LAMPIRAN I
PERATURAN M E NTER! KEUANGAN REPUBLIK I N D O N ESIA NOMOR 2 5 7 I PMK . 0 2 I 2 0 1 4
TENTANG
TATA CARA REVIS! A NGGARAN TAHUN ANG GARAN 20 1 5
LOGO ( 1 )
M EN TE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N ES IA
FORMAT SURAT PERSETUJUAN ESELON I
KEMENTERIANI LEMBAGA . . . (2)
}
UNIT ESE LON I . .. ....
. ....
.. ..
......
....
. . . (3) Alamat . . . ... . . . .. ..
... . . . ...
. . ..
... ..
.. .. . . .. .... (4)KOP Kementeriani Lembaga
Nomor Sifat
: 8 - I I 2 0XX (tanggal-bulan) 2 0XX
: Segera
Lampiran
Hal : Persetujuan Revisi Anggaran Yth. 1 . Kepala Satker .
. . . }
2 . Kepala Satker . . ... ... .
.
. . . . ...
. . . (5) 3 . Kepala Satker . . . .Di
Tern pat
1 . Sehubungan dengan usulan Revisi Anggaran melalui surat nomor .. . ... . . . (6) dengan rincian: a. Lingkup . . . ... . .
.
(7) b. · Program ... . ... . . . . (8) c. Satker . . . -1 ) Kegiatan . . . . 2) Kegiatan . . . . d . Satker . . . . ,_ (9) 1) Kegiatan . . . . 2) Kegiatan . . . . e. Keluaran (Output) . . . ( 1 0)2. Revisi Anggaran tersebut menyebabkan penambahan pagu anggaran pada Satker:
a. . . . Kegiatan . . . sebesar Rp . . .
.
b . . . Kegiatan . . . sebesar Rp . . . .
}
( 1 1 )3 . Revisi Anggaran tersebut menyebabkan pengurangan pagu Satker:
anggaran pada a . . . Kegiatan . . . sebesar Rp . . . .
b . . . Kegiatan . . . sebesar Rp . . . .
}
( 1 2) 4 . Dengan ini dinyatakan bahwa Revisi Anggaran tersebut dapat disetujui.5. Dalam rangka penyelesaian Revisi Anggaran tersebut, Satker- Satker yang mengalami revisi diharapkan mengajukan Revisi Anggaran kepada Kanwil DJPBN secara bersamaan.
Demikian kami sampaikan, atas kerj asamanya disampaikan terima kasih.
Sekretaris J enderal I Sekretaris
Utamai Sekretarisi Pej abat Eselon I KI L
. . . ( 1 3)
Keterangan :
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
2
-1 . Diisi dengan Logo Kernenterian/Lernbaga.2 .
Diisi dengan nornenklatur Kernenterian / Lernbaga.3 . Diisi dengan unit eselon I pengusul Revisi Anggaran.
4 . Diisi dengan alarnat unit eselon I .
5 . Diisi dengan Satker- Satker yang rnengajukan Revisi Anggaran.
6 . Diisi dengan nornor surat usulan Revisi Anggaran yang diajukan oleh Satker.
7 . Diisi dengan j enis Revisi Anggaran yang dilaksanakan . 8 . Diisi dengan Program yang dilaksanakan.
9 . Diisi dengan Satker-Satker dan Kegiatan-Kegiatan yang rnengalarni Revisi Anggaran .
1 0 . Diisi dengan Keluaran (Output) -Keluaran (Output) yang rnengalarni Revisi Anggaran .
1 1 . Diisi dengan Satker- Satker dan Kegiatan-Kegiatan yang rnengalarni
penarnbahan anggaran beserta norninalnya.
1 2 . Diisi dengari Satker- Satker dan Kegiatan-Kegiatan yang rnengalami
pengurangan anggaran beserta norninalnya.
1 3 . Diisi dengan nama Sekretaris Jenderal / Sekretaris Utarna/ Sekretaris / Pej abat Eselon I Kernenterian/ Lernbaga penanda tangan. surat persetujuan Eselon I
1 4 . Diisi dengan NIP/ NRP Sekretaris Jenderal/ Sekretaris
Utarnaj Sekretaris/ Pejabat Eselon I Kerneriterian/ Lernbaga penanda tan.gan surat persetujuan Eselon I .
Salinan sesuai dengan aslinya
KEPALA BIRO
�
._..., KEPALA B.�
�
�
�
:<�
>·"'�:
:l:
�
�
NTERIAN !::
. :' 4, ' I " .;_,� jl � •• I __.-·
't;
.
. � ., r r1
. , ·�··· , ... �l G IARTO'fk
. · -1 NIP1 9590
Ll-
2Q 1 98402 1 (�0 i
IMENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
LAMPIRAN !I
PERATURAN MENTER! ICEUANGAN REPUBLIK I N D O NESIA
NOMOR 2 5 7 / P MK . 0 2 / 2 0 1 4
TENTANG
TATA CARA REVIS! ANGGARAN TA HUN ANGGARAN. 20 1 5
M E NTE R I K E UANGAN R E P U B L I K I N D O N E S I A
MEKANISME PENYELESAIAN REVIS! ANGGARAN PADA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
1 . Mekanisme Penyelesaian Revisi Anggaran BA K / L
anggaran; • Data dan Dokumen Keterangan: revis i anggaran.
- +-
• .revisi anggaran dan kelengkapan Dokumen pendukung; N • Surat pengesahan revisi, dilampiri notifikasi sistem.
<E-- • Pengesahan revisi;
• Kode digital stamp
yang baru. ·
. • Upload ke
server
• .· RKA-K/L-. DIP A
1 . Eselon I menyiapkan usulan perubahan anggaran untuk direviu oleh APIP K/ L.
2 . Reviu yang dilakukan APIP K/ L yaitu dengan melakukan verifikasi atas kelengkapan dan kebenaran dokumen yang dipersyaratkan serta kepatuhan dalam penerapan kaidah-kaidah penganggaran.
3 . Setelal1 usulan Revisi Anggaran direviu oleh APIP K/ L, Eselon I menyiapkan usulan-usulEm Revisi Anggaran dan melengkapi dokumen pendukung untuk disampaikan kepada DJA.
4 . DJA meneliti surat usulan Revisi Anggaran dan kdengkapan dokumen pendukung.
5 . DJA melakukan penelaahan dengan Kementerian/ Lembaga untuk u sulan Revisi Anggaran yang memerlukan penelaahan.
M E NTE R ! K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
2
-6 . Dalam hal:
a. dokumen pendukung tidak lengkap; atau b . penelaahan Revisi Anggaran ditolak,
DJA akan menetapkan Surat Penolakan Revisi Anggaran dan menyampaikannya kepada Eselon I .
7 . Dalam hal penelaahan atau penelitian kelengkapan Revisi Anggaran disetujui, DJA akan menerbitkan DHP RKA-K / L Revisi.
8 . Berdasarkan DHP RKA-K/ L · Revisi, DJA akan memberikan pengesahan
(approval) pada aplikasi.
9 . Setelah database di-upload, server akan memberikan notifikasi persetujuan
revisi dan menerbitkan kode digital stamp baru .
1 0 . DJA menerbitkan surat pengesahan revisi yang dengan dilampiri notifikasi sis tern .
1 1 . Eselon I menerima pengesahan revisi dari DJA dan melaks<;lnakan kegiatan sesuai persetujuan revisi.
M E NTE R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
3
-2 . Mekanisme Penyelesaian Revisi Anggaran BA BUN
• Surat usulan revisi
anggaran;
• Data dan dokumen
Pendukung
Keterangan:
' . 2
:·
.. __ . 'APIPK/�
• Mereviu surat usulan revisi a nggaran dan kelengkapan dokumen pendukung;
' . 4
.. · . . DJA . .·
-• Meneliti surat usulan revisi anggaran dan kelengkapan dokumen pendukung; N y • Pencetakan Surat penolakan ..-:�:---revisi anggaran. ----�� DHP RDP BUN. • Surat <E- pengesahan revisi, dilampiri notifikasi sistem.
