• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA INDUK PENELITIAN TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA INDUK PENELITIAN TAHUN"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

1

(2)

RENCANA INDUK PENELITIAN

TAHUN 2020-2024

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO

2020

(3)

ii

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah swt atas segala limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga dokumen Rencana Induk Penelitian (RIP) ini berhasil diselesaikan. Penyusunan dokumen ini dimaksudkan sebagai acuan penelitian di Universitas Muhammadiyah Purworejo sekaligus komitmen dalam peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian menuju reasearh campus.

Penyusunan RIP UM Purworejo ini meliputi arah dan pengembangan berbagai tema penelitian unggulan jangka lima tahun yaitu tahun 2020-2024. Di dalam RIP UM Purworejo ini berisi tentang visi dan misi, isu strategis, rencana strategis, bidang dan topik penelitian, infrastruktur, system pengelolaan serta kompetensi sumberdaya manusia yang dimiliki UM Purworejo. Dalam penjabarannya, penelitian di lingkuangan UM Purworejo diarahkan dalam dua fokus utama, yaitu fokus Rekayasa & Teknologi dan focus Sosial Humaniora. Pada masing-masing focus penelitian selanjutnya dikembangkan menjadi empat bidang penelitian, sehingga UM Purworejo memiliki delapan bidang unggulan penelitian.

Penyusunan RIP ini tentunya melaui proses panjang dengan melibatkan seluruh civitas akademik, baik peneliti, Ka-Progdi, Dekan, Ka-LPM dan seluruh tim penyusun RIP. Karenanya ucapan terimakasih disampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan RIP UM Purworejo ini.

Purworejo, 10 Maret 2020 Rektor UM purworejo

Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag

(5)

iv DAFAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

SURAT KEPUTUSAN REKTOR ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR GAMBAR ... vi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Pengertian Rencana Induk Penelitian (RIP) ... 1

B. Road Map Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo ... 1

C. Landasan RIP UM Purworejo ... 6

BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN PENELITIAN UM PWOREJO ... 7

A. Visi dan Misi Penelitian UM Purworejo ... 7

B. Organisasi Pelaksanaan Penelitian ... 8

C. Infratruktur dan Sumber Daya Penelitian ... 8

D. Capaian dan Perkembangan Penelitian ... 15

E. Analisis SWOT ... 18

BAB III GARIS BESAR RIP UM PURWOREJO ... 22

A. Tujuan dan Sasaran ... 22

B. Strategi dan Kebijakan Penelitian UM Purworejo ... 24

BAB IV PROGRAM STRATEGIS, DAN INDIKATOR KINERJA ... 29

A. Orientasi Penelitian ... 29

F. Penelitian Unggulan ... 29

BAB V PELAKSANAAN RIP UM PURWOREJO ... 34

A. Pelaksanaan RIP ... 34

B. Estimasi dan Sumber Dana Peelitian ... 35

BAB VI PENUTUP... 37

A. Desain Keberlanjutan RIP ... 37

G. Ucapan Terima Kasih ... 37

DAFTAR PUSTAKA ... 39

(6)

v

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Fokus Penelitian UM Purworejo ... 3

Tabel 2. Pusat Kajian dan Studi UM Purworejo ... 11

Tabel 3. Distribusi Pusat Kajian dan Studi Menurut Fakultas ... 11

Tabel 4. Komposisi Dosen Tetap UM Purworejo ... 14

Tabel 5. Daftar Instansi Kerjasama Lokal dan Nasional ... 15

Tabel 6. Daftar Instansi Kerjasama Internasional ... 16

Tabel 7. Rekapitulasi Penelitian UM Purworejo 2017-2019 Berdasarkan Sumber Pendanaan ... 17

Tabel 8. Rekapitulasi Publikasi Ilmiah 2017-2019 ... 18

Tabel 9. Tema penelitian unggulan UM Purworejo ... 28

Tabel 10. Estimasi Anggaran Penelitian 2019 – 2024 ... 35

(7)

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Tema-tema Penelitian Unggulan UM Purworejo ... 4

Gambar 2. Road Map Penelitian UM Purworejo ... 4

Gambar 3. Struktur Organisasi LPPM ... 9

Gambar 4. Distribusi Laboratorium Menurut Fakultas ... 12

Gambar 5. Distribusi Laboratorium UM Purworejo menurut fungsinya ... 13

Gambar 6. Strategi Kebijakan Penelitian UM Purworejo ... 22

Gambar 7. Alokasi dana penelitian internal ... 31

Gambar 8. Perolehan dana penelitian dalam 3 tahun terakhir ... 32

(8)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Pengertian Rencana Induk Penelitian (RIP)

Rencana Induk Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo (RIP- UMPwr) merupakan rencana strategis dan sistematis yang berisi arah dan sasaran program penelitian di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purworejo dalam jangka waktu lima tahun, yang dikelola dan dikembangkan sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Universitas.

B. Road Map Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo

Pengembangan program penelitian sudah tentu menuntut adanya rencana strategis dengan memperhatikan perkembangan riset, teknologi dan pembangunan masyarakat untuk mencapai hasil yang bermanfaat dan bermakna. Hasil-hasil penelitian diukur berdasarkan kualitas dan kuantitas penelitian yang telah dicapai.

Sebuah penelitian unggul dalam kualitas dapat dicapai dengan menempatkan kebijakan dan program-program strategis yang terarah dengan mempertajam topik- topik dan tema-tema unggulan yang dirumuskan berdasarkan visi dan misi universitas serta melakukan penelusuran hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen/peneliti UM Purworejo dengan menempatkan unsur kebaruan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Persaingan global dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini adalah sesuatu hal yang tidak bias dihindari oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah seni pendekatan khusu agar bangsa Indonesia mampu menjawab tantangan dan persaingan tersebut dengan kecakapan sumber daya yang memenuhi

(9)

2

melalui hubungan yang efektif dan selaras dengan lingkungan dalam kondisi yang paling menguntungkan. Berkaitan dengan hal tersebut, UM Purworejo perlu menyusun dan menentukan tema-tema penelitian unggulan dengan memperhatikan berbagai keunikan dan keistimewaan yang dimiliki. Tentu saja, UM Purworejo juga harus mampu melihat peluang pelaksanaan riset dari segi sumber daya dan dana yang dimiliki.

Penentuan landasan penelitian sesuai dengan kepakaran peneliti yang dimiliki oleh UM Purworejo merupakan hal yang penting demi mencapai keunggulan yang bukanhanya sebatas impian, melainkan sebauah pandangan yang harus diwujudkan dalam rangka memanfatkan dan menyebarkan pengetahuan dengan berdasarkan kearifan local untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Dengan kata lain, penelitian yang diunggulkan harusn mampu memberi penyelesaian bagi masalah yang terjadi secara nyata.

Cita-cita keberhasilan pengintegrasian UM Purworejo sebagai reseach campus harus didukung dengan cara yang cerdas dalam rangka menjadikan UM Purworejo sebagai basis pendidikan, pengetahuan dan penelitian dengan keunggulan yang unik dan istimewa. Program jangka pendek dalam kaitannya dengan pencapaiaan keunggulan riset adalah dengan menyelenggarakan penelitian lintas multi disiplin melaui pengkajian tema-tema yang diperlukan oleh bangsa dan dunia, terlebih bagi peradaban maunusia. Kegiatan penelitian multi disiplin dilakukan melalui bentuk kolaborasi antar bidang ilmu, penelitian unggulan, kelompok keilmuan, pusat kajian, program studi dan lainnya, perlu disiapkan langkah strategis berupa konsep, kebijakan dan mekanisme terarah.

