8 November 2015 Tahun VI – No.45
Mari Membangun Budaya Bela Rasa
Seorang tokoh umat mencoba menjelaskan makna memberi kolekte dalam perayaan Ekaristi. Dia mengatakan bahwa kolekte itu dari umat, oleh umat dan untuk umat. Tidak pernah kolekte untuk pastor. Semua kolekte yang dikumpulkan dari umat dipergunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan iman umat, dan solidaritas umat Allah di dalam gereja lokal dan Gereja universal. Kolekte merupakan kesempatan di mana umat Allah membangun semangat saling berbagi sebagai umat Allah
Kadang-kadang umat berpikir bahwa kolekte hari Minggu dan hari Raya itu untuk pastornya. Maka ketika relasi dengan pastornya kurang baik maka umat sulit untuk memberi kolekte atau derma kepada gereja. Padahal kolekte adalah satu sarana berbagi atau sarana untuk membangun semangat bela rasa dengan sesama. Kadang-kadang orang berpikir bahwa ia memberi kolekte karena memiliki sesuatu yang JADWAL MISA
Misa Harian:
Senin s/d Jumat 06.00 wib
Hari Sabtu :
17.00 wib
Hari Minggu :
06.30 - 09.00 - 17.00 wib
Misa Jumat Pertama :
06.00 - 12.00 - 19.30 wib
Adorasi Ekaristi :
Setiap hari Senin 15.00 s/d 22.00 di Kapel ditutup pukul 22.00 dengan ibadat penutup (completorium)
PENYELIDIKAN KANONIK
(dengan perjanjian) Hari Senin, 17.00 – 18.30 wib
Romo A.S. Gunawan, Pr. Hari Kamis, 17.00 – 18.30 wib
Romo Anton Baur, Pr.
PELAYANAN MISA REQUIEM DI GEREJA
Dapat diselenggarakan pada hari Senin hingga Jumat. Hubungi Sekretariat Paroki.
Website:
www.parokisanmare.or.id
Facebook Group:
SanMaRe
Kontribusi artikel, pengumuman, iklan: [email protected]
lebih. Ini hal yang keliru di dalam hidup menggereja. Seharusnya orang menyadari bahwa ia memberi segala yang ia miliki sebagai kolekte atau derma. Artinya kalau memberi kolekte orang perlu merasa bahwa ia sedang bermurah hati dengan sesama dan tidak takut atau punya banyak perhitungan.
Hari ini hukum kasih mau dikonkretkan dalam hidup setiap pribadi. Dalam Bacaan Injil Tuhan Yesus mengambil contoh orang kaya yang memberi kolekte dari kelebihan uangnya dan seorang janda miskin yang kisahnya mirip dengan kisah janda di Sarfat dalam bacaan pertama. Janda miskin ini memiliki sikap lepas bebas, tidak terikat pada uang yang dimiliki yang jumlahnya juga sangat sedikit. Janda ini juga bersikap murah hati.
Orang-orang kaya yang datang ke rumah ibadat memberi dari kelebihan mereka. Janda miskin memberi “segala” yang ia miliki dan tentu nantinya ia hanya berharap hanya kepada Allah. Letak perbedaannya adalah: Orang-orang kaya memberi dari kelebihannya. Artinya uang yang lebih itu diberikan kepada Tuhan. Kalau orang itu punya gaji sepuluh juta per bulan, dia hanya menyisihkan yang kebetulan ada di dalam dompet (kelebihannya) yakni hanya 0,00 sekian persen untuk
menjadi kolekte. Mereka juga mungkin memberi dengan penuh perhitungan dan bukan menjadi bagian dari kemurahan hatinya. Bela rasanya terbatas bahkan tidak ada!
