PT MITRA KELUARGA KARYASEHAT Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA/
AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Keuangan Konsolidasian Dengan Laporan Auditor Independen
Tanggal 31 Desember 2015 dan Untuk Tahun yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Mata Uang Indonesia)
Consolidated Financial Statements With Independent Auditors’ Report
As of December 31, 2015 and For The Year
Daftar Isi Halaman/ Page
Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian... 1 - 2 ...Consolidated Statement of Financial Position Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Lain Konsolidasian... 3 - 4
Consolidated Statement of Profit or Loss and Other ...Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian... 5 ...Consolidated Statement of Changes in Equity Laporan Arus Kas Konsolidasian... 6 - 7 ...Consolidated Statement of Cash Flows Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian... 8 - 100 ...Notes to the Consolidated Financial Statements
Catatan/
Notes
31 Desember/
December 31,
2015
31 Desember/
December 31,
2014*
31 Desember 2013/
January 1, 2014/ December 31,
2013*
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas
2f,2g,2p,
4,33,36 2.387.153.764.311 970.150.340.494 1.108.014.988.946 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 2g,5,36 Trade receivables
Pihak ketiga - setelah dikurangi Third parties - net of
cadangan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai sebesar Rp 6.227.433.072 losses of Rp 6,227,433,072
pada tanggal 31 Desember as of December 31, 2015,
2015, Rp 4.757.282.694 Rp 4,757,282,694 as of
pada tanggal 31 Desember December 31, 2014 and
2014 dan Rp 3.768.672.529 Rp 3,768,672,529 as of
pada tanggal 1 Januari 2014/ January 1, 2014/
31 Desember 2013 134.789.879.959 131.447.206.242 114.321.891.644 December 31, 2013
Pihak berelasi 2e,32 1.120.412.861 645.729.504 455.492.358 Related parties
Piutang lain-lain 2g,6,36 Other receivables
Pihak ketiga 25.826.848.749 13.891.534.360 5.644.418.133 Third parties
Pihak berelasi 2e,32 141.600.000 2.251.595.883 1.375.040.400 Related parties
Aset keuangan lancar lainnya 2g,7,36 Other current financial assets
Pihak ketiga 30.664.500.000 27.375.000.000 30.245.507.000 Third parties
Pihak berelasi 2e - - 109.290.000.000 Related party
Persediaan 2h,8 38.447.278.563 38.616.149.324 40.138.353.064 Inventories
Pajak dibayar di muka 2q,18a - 1.207.606.183 - Prepaid tax
Biaya dibayar di muka dan
uang muka 2i,9 2.822.104.612 4.353.731.299 1.763.889.074 Prepaid expenses and advances
JUMLAH ASET LANCAR 2.620.966.389.055 1.189.938.893.289 1.411.249.580.619 TOTAL CURRENT ASSETS
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Piutang lain-lain 2g,6,36 Other receivables
Pihak ketiga 13.615.288.762 13.136.323.734 9.142.776.942 Third parties
Pihak berelasi 2e,32 305.000.000 1.325.413.725 683.755.000 Related parties
Penyertaan saham
2g,
10, 36 - 1.000.000 1.000.000 Investment in share of stock
Uang muka perolehan aset tetap 11
Advance for acquisition of fixed assets
Pihak ketiga 141.755.024.106 132.620.012.170 91.263.354.462 Third parties
Pihak berelasi 2e,32 957.374.647 12.741.429.793 - Related party
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 661.652.486.959 pada tanggal 31 Desember 2015, Rp 575.582.741.092 pada tanggal 31 Desember 2014 dan Rp 505.740.768.515 pada tanggal 1 Januari 2014/ 31 Desember 2013
2e,2k,2m,
12,32 884.295.657.904 770.962.349.275 598.000.856.150
Fixed assets - net of accumulated depreciation of
Rp 661,652,486,959 as of December 31, 2015, Rp 575,582,741,092 as of
December 31, 2014 and Rp 505,740,768,515 as of January 1, 2014/ December 31, 2013
Aset takberwujud - neto 2l,2m,13 1.789.106.882 2.230.691.107 - Intangible assets - net
Aset pajak tangguhan - neto 2q,18c,39 56.104.758.365 46.177.765.617 36.652.218.181 Deferred tax assets - net
Aset tidak lancar lainnya 27.220.728 33.053.724 38.886.718 Other non-current assets
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 1.098.849.431.394 979.228.039.145 735.782.847.453
TOTAL NON-CURRENT ASSETS
JUMLAH ASET 3.719.815.820.449 2.169.166.932.434 2.147.032.428.072 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements
Pihak ketiga 51.442.786.962 47.142.971.007 55.556.041.863 Third parties
Pihak berelasi 2e,32 14.959.090.108 17.795.569.303 19.871.237.870 Related parties
Utang lain-lain 2g,16,36 Other payables
Pihak ketiga 20.348.818.498 16.861.359.053 6.345.029.107 Third parties
Pihak berelasi 2e,32 4.881.250.821 7.798.009.777 7.299.271.545 Related parties
Uang muka pasien 2o 2.196.234.983 5.645.726.534 26.212.266.793 Advances from patients
Beban akrual 2g,17,36 73.980.700.525 68.861.345.960 64.509.080.063 Accrued expenses
