• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

, 07 Januari 2017

dan Usaha Milik Negara

CJN 4.-

KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Rini M. Soemamo

Jabatan : Menteri BUMN

Pada tahun 2017 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.

(2)

Sasaran Strategis Indikator Kinerja

No Target

Terwujudnya BUMN sebagai Agent of

Development yang besar, kuat dan lincah

Jumlah Aset BUMN . Jumlah Laba BUMN Jumlah Ekuitas BUMN Jumlah Capex BUMN

6.951 T Rupiah 197 T Rupiah 2.395 T Rupiah

468 T Rupiah 1

BUMN Yang Masuk Global Fortune 500

3 BUMN Kontribusi BUMN Terhadap

Negara

201 T Rupiah Skor Penilaian Kinerja BUMN

(KPKU)

50 BUMN masuk kategori Good

Performance Persentase Pencapaian Roadmap

BUMN

100 % Tercapainya SLA Penugasan 95 % PSO

2 Kepuasan pengguna layanan yang tinggi atas pelayanan Kementerian BUMN

Indeks kepuasan BUMN atas pelayanan Kementerian BUMN Indeks kepuasan instansi

pemerintah terkait /stakeholders atas pelayanan Kementerian BUMN

90 %

84%

3 Kepatuhan BUMN yang tinggi terhadap peraturan perundang-undangan dan kebiijakan Kementerian BUMN

Nilai rata-rata GCG BUMN Persentase kepatuhan proses perencanaan BUMN

Persentase kepatuhan proses operasional BUMN

85 100 %

100%

Persentase kepatuhan pelaporan BUMN

100 %

KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERJANJIAN KINERJA

Unit Organisasi : Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tahun Anggaran : 2017

(3)

77:>‘ KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

4 Perencanaan dan rumusan kebijakan yang berkualitas dan implementatif

Terpenuhinya Batas Waktu Penerbitan Shareholder Aspiration Letter (SAL)

100%

Presentase hasil riset/kajian yang dijadikan sebagai bahan

pertimbangan perumusan kebijakan

100 %

5 Pembinaan BUMN yang optimal

Terpenuhinya waktu respon usulan aksi korporasi sesuai standar layanan

100%

Penetapan Direksi Sesuai dengan Peraturan

100%

Penyelenggaraan RUPS Tepat Waktu

100%

Ketersediaan Kontrak Kinerja BUMN

100 %

6 Terselenggaranya pengendalian dan

pengawasan secara efektif

Persentase Tindak Lanjut LHP BPK

100 %

Persentase Pelaksanaan Program Kerja Pemeriksaan Tahunan

100 %

7 Terwujudnya SDM yang kompeten dan profesional

Rata-rata jumlah program pengembangan dan pelatihan yang diikuti oleh masing-masing pegawai

2 Kali

8 Terwujudnya organisasi pengelola korporasi yang modem

Persentase Pencapaian Road Map Transformasi Organisasi

50 %

9 Terwujudnya tata kelola organisasi yang baik dan bersih

Skor Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kementerian BUMN

75

Nilai Penerapan Reformasi Birokrasi Kementerian BUMN

72

Nilai Inisiatif Anti Korupsi 76 10 Tersedianya informasi yang Ketersediaan data BUMN yang 90 %

(4)

, 07 Januari 2017

adan Usaha Milik Negara

KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

valid, handal dan mudah diakses

valid melalui portal

Persentase Pencapaian Service Level Agreement Index (SLAI) sistem informasi

>90 %

Persepsi User Terhadap

Kemudahan Akses (skala likert 1-5)

Rata-rata skala 4

Persentase downtime layanan TIK

<2.5 %

11 Pelaksanaan anggaran yang optimal dan akuntabel

Persentase Pemanfaatan Anggaran

>90 %

Opini BPK atas Laporan

Keuangan Kementerian BUMN

WTP Opini BPK

Program Anggaran

1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Rp144.571.656.000,00 Teknis Lainnya Kementerian BUMN

2. Program Pembinaan BUMN Total Anggaran

Rp 99.293.416.000,00 Rp243.865.072.000,00

(5)

Penjelasan ran Strategis 1 : Terwujudnya BUMN sebagai Agent of Development yang besar, kift dan lincah Update data dari Portal Financial Information System (FIS) berdasarkan RKAP 2017 berdasarkan RKAP 2017 Update data dari Portal Financial Information System (FIS) berdasarkan RKAP 2017 Update data dari Portal Financial Information System (FIS) berdasarkan RKAP 2017 masuk global fortune 500 di tahun 2017 Update data dari Portal Financial Information System (FIS) berdasarkan RKAP 2017 Perubahan rumusan perhitungan yang semula hanya menghitung jumlah holding yang terealisasi, menjadi realisasi atas pelaksanaan holding, proyek prioritas nasional, IPO dan PMN

