• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGERTIAN TENTANG TEKNOLOGI DIGITAL Immigrant

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGERTIAN TENTANG TEKNOLOGI DIGITAL Immigrant"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

PENGERTIAN TENTANG TEKNOLOGI DIGITAL

PENGERTIAN TENTANG TEKNOLOGI DIGITAL!!!

Teknologi digital, adalah teknologi yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia, atau manual. Tetapi cenderung pada sistem pengoperasian yang otomatis dengan sistem

komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung yang sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk

informasi sebagai nilai-nilai numeris.

Sumber : http://pengertian-analog-dan-digital.html

Konsep Dasar Digital A. PENGERTIAN TEKNOLOGI BERBASIS DIGITAL Konsep Dasar Digital

Sistem digital merupakan bentuk perkembangan dari sistem analog. Sebuah sistem digital menggunakan urutan angka untuk mewakili

informasi, dan tidak seperti sinyal analog, sinyal digital bersifat

noncontinuous. Secara garis besar, sistem digital memiliki kode dalam bentuk binary, yang besar atau kecil nilainya diukur oleh jumlah bit, atau yag disebut juga dengan bandwidht, karena jumlahnya (bit) akan

berpengaruh pada akurasi daripada sistem yang berbasis digital.

Contoh alat yang mengandalkan sistem digital antara lain :

·

MP3 Player

·

DVD Player

·

Kamera digital

·

Internet

Sinyal digital, analog, dan tentu saja peralatan yang berkaitan, pada umumya tidak saling kompatibel. Hal ini mengharuskan hubungan antara analog ke digital dan digital ke analog yang membutuhkan proses konversi. Ini akan membatu kita menggunakan peralatan yang berbasis analog dan digital dalam keseluruhan sistem komunikasi.

CONTOH PENERAPAN TEKNOLOGI

PENGENDALI

BERBASIS DIGITAL

Teknologi Pengendali Berbasis Digital

Prinsip dan Cara Kerja Kamera Digital

(2)

bisa dilihat secara langsung secara digital tanpa harus melalui proses pencetakkan terlebih dahulu. Sampai sekarang cara kerja kamera modern masih dikembangkan oleh setiap produsen kamera.

1. Kamera Saku (Point and Shoot Camera)

Kamera Point and Shoot Camera paling banyak digunakan orang karena mudah pemakaiannya dan relatif murah. Kamera ini dirancang untuk mereka yang kurang menyukai kontrol manual atau kata lain serba otomatis. Kamera ini mempunyai fasilitas yang menarik antara lain :

a. Optical zoom

Yaitu fasilitas pembesaran gambar yang dilakukan dengan kombinasi reposisi lensa. b. Digital zoom

Yaitu failitas pembesaran gambar yang dilakukan secara digital. Proses ini sebenarnya hanya berupa proses crooping dan pembesaran menggunakan software internal kamera. Zoom ini mengakibatkan gambar menjadi kabur (blur).

c. Resolusi sampai dengan 3,1 mega piksel

Media bidik bisa berupa lensa konvensional. LCD, atau merupakan kombinasi keduanya

2. Kamera Digital SLR (Single Lens Refee)

Resolusi terendah yang dimiliki kamera digital SLR (Single Lens Reflex) adalah ,,a megapiksel. Seperti halnya pada kamera SLR analog, kamera digital SLR juga memiliki kualitas gambar terbaik karena

menggunakan lensa optik dan sistem kendali manual. Selain kendali yang diberikan secara manual, kamera ini juga memiliki sistem kendali

otomatis yang dibantu oleh mikro prosesor yang cukup canggih.

Kamera digital bertipe SLR ini, seperti halnya kamera SLR analog, juga menggunakan lensa yang bisa dilepas dan diganti dengan lensa berdiameter lebih besar atau lebih kecil sesuai kebutuhan. Selain itu, penempatan tombol dan fungsi dasar kedua kamera digital ini tidak banyak berbeda. Komponen dasar kamera ini bisa dilihat pada gambar. Ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan kamera digital SLR, yaitu lensa dan blitz.

KOMPONEN KAMERA: a. LENSA

Lensa adalah media penyaring pertama pada saat kita memindai gambar untuk disimpan. Karena itu pengetahuan dasar tentang lensa kamera digital sangat perlu. Lensa kamera saat ini didiesain

menggunakan komputer untuk meningkatkan akurasi. Untuk menambah ketajaman lensa, pada lensa ini dilapisi cairan kimia tertentu.

Berikut ini beberapa jenis lensa yang digunakan pada kamera digital SLR:

a) Lensa Standar

2) Lensa Wide Angle (sudut Lebar)

(3)

4) Lensa Zoom

,) Lensa Makro

b. PEMBIDIK KAMERA

Perangkat pembidik kamera adalah jendela kecil untuk melihat komposisi gambar yang akan dipotret untuk melihat komposisi gambar yang akan dipotret. Satu hal yang penting dalam perangkat pembidik ini, yaitu akurasi. Setiap jenis perangkat pembidik mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pada kamera digital, ada tiga jenis perangkat pembidik yaitu :

1) Pembidik Optik Paralel

2) Pembidik LCD (Liquid Crystal Display)

3) Pembidik Optik TTI

Dalam Media Penyimpanan Foto, Kamera analog (kamera biasa) menggunakan lensa untuk mentransfer hasil foto ke dalam negative flm dari cahaya yang ditangkap.Negative flm ini merupakan media

penyimpannya, dan sangat sensitif terhadap cahaya. Sedangkan pada kamera digital perekam gambar menggunakan sensor CCD(Charge Coupled Device) atau CMOS (Complemetary Metal Oxidane Silicon) yang kemudian hasilnya direkam dalam format digital ke dalam media

penyimpanan digital semacam Compact Flash, Secure Digital, Memory Stick, dsb. Karena hasil disimpan dalam format digital akan memudahkan untuk ditransfer ke pengolah foto digital semacam komputer, untuk

keperluan editing berupa perubahan pada warna, ketajaman, kecerahan dan latar belakang objek.

Cara Kerja Kamera Digital

Pada saat kita menekan tombol shutter, maka di dalam kamera terjadi tahapan-tahapan untuk memproses gambar.