(10)

3

Berdasarkan sumber daya yang dimiliki universitas, isu-isu strategis dan pemecahan masalah yang ditawarkan dapat dirumuskan menjadi dua bidang penelitian. Melaui dua fokus penelitian ini diharapkan dapat dihasilkan penelitian- penelitian unggulan UM Purworejo atau riset unggulan institusi untuk mendukung desiminasi pengetahuan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Dua fokus penelitian UM Purworejo merupakan penelitian multidisipliner yang diarahkan pada fokus Rekayasa & Teknologi dan Sosial Humaniora. Kedua fokus tersebut masing-masing memiliki 4 bidang penelitian seperti tersaji pada Tabel 1.

Dari delapan bidang unggulan penelitian UM Purworejo, selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa topik penelitian seperti yang disajikan pada Gambar 1.

Tabel 1

Fokus Penelitian UM Purworejo

Rekayasa & Teknologi Sosial Humaniora

1. Energi 1. Seni dan Budaya

2. Sistem dan Teknologi 2. Sosial Politik

3. Lingkungan 3. Ekonomi dan Kesejahteraan

Masyarakat 4. Agrobisnis dan Agroteknologi 4. Pendidikan

UM Purworejo merupakan alih bentuk dari IKIP Muhammadiyah Purworejo, maka dalam fokus Sosial Humaniora, penelitian pendidikan dengan topik mutu pendidikan, pengukuran dan evaluasi serta kesiapan kerja masih mendominasi dengan porsi 60 %., sedangkan dalam bidang Sosial Politik, Seni dan Budaya, Kesejahteraan Masyarakat diberikan porsi 10%. Pada fokus Rekayasa & Teknologi, focus energy dan system & teknologi diberikan porsi 10%, sedangkan Agrobisnis &

Agroteknologi dan Lingkungan dengan porsi 20%.

(11)

4

Gambar 1. Tema-tema Penelitian Unggulan UM Purworejo

Berdasarkan topik-topik penelitian unggulan tersebut, selanjutnya dikembangkan Road Map penelitian UM Purworejo seperti yang disajikan pada Gambar 2. Pengembangan Road Map penelitian ini dilakukan dalam rangka memberikan arahan kebijakan penelitian sehingga mampu menghasilkan produk penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan Iptek dan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal, khususnya masyarakat Jawa Tengah, sehingga memiliki nilai komparatif dan kompetitif dengan penelitian unggulan lain yang sejenis.

Pengembangan penelitian tentunya memerlukan suber daya yang cukup untuk melaksanakan kebijakan yang telah disusun. Sumber daya yang diperlukan meliputi modal dan investasi, jaringan dan kerjasama, serta keterampilan staf/dosen/peneliti yang harus terus ditingkatkan. Modal dan investasi yang berupa dana maupun alat penunjang penelitian diusulkan dari dana rutin UM Purworejo,

(12)

5

Dilitabmas dan hibah kompetitif. Di samping itu, produk-produk penelitian yang dihasilkan dapat dijual sehingga dapat menjadi tambahan investasi dan dana penelitiaan pada tahun-tahun berikutnya.

Jaringan kerjasama LPPM yang sudah mulai merambah secara nasional maupun internasional tentunya perlu ditingkatkan dengan pengelolaan skema penelitian yang ditawarkan sebaik mungkin, demikian juga peningkatan sumber daya peneliti/dosen untuk membuka kerjasama baru dengan intitusi lain baik secara nasional maupun internasional. Ketrampilan dalam penulisan proposal, meneliti dan publikasi ilmiah merupakan kebutuhan penting yang tidak dapat dihindari, karenanya secara bertahap kemampuan staf/dosen/peneliti perlu terus ditingkatkan.

Hal ini dapat diawali dengan melakukan perikrutan tenaga dosen/peneliti yang siap mendukung semua kebijakan penelitian unggulan yang telah disusun, selain itu, peningkatan sumber daya peneliti dan penelitian juga bagian terpenting saat ini.

UM Purworejo saat ini memiliki lima fakultas yang terbagi dalam tujuhbelas program studi dengan tenaga dosen 133 orang merupakan aset yang sangat potensial.

Dengan aset ini diharapkan UM Purworejo dapat menjadi inovator dalam proses

Pengembangan dan penguatan Riset

Penelitian Berorientasi Teknologi

Penelitian Berorientasi Produk

Penelitian Berorientasi Pasar 2013-2015

2019-2021

2022-2024 Reseach Campus

Gambar 2. Road Map Penelitian UM Purworejo 2016-2018

(13)

6

desiminasi pengetahuan untuk masyarakat berbasis kearifan lokal, khususnya Propinsi Jawa Tengah.

RIP dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan penelitian di UM Purworejo dalam jangka waktu 5 tahun. Topik-topik yang ditetapkan merupakan hasil adopsi dan adaptasi terhadap kebutuhan dan tantangan yang berkembang baik dalam skala lokal, nasional maupun internasional (global). Agar RIP yang dikembangkan mampu adaptif dan adaptasi terdadap perkembangan, maka disetiap tahun perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap penelitaian-penelitian unggulaan yang digariskan.

Luaran penelitian unggulan yang dihasilkan adalah: (1) publikasi karya ilmiah pada jurnal terakreditasi atau bereputasi (nasional dan internasional); (2) buku referensi;

(3) bahan ajar dan model-model pembelajaran; (4) paten dan HKI; (5) model/prototype teknologi tepat guna, diharapkan mampu dihasilkan dari implementasi RIP ini.

C. Landasan Penyusunan RIP UM Purworejo

Penyusunan Rencana Induk Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo dilakukan dengan menggunakan landasan:

1. SK Rektor No: 018/KEP/II.3.AU/F/2012 yang memuat tentang status dan kedudukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purworejo.

2. Statuta Universitas Muhammadiyah Purworejo Bab Kelima Pasal 48 dan 49 tentang tugas dan fungsi pokok Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UM Purworejo.

3. Rencana Strategis Universitas Muhammadiyah Purworejo

(14)

7

BAB II

LANDASAN PENGEMBANGAN PENELITIAN UM PURWOREJO

A. Visi dan Misi LPPM UM Purworejo

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purworejo (LPPM-UM Purworejo) merupakan suatu lembaga di bawah UM Purworejo yang didirikan berdasarkan SK Rektor No: 018/KEP/II.3.AU/F/2012.

Pada setiap kegiatan penelitian, lembaga ini memiliki tugas pokok untuk merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen/peneliti di lingkungan UM Purworejo. Untuk dapat melakukan kegiatan sesuai dengan tugas yang diberikan, maka LPPM-UM Purworejo membutuhkan visi dan misi yang jelas agar berbagai kegiatan yang dilakukan dapat berjalan secara maksimal. Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Universitas Muhammadiyah Purworejo, LPPM-UM Purworejo mempunyai visi dan misi sebagai berikut.

Visi LPPM UM Purworejo

Menjadi lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, dan inovatif di tingkat nasional berdasarkan nilai-nilai akhlak mulia.

Misi LPPM UM Purworejo

1. Meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya dosen, mahasiswa dan staf administrasi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan roadmap penelitian dan pengabdian kepada

masyarakat universitas.

