MAKALAH
MAKALAH
Landasan Ilmu Pendidikan
Landasan Ilmu Pendidikan
“Hakikat Manusia dan Hakikat Pendidikan” “Hakikat Manusia dan Hakikat Pendidikan”
Oleh: Oleh: FUJA NOVITRA FUJA NOVITRA 1517515 1517515 !"sen Pen#a$%u: !"sen Pen#a$%u: P&"'( !&( Festi)ed* M(+ P&"'( !&( Festi)ed* M(+
PRO,RAM +TU!I P-N!I!I.AN FI+I.A
PRO,RAM +TU!I P-N!I!I.AN FI+I.A
PRO,RAM PA+/A+ARJANA
UNIV-R+ITA+ N-,-RI PA!AN,
UNIV-R+ITA+ N-,-RI PA!AN,
01 01
.ATA P-N,ANTAR
Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa selalu melimpahkan berkat rahmat dan hidayahNya, hingga akhirnya penyusunan makalah yang berudul !Hakikat Manusia dan Hakikat Pendidikan" ini dapat diselesaikan tepat pada
#aktunya$ Shala#at beriring salam tak lupa buat Nabi besar kita Nabi Muhammad SAW, %ahmatan Lil&alamin$
'capan terimakasih penulis haturkan kepada semua pihak, terutama pada d(sen pembimbing Pr()$ *r$ +estiyed, M$S yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini tanpa kendala yang cukup berarti$ *an semua pihak yang telah membantu dan memberi d(r(ngan penulis dalam penyusunan makalah ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu$
Penulis menyadari bah#a penulisan makalah ini belum sempurna, karena keterbatasan pada penulis$ 'ntuk itu, penulis dengan ikhlas menerima semua saran dan kritik yang bersi)at membangun demi kesempurnaan tulisan ini$ Mudahmudahan makalah ini dapat berman)aat bagi berbagai pihak$
Padang , Agustus -./0 Penulis !AFTAR I+I Hal$ KATA P1N2ANTA%$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ i *A+TA% ISI$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 3A3 I P1N*AH'L'AN$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 3A3 II KA4IAN T15%I$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 3A3 III P1M3AHASAN$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
ii / -6 3A3 I7 P1N'T'P$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ /8 /8
A$ Kesimpulan$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 3$ Saran$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
/8 *A+TA% P'STAKA $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ /6
2A2 I
P-N!AHU3UAN A( 3ata& 2elakan#
Landasan ilmu pendidikan adalah salah satu mata kuliah #aib bagi mahasis#a pr(gram pasca sarana uni9ersitas negeri padang$ Mata kuliah ini bertuuan agar mahasis#a dapat mengembangkan m(del pembelaaran yang tepat dengan memahami hakikat manusia dan hakikat pendidikan, memiliki keterampilan cakap, kritis, kreati), k(mpeten, k(mpetiti) dan berkarakter yang k(ntekstual dengan pr()esi guru$ Mata kuliah ini terdiri dari /0 materi p(k(k yang akan dibahas (leh masingmasing kel(mp(k dan secara indi9idu$ Makalah ini merupakan makalah indi9idu$ Pada makalah ini dipaparkan materi hakikat manusia dan hakikat pendidikan menurut pandangan barat, ind(nesia, dan pandangan agama islam$
Hakikat manusia dan hakikat pendidikan yang ibarat dua sisi mata uang, elaslah bah#a pendidikan bertuuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, baik pendidikan yang berlangsung secara alami (leh (rang tua atau masyarakat terlebih pendidikan tersistem yang diselenggarakan (leh sek(lah$ 4adi kesimpulannya adalah manusia memiliki beberapa p(tensi yang ada pada dirinya, yaitu p(tensi intelektual, rasa, karsa, karya dan religi yang bisa dan akan ditumbuh dan kembangkan melalui pr(ses pendidikan yang baik dan terarah$
*engan pemahaman yang baik dan benar mengenai halhal tersebut maka (rang(rang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan diharapkan mampu melaksanakan tugas dan ke#aibannya sebagai insan pendidikan dengan tidak mengabaikan atau meninggalkan tanggung a#abnya$
2( Ru$usan Masalah
/$ 3agaimana hakikat manusia menurut pandangan Ind(nesia, Sekuler, dan Islam: -$ 3agaimana hakikat pendidikan menurut pandangan Ind(nesia, Sekuler, dan Islam:
/( Tu4uan Penulisan
a$ Menganalisis hakikat manusia menurut pandangan Ind(nesia, Sekuler, dan Islam$ b$ Menganalisis hakikat pendidikan menurut pandangan Ind(nesia, Sekuler, dan Islam$
2A2 II .AJIAN T-ORI
A( Hakikat Manusia
1( Menu&ut %andan#an di Ind"nesia a( Manusia sea#ai $akhluk tuhan
Manusia berkedudukan sebagai makhluk tuhan ;M1 maka dalam pengalaman hidupnya terlihat bahkan dapat kita alami sebdiri adanya )en(mena kemakhlukan <M$I$ S(elaeman, /668=$ Manusia mengakui keterbatasan dan ketidakberdayaannya dibanding tuhannya ;ang Maha Kuasa dan Maha Perkasa$ Semua melahirkan rasa cemas dan takut pada diri manusia terhadap tuhannya$ Tetapi dibalik itu diiringi pula dengan rasa kagum, rasa h(rmat, dan rasa segan karena TuhanNya begitu luhur dan suci$ Semua itu menggugah kesedian manusia untuk bersuud dan berserah diri kepada PenciptaNya$ Selain itu, menyadari akan Maha Kasih SayangNya Sang Pencipta maka kepadaNyalah manusia berharap dan berd(a$
( Manusia sea#ai $akhluk indi6idu