Berikut adalah gambaran tentang proses tersebut :

a. Lensa menangkap gambar, lalu diteruskan ke bagian panel penangkap gambar. Penangkap gambar atau biasa disebut sensor yang berfungsi sebagai view fnder, mengirimkan gambar ke LCD. Sementara pada kamera DSLR, gambar juga dilewatkan ke cermin pantul yang

merefleksikan gambar ke jendela intip (eye fnder)

(4)

3. Tugas Sensor adalah merubah sinyal analog (gambar yang ditangkap oleh lensa) menjadi sinyal listrik. Pada Sensor ini terdapat jutaan titik sensor yang dikenal dengan pixel. Jadi istilah pixel atau megapixel pada kamera digital sebenarnya mengacu pada jumlah titik pada sensor ini. Semakin banyak titik sensornya, maka akan semakin halus dan semakin tinggi resolusi gambar yang dihasilkan.

4. Gambar yang ditangkap oleh sensor diteruskan ke bagian pemrosesan gambar yang tugasnya memproses semua data dari sensor menjadi data digital berupa fle format gambar, serta melakukan proses kompresi

sesuai format gambar yang dipilih (RAW, JPEG dan sebagainya). Di bagian ini selain chipset yang berperan, software (frmware) dari kamera yang bersangkutan juga menentukan hasil akhir gambar. Kedua bagian inilah yang akan menentukan karakter dari kamera digital tersebut. Itulah sebabnya, setiap merek kamera memiliki software dan chipset sendiri-sendiri pada kamera mereka.

,. Proses yang terakhir adalah mengirimkan hasil fle gambar dalam format yangdipilih ke bagian penyimpanan (storage) atau memory card.

Biasanya, memory card berupa SD, CF dan sebagainya.

Tahapan selanjutnya adalah proses yang dilakukan di luar kamera. Namun pada kamera digital moderen, masih menyediakan opsi

pencetakan langsung yang disebut PictBridge, ExifPrint dan sebagainya. SUMBER :

http://komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/media-convergence/12-response-paper-ptk-2012/204-konsep-dasar-analog--digital

 http://www.adipedia.com/2011/03/cara-kerja-kamera-konvensional-non.html

 http://tropiz.com/pengetahuan/prinsip-dan-cara-kerja-kamera-digital/

http://www.engineeringtown.com/kids/index.php/kamu-harus-tahu/220-bagaimanakah-cara-kerja-kamera

http://blog.politekniktelkom.ac.id/30110436/2013/01/18/cara-kerja-kamera-analog-dan-digital/

Kesimpulan :

(5)

Perbedaan analog dan digital terdapat pada bagaimana penyimpanan data dan bagaimana proses penyebarannya. Dalam penyebarannya, analog disebarkan lewat

gelombang elektromagnetik yang kontinu serta banyak dipengaruhi oleh noise atau derau. Sementara teknologi basis digital akan menyederhanakan datanya, sehingga data akan menjadi lebih mudah untuk disebarkan tanpa banyak mendapat pengaruh noise atau derau yag mengganggu kualitas data yang disebarkan.

Contoh yang mudah dapat kita lihat pada media musik yang biasa kita gunakan pada zaman dulu dan dibandingkan dengan media yang kita gunakan sekarang.

Dulu kita menggunakan kaset dengan pita sebagai media untuk menyimpan musik agar kita dapat memutarnya kembali. Kaset pita merupakan teknologi analog. Lain dengan

sekarang dimana kita lebih suka menyimpan musik dan mendengarkannya dari mp3 player, laptop, handphone, ipod, dan lain sebagainya, yang merupakan bentuk teknologi berbasis digital.

Ketika kita ingin menyalin suara yang terdapat pada kaset dengan pita, kualitasnya tentu akan sangat dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari alat perekam yang digunakan, hingga dapat pula dipengaruhi oleh berapa kali kita menggandakan suara yang terdapat pada pita kaset tersebut. Semakin sering kita menggandakan, maka kualitas suara akan semakin buruk pula karena banyak noise yang mempengaruhinya.

Berbeda halnya ketika kita ingin menggandakan data dari media digital, misalnya mp3 player, atau yang lainnya. Seberapa banyaknya kita menggandakan, maka tidak akan menjadi masalah karena sistem digital yang digunakan tidak sensitif terhadap derau. Sehingga hasil penggandaan tetap akan sama kualitasnya dengan data yang asli.

///////////////////

TEKNOLOGI DIGITAL

TEKNOLOGI DIGITAL

Apa itu teknologi digital ???

Teknologi Digital adalah teknologi yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh

komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris. Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka teknologi digital

menkonversi gambar dan suara menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik, tidak pecah atau turun kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang besar.

Berbagai alat yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan alat yang sudah biasa kita gunakan seperti televisi, radio, komputer, dan telepon. Berbagai alat tersebut pada mulanya ditemukan dengan memakai sistem yang berbasis analog, tapi karena adanya perkembangan teknologi dan penemuan teknologi digital sehingga membuat alat-alat

sederhana seperti yang disebutkan di atas tersebut menjadi semakin canggih karena sekarang kebanyakan pengoperasiaanya menggunakan system berbasis digital.

(6)

besar yaitu mereka tidak dapat mengukur cukup teliti. Masalahnya terletak pada kemampuan mereka untuk secara konsisten terus menerus merekam perubahan yang terus menerus terjadi. Pada setiap pengukuran, selalu terdapat peluang untuk keragu-raguan . Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu melakukan pengukuran yang jauh lebih tepat karena komputer tersebut tidak melakukan keragu-raguan serta cukup teliti dan cepat. Maka sistem-sistem digital memberikan tiga keuntungan atas sistem-sistem analog yaitu :

1) Sangat mengurangi jumlah data yang diperlukan untuk memproses, menyimpan, meng-display, dan mengirim informasi.

2) Bisa mereproduksi data dengan tidak terbatas jumlahnya tanpa pengurangan kualitas. 3) Bisa dengan mudah memanipulasi data dengan presisi tinggi.