Utang pajak 2q,18b 38.065.839.987 41.343.871.482 51.200.354.499 Taxes payable
JUMLAH LIABILITAS JANGKA
PENDEK 205.874.721.884 205.448.853.116 280.993.281.740
TOTAL CURRENT LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITY
Liabilitas imbalan pasca kerja 2n,19,39 234.964.165.677 195.046.415.877 170.759.215.437 Post-employment benefits liability
JUMLAH LIABILITAS 440.838.887.561 400.495.268.993 451.752.497.177 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Equity attributable to equity holders of the parent entity Modal saham - nilai nominal
Rp 10 per saham pada tanggal 31 Desember 2015, Rp 100 per saham pada tanggal 31 Desember 2014 dan Rp 1.000.000 per saham pada tanggal 1 Januari 2014/ December 31, 2014 and Rp 1,000,000 per share as of January 1, 2014/ December 31, 2013
Modal dasar - 50.000.000.000 saham pada tanggal 31 Desember 2015, 5.000.000.000 saham pada tanggal 31 Desember 2014 dan 200.000 saham pada tanggal 1 Januari 2014/31 Desember 2013
Authorized - 50,000,000,000 shares as of December 31, 2015,
5,000,000,000 shares as of December 31, 2014 and 200,000 shares as of January 1, 2014/ December 31, 2013
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 14.550.736.000 saham pada tanggal 31 Desember 2015, 1.382.320.000 saham pada tanggal 31 Desember 2014 dan 138.232 saham pada tanggal 1 Januari 2014/
31 Desember 2013 20 145.507.360.000 138.232.000.000 138.232.000.000
Issued and fully paid - 14,550,736,000 shares as of December 31, 2015,
1,382,320,000 shares as of December 31, 2014 and 138,232 shares as of January 1, 2014/ December 31, 2013
Tambahan modal disetor 2d,2r,21 1.908.987.762.494 707.816.476.651 707.816.476.651 Additional paid-in capital
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan yang
tersedia untuk dijual 2g,7 664.500.000 (2.625.000.000 ) 814.267.927
Unrealized gains (losses) on changes in fair value of
available-for-sale financial assets
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 22 5.342.576.779 - - Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 39 1.135.064.729.414 864.219.062.106 805.371.483.429 Unappropriated
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 3.195.566.928.687 1.707.642.538.757 1.652.234.228.007
Total equity attributable to equity holders of the
parent entity
Kepentingan nonpengendali 2c,23,39 83.410.004.201 61.029.124.684 43.045.702.888 Non-controlling interests
JUMLAH EKUITAS 3.278.976.932.888 1.768.671.663.441 1.695.279.930.895 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.719.815.820.449 2.169.166.932.434 2.147.032.428.072
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan/
Notes 2015 2014*
PENDAPATAN
2e,2o,
24,32 2.140.704.302.267 1.945.508.435.879 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN
2e,2k,2o,
25,32 (1.168.396.805.841 ) (1.080.920.292.633 ) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 972.307.496.426 864.588.143.246 GROSS PROFIT
Beban usaha
2j,2k,2l,
2n,2o,26,39 (372.265.779.481 ) (316.776.757.260 ) Operating expenses
Pendapatan operasi lain 2g,2k,2o,2p,27 21.883.059.172 43.158.583.908 Other operating income
Beban operasi lain 2g,2k,2o,28 (17.004.637.246 ) (2.047.578.959 ) Other operating expenses
LABA USAHA 604.920.138.871 588.922.390.935
INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan keuangan 29 145.344.116.197 94.722.064.426 Finance income
Biaya keuangan 2e,30,32 (10.486.770.053 ) (14.247.872.671 ) Finance costs
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK PENGHASILAN 739.777.485.015 669.396.582.690
INCOME BEFORE INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK
PENGHASILAN - NETO 2q,18c,39 (151.330.241.029 ) (133.189.583.109 )
INCOME TAX EXPENSE - NET
LABA TAHUN BERJALAN 588.447.243.986 536.206.999.581 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: Pengukuran kembali
program imbalan pasti Pajak penghasilan terkait
2n,19 2q,18c
1.515.506.888
(378.876.722 )
14.166.743.811
(3.541.685.955 )
OTHER COMPREHENSIVE INCOME Item that will not be reclassified to profit or loss:
Remeasurement of defined benefit plans
Related income tax
Sub jumlah 1.136.630.166 10.625.057.856 Sub total
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Mutasi sehubungan dengan perubahan nilai wajar aset keuangan yang
tersedia untuk dijual 2g,7 3.289.500.000 (3.439.267.927 )
Item that will be reclassified to profit or loss: Mutation in respect of fair value change of available-for-sale financial assets
Penghasilan komprehensif
lain - neto setelah pajak 4.426.130.166 7.185.789.929
Other comprehensive income - net of tax
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 592.873.374.152 543.392.789.510
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements
taken as a whole.