Manusia sebagai indi9idu atau pribadi merupakan kenyataan yang paling riil dalam kesadaran manusia$ Sebagai indi9idu, manusia adalah satu kesatuan yang tak dapat dibagi, memiliki perbedaan dengan manusia lainnya sehingga bersi)at unik, dan merupakan subek yang (t(n(m$ Manusia sebagai makhluk s(sial$ Manusia adalah makhluk indi9idual, namun demikian ia tidak hidup sendirian, tak mungkin hidup sendirian, dan tidak pula hidup untuk dirinya sendiri$ Manusia hidup dalam keterpautan dengan sesamanya$ *alam hidup bersama dalam sesamanya <bernasyarakat= setiap indi9idu menempati kedudukan <status= tertentu$
( Manusia sea#ai $akhluk e&uda)a
Manusia memiliki inisiati) dan kreati) dalam menciptakan kebudayaan, hidup berbudaya, dan membudaya$ Kebudayaan bukan sesuatu yang ada diluar manusia, bahkan
hakikatnya meluputi perbuatan manusia itu sendiri$ Manusia tidak terlepas dari kebudayaan, bahkan manusia itu baru menadi manusia karena dan bersama kebudayaannya <>$A$
7anpeursen,/6?@=$
d( Manusia sea#ai $akhluk susila
Sebagai makhluk yang (t(n(m atau memiliki kebebasan, manusia selalu dihadapkan pada suatu alternati9e tindakan yang harus dipilihnya$ Adapun kebebasan berbuat ini uga selalu berhubungan dengan n(rman(rma m(ral dan nilainilai m(ral yang uga harus dipilihnya$ Karena manusia mempunyai kebebasan memilih dan menentukan perbuatannya secara (t(n(m maka selalu ada penilaian m(ral atau tuntunan pertanggung a#aban atas perbuatannya$
e( Manusia sea#ai $akhluk e&a#a$a
Aspek keberagaman merupakan salah satu karakteristik esensial eksistensi manusia yang terungkap dalam bentuk pengakuan atau keyakinan akan kebenaran suatu agama yang di#uudkan dalam sikap dan perilaku$ Hal ini terdapat pada manusia manapun, baik dalam
rentan #aktu <dulusekarangakan datang= maupun dalam rintang ge(gra)is dimana manusia berada$ Keberagaman menyiratkan adanya pengakuan dan pelaksanaan yang sungguh atas
suatu agama$
0( Menu&ut %andan#an +ekule& a( Manusia ada den#an sendi&in)a
Manusia adalah hasil puncak dari mata rantai e9(lusi yang teradi di alam semesta$ Manusia sebagaimana halnya alam semesta ada dengan sendirinya berkembang dari alam itu sendiri, tanpa Pencipta$ Penganut aliran ini antara lain Herbert Spencer, Charles Darwin, dan Konosuke Matsushita$
( Manusia sea#ai .esatuan 2adan8Ruh
Menurut Plat(, esensi manusia bersi)at kei#aanspiritualr(haniah$ %ene *escartes mengemukakan pandangan lain yang secara tegas bersi)at dualistik. Menurut *escartes esensi manusia terdiri atas dua substansi, yaitu badan dan jiwa. Karena manusia terdiri atas dua substansi yang berbeda <badan dan i#a=, maka antara keduanya tidak terdapat hubungan saling mempengaruhi <S$1$ +r(st 4r$, /6?@=$
( Manusia $e&u%akan he9an )an# e&%iki&
*engan nalar intelektual itulah manusia dapat berpikir, menganalisis, memperkirakan, meyimpulkan, membandingkan, dan sebagainya$ Nalar intelektual ini pula yang membuat manusia dapat membedakan antara yang baik dan yang elek, antara yang salah dan yang benar$
d( Manusia adalah H"$" +a%iens, artinya makhluk yang mempunyai budi$
e( Manusia adalah H"$" 3auen, artinya makhluk yang pandai menciptakan bahasa dan menelmakan pikiran manusia dan perasaan dalam katakata yang tersusun$
'( Manusia adalah H"$" Fae&, artinya makhluk yang terampil$ *ia pandai membuat perkakas atau disebut uga T((lmaking Animal yaitu binatang yang pandai membuat alat$ #( Manusia adalah ;""n P"liti"n, artinya makhluk yang pandai bekerasama, bergaul
dengan (rang lain dan meng(rganisasi diri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya$
h( Manusia adalah H"$" -"n"$ius, artinya makhluk yang tunduk pada prinsipprinsip ek(n(mi dan bersi)at ek(n(mis$
<( Menu&ut %andan#an Isla$
a( Manusia adalah $akhluk i%taan Allah +=T
Hakekat pertama ini berlaku umum bagi seluruh agat raya dan isinya yang bersi)at baru, sebagai ciptaan Allah SWT di luar alam yang disebut akhirat$ Alam ciptaan meupakan alam nyata yang k(nkrit, sedang alam akhirat merupakan ciptaan yang ghaib, kecuali Allah SWT yang bersi)at ghaib bukan ciptaan, yang ada karena adanya sendiri <Na#a#i$ /66BC D. D/=$
+irman Allah SWT mengenai penciptaan manusia dalam E$S$ AlHa ayat ?C
!
34*2
"# $%&' ()* +# , -. / ' 0) 12 )
'. 5 1 )
6 #7,)
6
892 7 &,' : ;<
6=
>? @A B=2
'. C
D E F*G +# 1
6'
I
H&'
0J K L B
H
M,& 2 MJ* NO,P C ?' 0
'O 2 4"# Q;8
P R*G S
T ;9
8%J
%) : 6'
ArtinyaC “Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur, maka (ketahuilah sesungguhn!a Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging !ang sempurna kejadiann!a dan !ang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa !ang Kami kehendaki sampai waktu !ang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai ba!i, kemudian (dengan berangsur"angsur kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada !ang diwa#atkan dan (adapula di antara kamu !ang dipanjangkan umurn!a sampai pikun, supa!a dia tidak mengetahui lagi sesuatupun !ang dahulun!a telah diketahuin!a. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasn!a, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh"tumbuhan !ang indah$.
