Industries
Bagaimana TI PERBANKAN
menghadapi tantangan disrupsi
digital
Dadang Setiabudi
SEVP IT & Digital Banking BNI
02 Februari 2018
@UNPAD, Bandung
Disrupsi digital
Seminar UNPAD – IT Development and Innovation in Financial Industries
Disrupsi digital telah
terjadi
Perusahaan taxi terbesar tidak memiliki taxi (Uber) Penyedia jasa akomodasi terbesartidak memiliki real estat (Airbnb)
Perusahaan telpon besar tidak memiliki infra telekomunikasi (Skype/Whatsapp) Pemilik media popular tidak membuat konten (Facebook)
Bank dengan per-tumbuhan tercepat tidak memiliki uang
real (SocietyOne)
Rumah film terbesar tidak memiliki bioskop (Netflix) Vendor software terbesar tidak membuat aplikasi (Google/Apple)
Hal ini di picu oleh 3 (tiga) hal fundamental teknologi, yaitu computation, storage dan connectivity yang semakin murah dan semakin canggih.
Cepatnya perkembangan internet, mobility, cloud computing dengan pesatnya perkembangan open-source meningkatkan akses kepada para startup maupun kompetitor non
tradisional untuk memasuki semua bisnis industri yang ada.
Cheaper access to technology
Terobosan besar teknologi menyebabkan disrupsi
digital (1/5)
Terobosan besar teknologi menyebabkan disrupsi
digital (2/5)
1
Untuk pertamakalinya, hampir di seluruh dunia menggunakan teknologi yang sama untuk memacu inovasi secara global. Menurut Wall Street Journal terdapat 146 “tech unicorns”, 27% nya dari Asia-Pacific, yang persentase pertumbuhannya meningkat 20% dibandingkan 2 tahun lalu.
Globalization of technology
Increase comport with technology
Semakin banyak dan nyaman kita menggunakan internet, laptop, mobile device, dan segala hal terkait dengan teknologi memberikan pengaruh besar dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, baik personal maupun professional.
Terobosan besar teknologi menyebabkan disrupsi
digital (3/5)
1
Inovasi dengan menggunakan
teknologi digital merupakan
model
revenue stream baru dan
merubah model industri trandisional
yang ada saat ini.
Competitive advantage of technology
Terobosan besar teknologi menyebabkan disrupsi
digital (4/5)
Masing-masing perkembangan teknologi men-trigger perkembangan teknologi lainnya dan akan menghasilkan teknologi yang lebih baik yang memicu revolusi pada seluruh industri (cth. AI, VR, Robotic, dll).
Multiplier effect of technology
Terobosan besar teknologi menyebabkan disrupsi
digital (5/5)
GOJEK: Manfaatkan teknologi pada bisnis
Bisnis model
baru
Kemudahan
penggunaan
teknologi
Smartphone
semakin
murah
Internet
semakin murah
google map
Terobosan
Pertumbuhan startup fintech Indonesia
2015-2016 adalah tahun dimana terjadi pertumbuhan yang signikan atas startup fintech Indonesia Berdasaran asosiasi fintech Indonesia, pertumbuhan startup fintech dalam 2 tahun
tersebut mencapai 78%, merupakan yang tertinggi sejauh ini.
7%
6%
9%
78%
2006-2010
2011-2012
2013-2014
2015-2016
???
Ekonomi digital berdampak pada setiap aspek kehidupan..
Ekonomi
Digital
P
PolitikE
EkonomiS
SosialT
TeknologiL
LingkunganH
Hukum Beberapa aspek Beberapa aspek menurut analisis yakni politik, ekonomi, social, teknologi, lingkungan dan hukum
Dampak perubahan menuju digital secara umum ada pada aspek ekonomi dan teknologi, yang biasa disebut dengan EKONOMI DIGITAL
Perdagangan, Hotel & Resto
Konstruksi & Manufaktur Transportasi Informasi & Telekom Listrik, Air dan Gas Pertambangan & Energi Pertanian, Kehutanan, Perikanan Keuangan & Perbankan Industri jasa Industri Pengolahan 10
Bagaimana IT
menghadapi
tantangan disrupsi
digital?
Melengkapi kapabilitas
MODE
2 pada IT Development (1/4)
Seminar UNPAD – IT Development and Innovation in Financial Industries
Bimodal IT / 2 speeds of it =
marathon runner +
sprinter
Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan IT dengan adanya tuntutan kebutuhan pelanggan yang begitu cepat berubah di era digital saat ini, diperlukan penambahan kapabilitas baru yang biasanya disebut dengan BIMODAL IT / 2 speeds of it
Mode 2 adalah Sprinter yang merupakan sebuah percepatan baru dalam IT development yang fokus pada agility, kecepatan dan kelincahan untuk mengakomodir kebutuhan dan tuntutan perubahan yang begitu cepat terjadi pada pelanggan
How we
work
Tools we
use
Infras we
use
3 hal yang diperlukan untuk menjalankan mode 2
Melengkapi kapabilitas
MODE
2 pada IT Development (2/4)
How we
work
Pengembangan yang dilakukan dalam IT development tidak lagi menggunakan cara-cara konvensional, seperti standar SDLC yang saat ini umum digunakan oleh incumbent.