4 Catatan/
Notes 2015 2014*
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 566.820.116.167 518.827.676.441
Equity holders of the parent entity
Kepentingan nonpengendali 21.627.127.819 17.379.323.140 Non-controlling interests
Jumlah 588.447.243.986 536.206.999.581 Total
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Total comprehensive income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 570.492.464.087 525.407.516.414
Equity holders of the parent entity
Kepentingan nonpengendali 22.380.910.065 17.985.273.096 Non-controlling interests
Jumlah 592.873.374.152 543.392.789.510 Total
Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2t,31 39 38
Basic earnings per share attributable to equity holders
of the parent entity
(Kerugian) yang Belum Direalisasi
atas Perubahan Nilai Wajar Aset Keuangan yang
Tersedia Untuk Dijual/ Unrealized Gains
Modal (Losses) on
Ditempatkan dan Tambahan Modal Changes in Fair Saldo Laba/Retained Earnings Kepentingan
Disetor Penuh/ Disetor/ Value of Available- Telah Ditentukan Belum Ditentukan Nonpengendali/
Catatan/ Issued and Fully Additional For-Sale Financial Penggunaannya/ Penggunaanya/ Non-Controlling Jumlah Ekuitas/
Notes Paid Capital Paid-in Capital Assets Appropriated Unappropriated Jumlah/Total Interests Total Equity
Saldo 1 Januari 2014 138.232.000.000 707.816.476.651 814.267.927 - 842.452.950.148 1.689.315.694.726 45.415.155.264 1.734.730.849.990 Balance, January 1, 2014
Penyesuaian neto yang timbul dari penerapan
PSAK 24 (Revisi 2013)* 2b - - - - (37.081.466.719 ) (37.081.466.719 ) (2.369.452.376 ) (39.450.919.095 )
Net adjustment arising from adoption of PSAK 24
(Revised 2013)*
Saldo 1 Januari 2014* 138.232.000.000 707.816.476.651 814.267.927 - 805.371.483.429 1.652.234.228.007 43.045.702.888 1.695.279.930.895 Balance, January 1, 2014*
Deklarasi dividen kas 2s,22 - - - - (470.000.000.000 ) (470.000.000.000 ) - (470.000.000.000 ) Declaration of cash dividend
Akuisisi kepentingan
nonpengendali 1c - - - - 794.336 794.336 (1.794.336 ) (1.000.000 )
Acquisition of non-controlling interest
Dividen kas kepada Cash dividend to
kepentingan
nonpengendali 2s - - - (56.964 ) (56.964 )
non-controlling interests
Jumlah laba komprehensif
tahun 2014* - - (3.439.267.927) - 528.846.784.341 525.407.516.414 17.985.273.096 543.392.789.510
Total comprehensive income for 2014*
Saldo 31 Desember 2014* 138.232.000.000 707.816.476.651 (2.625.000.000) - 864.219.062.106 1.707.642.538.757 61.029.124.684 1.768.671.663.441 Balance, December 31, 2014
Penerbitan saham baru dan penerimaan dari hasil Penawaran Umum
Issuance of new shares and proceeds from
Perdana Saham 7.275.360.000 1.201.171.285.843 - - - 1.208.446.645.843 - 1.208.446.645.843 Initial Public Offering
Deklarasi dividen kas 2s,22 - - - - (291.014.720.000 ) (291.014.720.000 ) - (291.014.720.000 ) Declaration of cash dividend
Pencadangan saldo laba 22 - - - 5.342.576.779 (5.342.576.779) - - - Appropriation of retained earnings
Dividen kas kepada Cash dividend to
kepentingan
nonpengendali 2s - - - (30.548 ) (30.548 )
non-controlling interests
Jumlah laba komprehensif
tahun 2015 - - 3.289.500.000 - 567.202.964.087 570.492.464.087 22.380.910.065 592.873.374.152
Total comprehensive income for 2015
Saldo 31 Desember 2015 145.507.360.000 1.908.987.762.494 664.500.000 5.342.576.779 1.135.064.729.414 3.195.566.928.687 83.410.004.201 3.278.976.932.888 Balance, December 31, 2015
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements
taken as a whole.
6
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 2.133.437.453.642 1.907.626.343.876 Cash receipts from customers
Pembayaran kas kepada
pemasok (855.138.659.417 ) (825.679.248.579 ) Cash paid to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (364.078.760.463 ) (311.607.544.304 ) Cash paid to employees
Pembayaran untuk beban
usaha dan lainnya (204.475.775.404 ) (158.369.343.144 )
Cash paid for operating expenses and others Penerimaan pendapatan
keuangan 142.069.064.163 93.891.960.747
Cash receipts from finance income
Pembayaran biaya keuangan (10.486.770.052 ) (14.247.872.671 ) Cash paid for finance costs
Pembayaran pajak Cash paid for corporate
penghasilan badan (160.428.504.317 ) (160.109.621.229 ) income tax
Penerimaan dari pendapatan
operasi lain 18.734.782.650 15.913.400.663
Cash receipts from other operating income
Kas Neto Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 699.632.830.802 547.418.075.359
Net Cash Provided by Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 12 1.199.298.811 1.793.807.200
Proceeds from sale of fixed assets Hasil penjualan penyertaan
saham 10 1.300.000 -
Proceed from sale of investment in share of stock
Perolehan aset tetap 12 (182.793.164.668 ) (168.992.659.328 ) Acquisition of fixed assets
Pembayaran uang muka
perolehan aset tetap (21.011.998.253 ) (126.117.751.258 )
Advances for acquisition of fixed assets Penerimaan hasil penjualan
aset keuangan lancar lainnya - 135.467.849.974
Proceeds from sale of other current financial assets
Perolehan aset takberwujud 13 - (2.381.485.779 ) Acquisition of intangible assets
Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Investasi (202.604.564.110 ) (160.230.239.191 )
Net Cash Used in Investing Activities
Catatan/
Notes 2015 2014
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari hasil Penawaran
Umum Perdana Saham - neto 1.208.446.645.843 -
Proceeds from Initial Public Offering - net
Pembayaran dividen kas 22 (291.014.720.000 ) (470.000.000.000 ) Payments of cash dividend
Pembayaran dividen kas kepada
kepentingan nonpengendali (30.548 ) (56.964 )
Payments of cash dividends to non-controlling interests
Pembayaran utang bank - (50.000.000.000 ) Payments of bank loan
Pembayaran utang lain-lain -
pihak berelasi - (5.550.000.000 )
Payment of other payable - related party Akuisisi kepentingan
nonpengendali - (1.000.000 )
Acquisition of non-controlling interest
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan 917.431.895.295 (525.551.056.964 )
Net Cash Provided by (Used in) Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN)
NETO KAS DAN SETARA KAS 1.414.460.161.987 (138.363.220.796 )
NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAMPAK NETO PERUBAHAN SELISIH KURS PADA KAS DAN
SETARA KAS 2.543.261.830 498.572.344
EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES ON CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS
AWAL TAHUN 970.150.340.494 1.108.014.988.946
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS
AKHIR TAHUN 4 2.387.153.764.311 970.150.340.494
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
END OF YEAR
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Jakarta dengan nama PT Calida Ekaprana berdasarkan Akta Notaris Eveline Suriahudaja Konig, SH No. 25 tanggal 3 Januari 1995. Akta pendirian Perusahaan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C2-7971.HT.01.01.Th.95 tanggal 22 Juni 1995 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88 Tambahan No. 9106 tanggal 3 November 1995. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Dr. Irawan Soerodjo, SH, MSi No. 238 tanggal 23 September 2015 mengenai perubahan nilai nominal saham dari Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham (pemecahan saham). Perubahan ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia berdasarkan
Surat No. AHU-AH.01.03-0967456 tanggal 25 September 2015. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, perubahan tersebut sedang dalam proses pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia.
