1 1 METODE KERJA
METODE KERJA
FUNGSI pagar pengaman jalan (
FUNGSI pagar pengaman jalan (guard rail guard rail ) untuk memperingatkan pengemudi akan) untuk memperingatkan pengemudi akan adanya bahaya (jurang) dan melindungi pemakai jalan agar tidak sampai adanya bahaya (jurang) dan melindungi pemakai jalan agar tidak sampai terperosok. Umumnya dipasang pada bagian-bagian jalan menikung, baik terdapat terperosok. Umumnya dipasang pada bagian-bagian jalan menikung, baik terdapat jurang maupun tidak.
jurang maupun tidak.
Dapat juga dipasang pada jalan lurus dimana di sisi jalan terdapat jurang atau Dapat juga dipasang pada jalan lurus dimana di sisi jalan terdapat jurang atau terdapat perbedaan ketinggian dengan badan jalan yang dapat membahayakan terdapat perbedaan ketinggian dengan badan jalan yang dapat membahayakan pemakai jalan.
pemakai jalan.
LINGKUP PEKERJAAN LINGKUP PEKERJAAN
a.
a. Pekerjaan Pekerjaan PersiapanPersiapan b.
b. Pelaksanaan Pelaksanaan PekerjaanPekerjaan
PEKERJAAN MELIPUTI PEKERJAAN MELIPUTI
a.
a. Pekerjaan Pekerjaan PersiapanPersiapan b.
b. Pekerjaan Pekerjaan pemasangan pemasangan Rambu Rambu KerjaKerja c.
c. Pekerjaan Pekerjaan Pemasangan Pemasangan Tiang Tiang dan dan Blok Blok PicePice d.
d. Pekerjaan Pekerjaan pembongkaran pembongkaran Guardrail Guardrail LamaLama e.
e. Pekerjaan Pekerjaan pemasangan pemasangan Guardrail/beamGuardrail/beam f.
f. Pekerjaan Pekerjaan Pengecatan Pengecatan GuardrailGuardrail g.
g. Pekerjaan Pekerjaan FinishingFinishing h.
h. Pekerjaan Pekerjaan perapihan/pembersihanperapihan/pembersihan
PERALATAN
PERALATAN & & PERLENGKAPAN PERLENGKAPAN KERJAKERJA
a.
a. Kendaraan Kendaraan Pick Pick Up Up kecil kecil dan dan Truck Truck EngkelEngkel b.
b. Mesin Mesin LasLas c.
c. Galian, Galian, skop, skop, cangkul, cangkul, kunci kunci pas, pas, palupalu d.
d. Pengki, Pengki, sapu sapu lidilidi e.
e. Karung Karung plastik, plastik, rompi rompi reflektifreflektif f.
f. Rambu Rambu KerjaKerja
PELAKSANAAN PEKERJAAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
Seluruh peralatan dan perlengkapan kerja harus disimpan di suatu tempat Seluruh peralatan dan perlengkapan kerja harus disimpan di suatu tempat (gudang) agar tidak mengganggu estetika dan untuk menjamin agar peralatan (gudang) agar tidak mengganggu estetika dan untuk menjamin agar peralatan dan perlengkapan tersebut tidak hilang. Tidak diperkenankan menyimpan peralatan dan perlengkapan tersebut tidak hilang. Tidak diperkenankan menyimpan peralatan maupun perlengkapan kerja di pinggir jalan tol.
maupun perlengkapan kerja di pinggir jalan tol. Persiapan
Persiapan Sebelum
Sebelum melaksanakan melaksanakan pekerjaan pekerjaan dimulai, dimulai, maka maka pemborong pemborong harusharus mempersiapkan
mempersiapkan terlebih dahulu terlebih dahulu peralatan peralatan dan perlengkapan dan perlengkapan kerja serta kerja serta APDAPD yang
yang akan dipakai akan dipakai dan melapor dan melapor ke- Senkom ke- Senkom Cab CTC Cab CTC sehubungan sehubungan dengandengan rencana
METODE KERJA
PEKERJAAN PEMASANGAN TIANG, BLOCK PICE DAN PEMASANGAN SERTA PENGECATAN GUARDRAIL LAMA RUAS TOL SEDYATMO PADA JALAN TOL CAWANG TOMANG CENGKARENG
PT. MUDAMITRA INDONUSA
2 Pemasangan Rambu Kerja
Pelaksanaan pemasangan rambu-rambu kerja harus sesuai instruksi pengawas lapangan atau mengikuti gambar rencana kerja yang sesuai peratu ran yang berlaku.