Teknologi digital menggunakan sistem bit dan bite, untuk menyimpan data dan memproses data, sistem digital mempekerjakan sejumlah besar switch listrik mikroskopis hanya memiliki dua keadaan atau nilai. Switch biner ini bisa dalam keadaan on atau off, satu atau nol, ya atau tidak, hitam atau putih. Memasuki abad ke 21 ini, teknologi berkembang semakin pesat. Sesuatu yang tampaknya mustahil di masa lalu, menjadi sesuatu yang nyata sekarang ini. Contohnya saja komputer, televisi tiga dimensi, dan lain-lain. Sekarang ini alat-alat canggih dapat kita nikmati. Kemajuan teknologi benar-benar menjadikan hidup kita lebih mudah. Semua itu bisa terjadi karena adanya orang-orang bernama ilmuwan yang menemukan teknologi-teknologi canggih tersebut. Mereka mencari informasi dan mempelajari dengan sangat detail informasi yang dapat mewujudkan impian mereka yang akhirnya sekarang dapat kita nikmati, teknologi. Perkembangan teknologi juga membawa hal yang baru, yaitu revolusi komunikasi. Hal itu dikarenakan, perkembangan teknologi yang bisa dikatakan paling pesat adalah perkembangan di dalam bidang komunikasi.

Penemuan-penemuan seperti telepon, mesin faks, telepon selular, scanner, dan lain-lain adalah alat-alat yang membantu menciptakan hubungan komunikasi yang lebih mudah antar sesama manusia. Kita dapat dengan mudah menghubungi orang lain yang berjarak ribuan kilometer jauhnya dari kita hanya dengan mengangkat gagang telepon dan memencet nomor teleponnya. Hidup pun terasa lebih mudah. Akan tetapi, segala kemudahan itu jangan sampai membuat kita terlena. Kita harus tetap menjaga hal-hal yang menjadi privasi kita. Lagi-lagi teknologi memerankan peranan penting di sini.

Teknologi membantu kita menjaga hal-hal privasi kita. Misalnya menjaga komputer kita agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang. Teknologi melakukannya hanya dengan password. Password yang bekerja melindungi atau apapun itu sekarang juga semakin berkembang. Dari yang hanya berupa kombinasi huruf, angka, dan simbol sampai sekarang telah ditemukan password yang menggunakan sidik jari atau retina mata, yaitu password yang menggunakan sensor. Password seperti itu disebut biometric sistem. Biometric sistem dapat dikategorikan sebagai teknologi digital. Teknologi yang sekarang ini benar-benar sedang berkembang pesat. Dikarenakan dalam dunia yang analog yang kita jalankan sekarang, kita terus menuntut kebutuhan yang sepertinya sudah sulit dipenuhi oleh teknologi analog, untuk itulah teknologi digital dikembangkan.

Teknologi digital dalam komunikasi adalah hal yang sangat penting. Dalam bidang

komunikasi, teknologi digital berkembang dengan menggunakan spektrum elektromagnetik yang merupakan gabungan dari frekuensi magnetik, gelombang radio, sinar x, gelombang cosmic, infrared, cahaya, gelombang radio, dan gelombang mikro. Dari situlah televisi, radio, komputer, dan lain-lain dapat tercipta. Komunikasi digital banyak membawa manfaat bagi kehidupan manusia. Contohnya adalah kemampuan komputer yang semakin canggih yang dapat membantu kita dalam beraktivitas. Selain itu integritas yang tinggi ketika mentransfer sebuah data melalui transmiter seperti satelit, telepon, dan lain-lain.

(7)

adalah kesalahan yang ditimbulkan dari alat-alat teknologi. Teknologi digital pun pasti sangat mengkhawatirkan apabila alatnya sudah error, karena dari situ kemungkinan untuk rusak sangatlah besar. Selain itu dengan adanya teknologi digital, kecendrungan orang-orang untuk melupakan teknologi analog sangatlah besar. Oleh karena itu, penemuan-penemuan yang dulunya sangat berarti, kini sudah tak mendominasi.

Teknologi digital akan terus berkembang. Pada masa yang akan datang, perkembangan teknologi ini dipengaruhi tiga hal, yaitu transisi digital, konvergensi jaringan, dan

infrastruktur digital. Konvergensi jaringan yang terjadi adalah kegiatan di rumah-kesibukan perjalanan-pekerjaan kantor. Konvergensi ini bertendensi pada pemenuhan kebutuhan manusia dalam lingkungan apa pun dan di mana saja. Saat ini kita semua sudah tahu bahwa teknologi analog mengalami penuruna pertumbuhan, sedangkan teknologi digital terus naik. Inilah transisi digital.

Era transisi itu ditandai dengan pertumbuhan industri produk digital yang sangat cepat. Ketika industri digital ini tumbuh, pada saat yang sama akan dialami berbagai perubahan yang sangat cepat. Khusus untuk konvergensi jaringan akan mengacu pada kecenderungan gaya hidup, yaitu waktu di rumah yang berfokus pada keluarga dan kesibukan perjalanan yang merupakan gabungan antara bekerja dan bermain. Selain itu, kesibukan di kantor antara kerja dan kebutuhan hiburan. Dengan kecenderungan itu, produsen produk digital akan mengarahkan peluang bisnisnya ke sana. Desain dan teknologi akan disesuaikan dengan perkembangan gaya hidup era digital. Produsen produk-produk digital harus mampu memberi solusi komprehensif pada era konvergensi jaringan itu.

Konvergensi itu tidak akan terwujud tanpa peran produsen, pemerintah, dan retailer.

Produsen dengan produsen lainnya harus bekerja sama melakukan standardisasi, sedangkan pemerintah perlu mengurangi hambatan-hambatan perdagangan. Retailer berperan dalam edukasi konsumen, membuat pemasaran yang lebih menarik, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak. Edukasi konsumen sangat diperlukan terkait gaya hidup dan pemenuhan produk yang menunjang gaya hidup itu.

Revolusi Digital

Revolusi Digital adalah perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital yang telah terjadi sejak tahin1980 dan berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu pada awalnya mungkin dipicu oleh sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Analog dengan revolusi pertanian, revolusi industri, revolusi digital menandai awal era informasi. Revolusi digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena tidak bisa menggunakan fasilitas digital yang semakin canggih ini dengan baik dan benar. Berikut sejarah singkat mengenai Revolusi digital dalam perkembangan teknologi dunia. Sejarah Teknologi

Teknologi yang mendasar ditemukan pada tahun 1980 ini dan menjadi ekonomis untuk diadobsi secara luas setelah penemuan Personal computer. Teknologi revolusi digital dikonversi sebelumnya adalah analog ke dalam sebuah format digital. Dalam komunikasi digital misalnya perangkat keras mengulangi kemampuan mampu memperkuat sinyal digital dan menyebarkannya tanpa kehilangan informasi dalam sinyal. Hal yang sama pentingnya dengan revolusi adalah kemampuan untuk dengan mudah memindahkan informasi digital antara media, dan untuk mengakses atau mendistribusikannya jarak jauh.

