• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATIGRAFI BATUAN DAN KONDISI AKUIFER DI KAWASAN WISATA CANDI BOROBUDUR DAN PRAMBANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STRATIGRAFI BATUAN DAN KONDISI AKUIFER DI KAWASAN WISATA CANDI BOROBUDUR DAN PRAMBANAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Lokasi pendugaan geolistrik di Candi Borobudur
Gambar 2. Lokasi pendugaan geolistrik di Candi Prambanan
Gambar 4. Penampang stratigrafi  di daerah Candi Borobudur

Referensi

Dokumen terkait

• Kontras tahanan jenis kedua : bertahanan jenis 4,64 ohm meter, ditafsir sebagai lapisan pasir lempungan diduga sebagai akuifer dangkal dengan ketebalan 5 meter dengan

Lapisan kedua dengan nilai tahanan jenis sebesar 1330 Ωm terdiri dari batuan adesit yang terletak pada kedalaman 0.5-1.5 m bmt ditandai

Pada sistem panas bumi daerah Marana ini, batuan ubahan dicirikan dengan sebaran nilai tahanan jenis rendah yang tersebar dari dekat permukaan hingga kedalaman sekitar 1000

Akuifer potensial yang ada di daerah Gabus adalah batupasir yang merupakan akuifer bebas(tidak tertekan) dengan nilai resistivitas 13.2 Ωm pada kedalaman 11 meter dari

 Lapisan berikutnya merupakan lapisan batuan dengan nilai resistivity 12-57 Ωm merupakan lapisan batu pasi sedang kasar yang diharapkan sebagai lapisan aquifer

Metode geolistrik resistivitas dapat digunakan untuk mempelajari kondisi bawah permukaan bumi berdasarkan nilai tahanan jenis lapisan tanah atau batuan.. Setiap

Akuifer potensial yang ada di daerah Gabus adalah batupasir yang merupakan akuifer bebas(tidak tertekan) dengan nilai resistivitas 13.2 Ωm pada kedalaman 11 meter dari

Pada penampang 2 terdapat satu lapisan yang diduga sebagai lapisan akuifer yaitu pada kedalaman 50 meter dibawah permukaan yang merupakan lapisan batupasir yang memiliki ketebalan