Indo Premier
Investment Management
-6 -4 -2 0 2 4 6 8 10 12 14 Mar-06 Se p -06 Mar-07 Se p -07 Mar-08 Se p -08 Mar-09 Se p -09 Mar -10 Se p -10 Mar-11 Se p -11 Mar-12 Se p -12 Mar-13 Se p -13 Mar-14 Se p -14 GDP Gr o wt h YoY (% )
US China Eurozone World
US economy show a better prospect while others still unstable…
Sumber: Bloomberg
Pertumbuhan PDB Global PMI Mengindikasikan Ekspansi Ekonomi
•Produsen Amerika melaporkan percepatan new orders pada bulan Oktober, sementara
produksi naik ke level tertinggi sejak Mei 2004
•PMI China dan Eurozone masih menunjukan perlambatan disebabkan penurunan new
order from customer.
• Walaupun pertumbuhan ekonomi Global masih melambat, masing-masing zona terus
mengupayakan agar pertumbuhan ekonominya tumbuh kembali.
Eurozone economy still struggle…
Sumber: Bloomberg
Eurozone’s Unemployment & CPI Rate
• Eurozone Composite PMI mengalami penurunan sejak Juli 2014 diakibatkan pelemahan domestic dan foreign demand hal ini ,mengakibatkan tingkat pertumbuhan GDP masih relative stagnan. • ECB memotong tingkat suku bunga utama, refinancing rate operation rate turun ke level 0.05%
dari 0.15%, suku bunga pinjaman turun ke level 0.3% dari 0.4% dan bunga deposito turun menjadi -0.2% dari -0.1% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di zona tersebut dan mencapai target inflasi yang ditetapkan.
China PMI flat & GDP slowdown
• PMI manufacturing China relative flat, dimana tingkat pertumbuhan
ekonominya mengalami sedikit penurunan.
• Pemerintah China telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga
perekonomian tetap tumbuh diantaranya dengan cara melakukan
pemotongan suku bunga kredit dari level 6% ke level 5.6%.
Makro Ekonomi US masih mixed
Sumber: Bloomberg
Laju Inflasi September 2014 di 1.7% Tingkat Pengangguran Oktober 2014 di 5.8%
-3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 1.7%
• Membaiknya pertumbuhan ekonomi di US Q314 3,9% lebih baik dari
kuartal sebelumnya di 3.5%, namun belum diikuti dengan kenaikan tingkat
inflasi yang masih di level 1.7%
• Angka jobless claim di US mengalami trend penurunan, hal ini dikonfirmasi
dengan tingkat penganggurannya yang masih mengalami penurunan ke
level 5,8% di bulan Oktober
0 2 4 6 8 10 12 0 100 200 300 400 500 600 700 1 2 -J an-0 7 1 3 -Ap r-0 7 1 3 -J u l-0 7 1 2 -O ct-0 7 1 1 -J an-0 8 1 1 -Ap r-0 8 1 1 -J u l-0 8 1 0 -O ct-0 8 9 -J an-0 9 1 0 -Ap r-0 9 1 0 -J u l-0 9 9 -O ct -0 9 8 -J an-1 0 9 -A pr -1 0 9 -J ul -1 0 8 -O ct -1 0 7 -J an-1 1 8 -A pr -1 1 8 -J ul -1 1 7 -O ct -1 1 6 -J an-1 2 6 -A pr -1 2 6 -J ul -1 2 5 -O ct -1 2 4 -J an-1 3 5 -A pr -1 3 5 -J ul -1 3 4 -O ct -1 3 3 -J an-1 4 4 -A pr -1 4 4 -J ul -1 4 3 -O ct -1 4
US Initial Jobless Claim UNEMPLOYMENT RATE
Rupiah stagnan , BOP improve
Sumber: Bloomberg, IPIM estimate
Current Account Berpotensi Membaik
• Data Current Account Oktober Surplus US$23.3 Juta
• Secara kumulatif Januari-Oktober 2014, neraca perdagangan masih defisit
US$1,64 miliar
• Inflasi pada November tahun 2014 sebesar 1,5%. Inflasi tahun kalender
sebesar 5,75% (ytd), 6,23% (yoy)
Kenaikan Inflasi bersifat sementara
Sumber: Bloomberg
Trend Inflasi Menunjukkan Kenaikan
• Inflasi YoY bulan November 2014 6.23% (ekspektasi analis: 6.12%).
• Inflasi MoM November 2014 1.5% (ekspektasi analis: 1.62%).
• Inflasi pada bulan November 2014 dikontribusikan oleh kenaikan kelompok
Transportation,Foodstuffs dan Prepared Food.
