MODUL II MERANCANG PENGUAT COMMON EMITTER SATU TINGKAT
MODUL II MERANCANG PENGUAT COMMON EMITTER SATU TINGKAT
Durrotus Sarofna (H1E014002) Durrotus Sarofna (H1E014002)
Asisten: Rafi Bagaskara.A Asisten: Rafi Bagaskara.A Tanggal Percobaan: 19/04/2016 Tanggal Percobaan: 19/04/2016 PAF15211P!lektroika "asar ## PAF15211P!lektroika "asar ##
Laboratorium Elektronika, Instrumentasi dan Geofsika–Fakultas Matematika
Laboratorium Elektronika, Instrumentasi dan Geofsika–Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan AlamUnsoed
dan Ilmu Pengetahuan AlamUnsoed
Abstrak
Abstrak
Praktikum merancang penguat common
Praktikum merancang penguat common
em
emit
itte
ter
r sa
satu
tu ti
ting
ngka
kat
t be
bert
rtuj
ujua
uan
n ag
agar
ar
m
mah
ahas
asis
iswa
wa da
dapa
pat
t
meng
me
ngh
hit
itun
ung
g
ni
nila
laii
ham
hambat
batan
an Re,
Re,Rb,
Rb,Rc
Rc sec
secara
ara mat
matemat
ematis
is
p
pa
ad
da
a
p
pe
erra
an
nc
ca
an
ng
ga
an
n
p
prra
a
tte
eg
ga
an
ng
ga
an
n
tr
tran
ansi
sist
stor
or ag
agar
ar di
di pe
pero
role
leh
h pen
pengu
guat
atan
an
yang
yang di
di kehendaki,
kehendaki, dan
dan hasil
hasil dari
dari
p
pe
errh
hiittu
un
ng
ga
an
n
tte
errs
se
eb
bu
ut
t
d
di
i
jja
ad
diik
ka
an
n
pedoman dalam membuat penguat yang
pedoman dalam membuat penguat yang
di kehendaki menggunakan penguat satu
di kehendaki menggunakan penguat satu
tingkat. Dimana pada praktikum ini kita
tingkat. Dimana pada praktikum ini kita
merangkai common emitter satu tingkat
merangkai common emitter satu tingkat
de
deng
ngan
an me
menc
ncar
ari
i ni
nila
lak
k pen
pengu
guat
atan
an (K
(K))
pada frekuensi !! "# dan !!!
pada frekuensi !! "# dan !!! "#.
"#.
Ka
Kata
ta ku
kunc
nci:
i: co
comm
mmon
on em
emit
itte
ter
r sa
satu
tu
ttiin
n
k
ka
att!!"
"e
en
n
u
ua
atta
an
n
ttr
ra
an
ns
siis
stto
or
r!!
#rekuensi$
#rekuensi$
%$
%$ P
P
ENDA&ULUANENDA&ULUANSeper
Seperti ti telatelah h dieladielaskan skan pada pada praktpraktikumikum rangkaian dasar transistor, bah!a transistor rangkaian dasar transistor, bah!a transistor "un
"ungsi gsi utautamanman#a #a sebsebagaagai i penpenguaguat$ t$ %an%an#ak#ak &a
&ara ra #a#ang ng didilalakkukukan an susupapa#a #a trtranansisiststoror mampu menguatkan sin#al input #ang ke&il mampu menguatkan sin#al input #ang ke&il me
mennadadi i ououtptput ut #a#ang ng bebesasar r dedengngan an tatanpnpaa tera
teradi di &a&a&a&at t 'dist'distorsi( baik orsi( baik bentubentuk k maupumaupunn ph
phasasenen#a#a$ $ )a)amumun n dedemimikikian an kkememamampupuanan sebu
sebuah ah transtransistoistor r sangasangat t terbaterbatas tas sehinsehinggagga k
keeiningiginanan n ununttuk uk memmemppererkkuauat t sesettininggggii mun
mungkigkin n tidtidak ak terterpenpenuhiuhi$ $ *le*leh h kakarerena na ituitu pe
pengnguauat t didisusususun n lelebibih h dadari ri sasatu tu pepengnguauat,t, #ang sering disebut penguat bertingkat atau #ang sering disebut penguat bertingkat atau &as&ade amplifer$
&as&ade amplifer$ +
+uuan uuan utama utama dari dari penguat penguat bertingkatbertingkat adalah untuk mendapatkan penguatan da#a adalah untuk mendapatkan penguatan da#a #a
#ang ng bebesasar r tatanpnpa a teterradadi i kke&e&a&a&atatan an papadada ou
outptpututn#n#a$ a$ SuSususunanan n pepengnguauat t bebertrtingingkakatt da
dapapat t beberurupa pa huhububungngan an anantatara ra mamasisingng masing susunan penguat satu dengan #ang masing susunan penguat satu dengan #ang lain, misaln#a -% dengan -E. -E dengan --. lain, misaln#a -% dengan -E. -E dengan --. -E
-E dengadengan n -E -E dan sebagaindan sebagain#a #a disesdisesuaikuaikanan tuuan dari penguat '
tuuan dari penguat ' Dwi Surjono, Herman(2007). Dwi Surjono, Herman(2007).
