• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit dan Serbuk Kayu Gergajian Campuran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit dan Serbuk Kayu Gergajian Campuran"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.    Diagram  alir  proses  pembuatan  arang  aktif Figure    1.    Flow  diagram    of  activated  charcoal  manufacture
Tabel  1.    Rendemen  arang  aktif   Table  1.  Yield  of  activated  charcoal
Tabel  2. Sidik  ragam  sifat  arang  aktif   dari  tempurung  kelapa  sawit  dan  serbuk  gergaji  campuran  kayu
Gambar  2.    Interaksi  antara  perlakuan  dengan  kadar  air Figure    2.    Interaction  between  treatments  and  moisture  content
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tulisan ini mengemukakan hasil penelitian pembuatan arang aktif dari serbuk gergaji kayu, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama waktu aktivasi

Isolat LSC9 dibudidayakan pada media serbuk gergajian kayu sengon (SGS), tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan campuran kedua media tersebut (C) dengan perbandingan

1) Serbuk gergaji kayu dan tempurung kelapa sangat baik digunakan sebagai bahan baku biobriket untuk pengganti minyak tanah karena nilai kalornya yang tinggi.

1) Serbuk gergaji kayu dan tempurung kelapa sangat baik digunakan sebagai bahan baku biobriket untuk pengganti minyak tanah karena nilai kalornya yang tinggi.

1) Pemakaian serbuk arang tempurung kelapa pada campuran beton aspal dapat meningkatkan kinerja stabilitas, kelelehan plastis dan durabilitas beton aspal pada kondisi

Hasil penelitian menunjukkan kadar karbon terikat tertinggi terdapat pada perlakuan biopelet dengan campuran 25% serbuk batang Kelapa Sawit dengan 75% arang kayu

Dibandingkan dengan penelitian terdahulu yaitu pembuatan arang aktif dari serbuk gergajian kayu sengon, rendemen yang dihasilkan pada penelitian ini reiatif lebih rendah (10,00 %

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi tandan kosong kelapa sawit, serbuk kayu, dan tempurung kelapa terhadap sifat fisis dan mekanis