Pendekatan design thinking, lean startup, dan
agile yang saat ini sudah banyak
digunakan oleh para startup fintech perlu diadopsi dan digunakan dalam proses pengembangan produk.
design thinking digunakan untuk
memastikan bahwa problem/kebutuhan yang ada adalah real agar solusi yang ditawarkan tepat
Sementara Lean startup dan agile digunakan untuk memastikan solusi yang dibangun dilakukan dengan cepat dan sesuai dengan problem/kebutuhan yang ada
Melengkapi kapabilitas
MODE
2 pada IT Development (3/4)
Seminar UNPAD – IT Development and Innovation in Financial Industries
Tools we
use
Setiap tahapan pengembangan sampai dengan operasional IT dilakukan dengan menggunakan
dev-ops toolchain yang banyak tersedia di market, baik yang tersedia secara komersial maupun open-source
Dev-ops toolchain ini akan membantu proses continues improvement dan continues
delivery yang diinginkan dalam proses pengembangan dan operasional IT
Banyak sekali dev-ops toolchain yg tersedia di market diantaranya seperti berikut.
Melengkapi kapabilitas
MODE
2 pada IT Development (4/4)
Cloud–based platforms
and infrastructures
Infras we
use
Kendala yang umumnya terjadi adalah pada saat proses pengembangan selesai dilakukan, selanjutnya membutuhkan effort yang cukup komplek dalam penyiapan infrastruktur yang dibutuhkan. Dan hal ini berlanjut pada saat operasionalisasi, dimana monitoring, tuning, sizing, migration, dan hal teknis operasional lainnya menjadi semakin kompleks utk di manage
Adopsi dan penggunaan cloud-based platform dan infrastructures memudahkan proses pengembangan dan operasional IT yang dilakukan karena
kapabilitasnya yang elastic (kemudahan utk support reliability dan scalability)
Private Cloud
Cloud Infrastructure yg dibutuhkan
Ber
inovasi hadapi disrupsi digital (1/2)
Innovation Lab
Continuously re-engineering
proses bisnis
Continuously improving
user experience
Continuously adopting digital
disruptive technology
Untuk dapat menghadapi tantangan disrupsi digital, yang harus dilakukan oleh institusi adalah dengan terus melakukan inovasi.
61% CEO worldwide berpendapat bahwa inovasi merupakan prioritas dalam bisnis mereka
“
“
3 hal inovasi umumnya yang dilakukan :
Perbaikan internal dan eksternal proses Perbaikan interaksi layanan ke kustomer Digitalisasi proses, produk dan layanan
Artificial
Intelligence
Conversational
Services
Pemanfaatan AI untuk memberikan layanan secara konversasionalCognitive Services
Pemanfaatan AI untuk memberikan layanan yang personalized dan contextualDigital Workforce
Robotic Process
Automation
Pemanfaatan AI utk re-engineering dan otomasi proses dalam rangka
meningkatkan layanan
Adopsi teknologi AI sudah mulai dilakukan oleh beberapa institusi, baik
oleh startup fintech maupun incumbent. Beberapa pemanfaatan masih mengarah ke conversational
services, seperti chatbots
Percepat adopsi
distruptive technology (1/2)
1
2
3
Percepat adopsi
distruptive technology (2/2)
40B IoT devices yang akan terkoneksi antara 2018 s.d 2025
“
“
Tsunami of data akan dihasilkan oleh seluruh IoT devices yang terkoneksi, bukan lagi merupakan Big Data tetapi akan menjadi Thing Data
Monitoring, Insight
to Action
Melakukan daily monitoring atas seluruh aktifitas yg dilakukan kustomer dalam rangka memberikan
layanan yg kontekstual
Automation of Any
services
Menjadi channel baru utk terkoneksi ke customer yg dapat digunakan utk men-deliver semua layanan, seperti
autopayment
Adopsi teknologi IoT sudah mulai dilakukan oleh beberapa komunitas, terlihat dengan sudah mulainya
pemanfaatan IoT devices di smart City yang 1 tahun belakangan ini berkembang cukup signifikan, dan berpotensi
bermanfaat untuk kebutuhan bisnis.
1
2
Apa yang dilakukan oleh BNI
Bimodal IT
Pengembangan kapabilitas Bimodal IT yang sudah dimulai dilakukan, seperti
virtualisasi dan agile development. Maturity proses, governance, tools dan
infrastruktur pendukung terus dilanjutkan
Operasionalisasi innovation center segera mulai dilakukan untuk mendukung inovasi proses bisnis,
user-experience dan penggunaan tren teknologi digital dalam rangka
mendukung bisnis BNI
Sebagai salah satu pioneer yang telah mengadopsi dan
mengimplementasikan beberapa tren disruptive technology yang berkembang dalam rangka mendukung
bisnis BNI, seperti API Management, BigData Analytic dan AI.
Innovation
Center
Adopsi
Disruptive
Technology
Dalam beberapa tahun terakhir banyak hal yang telah dilakukan oleh BNI yang secara aktif merespon perkembangan disrupsi digital yang terjadi.
Pengembangan kapabilitas IT yang berkolaborasi dengan bisnis berdampak signifikan terhadap bisnis BNI, banyak produk dan layanan digital yang telah diluncurkan yang langsung dirasakan oleh pelanggan, seperti Agen 46, layanan
digital di pasar tradisional, digital branch, yap!, kolaborasi dengan startup fintech melalui BNI hackfest, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Yang harus dilakukan untuk
sukses
Seminar UNPAD – IT Development and Innovation in Financial Industries