MANUAL PROSEDUR
KEGIATAN BIDANG AKADEMIK
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS 1 (PPDS-1) ORTHOPEDI DAN TRAUMATOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2013
DAFTAR ISI
Daftar isi
MANUAL PROSEDUR 1. Penyusunan Karya akhir
2. Assesment / Ujian Akhir Semester (UAS) 3. Ujian Konpetensi/Komisi
4. Ujian Formatif (Ujian Akhir Stase) 5. Ujian Institusi
6. Penunjukkan Pembimbing akademik 7. Penunjukkan Pembimbing Operasi 8. Tutorial
I. MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN KARYA AKHIR TUJUAN
Memberikan penjelasan tentang tata cara pengajuan suatu karya akhir bagi peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 1(PPDS) orthopedi dan traumatologi semester VI-X sebagai syarat mengikuti ujian nasional
REFERENSI
1. Buku Pedoman Pendidikan /Kurikulum IOT
2. Surat tugassebagai pembimbing karya akhir peserta didik PPDS1 DOKUMEN
1. SK Penugasan sebagai pembimbing karya akhir peserta didik PPDS1
UNIT YANG TERLIBAT
1. Peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 1(PPDS) orthopedi dan traumatologi
2. Staf pengajar akademik IOT 3. Kepala Program Studi (KPS) IOT PROSEDUR
1. Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis 1Orthopedi dan Traumatologi (PPDS-1 IOT) :
a. Mengajukan usulan judul penelitian kepada pembimbing karya akhir
b. Merancang dan mengajukan proposal penelitian kepada pembimbing karya akhir
c. Mempresentasikan rancangan penelitiannya dalam sidang ujian proposal penelian
d. Mengajukan surat permohonan kelaikan etik (ethical clerence) kepada komisi etik penelitian kesehatan FKUB/RSSA
e. Melaksanakan penelitian
f. Mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam sidang ujian penelitian
g. Mempubilkasikan hasil penelitiannya dalam acara ilmiah nasional dan jurnal nasional / internasional
2. Staf pengajar akademik IOT
a. Menerima keputusan dari KPS IOT sebagai pembimbing karya akhir PPDS1 IOT
b. Memberikan arahan, masukan dan bimbingan kepada peserta didik dalam penyusunan proposal penelitian
c. Mengundang para penguji/panelis penelitian dalam sidang ujian proposal penelitian
d. Menyelenggarakan sidang ujian proposal penelitian
e. Memberikan arahan, masukan dan bimbingan kepada peserta didik dalam pelaksanaan penelitian
f. Mengundang para penguji/panelis penelitian dalam sidang ujian hasil penelitian
g. Menyelenggarakan sidang ujian hasil penelitian
h. Memberikan arahan, masukan dan bimbingan kepada peserta didik dalam pubilkasi hasil penelitian dalam acara ilmiah nasional ataupun jurnal nasional/internasional
3. Kepala Program Studi (KPS) IOT
a. Memimpin rapat staf akademik dalam pemilihan staf pengajar akademik IOT sebagai pembimbing karya akhir PPDS-1 IOT b. Mengesahkan hasil rapat staf akademik dalam penentuan
pembimbing karya akhir PPDS-1 IOT
c. Mengeluarkan SK staf pengajar akademik sebagai pembimbing karya akhir PPDS-1 IOT
BAGIAN ALIR
PPDS-1 IOT Staf Pengajar akademik KPS
Mulai Rapat staf
SK Penetapan Pembimbing TA Usulan
Penelitian
Membimbing pembuatan karya akhir
Proposal penelitian
Penelitian
Hasil penelitian
Publikasi
Sidang I (ujian Proposal)
Sidang II (Ujian Hasil)
Selesai
II. MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN SEMESTER
TUJUAN : Meningkatkan pelayanan dan efektifitas pelaksanaan ujian semester DOKUMEN:
1. Pengumuman pelaksanaan ujian semester 2. Daftar presensi
3. Daftar nilai ujian semester UNIT YANG TERLIBAT:
1. Sekretaris bagian 2. PPDS
3. Dosen/staf
4. Kepala program studi (KPS) PROSEDUR:
1. Sekretaris bagian :
1) Mengeluarkan pengumuman pelaksanaan ujian semester yang terdiri dari waktu pelaksanaan dan materi
2) Menerima daftar nilai ujian dari masing-masing dosen/staf 3) Membuat rekapitulasi nilai ujian