( Manusia adalah $akhluk utuh
Manusia adalah makhluk utuh yang terdiri atas asmani, akal, dan r(hani sebagai p(tensi p(k(k, manusia yang mempunyai aspek asmani, disebutkan dalam surah al Eashash
ayat C @@ C
?%'
U -. R*G + # 5 A '
V & W
X
'. U AF2 ? AF2
8 1' X& Y
Z W
Q
![
* 8' U
\
] ?
ArtinyaC“Carilah kehidupan akhirat dengan apa !ang dikaruniakan %llah kepadamu tidak boleh melupakan urusan dunia “
( Mukarram >)an# di$uliakan?
Manusia adalah makhluk yang dimuliakan dan diberikan keistime#aan, Allah SWT ber)irman dalam ES Al [email protected]
: ;
# V ,J
)8A ?' (
1 ^) W
! ? _
P # N & H '
P `L* ^&' H&' +# P ?F E5] +J 8 '
ArtinyaC ! Dan sesungguhn!a telah Kami muliakan anak"anak %dam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka re&eki dari !ang baik"baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan !ang sempurna atas keban!akan makhluk !ang telah Kami ciptakan$.
Semua alam ini termasuk dengan isinya ini Allah peruntukkan untuk manusia$ d( Mukallaf >)an# $enda%atkan ean?
Ibadah Manusia secara umum diciptakan (leh Allah untuk beribadah sebagai k(nsekuensi dari kesempurnaan yang diper(lehnya$ Allah ber)irman dalam ES AdF *FaariyaatC?0C
- 8&% ' W. Z a
b' M !
ArtinyaC
”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan
supaya mereka menyembahKu” .
e( Mukhayyar >)an# eas $a$ilih?
Manusia diberi kebebasan memilih untuk beriman atau ka)ir pada Allah$ ES Al kah)i C -6 Allah ber)irmanC
C ?J 7
) 7_
,A) -.
0`5 c 0J d F2 *
;
?' e '
8, 2
.
6
# C
ArtinyaC “Dan katakanlah' Kebenaran itu datangn!a dari )uhanmu* maka barangsiapa !ang ingin (beriman hendaklah ia beriman, dan barangsiapa !ang ingin (ka#ir biarlah ia ka#ir. Sesungguhn!a Kami telah sediakan bagi orang orang &alim itu neraka, !ang gejolakn!a mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, nisca!a mereka akan
diberi minum dengan air seperti besi !ang mendidih !ang menghanguskan muka. +tulah minuman !ang paling buruk dan tempat istirahat !ang paling jel ek$.
'( Majziy >)an# $enda%at alasan?
Surga Manusia diminta pertanggunga#aban atas segala sesuatu yang dilakukannya, Allah menyediakan surga untuk mereka yang beriman dan beramal s(leh yaitu mereka yang menalankan perintah Allah dan menauhi larangannya$ Allah ber)irman dalam E$S As SadahC /6 dan -.C
)j'
7
7
9
f # C 9 ?# 6J H*
g
1 ^' B`
;
NC c
D' ZTJ h7=7'
i7D) B0?'
2
]
?
N ^'
0
#
Y'
N
k?'
W;O
=
?J
7
-7
?%)
-7Jj H6 lJ , ij' * ' j 7` 4 0' B ` 0 # 8 2 0 7= ) -2
5 *2 ?
*
'
ArtinyaC $%dapun orang"orang !ang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala te rhadap apa !ang mereka kerjakan$. (-. “Dan adapun orang"orang !ang #asik (ka#ir maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadan!a, mereka dikembalikan ke dalamn!a dan dikatakan kepada mereka' asakanlah siksa neraka !ang dahulu kamu mendustakann!a$. (/0.
Neraka 3alasan di akhirat terhadap perbuatan manusia adalah bentuk keadilan yang Allah berikan di akhirat$ Mereka yang tidak menalankan perintah Allah mendapatkan hukuman yang setimpal yaitu dimasukkan ke dalam neraka$
2( Hakikat Pendidikan
1( Menu&ut %andan#an di Ind"nesia a( Menu&ut UU N"( 0 tahun 0<
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk me#uudkan suasana belaar dan pr(ses pembelaaran agar peserta didik secara akti) mengembangkan p(tensi dirinya untuk
memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara$
( .i Ha4a& !e9anta&a
Pendidikan umumnya untuk memaukan budi pekerti <kekuatan batin, pikiran <intellect= dan asmani anakanak, selaras dengan alam dan masyarakatnya$
( Menu&ut Raka J"ni
Hakikat pendidikan adalahC
/= Pendidikan merupakan interaksi manusia yang ditandai (leh keseimbangan antara kedaulan subek didik dengan ke#iba#aan pendidik$
-= Pendidikan merupakan usaha penyiapan subek didik menghadapi lingkungan hidup yang mengalami perubhn yang semakin pesat$
B= Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat$ D= Pendidikan berlangsung seumur hidup$
?= Pendidikan merupakan kiat dalam menerapkan prinsipprinsip ilmu pengetahuan dan tekn(l(gi bagi pembentukan manusia seutuhnya$
d( Mud)aha&d4"
Hakikat p(k(k pendidikan adalahC
/= Pendidikan adalah aktual, artinya pendidikan bermula dari k(ndisik(ndisi aktual dari indi9idu yang belaar dab lingkungan belaarnya$
-= Pendidikan adalah n(rmati), artinya pendidikan tertuu pada mencapai halhal yan baik atau n(rman(rma yang baik$
B= Pendidikan adalah suatu pr(ses pencapaian tuuan, artinya pendidikan berupa serangkaian kegiatan bermula dari k(ndisik(ndisi aktual dan indi9idu yang belaar, tertuu pada pencapaian indi9idu yang diharapkan$
e( !a&$anin#t)as
Pendidikan yaitu pendidikan sebagai usaha dasar dan sistematis untuk mencapai tara) hidup dan kemauan yang lebih baik$
'( Menu&ut Ah$ad !( Ma&i$a
Pendidikan adalah bimbingan$ Pimpinan secara sadar (leh si pendidik terhadap perkembangan asmani dan r(hani si terdidik menuu terbentuknya kepribadian yang utama$
