• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KABUPATEN BATANG SKPD DINAS KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMERINTAH KABUPATEN BATANG SKPD DINAS KESEHATAN"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1 2 3 4 5 6

1 PENDAPATAN 50.000.000,00 72.159.500,00 22.159.500,00 144,32

1.1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 50.000.000,00 72.159.500,00 22.159.500,00 144,32

1.1.1 Pendapatan Pajak Daerah - -

1.1.2 Pendapatan Retribusi Daerah 50.000.000,00 72.159.500,00 22.159.500,00 144,32

1.1.3 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang dipisahkan - -

1.1.4 Lain-lain PAD yang disahkan - -

- Jumlah Pendapatan 50.000.000,00 72.159.500,00 22.159.500,00 144,32

2 BELANJA 125.117.340.410,00 112.776.788.101,00 (12.340.552.309,00) 90,14

2.1 BELANJA OPERASI 116.505.602.496,00 106.347.939.102,00 (10.157.663.394,00) 91,28

2.1.1 Belanja Pegawai 74.282.825.382,00 73.215.996.978,00 (1.066.828.404,00) 98,56

Gaji dan Tunjangan PNS 52.927.108.997,00 52.508.316.404,00 (418.792.593,00) 99,21

Tambahan Penghasilan PNS 8.650.808.235,00 8.531.814.485,00 (118.993.750,00) 98,62

Honorarium PNS 8.637.205.000,00 8.241.517.630,00 (395.687.370,00) 95,42

Honorarium Non PNS 4.047.115.000,00 3.916.160.059,00 (130.954.941,00) 96,76

Uang Lembur 20.588.150,00 18.188.400,00 (2.399.750,00) 88,34

2.1.2 Belanja Barang 42.222.777.114,00 33.131.942.124,00 (9.090.834.990,00) 78,47

Bahan Pakai Habis 4.199.163.850,00 4.068.118.256,00 (131.045.594,00) 96,88

Bahan Material 3.329.202.744,00 2.958.242.763,00 (370.959.981,00) 88,86

Jasa Kantor 28.448.975.000,00 24.084.817.740,00 (4.364.157.260,00) 84,66

Premi Asuransi 108.200.000,00 89.142.507,00 (19.057.493,00) 82,39

Perawatan Kendaraan Bermotor 506.097.500,00 465.243.201,00 (40.854.299,00) 91,93

Cetak dan Penggandaan 148.216.500,00 128.574.500,00 (19.642.000,00) 86,75

Sewa 286.520.000,00 97.000.000,00 (189.520.000,00) 33,85

Makan Minum 499.675.000,00 356.117.500,00 (143.557.500,00) 71,27

Pakaian Dinas 8.250.000,00 8.250.000,00 - 100,00

Perjalanan Dinas 3.952.460.520,00 422.664.437,00 (3.529.796.083,00) 10,69

Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi, Bintek 5.400.000,00 5.400.000,00 - 100,00

Pemeliharaan 123.500.000,00 119.317.000,00 (4.183.000,00) 96,61

1

(3)

2.2.1 Belanja Tanah - -

2.2.2 Belanja Peralatan dan Mesin 4.201.830.000,00 4.049.324.599,00 (152.505.401,00) 96,37

Alat -Alat Berat - -

Alat -Alat Angkutan 1.250.000.000,00 1.240.538.340,00 (9.461.660,00) 99,24

Alat -alat Bengkel - -

Alat -alat Pertanian dan Peternakan - -

Alat -alat Kantor dan Rumah Tangga 373.146.000,00 370.975.000,00 (2.171.000,00) 99,42

Alat -alat Studio 44.104.000,00 44.000.000,00 (104.000,00) 99,76

Alat -alat Komunikasi - -

Alat -alat Ukur - -

Alat -alat Kedokteran 2.434.580.000,00 2.293.865.259,00 (140.714.741,00) 94,22

Alat -alat Laboratorium 100.000.000,00 99.946.000,00 (54.000,00) 99,95

Alat -alat Keamanan - -

2.2.3 Belanja Gedung dan Bangunan 1.614.365.200,00 1.467.027.900,00 (147.337.300,00) 90,87

Konstruksi/ Pembelian Bangunan 1.614.365.200,00 1.467.027.900,00 (147.337.300,00) 90,87

2.2.4 Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan 2.795.542.714,00 912.496.500,00 (1.883.046.214,00) 32,64

Konstruksi Jalan - -

Konstruksi Jembatan - -

Konstruksi Jaringan Air 2.795.542.714,00 912.496.500,00 (1.883.046.214,00) 32,64

Jumlah Belanja 125.117.340.410,00 112.776.788.101,00 (12.340.552.309,00) 90,14 Surplus/Defisit (125.067.340.410,00) (112.704.628.601,00) 12.362.711.809,00 90,12

2

(4)

2020 2019 Jumlah % ASET

ASET LANCAR

Kas di Kasda - - - - Deposito Berjangka - - - - Kas di Bendahara Pengeluaran - - - - Kas di Bendahara Penerimaan - - - - Kas di BLUD

Kas Lainnya -

Investasi Jangka Pendak - -

Piutang Pajak Daerah - - - - Piutang Retribusi - - - - Penyisihan Piutang - - - - Belanja Dibayar Dimuka - - - - Piutang Dana Perimbangan - - - - Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran - - - -

Bagian Lancar Tuntutan Ganti Rugi -

Piutang Lainnya - - - - PERSEDIAAN

Persediaan ATK 4.232.820,00 383.600,00 3.849.220,00 1.003,45 Persediaan Obat-obatan Medis 4.755.893.898,00 5.679.471.111,00 (923.577.213,00) (16,26) Persediaan Obat-Obatan Ternak - - - - Persediaan Benda Berharga - - - - Persediaan Rumah Tangga 694.000,00 25.000,00 669.000,00 2.676,00 Persediaan Lain-lain 352.458.874,00 352.458.874,00 - #DIV/0!