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (“the
Company”) was established in Jakarta under
name of PT Calida Ekaprana based on Notarial Deed No. 25 of Eveline Suriahudaja Konig, SH dated January 3, 1995. The deed of establishment was approved by the Ministry of Justice of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. C2-7971.HT.01.01.Th.95 dated June 22, 1995 and was published in Supplement No. 9106 to the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 88 dated
November 3, 1995. The Company’s articles of
association has been amended several times, the latest of which was covered by Notarial Human Rights of the Republic of Indonesia and recorded in the database of Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights based on its Letter No. AHU-AH.01.03-0967456 dated September 25, 2015. As of the completion date of these consolidated financial statements, the changes is still in process of publication in the State Gazette of the Republic of Indonesia.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar
Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan adalah menjalankan jasa konsultasi bisnis dan manajemen termasuk jasa manajemen rumah sakit. Kegiatan usaha Perusahaan pada saat ini adalah menjalankan usaha secara tidak langsung melalui entitas anaknya di bidang pelayanan kesehatan.
In accordance with article 3 of the Company’s articles of association, the scope of its activities is to engage in the business consultancy and management services including hospital management services. Currently, the
Company’s scope of activities are indirectly through its subsidiaries to engage business in healthcare services.
Perusahaan berkedudukan di Jalan Letjen Suprapto Kav. 4, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1995.
The Company is domiciled at Jalan Letjen Suprapto Kav. 4, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Central Jakarta. The Company started its commercial operations in 1995. PT Griyainsani Cakrasadaya adalah entitas induk
terakhir Perusahaan dan Entitas Anaknya (secara bersama-sama disebut “Grup”).
PT Griyainsani Cakrasadaya is the ultimate parent of the Company and its Subsidiaries (collectively referred to as the “Group”).
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Pada tanggal 12 Maret 2015, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat No. S-100/D.04/2015 untuk melakukan penawaran umum saham perdana kepada masyarakat sejumlah 261.913.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham, yang terdiri dari saham baru Perusahaan sejumlah 72.753.600 saham dan saham milik Lion Investment Partners B.V. sebagai pemegang saham penjual (saham divestasi) sejumlah 189.159.400 saham, dengan harga penawaran sebesar Rp 17.000 per saham. Pada tanggal 24 Maret 2015, seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
On March 12, 2015, the Company received effective statement from the Executive Chairman of Financial Services Authority (OJK) Capital Market Supervisory through its Letter No. S-100/D.04/2015 for its initial public offering of 261,913,000 shares with par value of Rp 100 per share, which consists of the
Company’s new shares of 72,753,600 shares
and shares owned by Lion Investment Partners B.V. as a selling shareholder (divestment share) of 189,159,400 shares, with offering price of Rp 17,000 per share. On March 24, 2015, all of the Company’s shares were listed in the Indonesia Stock Exchange.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 23 September 2015 yang dinyatakan dengan Akta Notaris Dr. Irawan Soerodjo, SH, MSi No. 238 pada tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan menyetujui dan memutuskan perubahan nilai nominal saham dari Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham (pemecahan saham). Dengan demikian, saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia menjadi 14.550.736.000 saham.
Based on the Company’s Extraordinary General Meeting of Shareholders dated September 23, 2015, as covered by Notarial Deed No. 238 of Dr. Irawan Soerodjo, SH, MSi on the same date,
the Company’s shareholders approved and
resolved the change in par value of share from Rp 100 to Rp 10 per share (stock split). Accordingly, the Company’s issued shares totaling 14,550,736,000 shares were listed in the Indonesia Stock Exchange.
c. Struktur Entitas Anak c. Structure of Subsidiaries
Perusahaan mempunyai kepemilikan langsung maupun tidak langsung pada Entitas Anak sebagai berikut:
The Company has direct or indirect ownership in the following subsidiaries:
Jumlah Aset Sebelum Eliminasi (Dalam Jutaan Rupiah)/ Total Assets Before Elimination
Entitas Anak/ Domisili/ Kegiatan Usaha/ Commercial Group (In Millions of Rupiah)
Subsidiary Domicile Business Activities Operations 2015 2014 2015 20145)
PT Proteindo Karyasehat1) Bekasi Pelayanan Kesehatan/ 1993 99,99% 99,99% 2.316.339 2.143.494
(“PKS”) Healthcare Services
1) Kepemilikan langsung/Direct ownership.