Pada per&obaan kali ini kita menguatkan Pada per&obaan kali ini kita menguatkan &o
&ommommon n emiemittetter r satsatu u tintingkagkat, t, dimadimana na kitkitaa mer
merangangkakai i &om&ommon mon emiemittetter r tertersebsebut$ ut$ /an/an s
sebebelelum um di di rarangngkkaai i kkitita a mmenen&&arari i ninilalaii
0b,0e,0& terlebih dahulu dengan perhitungan 0b,0e,0& terlebih dahulu dengan perhitungan m
maatteemmaattiiss, , sseetteellaah h ddi i ddaappaattkkaan n nniillaaii 0%
0%,0,0-,-,0E 0E mamaka ka lalangngkakah h seselalannututn#n#a a kikitata merangkai rangkaian sesuai gambar &ommon merangkai rangkaian sesuai gambar &ommon e
emmiitttteer r ppaadda a ppaappaan n bbrreeaaddbbooaarrdd, , ddaann me
mengnghuhububungngkakannnn#a #a dengdengan an ososililososkkopop se
sebagbagai ai outoutputput, , gengeneraerator tor is#is#araarat t sebsebagaagaii in
inpuput t ssererta ta bbatatereraai i 1212$ $ //aari ri hhububunungganan tersebut nantin#a kita men&ari penguatan '3( tersebut nantin#a kita men&ari penguatan '3( #ang berasal dari
#ang berasal dari 2in di bagi 2in di bagi 22out$ Penguatanout$ Penguatan ttererssebebut ut di di &a&ari ri dadalalam m dudua a ppererbebedadaaann "r
"rekekuenuensi si #ai#aitu tu padpada a "r"rekekuenuensi si 45455 5 67 67 dandan "rekuensi 4555 67$
"rekuensi 4555 67$
'$
'$ S
S
TUDITUDIP
P
USTAKA USTAKAP
Penenguguat at adadalalah ah susuatatu u peperarantnti i #a#angng ber"ungsi menguatkan da#a sin#al masukan$ ber"ungsi menguatkan da#a sin#al masukan$ Sa
Salalah h sasatu tu ss#a#ararat t #a#ang ng diditutuntntut ut papaddaa penguat adalah bah!a sin#al keluaran harus penguat adalah bah!a sin#al keluaran harus ttepepaat t bebenanar r bebentntukuknn#a #a ssepepererti ti sisin#n#alal mas
masukaukan, n, hanhan#a #a sasaa a ampamplitlitudoudon#n#a a leblebihih tin
tinggi$ ggi$ 3a3alau lau benbentuk tuk sinsin#al #al kkelueluaraaran n tidtidakak tteeppaat t ssaamma a ddeenngagan n ssiinn##aal l mmaassuukkaann,, meskipun beda bentuk ini han#a ke&il saa, meskipun beda bentuk ini han#a ke&il saa, maka dikatakan sin#al keluarann#a &a&at$ maka dikatakan sin#al keluarann#a &a&at$
Penguat Emitor %ersama adalah penguat Penguat Emitor %ersama adalah penguat #ang paling
#ang paling ban#aban#ak k digunadigunakan$ Penguakan$ Penguat t iniini mem
mempunpun#ai #ai penpenguaguatan tan tetegangangan gan maumaupunpun pen
penguaguatan tan aruarus$ s$ 6an6an#a #a sasaa a perperlu lu diidiingangatt bah
bah!a !a penpenguaguat t ini ini memmempunpun#a#ai i impimpedaedansinsi masukan #ang relati" rendah dan impedansi masukan #ang relati" rendah dan impedansi keluaran #ang relati" tinggi$
keluaran #ang relati" tinggi$
%eberapa rumus praktis pada rangkaian %eberapa rumus praktis pada rangkaian Emitor %ersama8
Emitor %ersama8
Penguatan tegangan tanpa -9 8 A2 :0-;0E Penguatan tegangan tanpa -9 8 A2 :0-;0E Penguatan tegangan dengan -9 8 A2 :0-;0E Penguatan tegangan dengan -9 8 A2 :0-;0E Penguatan arus 8 Ai : 0<;0E
Penguatan arus 8 Ai : 0<;0E Impedansi keluaran 8 =o : Impedansi keluaran 8 =o :
0-IImmppeeddaannssi i mmaassuukkaan n ttaannppa a --9 9 8 8 ==i i :: 04;;0<;;=ib
04;;0<;;=ib dengan =ib dengan =ib : h"e : h"e '0E>re?('0E>re?(
IImmppeeddaannssi i mmaassuukkaan n ddeennggaan n --9 9 8 8 ==i i :: 04;;0<;;=ib dengan =ib : h"e$ re?