0( Menu&ut %andan#an +ekule& a( Paula F&ei&e
Pendidikan adalah pr(ses pengaderan dengan hakikat tuuannya adalah pembebasan$ Hakikat pendidikan adalah kemampuan untuk mendidik diri sendiri$
( 3an#e6eld
Pendidikan adalah membantu anak dalam mencapai kede#asaan dengan tuuan agar anak cukup cakap dalam melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan (rang lain$
( R"sseau
Pendidikan adalah memberikan pembekalan yang tidak ada pada masa anakanak, tapi dibutuhkan pada masa de#asa$
d( Paul" '&ei&e
Pendidikan merupakan alan menuu pembebasan yang permanen dan diri dari dua tahap$ Tahap pertama adalah masa di mana manusia menadi sadar akan pembebasan mereka yang melalui praksis mengubah keadaan itu$ Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama dan merupakan sebuah pr(ses tindakan kultural yang membebaskan$
e( Jh"n de9e)
Pendidikan adalah suatu pr(ses pembaharuan makna pengalaman hal ini mungkin teradi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan (rang de#asa dengan (rang muda, mungkin pula teradi secara sengaa dan dikembangkan untuk menghasilkan kesinambungan s(sial$ Pr(ses ini melibatkan penga#asan dan perkembangan dari (rang yang belum de#asa dan mengel(mp(k di mana dia hidup
'( H( H"&ne
Pendidikan adalah pr(ses yang terus menerus <abadi= dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara )isik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termani)eskasi dalam alam sekitar intelektual, em(si(nal dari kemanusiaan dari manusia$
#( +i& ,"d'&e) Th"$s"n
Pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas indi9idu untuk menghasilkan perubahan perubahan yang permanen di dalam kebiasaankebiasaan, tingkah laku, pikiran dan si)atnya$
<( Menu&ut %andan#an Isla$ a( !R( @usu' a&adha9i
Pendidikan adalah pr(ses penyiapan manusia seutuhnyaG akal dan hatinya, r(hani dan asmaninyaG akhlak dan keterampilannya$ Pendidikan Islam menyiapkan manusia untuk
hidup, baik dalam perang, dan menyiapkan untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan keahatannya, manis dan pahitnya$
( !R( M"ha$$ad Natsi&
Maksud didikan& di sini ialah satu pimpinan asmani dan ruhani yang menuu kepada kesempurnaan dan kelengkapan arti kemanusiaan dengan sesungguhnya
Pendidikan sebagai pr(ses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilainilai Islam yang diselaraskan dengan )ungsi manusia untuk beramal di dunia dan memetik hasilnya di akhirat$ 5leh karenanya, pr(ses tersebut berupa bimbingan <pimpinan, tuntunan, usulan= (leh subek didik terhadap perkembangan i#a <pikiran, perasaan, kemauan, intuisi dan lain sebagainya= dan raga (bek didik dengan bahanbahan materi tertentu dan dengan alat perlengkapan yang ada ke arah terciptanya pribadi tertentu disertai e9aluasi sesuai dengan aaran Islam$
2A2 III P-M2AHA+AN A( Hakikat Manusia
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ 1( Manusia sea#ai $akhluk tuhan
Manusia berkedudukan sebagai makhluk tuhan ;M1 maka dalam pengalaman hidupnya terlihat bahkan dapat kita alami sebdiri adanya )en(mena kemakhlukan <M$I$ S(elaeman, /668=$ Manusia mengakui keterbatasan dan ketidakberdayaannya dibanding tuhannya ;ang Maha Kuasa dan Maha Perkasa$ Semua melahirkan rasa cemas dan takut pada diri manusia terhadap tuhannya$ Tetapi dibalik itu diiringi pula dengan rasa kagum, rasa h(rmat, dan rasa segan karena TuhanNya begitu luhur dan suci$ Semua itu menggugah kesedian manusia untuk bersuud dan berserah diri kepada
PenciptaNya$ Selain itu, menyadari akan Maha Kasih SayangNya Sang Pencipta maka kepadaNyalah manusia berharap dan berd(a$
0( Manusia sea#ai $akhluk indi6idu Manusia sebagai indi9idu atau
1( Manusia ada den#an sendi&in)a
Manusia adalah hasil puncak dari mata rantai e9(lusi yang teradi di alam semesta$ Manusia sebagaimana halnya alam semesta ada dengan sendirinya berkembang dari alam itu sendiri, tanpa Pencipta$ Penganut aliran ini antara lain Herbert Spencer, Charles Darwin, dan Konosuke Matsushita$ 0( Manusia sea#ai .esatuan 2adan8Ruh
Menurut Plat(, esensi manusia bersi)at kei#aanspiritualr(haniah$ %ene *escartes mengemukakan pandangan lain yang secara tegas bersi)at dualistik. Menurut *escartes esensi manusia terdiri atas dua substansi, yaitu badan dan jiwa. Karena manusia terdiri atas dua substansi yang berbeda <badan dan i#a=, maka antara keduanya tidak terdapat hubungan saling mempengaruhi <S$1$ +r(st 4r$, /6?@=$
<( Manusia $e&u%akan he9an )an#
1( Manusia adalah $akhluk i%taan Allah +=T
Hakekat pertama ini berlaku umum bagi seluruh agat raya dan isinya yang bersi)at baru, sebagai ciptaan Allah SWT di luar alam yang disebut akhirat$ Alam ciptaan meupakan alam nyata yang k(nkrit, sedang alam akhirat merupakan ciptaan yang ghaib, kecuali Allah SWT yang bersi)at ghaib bukan ciptaan, yang ada karena adanya sendiri <Na#a#i$ /66BC D.D/=$
