melakukan pemutakhiran data dan informasi yang diperlukan sebelum, selama, dan sesudah masa Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional; dan 6) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan
Tingkat Nasional.
2. Tugas Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi.
Para Gubernur selaku Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi, mempunyai tugas:
a. menyusun rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) sesuai situasi dan kondisi masing-masing daerah dengan mengacu kepada rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
b. mengoordinasikan Bupati/Wali Kota di wilayahnya untuk menyusun rencana dan program kerja dalam rangka meningkatkan kelancaran, ketertiban, keamanan dan keselamatan lalu lintas serta mempersiapkan kebutuhan angkutan yang diperlukan dalam penyelenggaraan angkutan di wilayah masing-masing, baik darat, laut, udara, maupun perkeretaapian;
c. melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional dalam rangka kelancaran Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
d. menyiapkan fasilitas umum dan memberikan kemudahan-kemudahan yang diperlukan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
e. mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi terjadinya kemacetan dan kecelakaan serta mengantisipasi daerah rawan bencana alam (banjir, tanah longsor, kabut) di wilayahnya;
f. membentuk Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Provinsi sebagai sarana komunikasi dengan Pos Koordinasi Harian Tingkat Nasional dan Pos Koordinasi Harian Tingkat Kabupaten/Kota;
g. menyampaikan laporan harian Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Menteri melalui Pos Koordinasi Harian Tingkat Nasional;
h. melakukan optimalisasi dan perbaikan prasarana transportasi di wilayahnya sesuai kewenangannya;
i. melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan kelancaran Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah); dan
j. bertanggungjawab kepada Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
3. Tugas Tim Penyelenggaraan Tingkat Kabupaten/Kota.
Para Bupati/Wali Kota selaku Koordinator Tim Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah)Tingkat Kabupaten/Kota, mempunyai tugas:
1) menyusun rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) sesuai situasi dan kondisi masing-masing daerah dengan mengacu kepada rencana operasi Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) Tingkat Nasional dan Provinsi;
2) menyusun rencana dan program kerja dalam rangka meningkatkan kelancaran, ketertiban, keamanan dan keselamatan lalu lintas serta mempersiapkan kebutuhan angkutan yang diperlukan dalam penyelenggaraan angkutan di wilayah masing-masing, baik darat, laut, udara, perkeretaapian;
3) melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional maupun Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi dalam rangka Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
4) melakukan optimalisasi dan perbaikan prasarana transportasi di wilayahnya sesuai kewenangannya;
5) mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi terjadinya kemacetan dan kecelakaan serta mengantisipasi daerah rawan bencana alam (banjir, tanah longsor, kabut) di wilayahnya;
6) mengawasi pelaksanaan tarif angkutan, kelaikan kendaraan dan tanggap darurat serta mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang ditemui sesuai ketentuan yang berlaku;
7) membentuk Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Kabupaten/Kota sebagai sarana komunikasi dengan lapangan, Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Provinsi, dan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional;
8) menyampaikan laporan harian Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) kepada Gubernur melalui Pos Koordinasi Harian Tingkat Provinsi;
9) melaksanakan survei dan pemantauan lapangan yang berkaitan dengan kelancaran Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah); dan
10) bertanggungjawab kepada Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Pro vinsi.
4. Tugas Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional a. Ketua Pos Penyelenggaraan Harian
Para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal dan Kepala Pusat di lingkungan Kementerian Perhubungan secara bergantian bertugas selaku Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) mengoordinasikan seluruh kegiatan pemantauan, pengendalian dan pengawasan lalu lintas dan angkutan yang dilaksanakan secara terus menerus terhadap seluruh kegiatan pelayanan dan pelaksanaan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah) di semua sub sektor, baik tingkat pusat maupun daerah melalui Gubernur sebagai Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Provinsi atau Bupati/Wali Kota sebagai Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Kabupaten / Kota;
2) mengambil langkah-langkah yang diperlukan atas suatu masalah yang timbul di lapangan dan apabila masalah yang terjadi perlu penanganan/kebijaksanaan khusus agar dilaporkan kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional;
3) bertanggungjawab atas seluruh kegiatan Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional sehingga kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar;
4) menyusun laporan harian pelaksanaan tugas kepada Menteri, Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional, dan tembusan kepada para Penanggung Jawab Bidang; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional.