3. Meningkatkan relevansi IPTEKS terapan yang inovatif yang mampu membangun jiwa kewirausahaan masyarakat luas.

(15)

8 B. Organisasi Pelaksanaan Penelitian

LPPM-UM Purworejo secara struktural dipimpin oleh seorang Kepala dan Sekretaris Lembaga yang kebaradaan di bawah koordinasi Wakil Rektor I. Hasil-hasil penelitian dan pengabdian serta karya ilmiah lain yang berupa publikasi dan HKI dikelolala oleh Biro HKI dan Publikasi, sedangkan hasil lain yang berhubungan dengan penerapan IPTEK yang mampu dimanfaatkan masyarakat dalam kewirausahaan dikelola oleh Biro Hilirisasi Penelitian dan Inkubator Bisnis. Dalam pelaksanaannya, LPPM UM Purworejo dibantu oleh pusat-pusat studi yang berda pada tingkat Fakultas dan atau Program studi. Struktur organisasi LPPM-UM Purworejo dapat dilihat pada Gambar 3.

Gambar 3. Struktur Organisasi LPPM

C. Infratruktur dan Sumber Daya Penelitian 1. Unit Penelitian/Pusat Kajian dan Studi

Pusat kajian dan studi merupakan suatu organisasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur denmgan mengunggulkan disiplin ilmu tertentu, yang harus melibatkan satu atau lebih disiplin ilmu lainnya (antar disiplin ilmu),

LPPM

DIVISI PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

PROGDI PUSLIT DISIPLINER

DIVISI HILIRISASI PENELITIAN DAN INKUBATOR BISNIS

PROGDI PUSLIT DISIPLINER

DIVISI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN PUBLIKASI

PROGDI PUSLIT DISIPLINER

DOSEN/MAHASISWA

(16)

9

melakukan kegiatan pengembangan atau penerapan ilmu, kesemua itu ditujukan untuk melakukan pelayanan publik dan industri secara profesional berbasis penelitian. Pusat kajian dan studi ini dibentuk pada tingkat Fakultas yang didukung oleh dua atau lebih dari disiplin ilmu berbeda. Oleh karena itulah, pada tingkat departemen atau bidang studi tidak bisa dibentuk pusat kajian atau unit penelitian.

Dalam pelaksanaannya kegiatan pusat kajian dan studi di lingkungan UM Purworejo, wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Setiap pusat kajian/studi wajib membuat Rencana Kerja, Anggaran Tahunan, dan Laporan Tahunan sesuai dengan Rencana Strategis UM Purworejo

2. Pusat Kajian dan Studi dalam melaksanakan penelitian dapat memperoleh dana dari lingkungan UM Purworejo maupun atas dasar kerjasama dengan institusi di luar UM Purworejo baik di tingkat nasional maupun internasional.

3. Pendanaan atas dasar kerjasama dengan institusi di luar UM Purworejo tidak boleh mengorbankan kepentingan strategis pusat kajian/studi yang dibentuk.

4. Penelitian yang dilakukan wajib memenuhi kaidah, norma, dan integritas keilmuan serta menjunjung tinggi profesionalisme, berlandaskan hati nurani, moral, kejujuran, kebebasan, transparansi dan tanggung jawab.

5. Kepala pusat kajian dan studi berkewajiban menjalin kerjasama dan menciptakan jejaring dari berbagai sumber, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan dan mengembangkan pusat kajian.

6. Pusat kajian mempunyai tanggung jawab penuh dalam mengelola masalah teknis (metodologi penelitian, analisis, penulisan laporan) dan keuangan dari semua kegiatan yang telah direncanakan.

Tabel 2 menyajikan data mengenai nama-nama pusat kajian dan studi yang ada di lingkungan UM Purworejo yang telah mendapatkan pengesahan Rektor.

(17)

10 Tabel 2

Pusat Kajian dan Studi UM Purworejo No Nama Pusat Kajian dan Studi Disiplin Ilmu

1. Pusat Studi Pendidikan Pendidikan

2. Pusat Studi Teknik Teknik Sipil dan Otomotif 3. Pusat Studi Ekonomi Ekonomi dan Manajemen 4. Pusat Studi Agroteknologi Pertanian dan Peternakan

5 Pusat Studi Sosiohumaniora Sosial dan Humaniora

Tabel 3

Distribusi Pusat Kajian dan Studi Menurut Fakultas

No Fakultas Tahun

2017 2018 2019 1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Penndidikan (FKIP) 2 5 9

2. Fakultasi Teknik (FT) 1 1 2

3. Fakultas Ekonomi (FE) 1 1 1

4. Fakultas Pertanian (FP) 1 2 2

5 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 1 1 2

Total 6 10 16

Untuk menjamin efektifitas kinerja dari seluruh pusat kajian di tingkat fakultas dilakukan proses monitoring dan evaluasi (monev). Untuk pusat kajian dan studi proses monev dilakukan oleh Kepala Pusat Kajian dan Studi serta pimpinan fakultas.

Kegiatan monev pusat riset dilakukan setiap 6 bulan sekali dengan mewajibkan seluruh pusat kajian menyerahkan laporan kinerja sesuai dengan roadmap masing- masing berikut laporan keuangannya. Hasil monev ini menjadi dasar dalam melakukan verifikasi apakah suatu pusat kajian diberikan dana penelitian selanjutnya atau diberhentikan.

(18)

11 2. Sarana dan Prasarana

Untuk mendukung kegiatan penelitian dan PkM, UM Purworejo telah memiliki sarana dan prasarna antara lain seperti pada Tabel 4.

Tabel 4

Sarana dan Prasarana Pendukung

N0 Jenis Prasarana Jumlah

Unit Total Luas (m2)

1 Perkantoran/administrasi 31 1.326

2 Ruang diskusi, seminar, rapat 6 336

3 Ruang kerja dosen 118 482

4 Laboratorium/studio/bengkel/dsb 16 1103

5 Perpustakaan 1 500

6 Auditorium 1 1000

Laboratorium di lingkungan UM Purworejo berjumlah 16 laboratorium yang tersebar di berbagai fakultas dan lingkungan UM Purworejo seperti tersaji pada Gambar 4. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas dan potensi laboratorium sebagai fasilitas penunjang kegiatan akademik dan penelitian berperan sangat strategis.

Gambar 4. Distribusi Laboratorium Menurut Fakultas

Distribusi laboratorium pada Gambar 4 menunjukkan bahwa laboratorium terbanyak (9) dimiliki oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 1 laboratorium pada Fakultas Ekonomi (FE) dan fakultas yang lain masing-masing

0 1 2 3 4 5 6 Jumlah Laboratorium

FKIP FT FE FP

9

1

Fakultas

Distribusi Laboratorium Menurut Fakultas

FIS

2 2 2

(19)

12

memiliki 2 laboratorium. Saat ini masing-masing laboratorium belum terakreditasi, namun demikian UM Purworejo senantiasa mendorong agar perbaikan kualitas pelayanan terutama untuk kegiatan penelitian.

Saat ini sebagian besar penggunaan laboratorium masih banyak didominasi untuk kebutuhan pendidikan dan pengajaran yaitu sebesar 56%. Berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan sebagaimana tersaji pada Gambar 5, keberadaan laboratorium yang difungsikan untuk kebutuhan penelitian masih sangtlah minim, yaitu baru mencapai 7% dari total laboratorium yang ada. Seiring dengan arah dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pasar, laboratorium dilingkungan UM Purworejo mulai diarahkan untuk perubahan orientasi dari pendidikan dan pengajaran menuju peningkatan status penggunaan laboratorium untuk kebutuhan penelitian.

Gambar 5. Distribusi Laboratorium UM Purworejo menurut fungsinya

3. Tenaga Peneliti (Dosen dan Peneliti)

Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting dalam menjamin pelaksanaan dan keberlanjutan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Kunci utama keberhasilan dalam pelaksanaan pengembangan penelitian di perguruan

Penelitian 7%

Pendidikan 86% Pengabdian Kepada Masyarakat 7%

(20)

13

tingggi adalah SDM yang memadahi. Berdasarkan data yang ada, UM Purworejo memiliki potensi SDM yang terdiri dari pendidik, peneliti, dan tenaga kependidikan yang cukup menjanjikan.