Bagi janda miskin, dia hanya mempunyai dua peser uang yang ia miliki. Dia memberi bukan dari kelebihan tetapi dengan murah hati ia memberi segala yang ia miliki untuk Tuhan. Orang yang mulia adalah mereka yang memberi dengan murah hati. Yesus mau mengingatkan supaya orang-orang yang berkelebihan memiliki bela rasa dengan orang miskin. Baju kemurahan hati si janda miskin harus dikenakan oleh orang-orang kaya supaya mereka juga memberi dengan murah hati seperti janda miskin. Orang kaya memiliki bela rasa dengan orang yang miskin! Kita semua saling mendukung dan mendorong untuk berbela rasa, bersikap murah hati. Orang miskin saja memberi dengan sukacita, bagaimana dengan mereka yang berkecukupan? Apakah masih takut menjadi miskin juga? Bacaan-bacaan suci hari ini mengundang kita untuk bermurah hati dalam memberi. Tuhan telah memberi kepada masing-masing pribadi bakat dan kemampuan dengan cuma-cuma maka berikanlah juga dengan cuma-cuma kepada Tuhan dan sesama. Prinsip “memberi dari kelebihan” berubah menjadi memberi segala yang dimiliki untuk Tuhan. Tentu saja memberi bukan hanya dalam arti material tetapi juga waktu dan bakat-bakat untuk Tuhan dan sesama. Betapa susahnya mencari orang untuk menjadi pengurus Gereja. Selalu ada alasan untuk tidak berani melayani atau takut dikritik. Menjadi pengurus gereja ada kesempatan untuk melayani lebih banyak dan memberi segalanya
Oleh P. John Laba SDB di http://pejesdb.com/2012/11/11/homili-hari-minggu-biasa-xxxiib/ 2
-SANTO BARNABAS
(sambungan minggu lalu) Bersama dengan Paulus, Barnabas kemudian pergi ke Konsili Yerusalem. Di sana, setelah mengadakan pemeriksaan mendalam terhadap persoalan, para Rasul bersama para tua-tua memutuskan untuk menghentikan praktek sunat; untuk memisahkannya dari identitas kristiani (Kis 15:1-35). Dengan cara ini, para rasul memungkinkan adanya komunitas Gereja untuk bangsa-bangsa non-Yahudi. Artinya, sebagai anak-anak Abraham, sunat bukan lagi menjadi keutamaan, tetapi iman akan Yesus Kristus yang menjadi pedoman utama.
Pada awal perjalanan misi yang kedua, Paulus dan Barnabas berselisih paham sebab Barnabas ingin mengajak Yohanes yang disebut Markus sebagai teman seperjalanan; akan tetapi, Paulus tidak setuju karena anak muda tersebut pernah meninggalkan mereka pada perjalanan misi yang pertama (Kis 13:13; 15:36-40). Demikianlah, di antara orang-orang
terpilih dan kudus bisa juga terjadi perdebatan, ketidak-cocokan, dan perselisihan.
Paus Benediktus XVI merefleksikan bahwa situasi perselisihan Paulus dan Barnabas ini sangat membesarkan hati; bahwasanya kita melihat orang-orang kudus itu bukanlah orang-orang "jatuh dari langit". Akan tetapi, mereka adalah orang-orang seperti kita, yang juga memiliki berbagai persoalan yang rumit. Kekudusan tidak terjadi karena tidak adanya suatu kesalahan atau perbuatan dosa. Akan tetapi, kekudusan itu tumbuh dalam kemampuan untuk bertobat, menyesal, ketersediaan untuk memulai kembali, dan khususnya untuk rekonsiliasi dan mengampuni.