b. Sekretaris Pos Penyelenggaraan Harian
Sekretaris Pos Penyelenggaraan Harian Tingkat Nasional ditetapkan oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian selaku Penanggung Jawab Bidang Analisis dan Evaluasi dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan tugas-tugas pemantauan dan pengendalian angkutan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian;
2) menghimpun data dan laporan harian yang disampaikan oleh Ketua Pos Penyelenggaraan Harian masing-masing Bidang pada Pos Penyelenggaraan Pusat, Pos Penyelenggaraan Daerah, atau Unit Pelaksana Lapangan lainnya, untuk dianalisis/dievaluasi;
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan untuk disampaikan kepada Menteri dan Koordinator Tim Penyelenggaraan Tingkat Nasional dengan tembusan kepada masing-masing Penanggung Jawab Bidang;
4) memberi masukan berdasarkan laporan harian kepada penanggung jawab sistem informasi (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi)
untuk bahan informasi kepada masyarakat;
5) berkoordinasi dengan Ketua Pos Penyelenggaraan Harian untuk memperoleh kebutuhan-kebutuhan Sekretariat; dan
6) bertanggung jawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
c. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Darat
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Darat Tingkat Nasional ditetapkan oleh Penanggung Jawab Bidang
Perhubungan Darat dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Darat;
2) mengoordinasikan kegiatan unit Pos Penyelenggaraan sub sektor perhubungan darat antara lain dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, PT Jasa Marga (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PERUM DAMRI, Radio Republik Indonesia, Radio Swasta, Radio Antar Penduduk Indonesia, Organisasi Amatir Radio Indonesia, Sentra Komunikasi Mitra Kepolisian Republik Indonesia, Pramuka, serta unit lainnya dalam melakukan pemantauan dan pengendalian angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Perhubungan Darat dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
4) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
d. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Laut
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Laut Tingkat Nasional ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut selaku Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Laut dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian sub sektor perhubungan laut;
2) mengoordinasikan kegiatan unit Pos Penyelenggaraan Bidang Perhubungan Laut antara lain dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, PT Pelindo (Persero), PT Pelni (Persero), Kantor Kesyahbandaran Utama, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan, serta unit instansi/badan usaha lainnya dalam melakukan pemantauan dan pengendalian angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Perhubungan Laut dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
4) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
e. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Udara
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perhubungan Udara Tingkat Nasional ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara selaku Penanggung Jawab Bidang Perhubungan Udara dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan sub sektor perhubungan udara;
2) mengoordinasikan kegiatan unit Pos Penyelenggaraan Bidang Perhubungan Udara antara lain dengan PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), perusahaan penerbangan serta unit instansi/badan usaha lainnya dalam melaksanakan pemantauan dan pengendalian angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Udara dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan 4) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
f. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perkeretaapian
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Perkeretaapian Tingkat Nasional ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian selaku Penanggung Jawab Bidang Perkeretaapian dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan sub sektor Perkeretaapian;
2) mengoordinasikan kegiatan unit Pos Penyelenggaraan Bidang Perkeretaapian antara lain dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta unit instansi/badan usaha lainnya dalam melaksanakan pemantauan dan pengendalian angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Perkeretaapian dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
4) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
g. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Transportasi Jabodetabek Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Transportasi Jabodetabek Tingkat Nasional ditetapkan oleh Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek selaku Penanggung Jawab Bidang Transportasi Jabodetabek dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Bidang Transportasi Jabodetabek;
2) mengoordinasikan kegiatan unit Pos Penyelenggaraan Bidang Transportasi Jabodetabek dengan unit instansi/badan usaha lainnya dalam melaksanakan pemantauan dan pengendalian angkutan mudik lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Transportasi Jabodetabek dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
4) dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
h. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Keselamatan
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Keselamatan Tingkat Nasional ditetapkan oleh Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi selaku Penanggung Jawab Bidang Keselamatan dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian bidang keselamatan;
2) berkoordinasi dengan anggota Pos Penyelenggaraan bidang lain untuk memonitor kemungkinan-kemungkinan terjadinya kecelakaan atau musibah selama berlangsungnya masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) berkoordinasi dengan Penanggung Jawab Bidang Keselamatan untuk pengiriman tenaga investigator ke lokasi kecelakaan/
musibah apabila dipandang perlu;
4) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Keselamatan dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
i. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Pencarian dan Pertolongan Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Pencarian dan Pertolongan Tingkat Nasional ditetapkan oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selaku Penanggung Jawab Bidang Pencarian dan Pertolongan dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan bidang pencarian dan pertolongan;
2) berkoordinasi dengan anggota Pos Penyelenggaraan bidang lain untuk memonitor kemungkinan-kemungkinan terjadinya kecelakaan atau musibah selama berlangsungnya masa Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) berkoordinasi dengan Penanggung Jawab Bidang Pencarian dan Pertolongan untuk pengiriman tenaga pencarian dan pertolongan ke lokasi kecelakaan/musibah apabila dipandang perlu;
4) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Pencarian dan Pertolongan dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tingkat Nasional ditetapkan oleh Ketua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika selaku Penanggung Jawab Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika;
2) berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penyampaian informasi cuaca yang berkaitan dengan Mudik Lebaran Tahun 2022 (1443 Hijriah);
3) menyusun laporan harian Pos Penyelenggaraan Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
4) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
k. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat
Ketua Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat Tingkat Nasional ditetapkan oleh Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat;
2) menghimpun data dan informasi yang dianggap penting untuk disebarluaskan.