Target Pk. 2017 6.951 T Ithpiah 197 T Rupiah 2.395 T Rupiah 468 T Rupiah

M P:1

201 T Rupiah

,:,'"

c) c) --4

Target Renstra 6.308 T Rupiah 154 T Rupiah 1.500 T Rupiah 497 T Rupiah

g P1

d-

277 T Rupiah

,:::' c) in

Indilcatol• Kinerja Jumlah Aset BUMN Jumlah Laba BUMN Jumlah Ekuitas BUMN Jumlah Capex BUMN BUMN Yang Masuk Global Fortune 500 Kontribusi BUMN Terhadap Negara Persentase Pencapaian Roadmap BUMN

,-2,

Penjelasan atas

(6)

SAKIP 2 (dua) tahun ter sarkan pada realisas

,•0 N

a Organisasi yang Baik dan Bersih Sasaran Strategis 9 : Terwujudnya Tata K

0 O

0 oo AI

VI

0

VI Target PK 2017

.*)

dan mudah diakses yang valid, handa Sasaran Strategis 10 : Tersedianya informa entase Downtim

(7)

Rencana Aksi 1.

Menuangkan seluruh aspirasi target kinerja pada Rencana Strategis Kementerian BUMN tahun 2015- 2019 2.

Menuangkan aspirasi pemegang saham ke dalam Shareholders Aspiration Letter (SAL) 3.

Menetapkan target-target kinerja BUMN yang telah sesuai SAL ke dalam RKAP 1.

Membuat kebijakan dalam implementasi KPKU 2.

Melibatkan forum Ekselen BUMN dalam evaluasi KPKU 3. Mendorong BUMN turut aktif dalam implementasi KPKU

TW TV H ,—I tr)

,li 197 T 2.395 T 468 T g PA

cn

H

cA kn (NI

E

E-1

.7427 -

11'

7

186 T 2.342 368 T g pa

cn

d d

1-4 )—(

E-4 6.534 T 175 T 2.288 T 333T

ai czi czi

1-4

H 6.325 T 164 T 2.235T 298T

cd cci cd

Target 2017

Indikator Kinerja BUMN Yang Masuk Global Fortune 500

z 0

co)

l'4 P4 4 C =

z

=

a., E.,

g -, w

z

.

...., ■ —,

)--4

C.. E.4 g ■ ,:.1 .4

P4 C.) 4 w

4 L14

'

4

la

E-.4

4

-tt

<1 c4

cd

= 4 cd t:10

** .t1

A 4

,_1__.) C4 )",

P4

= •t1 -.

<t P4 gq --,

.t-

)

E'l

P4

,-0 cd cd C.) 4 4 4

pT4

o

ct

= 7, cd

't

aq

P4 • ,-I

0 d

4 cl)

,) b) 44

,s

c, ,, W 4

.rit

.c„1 1 ,0 00 .g AC-,4 g

E--1

(8)

KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK N EGARA REPUBLIK INDONESIA

Menyusun kebijakan internal terkait pelaksanaan PSO dan berkoordinasi secara aktif dengan Kementerian/ Lembaga terkait Mendorong peningkatan standar layanan dalam setiap pengambilan keputusan terkait instansi lain 1.

Membuat kebijakan terkait GCG BUMN 2.

Mendorong BUMN untuk terus meningkatkan skor GCG nya 1.

Meminta kepada BUMN untuk menyampaikan RKAP secara tepat waktu 2.

Mengarahkan BUMN untuk menyusun RKAP sebagaimana Shareholders Aspiration Letter 1.

Mewajibkan BUMN untuk memasukkan indikator operasional dalam perhitungan tingkat kesehatan 2.

Melakukan evaluasi dan monitoring pencapaian indikator kinerja operasional 1. Meminta kepada BUMN untuk menyampaikan

"

7. 00

o ,—, o o ' o o —, : . o = '

,r'' in c---

at - -

cvi ai azi ai

in ,:"'

t.--- 75%

,,, O in

ai m a a az

50%

0 o

in

25%

cd d czi d ei

25%

c: 0

in cA

c:,"

c>

c) ,--4

,:':' r)

CT

,::' c,

CT 84 %

oo

% 00I

,:::'

.--1 c)

c:',:

c, 1-4

Persentase Pencapaian Roadmap BUMN Tercapainya SLA Penugasan PSO Ind.eks kepuasan BUMN atas pelayanan Kementerian BUMN Indeks kepuasan instansi pemerintah terkait /stakeholders atas pelayanan Kementerian BUMN

C.