Perkembangan teknologi Digital Perkembangan Komputer

(8)

dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah instruksi-instruksi program dan tersimpan di memori ( storage program ). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau Elektronik Data Processing (EDP). Pengolahan data adalah manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti berupa informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu komputer. Komputer yang kita gunakan sekarang ini tidak serta merta muncul begitu saja melainkan melalui proses yang panjang dalam evolusinya.

Lahirnya World Wide Web/WWW

Pada tahun 1992 World Wide Web dirilis ke dengan 1996, internet berada dikesadaran mainstream dan banyak bisnis website yang tercantum dalam iklan mereka. Pada tahun 1999, hampir setiap negara memiliki sambungan, dan lebih dari setengah Amerika

menggunakan internet secara teratur. Pada tahun 1989, 15% rumah tangga di Amerika serikat komputer yang dimiliki, pada tahun 2000, ini adalah sampai dengan 51%.

Ponsel

Ponsel menjadi pemandangan umum dinegara-negara barat, dengan bioskop mulai

menampilkan iklan memberitahu orang-orang untuk membungkam ponsel mereka. Martin Cooper merupakan penemu ponsel yang digunakan lebih dari separuh populasi dunia. Handset pertama dilahirkannya pada 1973 dengan bantuan tim Motorola dengan berat dua kilogram. Ketika dia menderita di jalanan New York dan membuat panggilan ponsel pertama dari prototipe ponselnya, dia tidak pernah membayangkan perangkat buatannya itu akan sukses suatu saat.

Dari analog ke sinyal digital Situs Jejaring Sosial

Situs jejaring Sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list yang tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Hubungan antara perangkat mobile dan halaman web internet melalui “jaringan sosial” telah menjadi standar dalam komunikasi digital. Awal mula situs jejaring sosial ini muncul pada tahun 1997 dengan beberapa situs yang lahir berbasiskan kepercayaan setelah itu kejayaan situs jejaring sosial mulai diminati, mulai dari tahun 2000-an serta 2004 muncul situs pertemanan bernama friendster lanjut ke tahun-tahun berikutnya tahun 2005 dan seterusnya muncul situs-situs seperti Myspace, Facebook, Twitter dan lain-lain. Zaman semakin canggih karena teknologi yang selalu diperbaharui, segala sesuatu saat ini lebih mudah dilakukan. Selain dampak positif banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari jejaring sosial.

Teknologi Digital Semakin Berkembang

Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi digital yang semakin maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi di sayangkan semakin berkembangnya teknologi justru semakin banyaknya kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala sesuatunya harus memiliki perlindungan hak cipta dan mengontrol anak-anak dan remaja khusunya. Begitu banyak game online yang menyebabkan kerusakan mental anak saat ini, pornografi dan pelanggaran hak cipta pun banyak dilanggar.

Konversi teknologi

• Catatan Gramophone perkembangan ke CD ke Mp3 :

Awalnya, piringan hitam sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc, alat yang diperlukan untuk memutar piringan hitam adalah

(9)

merekam suara ataupun video dan setelah itu berkembang menjadi CD, CD dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan. Kemudian MP3, untuk mempermudah dalam mendengar ataupun memutar video atau musik.

• VHS tape untuk DVD untuk Blu-ray :

Format baru untuk menyimpan data berupa video. Format ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan teknologi HDTV (High Definition TV) yang menjanjikan kualitas video yang jauh lebih tajam. Sekeping Blu-ray dengan single-layer mampu menyimpan data hingga 27 GB. Hal ini setara dengan 2 jam video dengan kualitas tinggi (High definition) atau sekitar 13 jam dengan kualitas video standar. Sedangkan untuk double layer, mampu menampung hingga 54 GB untuk sekitar 4,5 jam video dengan kualitas tinggi atau 20 jam dengan kualitas video standar. Bahkan ada rencana untuk mengembangkan terus ukurannya hingga dua kali lebih besar.

Analog penyiaran untuk penyiaran digital Telepon umum ke ponsel

E-book Mail ke email

Analog fotografi ke fotografi digital Teknologi Digital Cinema

Untuk pengertian dari film sendiri adalah suatu cerita yang disampaikan dengan gambar bergerak. Hal ini dihasilkan oleh merekam gambar foto dengan kamera, atau dengan

membuat gambar menggunakan teknik animasi atau efek visual. Proses pembuatan film telah berkembang menjadi sebuah bentuk seni dan industri.

Digital cinema mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan proyek film. Sebuah film bisa didistribusikan melalui hard drive, optical disk (seperti DVD) atau satelit dan diproyeksikan menggunakan proyektor digital bukan proyektor film

konvensional. Bioskop digital adalah berbeda dari televisi definisi tinggi dan, khususnya, tidak tergantung pada menggunakan standar televisi atau HDTV, rasio aspek, atau tingkat frame. proyektor digital mampu resolusi 2K mulai menggunakan pada tahun 2005, dan sejak tahun 2006, laju pertumbuhan ekonomi telah mempercepat (2K mengacu pada gambar dengan resolusi 2.048 piksel horizontal).

Sedangkan mengacu dari sejarahnya, adalah sebagai berikut, media digital pemutaran resolusi tinggi 2K file memiliki setidaknya sejarah dua puluh tahun dengan serangan awal sistem makan frame buffer kustom dengan kenangan besar. Konten biasanya dibatasi hingga beberapa menit material. Mentransfer konten antar lokasi terpencil sangat lambat dan memiliki kapasitas yang terbatas. Tidak sampai akhir 1990-an yang menampilkan proyek panjang bisa dikirim melalui ‘kawat’ (Internet atau link fiber dedicated). Banyak

dikembangkan sistem prototipe yang klaim pertama dalam beberapa bentuk presentasi digital. Namun, hanya sedikit ini memiliki dampak yang signifikan terhadap kemajuan industri. Menyoroti kunci dalam perkembangan sinema digital mungkin akan mencakup: demonstrasi oleh TI teknologi DMD mereka, real-time pemutaran file hi-resolusi dikompresi oleh

berbagai vendor, dan awal HD presentasi dari tape D5 untuk proyektor digital. Rekaman Digital

(10)

kamera lain mampu merekam RAW 4K, seperti Dalsa Corporation Asal dan Canon 4K “Serbaguna”, dan mampu rekaman 5K, seperti EPIC RED kamera, dan kamera mampu merekam 3K (bagi para pembuat film anggaran) seperti yang RED Scarlet.