2) Kepemilikan langsung dan tidak langsung/Direct and indirect ownership. 3)
Kegiatan Usaha Entitas Anak Subsidiaries’ Business Activities
Kegiatan utama Entitas Anak adalah dalam bidang pelayanan kesehatan yaitu dengan memberikan jasa pelayanan medik dengan cara memiliki dan mengelola rumah sakit dengan nama Mitra Keluarga di Jakarta, Bekasi, Cikarang, Depok, Cibubur, Surabaya dan Tegal.
The Subsidiaries’ main business activities in
healthcare services is to provide medical services through owning and operating hospitals under the name of Mitra Keluarga which located in Jakarta, Bekasi, Cikarang, Depok, Cibubur, Surabaya and Tegal.
Pada tanggal 31 Desember 2015, Entitas Anak memiliki izin penyelenggaraan rumah sakit sebagai berikut:
As of December 31, 2015, the Subsidiaries have operating licenses of hospitals as follows:
Entitas Anak dan Lokasi Rumah Sakit/ Subsidiary and Location
of Hospital
Izin Penyelenggaraan Rumah Sakit/ Operating License of Hospital
Jangka Waktu/ Period PKS:
- Bekasi Barat Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Provinsi Jawa Barat No. 445.1/Kep.69/I.25.b/IPRSU-B-BPPT/2013 tanggal 19 September 2013/Decision Letter from Head of Integrated License Services Board of West Java Province No. 445.1/Kep.69/I.25.b/IPRSU-B-BPPT/2013 dated September 19, 2013
19 September 2013 - 19 September 2018/
September 19, 2013 - September 19, 2018
- Bekasi Timur Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Provinsi Jawa Barat No. 445/Kep.34/III/ISPRS-BPPT/2012 tanggal 26 Maret 2012/Decision Letter from Head of Integrated License Services Board of West Java Province No. 445/Kep.34/III/ISPRS-BPPT/2012 dated March 26, 2012
26 Maret 2012 -
Department of Bekasi No. 503/04/Dinkes/RS/2012 dated May 31, 2012
31 Mei 2012 - 31 Mei 2017/
May 31, 2012 - May 31, 2017
EAT:
- Kelapa Gading Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 03/2.11/31/1.77/2015 tanggal 24 Februari 2015/Decision Letter from Head of Integrated Department of Capital City Special Area of Jakarta Province No. 03/2.11/31/1.77/2015 dated February 24, 2015
24 Februari 2015 - Health Department of Bekasi No. 445.1/ 806/Yankes/III/2012 dated March 29, 2012
29 Maret 2012 -
No. 503.445/15600/0014/P/IP.RS/436.6.3/III/2011 dated March 30, 2011
30 Maret 2011 - 30 Maret 2016/
March 30, 2011 - March 30, 2016
- Waru Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo No. 551.41/57.404.3.2/2011 tanggal 8 September 2011/Decision Letter from Head of Health Department of Sidoarjo No. 551.41/57.404.3.2/2011 dated September 8, 2011
8 September 2011 - 8 September 2016/
September 8, 2011 - September 8, 2016
- Kenjeran Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya
No. 503.445/62/IO.RS/436.6.3/VI/2015 tanggal 29 Juni 2015/Decision Letter from Head of Health Department of Surabaya No. 503.445/62/IO.RS/436.6.3/VI/2015 dated June 29, 2015
- Kemayoran Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 24/2.5/31/-1.77/2015 tanggal 12 Juni 2015/Decision Letter from Head of Integrated Department of Capital City Special Area of Jakarta Province No. 24/2.5/31/-1.77/2015 dated June 12, 2015
12 Juni 2015 - 12 Juni 2020/
June 12, 2015 - June 12, 2020
RSM:
- Depok Surat Keputusan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Depok No. 445.8/003/O.RS-BPMP2T/I/2014 tanggal 10 Januari 2014/
Decision Letter from Head of Capital Investment Board and Integrated License Services of Depok No. 445.8/003/O.RS-BPMP2T/I/2014 dated January 10, 2014
10 Januari 2014 - 9 Januari 2019/
January 10, 2014 - January 9, 2019
- Kalideres Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 26/2.5/31/-1.77/2015 tanggal 7 Juli 2015/Decision Letter from Head of Integrated Department of Capital City Special Area of Jakarta Province No. 26/2.5/31/-1.77/2015 dated July 7, 2015
7 Juli 2015 -
Decision Letter from Mayor of Tegal No. 503/001/2015 dated February 18, 2015
18 Februari 2015 - 17 Februari 2020/
c. Struktur Entitas Anak (lanjutan) c. Structure of Subsidiaries (continued)
Peningkatan Persentase Kepemilikan pada Entitas Anak
Increase in Percentage of Ownership in Subsidiaries
Pada tanggal 27 Januari 2014, Perusahaan menandatangani perjanjian jual beli saham dengan PT Griyainsani Cakrasadaya, pihak berelasi (Catatan 32), untuk membeli 1 (satu) saham RSM dengan harga jual sebesar Rp 1.000.000, sehingga persentase kepemilikan efektif Perusahaan di RSM meningkat dari 99,99% menjadi 100,00%. Sehubungan dengan pembelian saham tersebut, Perusahaan memperoleh keuntungan sebesar Rp 794.336 yang dikreditkan ke akun saldo laba.
On January 27, 2014, the Company has entered into a sale and purchase of shares agreement with PT Griyainsani Cakrasadaya, a related party (Note 32), to acquire 1 (one) share of RSM with selling price of Rp 1,000,000,
therefore the Company’s effective percentage of
ownership in RSM increased from 99.99% to 100.00%. In relation to the acquisition of share, the Company recognized the difference of Rp 794,336 which credited to retained earnings.