JUMLAH ASET LANCAR 5.113.279.592,00 5.679.879.711,00 (566.600.119,00) (9,98) INVESTASI JANGKA PANJANG

Investasi Non Permanen

Piutang- Modal Bergulir Penanaman Bibit - - - - Piutang- Modal Bergulir Pengembangan Usaha Ternak - - - - Piutang- Modal Bergulir Peningkatan Pendpt Petani - - - - Piutang- Modal Bergulir Gaduan Sapi - - - - Piutang- Modal Bergulir Gaduhan Kambing - - - Investasi Permanen

Penyertaan Pada BPD Jateng - - - - Penyertaan Pada Perusahaan Daerah - - - - Penyertaan Pada BPR/BKK - - - - Penyertaan Pada Koperasi Batang Cemerlang - - - - Akumulasi Penyisihan Piutang Invs Jangka Panjang - - - - JUMLAH INVESTASI JANGKA PANJANG - - - - ASET TETAP

Tanah 1.429.342.000,00 1.429.342.000,00 - -

Tanah 1.429.342.000,00 1.429.342.000,00 - -

Peralatan dan Mesin 13.786.892.405,66 14.294.431.150,66 (507.538.745,00) (3,55) Alat -alat Besar 266.462.000,00 266.462.000,00 - - Alat -alat Angkutan 5.077.302.695,00 4.493.656.395,00 583.646.300,00 12,99 Alat -alat Bengkel dan Ukur - - - - Alat -alat Pertanian dan Peternakan - - - - Alat -alat Kantor dan Rumah Tangga 5.228.517.090,00 4.888.941.865,00 339.575.225,00 6,95 Alat Studio dan Alat Komunikasi 565.438.019,66 577.527.244,66 (12.089.225,00) (2,09) Alat -alat Kedokteran 1.756.568.501,00 3.313.090.546,00 (1.556.522.045,00) (46,98) Alat -alat Laboratorium 766.951.100,00 716.193.100,00 50.758.000,00 7,09 Alat - alat Keamanan 125.653.000,00 38.560.000,00 87.093.000,00 225,86 Gedung dan Bangunan 7.857.590.805,00 6.843.823.405,00 1.013.767.400,00 14,81 Bangunan Gedung 7.323.876.605,00 6.831.096.405,00 492.780.200,00 7,21 Bangunan Monumen 533.714.200,00 12.727.000,00 520.987.200,00 4.093,56 Jalan, Irigasi dan Jaringan 250.461.831,00 250.461.831,00 - - Jalan dan Jembatan 49.950.531,00 49.950.531,00 - - Bangunan air - - - - Instalasi 95.436.300,00 95.436.300,00 - -

Jaringan 105.075.000,00 105.075.000,00 - -

Aset Tetap Lainnya 112.158.610,00 112.158.610,00 - - Buku dan Kepustakaan 112.158.610,00 112.158.610,00 - - Barang Bercorak Seni, Kebudayaan - - - - Hewan/ Ternak dan Tumbuhan - - - - Konstruksi Dalam Pengerjaan 615.938.487,00 615.938.487,00 - -

(5)

2020 2019 Jumlah % Konstruksi Dalam Pengerjaan 615.938.487,00 615.938.487,00 - - Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (10.980.863.210,66) (9.595.830.591,66) (1.385.032.619,00) 14,43 JUMLAH ASET TETAP 13.071.520.928,00 13.950.324.892,00 (878.803.964,00) (6,30) DANA CADANGAN

Dana Cadangan - - - - JUMLAH DANA CADANGAN - - - - ASET LAINNYA

Tagihan Penjualan Angsuran-Penjualan kios - - - - Piutang TPTGR - - - -

Kemitraan dengan Pihak Ketiga - -

Piutang Retribusi - - -

Aset Tak Berwujud 89.177.000,00 89.177.000,00 -

Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud (76.996.333,33) (13.376.550,00) -

Aset Lain-lain 348.157.100,00 389.514.600,00 -

JUMLAH ASET LAINNYA 360.337.766,67 465.315.050,00 - - JUMLAH ASET 18.545.138.286,67 20.095.519.653,00 (1.445.404.083,00) (7,19) KEWAJIBAN

KEWAJIBAN JANGKA PENDEK

Hutang Perhitungan Pihak Ketiga (PFK) - - - - Hutang Bunga - - - - Bagian Lancar Hutang Jk Panjang - - - - Pendapatan Diterima Dimuka - - - - Hutang Belanja 815.800.649,00 7.087.119.068,00 (6.271.318.419,00) (88,49) Hutang Jangka Pendek Lainnya - - - - JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 815.800.649,00 7.087.119.068,00 (6.271.318.419,00) (88,49) KEWAJIBAN JANGKA PANJANG

Hutang Jk Panjang Lainnya - - - - JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PANJANG - - - -