3 Pekerjaan Pemasangan Tiang dan Blok Pice
Untuk galian lubang tiang jarak dari badan jalan adalah 60 cm, dengan menggunakan Bor manual, kedalaman lubang / bagian tiang yang dipendam adalah 100 cm, Urug kembali dengan menggunakan tanah galian kemudian padatkan. Pasang Blok-Pice dengan menggunakan mur baut, kencangkan dan kemudian dilas untuk menghindari pencurian.bPerhatikan ketegakkan tiang dan tinggi antar tiang sama ( gunakan benang sebagai patokan ), untuk jarak antar tiang adalah 4 m.
METODE KERJA
PEKERJAAN PEMASANGAN TIANG, BLOCK PICE DAN PEMASANGAN SERTA PENGECATAN GUARDRAIL LAMA RUAS TOL SEDYATMO PADA JALAN TOL CAWANG TOMANG CENGKARENG
PT. MUDAMITRA INDONUSA
4 Pekerjaan pembongkaran Guardrail Lama
Guardrail yang dibongkar adalah guardrail lama, meliputi beam, tiang guardrail, blokpice, sisa bekas bongkaran yang tidak terpakai dikembalikan ke PT. Jasa Marga (persero) tbk.
Pemasangan Guardrail
Untuk pemasangan guardrail menggunakan material lama (menggunakan stok yang ada) pemasangan sesuai dengan petunjuk gambar terlampir
5 Pekerjaan Pengecatan
- Bersihkan permukaan beam dari segala kotoran yang melekat dengan sikat, kemudian seka permukaan tembok dengan sapu lidi/ijuk agar segela kotoran yang melekat benar benar hilang
- Aduk cat yang akan dipakai, perhatikan kekentalannya, gunakan bahan pengencer sesuai dengan petunjuk pemakaian, hingga dapat menghasilkan warna yang lebih baik
- Jumlah bilasan paling sedikit adalah 2 kali bilas, sehingga warna tidak berbayang dari warna semula.
Pekerjaan Finishing
Semua guardrail yang telah terpasang harus dilining / diluruskan agar kelihatan rapi, untuk semua mur-baut harus dititik las agar terhindar dari pencurian
Pekerjaan Perapihan/pembersihan
Setelah pekerjaan selesai lokasi pekerjaan harus dibersihkan dari segala kotoran yang timbul akibat peleksanaan pekerjaan tersebut, apabila terdapat asset lain yang rusak akibat pelaksanaan pekerjaan, agar diperbaiki seperti semula dan semua biaya yang timbul menjadi tanggung jawab kontraktor.
PENGUKURAN HASIL PEKERJAAN
Sebelum pekerjaan dimulai agar terlebih dahulu dilakukan pengukuran secara bersama- sama dengan Pengawas Lapangan, hal ini dilakukan agar tidak terjadi salah pengertian dalam hal pelaksanaan suatu pekerjaan tersebut, jumlah hasil kerja yang akan dihitung sebagai dasar pembayaran adalah realisasi di lapangan dengan hasil pekerjaan yang telah disetujui / diterima oleh Pengawas Lapangan.
LAIN-LAIN
Mengingat waktu pelaksanaan yang terbatas, kontraktor pelaksana harus menyiapkan
METODE KERJA
PEKERJAAN PEMASANGAN TIANG, BLOCK PICE DAN PEMASANGAN SERTA PENGECATAN GUARDRAIL LAMA RUAS TOL SEDYATMO PADA JALAN TOL CAWANG TOMANG CENGKARENG
PT. MUDAMITRA INDONUSA
6 1. 4 (empat) grup dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 4 (empat) orang/grup, untuk melaksanakan Pemasangan Tiang, Blok Pice, pengecatan Guardrail dan Pemasangan kembali Beam lama;
2. 2 (dua) grup dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 (tiga) orang/grup, untuk
melaksanakan Pekerjaan Pembongkaran Beam
SPESIFIKASI GUARDRAIL
Jenis Material
a. Barrier fleksible (Guardrail) terbuat dari baja bersitat lentur dengan spesifikasi material sesuai dengan SNI 07-0950-1989 dan AASHTO M180-79.
1) Komponen guardrail terdiri dari:
A) Satang guardrail (Beam guardrail) Material:
- baja profil W (single W-beam) sesuai crash test NCHRP 350 Test Level 3;
Ukuran W-Beam (4318 x 312 x 2,7 mm) B) Tiang guardrail (Post guardrail)
Material: Baja profit. C) Siok guardrail (Blockout)
Material : baia profit.
