LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA
PERSILANGAN
PERSILANGAN PAPADA TDA TANAMAN JAANAMAN JAGUNGGUNG
A
A.. TTUUJJUUAANN
Mempelajari penyimpangan ratio fenotip yang disebabkan oleh adanya Mempelajari penyimpangan ratio fenotip yang disebabkan oleh adanya interaksi diantara gen.
interaksi diantara gen.
B
B.. DDASASAAR TR TEEORORII
Beb
Beberaperapa a perperististiwa iwa intinterakeraksi si gen gen dapdapat at dibdibedaedakan kan bebbeberaperapa a macamacam m yayangng mengakibatkan terjadinya modifikasi pada perbandingan 9:3:3:1 dalam keturunan dari mengakibatkan terjadinya modifikasi pada perbandingan 9:3:3:1 dalam keturunan dari perkawinan individu dihibrid y
perkawinan individu dihibrid yaitu:aitu: a.
a. !!pipiststasasi "oi "ommininanan a.
a. ##aaitu periitu peristiwstiwa a bahbahwa suatu gen domwa suatu gen dominainan n menmenutuutupi eksprpi ekspresi pasanesi pasangan gengan gen lain yang bukan alelnya.
lain yang bukan alelnya. b.
b. !pistasis $esesif !pistasis $esesif a.
a. %ada p%ada peristiweristiwa ini ga ini gen resesien resesif menuf menutupi gtupi gen laien lain yang n yang bukan bukan alelnyalelnya.a. c.
c. !p!pisistastasi "oi "omiminanan dan dan $en $esessesif if d.
d. !pi!pistasstasi &arei &arena 'na 'danydanya (en $ea (en $esesisesif $angf $angkapkap "ua buah contoh diberikan di sini:
"ua buah contoh diberikan di sini:
)).. %%aadda a jjaagguunng g ** Zea mays Zea mays+ terdapat gen dominan % dan & bersama,sama dalam+ terdapat gen dominan % dan & bersama,sama dalam ge
gennototip ip akakan an mmenenyyebebababkakan n bibiji ji jajagugunng g beberwrwararnna a unungu gu *-*- purple purple+.+. /erdapatnya gen dominan % saja atau gen dominan & saja tidak ada gen /erdapatnya gen dominan % saja atau gen dominan & saja tidak ada gen do
domiminnan an ddalalam am ggenenototip ip akakan an mmenenyyebebababkakan n bbiiji ji jajagugung ng beberwrwararnnaa kun
kuninging.%e.%ersilrsilangangan an antantara ara tantanamaaman n jagjagung ung berberbijbiji i kunkuning ing menmenghaghasilksilkanan ke
ketutururunanan n 01 01 beberurupa pa tatanamnaman an beberbrbijiji i unungugu sedsedanang g 0 0 memengnghahasilsilkakann perbandingan tanaman berbiji ungu dan
perbandingan tanaman berbiji ungu dan tanaman berbiji kuning 9:2.tanaman berbiji kuning 9:2. %
% %%%%kkkk pppp&&& & B
Biijji i kkuunniinngg bbiijji ki kuunniinngg 0
011 %%pp&&kk Biji ungu Biji ungu 0
0 9 %49 %4&4 5 &4 5 berberbijbiji uni ungugu 3
3 %%44kkk k 5 5 bbeerrbbiijji i kkuunniinng g 9 9 : : 22 3 pp&4 5 berbiji kuning
3 pp&4 5 berbiji kuning 1 ppkk 5 berbiji kuning 1 ppkk 5 berbiji kuning )).
)). &e&elalaininan an tutulili,bi,bisu su sesejak jak lahlahir ir papada da mamanunusiasia.. e.
e. !pi!pistasstasis &areis &arena 'na 'dandanya (enya (en,(en ",(en "omiominan $anan $angkngkapap f.
f. !!pipiststasasis is &&ararenena a ''ddananyya a (e(en,n,(e(en n $a$anngkgkap ap dedenngagan n %e%engngararuuh h &u&ummululatatif if *6uryo.1997+
C. ALAT dan BAHAN
1. 8agung warna warni . 'lat tulis
D. CARA KERJA
1. 6etiap kelompok praktikum akan mendapatkan dua tongkol jagung yang merupakan hasil persilangan dihibrid. 6atu tongkol dengan kelas fenotip tongkol lainnya menunjukkan 3 kelas fenotip.