-Eo- • Pengesahan revisi;
• Kode digital stamp
yang baru.
· • Upload Ice·· server·
RKA,K/L DIPA ·
1 . Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menyiapkan usulan Revisi Anggaran untuk direviu oleh APIP K/ L dalam hal usulan Revisi Anggaran membutuhkan revm APIP K/ L.
2 . Reviu yang dilakukan APIP K/L yaitu dengan melakukan verifikasi atas kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan serta kepatuhan dalam penerapan kaidah-kaidah penganggaran.
3 . Setelah usulan Revisi Anggaran direviu oleh APIP K / L, KPA menyiapkan u sulan-usulan Revisi Anggaran dan melengkapi dokumen pendukung kepada PPA BUN untuk disampaikan kepada DJA.
4 . DJA meneliti surat usulan Revisi Anggaran dan kelengkapan dokumen
pendukung. 5. Dalam hal:
a. dokumen pendukung tidak lengkap; atau
b . penelaah?Jl Revisi Anggaran ditolak, DJA akan menetapkan Surat
menyampaikannya kepada PPA BUN. Penolakan Revisi Anggaran dan
6 . DJA melakukan penelaahan dengan yang memerlukan penelaahan .
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA
4
-7 . Dalam hal penelaahan a tau penelitian kelengkapan Revisi Anggaran telah sesuai, DJA akan menetapkan DHP RDP BUN Revisi sebagai dasar penerbitan DIPA BUN Revisi.
8 . Berdasarkan DHP RDP BUN Revisi, DJA akan rhengunggah ADK RDP BUN DIPA Revisi untuk memperbarui database.
9 : Setelah database di-upload, server akan memberikan notifikasi persetujuan
revisi dan menerbitkan kode digital stamp baru .
1 0 . DJA menerbitkan surat pengesahan revisi yang dilampiri notifikasi sistem .
1 1 . PPA BUN/ KPA BUN menerima persetujuan revisi dari DJA dan melaksanakan. kegiatan sesuai persetujuan revisi.
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA , ttd .
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
LAM PIRA N l l l
PERATURAN M E NT E R ! K E U A N G II N REPUBLIK J N D O N ESI/1 NOMOR 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 0 1 4
TENTANG
TATA C A I< A R EVJSl !I N GGARAN TA H U N A N G G /\ R A N 2 0 1 5
MEKANISME PENYELESAIAN REVIS! ANGGARAN
PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN
• Surat U s u l a n Revis! Angga ra n ;
• Menel iti usul a n Revisi Angga ran
dan m e n e rb i tkan persetuj u a n revis i anggaran
N
-�·-�·-·· ·-··!.>• M e n e l i ti Surat usulan revisi
anggaran dan kel engkapan dokumen p e n d u ku ng; • D a ta d a n Dokumen Pendukung "''""""�''"'"""'�···-'"""'·"""�"w=•·-'"""""�'"'"''""'"'"'"'""'"""'"'·•"=•»•�-··•·M�)> �---�---� J-"'"'"�•�-·""•-•••·-•-••"• · -•"·"'·'"''""-'•"w' ''"""-' Keterangan:
• Surat p e n o l akan revisi
a n ggara n .
N
• Stu·at pe ngesaha1\ revisi,
d i l a m p i ri notifi kasi sistem.
N o tifikasi dari,s i s tem
:
J
• pe ngesahan revisi;
• Ko d e digital stamp ya n g
b a ru.
'---··
-1 . Ku asa Pengguna Anggaran (KPA) / Eselon I menyiapkan usulan Revisi Anggaran
yang menj adi kewenangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan (Kanwil DJPB N) dengan dilengkapi dokumen pendukung.
2 . Kanwil DJPBN meneliti u sulan Revi si Anggaran dan kelengkapan dokumen p endukung.
3. D alam hal Revisi Anggaran ditolak, Kanwil DJPBN almn menerbitkan surat
penolakan Revisi Anggaran .
4 . Dalam hal Revisi Anggaran disetujui, Kariwil DJPBN akan melakukan upload
ADK RKA- K/ L DIPA ke server.
5 . Setelal1. ADK RKA- K/ L DIPA divalidasi oleh sistem, secara otomatis akan
diterbitkan notifikasi dan kode digital stamp baru sebagai tanda pengesahan
Revisi Anggaran .
6 . Kanwil DJPBN menyampaikan surat pengesahan yang dilampiri notifikasi pengesahan Revisi Anggaran .
7 . KPA melaksanakan kegiatan berdasarkan pengesahan Revisi Anggaran dari Kanwil DJPBN .
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA,
ttd.
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA
LAMPJ RA N IV
PERATURAN M E NTER! KEUI\NGAN R J;; P U B L I K J N D O N JLSJA
NOMOR 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 0 1 4 '·I'ENTI\ N G
-1'1\T/\ C I\ R A R E V I S ! A N G GARAN TI\ H U N A N G G I\ R A N 2 0 1 5
MEKANISME PENYELESAIAN REVIS! ANGGARAN
YANG MEMERLUKAN PERSETUJUAN ESELON I KEMENTERIAN/ LEMBAGA
M e l a m p irka n :
• S u ra t u s u l a n revisi
anggaran; • Data dan dokumen
p e n d u ku ng.
• Meneliti surat usulan revisi anggaran; �-�"""'� • M e ngecek kewenangan; • M e meriksa ke l engkapan doku m e n pendukung;
/t.\1·
[J
s u ratU
N _w""'"'"'� Penolaka n • �"'�� Eselon I---I
� ... >:.c.<LOJ<l.Ese lon I menyiapka n :
• Surat u s u l a n revis i anggaran; • Data dan dokumen pendukung
t
I
Keterangan :
1 . Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menyiapkan usulan Revisi Anggaran yang menj adi kewenangan Eselon I beserta data dan dokumen pendukung.
2 . Eselon I menerima usulan Revisi Anggaran meneliti surat usulan, mengecek
kewenangan Revisi Anggaran, serta memeriksa kelengkapan dokumen
pendukung.
3. Eselon I menyiapkan sur at usulan Revisi Anggaran yang dilengkapi data dan dokumen pendukung sebagai dasar bagi DJA untuk mengesahkan.
4 . Berdasarkan usulan Revisi Anggaran yang telah disetujui Eselon I, DJA dan / atau Kanwil DJPB melakukan update database RKA- K/ L DIPA dan mengesahkan Revisi Anggaran .
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA,
ttd.
a nggaran.
Keterangan :
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
LA MPI RAN V
PERATURAN MENTER! KEUA N G A N REPU B L I I( I N D O N ESIA
N O MO R 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 0 1 4 T l): NTANG
'I:ATA CARA REVIS! A N G G A R A N TA H U N A N G GI\ R I\ N 20 1 5
MEKANISME PENYELESAIAN REVIS! ANGGARAN PADA KUASA PENG GUNA ANGGARAN
KPA m e nyiap ka n : • Surat usulan revisi;
• Download ADK RKA-K/L
D I PA untuk menyusun Matriks Semula-Menjadi;
�N
• Update A D K RKA-K/L D I P A;• D o kumen p e n d ukung;
• Update ADK RKA-1</L;
• Ceta k POl(; • SPT)M. • Me netapkan POI<.
�N
yN
�""""'"1 . Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan Revisi Anggaran se suai dengan kewenangannya.
2 . KPA meneliti apakah Revisi Anggaran yang dilakukan KPA mengubah DIPA
Petikan atau tidak
3 . D alam hal DIPA Petikan tidak berubah, KPA meng-update ADK RKA-K/ L DIPA serta mencetak dan menetapkan POK
4 . D alam hal Revisi Anggaran mengakibatkan perubahan DIPA Petikan , KPA menyiapkan u sulan Revisi Anggaran beserta dokumen pendukungnya.
5 . D alam hal S atker yang direvisi merupakan Satker B LU dan pagu Satker tidak b erub ah , Kanwil DJPB N akan langsung menyelesaikan revisi RKA-K/ L DIPA .