JUMLAH KEWAJIBAN 815.800.649,00 7.087.119.068,00 (6.271.318.419,00) (88,49) EKUITAS

EKUITAS 17.729.337.637,67 13.008.400.585,00 4.720.937.052,67 36,29

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 18.545.138.286,67 20.095.519.653,00 (1.550.381.366,33) (7,72)

-

(6)

PENDAPATAN ASLI DAERAH

Pendapatan Pajak Daerah - -

Pendapatan Retribusi Daerah 72.159.500,00 64.902.500,00 7.257.000,00 111,18 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan - -

Pendapatan Asli Daerah Lainnya - -

Jumlah Pendapatan Asli Daerah 72.159.500,00 64.902.500,00 7.257.000,00 111,18

PENDAPATAN TRANSFER

Transfer Pemerintah Pusat - Dana Perimbangan

Dana Bagi Hasil Pajak - -

Dana Bagi Hasil Bukan Pajak - -

Dana Alokasi Umum - 2.298.658.000,00 (2.298.658.000,00) -

Dana Alokasi Khusus - -

Jumlah Pendapatan Transfer Dana Perimbangan - 2.298.658.000,00 (2.298.658.000,00) - Jumlah Pendapatan Transfer - 2.298.658.000,00 (2.298.658.000,00) -

LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH

Pendapatan Hibah 2.657.689.528,00 - 2.657.689.528,00 -

Pendapatan Dana Darurat - -

Pendapatan Lainnya - -

Jumlah Lain-lain Pendapatan yang Sah 2.657.689.528,00 - 2.657.689.528,00 - JUMLAH PENDAPATAN 2.729.849.028,00 2.363.560.500,00 366.288.528,00 115,50

BEBAN

Beban Pegawai 61.148.295.953,00 59.193.817.182,00 1.954.478.771,00 103,30 Beban Persediaan 10.306.571.666,00 7.720.350.239,00 2.586.221.427,00 133,50 Beban Jasa 31.010.230.509,00 25.369.386.253,00 5.640.844.256,00 122,23 Beban Pemeliharaan 584.560.201,00 483.191.937,00 101.368.264,00 120,98 Beban Perjalanan Dinas 422.664.437,00 748.730.691,00 (326.066.254,00) 56,45 Beban Bunga - - - Beban Subsidi - - - Beban Hibah 30.000.000,00 60.800.000,00 (30.800.000,00) 49,34 Beban Bantuan Sosial - - - Beban Penyusutan dan Amortisasi 1.556.167.539,00 1.524.145.003,00 32.022.536,00 102,10 Beban Penyisihan Piutang - - -

Beban Transfer - -

JUMLAH BEBAN 105.058.490.305,00 95.100.421.305,00 9.958.069.000,00 110,47

SURPLUS/DEFISIT DARI OPERASI (102.328.641.277,00) (92.736.860.805,00) (9.591.780.472,00) 110,34

SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL

Surplus Penjualan Aset Non Lancar - - - Surplus Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang - - - Defisit Penjualan Aset Non Lancar - - - Defisit Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang - - - Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional Lainnya - - - JUMLAH SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL - - - - SURPLUS/DEFISIT SEBELUM POS LUAR BIASA (102.328.641.277,00) (92.736.860.805,00) (9.591.780.472,00) 110,34

POS LUAR BIASA

Pendapatan Luar Biasa - -

Beban Luar Biasa - - - POS LUAR BIASA - - - -

SURPLUS/DEFISIT-LO (102.328.641.277,00) (92.736.860.805,00) (9.591.780.472,00) 110,34

(7)

1 13.008.400.585,00 33.234.420.300,00

2SURPLUS/DEFISIT-LO

(102.328.641.277,00)

(92.736.860.805,00)

3DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN/KESALAHAN MENDASAR :

4KOREKSI NILAI PERUBAHAN

(68.434.758,33)

5SELISIH REVALUASI ASET TETAP

6KOREKSI EKUITAS LAINNYA

107.118.013.088,00

72.510.841.090,00

7EKUITAS AKHIR 17.729.337.637,67 13.008.400.585,00

(8)

2 Kas di Bendahara Pengeluaran Tahun Sebelumnya 3 Kas di Bendahara Pengeluaran Tahun Berjalan 4 Kas di Bendahara Penerimaan Tahun Sebelumnya 5 Kas di Bendahara Penerimaan Tahun Berjalan 6 Kas Lainnya Tahun Sebelumnya

7 Kas Lainnya Tahun Berjalan 8 Piutang

9 Penyisihan Piutang 10 Belanja Dibayar Dimuka 11 Persediaan

12 Investasi Jangka Pendek

13 Investasi Permanen dan Non Pemanen 14 Penambahan AT dari APBN

15 Penambahan AT dari APBD I 16 Penambahan AT dari Hibah 17 Penambahan AT dari Koreksi

18 Penambahan AT dari Mutasi SKPD Lain 19 Penambahan AT dari Belanja Jasa

20 Penambahan AT dari Pindahan Antar Rekening 3.271.028.596,00 127.935.031,00 21 Pengurangan AT karena Penghapusan

22 Pengurangan AT karena Mutasi ke SKPD Lain (5.762.564.408,00) (27.311.214.074,00) 23 Pengurangan AT karena Hibah

24 Pengurangan AT karena Koreksi 25 Pengurangan AT karena Rusak Berat

26 Pengurangan AT karena Extracountable -

27 Pengurangan AT karena Pindahan antar Rekening (3.271.029.596,00) (127.935.031,00) 28 Penambahan Aset Lainnya

29 Pengurangan Aset Lainnya

30 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT yg dihapuskan

31 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT ke SKPD Lain 175.949.895,00 1.769.192.880,00 32 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT dari SKPD Lain