. Menghitung warna dari masing masing jagung kemudian memasukkan data tersebut pada tabel yang telah tersedia
3. Menguji hasil pengamatan dengan test untuk mengetahui apakah hasil
pengamatan yang diperoleh sesuai dengan ratio fenotip yang diharapkan.
E. HASIL DAN PEMBAHASAN
%ada praktikum yang dilakukan pada 'pril ;1< yang berjudul %ersilangan pada /anaman 8agung menggunakan tongkol jagung yang merupakan hasil persilangan dihibrid. 6atu tongkol dengan kelas fenotip dan tongkol yang satunya menunjukkan 3 kelas fenotip. %raktikan menghitung warna jagung kemudian mengolah datanya menggunakan /est X untuk mengetahui apakah hasil pengamatan
yang diperoleh sesuai dengan ratio yang diharapkan atau malah sebaliknya.
Berikut hasil dan pembahasan mengenai percobaan persilangan pada tanaman jagung : 1. =39 >ngu 179 %utih *monohibrid+ dengan perbandingan 3 : 1
0enotip *n+ 5 >ngu dan %utih 5 dk 5 n,1 5 ,1 5 1 $atio 0enotip yang diharapkan ?asil %engamatan 5 *o+ ?asil yang diharapkan 5 *e+ %enyimpan gan@+ *d+ 5 *o,e+ d dAe =39 7; 5 =<7 ,12*,;<+ *,12<+ 5 3;7< 3;7<A=<7 5 ;72 C 179 C 7; 51< 12*,;<+ *17<+ 5 2< 2<A1< 5 1291 /otal 7; X =73
"ari hasil perhitungan di atas dapat kita ketahui bahwa persilangan monohibrid dengan derajat kebebasan 1 diperoleh nilai X 5 =73. %ada tabel X
nilai itu terletak antara kolom nilai kemungkinan ;1; dan ;3;. Berarti data percobaan yang diperoleh baik dan dapat dianggap sesuai dengan ratio 3 : 1 untuk
. 9 >ngu 71 &uning *monohibrid+ dengan perbandingan 1 : 1 0enotip *n+ 5 >ngu dan &uning 5
dk 5 n,1 5 ,1 5 1 $atio 0enotip yang diharap kan ?asil %engamata n 5 *o+ ?asil yang diharapkan 5 *e+ %enyimpangan @+ *d+ 5 *o,e+ d dAe D 3 D <== 5 2 11*,;<+ *1;<+ 5 11< 11;<A2 5 ;=; D 71 D <== 5 2 ,11*,;<+ *,11<+ 5 13< 13<A2 5 ;=7 /otal <== X ;91
"ari hasil perhitungan di atas dapat kita ketahui bahwa persilangan monohibrid dengan derajat kebebasan 1 diperoleh nilai X 5 ;91. %ada tabel X
nilai itu terletak antara kolom nilai kemungkinan ;3; dan ;<;. Berarti data percobaan yang diperoleh baik dan dapat dianggap sesuai dengan ratio 1 : 1 untuk
tanaman monohibrid dengan dominansi penuh.