0

+:11

0 ...

:_,

zw

0 0 ,0 g

sa. cc:

MI po

0 0 c„ „,

„._ 0 a> ,..

P-t ::1., P:1

0 d

• 8 8 p. •,-

:-.

Cd 0 'a cn

. 0 . . 0 a) ;..,

ga-smo P:1

g Cri ,-0

c,1

,--

Cal

cu

a Li'

(NI ci-,

(9)

Melakukan koordinasi dan persiapan dalam penyusunan SAL 1.

Membuat rencana kerja 2.

Melakukan koordinasi dengan unit lainnya dalam rangka penetapan Direksi baru Mengharuskan setiap BUMN untuk membuat kontrak

") o

%00I :' c)

o o o ''

c:"'

V') v.--

c'''

o

o

.--+

0 o ...-

50%

O 0

O o ' d

c4 cci c ")

kr) cl

<::`,

c) co

,--,

cci cd

c) co

,--,

c::'

c) c) ,--(

pelaporan BUMN Terpenuhinya Batas Waktu Penerbitan Shareholder Aspiration Letter (SAL) Presentase hasil riset/kajian yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan perumusan kebijakan Penetapan Direksi Sesuai dengan Peraturan

(10)

1. Membuat kebijakan terkait diklat pegawai 2.

Penyusunan tranining needs analysis (TNA) 3.

Membuat rencana kerja 4.

Penyusunan komitmen diklat 5.

Pelaksanaan diklat sesuai TNA

d kr)

cl cci cz)

ce) cd

c:' 0, 0

c''

0, 0 2 kali 0 ,: '

Kinerja BUMN

Persentase Tindak Lanjut Penyelesaian LHP BPK Persentase Pelaksanaan Program Kerja Pemeriksaan Tahunan Persentase pegawai yang memenuhi standar jam pelatihan Persentase Pencapaian Road Map Transformasi Organisasi Skor Sistem AkUntabilitas Kinerj a Instansi Pemerintah (SAKIP) Kementerian BUMN C4

4 A z

4

;j1

ci)t

0:1

4

F

.

E—( 4

P.T.4

(11)

1. Mewajibkan BUMN untuk menyampaikan laporan manajemen melalui portal Financial Information System (FIS) 2.

Melakukan evaluasi dan monitoring berkala

E'

C) 0

l

Rata-rata skala 4 <3 %

Nilai Penerapan Reformasi Birokrasi Kementerian BUMN Nilai Inisiatif Anti Korupsi Ketersediaan data BUMN yang valid melalui portal Persentase Pencapaian Service Level Agreement Index (SLAI) sistem informasi Persep si User

Terhadap Kemudahan Akses (skala likert 1-5) Persentase downtime layanan TIK Persentase Pemanfaatan Anggaran

c:-)

,---1

(12)

atas kegiatan operasional terkait

H

4

Referensi

Dokumen terkait

(2) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara ini, diberlakukan pula dalam hal pengguna barang dan jasa merupakan anak perusahaan BUMN yang sahamnya lebih dan 50% dan kurang dari

(2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas penyiapan bahan koordinasi penyusunan bahan pemberian bantuan hukum, pelaksanaan pemberian bantuan hukum kepada Menteri BUMN dan unit

1) Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari PNS/Direksi/Dewan Komisaris/Dewan Pengawas/pegawai perusahaan. 2) Memiliki pengalaman kerja dalam bidang tugas

Asesmen implementasi KPKU BUMN dilakukan secara self assessment oleh masing- masing BUMN terdiri dari minimal 5 (lima) orang asesor internal dan dapat melibatkan minimal 1

Berdasarkan tabel 2 diatas maka Indikator Kinerja Utama sebagai pengukuran akuntabilitas kinerja Kementerian BUMN dapat disebut merupakan indikator yang didominasi oleh Lag

Pejabat Kementerian BUMN, Direksi dan/atau Dewan Komisaris BUMN, atau masing- masing bakal calon dapat memilih lembaga profesional yang akan melakukan UKK, berdasarkan daftar

a) Pernyataan pengusulan Calon Direksi disertai dasar hukum pengusulan untuk mendapatkan persetujuan RUPS/Menteri BUMN. b) Data Calon Direksi yang diusulkan, terdiri dari:

Mempertimbangkan kendala teknis yang terjadi pada saat proses verifikasi dokumen pelamar, Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2017 memandang