6 . D alam hal S atker yang direvisi bukan merupakan S atker B LU dan pagu S atker b erub ah , revisi RKA-K/ L DIPA diteruskan ke Eselon I untuk dipro s e s lebih lanjut.
Salinan sesuai
�
�an aslinyaKEPALA BIR. ·
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd .
M E NTEI=l l I<E U A N G A N Fl E P U B L I I< I N DO N ES I A
LAM PI RAN VI
PERATURAN MENTER! KEUAN G A N R E P U B LI K I N D O N ESIA N OMOR 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 0 1 4
TENTA N G
TATA CARA REVIS! A N G GARAN TAH U N A N G GARA N 2 0 1 5
DAFTAR RINCIAN RUANG LINGKUP, KEWENANGAN PENYELESAIAN, DAN PERSYARATAN REVIS! ANGGARAN
I. DAFTAR REVIS! ANGGARAN YANG DISEBABKAN PENAMBAHAN ATAU PENGURANGAN PAGU ANGGARAN BELANJA TERMASUK PERGESERAN RINCIAN ANGGARAN BELANJANY A
A. Lingku p dan Kewenangan Revisi Anggaran
Kelebihan realisasi atas target PNBP fungsional Pasal 1 1 (PNBP yang dapat digunakan kembali) yang ayat (2) direncanakan dalam APBN atau APBN huruf a Perubahan .
2 . Lanjutan pelaksanaan Kegiatan yang dananya Pasal 1 2 bersumber dari PHLN danj atau PHDN.
3 . Percepatan penarikan PHLN danj atau PHDN. Pasal 1 3 4 . Penerimaan HLN / HDN setelah Undang-Undang Pasal 1 4
mengenai APBN Tahun Anggaran 20 1 5 ditetapkan.
5 . Penerimaan hibah langsung dalam bentuk uang. Pasal 1 5
6 . Penggunaan anggaran belanj a yang bersumber Pasal 1 6 dari PNBP di atas pagu APBN untuk Satker BLU.
7 . Pengurangan alokasi pinjaman proyek termasuk Pasal 1 7 alokasi penerusan pinjaman .
8 . Perubahan pagu anggaran pembayaran Subsidi Pasal 1 8 Energi.
9 . Perubahan pagu anggaran pembayaran bunga Pasal 1 9 utang.
1 0 . Lanjutan pelaksanaan Pinjaman yang dananya danj atau PHDN.
Kegiatan Penerusan Pasal 20 bersumber dari PHLN
1 1 . Percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Pasal 2 1 Penerusan Pinjaman.
1 2 . Lanjutan pelaksanaan Kegiatan hibah yang dananya bersumber danj atau PHDN.
penerusan Pasal 22 dari PHLN
1 3 . Percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Pasal 23 penerusan hibah .
M E NTE R I K E UA N G A N R E P U B L I K I N DO N E S I A
2
-Percepatan pelaksanaan proyek dan lanjutan Pasal 24 pelaksanaan kegiatan untuk proyek yang
dananya bersumber dari SBSN PBS .
15 . Perubahan pagu anggaran pembayaran cicilan Pasal 2 5 pokok utang.
1 6 . Perubahan pagu anggaran Penyertaan Modal Pasal 26 Negara (PMN) atau pagu anggaran kewajiban
penj aminan Pemerintah.
1 7 . Perubahan pagu anggaran sebagai akibat dari Pasal 2 7 penyesuaian kurs .
1 8 . Pengurangan alokasi hibah luar negeri atau Pasal 2 8 hibah dalam negeri.
1 9 . Perubahan pagu anggaran transfer ke daerah Pasal 2 9 dan dana desa.
B. Persyaratan Umum Revisi Anggaran
1 . Surat u sulan Revisi Anggaran yang dilampiri Matriks Perubahan (semula-menj adi) ;
2 . SPTJM;
3. Copy DIPA terakhir; 4. Revisi RKA-K / L; dan 5 . ADK RKA-K / L DIPA.
M E NTE R I K E UA N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
3
-II. PERUBAHAN ATAU PERGESERAN RINCIAN ANGGARAN DALAM HAL PAGU ANGGARAN TETAP
A. Lingkup dan Kewenangan Revisi Anggaran
2 .
3 .
4 .
5 .
6 .
geseran dalam (satu) Keluaran
1 (satu) Kegiatan dan 1 (satu) geseran an tar Keluaran (Output) , 1 satu) Kegiatan dan 1 (satu) Satker.
dalam Keluaran (Output) sama, Kegiatan yang sama, dan tar Satker dalam 1 (sahl) wilayah Kantor Wilayah Direktorat enderal Perbendaharaan.
dalani Keluaran (Output) ang sama, Kegiatan yang sama, dan tar Satker dalam wilayah kerja Kantor 1layah Direktorat J enderal
bendaharaan yang berbeda.
seran an tar Keluaran (Output) ,
giatan yang sama, dan antar Satker alam 1 (satu) wilayah kerja Kantor
ilayah Direktorat Jenderal
bendaharaan.
an tar Keluaran (Output) , IU.vf'.H-'-tan yang sama, dan antar Satker wilayah kerj a Kantor Wilayah Jenderal Perbendaharaan Pasal 5 ayat (3) huruf b Pasal 5 ayat (3) huruf c Pasal 5 ayat (3) huruf d Pasal 5 ayat (3) huruf e Pasal 5 ayat (3) huruf f
7 . Pergesenm antar · Kegiatan
1 (satu) Satker. dalam
Pasal 5
ayat (3) 8 . Pergeseran antar Kegiatan dan antar
Satker dalam 1 (satu) wilayah kerj a Kantor · Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan. huruf g Pasal 5 ayat (3) huruf h pengesahan pengesahan pengesahan Pengesahan pengesahan Pengesahan Pengesahan pengesahan
9 .
1 0 .
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
4
-Pergeseran an tar Kegiatan dan an tar Pasal 5
Satker dalam wilayah kerj a Kantor ayat (3)
Wilayah Direktorat Jenderal huruf i
Perbendaharaan yang berbeda.
Pergeseran anggaran antarlokasi Pasal 5
dan j atau antarkewenangan untuk ayat (3)
kegiatan dalam rangka tug as huru f j
pembantuan, urusan bersama, dan / atau dekonsentrasi.
1 L Penghapusan j perubahan
dalam halaman IV DIPA. catatan
Pasal 3 0 penarikan Pasal 3 1 pengesahan pengesahan 1 2 . Penambahan PHLN / PHDN Pinj am an . car a
termasuk Penerusan pengesahan 1 3 . Pergeseran anggaran dalam rangka Pasal 32
penyelesaian putusan pengadilan yang
telah mempunyai kekuatan hukum
tetap ( inkracht) .
1 4 . Penggunaan dana Keluaran (Output) Pasal 3 3
Cadangan . 1 5 . Penambahanjperubahan Kinerj a. 1 6 . Perubahan komposisi pembiayaan utang. Rumusan Pasal 34 instrumen Pasal 3 5 1 7 . Pergeseran anggaran Pengelolaan Belanj a 9 9 9 . 08) k e B A K/1. dari BA Lainnya BUN Pasal 3 6 (BA
1 8 . Pergeseran antar subbagian anggaran Pasal 3 7
dalam Bagian Anggaran 999 (BA BUN) .
1 9 . Pergeseran anggaran antar Program Pasal 3 8
dalam rangka memenuhi kebutuhan Biaya Operasional.
2 0 . Pergeseran anggaran dari BA K/L ke Pasal 39
M E N TE R I K E UANGAN Fl E P U B L I K I N DO N E S I A
5
-B . Persyaratan Umum Perubahan atau Pergeseran Rincian Anggaran Dalam Hal Pagu Anggaran Tetap
1 . Surat usulan Revisi Anggaran dilampiri Matriks Perubahan (semula-menjadi) ;
2 . SPTJM;
3. Usulan revisi DIPA; dan
M E NTE R I K E UA N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
6
-III . DAFTAR REVIS! ANGGARAN KARENA KESALAHAN ADMINISTRASI
A. Lingku p dan Kewenangan Revisi Anggaran
1 . Ralat kode akun sesuai kaidah akuntansi Pasal 6 sepanjang dalam peruntukan dan sasaran huruf a yang sama.