Epic Red camera Pasca Produksi Digital

Dalam proses pasca-produksi, negatif film kamera-asli (film yang secara fisik berlari melalui kamera) dipindai ke dalam format digital pada scanner atau telecine resolusi tinggi. Data dari film kamera digital mungkin akan diubah ke format file gambar dengan nyaman untuk bekerja di fasilitas. Semua file tersebut ‘sesuai’ untuk mencocokkan suatu mengedit daftar yang dibuat oleh editor film, dan kemudian warna dikoreksi di bawah arahan staf film. Hasil akhir pasca-produksi adalah perantara digital yang digunakan untuk merekam gambar gerak untuk film dan / atau untuk rilis sinema digital.

Digital Mastering

Ketika semua gambar, suara, dan elemen data dari sebuah produksi telah selesai, mereka mungkin dirakit Perjanjian Penyaluran Digital Cinema Master (DCDM) yang berisi seluruh bahan digital yang dibutuhkan untuk proyeksi. Gambar dan suara kemudian dikompresi, dienkripsi, dan dikemas untuk membentuk Digital Cinema Paket (DCP).

Proyeksi Digital

Saat ini ada dua jenis proyektor untuk sinema digital. Awal DLP proyektor, yang digunakan terutama di Amerika Serikat, digunakan terbatas resolusi 1280 × 1024 atau setara dengan 1,3 MP (megapiksel). Mereka masih banyak digunakan untuk iklan pre-show tapi tidak biasanya untuk presentasi fitur. Spesifikasi DCI untuk proyektor digital panggilan untuk dua tingkat pemutaran harus didukung: 2K (2048 × 1080) atau 2,2 MP pada 24 atau 48 frame per detik, dan 4K (4096 × 2160) atau 8,85 MP pada 24 frame per detik.

Banyak sekali contoh film yang menggunakan teknik digital cinema, seperti Spy Kids 3-D: Game Over [Dimension Films] (Digital 3D) (2003), The Nightmare Before Christmas (Re-Release) [Disney] (XPan 3d, Real D, Dolby 3D) (2006), How to Train Your Dragon [Paramount/Dreamworks, designed in stereoscopic 3D] (IMAX 3D, Real D) (2010). Salah satu scene dalam film “How To Train Your Dragon”

Pemanfaatan Teknologi Digital Diberbagai Bidang

Berbagai bidang yang ditekuni dalam negara ini sudah memanfaatkan teknologi digital sebagai ‘media’ atau ‘alat bantu’ aktivitas sesuai bidangnya. Pemanfaatan yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.

1. Bidang Pendidikan

Tidaklah heran jika kita melihat laboratorium komputer di SMP atau pun SMA Indonesia, bahkan beberapa SD pun sudah memilikinya. Pentingnya mempelajari teknologi canggih seperti teknologi digital sudah membuat Pelajaran Komputer menjadi ilmu pengetahuan yang patut kita pelajari di zaman modern ini. Pentingnya komputer dalam mendongkrak

pendidikan sudah disadari oleh setiap orang. Itulah sebabnya Komputer sudah mulai dipelajari oleh orang banyak termasuk kaum pelajar yang masih muda demi persiapan diri menatap perkembangan zaman yang seakan diinvasi oleh teknologi digital.

Tidak hanya di sekolah, di perkuliahan juga teknologi digital dipakai sebagai bidang ilmu. Jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer sebagai contohnya, juga menjadi tempat pembelajaran bagaimana teknologi digital sudah menjadi bidang pendidikan yang menuntun manusia ke arah dunia digital dengan ‘mata terbuka’ dengan ilmu komputer yang diajarkan. Di jurusan lain juga, pentingnya teknologi digital dimanfaatkan oleh mahasiswa/mahasiswi dalam pelajarannya. Di saat perkuliahan, mahasiswa/mahasiswi sudah banyak menggunakan laptop/komputer untuk mengerjakan tugas perkuliahan. Ada juga yang memanfaatkannya untuk menyimpan data perkuliahan. Ada juga yang menggunakannya untuk

(11)

proyektor sebagai layar besar yang membuat orang banyak bisa menyaksikan apa yang sedang dipresentasikan.

2. Bidang Bisnis

Pemanfaatan teknologi digital dalam bidang ini sudah mulai populer di kalangan pebisnis atau pun pengusaha. Ketika kita membuka akun Facebook kita, misalnya, kemungkinan besar apa yang tertera di homepage Facebook kita merupakan foto-foto produk yang diperjual-belikan via internet dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial. Atau ketika kita mencari informasi di internet dan membuka suatu situs, banyak juga tertera iklan dengan maksud untuk memperjual-belikan produk tertentu. Pemanfaatan teknologi canggih di bidang ini sudah jelas terlihat efektif. Apalagi sudah banyak orang yang memanfaatkan situs belanja via online untuk membeli barang tertentu tanpa harus susah payah pergi ke toko. Bagi pebisnis yang hanya punya modal cukup-cukupan untuk menjalankan bisnisnya, kini sudah tidak perlu menjajakan produknya dengan menyewa toko yang tentunya mahal harga sewanya. Cukup buat situs, atau manfaatkan media sosial yang ada, pembeli yang berniat membeli barang tanpa harus perlu ke tokonya bersedia menjadi pelanggan. Sungguh bermanfaat. Komputer atau laptop sebagai barang canggih dari teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan dalam bidang ini.

Dengan teknologi digital lainnya, seperti gadget atau pun telepon seluler yang difasilitasi jaringan internet, pebisnis dan calon pembeli bisa dengan mudahnya berkomunikasi tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan memanfaatkan gadget atau telepon genggam yang difasilitasi internet, calon pembeli bisa mencari-cari barang yang ingin dicarinya dan ingin dibelinya via online. Calon pembeli bisa menghubungi penjualnya dengan telepon seluler, dan menyepakati harga. Pembeli cukup membayarnya dengan mentransferkan biayanya ke rekening penjual dan tidak harus pergi ke bank atau pun ATM terdekat dalam proses transaksi. Di internet yang bisa diakses dengan gadget miliknya, proses transaksi bisa dilakukan dengan mudahnya. Sama-sama untung dan merasakan kemudahan dalam pemanfaatan teknologi digital.