Ukuran : 350 x 178 x 6 mm; D) End terminal
Material: baja profil E) Mur dan Baut
Sambungan antara kornponen batang, tiang dan blok guardrail adalah sambungan baut atau las.
2) Pendekatan desain guardrail mengacu pada standar Australia AS/NZS 3845:1999 dengan pengujian ketahanan (crash test) pernah dilakukan di National Cooperative Highway Research Program (NCHRP)Report 350 Test 3-11 Texas Transportation Institute Tahun 2006 dan American Association of state highway and transportation Officials (AASHTO) Manual for Assessing Safety
7 Hardware (MASH) Test 3-10 Texas Transportation Institute Tahun 2010.
b. Pagar pengaman harus dilengkapi dengan tanda yang bersifat reflektif dengan warna sesuai dengan warna patok pengarah pada sisi yang sarana.
Pemasangan guardrail
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pekeriaan pemasangan:
a. Tiang, mur, baut dan baja profillainnya tidak boleh bersentuhan dengan tanah agar terlindung dari bahaya korosi. Materi harus bebas dari kotoran, minyak, lemak dan zat asing lainnya.
b. Penggalian lubang dapat dilakukan dengan alat bor atau dengan tangan dan tidak boleh merusak perkerasan [alan yang sudah ada.
c. Material urugan untuk 'ubang penggalian harus dipadatkan kepadatan minimum saran dengan tanah sekitarnya
dengan
d.
Tiang guardrail baja profil Iharus dipa~ang dengan .aturan :
1) Bila arus lalu lintas darikanan, baqian punggung,disebelah kanan; 2) Bila arus lalu lintas dari kiri, baqlan punggung di sebelah kiri. Posisi pengamat berada di jatur dan menghadap batang guardrail. e. Batang guardrail profil W dan profil kotak dipasang bertindihan dengan aturan:
1. Bila arus lalu lintas dari kanan, maka bataog sebelah kanan di bagian luar dan batang sebelah kiri di bagian dalam. Pemasangan berjalan dariklri ke kanan.
METODE KERJA
PEKERJAAN PEMASANGAN TIANG, BLOCK PICE DAN PEMASANGAN SERTA PENGECATAN GUARDRAIL LAMA RUAS TOL SEDYATMO PADA JALAN TOL CAWANG TOMANG CENGKARENG
PT. MUDAMITRA INDONUSA
8 2. Bila arus lalu lintas dari kiri, maka batang sebelah kanan di baqian dalam dan batang sebelah kiri di bagian iuar. Pemasangan berjalan dari kanan ke kiri. .
Posisi pengamat berada di jafur dan menghadap batang gua,.qrai/. Pengakhiran Pagar Pengaman Jalan
a. Bagian ujung guardrail tidak boleh terbuka;
b. Bagian ini juga tidak boleh menusuk kendaraan dan menyebabkan pen urn pang terluka atau meninggal;
c. find Terminal dapat dirancang membengkok (flared) atau tidak membengkokllurus (tangent) terhadap jalan. Untuk End terminal flared dan tangent dapat menggunakan angkur untuk menyerap energi tumbukan sebagai bagian dari ujung guardrail yang didesain jauh dari perkerasan, bagian ini dijangkar ke tanah.
d. Bagian ujung guardrail dilengkungkan dan dipendam. Bagian ujung guardrail didesain dengan melengkung menjauh dari tepi perkerasan dan terpendam ke dalam tanah.
Posisi tiang guardrail pada bagian ujung yang dilengkungan sesuai tabel dibawah ini:
9 Bagian Transisi Guardrail
a. Bagian transisi diperlukan untuk menyediakan kontinuitas pelindung antara:
1) Guardrail dengan pagar jembatan;
2) Guardrail dengan pier jembatan atau abutment jembatan; 3) Guardrail dengan dinding penahan jalan;
4) Guardrail dengan concrete barrier. b. Faktor-faktor yang harus diperhatikan:
1) Ketahanan tarik guardrail harus seimbang dengan ketahanan tarik bagian transisi guardrail;
2) Panjang bagian transisi guardrail harus diperkaku dan memberikan gradasi kekakuan dari bagian fleksibel ke bagian kaku. Tidak boleh ada peluang terbentuk "kantong";
3) Pada bagian transisi guardrail dapat dipakai model "Michigan End Shoe". Untuk 6 (enam) tiang di depan struktur beton, dipasang setiap jarak 1000 mm, dengan 2 (dua) tiang pertama ditanam ke dalam beton.