+irman Allah SWT mengenai penciptaan manusia dalam E$S$ AlHa
ayat ?C "# $ ( ! %&' )* + >? @ # , -. / ' 0) 12 )
A B =2 '. C D E F*G +# 1 6' H&'
6 #7 ,) 6 S '. 5 1 892 7 &,' : ;< 6= T ; 9 8%J %) : 6' ?%' 34*2 )
M ,& 2 M J* NO ,P C ?' 0 'O 2 I
9
4"# Q;8 P R*G 0J K L B H
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ pribadi merupakan kenyataan yang paling
riil dalam kesadaran manusia$ Sebagai indi9idu, manusia adalah satu kesatuan yang tak dapat dibagi, memiliki perbedaan dengan manusia lainnya sehingga bersi)at unik, dan merupakan subek yang (t(n(m$ Manusia sebagai makhluk s(sial$ Manusia adalah makhluk indi9idual, namun demikian ia tidak hidup sendirian, tak mungkin hidup sendirian, dan tidak pula hidup untuk dirinya sendiri$ Manusia hidup dalam keterpautan dengan sesamanya$ *alam hidup bersama dalam sesamanya <bernasyarakat= setiap indi9idu menempati kedudukan <status= tertentu$
<( Manusia sea#ai $akhluk e&uda)a Manusia memiliki inisiati) dan kreati) dalam menciptakan kebudayaan, hidup berbudaya, dan membudaya$ Kebudayaan bukan sesuatu yang ada diluar manusia, bahkan hakikatnya meluputi perbuatan manusia itu sendiri$ Manusia tidak terlepas dari kebudayaan, bahkan manusia itu baru menadi manusia karena dan bersama kebudayaannya <>$A$ 7anpeursen,/6?@=$ B( Manusia sea#ai $akhluk susila
Sebagai makhluk yang (t(n(m atau
e&%iki&
*engan nalar intelektual itulah manusia dapat berpikir, menganalisis, memperkirakan, meyimpulkan, membandingkan, dan sebagainya$ Nalar intelektual ini pula yang membuat manusia dapat membedakan antara yang baik dan yang elek, antara yang salah dan
yang benar$
B( Manusia adalah H"$" +a%iens, artinya makhluk yang mempunyai budi$
5( Manusia adalah H"$" 3auen, artinya makhluk yang pandai menciptakan bahasa dan menelmakan pikiran manusia dan perasaan dalam katakata yang tersusun$ ( Manusia adalah H"$" Fae&, artinya
makhluk yang terampil$ *ia pandai membuat perkakas atau disebut uga T((lmaking Animal yaitu binatang yang pandai membuat alat$
7( Manusia adalah ;""n P"liti"n, artinya makhluk yang pandai bekerasama, bergaul dengan (rang lain dan meng(rganisasi diri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya$
C( Manusia adalah H"$" -"n"$ius, artinya makhluk yang tunduk pada
ArtinyaC “Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur, maka (ketahuilah sesungguhn!a Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal
daging !ang sempurna kejadiann!a dan !ang tidak sempurna, ag ar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa !ang Kami kehendaki sampai waktu !ang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai ba!i, kemudian (dengan berangsur"angsur kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada !ang diwa#atkan dan (adapula di antara kamu !ang dipanjangkan umurn!a sampai pikun, supa!a dia tidak mengetahui lagi sesuatupun !ang dahulun!a telah diketahuin!a. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasn!a, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh"tumbuhan !ang indah$. 0( Manusia adalah $akhluk utuh
Manusia adalah makhluk utuh yang terdiri atas asmani, akal, dan r(hani
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ memiliki kebebasan, manusia selalu
dihadapkan pada suatu alternati9e tindakan yang harus dipilihnya$ Adapun kebebasan berbuat ini uga selalu berhubungan dengan n(rman(rma m(ral dan nilainilai m(ral yang uga harus dipilihnya$ Karena manusia mempunyai kebebasan memilih dan menentukan perbuatannya secara (t(n(m maka selalu ada penilaian m(ral atau tuntunan pertanggung a#aban atas perbuatannya$
5( Manusia sea#ai $akhluk e&a#a$a Aspek keberagaman merupakan salah satu karakteristik esensial eksistensi manusia yang terungkap dalam bentuk pengakuan atau keyakinan akan kebenaran
suatu agama yang di#uudkan dalam sikap dan perilaku$ Hal ini terdapat pada manusia manapun, baik dalam rentan #aktu <dulu sekarangakan datang= maupun dalam rintang ge(gra)is dimana manusia berada$ Keberagaman menyiratkan adanya pengakuan dan pelaksanaan yang sungguh
atas suatu agama$
prinsipprinsip ek(n(mi dan bersi)at ek(n(mis$
sebagai p(tensi p(k(k, manusia yang mempunyai aspek asmani, disebutkan dalam surah al Eashash ayat C @@ C
Q 8 1' X& Y Z W ![ * 8 ' -. R*G U \ ] ? # V ,J + # 5 A ' V & W X '. U AF2 ? )8A
ArtinyaC“Carilah kehidupan akhirat dengan apa !ang dikaruniakan %llah kepadamu tidak boleh melupakan urusan dunia “
d( Mukarram >)an# di$uliakan?
Manusia adalah makhluk yang dimuliakan dan diberikan keistime#aan, Allah SWT ber)irman dalam ES Al [email protected]
AF2 ?' ( 1 ^) W U
P `L* ^&' H&' +# P ?F E5] +J
: ; _
ArtinyaC ! Dan sesungguhn!a telah Kami muliakan anak"anak %dam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka re&eki dari !ang baik" baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan !ang sempurna atas keban!akan makhluk !ang telah Kami ciptakan$.