2 .
3 .
4 .
5 .
Ralat kode Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) dalam 1 (satu) wilayah kerj a Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Ralat kode KPPN dalam wilayah kerj a Kan Wilayah Direktorat Jenderal Perbendahar yang berbeda.
Peru bah an nomenklatur bagian anggaran dan / atau Satker sepanjang kode tetap .
Ralat kode kewenangan.
Pasal 6 huruf b Pasa1 6 huruf c Pasal 6 huruf d Pasa1 6 huruf e
6 . Ralat kode lokasi dan lokasi dalam 1 Pasal 6
(satu) wilayah kerja Kantor Wilayah huruf f
Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
7 . Ralat kode lokasi dalam wilayah kerj a Kantor Pasal 6 Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan huruf g yang berbeda dan lokasi KPPN dalam 1 (satu)
wilayah kerj a Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
8 . Ralat kode lokasi dan lokasi KPPN dalam Pasal 6 wilayah kerj a Kantor Wilayah Direktorat huruf h J enderal Perbendaharaan yang berbeda:
9 . Ralat kode Satker. Pasal 6 .
hurufi
1 0 . Ralat cara penarikan PHLN / PHDN termasuk Pasal 6
penerusan pinj aman. huruf j
1 1 . Ralat pencantuman volume, J ems, dan Pasal 6 satuan Keluaran (Output) yang berbeda huruf k
1 2 . 1 3 .
antara RKA-K/ L dan RKP atau hasil
kesepakatan DPR-RI dengan Pemerintah.
Ralat rencana penarikan dana atau rencana penerimaan dalam halaman III DIPA.
Perubahan Pej abat Perbendaharaan.
Pasal 6 huruf 1 Pasal 6 huruf m
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA
7 -B . Persyaratan Umum Ralat Administrasi
1 . Surat usulan Revisi Anggaran dilampiri Matriks Perubahan
(semula-menjadi) ;
2 .
SPTJM;3. Usulan revisi DIPA; dan
4 . ADK RKA-K/ L DIPA.
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
LAMPIRAN VII
PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK I N D O N ESIA
NOMOR 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 01 4
TENTANG
TATA CARA REVIS! ANGGARAN TAHUN ANGGARAN 2 0 1 5
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N D O N ES I A
FORMAT SURAT USULAN REVIS! ANGGARAN
A. FORMAT SURAT USULAN REVIS! ANGGARAN DARI KUASA PENGGUNA ANGGARAN KEPADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL
PERBENDAHARAAN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN/ LEMBAGA . . . (2)
}
UNIT ESELON I . . ... . . ... . . .... .. . . (3) KOP Kementerian/ Lembaga
SATKER . . . (4) Alamat . . . (5) Nomor Sifat Lampiran Hal : S- I / 2 0XX : Segera : Satu Berkas
: U sulan Revisi Anggaran
(tanggal-bulan) 2 0XX
Yth. Kepala Kanwil Ditj en Perbendaharaan . . . ... . . (6)
Di
. . . (7)
1 . Dasar Hukum :
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor
ten tang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 20 1 5 ; b . . . ... (8) ;
/ PMK. 0 2 / 2 0 1 4
c . DIPA Petikan . . . No . . . .. . . Tanggal kode digital stamp . . . .
2 . Alasanjpertimbangan perlunya Revisi Anggaran : a . . ... . . ... (9) ;
b . . . ... .. ( 1 0) .
3 . Bersama ini diusulkan Revisi Anggaran dengan rincian sebagai berikut: a. Kategori revisi. . . ( 1 1 ) ;
b . Jenis revisi . . . ( 1 2) .
4 . Sebagai bahan pertimbangan, dengan ini dilampirkan data dukung berupa:
a. Matriks perubahan (semula-menjadi) sebagaimana daftar terlampir;
b. SPTJM;
c . ADK RKA-K/ L DIPA Revisi; dan
d . . . ... . . ( 1 3) .
Demikian kami sampaikan, atas kerj a samanya diucapkan terima kasih .
Kuasa Pengguna Anggaran
. . . ( 1 4)
Keterangan:
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I I< I N D O N E S I A
2 -1 . Diisi dengan Logo Kementerianj Lembaga.
2 . Diisi dengan nomenklatur Kementerian/ Lembaga.
3 . Diisi dengan Unit Eselon I pengusul Revisi Anggaran.
4 . Diisi dengan Satker pengusul Revisi Anggaran . 5 . · Diisi dengan alamat Satker.
6 . Diisi dengan tujuan (Kepala Kanwil DJPBN) . 7 . Diisi dengan alamat Kanwil DJPBN.
8 . Diisi dengan peraturan-peraturan lain sebagai dasar hukum revisi (jika ada) . 9 . Diisi dengan alasanjpertimbangan yang menj adi penyebab dilakukannya Revisi
Anggaran dari sisi perubahan kebij akan atau ada penugasan baru .
1 0 . Diisi dengan alasan/ pertimbangan dari sisi tujuan Revisi Anggaran, antara lain: antisipasi terhadap perubahan kondisi dan prioritas kebutuhan, mempercepat pencapaian kinerj a Kementerian/ Lembaga, dan/ atau meningkatkan efektivitas, kualitas belanj a dan optimalisasi penggunaan anggaran yang terbatas (pilih sesuai keperluan) .
1 1 . Diisi dengan kategori Revisi Anggaran yaitu : perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran belanj a termasuk pergeseran rincian anggaran belanj anya, perubahan atau pergeseran rincian anggaran dalam hal pagu anggaran tetap, danj atau perubahanjralat karena kesalahan administrasi (pilih sesuai keperluan) .
1 2 .. Diisi dengan j enis Revisi Anggaran, contoh antara lain : pergeseran antar keluaran dalam satu kegiatan dan satu Satker dalam rangka memenuhi kebutuhan Biaya Operasional.
1 3 . Diisi dengan dokumen pendukung lainnya terkait dilakukan Revisi Anggaran yang dilakukan (contoh: Surat Pernyataan Penggunaan Sisa Anggaran Kontraktual/ Sisa Anggaran Swakelola) .
1 4 . Diisi dengan nama KPA. 1 5 . Diisi dengan NIP/ NRP KPA.
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N E S I A
3
-MATRIKS PERUBAHAN (SEMULA-MENJADI)
SATKER . . . ( 1 )
No. Ura:ian Semula Menj adi
1 . Program ... (2) 2 . Kegiatan .. . (3) 3 . Keluaran (Output) . . . (4) • Volume aaa (5) bbb (6) • Rupiah Rp .xxx.xxx (8) Rp .yyy.yyy (9)
4 . Kode Digital Stamp 9999 0 9999 0 9999 0 9999 -Keterangan:
1 . Diisi dengan nomenklatur Satker pengusul Revisi Anggaran . 2 . Diisi dengan Program yang direvisi.
3 . Diisi dengan Kegiatan yang direvisi.
+/-ccc(7) Rp . zzz. zzz( 1 0)
4 . Diisi dengan Keluaran (Output) yang direvisi (termasuk apabila terj adi
perubahan j enis Keluaran (Output) ) .
5 . Diisi dengan volume Keluaran (Output) awal sebelum Revisi Anggaran.
6 . Diisi dengan volume Keluaran (Output) akhir setelah Revisi Anggaran.
7 . Diisi dengan penambahanjpengurangan volume Keluaran (Output) setelah
Revisi Anggaran.
8 . Diisi dengan alokasi anggaran awal sebelum Revisi Anggaran. 9 . · Diisi dengan alokasi anggaran akhir setelah Revisi Anggaran.
1 0 . Diisi dengan penambahanjpengurangan alokasi anggaran setelah Revisi Anggaran.
