• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA REGULASI RKP 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KERANGKA REGULASI RKP 2017"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

No. Kementerian Total Total Sumber

Permen Kepmen Instruksi

1 Kemenko Perekonomian 115 341 0 456 https://ekon.go.id/

2 Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 13 0 0 13 http://www.kemenkopmk.go.id/produk-hukum/

3 Kemenko POLHUKAM 13 183 0 196 http://www.polkam.go.id/ProdukHukum/

4 Kemenko Kemaritiman 0 0 0 0 http://produk-hukum.kemenag.go.id/

5 Kementerian Agama 300 1711 4 2015 http://birohukum.bappenas.go.id/?page=caripermen

6 Kementerian PPN/Bappenas 71 557 0 628 http://www.kemenpar.go.id/

7 Kementerian Pariwisata 386 238 0 624 http://bumn.go.id/produkhukum/26#

8 Kementerian BUMN 99 314 0 413 http://www.jdih.setjen.kemendagri.go.id/

9 Kementerian Dalam Negeri 663 103 0 766 http://jdih.esdm.go.id/?page=home

10 Kementerian ESDM 332 34774 0 35106 http://peraturan.go.id/permen.html

11 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 349 29 0 378 http://infohukum.kkp.go.id/index.php/home/

12 Kementerian Kelautan dan Perikanan 341 406 0 747 http://www.depkes.go.id/index.php?act=regulation

13 Kementerian Kesehatan 273 561 0 834 http://www.jdih.kemenkeu.go.id/Ind/

14 Kementerian Keuangan 2281 238 0 2519 https://jdih.kominfo.go.id/

15 Kementerian Komunikasi dan Informatika 294 7 1 302 http://www.depkop.go.id/

16 Kementerian Koperasi dan UKM 126 0 0 126 http://jdih.menlh.go.id/

17 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 579 1437 0 2016 http://www.dephut.go.id/index.php/common/peraturan_menteri

18 Kementerian Luar Negeri 0 0 0 0 http://pih.kemlu.go.id/ dan http://www.kemlu.go.id/Pages/Law.aspx?l=id

19 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 277 4066 0 4343 http://birohukum.pu.go.id/produk-hukum.html

20 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 54 1120 0 1174 http://www.kemendesa.go.id/hukum/5/peraturan-menteri

21 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 95 0 0 95 http://www.kemenpppa.go.id/jdih/?page=home

22 Kementerian Pemuda dan Olahraga 275 0 0 275 http://www.kemenpora.go.id/index/perundangan

23 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 736 1335 0 2071 http://www.menpan.go.id/jdih

24 Kementerian Budaya, Pendidikan dasar dan Menengah 723 582 0 1305 http://hukor.kemdikbud.go.id/diknasrokum/index.php/peraturan-perundangan

25 Kementerian Perdagangan 645 0 0 645 http://jdih.kemendag.go.id/

26 Kementerian Perhubungan 879 0 0 879 http://jdih.dephub.go.id/index.php/pencarian

27 Kementerian Perindustrian 1172 2961 0 4133 http://regulasi.kemenperin.go.id/site/cari_peraturan_detail

28 Kementerian Pertahanan 0 0 0 0 http://dmc.kemhan.go.id/kategori-legislasi.html dan

29 Kementerian pertanian 746 826 3 1575 http://perundangan.pertanian.go.id/p_menteri.php

30 Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi 75 2073 0 2148 http://jdih.ristek.go.id/

31 Kementerian Sosial 328 167 0 495 http://sipuu.setkab.go.id/index.php

32 Kementerian Ketenagakerjaan 232 3785 0 4017 http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_permen&Itemid=201

33 Kementerian Sekretaris Negara 117 295 0 412 http://www.kemsos.go.id/

34 Sekretaris Kabinet 35 173 0 208 http://jdih.depnakertrans.go.id/

TOTAL 12624 58282 8 70914

Peraturan Menteri/Keputusan Menteri/Instruksi Menteri

Tahun 2000 - 2015

(3)

TUJUAN

Mendukung pelaksanaan 18 program dan kegiatan prioritas yang sudah

dipresentasikan oleh Bapak Menteri dalam Sidang Kabinet pada tanggal 10

Februari 2016, yang menjelaskan peran Bappenas sebagai system integrator;

Memastikan dan mempercepat pelaksanaan pencapaian sasaran RKP 2017

dan Nawa Cita;

Memberikan kemudahan bagi aktivitas masyarakat (mengurangi beban

masyarakat), sehingga potensi kreatif warga negara lebih mudah

dijewantahkan.

Mendorong

efektifitas

dan

efisiensi

penyelenggaraan

negara

&

pembangunan;

Memiliki nilai tambah/insentif bagi pelaku usaha untuk mendukung sasaran

RKP 2017

Bahan penyusunan Prolegnas Tahunan 2017 dan Program Penyusunan PP

dan PERPRES Tahun 2017

(4)

PRINSIP

Regulasi harus mensejahterakan

Regulasi melahirkan biaya. Semakin buruk regulasi, semakin

besar biaya yang harus dipikul oleh masyarakat dan ekonomi

(inefisien)

Sebelum regulasi dikeluarkan, perlu analisis dampak dan biaya

(inefisiensi) yang timbul (economic cost of regulation) Regulasi

adalah pilihan tindakan terakhir setelah semua tindakan yang

bersifat non-regulatory tidak ada lagi (prinsip “jika tidak gatal,

jangan digaruk”)

(5)

KRITERIA

LEGALITAS

Regulasi tidak boleh bertentangan dengan regulasi lain (terutama

yang lebih tinggi)

Regulasi harus tetap di dalam koridor Sistem Regulasi Nasional

(regulasi berfungsi sebagai faktor integrase)

