• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kota Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kota Bogor"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakteristik Subjek
Tabel 3. Hasil Uji Regresi Logistik Berganda Faktor Risiko Stunting  pada Anak Usia 6-24 bulan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil : Pada penelitian ini terdapat 34,45 % balita stunting dimana 64,5% berjenis kelamin perempuan. Sedangkan berat badan lahir, riwayat penyakit kehamilan,

Tujuan penelitian disusun untuk menguji hipotesis yaitu panjang badan lahir, berat badan lahir, usia kehamilan, lama ASI eksklusif, usia pengenalan MP-ASI dan

Variabel terikat dalam penelitian ini adalah status balita gizi stunting, sedangkan variabel bebas terdiri dari panjang badan lahir, berat badan lahir, usia kehamilan,

Tujuan penelitian untuk mengetahui gambar- an kejadian stunting pada balita di empat provinsi tersebut dan hubungannya dengan faktor-faktor risiko seperti berat lahir,

Tujuan penelitian disusun untuk menguji hipotesis yaitu panjang badan lahir, berat badan lahir, usia kehamilan, lama ASI eksklusif, usia pengenalan MP-ASI

Tidak ada hubungan bermakna antara konsumsi rokok orang tua (postnatal) dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kota Yogyakarta karena lebih dominan faktor lain

Variabel terikat dalam penelitian ini adalah status balita gizi stunting, sedangkan variabel bebas terdiri dari panjang badan lahir, berat badan lahir, usia kehamilan,

Faktor risiko penyebab stunting ditinjau dari faktor balita meliputi: Berat Badan Lahir Rendah BBLR, panjang lahir pendek, pemberian asi yang tidak eksklusif, usia anak, kurangnya gizi