3. =99 >ngu =;3 &uning *dihibrid+ dengan perbandingan 9 :2 0enotip *n+ 5 >ngu dan &uning 5
dk 5 n,1 5 ,1 5 1 $atio 0enotip yang
diharapkan ?asil %engamata n 5 *o+ ?asil yang diharapkan 5 *e+ %enyimpanga n@+ *d+ 5 *o,e+ d dAe 9A17 =99 9A17 9; 5 <;2 ,*,;<+ 9,<+ 5 2< 2<A<;2 5 ;1= 2A17 =;3 2A17 9; 5 39= 9*,;<+ *<+ 5 2< 2<A39= 5 ;13 /otal 9; X ;3<
"ari hasil perhitungan di atas dapat kita ketahui bahwa persilangan dihibrid dengan derajat kebebasan 1 diperoleh nilai X 5 ;3<. %ada tabel X nilai itu terletak
antara kolom nilai kemungkinan ;<; dan ;2;. Berarti data percobaan dihibrid yang diperoleh baik dan data hasil percobaan dapat dianggap sesuai dengan ratio 9 : 2. =. 3=; Merah
119 Merah &eriput 9; &uning Bulat 32 &uning &eriput
*dihibrid+ dengan perbandingan 9 : 3 : 3 : 1
0enotip *n+ 5 Merah Merah &eriput &uning Bulat dan &uning &eriput 5 = dk 5 n,1 5 =,1 5 3 $atio 0enotip yang diharapkan ?asil %engamata n 5 *o+ ?asil yang diharapkan 5 *e+ %enyimpangan @+ *d+ 5 *o,e+ d dAe 9A17 3=; 9A17 <7 5 39 11*,;<+ *1;<+ 5 11;< 11;<A39 5 ;33< 3A17 119 3A17 <7 5 1;9 1;*,;<+ *9<+ 5 9;< 9;<A1;9 5 ; 3A17 9; 3A17 <7 5 1;9 ,19*,;<+ *,19<+ 5 3;< 3;<A1;9 5 3= 1A17 32 1A17 <7 537 1*,;<+ *;<+ 5 ;< ;<A37 5 ;;;2 /otal <7 X =7<
"ari hasil perhitungan di atas dapat kita ketahui bahwa persilangan dihibrid dengan derajat kebebasan = diperoleh nilai X 5 =7<. %ada tabel X nilai itu terletak
antara kolom nilai kemungkinan ;1; dan ;3;. Berarti data percobaan dihibrid yang diperoleh baik dan data hasil percobaan dapat dianggap sesuai dengan ratio 9:3:3:1. &eterangan :
dk : "erajat kebebasan
F. KESIMPULAN
"ari percobaan in dapat disimpulkan bahwa bentuk interaksi antargen yang menyebabkan penyimpangan semu hukum Mendel dapat berupa atavisme epistasis, hipostasis polimeri kriptomeri dan gen komplementer.
1. !pistasis dan hipostasis
'ktivitas saling mempengaruhi antargen dominan diperhatikan oleh peristiwa epistasis,hipostasis yaitu penutupan ekspresi satu gen oleh gen lain yang bukan alelnya. (en yang menutup disebut gen epistasis sedangkan gen yang ditutup disebut hipostasis. %eristiwa epistasis dapat berupa:
a. !pistasis dominan *terjadi jika satu gen dominant bersifat epistasis dengan perbandingan fenotip pada 0 adalah 1 : 3 : 1 +.
b. !pistasis resesif *terjadi jika gen epistasis resesif dalam keadaan homoEigot mampu menutupi ekspresi pasangan gen lain yang bukan alelnya dengan perbandingan fenotip 0 adalah 9 : 3 : = +.
%olimeri merupakan peristiwa munculnya suatu sifat pada hasil persilangan heteroEigot karena adanya pengaruh gen,gen lain. ?al ini disebabkan terdapat dua atau lebih gen yang menempati lokus berbeda tetapi memiliki sifat yang sama. %erbandingan fenotip 0 pada polimeri adalah 1< : 1.
3. &riptomeri
#aitu gen dominan yang tidak menampakkan pengaruhnya apabila berdiri sendiri ebaliknya ketika bersama,sama gen dominan lain maka akan muncul fenotip baru. 0enomena kriptomeri pertama kali ditemukan oleh Forrens pada saat
menyilangkan bunga Ginaria maroccana galur murni warna merah dengan galur murni berwarna putih. %ada 01 didapatkan bunga berwarna ungu. &emudian bunga 01 itu disilangkan sesamanya dan menghasilkan bunga berwarna ungu merah dan putih denga perbandingan 9 : 3 : =.