3. Bidang Sosial

Pemanfaatan teknologi digital sudah merambah di bidang sosial. Banyak media dari teknologi digital yang sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan sosial secara umum. Misalnya saja, di masa euforia Piala Eropa tahun 2012 ini banyak kita temukan acara yang sering kita sebut dengan ‘nonton bareng (nobar)’ Piala Eropa mulai dari kafe, restoran, persimpangan jalan, bahkan di RT sekalipun. Acara nonton bareng ini dibuat untuk mengakrabkan individu-individu dalam suatu kebersamaan, dengan menonton Piala Eropa bersama-sama dalam satu layar entah itu layar besar proyektor atau pun TV. Kebersamaan tersebut bisa meningkatkan nilai sosial yang terus dijaga sebaik-baiknya. Keakraban yang tercipta menjadi bukti bahwa bidang sosial juga membutuhkan pemanfaatan teknologi digital.

4. Bidang Penelitian, Arsitektur, dan Bidang Keilmuan Lainnya

Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru. Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

(12)

layar monitor telah memungkinkan arsitek untuk melakukan inovasi desain arsitektur yang kompleks ditinjau dari segi bentuk, struktur, fungsi, material, dan lingkungan. Teknologi digital saat ini sudah menampilkan bentuk rancangan dalam bentuk 3D (tiga dimensi) yang memudahkan arsitek dalam membuat rancangan dan bagaimana nantinya apabila sudah menjadi bangunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital yang berkembang pesat saat ini tentu saja bidang arsitektur banyak terbantu.

Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika, kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan bidang keilmuan tersebut.

Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru. Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Di bidang arsitektur sendiri, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu arsitek dalam pembentukan rancangan yang akan dibangun. Penggunaan teknologi digital dapat membantu arsitek dalam menentukan desain bangunan sampai ke tahap pembangunan rancangan tersebut. Teknologi digital yang saat ini sudah mengenal sebutan 3D yang sudah realistis di layar monitor telah memungkinkan arsitek untuk melakukan inovasi desain arsitektur yang kompleks ditinjau dari segi bentuk, struktur, fungsi, material, dan lingkungan. Teknologi digital saat ini sudah menampilkan bentuk rancangan dalam bentuk 3D (tiga dimensi) yang memudahkan arsitek dalam membuat rancangan dan bagaimana nantinya apabila sudah menjadi bangunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital yang berkembang pesat saat ini tentu saja bidang arsitektur banyak terbantu.

Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika, kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan bidang keilmuan tersebut.

Di bidang penelitian sudah ada mikroskop, teleskop, teropong, dan sebagainya yang sudah di-digital-kan. Apa yang kita lihat dengan mikroskop, misalnya, bisa terpampang pada layar monitor yang menunjukkan apa yang kita lihat dengan menggunakan mikroskop. Teleskop dan teropong juga demikian. Tapi di Indonesia kemungkinan besar masih jarang atau malah belum ada sama sekali. Tetapi dalam bidang penelitian, teknologi digital sudah sangat diperlukan demi mendapatkan temuan-temuan baru. Pemanfaatan teknologi digital di Indonesia dalam bidang penelitian akan mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

(13)

Bidang keilmuan lainnya tidak dapat dipungkiri juga sudah memanfaatkan teknologi digital. Adapun bidang kedokteran, bidang fisika, matematika, kimia, dan lain sebagainya juga sudah memanfaatkan bidang teknologi digital. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi digital dapat memajukan bidang keilmuan tersebut.

5. Bidang Fotografi, Musik, dan sebagainya

Kamera digital sudah diperkenalkan dalam bidang potret-memotret (fotografi) sebagai bagian dari teknologi digital. Kamera digital malah lebih diminati daripada kamera yang dulu dipakai di generasi sebelum kamera digital. Kemudahan yang diberikan membuat dunia fotografi semakin maju. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan kamera digital pun lebih bagus daripada kamera generasi sebelumnya. Apabila tidak puas dengan hasil yang kita dapatkan dari kamera digital, tenang saja, masih ada software pendukung yang bisa

digunakan untuk ‘memoles’ foto yang didapat. Banyak pilihan lain, seperti misalnya Adobe Photoshop yang sangat populer dan juga Instragam yang bahkan bisa langsung dibagikan ke dalam media social, dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri, pemanfaatan teknologi digital sudah mendorong berbagai kaum, khususnya kaum muda, untuk terjun ke dunia fotografi dan memajukannya. Lihat sendiri karya-karya fotografer Indonesia di pameran foto atau pun di internet, luar biasa! Pemanfaatan teknologi digital dengan baik bisa menghasilkan

keuntungan di dunia fotografi. Sudah banyak orang yang meraih keuntungan di bidang fotografi dengan memanfaatkan teknologi digital yang ada.

///////////////////////////

Teknologi komunikasi digital

Wajam Ads

MhgWorld | mhgworld.com

www.mhgworld.com

Toys, RC, Drones, Camera, VIP You need to see it

(14)

www.Qoo10.sg

Qooa0 - Daily Best Electronic Picks With the Lowest Price. Shop Now!

Qooa0 Day Mega Sale Time Sale - ,hrs Only! Group Buy - Best Deal!

Qooa0 IT Fair 20a6 Daily Deal - Up to 80% Get Free Coupons & Stamps

The Digital - Search for The Digital.

About.com/The Digital

Find Expert Advice on About.com.

Search About.com About.com Home The About.com Story

a00+ Topics

a000 Expert Writers Trusted Guides

Cek Gaji Komunikasi | qerja.com

(15)

Bocoran gaji Komunikasi di Qerja.com Bandingkan & Dapatkan Gaji Terbaik

See recommendations from your friends: Facebook | Twitter

x

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belum Diperiksa

Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu informasi tertentu.