7.75% 0 5 10 15 20
18-Jan-02 13-Jan-03 8-Jan-04 2-Jan-05 28-Dec-05 23-Dec-06 18-Dec-07 12-Dec-08 7-Dec-09 2-Dec-10 27-Nov-11 21-Nov-12 16-Nov-13 11-Nov-14
%
Indonesian GDP slowdown…
Sumber: Badan Pusat Statistik
PDB Berpotensi Membaik Seiring Dengan Membaiknya Ekonomi Global
• PDB Q3 2014 5.01% YOY (ekspektasi analis: 5.10%), perlambatan GDP growth disebabkan pelemahan ini disebabkan penurunan konsumsi rumah tangga yang pada kuartal 3 2014 tercatat tumbuh 5,44% yoy lebih rendah dari kuartal sebelumnya di 5,59%.
• Data trade balance Oktober 2014 surplus $23.3 juta vs -$270.3 juta disumbang oleh surplus sektor non migas sebesar $1.13B walaupun sektor migas masih menyumbangkan deficit $1.11B
Asumsi Makro APBN-P 2014
URAIAN
TARGET
REALISASI
KETERANGAN
Pertumbuhan Ekonomi(%) 5.5 5.01 Realisasi Kuartal III 2014 Inflasi (%) y-o-y 5.3 6.23 Realisasi hingga Nov 2014 Nilai tukar Rupiah(Rp/US$) 11600 12.200 Rata-rata hingga Des 2014
Harga Minyak (US$/barel) 105 104.38 Rata-Rata hingga Sept 2014 Lifting minyak(barel/hari) 818000 797.550 Realisasi semester II 2014
Sumber: Kontan
• BI menaikan suku bunga acuan dilevel 7.75%
• Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM bersubsidi sebesar 30% yang dapat menyumbangkan inflasi sebesar 2% • Target Inflasi APBN-P tahun 2014 sebesar 5.5% kemungkinan akan terlewati. Inflasi akhir tahun di proyeksikan
Yield Curve AS Flattening
Sumber: Bloomberg
Yield Curve AS yang Flattening Yield Spread antara 10-tahun UST dengan TIPS
• Walaupun guidance dari Chair The Fed telah mengindikasikan potensi kenaikan suku
bunga pada pertengahan 2015, namun market partisipan mengekspektasikan suku
bunga di AS masih akan dijaga tetap rendah. Hal ini terlihat dari yield curve yang
menjadi lebih flat dibandingkan akhir tahun 2013.
Yield Curve Eurozone
Sumber: Bloomberg
• Untuk Perancis, German, Spanyol dan Italia yield Curve 10Y nya terlihat masih
menurun.
• ECB akan terus berusaha untuk meningkatkan kembali tingkat pertumbuhan
ekonomi di Zona Eropa, salah satunya dengan menurunkan tingkat suku
acuannya dari 0,15% menjadi 0.05%
Yield USD Gov Bonds & UST in line
Sumber: Bloomberg
Yield Curve USD Gov Bonds Menurun Yield USD Gov Bonds 10Y dan UST 10Y
• Grafik diatas menunjukkan hubungan yield antara USD Gov Bonds 10 tahun & UST 10 tahun berkorelasi positif.
• Terlihat yield UST dan USD Gov Bonds cenderung flat. Hal ini didorong oleh ekspektasi dari market akan suku bunga AS yang akan dijaga tetap rendah walaupun guidance dari The Fed mengindikasikan potensi kenaikan suku bunga di Amerika pada pertengahan 2015.
Gov Bonds yield lowering but still stable…
Sumber: Bloomberg
Yield Curve SUN cenderung stabil Yield SUN 2 tahun & 10 tahun
• Menurut data terakhir yield obligasi ini terkait dengan demand terhadap obligasi yang relatif masih tinggi, dimana kepemilikan asing secara YTD hingga Oktober 2014 telah mencapai Rp 459.86 T.
• Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM sebesar 30% dan kemungkianan dapat menyumbang inflasi sekitar 2%. Yield Bond kami ekspektasikan akan mengalami penyesuaian seiring angka inflasi yang tercipta setelah kenaikan harga BBM,namun kami proyeksikan bahwa yiled obligasi masih akan stabil.
Foreign ownership In Bonds potentially reach out new time high…
Sumber: Depkeu & KSEI
Kepemilikan Asing di SBN Kepemilikan Asing di Obligasi Korporasi
• Sejak awal 2014, kepemilikan asing di SBN bertambah menjadi Rp 459.86 T, dan di
korporasi mencapai Rp23,5T.