=. &omplementer
&omplementer merupakan interaksi gen yang saling melengkapi jika salah satu gen tidak ada maka sifat yang muncul tidak sempurna. 0enomena ini pertama kali disampaikan oleh H. Bateson dan $. F. %unnet. Berdasarkan diagram %unnet didapatkan perbandingan fenotip 0 adalah 9 : 2.
<. 'tavisme
0enomena atavisme atau interaksi beberapa gen *dua atau lebih+ yang bekerja sama saling memengaruhi pemunculan fenotip. /erdapat pada bentuk empat macam jengger ayam yaitu walnut rose pea dan bilah. %erbandingan fenotipnya yaitu 9 : 3 :
3 : 1.
>mumnya dicirikan dengan munculnya sifat baru namun perbandingan pada 0 tidak menyimpang. Misalnya perkawinan ayam pial rose dengan ayam berpial pea menghasilkan 01 yang tidak menyerupai induknya. 0 mempunyai perbandingan 9 : 3 : 3 : 1 tetapi muncul dua sifat baru yaitu pial waknut dan pial bilah.
G. DISKUSI
1. &elainan yang diwariskan seperti bisu tuli disebabkan oleh adanya macam gen dominan yang berbeda tidak terdapat bersamaan * Misal ""ee atau dd!!+. Irang normal mempunyai genotip homosigot dominan atau heresigot.
Berapa perbandingan fenotip normal : bisu,tuli dari anak anaknya apabila a. &edua orang tuanya normal heterosigot J
b. &edua orang tuanya homosigot dominanJ 8elaskan dengan bagan persilangan
8'H'B :
a. Parental "d!e ⪥ "d!e Gamet "! "e d! de
F1
GkApr "! "e d! de "! ""!! "de "d!! "de! "e "d!e ""ee "d!e "dee d! "d!! "d!e "d!! dd!e de "d!e "dee dd!e ddeee %erbandingan
"4!4 5 normal 5 9
"4ee 5 Bisutuli 53 normal : Bisutuli dd!4 5 Bisutuli 5 3 9 : 2
ddee 5 Bisutuli 5 1
b. Parental ""!! ⪥ ""!! Gamet "!
F1 ""!! * normal+
%erbandingan fenotip normal : bisutuli 5 1 : ;
'rtinya bahwa kemungkinan anaknya 1;; K normal semua
. %ada suatu tanaman gen & menentukan warna kuning dan gen % menentukan warna putih dari bunga. 'danya gen % kalau terdapat bersama dengan gen & akan menyebabkan ekspresi gen & tidak nampak. 'pabila gen k dan p terdapat bersama sama dalam keadaan homosigot resesif akan menyebabkan bunga berwarna biru. ?asil persilangan tanaman dengan warna bunga putih homosigotik dengan tanaman berbunga biru akan menghasilkan tanaman 01 dengan warna bunga apaJ 'pabila
tanaman 01 disilangkan sendiri bagaimana perbandingan fenotip dan genotip 0J 8'H'B :
& 4 5 &uning %4 5 %utih &4%4 5 putih kkpp5 biru
Parental &&%% * putih + ⪥ kkpp *biru+
Gamet &% kp FI &k%p * %utih + 0) ⪥ 01JJ % &k%p ⪥ &k%p ( &%&pkpkp F 8antanAbetin a &% &p k% kp &% &&%% &&%p &k%% &k%p &p &&%p &&pp &k%p &kpp k% &k%% &k%p kk%% kk%p kp &k%p &kpp kk%p kkpp
%erbandingan gentotip 0 %erbandingan gentotip 0 &4%4 5 %utih 5 9
&4pp 5 &uning 53 %utih : &uning : biru kk%4 5 %utih 53 1 : 3 :1
kkpp 5 biru 51
DAFTAR PUSTAKA