3) menyebarluaskan data dan informasi yang dipandang perlu seizin Ketua Pos Penyelenggaraan Harian/Pejabat yang berwenang;
4) menyusun laporan harian Pos Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
l. Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
Petugas Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Tingkat Nasional ditetapkan oleh Penanggung Jawab Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan mempunyai tugas sebagai berikut:
1) membantu dan memberi saran kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pelaksanaan Pos Penyelenggaraan Harian Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
2) menghimpun data dan informasi yang dianggap penting untuk disebarluaskan.
3) menyebarluaskan data dan informasi yang dipandang perlu seizin Ketua Pos Penyelenggaraan Harian/Pejabat yang berwenang;
4) menyusun laporan harian Pos Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informasi Publik/Hubungan Masyarakat dan menyampaikan kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian; dan
5) bertanggungjawab kepada Ketua Pos Penyelenggaraan Harian.
Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM,
L tei#V
^
A j\ HARY KRISWANTO 'IHu
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
BUDI KARYA SUMADI
KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KM 72 TAHUN 2022
TENTANG
TIM PENYELENGGARAAN MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 (1443 HIJRIAH) BIDANG TRANSPORTASI
BAGAN ORGANISASI
TIM PENYELENGGARAAN TINGKAT NASIONAL
TIM PENGARAH
I
TIM PELAKSANA
I ---
K00RDINAT0R
KETUA: Dirjen Perhubungan Darat
WAKIL: Kepala Korlantas Polri
1--- --- 1--- --- 1--- --- 1--- --- 1--- 1---r ~ --- 1--- --- 1---------1
PENANGGUNG JAW AB
B ID A N G P E R H U B U N G A N
D A R A T
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG PERHUBUNGAN
LAUT
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG PERHUBUNGAN
UDARA
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG PERHUBUNGAN PERKERETAAPIAN
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG PERHUBUNGAN TRANSPORTASI JABODETABEK
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG METEOROLOGI DAN GEOFISIKA
1
1
1
1
1 1
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG PENCARIAN DAN
PERT0L0NGAN
PENANGGUNG JAWAB BIDANG ANALISIS
DAN EVALUASI
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG KOMUNIKASI PUBLIK/HUMAS
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG KESELAMATAN
PENANGGUNG JAWAB
BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI
1
1
___________1---
KOORDTIM PENYELENGGARATK PROVINSI
■■ M B wmm ■
____________ j_________
KOORD TIM PENYELENGGARATK KABUPATEN/KOTA
BAGAN ORGANISASI POS PENYELENGGARAAN HARIAN TINGKAT NASIONAL
KOORDINATOR TIM PENYELENGGARAAN TINGKAT NASIONAL DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT
KETUA POS PENYELENGGARAAN HARIAN (ESELON II UNI)
SEKRETARIS POS PENYELENGGARAAN HARIAN/
BIDANG ANALISIS DAN EVALUASI
T
KETUA POS KETUA POS HARIAN HARIAN BIDANG
BIDANG PERHUBUNGAN
PERHUBUNGAN LAUT
DARAT
KETUA POS HARIAN BIDANG PERHUBUNGAN
UDARA
T
KETUA POS HARIAN BIDANG PERKERETAAPIAN
KETUA POS HARIAN BIDANG
TRANSPORTASI JABODETABEK
KETUA POS HARIAN BIDANG
METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
KETUA POS HARIAN BIDANG PENCARIAN DAN PERTOLONGAN
KETUA POS HARIAN BIDANG KOMUNIKASI DAN
INFORMASI PUBLIK/
HUBUNGAN MASYARAKAT
KETUA POS HARIAN BIDANG
KESELAMATAN
KETUA POS HARIAN BIDANG
TEKNOLOGI INFORMASI
DAN KOMUNIKASI
Salinari sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM,
f/< A Ih
HARY KRISWANTO
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
BUDI KARYA SUMADI