Kita pun bisa melihat, Paulus yang tadinya bersikap agak keras dengan Markus, akhirnya dapat bersama kembali dengannya. Hal ini tampak dalam surat kepada Filemon dan surat kedua kepada Timotius. Markus disebutnya sebagai salah satu “teman kerja”-nya. Dengan demikian, kita bisa merefleksikan bahwa yang penting pertama-tama bukanlah karena kita tidak pernah keliru dan salah, melainkan kemampuan kita untuk mengadakan rekonsiliasi dan pengampunan yang membuat kita suci dan kudus. Dan, kita semua dapat mempelajari jalan kekudusan ini. Lalu, bagaimana dengan kisah Barnabas selanjutnya? Pastinya, Barnabas, akhirnya, pergi ke Siprus bersama dengan Markus sekitar tahun 49 (Kis 15:39). Lebih dari itu, kita kehilangan jejak Barnabas. Tertulianus menghubungkan Barnabas dengan surat Ibrani. Hal ini mungkin saja ada benarnya karena Barnabas berasal dari suku Lewi sehingga bisa terjadi ia memiliki ketertarikan pada tema imamat. Kita tahu bersama bahwa surat Ibrani menjelaskan kepada kita tentang imamat Yesus secara mengagumkan.*** (Selesai)
Kolom ini diasuh oleh Romo Anton Baur Pr.
BAPA GEREJA
● PENERIMAAN KOMUNI PERTAMA ●
Dibuka pendaftaran Bimbingan Komuni Pertama, untuk anak2 usia 10 tahun keatas dan/atau kelas IV SD pada bulan Mei 2016. Pendaftaran dibuka mulai 25 Oktober 2015
sampai dengan 9 Januari 2016. Formulir dapat diambil di sekretariat Paroki.
Formulir yang sudah diisi dan ditandatangani Ketua Lingkungan dapat dikembalikan ke Sekretariat Paroki dengan melampirkan: FC Surat Baptis anak, FC Kartu Keluarga Gereja. Pertemuan orang tua akan dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2016 dan Perayaan Komuni Pertama akan dilaksanakan pada tgl 29 Mei 2016.
Untuk Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi : • Ibu Lia (0812 1975 6573 dan 0857 7996 4899) • Ibu Vivien (08777 1635 333)
Rapat Program Karya Pelayanan dan
Rencana Anggaran Penerimaan & Belanja (RAPB) 2016
Kepada seluruh Pengurus Dewan Paroki Harian, Ketua
Seksi, Kepala Bagian, Ketua Komunitas, Koordinator
Wilayah, Ketua Lingkungan, dan OMK Wilayah
dimohon kehadirannya dalam:
Rapat Dewan Paroki Pleno membahas
Program Karya Pelayanan dan Rencana Anggaran
Penerimaan & Belanja (RAPB) 2016,
pada hari Sabtu, 21 November 2015,
jam 09:00 s/d 16:00
di Ruang Rapat Hotel Santika Premiere Bintaro.
Atas perhatian dan kehadiran pada waktunya,
kami ucapkan terima kasih.
* GEREJAKU, RUMAHKU, TANGGUNGJAWABKU *
- JADWAL LITURGI
MINGGU BIASA XXXIII, 15 NovemberBacaan: Dan. 12:1-3; Mzm. 16:5,8,9-10,11; R:Ul. 1;
Ibr. 10:11-14,18; Mrk. 13:24-32
Saran Lagu: PS 422(1,2,3), 543, 618, 657, 658, 704,
851, 962.
HR TUHAN KITA YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM, 22 November
Bacaan: Dan. 7:13-14; Mzm. 93:1ab,1c-2,5; Ul: 1a; Why.
1:5-8; Yoh. 18:33b-37
Saran Lagu: PS 547, 548, 549, 551, 552, 553, 837, 955. Sabtu, 14 November, pukul 17.00
Koor dan Tatib: St. Timoteus
Lektor: Ista Anindita / Mariska Vergina
Putra/i Altar: P. Dias Riandari, Jonathan Mark, S.