Tambahan Setoran Modal pada Entitas Anak Additional Capital Contribution to Subsidiaries Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa RSM tanggal 27 November 2015 yang dinyatakan dengan Akta Notaris Herry Julianto, SH No. 22 pada tanggal yang sama, para pemegang saham RSM menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp 100.000.000.000 menjadi Rp 245.000.000.000 serta modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp 75.000.000.000 menjadi Rp 245.000.000.000 dengan menerbitkan 170.000 saham baru yang diambil bagian oleh Perusahaan dan PKS masing-masing sebanyak 169.999 saham dan 1 saham. Perubahan anggaran dasar RSM tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan
No. AHU-0947573.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 8 Desember 2015.
Based on RSM’s Extraordinary General Meeting of Shareholders dated November 27, 2015 as covered by Notarial Deed No. 22 of Herry Julianto, SH on the same date, the shareholders of RSM resolved to approve the increase of authorized capital from Rp 100,000,000,000 to Rp 245,000,000,000 and the increase of issued and fully paid capital from Rp 75,000,000,000 to Rp 245,000,000,000 through the issuance of 170,000 new shares, whereby 169,999 shares and 1 share of which were subscribed by the Company and PKS, respectively. The changes
of RSM’s articles of association has been approved by Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-0947573.AH.01.02. Tahun 2015 dated December 8, 2015.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa EAT tanggal 22 Desember 2015 yang dinyatakan dengan Akta Notaris Herry Julianto, SH No. 11 pada tanggal yang sama,
para pemegang saham EAT menyetujui
peningkatan modal dasar dari Rp 70.000.000.000 menjadi Rp 250.000.000.000 serta modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp 50.000.000.000 menjadi Rp 250.000.000.000 dengan menerbitkan 2.000.000 saham baru yang diambil bagian oleh Perusahaan dan PKS masing-masing sebanyak 1.999.999 saham dan 1 saham. Perubahan anggaran dasar EAT tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0948716.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 23 Desember 2015.
Kepala Unit Audit Internal, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
Audit Committee, Head Internal Audit, Corporate Secretary and Employees
Berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal 17 Desember 2015 yang dibuat di hadapan Kristanti Suryani, SH, MKn, Notaris di Jakarta, yang telah dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Laporan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0989089 tanggal 18 Desember 2015, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:
Based on Notarial Deed No. 3 dated December 17, 2015 of Kristanti Suryani, SH, MKn, Notary in Jakarta, which was recorded in the database of Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights under Admission Notification Amendment No. AHU-AH.01.03-0989089 dated December 18, 2015, the members of the
Company’s Boards of Commissioners and
Directors as of December 31, 2015 are as follows:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama : Jozef Darmawan Angkasa : President Commissioner
Komisaris : Laura Aryanto : Commissioner
Commissioner (Independent
Komisaris (Komisaris Independen) : Bacelius Ruru : Commissioner)
Commissioner (Independent
Komisaris (Komisaris Independen) : I Gusti Gede Subawa : Commissioner)
Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama : Rustiyan Oen : President Director
Direktur (Independen) : Joyce Vidyayanti Handajani : Director (Independent)
Berdasarkan Akta Notaris No. 34 tanggal 12 November 2014 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang telah dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Laporan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-41032.40.22.2014 tanggal 13 November 2014, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2014 adalah sebagai berikut:
Based on Notarial Deed No. 34 dated November 12, 2014 of Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta, which was recorded in the database of Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights under Admission Notification Amendment No. AHU-41032.40.22.2014 dated November 13, 2014, the members of the
Company’s Boards of Commissioners and
Directors as of December 31, 2014 are as follows:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama : Jozef Darmawan Angkasa : President Commissioner
Komisaris : Laura Aryanto : Commissioner
Commissioner (Independent
Komisaris (Komisaris Independen) : Bacelius Ruru : Commissioner)
Commissioner (Independent
Komisaris (Komisaris Independen) : I Gusti Gede Subawa : Commissioner)
Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama : Rustiyan Oen : President Director
Direktur : Joyce Vidyayanti Handajani : Director
Direktur (Independen) : Francinita Nati : Director (Independent)
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Grup.
Key management includes the members of the
d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Kepala Unit Audit Internal, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (lanjutan)
d. Boards of Commissioners and Directors, Audit Committee, Head of Internal Audit Unit, Corporate Secretary and Employees (continued)
Susunan Komite Audit Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2015 dan 2014
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 002/SK-DeKom/MIKA/FA/XI/2014 tanggal 13 November 2014, adalah sebagai berikut:
The composition of the Company’s Audit Committee as of December 31, 2015 and 2014 based on Board of Commissioners’ Decision Letter No. 002/SK-DeKom/MIKA/FA/XI/2014 dated November 13, 2014, is as follows:
Ketua : Bacelius Ruru : Chairman
Anggota : Dianawati Sugiarto : Member
Anggota : Gracy Indriani : Member
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. 001/SK-Dir/MIKA/FA/XI/2014 tanggal 3 November 2014, Kepala Unit Audit Internal Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 adalah Anton Maslim.
Based on the Board of Directors’ Decision Letter No. 001/SK-Dir/MIKA/FA/XI/2014 dated November 3, 2014, the Company’s Head of Internal Audit Unit as of December 31, 2015 and 2014 is Anton Maslim.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 002/SK-Dir/MIKA/FA/XI/2014 tanggal 13 November 2014, Sekretaris Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2015 dan 2014
adalah Joyce Vidyayanti Handajani.