KEBUTUHAN

Regulasi dibentuk apabila benar-benar dibutuhkan baik oleh

masyarakat (termasuk pelaku ekonomi), dan negara (penyelenggara

negara)

BEBAN

(lakukan analisis dampak beban ekonomi dari regulasi yang akan

dikeluarkan (the economic analysis (costs) of regulation)

(6)

REGULASI YANG BERMASALAH

KRITERIA

YA

TIDAK

A. Aspek Legalitas

Menimbulkan konflik dengan regulasi yang lebih tinggi dan/atau regulasi

yang sederajat

Multitafsir (menimbulkan pemahaman berbeda)

Tidak dapat dilaksanakan

B. Berdasarkan kebutuhan

Tidak memenuhi hak-hak dasar masyarakat

Menghambat pemberantasan korupsi

Tidak memberikan kepastian hukum bagi masyarakat

Tidak mendukung pencapaian sasaran dan target pembangunan

nasional

Prioritas Nasional

:

Program Prioritas

:

Kegiatan Prioritas

:

Judul Regulasi

:

K/L Penanggungjawab

:

(7)

REGULASI YANG BERMASALAH (Tabel Lanjutan)

KRITERIA

YA

TIDAK

C. Beban yang ditimbulkan

Membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/atau

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Membebani masyarakat dengan menetapkan pungutan, persyaratan,

dan/atau prosedur dan perizinan yang tidak perlu atau bahkan dampak

pidana yang tidak seharusnya

Sulit diawasi pelaksanaannya.

Rekomendasi

(8)

USULAN REGULASI BARU

Prioritas Nasional

:

Program Prioritas

:

Kegiatan Prioritas

:

Judul Regulasi

:

K/L Penanggungjawab

:

KRITERIA

YA

TIDAK

A. Aspek Legalitas

Tidak menimbulkan konflik dengan regulasi yang lebih tinggi dan/atau

regulasi yang sederajat.

Tidak multitafsir (tidak menimbulkan pemahaman berbeda)

Dapat dilaksanakan

B. Berdasarkan kebutuhan

Memenuhi hak-hak dasar masyarakat

Mempercepat pemberantasan korupsi

Memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi masyarakat

Mendukung pencapaian sasaran dan target pembangunan nasional

(9)

KRITERIA

YA

TIDAK

C. Beban yang ditimbulkan

Tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Tidak membebani masyarakat dengan menetapkan pungutan,

persyaratan, dan/atau prosedur dan perizinan yang tidak perlu atau

ancaman pidana yang tidak seharusnya

Mudah diawasi pelaksanaannya.

USULAN REGULASI BARU (Tabel Lanjutan)

(10)

BREAKDOWN ALUR KERJA

PENYUSUNAN KERANGKA REGULASI

• Koordinasi dan

fasilitasi

persiapan

hingga

penyusunan KR

dalam RKP 2017

dengan

kedeputian

bidang dan K/L

• Koordinasi

persiapan KR

dalam

penyusunan

Prolegnas,

Proleg PP &

PERPRES dengan

Kementerian

Hukum dan

HAM

• Koordinasi dengan Mitra K/L mengenai

persiapan KR dalam RKP berdasarkan 18 Program Prioritas Nasional

• Konsolidasi kebutuhan KR dalam RKP 2017

dengan kedeputian bidang dan Mitra K/L

• Kajian dikoordinasikan kedeputian

penanggungjawab bersama mitra K/L

• Identifikasi stakeholder dan memberikan

arahan kepada K/L jika ada permasalahan lintas K/L terkait perumusan KR dalam RKP 2017

• Mendorong K/L untuk dapat melakukan

analisis dampak biaya & manfaat dari usulan KR yang akan dimasukkan

(implikasi dan justifikasi) dalam RKP 2017

• Partisipasi publik dalam tahapan

perumusan penyusunan KR dalam RKP 2017

• Menetapkan kesepakatan dengan K/L

mengenai KR dalam RKP 2017 (masuk dalam Sistem Informasi Multilateral/SIMU)

• Mendorong langkah simplifikasi regulasi

untuk mempercepat pencapaian 18 Program Prioritas Nasional

• Focal point K/L untuk koordinasi dengan direktorat sektor Bappenas • Konsolidasi internal dengan Biro Hukum dan unit teknis terkait regulasi sesuai 18 Program Prioritas Nasional • Identifikasi keterlibatan K/L dalam Program Prioritas Nasional KEDEPUTIAN BIDANG (DIREKTORAT SEKTOR BAPPENAS) K/L KEDEPUTIAN POLHUKHANKAM, BAPPENAS

BIRO PERENCANAAN BIRO HUKUM UNIT TEKNIS

• Konsolidasi

dengan biro perencanaan dan unit teknis

• Konsolidasi pelaksanaan simplifikasi regulasi • Melakukan evaluasi terhadap regulasi yang berlaku • Melakukan kajian analisa beban dan manfaat regulasi • Koordinasi dan konsolidasi dengan Biro Hukum, Biro Perencanaan dan Bappenas maupun K/L terkait substansi

(11)

DIREKTORAT ANALISA PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN

KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/

BAPPENAS

JL. TAMAN SUROPATI, NO. 2, JAKARTA 10310

TELP/FAX: 021-392 4446

EMAIL: [email protected]

WEBSITE:

dapp.bappenas.go.id

Hasil Pengisian Form D Kerangka Regulasi disampaikan melalui email kepada

Direktorat Analisa Peraturan Perundang-undangan dengan tembusan kepada

Direktorat sektor mitra Kementerian/Lembaga

di Bappenas

Referensi

Dokumen terkait