UM Purworejo memiliki sumber daya dosen sejumlah 133 orang yang tersebar dalam 17 program studi. Kualifikasi pendidikan dosen UM Purworejo terendah adalah strata-2 dengan proporsi 86,0%, dosen berpendidikan Strata-3 sebanyak 14%. Jabatan guru besar sebanyak 0,7%, Lektor kepala sebanyak 9%, Lektor sebanyak 21% dan Asisten ahli sebanyak 46%.. Tabel 4 menguraikan komposisi dosen tetap di UM Purworejo yang memenuhi UU Sisdiknas tentang kualifikasi dosen.

Tabel 4

Komposisi Dosen Tetap UM Purworejo No Komposisi Dosen Tetap UM

Purworejo

Jumlah

1. Professor 1

2. Doktor (S3) 19

3. Master (S2) 113

Jumlah 133

4. Dana

Sumber dana merupakan aspek penting dalam menjamin pelaksanaan dan pengembangan penelitian. Untuk memenuhi kebutuhan akan sumber dana penelitian, dalam setiap tahun UM Purworejo selau menganggarkan dana penelitian sebagai dana penelitian internal UM Purworejo. Di samping dana internal, UM Purworejo selau berusaha untuk memperoleh hibah eksternal yang berasal dari instansi di luar seperti UM Purworejo. seperti Kemenristekdikti, Pemprov Jateng, dan kerjasama dengan instansi lokal maupun nasional yang lain.

(21)

14 5. Kerjasama

Untuk mewujudkan visi dan misi sekaligus meningkatkan peran serta universitas dalam meningkatkan kejeahteraan masyarakat, UM Purworejo senantiasa menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta baik yang bersifat lokal, nasional. Berbagai instasi lokal dan nasional yang telah melakukan kerjasama dengan UM Purworejo disajikan pada Tabel 5.

Tabel 5.

Daftar Instansi Kerjasama Lokal dan Nasional

No Partner Kerjasama Kurun waktu

1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu 2019 – 2024 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo 2019 - 2024 3 Pengadilan Agama Kabupaten Purworejo 2017 - 2022 4 Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Kabupaten Purworejo 2016 – 2021

5 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten

Purworejo 2018 – 2023

6 Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah 2018 – 2021 7 Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga

Kabupaten Purworejo 2018 – 2023

8 Dinas Permades Kab. Purworejo 2018 – 2021

9 Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo 2018 – 2023 10 Pemerintah Kabupaten Purworejo 2019 – 2020 11 BMT Binamas Kabupaten Purworejo 16 May 2017 12 Panti Rehabilitasi Tirto Jiwo Desa Kalinongko Kab.

Purworejo 16 May 2017

13 Universitas Negeri Yogyakarta 18 Oct 2017

14 STAINU Purworejo 19 Sep 2018

15 STMIK CIC 23 Feb 2019

16 Asosiasi Pangan Industri Rumah Tangga

(ASPIRTARI) Kecamatan Kemiri 2019 - 2022

17 Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan 2019 - 2022

18 Dinas Lingkungan Hidup 2019 – 2022

19 Balai Bahasa Jawa Tengah Badan Pengembangan

dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud 2016 – 2021

(22)

15

Di samping instansi dalam negeri, dalam rangka meningkatkan eksistensinya menuju research campus, UM Purworejo juga telah menjalin kerjasama dengan instansi luar negeri seperti diisajikan pada Tabel 6.

Tabel 6.

Daftar Instansi Kerjasama Internasional

No Partner Kerjasama Kurun

Waktu 1 Private Schools at Special Zone Association of

Songkhla, Thailand 2019 – 2024

2 Polytechnic University of the Philippines 2018 – 2023 3 Universiti Islam Sultan Sharif Ali 2018 – 2023

4 Centro Escolar University 2018 – 2023

5 Universiti Teknologi Brunei 2018 – 2023

6 Thamsuksa Mulnithi School 2019 – 2024

6. Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dalam rangka pengelolaan data penelitian. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, LPPM UM Purworejo sejak tahun 2017 telah mengembangkan sebuah Sistem Informasi Managemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Simlitabmas) internal yang digunakan untuk mengelola data-data yang berhubugan dengan penelitian, seperti peneliti/dosen, penerimaan dana hibah, pengelolaan proposal dana hibah, dan pengelolaan data seminar serta publikasi penelitian yang lain. Agar mampu mengikuti perkembangan dalam pengelolaan, Simlitabmas ini selalu dilakkan penyesuaian minimal sekali dalam setiap tahun.

D. Capaian dan Perkembangan Penelitian

Perkembangan penelitian di UM Purworejo pada kurun waktu tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan. Hal ini ditandahi dengan meningkatnya

(23)

16

jumlah dan variasi skim penelitian dengan sumber dana eksternal yang diperoleh dosen UM Purworejo (Penelitian Dosen Pemula, Penelitian Dasar, Penelitian Kerjasama Antar Pereguruan Tinggi, Penelitian Terapan, Penelitian Desertasi Doktor dan Penelitian Strategis Nasional). Sebagaimana disajikan pada Tabel 7, dalam kurun waktu 2017 -2019 jumlah proposal penelitian yang didanai oleh Kemenristekdikti meningkat dari 20 pada tahun 2017menjadi 28 pada tahun 2018 dan 18 judul penelitian pada tahun 2019.

Peningkatan jumlah penelitian dengan dana eksternal tersebut juga diikuti dengan meningkatnya jumlah penelitian yang bersumber dari pendanaan internal.

Dengan sumber daya dosen sejumlah 133 orang yang tersebar dalam 17 program studi, selama tahun 2017-2019 jumlah judul penelitian yang didanai dari sumber dana internal UM Purworejo berturut-turut 18, 53 dan 48 judul penelitian.

Tabel 7

Rekapitulasi Penelitian UM Purworejo 2017-2019 Berdasarkan Sumber Pendanaan

No Sumber

Pendanaan

Jumlah/tahun

Total - 2017 2018 2019

1 Mandiri

2 Internal UMP 18 53 48 119

3 Kemenristek Dikti 20 28 18 66

4 Institusi Lain - - 0

5 LN - - 0

Total 38 81 66 185

Capaian menyeluruh terhadap kinerja penelitian UMPurworejo sepanjang 2017, 2018, 2019 disajikan dalam Gambar 6, Gambar 7 dan Gambar 8.

(24)

17

Gambar 6. Kinerja Penelitian UM Purworejo 2017

Gambar 7. Kinerja Penelitian UM Purworejo tahun 2018

(25)

18

Gambar 8. Kinerja Penelitian UM Purworejo tahun 2019

E. Capaian Luaran Penelitian

Publikasi merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan agar hasil- hasil penelitian bukan hanya terhenti pada dokumentasi, namun dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Dalam tiga tahun terakhir, dosen UM Purworejo sebagai peneliti mulai memiliki kesadaran untuk melakukan publikasi ilmiah ini.

Jumlah publikasi hasil penelitian baik pada jurnal ilmiah nasional maupun internasional serta pada kegiatan pertemuan ilmiah selama tiga tahun, mulai tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 mengalami peningkatan.