33 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT yang diHibahkan 34 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT ke Aset Lainnya

35 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT yg doble catat/ lebih catat 14.200.833,00

36 Perhitungan Akumulasi Penyusutan AT yg kurang catat (2.312.072,00)

37 Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud 38 Hutang Perhitungan Pihak Ketiga (PFK) 39 Pendapatan Diterima di Muka

40 Hutang Belanja

41 Hutang Jangka Pendek Lainnya 42 Hibah Aset Tetap PPKD 43 Surplus/Defisit Penjualan AT 44 Pembulatan Koma

JUMLAH 107.118.013.088,00 72.510.841.090,00

(9)

1

PEMERINTAH KABUPATEN BATANG CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TAHUN ANGGARAN 2020 SKPD DINAS KESEHATAN

BAB I PENDAHULUAN

Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, pasal 232 dan pasal 294, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Laporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Bab,II pasal 2 dan Peraturan Bupati Batang Nomor 69 Tahun 201 9 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 20 20 diamanatkan bahwa setiap Entitas Akuntansi wajib menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja SKPD.

SKPD yg tugas pokok dan fung sinya melaksanakan urusan wajib kesehatan dan tugas pembantuan yang diberikan Pemer intah Pusat atau Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dibidang kesehatan , adalah merupakan entitas akuntansi yang wajib menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan. Laporan keuangan tersebut terdiri da ri : Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.

Laporan Realisasi Anggaran menyajikan realisasi pendapatan LRA, belanja, dan pembiayaan yang diperbandingkan dengan anggarannya dan dengan realisasi periode sebelumnya. Neraca menyajikan asset, utang, dan ekuitas yang diperbandingkan dengan periode sebelumnya.

Laporan operasional menyajikan pendapatan LO dan beban, yang diperbandingkan dengan periode sebelumnya. Laporan perubahan ekuitas menyajikan ekuitas awal dan data perubah an ekuitas periode berjalan yang salah satunya diperoleh dari laporan operasional (LO) . Laporan Perubahan Ekuitas ini akan menggambarkan pergerakan ekuitas SKPD.

Guna menghindari kesalah pahaman dalam membaca laporan keuangan, perlu dibuat catatan atas la poran keuangan yang berisi informasi untuk memudahkan pengguna dalam memahami Laporan keuangan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan dimaksud adalah bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan yang menyajikan informasi tentang penjelasan pos -pos lapor an keuangan dalam rangka pengungkapan yang memadai.

1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan

Maksud Laporan Keuangan SKPD Dinas Kesehatan yang

meliputi semua laporan dan berbagai penjelasannya yang mengikuti

laporan tersebut adalah sebagai bentuk petangungjawaban

pengelolaan keuangan SKPD Din as Kesehatan Kabupaten Batang

selama satu periode tahun anggaran 20 20.

(10)

2 Tujuan Penyusunan Laporan Keu angan adalah untuk dapat menyajikan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna dalam menilai akuntabilitas ekonomi, sosial, maupun politik, berupa posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan selama satu periode pelaporan tahun Anggaran 20 20.

2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan

Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2020 disusun berdasarkan:

a. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang Dengan Mengubah Undang-undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2757);

b. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

c. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4355);

d. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

e. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

f. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah

beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang

Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015

Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

(11)

3 g. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1988 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Pekalongan, Kabupaten Daerah Tingkat II Pekalongan dan Kabupaten Daerah Tingkat II Batang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1988 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3381);

h. Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 4028);

i. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 4575);

j. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4578);

k. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 4614);

l. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4693);

m. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 110);

n. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165);

o. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 5 );

p. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas

Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan

Badan Layanan Umum;

(12)

4 q. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

r. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 248, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6279):

s. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

t. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1425);

u. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah;

v. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 123 Tahun 2018 tentang Perubahan keempat atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD;

w. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2020;

x. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pokok- Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2017 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Batang Nomor 9);

y. Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah ( Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2017 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Batang Nomor 10);

z. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 14 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2020 (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2019 Nomor

14);

aa. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Batang Tahun Anggaran

2020 (Berita Daerah Kabupaten Batang tahun 2020 Nomor7);

(13)

5 bb. Peraturan Bupati Batang Nomor 73 tahun 2020 tentang Sistem Akuntansi Pemerintahan Kabupaten Batang ( Berita Daerah Kabupaten Batang Tahun 2015 Nomor 69 );

cc. Peraturan Bupati Batang Nomor 69 Tahun 2019 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2020 ( Berita Daerah Kabupaten Batang tahun 2020 Nomor 69 );

dd. Peraturan Bupati Batang Nomor 67 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Batang tahun 2020 (Berita Daerah Kabupaten Batang tahun 2020 Nomor 67);

ee. Peraturan Bupati Batang Nomor 69 tahun 2020 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Batang tahun anggaran 2020 (Berita Daerah Kabupaten Batang tahun 2020 Nomor 69).

ff. Peraturan Bupati Batang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintahan Kabupaten Batang ( Berita Daerah Kabupaten Batang Tahun 2019 Nomor 13 );

3. Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan

Catatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Batang Tahun 2020 memuat penjelasan dan atau catatan atas laporan keuangan dalam periode Tahun Anggaran 2020 yang disusun dengan sistematika sebagai berikut:

Bab I

Pendahuluan

1.1. Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Keuangan 1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan 1.3. Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan.