Archangela Girlani Oktafandi, Josephine Marie Yohana, A. Widiatmoko Prabowo, Ign. Prayogo, Catherine Inez Maharani P., C. Susan Mahadewi Gadis Amara, Agata Anjani Cita Permata Kusuma, M. F. Chelsea Novelia Prodigma
Prodiakon: Maryono Suwargo, Romualdus
Ponidjan, Hesti Purbaningsih, Yasinta Fatmawati, Yustinus F. Irjayanto, Agnes Bertha Tabarani, Alfonsus Haryanto, Anna Retno Hapsari
Sabtu, 21 November, pukul 17.00
Koor dan Tatib: WILAYAH 5
Lektor: Satrio Widodo / L. M. Verena Wibowo
Putra/i Altar: Vincentius Adrian Laurens Nestya
Pradhana, Felicia Safira Rahardjo, Fransisca Vannia Rahmadi, Ivanna Permata Ariesta, Josephine Isabel Varella, Brigitta Grace Simon, Maria Lilin K.R, Laurentia Judith Vanessa Rahmadi, Catarina Jennifer Juwana, Vincentius Kevin Anggoro Redak Muda
Prodiakon: Florentina Ratna Supeni H., Grace
Theresia Supit, I. Y. Supriyanto, Saly Listiyadhi, Ingewati Kusuma, Heru Yuniriyanto, Didi Hartanto, Veronika Kani
Minggu, 15 November, pukul 06.30
Koor dan Tatib: St. Andreas
Lektor: Theresia Michelle Alessandra / Mahendra
Putra/i Altar: Christopher Satrio Binatoro, Patricia
Quina Gita Navitri, Albertus Alexander Goenawan, YM Jonathan Glenn Paskalis, Petrus Jason Bhaskara, Eugenia Puspa Pitaloka, Benedicto Siswoko, Maria Ajeng Cipta Wening, Paulus Winton Fernandes Tambunan
Prodiakon Josz Juswanto, Franciscus Xaverius
Andri, Probel Gultom, Johanes Sumardi, Cynthia Catharina, Prima Widi Hatmi
Minggu, 22 November, pukul 06.30
Koor dan Tatib: St. Damian
Lektor: Ch. Hendarjudani/ C. Andria Permata Sari
Putra/i Altar: Aurelia Yashodara Nareswari, Kristina
Irmadani Darwin, Thomas Lasmono Wibowo, Dylan Alexander Christanto, Paulus Winton Fernandes Tambunan, Jonathan Stevandhy, Kevin Stevandhy, Michael Rama Aviandri Santoso, Robertus Darren Radyan
Prodiakon Yosep Yendi, Rudyanto Gunawan, Dwi
Respati, Bambang Sulistyo P., F. A. Soedjarno, Donanta Octaviardi
Minggu, 15 November, pukul 09.00
Koor dan Tatib: PSA WILAYAH 6
Lektor: Ch. Flavia D / C.M Ninuk Djonowardjoko
Putra/i Altar: Peter Bradley, Brigitta Stephanie,
Gabriela Alexander Putri, Thomas Ginta Tarigan, Alexander Andi, Christofer Rizal, Maria Carolina Itu Leba, Immanuel Xestospongiamura, Estherania N, Fransiska Wahyuni Novita Kristiyani Br.M
Prodiakon: Ronald C. Sampayan, Thomas Erwin
Kurniawan, Yohanes Budi Purwanto, Yustinus T. Mudjihardjo, Agustinus Darmawan, Metty Suprapti, Antonius E. Nelwan, Agung Wahyu Wibowo, Fransiskus P. Narendra, Heribertus
Minggu, 22 November, pukul 09.00
Koor dan Tatib: WILAYAH 7
Lektor: Ag. Supratikno / Ellya Siswoko
Putra/i Altar: Fransiscus Xaverio Anggara Nugroho,
Alleandra Luwina Nugroho, Gabriel Randall W, Matthew Sukieche, Theresia Avilla Revabelle Maharani, Andreas Kevin Bagasksatria, Gregorius Rio Alfrian, Nicholas Yabes Condi, Elisabeth Lovisia Eva Karensa, Theodorus Winata, Maria Kiara Anindita, Fransika Wahyuni NovitaKristiyani Br. R
Prodiakon: Noegroho Tjiptorahardjo, Joachim