Tabel 8

Rekapitulasi Publikasi Ilmiah 2017-2019

No Jenis Luaran Jumlah/tahun

2017 2018 2019

1 Publikasi Ilmiah

Internasional 3 0 12

Nasional

Terakreditsi 2 0 33

Nasional 70 28 35

2 Pemakalah dalam

pertemuan ilmiah Internasional 16 5 31

Nasional 18 1 54

(26)

19

3 Bahan Ajar 3 1 16

4 Prototype dll - - -

5 HKI 4 0 5

F. Analisis SWOT

Dari landasan pengembangan penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo, yang telah diuraikan di atas, maka dapat dilakukan analisis SWOT yang merupakan gambaran menyeluruh atas lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhinya arah pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Purworej. Berbagai faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi pelaksanaan pengabdian kepada masyaraktat UM Purworejo dapat direpresentasikan dalam bentuk kekuatan dan kelemahan yang mencakup antara lain sebagai berikut.

1. Kekuatan

a. UM Purworejo memberikan perhatian serius dalam penelitian dengan memberikan berbagai pelatihan dan bantuan dana bagi para peneliti sebagai stimuli agar mengikuti kompetisi hibah dan mendorong para peneliti untuk mendapatkan dana penelitian dari sumber eksternal.

b. Minat dosen untuk melakukan penelitian semakin meningkat seiring dengan kesadaran akan tugasnya sebagai pelaksana Catur Dharma Perguruan Tinggi c. Sarana-prasarana penunjang penelitian unggulan di UM Purworejo cukup

memadahi baik pada tingkat program studi maupun pada laboratorium terpadu

d. Keberadaan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UM Purworejo yang semakin hari semakin dapat berfungsi sebagaimana mestinya

e. Adanya kecenderungan peningkatan anggaran penelitian di UM Purworejo

(27)

20

f. UM Purworejo memiliki program studi dengan disiplin ilmu yang bervariasi, sehingga menjadi modal dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan skema penelitian yang telah ditetapkan berbasis kearifan lokal.

2. Kelemahan

a. Kemaampuan dosen dalam melakukan penelitian belum merata.

b. Penelitian yang dilakukan masih berjalan sendiri-sendiri dan masing-masing dosen belum memiliki road map yang jelas.

c. Jumlah publikasi ilmiah masih sangat rendah.

d. Jaringan riset secara nasional dan internasional masih lemah.

e. Anggaran penelitian internal yang disediakan oleh UM Purworejo masih renadah, yaitu kurang dari 1% anggaran belanja tahunan.

3. Peluang

a. Kebijakan pemerintah dan instansi lain (Kemenristek Dikti, Litbangda, Pemda, dll) untuk menyediakan dana penelitian.

b. Kebijakan pemerintah tentang sertifikasi dan pemetaan PT melaui Kinerja Penelitian PT menuntut dosen untuk melakukan penelitian

c. Adanya peluang kerjasama antar perguruan tinggi, industri dan pemerintah baik secara lokal, nasional maupun internasional.

d. Media publikasi baik dalam skala nasioanal mauapun internasional yang semakin banyak memberikan peluang lebih untuk melakukan publikasi hasil penelitian.

4. Ancaman

(28)

21

a. Meningkatnya tuntutan kualitas penelitian dari penyandang dana yang tidak sesuai dengan sumber daya yang dimiliki UM Purworejo.

b. Meningkatnya kualitas dan kemampuan peneliti perguruan tinggi lain sehingga mempersempit skema penelitian yang ditetapkan.

(29)

22

BAB III

GARIS BESAR RIP UM PURWOREJO

A. Tujuan dan Sararan

Penyusunan Rencana Induk Penelitian (RIP) UM Purworejo 2020-2024 dilakukan dengan mempertimbangkan faktor lingkungan eksternal (peluang dan tantangan) dan lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) yang ada.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, UM Purworejo berkomitmen untuk bisa menangkap setiap peluang dan mengantisipasi semua tantangan yang sepenuhnya di arahkan dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas penelitian di UM Purworejo.

Program campus research sebagai salah satu main program universitas tentunya harus dipercepat (acelerated). Kegiatan pendidikan dan penelitian harus dapat dijalankan secara bersamaan dengan komposisi yang berimbang. Bahkan lebih jauh lagi, bila memungkinkan mendorong para peneliti ditingkat mahasiswa untuk turut serta mendukung proses percepatan campus research ini.

Untuk mencapai program yang ditargetkan, peran serta dan keterlibatan dosen, peneliti dan mahasiswa secara aktif dalam penelitian mutlak diperlukan. Hasil- hasil penelitian harus dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa sehingga memunculkan atmosfir penelitian dan terciptanya pengembangan ilmu pengetahuan. Komunikasi yang baik dalam forum diskusi, kegiatan seminar hasil penelitian serta forum-forum ilmiah yang lain perlu terus didorong untuk mencapai perbaikan-perbaikan penelitian dimasa mendatang.

Selain itu, hasil-hasil penelitian harus dipublikasikan pada jurnal, baik yang berskala nasional maupun internasional, serta senantiasa mengusahakan tersedianya

(30)

23

dana penelitian dari berbagai sumber, baik dari sumber dana internal UM Purworejo, pemerintah maupun pihak-pihak swasta yang lain.

Beberapa persiapan sedang dilakukan LPPM UM Purworejo dalam rangka mewujudkan research campus, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Manajemen dan Organisasi : Mempersiapkan berbagai perangkat kerja, sistem informasi managemen penelitian termasuk aspek legalitas.

2. Atmosfir Penelitian: Menciptakan atmosfir penelitian yang baik baik bagi dosen, peneliti maupun mahasiswa, dengan memberikan pelatihan-pelatihan penulisan karya ilmiah dan mendatangkan narasumber yang dibutuhkan.

3. Kebijakan Penelitian: Penentuan aturan dan legalitas yang jelas mengenai kegiatan penelitian, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar serta kegiatan akademis lainnya yang sedang berlangsung.

4. Infrastruktur: Meningkatkan penggunaaan dan fasilitas Laboratorium, alat tetap dan bergerak sebagai pendukung pelaksanaan penelitian

5. Peran Serta Mahasiswa: Mahasiswa diarahkan untuk melakukan penelitian pada mata kuliah tertentu (learning by research) sehingga semakin menajamkan sikap mampu meneliti ditingkat mahasiswa dengan didampingi oleh dosen yang berkompeten dan sesuai dengan bidang keilmuannya.

6. Faktor dan Sarana Pendukung: Dukungan yang besar diperlukan dari pimpinan Universitas maupun Fakultas, baik dukungan dalam bentuk kebijakan maupun lainnya (misalnya penyediaan sarana dan prasarana laboratorium yang bisa dijadikan tempat penelitian). Penyediaan Perpustakaan dan akses jurnal online.

(31)

24

7. Sumber Keuangan: Pencarian sumber-sumber dana hibah terus dilakukan, baik atas inisiatif sendiri maupun dorongan pimpinan.

8. Komunikasi: Penyebaran informasi dana hibah bagi dosen dan mahasiswa untuk bisa berkompetisi dalam mengambil dana hibah penelitian.

B. Strategi dan Kebijakan Penelitian UM Purworejo

Strategi dan kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) untuk mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran penelitian mencakup input, proses dan output. Kebijakan. ini dilakukan dalam rangka mengendalikan kegiatan penelitian sehingga mecapai sasaran yang dihapkan. Strategi kebijakan penelitian UM Purworejo tersebut disajikan pada Gambar 6.

Gambar 6. Strategi Kebijakan Penelitian UM Purworejo

Pada tingkat input, pengelolaan dan pelaksanaan penelitian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal sebagai berikut.