Bab II

Ikhtisar Pencapaian Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah 2.1.Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan

2.2. Hambatan dan kendala yang ada dalam pencapaian target yang telah ditetapkan.

Bab III Penjelasan Pos-pos Laporan Keuangan

3.1. Laporan Realisasi Anggaran

3.1.1 Pendapatan LRA 3.1.2 Belanja

3.2. Neraca

3.2.1. Aset

(14)

6 3.2.2. Kewajiban

3.2.3. Ekuitas 3.3. . Laporan Operasional

3.3.1. Pendapatan LO 3.3.2. Beban

3.3.3. Surplus / Defisit Kegiatan Operasional 3.4. Laporan Perubahan Ekuitas

3.4.1. Ekuitas Awal 3.4.2. Surplus / Defisit LO

3.4.3. Koreksi Kesalahan Mendasar 3.4.4. Ekuitas Akhir

Bab IV Penjelasan atas Informasi – informasi Non Keuangan.

Bab V

Penutup.

(15)

7

BAB II

IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN

1. Iktisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan

Realisasi pencapaian target kinerja keuangan menurut urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Batang diklasifikasikan menjadi urusan wajib dan pilihan, dan di sajikan secara ringkas pada tabel realisasi pendapatan dan realisasi belanja.

R E A L I S A S I P E N D A P A T A N U R U S A N P E M E R I N T A H A N B E R D A S A R K A N K L A S I F I K A S I U R U S A N W A J I B D A N P I L I H A N

S K P D D I N A S K E S E H A T A N T A H U N 2 0 2 0

N O R E K

U R U S A N J U M L A H

A N G G A R A N R E A L I S A S I

S E L I S I H ( R p ) ( % )

1 W A J I B 5 0 . 0 0 0 . 0 0 0 7 2 . 1 5 9 . 5 0 0 2 2 . 1 5 9 . 5 0 0 , 0 0 1 4 4 , 3 2 %

2 P I L I H A N J U M L A H

2. Hambatan dan Kendala yang ada dalam Pencapaian Target yang Telah Ditetapkan

Hambatan dan kendala yang ada dalam pencapaian target urusan umum pemerintahan pada SKPD

Dinas Kesehatan

Kabupaten Batang yang telah ditetapkan, adalah sebagai berikut:

a. Pendapatan

Pendapatan melebihi target disebabkan karena : ( Diberi penjelasan yang lebih dari 10%)

1) Pendapatan Dinas Kesehatan yang berasal dari laborat sangat optimal karena alat pendukung yang memeuhi.

2) Jumlah sampel yang diperiksa mengalami peningkatan.

3) Adanya tambahan SDM Tenaga Laborat.

R E A L I S A S I B E L A N J A U R U S A N P E M E R I N T A H A N B E R D A S A R K A N K L A S I F I K A S I U R U S A N W A J I B D A N P I L I H A N

S K P D D I N A S K E S E H A T A N T A H U N 2 0 2 0 N O

R E K N A M A S A T K E R A N G G A R A N R E A L I S A S I S E L I S I H %

0 1 U R U S A N W A J I B 1 2 5 . 1 1 7 . 3 4 0 . 4 1 0 1 1 2 . 7 7 6 . 7 8 8 . 1 0 1 ( 1 2 . 3 4 0 . 5 5 2 . 3 0 9 ) 9 0 , 1 4 % 0 2

U R U S A N P I L I H A N J U M L A H

(16)

8 b. Belanja

Belanja tidak terserap ( yang realisasinya dibawah 90%) disebabkan karena :

1) Kurang dapat mengimplementasikan peraturan perundangan yang tiap tahun mengalami perubahan.

2) Banyaknya APBD yang realisasinya menumpuk pada triwulan IV (empat)

3) Adanya Pandemi Covid 19 yang mengakibatkan pembatasan kegiatan.

4) Adanya refocusing anggaran dan kegiatan akan dilaksanakan di tahun

2021

(17)

9

BAB III

PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN SKPD DINAS KESEHATAN

Bab ini membahas secara rinci mengenai akun-akun yang terdapat pada laporan keuangan yang terdiri dari : Laporan Realisasi Anggaran, Neraca , Laporan Operasional dan Laporan Perubahan Ekuitas.

1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Realisasi Anggaran terdiri atas akun Pendapatan - LRA dan Belanja .

Uraian selengkapnya masing-masing akun laporan realisasi anggaran adalah sebagai berikut :

a. PENDAPATAN L RA

P en d ap atan L R A ad alah sem u a p en erim aan r ek en in g u mu m k as d aerah y an g m en am b ah S aldo A ng g aran leb ih p ad a p erio d e an gg aran y ang b ersan g k u tan y ang m en jad i h ak p em erin tah d aerah d an tid ak p erlu d ib ay ar k em b ali o leh P em erin tah D aerah . P en g aku an p end ap atan – LRA m en g gu n ak an b asis k as,

1) Pendapatan Asli Daerah

Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri atas: 1) pendapatan pajak daerah; 2) retribusi daerah; 3) hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan; dan 4) lain- lain PAD yang sah.

Realisasi PAD Tahun 2020 serta perbandingannya dengan realisasi Tahun 2019 adalah sebagai berikut:

Berdasarkan rincian di atas terlihat bahwa bila dibandingkan dengan anggarannya, realisasi PAD Tahun 2020 lebih besar Rp. 22.159.500,00 atau 44,32 %. Pendapatan melebihi target karena adanya tambahan SDM Tenaga Laborat yang bisa mengoptimalkan pendapatan.