04;;0<;;=ib dengan =ib : h"e$ re?..
+itik
+itik kera kera suatu suatu transistor transistor dalamdalam rangkaian penguat selalu terletak pada garis rangkaian penguat selalu terletak pada garis beb
beban$ an$ GarGaris is bebbeban an d& d& dibdibuat uat berberdasdasarkarkanan tanggapan rangkaian terhadap tegangan d& tanggapan rangkaian terhadap tegangan d& 'te
diperoleh karena tanggapan rangkaian terhadap sin#al a&$
0angkaian di atas disebut rangkaian penguat satu tingkat dengan transistor #ang dirangkai dengan mengikuti konfgurasi &ommon emitor 'emitor bersama($
/isebut penguat satu tingkat karena rangkaian ini, sebagai satu kesatuan, merupakan salah satu tahapan #ang digunakan dalam suatu sistim penguatan sin#al audio 'sin#al suara(, selain itu din#atakan dalam konfgurasi &ommon emitor karena kaki emitor dari transistor tersebut digunakan bersama sebagai bagian masukan 'input( dan uga sebagai keluaran 'output($
+ransistor dalam rangkaian penguat ini ber"ungsi melipat gandakan arus #ang ke&il di bagian masukan 'basis( menadi auh lebih besar 'sesuai kemampuan transistor( di bagian keluaran 'emitor – kolektor($ Perubahanperubahan pada arus basis ini uga dirasakan sebagai perubahan perubahan #ang lebih besar di bagian keluaran$
A)ALISA A0US /A) +EGA)GA)
/-Arus dan tegangan /- pada rangkaian di atas dapat dipahami dengan mengingat prinsip dasar #ang diungkapkan oleh 6ukum *hm, 6ukum 3ir&ho@ I tentang arus dan 6ukum 3ir&ho@ II tentang tegangan$
Sesaat setelah &atu da#a diberikan arus listrik mengalir dari kutub positip
2--tegangan pada 0<$ /rop 2--tegangan pada 04 selanutn#a kita sebut 204 dan drop tegangan pada 0< kita sebut 20<$ +erminal atau kaki resistor #ang lebih dekat ke arah kutub positi" baterei bernilai lebih positi" dibandingkan dengan terminal #ang &enderung dekat ke arah kutub negati"$ https8;;sekolahelektronika$!ordpress$&om;<5 4<;44;59;penguat4tingkatdengan
transistor; di akses pada <5;B;4C pukul 5<$44D$
Sebelumn#a pada per&obaan ini kita men&ari nilai 0%,0-,0E terlebih dahulu dari sebuah rangkaian &ommon emitter di gambar
ika di inginkan sebuah penguat dengan penguatan sebesar 45 kali$ /i ketahui
β
transistor adalah <5, 0L adalah 45 3ohm,0s adalah C3ohm dan 2&& adalah 1 2olt$Langkah pertama kita men&ari nilai 0-#ang nilain#a antara 45 sampai < dari 0L adi nilai 0- harus di antara8
Rcmin
=
10∗
1000ohm
=
1000ohm
=
1Kohm
Rcmax
=
25∗
1000ohm
=
2500ohm
=
2,5Koh
Pada per&obaan ini nilai 0- #ang kita gunakan adalah <<55 mengingat nilai resistor tersebut baku di pasaran$ Langkah selanutn#a men&ari nilai 0E dari rumus8
K
=
Rc
‖
RL
ℜ+ℜ
Langkah #ang terakhir menghitung 0% #ang nilainn#a dapat di &ari dengan menghitung Ib terlebih dahulu
Ib
=
Ic
RB
=
Vcc
−
Ie
(ℜ+ℜ)
Ib
'6artono,dkk$<54C(
($ M
ETODOLOGIPada per&obaan meran&ang penguat &ommon emitter satu tingkat alat dan bahan #ang di butuhkan antara lain8
4$*siloskop sebagai output <$MM/
9$Generator Is#arat sebagai input B$Papan breadboard
$3abel penghubung
C$3apasitor 9,9 mikro Farad;4C 2