1. Visi dan Misi; Sebagaimana tertuang dalam BAB II merupakan arah yang menjadi landasan dalam mewujudkan tujuan, sasaran dan strategi riset

(32)

25

2. Kebijakan umum; Pelaksanaan penelitian UM Purworejo didasarkan atas:

a. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Riset, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

b. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 20 ayat (2) Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta Pasal 24 ayat (2) perguruan tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat;

c. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam Pasal 51 ayat (1) huruf d bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berhak memperolehmkesempatan untuk meningkatkan kompetensi, akses sumber belajar, informasi, sarana dan prasarana pembelajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

d. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

e. Statuta Universitas Muhammadiyah Purworejo f. Renstra Universitas Muhammadiyah Purworejo

3. Pendanaan; Berdasarkan sumber dana penelitian, kegiatan penelitian UM Purworejo dapat kelompokkan menjadi 3, yaitu: penelitian mandiri, hibah internal dan hibah eksternal. Penelitian mandiri dilaksanakan oleh sivitas akademik dengan menggunakan dana mandiri, sedangkan penelitian internal merupakan penelitian yang pendanaannya berasal dari anggaran internal UM Purworejo. Penelitian hibah eksternal diperoleh dari Kemenristekdikti,

(33)

26

Litbangda, Pemda atau berkolaborasi dengan institusi lain baik lokal, nasional maupun internaional.

4. Sumber Daya Manusia; Sumber Daya Manusia terdiri dari peneliti yang sudah bergelar S3, S2. Selain peneliti, aset sumber daya lain yang mempunyai peranan penting adalah mahasiswa yang sedang melaksanakan studi di level S1, serta tenaga pendukung seperti laboran dan tenaga administrasi.

5. Pengelolaan penelitian; Sistem manajemen penelitian UM Purworejo secara umum dilaksanakan oleh LPPM UM Purworejo. Pelaksanaan sistem manajemen penelitian selalu diupayakan secara tertib, transparan dan akuntabel menggunakan Simlitabmas Internal. Pembudayaan penelitian selalu diupayakan selalu meningkat dari tahun ke tahun.

6. Infrastruktur; Infrastruktur penelitian berupa laboratorium, alat-alat penelitian serta sarana lain seperti perpustakaan, jurnal on-line, sarana telekomunikasi, komputer, internet dan sarana lain yang mendukung pelaksanaan penelitian.

7. Atmosfir Penelitian; Budaya penelitian bagi semua sumber daya manusia yang ada, dan dilaksanakan oleh sub bagian penelitan bekerjasama dengan pusat kajian dan studi di masing-masing fakultas.

8. Komunikasi; Proses penyebaran informasi mengenai hibah penelitian kepada dosen, peneliti dan mahasiswa, baik yang sifatnya internal maupun eksternal.

Penyebaran informasi dilakukan dengan media internet (update informasi di situs LPPM) dan surat resmi kepada Dekan masing-masing Fakultas, Kepala program studi dan Kepala Pusat Kajian masing-masing Fakultas.

9. Indikator Kinerja; Acuan pencapaian penelitian yang dilakukan. Indikator Kinerja ini setiap tahunnya akan dievaluasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan.

(34)

27

Pada tingkat proses, untuk mencapai tujuan yang di targetkan, strategi kebijakan penelitian UM Purworejo mengambil langkah-langkah sebagai berikut.

1. Pengelolaan Penelitian: Pengelolaan Penelitian dilaksanakan oleh LPPM bekerjasama dengan Pusat Studi di tingkat Fakultas. Kerjasama juga dilaksanakan dengan instansi baik instansi lokal maupun nasional.

2. Peningkatan SDM: Peningkatan SDM dilaksanakan melalui beberapa pelatihan antara lain pelatihan penulisan proposal berskala lokal dan nasional, pelatihan penulisan jurnal bereputasi nasional dan internasional, dan pelatihan lainnya untuk meningkatan kualitas penelitian yang dihasilkan.

3. Peningkatan infrastruktur: Peningkatan infrastruktur dilakukan dengan memperkuat fasilitas akses jaringan internet bagi setiap dosen, peneliti dan mahasiswa, penambahan koleksi sumber literatur penelitian diperpustakaan baik jurnal fisik maupun elektronik, serta buku-buku penunjang lainnya. Peningkatan fasilitas laboratorium serta penentuan aturan kebijakan penggunaan laboratorium untuk kebutuhan penelitian juga dilakukan.

4. Pengelolaan Jurnal Publikasi dimaksudkan untuk meningkatkan publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional, nasional terakreditasi serta jurnal internasional.

Selain itu LPPM juga melakukan pengelolaan penerbitan jurnal seperti Jurnal Surya Edukasi, yang terbit 2 kali dalam setahun.

5. Tindak Lanjut Hasil Penelitian dilakukan untuk menghasilkan penelitian yang dapat diajukan untuk memperoleh HAKI, produk teknologi tepat guna yang mampu dimplementasikan pada masyarakat luas maupun industri.

(35)

28

Pada tingkat Output, sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan, maka strategi kebijakan penelitian UM Purworejo menggunakan berbagai indicator kinerja penelitian terkait dengan berbagai hal sebagai berikut.

1. Jumlah Pendanaan : Internal, Eksternal (lokal dan nasional) 2. Jumlah SDM : S3 dan S2

3. Publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal ilmiah pada tataran nasional, nasional terakreditasi dan internasional,

4. Publikasi ilmiah dalam bentuk pemakalah pada seminar bereputasi nasional dan internasional

5. Publikasi ilmiah dalam bentuk pemakalah sebagai key note speaker pada seminar bereputasi nasional dan internasional

6. Hasil riset yang berupa teknologi tepat guna, Model/Prototype/Desain/Karya seni yang dapat diaplikasikan secara luas di masyarakat

7. Hasil riset yang berupa Paten dan HAKI 8. Hasil riset berupa Buku Ajar dan Buku Teks

(36)

29

BAB IV

PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA

A. Orientasi Penelitian

Rencana Induk Penelitian UM Purworejo memiliki orientasi untuk pengembangan penelitian dan Ipteks Inovatif dalam rangka diseminasi pengetahuan untuk kesejahteraan masyarakat dengan menjunjung konsep kearifan lokal, menuju masyarakat yang cerdas beraklak mulia, makmur dan berkah. Berdasarkan orientasi tersebut, untuk pemecahan masalah yang terjadi di masyarakat, bidang penelitian unggulan UM Purworejo tertuang dalam 2 fokus penelitian yaitu Rekayasa & Teknologi dan Sosial Humaniora, di mana masing- masing fokus memiliki 4 bidang penelitian seperti yang tersaji pada Tabel 1.

Pada tiap-tiap bidang penelitian yang ada, kemungkinan terjadi interkoneksi sangatlah tinggi sehingga akan terlahir bentuk-bentuk penelitian multidisipliner yang pada gilirannya dapat digunakan untuk menjawab tantangan yang terjadi di masyarakat.

B. Penelitian Unggulan

Berdasrkan orientasi penelitian sebagaimana disajikan di atas, penelitian unggulan UM Purworejo tertuang dalam 2 fokus penelitian yaitu Rekayasa &

Teknologi dan Sosial Humaniora. Pada fokus Rekayasa & Teknologi menetapkan prioritas pada bidang Energi, Sistem dan Teknologi, Lingkungan serta Agrobisnis dan Agroteknologi serdangkan pada bidang Sosial Humaniora menetapkan prioritas pada skema Seni dan Budaya, Sosial Politik dan Ekonomi, Kesejahteraan Masyarakat dan Pendidikan, yang selanjutnya dikembangkan menjadi topik-topik penelitian unggulan seperti tarsaji pada Table 9.