2. PPDS :
1) PPDS menerima pengumuman jadwal dan materi ujian semester 2) PPDS melaksanakan ujian semester pada waktu yang telah ditetapkan 3) PPDS menyerahkan kertas lembar jawaban ujian
3. Dosen/staf:
1) Menerima tembusan pengumuman pelaksanaan ujian
2) Masing-masing dosen/staf membuat soal sesuai dengan materinya masing-masing
3) Menerima dan menilai lembar jawaban ujian
4) Menyerahkan nilai ujian semester ke sekretaris bagian
1 4. KPS
1) Menentukan waktu pelaksanaan ujian 2) Menerima rekapitulasi nilai ujian 3) Mengesahkan hasil ujian semester
BAGAN ALIR
Sekretaris Bagian PPDS Dosen/staf KPS
Mulai
Menentukan waktu pelaksanaan ujian
1
Membuat pengumuman pelaksanaan ujian
2
2 2
Menerima pengumuman
Menerima tembusan pengumuman
Melaksanakan ujian Membuat soal ujian
Menyerahkan jawaban ujian ke
dosen
Menerima dan menilai lembar
jawaban
Menyerahkan nilai ke sekretaris Membuat rekapitulasi
nilai
Menerima rekapitulasi nilai
Mengesahkan hasil ujian
Selesai
III. MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN KOMISI
TUJUAN : Meningkatkan pelayanan dan efektifitas pelaksanaan ujian komisi DOKUMEN :
1. Pengumuman Pelaksanaan Ujian Komisi 2. Daftar presensi
3. Daftar nilai ujian komisi UNIT YANG TERLIBAT
1. PPDS 2. Dosen/staf 3. Sekretaris bagian 4. KPS
PROSEDUR 5. KPS
4) Menentukan waktu pelaknanaan ujian komisi 5) Menerima rekapitulasi nilai ujian
6) Mengesahkan hasil ujian komisi 6. PPDS :
4) PPDS menerima pengumuman pelaksanaan ujian komisi 5) PPDS mengikuti ujian komisi
7. Dosen/staf:
5) Menerima tembusan pengumuman pelaksanaan ujian komisi 6) Melaksanakan ujian dan menilai
7) Menyerahkan nilai ujian komisi ke sekretaris bagian 8. Sekretaris bagian :
4) Menerima nilai ujian dari masing-masing dosen/staf 7) Membuat rekapitulasi nilai ujian
1 BAGAN ALIR
Sekretaris Bagian PPDS Dosen/staf KPS
Mulai
Menentukan waktu pelaksanaan ujian
1
Membuat pengumuman pelaksanaan ujian
2
2 2
Menerima pengumuman
Menerima tembusan pengumuman
Mengikuti ujian Melaksanakan ujian dan menilai
Menyerahkan nilai ke sekretaris Membuat rekapitulasi
nilai
Menerima rekapitulasi nilai
Mengesahkan hasil ujian Komisi
Selesai
IV. MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN FORMATIF (UJIAN AKHIR STASE)
TUJUAN : Meningkatkan pelayanan dan efektifitas pelaksanaan ujian stase DOKUMEN :
4. Daftar presensi
5. Daftar nilai ujian stase UNIT YANG TERLIBAT:
5. PPDS 6. Dosen/staf 7. Sekretaris bagian PROSEDUR:
9. PPDS :
6) PPDS menghubungi dosen stase untuk menentukan waktu ujian 7) PPDS mengikuti ujian stase baik lisan maupun tertulis
8) PPDS menyerahkan kertas lembar jawaban ujian stase yang tertulis 10. Dosen/staf:
8) Menentukan waktu ujian
9) Menguji baik dengan lisan maupun tulis
10) Menerima dan menilai lembar jawaban ujian tertulis 11) Menyerahkan nilai ujian stase ke sekretaris bagian 11. Sekretaris bagian :
5) Menerima nilai ujian dari masing-masing dosen/staf 6) Membuat rekapitulasi nilai ujian
12. KPS
8) Menerima rekapitulasi nilai ujian 9) Mengesahkan hasil ujian stase
1 BAGAN ALIR
Sekretaris Bagian PPDS Dosen/staf KPS
mulai
Menghubungi dosen stase
Menentukan waktu ujian
Melaksanakan ujian
Melaksanakan ujian baik lisan maupun tertulis
Menyerahkan jawaban ujian ke
dosen
Menilai
Menyerahkan nilai ke sekretaris Membuat rekapitulasi
nilai
Menerima rekapitulasi nilai
Mengesahkan hasil ujian
Selesai
V. MANUAL PROSEDUR UJIAN INSTITUSI TUJUAN
Memberikan penjelasan tentang persyaratan dan pelaksanaan ujian institusi dalam menilai dan mengevaluasi hasil belajar peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 1(PPDS) orthopedi dan traumatologi.