Semua alam ini termasuk dengan isinya ini Allah peruntukkan untuk manusia$
11
8 '
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ #( Mukallaf >)an# $enda%atkan
ean?
Ibadah Manusia secara umum diciptakan (leh Allah untuk beribadah sebagai k(nsekuensi dari kesempurnaan yang diper(lehnya$ Allah ber)irman dalam ES AdF *FaariyaatC?0C
-
ArtinyaC ”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu” .
h( Mukhayyar >)an# eas $a$ilih? Manusia diberi kebebasan memilih untuk beriman atau ka)ir pada Allah$ ES Al kah)i C-6 Allah ber)irmanC
6
8&% ' W. Z a b' M !
. # C 9 f # C9 ?# 6J H* g 1 ^' B`
7 ) 7_ , A) -. 0`5 c 0J d F2 * ; ?' e '8, 2
; NC c D' ZTJ h7=7' i7D) B0?' C ?J
ArtinyaC “Dan katakanlah' Kebenaran itu datangn!a dari )uhanmu* maka barangsiapa !ang ingin (beriman hendaklah ia beriman, dan barangsiapa !ang ingin (ka#ir biarlah ia ka#ir. Sesungguhn!a Kami telah sediakan bagi orang orang &alim itu neraka, !ang
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$
gejolakn!a mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, nisca!a mereka akan diberi minum dengan air seperti besi !ang mendidih !ang menghanguskan muka. +tulah minuman !ang paling buruk dan tempat istirahat !ang paling jelek$. i( Majziy >)an# $enda%at alasan?
Surga Manusia diminta pertanggunga#aban atas segala sesuatu yang dilakukannya, Allah menyediakan surga untuk mereka yang beriman dan beramal s(leh yaitu mereka yang
menalankan perintah Allah dan menauhi larangannya$ Allah ber)irman dalam E$S As SadahC /6 dan -.C )j' 7 7 N 0 N k?' W;O -7 * -7Jj 6 2 ] ? ^' Y' # = ?J 7 ?%) 0 H 7= ) -2 5 *2 ? ' P k?# 7 A# )j' 2 lJ , ij' * ' j 7` 4 0' B
Artinya: $%dapun orang"orang !ang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa !ang mereka kerjakan$. (-. “Dan adapun orang"orang !ang #asik (ka#ir maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar
13
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$
daripadan!a, mereka dikembalikan ke dalamn!a dan dikatakan kepada mereka' asakanlah siksa neraka !ang dahulu kamu mendustakann!a$. (/0.
Neraka 3alasan di akhirat terhadap perbuatan manusia adalah bentuk keadilan yang Allah berikan di akhirat$ Mereka yang tidak menalankan perintah Allah mendapatkan hukuman yang setimpal yaitu dimasukkan ke dalam neraka$
Analisis Penulis
Manusia merupakan makhluk yang sempurna$ Manusia memiliki akal untuk menghadapi kehidupannya di dunia ini$ Akal uga memerlukkan pendidikan sebagai (byek yang akan dipikirkan$ Maka dari itu, manusia pada hakikatnya adalah makhluk peadag(gis, makhluk s(cial, makhluk indi9idual, makhluk beragama$
Setiap manusia mempunyai hakekat dan dimensi yang dimilikinya$ *an dalam diri manusia itu terdapat p(tensip(tensi terpendam yang dapat ditumbuhkembangkan menuu kepribadian yang mantap$
Analisis Penulis
Manusia adalah hasil puncak dari mata rantai e9(lusi yang teradi di alam semesta$ Manusia sebagaimana halnya alam semesta ada dengan sendirinya berkembang dari alam itu sendiri, tanpa Pencipta$ Hakikat manusia menurut sekuler cenderung materialistik serta mengabaikan peran tuhan dan memandang urusan manusia sematamata hanyalah masalah keduniaan, sematmata untuk kepentingan dunia, sekarang dan di sini$
Analisis Penulis
Hakekat manusia menurut Islam berlaku umum bagi seluruh agat raya dan isinya , yaitu sebagai ciptaan Allah SWT$ Alam ciptaan meupakan alam nyata yang Manusia adalah makhluk utuh yang terdiri atas asmani, akal, dan r(hani sebagai p(tensi p(k(k, kemudia manusia diberikan keistime#aan (leh Allah dan dimuliakan sebagai khali)ah di muka bumi$ Semua alam ini termasuk dengan isinya ini Allah peruntukkan untuk manusia$ Manusia diberi kebebasan memilih untuk beriman atau ka)ir, Allah menyediakan surga
untuk mereka yang beriman dan beramal s(leh yaitu mereka yang menalankan perintah Allah dan menauhi larangannya dan neraka untuk mereka yang ka)ir$
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ Inte&%&etasi Penulis
Manusia pada hakikatnya adalah mahluk yang selalu belaar dan dipelaari$ Manusia merupakan makhluk yang sempurna$ Manusia memiliki akal untuk menghadapi kehidupannya di dunia ini dan memiliki iman untuk menghadapi akhirat$ Pandangan ind(nesia dan Islam mengenai hakikat manusia hampir sama, yaitu sebagai ciptaan tuhan, makhluk indi9idu, s(sial, budaya, dan beragama$ Namun pandangan sekuler tidak dapat diterima karena cenderung materialistik serta mengabaikan peran tuhan dan memandang urusan manusia sematamata hanyalah masalah keduniaan, tanpa memikirkan masalah akhirat$
2( Hakikat Pendidikan
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ Hakikat %endidikan $enu&ut %a&a %aka&
1( Menu&ut UU N"( 0 tahun 0<
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk me#uudkan suasana belaar dan pr(ses pembelaaran agar peserta didik secara akti) mengembangkan p(tensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara$
0( .i Ha4a& !e9anta&a
