• Tidak ada hasil yang ditemukan

04 SMKpII2010 SAL Tim TGR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "04 SMKpII2010 SAL Tim TGR"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI

KEPUTUSAN

SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA

Nomor : 04/SM/Kp/II/2010

T E N T A N G

TIM PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI

TAHUN ANGGARAN 2010

SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka penyelesaian tuntutan perbendaharaan maupun tuntutan ganti rugi atas kerugian negara, maka dipandang perlu untuk membentuk Tim Penyelesaian Kerugian Negara di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi;

b.

bahwa mereka yang namanya tercantum pada Lampiran Keputusan ini, dianggap mampu dan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai Tim Penyelesaian Kerugian Negara di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi;

Mengingat : 1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah;

2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;

3. Petunjuk Pelaksanaan Penyelesaian Kerugian Negara di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi Tahun 2002;

4. Peraturan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 02/PER/III/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Riset dan Teknologi sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 06/PER/VIII/2006;

5. Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor 93/M/Kp/V/ 2006 tentang Pelimpahan Wewenang penandatanganan Tim Kerja di Lingkungan Kementerian Negara Riset dan Teknologi;

DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS

(2)

M E M U T U S K A N :

MENETAPKAN : KEPUTUSAN SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA TENTANG TIM PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI TAHUN ANGGARAN 2010.

PERTAMA : Mengangkat mereka yang namanya tercantum pada lajur 2 (dua) Lampiran 1 (satu) Keputusan ini sebagai Tim Penyelesaian Kerugian Negara di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi Tahun 2010, dalam jabatan seperti tercantum dalam lajur 4 (empat) Lampiran 1 (satu) Keputusan ini.

KEDUA : Tim Penyelesaian Kerugian Negara sebagaimana dimaksud dalam lajur 4 (empat) Lampiran 1 (satu) keputusan ini, mempunyai tugas sebagaimana yang tercantum dalam lajur 2 (dua) Lampiran 2 (dua) keputusan ini.

KETIGA : Keputusan ini berlaku surut sejak tanggal 4 Januari 2010 sampai dengan tanggal 31 Desember 2010, dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Salinan yang syah sesuai dengan aslinya

Kementerian Riset dan Teknologi

Kepala Biro Hukum dan Humas,

Anny Sulaswatty

Ditetapkan di : Jakarta

Tanggal : 16 Februari 2010

SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

BENYAMIN LAKITAN

SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada Yth, :

1. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Departemen Keuangan RI; 2. Para Deputi Kementerian Riset dan Teknologi;

3. Para Kepala Biro, Inspektorat;

4. Disampaikan kepada yang bersangkutan.

(3)

Lampiran 1

KEPSESMENEGRISTEK

Nomor : /SM/Kp/II/2010 Tanggal : Februari 2010

TIM PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI TAHUN ANGGARAN 2010

NO NAMA NIP SEBAGAI

1 Benyamin Lakitan 19600615 198312 1 001 Ketua Tim

2 Mujianto 19590523 198603 1 002 Wakil Ketua

3 Djaswadin 19640723 199203 1 011 Sekretaris

4 Nasrudin Irawan 19620509 199001 1 001 Anggota

5 Arsiadi 19600215 198203 1 001 Anggota

6 Totok Suhartanto 19791006 200312 1 001 Anggota

7 Hendra Wijaya 19800701 200312 1 001 Anggota

Salinan yang syah sesuai dengan aslinya

Kementerian Riset dan Teknologi

Kepala Biro Hukum dan Humas,

TTD.

Anny Sulaswatty

Ditetapkan di : Jakarta

SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

BENYAMIN LAKITAN

DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS

(4)

Lampiran 2

KEPSESMENRISTEK

Nomor : /SM/Kp/II/2010 Tanggal : Februari 2010

TUGAS TIM PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI

TAHUN ANGGARAN 2010

NO T U G A S

1 Mengumpulkan, menatausahakan, menganalisa, dan mengevaluasi kasus Tuntutan Perbendaharaan (TP) dan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang diterima

2 Memberikan pendapat dan saran kepada Menteri Riset dan Teknologi dalam hal penyelesaian kasus-kasus kerugian negara termasuk penerbitan keputusan pembebanan, banding, pembebasan, penghapusan, hukuman disiplin, melimpahkan kepada Badan Peradilan dan atau Direktoral Jenderal Piutang dan Lelang Negara

3 Mengkoordinasikan pelaksanaan eksekusi TP dan TGR

4 Menyiapkan bahan laporan Menteri Riset dan Teknologi ke BPK RI tentang perkembangan penyelesaian kasus kerugian negara yang terjadi di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi

Salinan yang syah sesuai dengan aslinya

Kementerian Riset dan Teknologi

Kepala Biro Hukum dan Humas,

TTD.

Anny Sulaswatty

Ditetapkan di : Jakarta

SEKRETARIS MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

BENYAMIN LAKITAN

DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS

Referensi

Dokumen terkait

Namun beberapa para ahli hukum mendukung pemberian ganti rugi terhadap kerugian immateriil, dalam hal ini kerugian yang dimaksud untuk dikabulkan tuntutan hak ganti

Saldo Penyisihan Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) per 31 Desember 2014 dan 31 Desember 2013 adalah masing-masing sebesar

Untuk itu dilakukan upaya-upaya penyelesaian sengketa konsumen secara cepat atas gugatan maupun tuntutan ganti kerugian oleh konsumen terhadap produsen/pelaku usaha

Tuntutan Ganti Rugi yang selanjutnya disingkat TGR adalah suatu proses tuntutan terhadap Bendahara, Pegawai Bukan Bendahara, pejabat lain dengan tujuan menuntut penggantian

Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan kctentuan Pasal 16 Peraturan Mentcri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 1997 tentang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti

Dalam melakukan tugasnya, Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP- TGR) Keuangan dan Barang Daerah berpedoman kepada Instruksi Menteri Dalam

menolak gugatan ganti rugi immateriil ini ialah karena bahwa tuntutan ganti rugi oleh Bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah hanya atas nilai kerugian

Jadi di dalam penentuan standar ganti rugi hal-hal itulah yang menjadi pokok perhatian tim penilai atau penafsir tanah ganti kerugian.43 Pemberian ganti rugi oleh pemerintah terhadap