Daftar isi

 a Kelebihan teknologi informasi digital

o a.a Sesuai dengan teknologi komputer

o a.2 Multiplexing

o a.3 Keutuhan data pada saat proses transmisi

o a.4 Sistem komunikasi yang fleksibel

o a., Efsiensi Biaya

 2 Kekurangan teknologi informasi digital

o 2.a Permintaan saluran informasi yang tinggi

o 2.2 Kesalahan pada saat digitalisasi

o 2.3 Dominasi dunia oleh teknologi analog

o 2.4 Investasi Publik

 3 Referensi

Kelebihan teknologi informasi digital

Sesuai dengan teknologi komputer

setelah melalui proses digitalisasi, informasi yang masuk akan berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer. Contohnya adalah gambar kameravideo yang telah diubah menjadi bentuk digital. Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel). Elemen gambar tersebut dapat dimanipulasi oleh komputer. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu pada gambar serta dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik. Bentuk manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar, sehingga gambar yang ada menjadi lebih terang atau gelap, meningkatkan ketajaman gambar yang kurang fokus, serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar.

Multiplexing

(16)

konstruksi dan pemeliharaan akan semakin berkurang. terdapat dua sistem multiplexing yang ditawarkan yaitu:

a. Frequency-division multiplexing (FDM)[a]

Saluran komunikasi tersebut akan terbagi menjadi saluran kecil yang memiliki frekuensi yang unik. Sehingga sinyal digital yang berisi informasi kemudian masuk dan didistribusikan pada saluran tersebut tak akan bercampur baur satu sama lain. Contoh dari sistem multiplexing jenis ini adalah pada siaran elevisi dan kabel. FDM popular dengan sebutan code transparant

2. Time division multiplexing (TDM)[2]

Sistem multiplexing ini cara kerjanya adalah dengan membagi sinyal digital yang masuk menjadi kepingan yang lebih kecil. Kemudian masing-masing dari sinyal tersebut akan dikirimkan serentak dalam satu waktu. Sistem ini cepat serta efsien.Sistem ini dapat pula dipantau melalui komputer.

Keutuhan data pada saat proses transmisi

Pada saat informasi dipancarkan dalam bentuk sinyal digital, walaupun telah menempuh jarak yang cukup jauh keutuhan data akan tetap terjaga. Sinyal digital tersebut akan melaui

serangkaian repeater station (stasiun pengulang) yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat sinyal sepanjang jalur perjalanan transmisi. Gangguan berupa cuaca buruk dan noise tidak akan memengaruhi transmisi sinyal digital. Hal tersebut terjadi karena, pada

repeater station sinyal digital akan mengalami regenerasi. Sinyal-sinyal yang rusak akan digantikan oleh sinyal baru.

Sistem komunikasi yang fleksibel

Teknologi digital melalui teknologi Integrated Service Digital Network ( ISDN ) atau dalam bahasa indonesia populer dengan sebutan jaringantelekomunikasi digital pelayanan terpadu dapat menghantarkan berbagai informasi dalam sebauh jaringan tunggal. [ISDN] ISDN bisa diibaratkan sebagai sebuah pipa saluran informasi besar yang terdiri dari berbagai komponen informasi yang dapat berupa gambar, data, suara. Semua data tersebut dapat diakses dan dipindahkan dengan mudah melalui alat tertentu yang mudah dicolokan dan dicabut . Contoh alat yang digunakan untuk transfer data dengan metode tersebut adalah kabel data dan

flashdisk alat ini banyak digunakan untuk pertukaran data dan informasi dalam bentuk digital. Teknologi ISDN ini membawa revolusi dalam cara kita berkomunikasi. Kita dapat bertukar gambar, grafik, dan data dengan mudah, cepat serta dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Efisiensi Biaya

(17)

pemeliharaan menjadi lebih sedikit. Hal ini dikarenakan adanya teknologi integrated circuit ( IC) yang kemudian akan lebih dikenal dengan sebutan chips. Benda ini memberikan dampak yang signifikan, karena dengan sebuah chips, teknologi komputer yang sebelumnya harus menggunakan mesin dan komponen yang berukuran besar, berat dan tidak praktis dapat digantikan tugasnya oleh chips tersebut.

Kekurangan teknologi informasi digital

Permintaan saluran informasi yang tinggi

Segala jenis informasi yang telah didigitalisasi akan mampu didistribusikan secara efisien dan dalam jumlah yang banyak melalui sistem multiplexing. Namun terdapat beberapa saluran aplikasi yang tak mampu menampung jumlah arus data digital yang dikirimkan tersebut. Contohnya adalah saluran telepon yang belum dapat mengakomodasi tampilan video digital pada penggunaan aplikasinya.

Kesalahan pada saat digitalisasi

Pada saat proses perubahan dari sinyal analog ke sinyal digital. Konsep informasi yang ada pada dunia nyata akan melewati digitalisasi. Konsep informasi tersebut akan diubah menjadi sinyal digital, dan sinyal digital tesebut merupakan rangkaian dari kode-kode tertentu. Dikawatirkan konsep informasi asli yang terdapat pada dunia nyata tersebut tidak dapat terepresentasikan dengan baik saat digitalisasi. Contohnya adalah warna, jika suatu warna belum terdapat dalam sistem penyimpanan teknologi digital, maka akan dicari padanan warna yang paling dekat dan paling mirip dengan warna tersebut. Hal ini menyebabkan warna yang akan tertampil setelah digitalisasi menjadi kurang akurat dan tidak mewakili warna aslinya.

Dominasi dunia oleh teknologi analog

Sampai saat ini dunia masih didominasi oleh teknologi analog. Banyak bentuk informasi komunikasi yang menggunakan sistem analog, perangkatnya pun menggunakan perangkat analog. Sehingga untuk menikmati layanan teknologi digital kita harus menggunakan analog-digital converter (ADC) dan digital-analog converter (DAC).