(37)

30 Tabel 9

TOPIK PENELITIAN UNGGULAN PERGUIRUAN TINGGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO TAHUN 2020-2024 No Fokus BIDANG Topik

1

Sistem dan Rekayasa Teknologi

RIP01 Energi

1.01 Energi baru Terbaruka

1.02 Pengembangan teknologi energi pedesaan 1.03 Manajemen dan kualitas energi

2 RIP02

Sistem dan Teknologi

2.01 Rekayasa teknologi berbasis kearifan lokal

2.02 Peningkatan TIK dalam menangani managemen, komputasi 2.03 Pengembangan TIK berbasis kebutuhan masyarakat

2.04 Pengembangan teknologi smart city

3

RIP03 Lingkungan

3.01 Peningkatan efektifitas dan efisiensi teknologi pengolahan sumberdaya air

3.02 Pengelolaan limbah (industri, pertanian, dan rumah tangga menggunakan teknologi tepat guna) 3.03 Pengembangan sistem manajemen pengelolaan bencana

3.04 Analisis spasial dan temporal mitigasi bencana dengan pendekatan pengurangan resiko bencana

3.05 Pengembangan sistem prediksi, deteksi dan peringatan dini terhadap bencana

4 RIP04

Agrobisnis &

Agroteknologi

4.01 Pemetaan sumberdaya pertanian dan peternaan di pedesaan

4.02 Peningkatan penegtahuan masyarakat tentang sistem pertanian dan peternakan yang efisien 4.03 Pengembangan dan modifikasi lingkungan mikro tanaman untuk meningkatkan produksi

tanaman

4.04 Pola distribusi sarana dan prasarana pertanian, peternakan dan bahan pa

4.05 Penelitian rantai nilai komoditas pertanian dan perternakan dalam hubungannya dengan sarana prasarana lainnya

4.06 Inovasi alat dan mesin budidaya, pascapanen dan pengolahan, pengemasan dan distribusi hasil pertania

4.07 Inovasi IT untuk monitoring, evaluasi, mitigasi dan adaptasi pengelolaan sumberdaya pertanian 4.08 Inovasi pertanian organik

(38)

31

4.09 Inovasi penghidupan di masyarakat pesisir

4.10 Pembangunan sistem tata kelola rantai pasok umbiumbian lokal untuk mengintegrasikan petani ke dalam sektor agroindustri dan perdagangan yang didukung oleh pemerintah

4.11 Inovasi teknologi hybrid (pangan energi )

5

Sosial Humaniora

RIP05 Seni dan Budaya

5.01 Perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan nilai bahasa, seni dan bu daya 5.02 Revitalisasi kearifan budaya lokal

5.03 Model seni sastra tradisi lisan 5.04 Model seni pertunjukan 5.05 Model revitalisasi tradisi lokal 5.06 Model Kebahasaan

6

RIP06 Sosial dan Politik

6.01 Penegakan hukum

6.02 Pengembangan nilainilai nasionalisme

6.03 Internalisasi nilainilai Islam dalam bermasyarakat 6.04 Riset aksi permasalahan gender

6.05 Permasalahan gender pada dunia industri 6.06 Pengembangan model kewirausahaan sosial 6.07 Toleransi dan inklusifitas praktek beragama

6.08 Masyarakat marjinal dan masyarakat berkebutuhan khusus/disabilitas 6.09 Pola Pengasuhan Anak dan Masalah Pekerja Anak

6.10 Keterpaduan ideologi Islam dan ideologi kebangsaan dalam kehidupan sosial 6.11 Revitalisasi budaya lokal dalam penanganan konflik sosia

6.12 Model peraturan dan perundangan terhadap korporasi menuju masyarakat yang berkeadilan 6.13 Model pemberdayaan pelaku budaya dalam melestarikan kebudayaan

6.14 Model pemberdayaan masyarakat berkebutuhan khusus/disabilitas 6.15 Model dan kebijakan pendidikan kewarganegaraan, dan multikulturisme

7

RIP07 Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

7.01 Pengembangan master plan pembangunan desa terpadu 7.02 Perencanaan pariwisata berbasis pada masyarakat lokal 7.03 Prototipe kewirausahaan pada masyarakat pedesaan 7.04 Pengembangan Kewirausahaan sosial

7.05 Pengembangan model penguatan sistem ekonomi Islam

(39)

32

7.06 Pengembangan perekonomian melalui UKM 7.07 Model Pengembangan KUBE

7.08 Tata niaga produk

7.09 Rekayasa sosial berbasis pertumbuhan ekonomi

7.10 Pengembangan potensi lokal untuk pemberdayaan masyarakat 7.11 Model perlindungan sosial

7.12 Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) masyarakat marjinal 7.13 Riset pemodelan dana desa berbasis penguatan ekonomi

7.14 Model subsidi dan kompensasi bagi masyarakat miskin 7.15 Riset penguatan kelembagaan pemberdayaan wanita 7.16 Pemodelan akses modal bagi masyarakat marginal 7.17 Riset lain terkait penanggulanan kemiskinan

8

RIP 08 Pendidikan

8.01 Pengembangan model pembelajaran kreatif, dan berkarakter 8.02 Pembelajaran berbasis blended learning

8.03 Pengembangan media pembelajaran masyarakat berbasis multimedia 8.04 Pengembangan model pembelajaran berbasis lingkungan dan TIK 8.05 Pengembangan model life skill education

8.06 Pengembangan model evaluasi dalam pendidikan 8.07 Pengembangan model asessmen

8.08 Model kerjasama antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha 8.09 Sensitivitas gender dalam peningkatan kualitas pendidikan 8.10 Penelitian tindakan tentang penyusunan kurikulum

(40)

33

Kesetaraan Gender

Banyak permasalahan yang muncul dimasyarakat yang disebabkan karena

permasalahan gender

6.1. Dilakukan riset aksi untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan gender

6.2. Permasalahan gender pada dunia industry

6.3. Peningkatan peran gender dalam kehidupan sosial masyarakat

1.Penyejahteraan Masyarakat Kemandirian Desa Model pembangunan di desa

menuju desa mandiri

7.1. Pengembangan master plan pembangunan desa terpadu.

7.2. Perencanaan pariwisata berbasis pada masyarakat lokal

Kewirausahaan Peningkatan perekonomian

melalui kewirausahaan.

7.3. Prototipe kewirausahaan pada masyarakat pedesaan

7.4. Pengembangan perekonomian melalui UKM

7.5. Tata niaga produk

2.Pendidikan

Rendahnya mutu, akses dan pemerataan pendidikan;

Peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan masih rendah;

8.1. Pengembangan model pembelajaran aktif -kreatif, dan berkarakter;

8.2. Pembelajaran berbasis blended learning 8.3. Pengembangan media pembelajaran

berbasis lingkungan dan TIK;

8.4. Pengembangan model life skill education;

Asesmen dan evaluasi pendidikan Peningkatan kemampuan sekolah dalam melakukan assesmen dan evaluasi

8.5. Pengembangan model evaluasi dalam pendidikan

8.6. Pengembangan model asessmen

Rendahnya kesesuaian kurikulum sekolah dengan kebutuhan kerja/sekolah di tingkat yang lebih tinggi

Pengurangan gap skill antara yang diajarkan di lembaga pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja;

Peningkatan kemampuan sekolah dalam menyusun kurikulum

8.7. Model kerjasama antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha;

8.8. Sensitivitas gender dalam peningkatan kualitas pendidikan;

8.9. Penelitian tindakan tentang penyusunan kurikulum

(41)

34

BAB V

PELAKSANAAN RIP UM PURWOREJO

A. Pelaksanaan RIP

Rencana Induk Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo dilaksanakan dengan pendanaan yang berasal dari beberapa sumber meliputi pendanaan eksternal dari Kemenristek Dikti, non Kemenristek Dikti (Balitbangda, Pemda) dan pendanaan internal UM Purworejo. Melalui LPPM, UM Purworejo sudah mengalokasikan dana penelitian pada setiap tahun anggaran melalui 4 skim penelitian internal yang dikompetisikan di tingkat universitas, yaitu Penelitian Fundamental (PF), Penelitian Aplikatif Kreatif (PAK), Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Penelitian Dosen Pemula (PDP).