Pendidikan umumnya untuk memaukan budi pekerti <kekuatan batin, pikiran <intellect= dan asmani anakanak, selaras dengan alam dan masyarakatnya$
1( Paula F&ei&e
Pendidikan adalah pr(ses pengaderan dengan hakikat tuuannya adalah pembebasan$ Hakikat pendidikan adalah
kemampuan untuk mendidik diri sendiri$ 0( 3an#e6eld
Pendidikan adalah membantu anak dalam mencapai kede#asaan dengan tuuan agar anak cukup cakap dalam melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan (rang lain$
<( R"ssea u
Pendidikan adalah memberikan pembekalan yang tidak ada pada masa anakanak, tapi dibutuhkan pada masa de#asa$
1( !R( @usu' a&adha9i
Pendidikan adalah pr(ses penyiapan manusia seutuhnyaG akal dan hatinya, r(hani dan asmaninyaG akhlak dan keterampilannya$ Pendidikan Islam menyiapkan manusia untuk hidup, baik dalam perang, dan menyiapkan untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan keahatannya, manis dan pahitnya$
0( !R( M"ha$$ad Natsi&
Maksud didikan& di sini ialah satu pimpinan asmani dan ruhani yang menuu kepada kesempurnaan dan kelengkapan arti kemanusiaan dengan sesungguhnya
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ <( Menu&ut Raka J"ni
Hakikat pendidikan adalahC
/= Pendidikan merupakan interaksi manusia yang ditandai (leh keseimbangan antara kedaulan subek didik dengan ke#iba#aan pendidik$ -= Pendidikan merupakan usaha penyiapan
subek didik menghadapi lingkungan hidup yang mengalami perubhn yang semakin pesat$
B= Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat$ D= Pendidikan berlangsung seumur hidup$ ?= Pendidikan merupakan kiat dalam
menerapkan prinsipprinsip ilmu pengetahuan dan tekn(l(gi bagi pembentukan manusia seutuhnya$ B( Mud)aha&d4"
/= Hakikat p(k(k pendidikan adalahC Pendidikan adalah aktual, artinya pendidikan bermula dari k(ndisi k(ndisi aktual dari indi9idu yang belaar dab lingkungan belaarnya$ -= Pendidikan adalah n(rmati), artinya
pendidikan tertuu pada mencapai hal hal yan baik atau n(rman(rma yang baik$
B= Pendidikan adalah suatu pr(ses
B( Paul" '&ei&e
Pendidikan merupakan alan menuu pembebasan yang permanen dan diri dari dua tahap$ Tahap pertama adalah masa di mana manusia menadi sadar akan pembebasan mereka yang melalui praksis mengubah keadaan itu$ Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama dan merupakan sebuah pr(ses tindakan kultural yang membebaskan$
5( Jh"n de9e)
Pendidikan adalah suatu pr(ses pembaharuan makna pengalaman hal ini mungkin teradi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan (rang de#asa dengan (rang muda, mungkin pula teradi secara sengaa dan dikembangkan untuk menghasilkan kesinambungan s(sial$ Pr(ses ini melibatkan penga#asan dan perkembangan dari (rang yang belum de#asa dan mengel(mp(k di mana dia hidup
( H( H"&ne
Pendidikan adalah pr(ses yang terus menerus <abadi= dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara )isik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti
<( P&"'( !R( Hasan 3an##ulun#
Pendidikan sebagai pr(ses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilainilai Islam yang diselaraskan dengan )ungsi manusia untuk beramal di dunia dan memetik hasilnya di akhirat$ 5leh karenanya, pr(ses tersebut berupa bimbingan <pimpinan, tuntunan, usulan= (leh subek didik terhadap perkembangan i#a <pikiran, perasaan, kemauan, intuisi dan lain sebagainya= dan raga (bek didik dengan bahanbahan materi tertentu dan dengan alat perlengkapan yang ada ke arah terciptanya pribadi tertentu disertai e9aluasi sesuai dengan aaran Islam$
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ pencapaian tuuan, artinya pendidikan
berupa serangkaian kegiatan bermula dari k(ndisik(ndisi aktual dan indi9idu yang belaar, tertuu pada pencapaian indi9idu yang diharapkan$
5( !a&$anin#t)as
Pendidikan yaitu pendidikan sebagai usaha dasar dan sistematis untuk mencapai tara) hidup dan kemauan yang lebih baik$ ( Menu&ut Ah$ad !( Ma&i$a
Pendidikan adalah bimbingan$ Pimpinan secara sadar (leh si pendidik terhadap perkembangan asmani dan r(hani si terdidik menuu terbentuknya kepribadian yang utama$
termani)eskasi dalam alam sekitar intelektual, em(si(nal dari kemanusiaan dari manusia$
7( +i& ,"d'&e) Th"$s"n
Pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas indi9idu untuk menghasilkan perubahanperubahan yang permanen di dalam kebiasaankebiasaan, tingkah laku, pikiran dan si)atnya$
Analisis Penulis
*ari pendapatpendapat para t(k(h di Ind(nesia, hakikat pendidikan pada dasarnya adalah upaya manusia untuk mempertahankan keberlanutan kehidupannya yang tidak hanya keberlanutan keberadaan )isik atau raganya akan tetapi uga keberlanutan kualitas i#a dan peradabannya dalam arti teradi peningkatan kualitas budayanya, baik melalui pendidikan yang dilaksanakan secara alami (leh (rang tua kepada anak atau masyarakat
Analisis Penulis