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DON E S I A
4
-B . FORMAT SURAT USULAN REVIS! ANGGARAN DARI ESELON I KEPADA
. DIREKTORA T JENDERAL ANGGARAN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN I LEMBAGA . . . (2)
}
UNIT ESELON ! . . .. . . ... . . ... . . (3) KOP Kementeriani Lembaga
Alamat . . . (4) Nomoi Sifat Lampiran Hal : S- I I 2 0XX : Segera : Satu Berkas
: U sulan Revisi Anggaran
(tanggal-bulan) 20XX
Yth. Direktur Jenderal Anggaran Di
j akarta
1 . Dasar Hukum :
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor I PMK. 0 2 I 2 0 1 4
. tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2 0 1 5 ;
b . . . (5) ;
c . D H P RKA-KI L Ditj en . . . N o . . . Tanggal . . . ; d . DIPA Induk . . . No . . . Tanggal . . . kode Digital Stamp . . . ;
e. DIPA Petikan . . . No . . . Tanggal . . . kode Digital Stamp . . . ; f. DIPA Petikan . . . No . . . Tanggal . . . kode Digital Stamp . . . . 2 . Alasanlpertimbangan perlunya Revisi Anggaran:
a . . . ... . . . .. (6) ;
b . . . (7) .
3 . Bersama ini diusulkan Revisi Anggaran dengan rincian sebagai berikut: a. Kategori revisi . . . (8) ;
b . Jenis revisi ... . . . (9) .
4 . Berkenaan dengan usulan Revisi Anggaran tersebut di atas dilampirkan data dukung berupa:
a. Matriks perubahan (semula-menjadi) sebagaimana daftar terlampir;
b. SPTJM;
c . ADK RKA-KI L DIPA Revisi; dan
d. · · · ( 1 0) .
Demikian kami sampaikan, atas kerja samanya diucapkan terima kasih . (Sekretaris Jenderali Sekretaris Utamal Sekretarisi Pej abat Eselon I
Kernen terian I Lem baga)
. . . ( 1 1 ) NIPI NRP . . . ( 1 2) .
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B LI K I N D O N E S I A
5
-Keterangan:
1 . Diisi dengan Logo Kementerianj Lembaga.
2 . Diisi dengan nomenklatur Kementerianj Lembaga.
3 . Diisi dengan unit eselon I pengu sul Revisi Anggaran. 4 . Diisi dengan alamat unit eselon I .
5 . Diisi dengan dasar hukum lainnya (seperti: UU, PP, Perpres) , keputusan sidang kabinet, atau keputusan rapat yang dipimpin menteri koordinator.
6 . Diisi dengan alasanj pertimbangan yang menjadi penyebab dilakukannya Revisi Anggaran dari sisi perubahan kebij akan atau ada penugasan baru .
7 . Diisi dengan alasanjpertimbangan dari sisi tujuan Revisi Anggaran, antara lain: antisipasi terhadap perubahan kondisi dan prioritas kebutuhan , mempercepat pencapaian kinerj a Kementerianj Lembaga, dan j atau meningkatkan efektivitas, kualitas belanj a dan optimalisasi penggunaan anggaran yang terbatas (pilih sesuai keperluan) .
8 . Diisi dengan kategori revisi yaitu : perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran belanj a termasuk pergeseran rincian anggaran belanjanya, perubahan atau pergeseran rmc1an anggaran dalam hal pagu anggaran tetap, danj atau perubahan/ ralat karena kesalahan administrasi (pilih sesuai keperluan) .
9 . Diisi dengan j enis Revisi Anggaran, contoh antara lain: pergeseran antar keluaran dalam satu kegiatan dan satu Satker dalam rangka memenuhi kebutuhan biaya operasional.
1 0 . Diisi dengan dokumen pendukung lainnya terkait dilakukan yang dilakukan (contoh: Surat Pernyataan Penggunaan Kontraktual/ Sisa Anggaran Swakelola) .
1 1 . Diisi dengan nama Pejabat Eselon I Kementerian/ Lembaga.
1 2 . Diisi dengan NIP/ NRP Pejabat Eselon I Kementerian/ Lembaga.
Revisi Anggaran Sisa Anggaran
M E N TE R ! K E U A N G A N R E P U B L I K I N D O N ES I A
6
-MATRIKS PERUBAHAN (SEMULA-MENJADI)
ESELON !. . . ( 1 )
No . Uraian_ Semula Menj adi
A. Satker . . ... . . (2) (kode Digital Stamp) ( 1 2)
1 . Program . . . (3) 2 . Kegiatan . . . (4) 3 . Keluaran (Output) .. . . (5) • Volume aaa (6) bbb (7) • Rupiah Rp .xxx.xxx (9) Rp .yyy.yyy ( 1 0)
B . Satker. . . .. .. (2) (kode Digital Stamp) ( 1 2)
1 . Program . . . (3) 2 . Kegiatan . . . ( 4) 3 . Keluaran (Output) . . . . (5) • Volume aaa (6) _ bbb (7) • Rupiah Rp .xxx.xxx (9) Rp .yyy.yyy ( 1 0) Keterangan:
1 . Diisi dengan nomenklatur eselon I pengusul Revisi Anggaran.
2 . Diisi dengan nomenklatur Satker yang direvisi.
3 . Diisi dengan Program yang direvisi. 4 . Diisi den
g
an Kegiatan yang direvisi.+ /
-ccc(8)
Rp .zzz. zzz( 1 1 )
ccc(8) Rp . zzz. zzz( 1 1 )
5 . Diisi dengan Keluaran (Output) yang direvisi (termasuk apabila terj adi perubahan j enis Keluaran (Output) ) .
6 . Diisi dengan volume Keluaran (Output) awal sebelum Revisi Anggaran. 7 . Diisi dengan volume Keluaran (Output) akhir setelah Revisi Anggaran.
8 . Diisi dengan penambahan/pengurangan volume Keluaran (Output) setelah Revisi Anggaran.
9 . Diisi dengan alokasi anggaran awal sebelum Revisi Anggaran. 1 0 . Diisi dengan alokasi anggaran akhir setelah Revi'si Anggaran.
1 1 . Diisi dengan penambahanjpengurangan alokasi anggaran setelah Revisi Anggaran.
M E N TE R I K E UA N G A N R E P U B L I K I N D O N E S I A
7
-C . FORMAT SURAT USULAN REVIS! ANGGARAN DARI PPA BUN KEPADA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UNIT ESELON ! . . .. . . ... . . ... . . . .. .. . . . (2)
}
Alamat . . ... . . ... .. .. .. .. ... . . . ... . . . .. .. (3) KOP PPA BUN
Nom or Sifat Lampiran Hal : S- I / 2 0XX : Segera : Satu Berkas
: U sulan Revisi Anggaran
Yth. Direktur Jenderal Anggaran Di
j akarta
(tanggal-bulan) 2 0XX
1 . Dasar Hukum :
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 02 / 20 1 4 tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2 0 1 5 ;
b . . . (4) ;
c. DHP RDP BUN . . . No . . . Tanggal. . . ; d . DIPA BUN . . . No . . . Tanggal . . . kode Digital Stamp . . . 2 . Alasan j pertimbangan perlunya Revisi Anggaran:
a . . . (5) ; b . . . (6) .
3 . Bersama ini diusulkan Revisi Anggaran dengan rincian sebagai berikut:
a. Kategori revisi . . ... . (7) ;
b . Jenis revisi . . . (8) .
4 . Berkenaan dengan usulan Revisi Anggaran tersebut di atas dilampirkan data dukung berupa:
a. Matriks perubahan (semula-menjadi) sebagaimana daftar terlampir;
b. SPTJM;
c. ADK RDP BUN DIPA Revisi; dan d . 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (9) .
Demikian kami sampaikan, atas kerj a samanya diucapkan terima kasih .
(Pej abat Eselon I Kementerian Keuangan selaku Pemimpin PPA BUN)
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 • • 0 0 0 0 • • 0 0 • • 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 1 0) NIP/ NRP . . . ( 1 1 )
Keterangan:
M E N TE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
8
-1 . Diisi dengan Logo Kementerian Keuangan .
2 . Diisi dengan PPA BUN pengusul Revisi Anggaran.
3 . Diisi dengan alamat PPA BUN.