Based on the Board of Directors’ Decision Letter No. 002/SK-Dir/MIKA/FA/XI/2014 dated November 13, 2014, Corporate Secretary as of December 31, 2015 and 2014 is Joyce Vidyayanti Handajani.
Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, jumlah karyawan tetap Grup masing-masing adalah sejumlah 5.150 dan 4.857 karyawan (tidak diaudit).
As of December 31, 2015 and 2014, the Group has 5,150 and 4,857 employees (unaudited), respectively.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan
Konsolidasian
e. Completion of the Consolidated Financial Statements
Manajemen Grup bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian ini yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal 22 Maret 2016.
Kebijakan akuntansi penting yang diterapkan oleh Grup dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 diterapkan secara konsisten dengan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014, kecuali untuk penerapan beberapa Pernyataan/Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2015 seperti yang diungkapkan pada Catatan 2b.
The significant accounting policies applied by the Group in the preparation of the consolidated several amended Statements/Interpretations of Financial Accounting Standards effective since January 1, 2015 as disclosed in Note 2b.
a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
a. Statement of Compliance and Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam dan LK”), yang fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013, No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.
The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards
(“SAK”), which consists of the Statements of Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Interpretations of Financial Accounting
Standards (“ISAK”) issued by the Financial
Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants and Regulation of Capital Market and Financial Institutions
Supervisory Agency (“Bapepam and LK”), which
function has been transferred to Financial
Services Authority (“OJK”) starting January 1,
2013, No. VIII.G.7 regarding “Financial Statements Presentation and Disclosures for
Issuers or Public Companies” as included in the
Appendix of the Decision Decree of the Chairman of Bapepam and LK No. KEP-347/ BL/2012 dated June 25, 2012.
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Konsolidasian
Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan sesuai dengan PSAK 1 (Revisi 2013), “Penyajian Laporan Keuangan”, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2015.
The financial statements are prepared and presented in accordance with PSAK 1 (Revised
2013), “Presentation of Financial Statements”,
which was effective since January 1, 2015. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk
laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
POLICIES (continued)
a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
a. Statement of Compliance and Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements (continued)
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Konsolidasian (lanjutan)
Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements (continued)
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Arus kas dari aktivitas operasi disusun dengan menggunakan metode langsung.
The consolidated statement of cash flows presents receipts and payments of cash and cash equivalents classified into operating, investing and financing activities. Cash flows from operating activities were presented using the direct method.
Dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi:
- penerapan kebijakan akuntansi;
- jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian;
- jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama tahun pelaporan.
The preparation of the consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards requires the use of judgments, estimates and assumptions that affects:
- the application of accounting policies; - the reported amounts of assets and liabilities
and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements;
- the reported amounts of revenues and expenses during the reporting year.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada periode dimana estimasi tersebut direvisi dan periode-periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut.
Although these estimates are based on
management’s best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates. Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period which the estimate is revised and in any future period affected.
Estimasi, asumsi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup diungkapkan pada Catatan 3.
Significant accounting estimates, underlying assumptions and judgments applied in the
preparation of the Group’s consolidated
financial statements are disclosed in Note 3. Mata uang pelaporan yang digunakan pada
laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anaknya.
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Pengungkapan
b. Changes in Accounting Policy and Disclosure
Grup melakukan penerapan PSAK dan ISAK baru/revisi yang berlaku efektif pada tahun 2015. Perubahan kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi.
The Group adopted new/revised PSAK and ISAK which were effective in 2015. Changes to
the Group’s accounting policies have been made as required, in accordance with the transitional provisions in the respective standards and interpretations.
Penerapan dari standar akuntansi berikut oleh Grup, yang berlaku efektif 1 Januari 2015, menyebabkan perubahan signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup:
The following standards have been adopted by the Group for the first time for the financial year beginning on or after January 1, 2015 and have
a material impact on the Group’s consolidated financial statements:
- PSAK 1 (Revisi 2013), “Penyajian Laporan
Keuangan” - PSAK 1 (Revised 2013), “Presentation of Financial Statements”
Standar revisi ini mengharuskan entitas untuk memisahkan penyajian pos-pos penghasilan komprehensif lain (“OCI”) ke dalam dua kelompok berdasarkan apakah mereka akan direklasifikasi lebih lanjut ke laba rugi di masa yang akan datang. Pos-pos OCI yang tidak akan direklasifikasi lebih lanjut ke laba rugi harus disajikan terpisah dengan pos-pos yang dapat direklasifikasi ke laba rugi di masa yang akan datang. Grup telah memodifikasi pos-pos OCI dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk
menyajikan pos-pos yang akan
direklasifikasikan ke laba rugi pada masa yang akan datang terpisah dari pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. Informasi komparatif telah disajikan kembali dengan menggunakan basis yang sama. Revisi tersebut hanya mempengaruhi penyajian namun tidak mempengaruhi posisi maupun kinerja keuangan konsolidasian Grup.
The revised standard requires entities to separate items presented in other
comprehensive income (“OCI”) into two
groups, based on whether or not they may be reclassified to profit or loss in the future. Items that will not be reclassified must be presented separately from items that may be reclassified in the future. The Group has modified the presentation of items of OCI in its consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income to present items that would be reclassified to profit or loss in the future separately from those that would never be reclassified to profit or loss. Comparative information has been re-presented on the same basis. The revision affect presentation only and have no impact on the consolidated financial position or performance of the Group.