*ari pendapatpendapat para t(k(h sekuler, terlihat bah#a m(ti) dan (bek belaar mengaar sematamata masalah keduniaan, sematmata urusan manusia, belaar hanyalah untuk kepentingan dunia, sekarang dan di sini$ *i 3arat pada umumnya tidak mengaitkan pendidikan dengan pahala dan d(sa$ Ilmu itu bebas nilai <9alues )ree=$ Hidup seahtera di dunia secara maksimal baik sebagai #arga Negara maupun sebagai #arga masyarakat$
Analisis Penulis
*ari pendapatpendapat para t(k(h Islam di atas terlihat perbedaan yang mendasar antara pendidikan pada umumnya dengan pendidikan menurut Islam$ Perbedaan yang men(n(l adalah bah#a pendidikan menurut Islam, bukan hanya mementingakan pembentukan pribadi untuk kebahagiaan dunia, tetapi uga untuk kebahagiaan di akhirat$ Lebih dari itu, pendidikan menurut Islam berusaha membentuk pribadi yang berna)askan aaran
Pandan#an di Ind"nesia Pandan#an +ekule& Pandan#an Isla$ kepada generasinya hingga pendidikan yang
yang diselenggarakan (leh (rganisasi (rganisasi pendidikan yang lebih mudah dikenal dengan istilah sek(lah, baik )(rmal maupun n(n )(rmal$
aaran Islam, sehingga pribadipribadi yang terbentuk itu tidak terlepas dari nilainilai agama$ Hal ini mend(r(ng perlunya mengetahui tuuantuuan pendidikan secara elas$
Inte&%&etasi Penulis
Penelasan tentang hakikat pendidikan menurut pakar di ind(nesia, 3arat, dan Islam di atas memperlihatkan adanya kesenangan p(la ber)ikir yang digunakan para ilmu#an Ind(nesia dan sekuler dengan islam, sehingga menghasilkan karakter yang berbeda$ 4ika sumber dan met(d(l(gi ilmu di 3arat bergantung sepenuhnya kepada kaedah empiris, rasi(nal dan cenderung materialistik serta mengabaikan dan memandang rendah cara memper(leh ilmu melalui #ahyu dan kitab suci, maka met(d(l(gi dalam ilmu pengetahuan Islam bersumber dari kitab suci alEur&an yang diper(leh dari #ahyu, Sunnah %asulullah sa#, serta itihad para ulama$
4ika Westernisasi ilmu hanya menghasilkan ilmuilmu sekular yang cenderung menauhkan manusia dengan agamanya sehingga teradi kekalutan di dalamnya, maka Islamisasi ilmu ustru mampu membangunkan pemikiran dan keseimbangan antara aspek r(hani dan asmani pribadi muslim yang akan menambahkan lagi keimanannya kepada Allah SWT$ Islam mempunyai si)at eksklusi) sekaligus inklusi)$ Ketika berhadapan dengan masalah te(l(gi, hakikat si)atsi)atNya, se(rang muslim tidak b(leh berk(mpr(mi dengan persepsi agama lain, kecuali yang berhubungan dengan masalah rubbJbiyyah$ Sebaliknya ketika membicarakan masalah nilainilai m(ral dan etika, maka pintu k(munikasi, dial(g
dan kerasama dapat dibuka seluasluasnya$
Ilmu dalam perspekti) Islam bukan hanya mempelaari masalah keagamaan <akhirat= saa, tapi uga pengetahuan umum uga termasuk$ 5rang Islam dibekali untuk dunia akhirat, sehingga ada keseimbangan$ *an ilmu umum pun termasuk pada cabang <)uru&= ilmu agama$
2A2 IV P-NUTUP
A( .esi$%ulan
/$ Hakikat manusia diartikan sebagai ciriciri karateristik, yang secara prinsipiil <adi bukan hanya gradual= membedakan manusia dari he#an$ Adanya si)at hakikat tersebut memberikan tempat kedudukan pada manusia sedemikian rupa sehingga deraatnya lebih tinggi daripada he#an$
-$ Hakikat pendidikan secara umum dari sudut pandang searah peradaban manusia seak a#al$ Lebih lanut, seiring dengan perkembangan peradaban manusia hingga pada masa manusia m(dern maka pendidikan menadi lebih ter(rganisir dari yang a#alnya sebatas indi9idual (rang tua mendidik anak ataupun masyarakat melestarikan budayanya$
B$ Hakikat manusia tidak bisa terlepas dari masalah pendidikan ataupun sebaliknya, bicara hakikat pendidikan seharusnya tidak terlepas dari pemahaman hakikat manusia$ Keduanya ibarat dua sisi mata uang, saling melengkapi menadi satu kesatuan yang utuh$ Manusia adalah sebagai subek sekaligus disaat yang sama uga bisa sebagai (bek dari pendidikan$ Sebagai subyek pendidikan, se(rang manusia <secara )(rmalG guru, d(sen, instruktur= membantu manusia (byek pendidikan <peserta didik= mengembangkan p(tensi dirinya$ Maka keduanya, baik guru, d(sen, instruktur ataupun peserta didik
semestinya memahami hakikat manusia sebagai m(dal dasar menalani pr(ses pendidikan yang ideal$
2( +a&an
Hendaknya sebagai se(rang pendidik khususnya mata pelaaran +isika, pendidik tersebut hendaknya selalu mengaitkan materi pembelaaran yang disampaikan dengan Al ur&an, karena kita sebagai manusia pada hakikatnya tidak terlepas dari Alur&an tersebut sebagai ped(man hidup$
Abdullah, A$%$S$ </66/=$ 1ducational )heor!, % 2uranic 3utlook <Alih bahasaC Mutammam=$ >7 *ip(neg(r( C 3andung$
1ndang$ -./?$ Hakikat 4endidikan. http'55www.kompasiana.com5endang.me5hakikat"pen didikan"pemikiran"ulang"landasan"#iloso#is677/b/#ba8ea9:;7-0;77/d/a 5nline=$ *iakses Pada Tanggal /B September -./0$
+r(st 4r$, S$1$ </6?@ . <asic )eaching o#.)he. =reat 4hilosophers, 3arnes N(bles C Ne# ;(rk$
Nana, Ade$ -./0$ >ilsa#at Hakikat Manusia. http'55adenana/des.blogspot .co.id5/0850/5 #ilsa#at"hakikat"manusia"dalam.html? <5nline=$ *iakses Pada Tanggal /B September