Investasi Publik

Untuk menikmati layanan digital secara keseluruhan. Maka harus dilakukan penggantian alat komunikasi seperti telepon, televisi dan radio dari yang sebelumnya berbasis teknologi analog menjadi teknologi digital. Hal ini menyebabkan masyarakat mengeluarkan biaya yang tidak sedikit terlebih lagi teknologi ini masih tergolong teknologi yang baru. Hal ini

menyebabkan instrumen yang disediakan untuk masyarakat umum sifatnya masih terbatas dan mahal harganya. Hal ini menjadi permasalahan bagi kelangsungan industri

pertelekomunikasian dan hal ini juga akan memengaruhi kemampuan membeli masyarakat.

fle:///F:/Teknologi%20komunikasi%20digital%20-%20Wikipedia%20bahasa %20Indonesia,%20ensiklopedia%20bebas.htm

(18)

HIPMAGRO UNSWAGATI

Sarana Informasi Mahasiswa Agroteknologi Unswagati

 Home

 Hipmagro

o Struktur Organisasi

 Pengurus Harian

 Pengurus Divisi

o Visi & Misi

o Sejarah Hipmagro

o Lambang

 Divisi

o Penalaran Dan Keilmuan

o Informasi & Komunikasi

o Kaderisasi

o Kewirausahaan

o Pengabdian Masyarakat

 Galeri

 Artikel

o Kajian Ilmiah

 AGENDA KEGIATAN

Pengertian, Tahapan, Macam-Macam Dan Manfaat Kultur Jaringan

Posted on 2, November 20a3 by Hipmagro Unswagati

Pengertian Kultur Jaringan

Menurut Suryowinoto (1991), kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. jadi, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.

(19)

tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.

Prinsip Dasar Kultur Jaringan

Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tumbuhan seperti protoplasma, sekelompok sel, jaringan atau organ serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.

Teori yang mendasari tehnik kultur jaringan adalah teori sel oleh Schawann dan Scheleiden (1838) yang menyatakan sifat totipotensi (total genetic potential) sel, yaitu bahwa setiap sel tanaman yang hidup dilengkapi dengan informasi genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman utuh, jika kondisinya sesuai.

Manfaat Kultur Jaringan

• Melestarikan sifat tanaman induk

• Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat sama

• Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat

• Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus

• Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah

• Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur jaringan sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap

• Pelaksanaannya tidak tergantung pada musim.

Kelemahan Kultur Jaringan

• Diperlukan biaya awal yang relatif tinggi

• Hanya mampu dilakukan oleh orang-orang tertentu, karena memerlukan keahlian khusus

• Bibit hasil kultur jaringan memerlukan proses aklimatisasi, karena terbiasa dalam kondisi lembap dan aseptik.

Keuntungan Kultur Jaringan

• Pengadaan bibit tidak tergantung musim

• Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif lebih cepat (dari satu mata tunas yang sudah respon dalam 1 tahun dapat dihasilkan minimal 10.000

planlet/bibit)

(20)

• Bibit yang dihasilkan bebas penyakit (menggunakan organ tertentu)

• Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah

• Dalam proses pembibitan bebas dari gangguan hama, penyakit, dan deraan lingkungan lainnya

• Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki

• Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa

Tahapan yang dilakukan dalam perbanyakan tanaman dengan teknik kultur jaringan adalah:

a. Pemilihan dan Penyiapan Tanaman Induk Sumber Eksplan

Tanaman tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Tanaman indukan sumber eksplan tersebut harus dikondisikan dan dipersiapkan secara khusus di rumah kaca atau greenhouse agar eksplan yang akan dikulturkan sehat dan dapat tumbuh baik serta bebas dari sumber kontaminan pada waktu dikulturkan secara in-vitro.

b. Inisiasi Kultur

Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru (Wetherell, 1976). ini

mengusahakan kultur yang aseptik atau aksenik. Aseptik berarti bebas dari mikroorganisme, sedangkan aksenik berarti bebas dari mikroorganisme yang tidak diinginkan. Dalam tahap ini juga diharapkan bahwa eksplan yang dikulturkan akan menginisiasi pertumbuhan baru, sehingga akan memungkinkan dilakukannya pemilihan bagian tanaman yang tumbuhnya paling kuat,untuk perbanyakan (multiplikasi) pada kultur tahap selanjutnya (Wetherell, 1976).

c. Sentrilisasi

Sterilisasi adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga sterail. Sterilisasi juga dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan etanol yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan. Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril.

d. Multiplikasi atau Perbanyakan Propagul

(21)

pembentukan tunas tersebut berasal dari golongan sitokinin seperti BAP, 2-iP, kinetin, atau thidiadzuron (TDZ).

e. Pemanjangan Tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar

Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Dalam tahap ini, kultur tanaman akan memperoleh ketahanannya terhadap pengaruh lingkungan, sehingga siap untuk diaklimatisasikan (Wetherell, 1976). Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas. Media untuk pemanjangan tunas mengandung sitokinin sangat rendah atau tanpa sitokinin. Tunas tersebut dapat dipindahkan secara individu atau berkelompok. Pemanjangan tunas secara berkelompok lebih ekonomis daripada secara individu. Setelah tumbuh cukup panjang, tunas tersebut dapat diakarkan. Pemanjangan tunas dan pengakarannya dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap, yaitu setelah dipanjangkan baru diakarkan. Pengakaran tunas in-vitro dapat dilakukan dengan memindahkan tunas ke media pengakaran yang umumnya memerlukan auksin seperti NAA atau IBA. Keberhasilan tahap ini tergantung pada tingginya mutu tunas yang dihasilkan pada tahap sebelumnya.

f. Aklimatisasi

Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal. Pada tahap ini, planlet atau tunas mikro dipindahkan ke lingkungan di luar botol seperti rumah kaca , rumah plastik, atau screen house (rumah kaca kedap serangga). Proses ini disebut aklimatisasi. Aklimatisasi adalah proses pengkondisian planlet atau tunas mikro (jika pengakaran dilakukan secara ex-vitro) di lingkungan baru yang aseptik di luar botol, dengan media tanah, atau pakis sehingga planlet dapat bertahan dan terus menjadi bibit yang siap ditanam di lapangan. Prosedur pembiakan dengan kultur jaringan baru bisa dikatakan berhasil jika planlet dapat diaklimatisasi ke kondisi eksternal dengan keberhasilan yang tinggi.

Macam-Macam Kultur Jaringan

• Kultur meristem, menggunakan jaringan (akar, batang, daun) yang muda atau meristematik

• Kultur anter, menggunakan kepala sari sebagai eksplan

• Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakan secara alamiah

• Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sehingga eksplan tanpa dinding

• Kultur kloroplas, menggunakan kloroplas. Kultur ini biasanya untuk memperbaiki atau membuat varietas baru

(22)

fle:///F:/Pengertian,%20Tahapan,%20Macam-Macam%20Dan%20Manfaat %20Kultur%20Jaringan%20%E2%80%93%20HIPMAGRO%20UNSWAGATI.htm

Referensi

Dokumen terkait