• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 509 Tahun 1961

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 509 Tahun 1961"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI SJDI HUKUM SEKRETARIAT NEGARA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NO. 509 TAHUN 1961

TENTANG

PEROBAHAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPBULIK INDONESIA No. 131 TAHUN 1961

KAMI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam pelaksanaan landreform masalah perkreditan mempunyai arti dan peranan yang penting;

b. Bahwa berhubungan dengan itu sudah sewajarnya bahwa BANK INDONESIA dan BANK KOPERASI TANI DAN NELAYAN masing-masing sebagai bank sentral dan bank yang khusus melayani masyarakat tani, ikut serta dalam pelaksanaan landreform tersebut; c. Bahwa karena itu Gubernur Bank Indonesia dan Presiden Direktur Bank

Koperasi, Tani dan Nelayan perlu duduk dalam Panitya Landreform Pusat dan Badan Pekerja Landreform Pusat sebagai dimaksud dalam keputusan kami no. 131 Tahun 1961 tanggal 15 April 1961;

d. Bahwa perlu pula diadakan penegasan tentang pejabat-pejabat yang mewakili beberapa Lembaga sebagai anggauta dari Panitya Landreform Pusat.

Mengingat : a. Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Dasar;

b. Pasal 2 Undang-undang Pokok Agraria (Undang-undang No. 5 tahun 1960/Lembaran Negara tahun 1960 No. 104);

c. Undang-undang No. 10 Prp Tahun 1960 (Lembaran Negara Tahun 1960 No. 131);

M E M U T U S K A N :

Menetapkan :

Kesatu : Menambah Kenggautaan Panitya Landreform Pusat sebagai tersebut dalam pasal 3 ayat 1 dari Keputusan Presiden No. 131 Tahun 1961 tanggal 15 April 1961 dengan:

a. Gubernur Bank Indonesia, dan

b. Presiden Direktur Bank Koperasi, Tani dan Nelayan;

Kedua : Menegaskan bahwa Anggauta-Anggauta: a. Wakil DEPERNAS;

b. Wakil D.P.R. – G.R.; c. Wakil Front Nasional;

dari panitya Landreform tersebut diatas adalah masing-masing: a. Ketua DEPERNAS;

b. Pimpinan D.P.R. – G.R.;

(2)

2

-PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI SJDI HUKUM

Ketiga : Menambah Keangautaan Badan Pekerja Panitya Landreform Pusat sebagai tersebut dalam pasal 3 ayat 2 dari Keputusan Presiden sebagai dimaksud diatas dengan:

Keempat : Keputusan ini berlaku mulai hari ditetapkan.

Ditetapkan di : Jakarta

Pada tanggal : 6 September 1961

PEJABAT PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd

(J. LEIMENA)

Sesuai dengan yang asli, PEJABAT SEKRETARIS NEGARA,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

(2) Direksi dapat menyerahkan kekuasaan mewakili tersebut dalam ayat (1) kepada seorang anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada seorang/beberapa

Dari dasar aktivitas tersebut dalam pasal 26 dapat ditarik garis yang jelas, bahwa tingkat kemajuan koperasi tidak ditentukan oleh besar kecilnya selisih lebih koperasi termaksud

Bank Rakyat Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 37) dan Peraturan Pemerintah No. 17) dengan ini dilebur kedalam Bank Koperasi, Tani dan Nelayan termaksud dalam

(2) Sisa Hasil Usaha setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota standing dengan jasa usaha yang dilakukan oleh, masing-masing anggota dengan Koperasi, serta

bahwa Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) dan Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (International Bank for Reconstruction

Arrangement concernant les recouverments 1957 (Persetujuan tentang penagihan uang 1957); bahwa Perjanjian dan Persetujuan-persetujuan tersebut perlu disetujui dengan undang-undang;

(2) Sisa hasil usaha setelah dikurangi dana cadangan ,dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan

(2) Sisa Hasil Usaha setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan Koperasi, serta