Sedangkan bila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2019, realisasi PAD Tahun 2020 lebih besar Rp. 7.257.000,00 atau meningkat 11,18 % disebabkan karena adanya tambahan SDM yang mengakibatkan jumlah sampel yang diperiksa mengalami peningkatan.

2019 Pendapatan Asli Daerah Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (Rp) 1 Pajak Daerah - -

2 Hasil Retribusi Daerah 50.000.000,00 72.159.500,00 64.902.500,00 3 Hasil Pengelolaan

Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

- -

4 Lain-lain PAD yang Sah - - 50.000.000,00

72.159.500,00 64.902.500,00 2020

(18)

10

2) Belanja

B elan ja ad alah sem u a P en g elu aran dari rek en in g K as D aerah y an g m en gu ran g i sald o an gg aran leb ih d alam p erio d e tah u n ang g aran y an g b ersan g k u tan y ang tid ak akan d ip ero leh p em b ay aran n y a k em b ali o leh P em erin tah D aerah .

A n gg aran d an realis asi b el an ja S K P D Dinas Kesehatan tah u n 20 20 ad alah seb ag ai b erik u t :

B erd asark an rin cian d i atas d ib an d ingk an d en g an ang g aran n y a, real is asi b el an ja tah u n 20 20 leb ih ren d ah R p . 12 .3 40 . 55 2. 30 9 ,0 0 atau 9 , 8 6 % . S ed ang k an b ila d ib an d ing k an d eng an realis asi b elan j a tah u n 20 1 9 m ak a realis asi b elan ja t ah u n 20 20 n aik seb esar R p . 1 4 .6 70 . 91 2. 07 8 ,0 0 atau 14 ,9 5 % . Perb an d in g an realisa si b el an j a S K P D Dinas Kesehatan tah u n 20 20 d en gan reali sa si t ah u n 2 01 9 ad alah seb ag ai b erik u t :

B erik u t

penjelasan untuk masing -masing kelompok belanja

a) Belanja Operasi

Belanja operasi meliputi pengeluaran untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah yang memberikan manfaat jangka pendek.

Belanja Operasi terdiri atas belanja pegawai, belanja barang, belanja bunga, belanja bantuan sosial, dan belanja bantuan keuangan. Belanja operasi SKPD Dinas Kesehatan meliputi belanja pegawai dan belanja barang dengan rincian sebagai berikut:

2019 Belanja Operasi: Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (Rp) Belanja Pegawai 74.282.825.382,00 73.215.996.978,00 62.920.522.657,00 Belanja Barang 42.222.777.114,00 33.131.942.124,00 23.310.603.392,00

116.505.602.496,00

106.347.939.102,00 86.231.126.049,00

2020

NO URAIAN Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) selisih (Rp) % 1 BELANJA OPERASI 116.505.602.496,00 106.347.939.102,00 (10.157.663.394,00) 91,28%

2 BELANJA MODAL 8.611.737.914,00 6.428.848.999,00 (2.182.888.915,00) 74,65%

JUMLAH 125.117.340.410,00 112.776.788.101,00 (12.340.552.309,00) 90,14%

2019

NO URAIAN Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (Rp) % 1 Belanja Operasi 116.505.602.496,00 106.347.939.102,00 86.231.126.049,00 123,33%

2 Belanja Modal 8.611.737.914,00 6.428.848.999,00 11.874.749.974,00 54,14%

JUMLAH 125.117.340.410,00 112.776.788.101,00 98.105.876.023,00 114,95%

2020

(19)

11

Dibandingkan dengan anggarannya, realisasi belanja operasi Tahun 2020 lebih rendah Rp. 10.157.663.394,00 atau 8,72 %. Sedangkan bila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2019, realisasi belanja operasi Tahun 2020 lebih besar Rp.

20.116.813.053,00 atau 23,33 %.

(1) Belanja Pegawai

Belanja pegawai terdiri atas belanja langsung dan belanja tidak langsung dengan rincian anggaran dan realisasi Tahun Anggaran 2020 sebagai berikut:

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa realisasi belanja pegawai tahun 2020 sebesar Rp. 73.215.996.978,00 ( 98,56 % ) dengan sisa anggaran sebesar Rp. 1.066.828.404,00 ( 1,44 %). Realisasi belanja pegawai yang tidak terkait dengan pelaksanaan program dan kegiatan sebesar Rp. 61.040.130.889,00 diantaranya diperuntukkan bagi pembayaran gaji dan tunjangan PNS dan CPNS.

Realisasi belanja pegawai yang terkait dengan pelaksanaan program dan kegiatan sebesar Rp. 12.175.866.089,00, diantaranya dalam bentuk honorarium PNS, Honorarium Non PNS dan Uang Lembur.

(2) Belanja Barang

Anggaran dan realisasi belanja barang Tahun Anggaran 2020 adalah sebagai berikut :

Belanja Pegawai: Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % Lebih/(Kurang) % Be lanja Tidak Langsung:

Gaji dan T unjangan 52.927.108.997,00 52.508.316.404,00 99,21 (418.792.593,00) (0,79) T ambahan Penghasilan PNS 8.650.808.235,00 8.531.814.485,00 98,62 (118.993.750,00) (1,38)

61.577.917.232,00

61.040.130.889,00 99,13 (537.786.343,00) (0,87) Be lanja Langsung:

Honorarium PNS 8.637.205.000,00 8.241.517.630,00 95,42 (395.687.370,00) (4,58) Honorarium Non PNS 4.047.115.000,00 3.916.160.059,00 96,76 (130.954.941,00) (3,24) Uang Lembur 20.588.150,00 18.188.400,00 88,34 (2.399.750,00) (11,66)

Belanja pegawai BLUD #DIV/0! #DIV/0!