4 . Diisi dengan dasar hukum lainnya (seperti: UU, PP, Perpres) , keputusan sidang kabinet, keputusan rapat yang dipimpin menteri koordinator, direktif Presiden, atau direktif Wakil Presiden.
5 . Diisi dengan alasanf pertimbangan yang menj adi penyebab dilakukannya Revisi Anggaran dari sisi perubahan kebijakan atau ada penugasan baru .
6 . Diisi dengan alasanfpertimbangan dari sisi tujuan Revisi Anggaran, antara lain : antisipasi terhadap perubahan kondisi dan prioritas kebutuhan, atau direktif Presiden, dalam rangka menindaklanjuti hasil sidang Kabinet.
7 . Diisi dengan kategori revisi yaitu : perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran belanja termasuk pergeseran rincian anggaran belanj anya, perubahan atau pergeseran rincian anggaran dalam hal pagu anggaran tetap, danj atau perubahan / ralat karena kesalahan administrasi (pilih sesuai keperluan) .
8 . Diisi dengan j enis Revisi Anggaran, contoh antara lain: pergeseran antar Subbagian Anggaran Bendahara Urn urn Negara (dari BA 999 . 0 8 ke BA 9 9 9 . 99) . 9 . Diisi dengan dokumen pendukung lainnya terkait dilakukan Revisi Anggaran
yang dilakukan (contoh: hasil keputusan Sidang Kabinet) .
1 0 . Diisi dengan nama Pejabat Eselon I Kementerian Keuangan selaku Pemimpin PPA BUN.
1 1 . Diisi dengan NIP / NRP Pejabat Eselon I Kementerian Keuangan selaku
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
9
-MATRIKS PERUBAHAN (SEMULA - MENJADI)
PPA BUN BA . . . ( 1 )
No . Uraian Semula Menjadi
A. S atker . . . (2) (kocle Digital Stamp) ( l 2)
4 . Program . . . (3) 5 . Kegiatan . . . (4) --6 . Keluaran '--- (Outp_ut) . . . (5) • Volume aaa (6) bbb (7) • Rupiah Rp .x:xx.xxx (9) Rp :yyy::VY'J ( 1 0)
B . S atker . . . (2) (kocle Digital Stamp) ( 1 2)
4 . Program ... (3) 5 . Kegiatan ... (4) 6 . Keluaran (Output) . . . (5) • Volume aaa (6) bbb (7) • Rupiah Rp .x:xx.x:xx (9) Rp .yyy.yyy ( 1 0) Keterangan :
1 . Diisi dengan nomenklatur PPA BUN pengusul Revisi Anggaran .
2 . Diisi dengan nomenklatur Satker yang direvisi .
3 . Diisi dengan Program yang direvisi.
4 . Diisi dengan Kegiatan yang direvisi .
+/ -ccc(8) Rp . zzz. zzz( 1 1 ) ccc(8) Rp . zzz. zzz( 1 1 )
--5 . Diisi dengan Keluaran (Output) yang direvisi (termasuk apabila te1j adi
perubahan j enis Keluaran (Output)) .
6 . Diisi dengan volume Keluaran ( Output) awal sebelum l�evisi Anggaran .
7 . Diisi dengan volume Keluaran ( Output) akhir setelah Revisi Anggaran .
8 . Diisi dengan penambahanjpengurangan volume Keluaran ( Output) se telah
H.evisi Anggaran .
9 . Diisi dengan alokasi anggaran awal sebelum Revisi Anggaran .
1 0 . Diisi dengan alokasi anggaran akhir setelah Revisi Anggaran .
1 1 . Diisi dengan penambahanjpengurangan alokasi anggaran
Revisi Anggaran.
1 2 . Diisi dengan Digital Stamp semula.
setelah
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd .
LAMPI RAN VIII
PERATURAN M E NTER! KEUANGAN REPUBLIK I N D O N ESIA
NOMOR 2 5 7 / PMK . 0 2 / 2 0 1 4
TENTANG
TATA CARA REVIS! ANGGARAN TAHUN ANGGARAN 20 1 5
M E NTE R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
FORMAT SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK A. FORMAT SPTJM KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA K/L
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN/ LEMBAGA .. .. . . .. ... (2)
}
UNIT ESELON I . . .. . . . ... ... . ... . .. . . (3) KOP Kementerian/ Lembaga
Satuan Kerja . . ... ... . . ... . . ... . . ... . . (4)
Alamat . . . ... . . .. .. ... . ... . . . ... . . .. ... . . . .. . . . .. .... (5)
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK NOMOR :· ... . . .. . . ... . ... ... . . ... . . .. .. . . ... . (6)
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama
NIP/ NRP Jabatan
: . . . (7) : . . . (8)
: Kuasa Pengguna Anggaran
Dalam rangka pengajuan usul Revisi Anggaran sesuai surat nomor. ... (9)
tanggal ... . ... . . .. ( 1 0) dengan ini menyatakan dan bertanggung j awab secara penuh
atas hal-hal sebagai berikut:
1 . Kuasa Pengguna Anggaran sanggup menyelesaikan Keluaran (Output) yang telah
direncanakan.
2 . Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung jawab secara formal dan material atas kebenaran usulan Revisi Anggaran yang diajukan.
3 . Usulan Revisi Anggaran telah disusun sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai tata cara revisi anggaran.
4 . Dokumen- dokumen yang dipersyaratkan dalam rangka Revisi Anggaran telah disusun dengan lengkap dan benar, disimpan oleh Satker, dan siap untuk diaudit sewaktu-waktu .
5 . Perhitungan kebutuhan anggaran yang dituangkan dalam TOR/ RAB telah disusun mengikuti ketentuan dan merupakan harga yang paling ekonomis .
6 . Revisi Anggaran yang dilaksanakan tidal<: mengurangi volume Keluaran (Output) yang telah direncanakan.
7 . Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar dan menimbulkan Kerugian Negara, saya bersedia menyetorkan Kerugian Negara tersebut ke Kas Negara.
8 . Dalam hal Revisi Anggaran mengakibatkan permasalahan hukum, menj adi tanggung j awab Kuasa Pengguna Anggaran.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar, dan tidak dibawah tekanan.
. . . , . . . ( 1 1 )
.---. Kuasa Pengguna Anggaran
Materai 6000
'---'
. . . ( 1 2)
M E NTE R ! K E UAN GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
2
-Keterangan :
1 . Diisi dengan ·logo Kernen terian I Lem bag a.
2 . Diisi dengan uraian nama Kementeriani Lembaga.
3 . Diisi dengan uraian nama unit eselon I. 4. Diisi dengan uraian nama Satker.
5 . Diisi dengan alamat Satker. 6 . Diisi dengan nomor SPTJM .
7 . Diisi dengan nama pejabat penanda tangan SPTJM.
8 . Diisi dengan NIPI NRP pej abat penanda tangan SPTJM .
9 . Diisi nom o r sur at usulan Revisi Anggaran . 1 0 . Diisi tanggal surat usulan Revisi Anggaran.
1 1 . Diisi dengan tempat dan tanggal penandatanganan SPTJM . 1 2 . Diisi dengan nama KPA.
M E NTE R I I< EUANGAN R E P U B L I I< I N DO N ES IA
3
-B . FORMAT SPTJM KUASA PENGGUNA ANGGARAN PELAKSANA KEGIATAN
BA BUN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UNIT ESE LON I . .. . . . .. . ... . . .... ... . . . . (2)
}
KOP PPA BUNAlamat .. ... .... . . .. .. . .. . .. . .... . . (3)
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK NOMOR : . . ... ... . . ... .. .. . . ... . . .... ... . .... . : . . . (4) Yang bertanda tangan .di bawah ini:
Nama NIP/ NRP Jabatan
: 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 (5)
: 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (6)
: Kuasa Pengguna Anggaran
Dalam rangka pengajuan u sul Revisi Anggaran sesuai surat nomor ... . ... (7)
tanggal . . . (8) dengan ini menyatakan dan bertanggung j awab secara penuh
atas hal-hal sebagai berikut:
1 . Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung jawab secara formal dan material atas kebenaran usulan Revisi Anggaran yang diajukan.