RUANG LINGKUP
Ruang lingkup MP ujian institusi meliputi:
1. Jenis ujian
2. Jadual dan waktu ujian 3. Tempat ujian
4. Peserta ujian 5. Penguji ujian
6. Persiapan dan tata cara pelaksanaan ujian 7. Pengumuman hasil ujian
DEFINISI
Ujian Institusi adalah ujian lokal yang diselenggarakan pada akhir semester IX (Chief) sebagai evaluasi akhir kemampuan PPDS-1 IOT dalam mendiagnosa, menentukan terapi dan rehabilitasi pasien kelainan muskuloskeletal sehingga siap mengikuti ujian nasional.
PROSEDUR 8. Jenis Ujian
Ujian institusi dilaksanakan dalam bentuk ujian tulis (MCQ) dan ujian lisan (assesment pasien) dan OSCE.
9. Jadual dan waktu ujian
1) Ujian institusi diselenggarakan berdasarkan kalender akademik 2) Ujian institusi dijadualkan pada hari dan jam kerja
3) Penjadualan ujian institusi dilakukan secara koordinasi oleh kolegium orthopedi dan traumatologi
4) Waktu ujian terbagi dalam dua waktu (hari) yaitu a. Hari 1 : ujian tulis berupa MCQ
b. Hari 2 : ujian lisan dan OSCE 10. Ruang ujian
Ruang ujian disesuaikan dengan jumlah peserta dan terdiri dari 2 ruangan sebagai tempat ujian tulis dan ujian lisan di lab/SMF Bedah
11. Peserta Ujian
a. Dafter peserta ujian dikeluarkan oleh KPS 1minggu sebelum pelaksanaan ujian
b. Peserta ujian adalah PPDS-1 IOT minimal semester IX yang telah menyelesaikan semua tugas dan kewajiban sebagai peserta didik sesuai dengan kurikulum IOT yang berlaku.
12. Penguji ujian
Penguji ujian terdiri dari penguji lokal dari program studi IOT setempat dan seorang penguji nasional
a. Penguji lokal adalah staf pengajar akademik IOT/konsultan sesuai dengan keahlian/divisi masing-masing dan dapat dibantu asisten yang berasal dari universitas Brawijaya.
b. Penguji nasional adalah staf pengajar akademik IOT yang berasal bukan dari universitas Brawijaya yang ditunjuk dari Kolegium orthopedi dan traumatologi.
13. Persiapan dan pelaksanaan ujian institusi Ujian Tulis
1) Sekretaris program studi (SPS) menerima soal ujian dari masing-masing staf pengajar akademik dari setiap seksi IOT
2) SPS mengkompilasi dan memperbanyak soal ujian dengan memperhatikan aspek keamanan soal sesuai dengan jumlah peserta ujian.
3) Peserta ujian berpakaian rapi, bersih, sopan dan bersepatu
4) Peserta ujian dan pengawas ujian mematikan semua alat komunikasi selama pelaksanaan ujian
5) Peserta ujian menandatangani daftar hadir ujian
6) Peserta ujian tidak berbicara dan atau berkomunikasi dengan sesama peserta ujian selama ujian, tidak diperkenankan pula saling meminjam alat tulis
7) Pengawas ujian menegur dan berhak mengeluarkan peserta dari ruang ujian jika diketahui melakukan kecurangan dalam menempuh ujian.
8) Pengawas ujian membuat dan menandatangani berita acara ujian dan daftar hadir.