12.704.908.150,00

12.175.866.089,00 95,84 (529.042.061,00) (4,16)

74.282.825.382,00

73.215.996.978,00 98,56 (1.066.828.404,00) (1,44)

(20)

12

Berdasarkan tabel tersebut menunjukkan bahwa belanja barang pada tahun 2020 direalisasikan sebesar Rp. 33.131.942.124,00 atau 78,47 % dari anggaran yang telah ditetapkan dengan sisa anggaran sebesar Rp.

9.090.843.990,00 atau 21,53 %.

Berikut kami sampaikan penjelasan masing-masing belanja barang sebagai berikut :

(a) Belanja jasa kantor tidak terserap sebesar Rp. 4.364.157.260,00 dikarenaka adanya sisa estimasi kenaikan tarif BPJS, sisa pembayaran jaminan persalinan dan sisa lelang jasa pengamanan dan cleaning service (b) Belanja Premi Asuransi tidak terserap sebesar Rp. 19.642.000,00 dikarenakan adanya sisa belanja premi asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan tenaga call center 119 Si Slamet

(c) Belanja Sewa Gedung tidak terserap sebesar Rp. 189.520.000,00

dikarenakan

Adanya Pandemi Covid 19 yang

mengakibatkan pembatasan kegiatan

(d) Belanja Makan Minum tidak terserap sebesar Rp. 143.557.500,00

dikarenakan

Adanya Pandemi Covid 19 yang

mengakibatkan pembatasan kegiatan

Belanja Barang: Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % Lebih/(Kurang) %

Belanja Bahan Pakai Habis 4.199.163.850,00 4.068.118.256,00 96,88 (131.045.594,00) (3,12) Belanja Bahan/Material 3.329.202.744,00 2.958.242.763,00 88,86 (370.959.981,00) (11,14) Belanja Jasa Kantor 28.448.975.000,00 24.084.817.740,00 84,66 (4.364.157.260,00) (15,34) Belanja Premi Asuransi 108.200.000,00 89.142.507,00 82,39 (19.057.493,00) (17,61) Belanja Perawatan Kendaraan

Bermotor 506.097.500,00 465.243.201,00 91,93 (40.854.299,00) (8,07) Belanja Cetak Dan Penggandaan 148.216.500,00 128.574.500,00 86,75 (19.642.000,00) (13,25) Belanja Sewa

Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 286.520.000,00 97.000.000,00 33,85 (189.520.000,00) (66,15) Belanja Makan Minum 499.675.000,00 356.117.500,00 71,27 (143.557.500,00) (28,73) Belanja Pakaian Dinas Dan

Atributnya 8.250.000,00 8.250.000,00 100,00 - - Belanja Perjalanan Dinas 3.952.460.520,00 422.664.437,00 10,69 (3.529.796.083,00) (89,31) Belanja Kursus, Pelatihan,

Sosialisasi Dan Bimbingan Teknis PNS

5.400.000,00

5.400.000,00 100,00 - -

Belanja perjalanan pindah tugas - - #DIV/0!

Belanja Pemeliharaan 123.500.000,00 119.317.000,00 96,61 (4.183.000,00) (3,39) Belanja Jasa konsultasi 132.266.000,00 127.633.220,00 96,50 (4.632.780,00) (3,50) Belanja Barang yang Akan

Diserahkan kepada Masyarakat/Pihak Ketiga

89.650.000,00

55.921.000,00 62,38 (33.729.000,00) (37,62)

Uang untuk diberikan kpd

masy/pihak ketiga 30.000.000,00 30.000.000,00 100,00 - - Belanja jasa narasumber

/instruktur/tenaga ahli/pembicara 355.200.000,00 115.500.000,00 32,52 (239.700.000,00) (67,48) Jumlah 42.222.777.114,00 33.131.942.124,00 78,47 (9.090.834.990,00) (21,53)

(21)

13

(e) Belanja Perjalanan Dinas tidak terserap sebesar Rp. 3.529.796.083,00

dikarenakan

Adanya Pandemi Covid 19 yang

mengakibatkan pembatasan kegiatan dan SILPA DAK Non Fisik yang harus dianggarkan di tahun berikutnya

(f) Belanja Belanja Barang yang Akan Diserahkan Kepada

Masyarakat/Pihak Ketiga tidak terserap sebesar Rp. 33.729.000,00 dikarenakan

Adanya Belanja Kacamata Untuk Siswa tidak dilaksankan karena proses pembelajaran tidak tatap muka

(g) Belanja Jasa Narasumber /Instruktur/ Tenaga Ahli/ Pembicara / Praktisi/

Pakar tidak terserap sebesar Rp. 239.700.000,00 dikarenakan Adanya Pandemi Covid 19 yang mengakibatkan pembatasan kegiatan

(3) BElANJA MODAL

Belanja modal mencakup pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi.

Belanja Modal meliputi belanja modal untuk perolehan tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan serta aset tetap lainnya yang terdiri atas:

Dibandingkan dengan anggarannya, realisasi belanja modal Tahun 2020 lebih rendah Rp. (2.182.888.915,00) atau 25,35 %.