2 . Usulan Revisi Anggaran telah disusun sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai tata cara Revisi Anggaran.
3 . Dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dalam rangka Revisi Anggaran telah disusun dengan lengkap dan benar, disimpan oleh Satuan Kerj a, dan siap untuk diaudit sewaktu-waktu .
4 . Perhitungan kebutuhan anggaran yang dituangkan dalam TOR/ RAB telah disusun mengikuti ketentuan dan merupakan harga yang paling ekonomis . 5 . Revisi Anggaran yang dilaksanakan tidak mengurangi volume Keluaran yang
telah direncanakan.
6 . Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar dan menimbulkan Kerugian Negara, saya bersedia menyetorkan Kerugian Negara tersebut ke Kas Negara.
7 . Dalam hal Revisi Anggaran memerlukan reviu APIP K/ L, u sulan Revisi Anggaran telah disusun berdasarkan Surat Hasil Reviu .
8 . Dalam hal Revisi Anggaran mengakibatkan permasalahan hukum, menj adi tanggung j awab Kuasa Pengguna Anggaran.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar, dan tidak dibawah tekanan .
• • • • • 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 • • • • • • • • • • • • • , 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 • • (9)
.---, Kuasa Pengguna Anggaran
Materai 6000
0 0 0 0 • • 0 0 0 0 0 • • • • • • • • • • • • • • • • • • : • • • 0 0 0 0 0 0 0 • • • • • • • • 0 0 0 • • • 0 0 0 0 0 0 .( 1 0)
M E NTE R I K E UA N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
4
-Keterangan :
( 1 ) Diisi dengan logo Kementerian Keuangan.
(2) Diisi dengan uraian nama PPA BUN.
(3) Diisi dengan alamat PPA BUN.
( 4) Diisi dengan nom or SPT JM .
(5) Diisi dengan nama pej abat penanda tangan SPTJM . (6) Diisi dengan NIP/ NRP pejabat penanda tangan SPTJM . (7) Diisi dengan tempat dan tanggal penandatanganan SPTJM. (8) Diisi nomor surat usulan Revisi Anggaran.
(9) Diisi tanggal surat u sulan Revisi Anggaran. ( 1 0) Diisi dengan nama KPA.
M E NTE R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N E S I A
5
-C . FORMAT SPTJM KUASA PENGGUNA ANGGARAN PENYALUR DANA BA BUN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UNIT ESELON 1 . . . . . ... . .... . . ... ... . . .. . ....
(2)}
KOP PPA BUN Alamat . . ... . . _ . . . . ... . . (3)SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK NOMOR : . . . (4)
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : . . . (5)
NIP / NRP : . . . (6)
J abatan : Kuasa Pengguna Anggaran
Dalam rangka pengajuan usul Revisi Anggaran sesuai surat nom or. . . (7)
tanggal . . . ... . (8) dengan ini menyatakan dan bertanggung jawab secara penuh
atas hal-hal sebagai berikut:
1 . Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung j awab secara formal atas u sulan Revisi Anggaran yang diajukan.
2 . Usulan Revisi Anggaran telah disu sun sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai tata cara revisi anggaran.
3 . Dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dalam rangka Revisi Anggaran telah disu sun dengan lengkap dan benar, disimpan oleh Satuan Kerj a, dan siap untuk diaudit sewaktu-waktu.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar, dan tidak dibawah tekanan.
Materai 6000
. . .. . . , . . . (9) Kuasa Pengguna Anggaran
. . . ( 1 0) NIP/ NRP . . . ( 1 1 )
M E NTE R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N ES I A
6
-Keterangan:
( 1 ) Diisi dengan logo Kementerian Keuangan .
(2) Diisi dengan uraian nama PPA BUN.
(3) Diisi dengan alamat PPA BUN. (4) Diisi dengan nomor SPTJM .
(5) Diisi dengan nama pej abat penanda tangan SPTJM. (6) Diisi dengan NIP / NRP pejabat penanda tangan SPTJM . (7) Diisi nomor surat usulan Revisi Anggaran.
(8) Diisi tanggal surat usulan Revisi Anggaran.
(9) Diisi dengan tempat dan tanggal penandatanganan SPTJM . ( 1 0) Diisi dengan nama KPA.
M E NTE R ! K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N ES I A
7
-D . FORMAT S:ITJM ESELON I KEMENTERIAN/ LEMBAGA
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN/ LEMBAGA . .. . .. ... . . .. . (2)
}
.UNIT ESELON I ... ... ... . . . . ... . ... .. .. . (3) KOP Kementerian/ Lembaga
Alamat . . . . .. .. . ... ... . . . ... ... . .. .. ... . . . ... . (4)
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK NOMOR : ._. .... .. . . .... . . .. . . . ... ... . ... ... . . ... . . (5) Yang bertanda tang an di bawah ini:
Nama : . . . (6)
: . . . (7)
NIP
Jabatan : Sekretaris Jenderalj Sekretaris Utama/ Sekretaris/ Pej abat Eselon I (8)
Dalam rangka pengajuan usul Revisi Anggaran sesuai surat nomor. . ... (9)
tanggal ... . ... .. ( 1 0) dengan ini menyatakan dan bertanggung j awab secara penuh
atas hal-hal sebagai berikut:
1 . Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung jawab secara formal dan material atas u sulan Revisi Anggaran yang diajukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan .
2 . Kuasa Pengguna Anggaran sanggup menyelesaikan Keluaran (Output) yang telah direncanakan.
3 . Usulan Revisi Anggaran yang diajukan oleh Kuasa Pengguna Anggaran telah diteliti, diperiksa kesesuaian dan kelengkapan dokumen pendukung yang disampaikan . .
4 . Dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dalam rangka Revisi Anggaran telah disusun dengan lengkap dan benar, disimpan oleh Satuan Kerja dan unit Eselon I, dan siap untuk diaudit sewaktu-waktu .
5 . Dalam hal, Revisi Anggaran memerlukan reviu APIP K/ L, usulan rev1s1 anggaran telah disusun berdasarkan Surat Hasil Reviu dan/ a tau hasil verifikasi APIP K/L.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar, dan tidak di bawah tekanan .
Materai 6000
. . . ... . . , . . . ( 1 1 )
Sekretaris Jenderalj Sekretaris Utama/ Sekretaris/ Pej abat Eselon I
. . . ... . . . .. : .. ... . ... .. .... . ... ... .... . ( 1 2)
M E NTE R ! K E UANGAN R E P U B L I K I N D O N ES I A
8
-Keterangan:
1 . Diisi dengan logo Kementerianj Lembaga.
2 . Diisi dengan uraian nama Kementerianj Lembaga. 3 . Diisi dengan uraian nama unit Eselon I .
4 . Diisi dengan alamat unit Eselon I .
5 . Diisi dengan nomor SPTJM .
6 . Diisi dengan nama pej abat penanda tangan SPTJM .
7 . Diisi dengan NIP / NRP pejabat penanda tangan SPTJM .
8 . Diisi dengan uraian j abatan penanda tangan SPTJM sesuai keperluan. 9 . Diisi nom or surat u s ulan revisi anggaran.
10. Diisi tanggal surat usulan revisi anggaran .
1 1 . Diisi dengan tempat dan tanggal penandatanganan SPTJM. 1 2 . Diisi dengan nama pejabat peilanda tangan SPTJM.
M E NTE R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
- 9
-E . FORMAT SURAT P-ERNYATAAN PPA BUN
LOGO ( 1 ) KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
UNIT ESELON I . . .. . . ... . . .. (2)
}
KOP PPA BUNAlamat . . . .... .. . . ... .. .. . . . ... . . ... (3)
SURAT PERNYATAAN NOMOR : . ... ... . . ... . ... . . ; . . . (4)
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : . . . (5)
NIP / NRP : . . . (6)
Jabatan : Pemimpin PPA BUN BA . . . . ... ... . (7)
Dalam rangka pengajuan usul Revisi Anggaran sesuai surat nomor ... . . (8)
tanggal . ... ... . . (9) dengan ini menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1 . Usulan Revisi Anggaran telah disusun sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan mengenai tata cara revisi anggaran .