Ujian Lisan dan OSCE
1) Penguji ujian terdiri dari penguji lokal dari masing-masing seksi IOT dibantu asisten dan seorang penguji nasional yang ditunjuk kolegium OT
2) Para penguji lokal menyiapkan kasus dari tiap-tiap seksi IOT beserta kelengkapannya
3) Para penguji lokal dan atau nasional menyiapkan soal OSCE beserta kelengkapannya
4) Peserta ujian berpakaian rapi, bersih, sopan dan bersepatu 5) Peserta ujian dan penguji ujian mematikan semua alat
komunikasi selama pelaksanaan ujian
6) Peserta ujian menandatangani daftar hadir ujian
7) Para penguji menandatangani daftar hadir ujian dan berita acara ujian.
14. Pengumuman hasil ujian
1. Kepala program studi (KPS) memimpin rapat penguji untuk menilai hasil ujian institusi peserta ujian institusi
2. Peserta rapat terdiri dari para penguji lokal dari masing- masing seksi IOT dan penguji nasional
3. KPS mengumumkan hasil ujian institusi.
4. PPDS-1 IOT yang dinyatakan lulus ujian institusi berhak untuk mengikuti ujiana nasional (National Board Exam)
BAGIAN ALIR
PPDS-1 IOT PENGUJI INSTITUSI KPS
Menerima SK dari Kolegium IOT tentang jadwal ujian dan nama
penguji nasional
Mengumumkan jadwal ujian institusi
Menyiapkan soal tulis dan kasus trauma, elektif dan OSCE
Menetapkan PPDS-1 IOT sebagai pesertaujian
Pelaksanaan ujian I (Tulis) mulai
Mengikuti ujian
Mengawasi dan menilai hasil ujian
Menerima rekapitulasi hasil ujian
Mengumumkan hasil ujian dan menetapkan PPDS-1IOT
sebagai peserta ujian II
Pelaksanaan ujian II(Lisan dan OSCE)
Mengikuti ujian Menguji dan menilai hasil ujian disetiap seksi IOT
Menerima rekapitulasi hasil ujian
Memimpin rapat ujian yang dihadiri seluruh penguji
(lokal dan nasional)
Mengumumkan hasil ujian dan menetapkan PPDS-1IOT
lulus ujian
Selesai
VI. MANUAL PROSEDUR PEMBIMBING AKADEMIK
AREA : Gugus jaminan mutu
TUJUAN : Untuk menyusun & mengadministrasikan dosen pembimbing akademik
REFERENSI :
1. Buku pedoman Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
DOKUMEN :
1. Daftar mahasiswa Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas BRawijaya
2. SK penunjukan dosen pembimbing akademik UNIT YANG TERLIBAT :
1. Mahasiswa peserta prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
2. Dosen pembimbing akademik 3. Sekretaris Program Studi (SPS) 4. Ketua Program Studi (KPS) PROSEDUR :
1. Mahasiswa
1.Menerima nama dosen pembimbing akademik 2.Melapor kepada dosen pembimbing akademik
3.Mendiskusikan materi tugas akhir kepada dosen pembimbing akademik
2. Dosen pembimbing akademik
1. Menerima SK penunjukan sebagai dosen pembimbing akademik 2. Menerima mahasiswa yang dibimbing
3. Mendiskusikan dengan mahasiswa tentang tugas akhir 3. Sekretaris Program Studi (SPS)
1.Menyusun daftar dosen pembimbing akademik
2.Membuat konsep surat keputusan / SK penunjukan dosen pembimbing akademik
3. Membuat jadwal rapat bagian dengan para dosen pembimbing akademik
4. Ketua Program Studi (KPS)
1. Menerima daftar mahasiwa prodi Orthopaedi & Traumatologi 2. Menerima daftar dosen pembimbing akademik
3. Memimpin rapat bagian dengan para dosen pembimbing akademik
4. Mengesahkan SK penunjukan dosen pembimbing akademik
VII. MANUAL PROSEDUR PEMBIMBING TEKNIK OPERASI
AREA : Gugus jaminan mutu
TUJUAN : Untuk menyusun & mengadministrasikan dosen pembimbing teknik operasi
REFERENSI :
1. Buku pedoman Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
DOKUMEN :
1. Daftar mahasiswa Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya
2. Daftar dosen pembimbing teknik operasi atau dosen penanggung jawab pasien
(DPJP)
UNIT YANG TERLIBAT :
1. Mahasiswa peserta prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya
2. Dosen pembimbing teknik operasi (DPJP) 3. Sekretaris Program Studi (SPS)
4. Ketua Program Studi (KPS)
PROSEDUR :
1. Mahasiswa
1.Menerima nama dosen pembimbing teknik operasi 2.Mencari kasus yang akan dilakukan operasi
3.Melapor kepada dosen pembimbing teknik operasi (DPJP) 4.Membuat presentasi tentang teknik operasi
2. Dosen pembimbing teknik operasi (DPJP)
1.Menerima pelaporan tentang pasien yang menjadi tanggung jawab dosenpembimbing
2. Menerima pelaporan dari mahasiswa yang akan melakukan operasi
3. Membimbing mahasiwa baik presentasi dan di meja operasi 3. Sekretaris Program Studi (SPS)
1. Menerima pelaporan dari dosen pembimbing teknik operasi 2. Membuat persyaratan tentang aturan kelulusan dalam teknik operasi
3. Membuat administrasi tentang mahasiwa yang telah lulus melakukan teknik operasi
4. Ketua Program Studi (KPS)
1. Mengesahkan persyaratan tentang aturan kelulusan dalam teknik operasi
2. Mengesahkan administrasi tentang mahasiswa yang lulus dalam teknik operasi
MANUAL PROSEDUR PEMBIMBING AKADEMIK
Mahasiswa Dosen pembimbing SPS KPS
Diskusi
Mulai
Menerima dosen pembimbing
Melapor dosen pembimbing
Diskusi tugas akhir
Menerima SK penunjukan
Menerima mahasiswa
DISKUSI
Menyusun dosen pembimbing
Membuat SK penunjukan
Membuat jadwal rapat bagian
Menerima daftar mahasiswa
Menerima nama pembimbing
Memimpin rapat bagian
Mengesahkan SK
MANUAL PROSEDUR PEMBIMBING TEKNIK OPERASI
Mahasiswa Dosen pembimbing SPS KPS
Diskusi
Mulai
Menerima nama dosen
Mencari kasus
Melapor dosen (DPJP)
Menerima pelaporan
Menerima pelaporan mahasiswa
Membimbing mahasiswa
Menerima laporan dosen(DPJP)
Membuat persyaratan kelulusan
Membuat administrasi
Mengesahkan persyaratan kelulusan
Mengesahkan administrasi
Membuat presentasi
VIII. MANUAL PROSEDUR TUTORIAL
AREA :Gugus jaminan mutu TUJUAN :
Untuk menyusun & mengadministrasikan dosen pembimbing akademik REFERENSI :
1. Buku pedoman Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
DOKUMEN :
1. Daftar mahasiswa Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
2. Daftar dosen Prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
UNIT YANG TERLIBAT :
1. Mahasiswa peserta prodi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
2. Dosen Prodi Orthopaedi & Traumatologi 3. Sekretaris Program Studi (SPS)
4. Ketua Program Studi (KPS) PROSEDUR :
1. Mahasiswa
1.Menerima jadwal Tutorial dengan literartu yang telah ditetapkan setiap semester
2.Melapor pada dosen pembimbing Tutorial
3.Mendiskusikan dengan dosen pembimbing Tutorial
4. Mengumpulkan paper pada dosen pembimbing
5. Mempresentasikan tutorial pada waktu yang telah ditetapkan
2. Dosen pembimbing tutorial
1. Menerima jadwal tutorial tiap semester 2. Menerima pelaporan tutorial dari mahasiswa
3. Mendiskusikan dengan mahasiswa tentang tugas tutorial 4. Menerima hasil paper tutorial dari mahasiswa
3. Sekretaris Program Studi (SPS)
1.Menyusun daftar dosen pembimbing tutorial
2.Membuat konsep surat keputusan / SK penunjukan dosen pembimbing tutorial
3. Membuat administrasi pelaporan tentang tugas tutorial
4. Ketua Program Studi (KPS)
1. Mengesahkan jadwal tutorial mahasiwa prodi Orthopaedi &
Traumatologi
2. Mengesahkan SK penunjukan daftar dosen tutorial
MANUAL PROSEDUR TUTORIAL
Mahasiswa Dosen pembimbing SPS KPS
Diskusi
Mulai
Menerima jadwal tutorial
Melapor dosen pembimbing
Diskusi
Menerima jadwal tutorial
Menerima pelaporan mahasiswa
Diskusi
Menyusun daftar dosen
Membuat SK penunjukan
Membuat administrasi pelaporan
Mengesahkan jadwal tutorial
Mengesahkan administrasi
Mengumpulkan paper
Presentasi
Menerima hasil tutorial