Sedangkan bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2019, realisasi belanja modal Tahun 2020 lebih rendah Rp. 5.445.900.975,00 atau 45,86 %.

Realisasi belanja modal sudah termasuk biaya – biaya yang berhubungan langsung dengan perolehan aktiva tetap .

Realisasi belanja modal berdasarkan obyek belanja disajikan pada tabel berikut:

Tahun 2019 Belanja Modal: Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (Rp) Belanja Tanah - -

Belanja Peralatan dan Mesin 4.201.830.000,00 4.049.324.599,00 3.696.802.207,00 Belanja Gedung dan Bangunan 1.614.365.200,00 1.467.027.900,00 8.177.947.767,00 Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan 2.795.542.714,00 912.496.500,00

Belanja Aset Tetap Lainnya - - Belanja Aset Lainnya

8.611.737.914,00

6.428.848.999,00 11.874.749.974,00 Tahun 2020

(22)

14

B erik u t kami sam p aik an p en jelasan real is asi m as in g -m asin g b elan ja m o d al d ib an d ing k an d en gan an g g aran ny a seb ag ai b erik u t :

(1) Belanja Modal Peralatan dan Mesin :

(a) Belanja modal pengadaan alat-alat angkutan terserap (b) Belanja modal alat-alat kantor dan rumah tangga terserap (c) Belanja modal alat -alat studio terserap

(d) Belanja modal alat-alat Kedokteran terserap (e) Belanja modal alat-alat laboratorium terserap

(2) Belanja Modal Pengadaan konstruksi/pembelian bangunan terserap (3) Belanja modal Jalan, Irigasi dan Jaringan :

a) Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Jaringan Air tidak terserap sebesar Rp. 1.883.046.214,00 (67,36 %) dikarenakan ada kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan karena anggaran di refocusing covid dan akan dilaksanakan tahun 2021

Belanja Modal Pengadaan Tanah #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal Peralatan dan Mesin : #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal pengadaan alat-alat berat #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal pengadaan alat-alat angkutan 1.250.000.000 1.240.538.340 99,24 (9.461.660) (0,76) Belanja Modal Pengadaan alat-alat bengkel #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal pengadaan alat pertanian dan peternakan

#DIV/0!

- #DIV/0!

Belanja Modal pengadaan alat-alat kantot rumah

tangga 373.146.000 370.975.000

99,42

(2.171.000)

(0,58)

Belanja Modal pengadaan alat-alat studio 44.104.000 44.000.000 99,76 (104.000) (0,24) Belanja Modal Pengadaan alat-alat komunikasi #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal Pengadaan alat-alat ukur #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal pengadaan alat-alat kedokteran 2.434.580.000 2.293.865.259 94,22 (140.714.741) (5,78) Belanja Modal pengadaan alat-alat laboratorium 100.000.000 99.946.000 99,95 (54.000) (0,05) Belanja Modal pengadaan alat-alat

persenjataan/keamanan

#DIV/0!

-

#DIV/0!

4.201.830.000 4.049.324.599 96,37 (152.505.401) (3,63) Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian

Bangunan

#DIV/0!

1.614.365.200 1.467.027.900 90,87 (147.337.300) (9,13) Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan:

Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Jalan

Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Jembatan #DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Jaringan Air 2.795.542.714 912.496.500 32,64 ############ (67,36) Belanja Modal Pengadaan Penerangan Jalan, T aman

Dan Hutan Kota

-

Belanja Modal Pengadaan Instalasi Listrik Dan T elepon

#DIV/0! - #DIV/0!

2.795.542.714 912.496.500 32,64 ############ (67,36) Belanja Modal Aset Tetap Lainnya:

Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan Belanja Modal Pengadaan Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan

Belanja Modal Pengadaan Hewan/T ernak Dan T anaman

#DIV/0! - #DIV/0!

#DIV/0! - #DIV/0!

Belanja Modal Aset Lainnya #DIV/0! - #DIV/0!

Jumlah Belanja Modal 8.611.737.914 6.428.848.999 74,65 ############ (25,35)

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan target yang diharapkan dalam kegiatan pelatihan penulisan proposal penelitian eksperimen adalah (1) peserta memiliki pengetahuan tentang Penelitian

Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah berupa data hasil belajar siswa yang diberikan perlakuan pada dua kelompok sampel yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas

Pada Tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Grobogan menerima Tugas Pembantuan dan Urusan Bersama dari Pemerintah Pusat, melalui 6 (enam) Kementerian, yang meliputi:

JCI mencoba breakout Resistance 5.987, bila berhasil berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.027 dan 6.050. Namun, bila JCI tidak berhasil breakout

(3) Bagaimanakah upaya guru dalam pembinaan perilaku disiplin Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Mubarokah di Desa Boro Kec. Adapun yang menjadi tujuan

Permasalahan adanya limpasan gelombang yang melampaui bangunan Seawall dan menerpa pemukiman membutuhkan suatu analisis secara teoritis secara lebih tepat dengan suatu

Dengan penelitian ini diharapkan dapat diketahui pengaruh penggunaan atau konsumsi bahan bakar pada kendaraan barang dengan muatan berlebih yang berdampak pada

Pada tulisan ini telah dibahas sebuah sistem pendeteksi senyum yang memanfaatkan metode histogram equalization sebagai tahap praproses, metode edge detection sebagai