2 . Dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dalam rangka Revisi Anggaran telah disusun dengan lengkap dan benar, disimpan oleh Satuan Kerja, dan siap untuk diaudit sewaktu-waktu .
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar, dan tidak dibawah tekanan.
Materai 6000 . . . . ... ... . . .. .. . . . .... ) . . . · . . . ( 1 0) . . . · . . . .. .. . . ... . . : .. . ( 1 1 ) . . . ( 1 2) NIP/ NRP . . . . ... . . . ... ... . ... ... .... ... . . ... .. .. . . ( 1 3)
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
1 0
-Keterangan :
( 1 ) Diisi dengan logo Kementerian Keuangan .
(2) Diisi dengm� uraian nama PPA BUN .
(3) Diisi dengm� alamat PPA BUN.
(4) Diisi dengan nomor Surat Pernyataan .
(5) Diisi dengan nama pejabat penanda tangan Surat Pernyataan .
(6) Diisi dengan NIP / NRP pejabat penanda tangan Surat Pernyataan .
(7) · Diisi dengan nomenklatur dan kode BA BUN
(8) Diisi nomor surat usulEm Revisi Anggaran .
(9) Diisi tanggal surat usulan Revisi Anggaran.
( 1 0) Diisi dengan tempat dan tanggal penandatanganan Surat Pernyataan .
( 1 1 ) Diisi dengan nomenklatur j abatan pejabat penanda tangan Surat
Pernyataan.
( 1 2) Diisi dengm� nama pejabat penanda tangan Surat Pernyataan .
( 1 3) Diisi dengan NIP / NRP pejabat penanda tangan Surat Pernyataan .
MENTER! KEUANGAN REPUBLIK IND ONESIA,
ttd .
LAMPIRAN IX
PE RATURAN M E NTER! KEUANGAN REPUB LI K I N D O N ESIA
NOMOR 2 5 7 I PMK • 0 2 I 2 0 1 4
TENTA NG
TATA CARA REVIS! AN GGARAN T/\HUN ANG GARAN 2 0 1 5
LO GO ( 1)
M E NTE R I I< E UANGAN R E P U B Li f< I N DO N ES I A FORMAT SURAT HASIL REVIU
KEMENTERIANI LEMBAGA . . . .. .
}
(2)��������-��-������-�<���-�����-��-�����
. . ·.·.·.·.· .· .· .·.·((!j
KOP Nomor Sifat Lampi ran H al : S - I / 2 0XX (tanggal-bulan) 2 0XX : Segera: H asil Reviu Revisi Anggaran
Yth . Sekretaris Jenderal/ Sekretaris Utamai Sekretaris/ Pej abat Eselon I . . . (5)
Di
Tern pat
Berkenaan dengan Surat Sekretaris Jenderal/ Sekretaris Utama/ Sekretaris / Pej abat Eselon I . . . (6) Nomor . .. (7) yang diterima secara lengkap pada tanggal . .. (8) , bersama ini
kami sampaikan hasil reviu sebagai berikut:
1 . U sulan Revisi Anggaran dengan rincian se bagai beriku t:
a. Kategori Revisi Anggaran : .. . (9 ; )
b . Jenis Revisi Anggaran : ... ( 1 0) ;
c . Revisi Anggaran menyebabkan penambahan j pengurangan pagu anggaran sebesar Rp . . . ( 1 1 ) ;
d . S atker: .. . ( 1 2) .
2 . Surat u sulan Revisi Anggaran tersebut diatas telah dilampiri data dukung berupa:
a. M atriks perubahan (semula-menj adi) ;
b . S PTJM;
c. AD K RKA KI L DIPA Revisi atau ADK RDP BUN DIPA Revisi .. . ( 1 3) ;
d . RKA S atker atau RKA BUN . . . ( 1 4) ;
e . Copy DIPA terakhir atau Copy DIPA BUN terakhir ... ( 1 5) ; dan
f. . . . ( 1 6) .
3 . Adapun pertimbangan dilakukannya Revisi Anggaran adalah . . . .. ( 1 7) .
4 . Berdasarkan reviu yang telah dilakukan, tidak terdapat hal-hal yang membuat kami
yakin bahwa usulan Revisi Anggaran terkait . . . sebesar Rp . . ... ( 1 8) tidak sesuai dengan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor . . . j PMK.02 1 . . . ( 1 9) tentang Tata Cara Revisi
Anggaran Tahun Anggaran 2 0 1 5 .
Kami menyampaikan terima kasih atas kerj a sama selama proses reviu kepada pej abatl pegawai pada Sekretaris Jenderal/ Sekretaris Utamai Sekretarisi Pejabat Eselon I
... (20)
Demikian kami sampaikan, atas perhatian Saudara disampaikan terima kasih .
Tembusan :
a.n. Inspektur Jenderal Inspektur .... (2 1 )
. . . (22)
NIP I NRP .. ... ... . ... . . . ... (23) 2. Sekretaris Jenderali Sekretaris Utamai Sekretarisi Pejabat Eselon I . . .. ; (24)
1 . Inspektur Utamal lnspektur Jenderall Pimpinan APIP . . .
;
}
IVI E N TE R I I< E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N E S I A
2
-Keterangan :
1 . Diisi dengan Logo Kementerian/ Lembaga.
2 . Diisi dengan nomenklatur Kementerian/ Lembaga. 3 . Diisi dengan nama APIP K/L.
4. Diisi dengan alamat APIP K/L.
5 . Diisi dengan Unit Eselon I Pengusul Revisi Anggaran. 6 . Diisi dengan Unit Eselon I Pengusul Revisi Anggaran .
7 . Diisi dengan nomor surat usulan Revisi Anggaran yang diajukan oleh Unit Eselon I .
8 . Diisi dengan tanggal penerimaan dokumen pendukung u sulan Revisi A,nggaran secara lengkap.
9 . Diisi dengan kategori Revisi Anggaran yaitu : perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran belanj a termasuk pergeseran rincian anggaran belanj anya atau perubahan atau pergeseran rincian anggaran dalam hal pagu anggaran tetap .
1 0 . Diisi dengan j enis Revisi Anggaran, contoh antara lain: percepatan penarikan
PHLN danj atau PHDN.
1 1 . Diisi dengan nominal penambahanjpengurangan anggaran. 1 2 . Diisi dengan uraian Satker yang mengalami Revisi Anggaran.
1 3 . Diisi sesuai dengan Bagian Anggaran yang dilakukan Revisi Anggaran. 1 4 . Diisi sesuai dengan Bagian Anggaran yang dilakukan Revisi Anggaran. 1 5 . Diisi sesuai dengan Bagian Anggaran yang dilakukan Revisi Anggaran.
1 6 . Diisi dengan dokumen pendukung lainnya terkait Revisi Anggaran yang dilakukan.
1 7 . Diisi dengan alasanjpertimbangan sesuai dengan surat u sulan Revisi Anggaran.
1 8 . Diisi dengan j enis Revisi Anggaran yang dilaksanakan beserta nominalnya. 1 9 . Diisi dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang Tata Cara Revisi Anggaran
Tahun Anggaran 20 1 5 .
2 0 . Diisi dengan Unit Eselon I Pengusul Revisi Anggaran.
2 1 . Diisi dengan J abatan Eselon II yang menandatangani surat basil revm atas nama Inspektur Jenderalj pimpinan APIP K/L.
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
3
-2 -2 . Diisi dengan nama Inspektur / Pej abat Eselon II penanda tangan surat basil
reviu u sulan Revisi Anggaran unit eselon I.
2 3 . Diisi dengan. NIP/ NRP Inspektur/ Pejabat Eselon II penanda tangan surat basil reviu usulan Revisi Anggaran unit eselon I .
24. Diisi dengan Pimpinan APIP K/ L, Pimpinan Uriit Eselon I yang mengajukan Revisi Anggaran, dan Pimpinan Unit Perencanaan Kementerianj Lembaga.
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.