$)ilai 0-,0%,0E sesuai dengan hasil perhitungan pada peran&angan dimana di dapatkan nilai 0L:45 3ohm. 0E:45 ohm. 0%:4,< Mohm. 0&:<<55 ohm dan 2&& n#a 1 2olt$ Untuk perhitungan 'terlampir($
Langkahlangkah Per&obaan &ommon emitter satu tingkat ini dapat di amati dari Flo!&hart di ba!ah$
)$ &
ASIL DANA
NALISIS4&1 pen'uatan ommon emitter paa rekuensi 100 H*&
6asil #ang di dapatkan, dari tegangan masukan 'generator is#arat( dan tegangan keluaran dari osiloskop untuk &ommon emitter satu tingkat di rumuskan 8
V
∈¿
K
=
V out
¿
2in 'm2( 2out'm2( 3:2out;2in 5,5< 5,< 45 5,59 5,9 45 5,5B 5,B 45 5,5 5, 45 5,5C 5,C 45 5,5 5, 45 5,5H 5,H 45 5,51 5,1 45 5,45 4 45 5,44 4,4 45 5,4< 4,< 45 5,49 4,9 45 5,4B 4,B 45 5,4 4, 45
4&2 pen'uatan ommon emitter paa rekuensi 1000 H*& 2in 'm2( 2out'm2( 3:2out;2in 5,5< 5,< 45 5,59 5,9 45 5,5B 5,B 45 5,5 5, 45 5,5C 5,C 45 5,5 5, 45 5,5H 5,H 45 5,51 5,1 45 5,49 4,9 45 5,4B 4, 45, 5,4 4,C 45,
/ari dua tabel di dapatkan nilai penguatan #ang sama, dan berbeda sedikit pada "rekuensi 4555 67 akan tetapi han#a sedikit$ %erdasarkan tabel di atas dapat di simpulkan bah!a &ommon emitter satu tingkat mengalami penguatan tegangan, sehingga tegangan #ang masuk ke&il dan setelah keluar dari transistor menadi besar$ Masukan #ang di berikan dari generator is#arat pada "rekuensi 455 67 dr 5,5< m2 kemudian keluarann#a menadi 5,< M, sekanakan ada nilai #ang menguatknn#a$
6al Ini dapat disimpulkan bah!a pemberian beban keluaran pada masukan ini adalah ber"ungsi seakanakan bah!a rangkaian penguat emitor bersama ini disambung dengan rangkain #ang lain$ 3ita tau bah!a rangkaian elektronik itu adalah suatu kesatuan #ang utuh 'gabungan dari beberapa "ungsi rangkaian( sehingga kita dapat mengatur seberapa besar beban #ang harus diberikan terhadap rangkaian agar rangkaian bekera se&ara optimal$
*$ K
ESIMPULAN/ari per&obaan mern&ang penguat &ommon emitter satu tingkat dapat di simpulkan bah!a 8
4$ )ilai 0-,0E,0% dapat di &ari dar rumusrumus berikut8
nilai 0- #ang nilain#a antara 45 sampai < dari 0L adi nilai 0-harus di antara8
Rcmin
=
10∗
1000ohm
=
1000ohm
=
1Kohm
Rcmax
=
25∗
1000ohm
=
2500ohm
=
2,5Koh
Pada per&obaan ini nilai 0- #ang kitagunakan adalah <<55 mengingat nilai resistor tersebut baku di pasaran$ Langkah selanutn#a men&ari nilai 0E dari rumus8
menghitung Ib terlebih dahulu
Ib
=
Ic
β
dimana I& : IeMaka dari Ib nilai 0% dapat di &ari dengan rumus8
RB
=
Vcc
−
Ie
(ℜ+ℜ)
Ib
<$ /ari perhitungan kita dapatkan nilai penguatan dari rumus 3: 2out;2in$ 9$ Penguatan #ang di dapatkan
mengalami 45 kali perbesaran, hal itu membuktikan bah!a ban#ak &ara #ang dilakukan supa#a transistor mampu menguatkan sin#al input #ang ke&il menadi output #ang besar dengan tanpa teradi &a&at (distorsi)
baik bentuk maupun phasen#a$
D
A+TARP
USTAKA$%
"artono,dkk
&!'
Modul
Praktikum Elektronika Dasar 2.
niersitas
*enderal
+oedirmanPurwokerto.
<D
Dwi
+urjono,
"erman(&!!-). Elektronika:
Teori
dan Penerapan. *ember Penerbit
erdas let Kreatif
$/%
https8;;sekolahelektronika$!ordpress$&o m;<54<;44;59;penguat4tingkatdengantransistor;