Gambar 7. Alokasi dana penelitian internal

Dana yang dialokasikan untuk skim Penelitian Fundamental adalah 4-6 juta/judul/tahun. Sedangkan skim Penelitian Aplikatif Kreatif (PAK) dengan alokasi dana sebesar 3-5 juta/judul/tahun. Untuk skim Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan alokasi dana 3-4 juta /judul/tahun. Lebih lanjut mulai tahun 2015, UM Purworejo menambahkan satu skim penelitian yang bernama Penelitian Dosen

(42)

35

Pemula (PDP) yang alokasi dananya 2,5-3 juta /judul/tahun. Dalam tiga tahun terakhir, dana yang telah dialokasikan untuk penelitian internal UM Purworejo disajikan dalam Gambar 7.

Universitas juga mendorong dosen untuk mengikuti skim penelitian dengan pendanaan eksternal yang dikompetisikan secara nasional. Secara bersamaan Universitas melalui LPPM juga proaktif mencari peluang hibah dengan pendanaan eksternal, antara lain dari Kemenristekdikti untuk disosialisasikan ke dosen-dosen.

Dana yang telah diperoleh untuk penelitian eksternal selama tiga tahun terakhir disajikan dalam Gambar 8.

Gambar 8. Perolehan dana penelitian dalam 3 tahun terakhir

B. Estimasi dan Sumber Dana Penelitian

Berdasarkan hasil analisis capaian kegiatan penelitian UM Purworejo pada tahun-tahun sebelumnya, kebutuan dana penelitian mengalami peningkatan. Dengan pertimbangan tren positif penelitian di UM Purworejo tersebut, maka total kebutuhan pendanaan untuk mendukung penelitian UM Purworejo antara tahun 2016 – 2020

(43)

36

adalah sebesar Rp. 7,053,000,000. Rincian estimasi kebutuhan dana berdasrkan sumber dana penelitian sampai dengan tahun 2020 adalah sebagaimana disajikan pada Tabel 10.

Tabel 10

Estimasi Anggaran Penelitian 2016 – 2020

No Sunber Dana Tahun Anggaran *)

Total 2016 2017 2018 2019 2020

1 Penelitian Internal 293 312 331 350 369 1653 2 Penelitian Eksternal 800 800 1000 1500 1500 5400 Total 1093 1112 1131 1850 1869 7053

*) Besarnya anggaran dana dalam satuan juta rupiah

(44)

37

BAB VI PENUTUP

A. Desain Keberlanjutan RIP

Penyusunan Rencana Induk Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang tercakup dalam aspek internal maupun aspek eksternal tanpa meninggalkan visi dan misi universitas.

Secara operasional RIP ini berguna untuk memberikan arah penelitian yang dilakukan oleh sivitas akademik di lingkunagn UM Purworejo sehingga dapat menghasilkan penelitian-penelitian yang dapat dimanfaatkan unttuk kemaslahatan umat manusia.

Pelaksanan RIP perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai lembaga, pusat studi, fakultas, laboratorium dan unit-unit terkait di lingkungan UM Purworejo, karenanya kerjasama yang baik dari seluruh komponen yang terlibat sangat diperlukan. Penyediaan sarana-prasarana merupakan faktor penting untuk mejamin keberlanjutan RIP, untuk itu penyediaan sarana-prasarana akan dilaksanakan melalui pengadaan dana dari berbagai lembaga eksternal maupun melalui dukungan dana penelitian internal Universitas Muhammadiyah Purworejo

B. Ucapan Terima Kasih

Tim penyusun memberikan penghargaan dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada:

1. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, yang telah memberikan dukungan baik berupa program sosialisasi RIP, pelatihan pembuatan RIP.

(45)

38

2. Rektor, Wakil Rektor dan segenap pimpinan dilingkungan Universitas Muhammadiyah Purworejo atas dukungan dan saran-sarannya dalam penyusunan dan penetapan RIP-UM Purworejo,

3. Senat Universitas Muhammadiyah Purworejo, atas dukungannya sehingga dapat dilaksanakan Rapat Senat untuk menetapkan Rencana Induk Penelitian - Universitas Muhammadiyah Purworejo tahun 2020-2024,

4. Ketua, Sekretaris dan segenap staf dilingkungan LPPM UM Purworejo atas penyediaan data-data yang diperlukan, segala sarana dan prasarana dalam penyusunan Evaluasi Diri Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UM tahun 2020-2024,

5. Seluruh tim penyusun Rencana Induk Penelitian - Universitas Muhammadiyah Purworejo, atas segala dukungannya dalam proses penyusunan hingga proses penetapan Rencana Induk Penelitian - UM Purworejo tahun 2020-2024

6. Akhir kata, harapan kami semoga Rencana Induk Penelitian Universitas Muhammadiyah Purworejo ini dapat menjadi arahan kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan penelitian institusi dalam jangka waktu 5 tahun kedepan, sehingga luaran hasil-hasil penelitian dari UM Purworejo dapat lebih bermanfaat baik bagi masyarakat maupun instansi yang memerlukan

(46)

39

DAFTAR PUSTAKA

Ditliptabmas Ditjen Dikti. 2011. Pedoman Penyusunan Rencana Induk Penelitian Undang-undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Riset,

Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

Rencana Induk Penelitian UM Purworejo 2016-2020 Statuta Universitas Muhammadiyah Purworejo

Rencana Strategis Universitas Muhammadiyah Purworejo 2016-2020

Gambar

Gambar 1. Tema-tema Penelitian Unggulan UM Purworejo
Gambar 2. Road Map Penelitian UM Purworejo 2016-2018
Gambar 3. Struktur Organisasi LPPM
Gambar 4. Distribusi Laboratorium Menurut Fakultas
+7

Referensi

Dokumen terkait

1) Atas Perencanaan dan pelaksanaan pembinaan mahasiswa oleh seluruh staf pengajar dalam pengembangan sikap dan orientasi serta kegiatan mahasiswa, antara lain dalam seni

Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan interaksi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh peubah yang diamati, namun terdapat pengaruh yang nyata dan sangat

Pada umumnya persaingan didunia industri sepeda selain beriklan dalam media cetak atau elektronik mereka juga memilih para atlet professional yang belum mempunyai sponsor

Terciptannya modifikasi model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis, HOTS, KPS, PISA, STEM, metakognisi, pendidikan karakter, dan literasi

Dari keputusan atau tindakan tersebut akan menghasilkan atau diperoleh kejadian-kejadian tertentu yang akan di gunakan kembali sebagai data yang nantinya akan di

Prinsip kerja alat penggiling biji kopi tipe flat burr mill ini, menggunakan dua besi berbentuk bulat (flat burr) yang terdapat gerigi disekelilingnya berukuran lebih kecil dan

Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Panitia pengadaan barang/jasa dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara

Hasil penelitian Syarif (2011) dengan menggunakan citra ALOS PALSAR resolusi 50 m dan 12,5 m pada tgekan jati di KPH Kebonharjo menyimpulkan bahwa hubungan antara backscatter