• Menurut data hasil lelang SUN terakhir, Penawaran yang masuk Rp.22.65T dan yang
diserap pemerintah sebesar Rp 6.92T (bid to cover ratio 3.27x).
0 50 100 150 200 250 300 350 400 450 500 Se p -10 N o v-10 Jan -11 A p r-1 1 Ju n -11 A u g-11 Oct -11 D e c-11 Jan -12 A p r-1 2 Ju n -12 A u g-12 Oct-12 D e c-12 Jan -13 A p r-1 3 Ju n -13 A u g-13 Oct -13 D e c-13 Feb -1 4 A p r-1 4 Ju n -14 A u g-14 Oct -14 Rp Tn 459.86T
Kinerja Pasar Saham Global
Kinerja Pasar Saham Global - 2014 Sektor Properti dan Keuangan Mencetak
Return Tertinggi
• Terlihat sektor properti, keuangan dan infrastruktur mencetak return yang tinggi pada periode YTD 2014 dibandingkan sektor-sektor lainnya.
• Sektor properti, keuangan dan infrastuktur terlihat masih mempunyai potensi yang sangat besar. Hal tersebut didorong oleh faktor – faktor berikut: 1). Kondisi perbankan dengan margin yang stabil meskipun terjadi perubahan pada suku bunga; 2). Potensi besar pengembangan sektor infrastuktur sebagai fokus utama program – program presiden dan wakil presiden terpilih.
Target Indeks 2014
• IHSG berpotensi mencapai 5,316.30 pada akhir 2014 (base case).
• Potensi tersebut didukung oleh kontribusi konsumsi, investasi dan pengeluaran pemerintah yang tinggi pada struktur PDB Indonesia sehingga lebih tahan terhadap krisis global.
Target IHSG 2014: Bottom Up Approach
Sumber: Bloomberg, IPIM
JCI target (Equity Bond Approach)
total coverage 72.3% current level 5,141.76 Scenario Upside TP PE (x) bearish case -17.73% 4,230.05 13.56 base case 3.39% 5,316.30 16.70 bullish case 14.69% 5,896.88 18.90
Kesimpulan
• Perekonomian global, terutama Eropa dan China melambat tapi dalam tahap ekspansi dan
perlu stimulus moneter lanjutan agar terciptanya pertumbuhan ekonomi dikawasan tersebut, hanya ekonomi kawasan US yang perlahan mulai membaik.
• CAD 3Q2014 menunjukan angka yang mengecil di banding kuartal sebelumnya dan prediksi
untuk kuartal selajutnya akan semakin membaik sebagai dampak positif dari kebijakan menaikan harga BBM
• Untuk tahun 2015 kami memprediksi sektor keuangan dan infrastruktur akan memberikan
kinerja lebih unggul dibanding sektor lainya terkait dengan membaiknya fundamental ekonomi indonesia kedepanya
• Produk yang patut untuk menjadi pilihan investasi tahun 2015 antara lain Reksadana Premier
- THANK YOU -
PT Indo Premier Investment Management
Wisma GKBI Lt.7 Suite 719Jl. Jenderal Sudirman No.28 Jakarta 10210
Telp: +6221-5793.1260 Fax: +6221-5793.1222
DISCLAIMER
This document has been prepared based on the information and data received from the Company. The information and data presented in this document has not been independently verified. No representation, warranty, express or implied, is made as to, and no reliance should be placed on, the fairness, accuracy, completeness or correctness of the information and opinions in this presentation. None of the Company or any of its agents or advisers, or any of their respective affiliates, advisers or representatives, undertake to update or revise any statement, whether as a result of new information, future events or otherwise and none of them shall have any liability (in negligence or otherwise for any loss howsoever arising from any use of this presentation or its contents.
This document is strictly confidential to the recipient, may not be reproduced, retransmitted or further distributed to any other person or entity, in any form, in whole or in part for any purpose. The information contained in this presentation is for informational purposes only and does not constitute an offer or invitation to sell or the solicitation of an offer to make investment in the Company. This document should not, nor should anything contained in it, for the basis, or be relied upon in any connection with any such contract of commitment whatsoever, and does not constitute a recommendation regarding investment in the Company. This document is intended only for the recipient of the document and may not be retransmitted or distributed by them to any other persons.
This document should not be treated as advice relating to legal, taxation, financial, accounting or investment matters. By reading this document you (i) acknowledge that you will be solely responsible for your own assessment of the market and the market position of the Company and of the risks and merits of any investment in the Company, and that you will conduct your own analysis and be solely responsible for forming your own view of the potential future performance of Company’s business and (ii) agree to be bound by the foregoing terms and to keep this presentation and the information