Sulistyo, Kamilus Arifin, Petrus Lazarus Mardjono, Hadi Susanto, Hendrawan Thiodorus, Yoseph Martahan Sitorus, George Pangemanan, Ferry - 7 -
Darno, Agus Munandar, Esther Meinelsa Manurung, Rinto Setiono, Royandi Ernestus DP, Gunawan Wibowo, Agustinus Fadjar AS, Bambang Tedjo Nugroho, Haryono Widarta, Daniel Bala Batti, Lily Irene Tantra, Hartawan Makmur, Heru Santosa
Kodrat, Gunawan Gunarso, Didik Wiryawan AP, Floribertus Rismantoro, Gregorius Suyanto Utomo, Lucas Hanifa Natahusada, Yadi Djuhandi, Ping Julianto Widjaja, Willem Dagi, Yuliana Yelly, Agnes A. Sayan Rampisela, Albertus Sugianto Supriadi, Wahid Gunawan, Irwan Wijaya
Minggu, 15 November, pukul 17.00
Koor dan Tatib: St. Fransiskus Xaverius
Lektor: Anna Retno Hapsari / Margaretha Petrina
Putra/i Altar: Alleandra Luwina Nugroho, Gabriel
Randall W, Agatha Velline Lumy, Laurentius Melvin Pratama, Santos Ferdinand Tambunan, Nicholas Yabes Condi, Gabriela Kineta Gazali, Elisabeth Lovisia Eva Karensa, Theresia Avilla Revabelle Maharani, Maria Kiara Anindita
Prodiakon: Georgino Godong, Temmy Royani,
Paul August Liqui, Soetojo Dharmadi, Tjhong Vincentius, Yohannes Pudjiastoto, Gatot Kusumo Atmojo, Bayu Rajasa, Arden Andreas Barus, Fifi Amaliawaty
Minggu, 22 November, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Sta. Ursula
Lektor: Maria.A Witjaksono / Anggia Kandhi
Putra/i Altar: Catherine Inez Maharani P., C. Susan
Mahadewi Gadis Amara, A. Anjani Cita Permata Kusuma, M. F. Chelsea Novelia Prodigma, S. Archangela Girlani Oktafandi, Kevin Bagas K., Irenne Yudia Hagaina Tarigan, Shannon Wijaya, Y. Purba Sangga Becik, Th. A. Revabelle Maharani
Prodiakon: Agustono Widjaja, Helfina M.
Tisnakusuma, Marcus B. Samosir, Maryono Suwargo, Romualdus Ponidjan, Hesti Purbaningsih, Yasinta Fatmawati, Yustinus F. Irjayanto, Agnes Bertha Tabarani, Alfonsus Haryanto
PENGUMUMAN
1. Sehubungan dengan acara penerimaan Krisma, maka ada perubahan jadwal untuk penyuluhan baptis bayi diundur pada tanggal 29 November dan baptis bayi diadakan pada tanggal 6 Desember 2015
2. Kursus Persiapan Perkawinan di Gereja SanMaRe diadakan pada hari Sabtu 28 November – Minggu 29 November. Pendaftaran kursus ada di sekretariat.
3. Akan saling menerimakan Sakramen Pernikahan Pengumuman ke III
- Netty Carolina Dameria Manungkalit dari Lingk. Sta. Yosephine Bakhita dengan Marco Angeloni dari Paroki Sacro Cuore di Gesu – Italy
Akan dilaksanakan Pemberkatan Pernikahan Pengumuman ke III
- Luisa de Marillac Paskalia dari Lingk. Theodorus dengan Sutopo dari Taman Puri Bintaro.
Barangsiapa mengetahui adanya halangan untuk perkawinan tersebut, wajib memberitahu Pastor Kepala Paroki.
Ada kenalan/saudara butuh kerja dekat rumah? ALOYSIUS LAW OFFICE, di Bintaro Jaya 9 butuh segera IT SQL PHP PROGRAMMER & ACCOUNTING, Spv/Staff Admin Ringan, Lapangan/Perijinan
Check details at http://goo.gl/WzI8Mz
IKLAN BARIS – Wahana bagi umat yang ingin mengiklankan informasi lowongan pekerjaan atau mencari pekerjaan. Materi iklan diserahkan ke sekretariat paroki setiap hari kerja atau email ke: [email protected] 8