- PSAK 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja” - PSAK 24 (Revised 2013), “Employee
Benefits”
Perubahan-perubahan oleh karena standar revisi ini antara lain sebagai berikut:
Changes introduced by this revised standard among others, are as follows: a) Seluruh biaya jasa lalu diakui langsung
di laporan laba rugi. Sebelumnya, biaya jasa lalu diakui berdasarkan metode garis lurus sepanjang periode vesting jika perubahan bersifat kondisional terhadap sisa jasa pekerja untuk periode waktu tertentu (periode vesting);
POLICIES (continued)
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Pengungkapan (lanjutan)
b. Changes in Accounting Policy and Disclosure (continued)
- PSAK 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja” (lanjutan)
- PSAK 24 (Revised 2013), “Employee
Benefits” (continued) b) Keuntungan dan kerugian aktuarial
berganti nama menjadi pengukuran kembali dan diakui secara langsung pada penghasilan komprehensif lain. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan diakui kembali melalui laba rugi pada periode berikutnya.
b) Actuarial gains and losses are renamed as remeasurement and recognized immediately in other comprehensive income. Remeasurements recognized in other comprehensive income will not be recycled through profit or loss in subsequent periods.
c) Revisi standar ini juga mensyaratkan pengungkapan yang lebih ekstensif. Pengungkapan tersebut telah diterapkan di Catatan 19.
c) The revised standard also requires more extensive disclosures. These have been provided in Note 19.
Sesuai dengan ketentuan transisi PSAK 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja” serta sesuai dengan PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Keuangan dan
Kesalahan”, perubahan pengakuan biaya jasa lalu tersebut dipertimbangkan sebagai perubahan kebijakan akuntansi dan diterapkan secara retrospektif. Grup telah menerapkan ketentuan transisi dan
menyajikan kembali jumlah-jumlah
komparatif secara retrospektif (Catatan 19 dan 39).
In accordance with transitional provision of PSAK 24 (Revised 2013), “Employee Benefits” and also in accordance with PSAK 25, “Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors”, the changes in the recognition of past service costs are considered as changes in accounting policies and applied restrospectively. The Group has applied the transitional provisions and restated the comparative amounts on a retrospective basis (Notes 19 and 39).
Penerapan dari standar baru atau revisi, yang relevan dengan operasi Grup, namun tidak menimbulkan dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah:
The adoption of the new or revised standards,
which are relevant to the Group’s operation,
but did not result in a material effect on the consolidated financial statements are as follows:
a. PSAK 4 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan
Tersendiri”. a. PSAK Financial Statements”4 (Revised 2013), “Separate .
b. PSAK 15 (Revisi 2013), “Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama”.
b. PSAK 15 (Revised 2013), “Investment in
Associates and Joint Ventures”.
c. PSAK 46 (Revisi 2014), “Pajak
Penghasilan”. c. PSAK 46 (Revised 2014), “Income Taxes”.
d. PSAK 48 (Revisi 2014), “Penurunan Nilai
Aset”. d. PSAK Assets”.48 (Revised 2014), “Impairment of
e. PSAK 50 (Revisi 2014), “Instrumen Keuangan: Penyajian”.
e. PSAK 50 (Revised 2014), “Financial
Instruments: Presentation”. f. PSAK 55 (Revisi 2014), “Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”. f. PSAK 55 (Revised 2014), “Financial Instruments: Recognition and
Measurement”.
g. PSAK 60 (Revisi 2014), “Instrumen
Keuangan: Pengungkapan”. g. PSAK 60 (Revised 2014), “Financial Instruments: Disclosures”.
h. PSAK 65 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan
c. Prinsip-prinsip Konsolidasian c. Principles of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anaknya seperti diungkapkan pada Catatan 1c. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi Grup kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
iii) Kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil.
The consolidated financial statements comprise the financial statements of the Company and its subsidiaries as mentioned in Note 1c. Control is achieved when the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the investee.
Thus, the Group controls an investee if and only if the Group has all of the following:
i) Power over the investee, that is existing rights that give the Group current ability to direct the relevant activities of investee, ii) Exposure, or rights, to variable returns from
its involvement with the investee, and iii) The ability to use its power over the investee
to affect its returns.
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.
Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.
When the Group has less than a majority of the voting or similar rights of an investee, the Group considers all relevant facts and circumstances in assessing whether it has power over an investee, including:
i) The contractual arrangement with the other vote holders of the investee;
POLICIES (continued)
c. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan) c. Principles of Consolidation (continued)
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit.
Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan, dan laba atau rugi hasil transaksi dari intra group yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset, liabilitas, KNP dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Profit or loss and each component of other comprehensive income are attributed to the equity holders of the parent of the Group and to the non-controlling interests (“NCI”), even if this results in the NCI having a deficit balance. All significant intra and inter-group balances, transactions, income and expenses, and unrealized profits or losses resulting from intra-group transactions and dividends are eliminated on consolidation.
A change in the parent’s ownership interest in
a subsidiary, without a loss of control, is accunted for as an equity transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it derecognizes the related assets, liabilities, NCI and other component of equity, while any resulting gain or loss is recognized in the profit or loss. Any investment retained is recognized at fair value.
d. Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali
d. Restructuring Transactions of Entities under Common Control
Grup menerapkan PSAK 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, yang mengatur perlakuan akuntansi untuk kombinasi bisnis entitas sepengendali dan diterapkan untuk kombinasi bisnis sepengendali yang memenuhi persyaratan dalam PSAK 22, “Kombinasi Bisnis”, baik untuk penerima dan entitas penarikan.
The Group applied PSAK 38 (Revised 2012),
“Business Combinations of Entities under Common Control”, which prescribes the accounting treatment for business combinations of entities under common control and applied to business combinations under common control that meet the requirements in PSAK 22,
“Business Combinations”, both for recipient and
withdrawal entity. Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali,
berupa pengalihan bisnis dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok usaha secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut, karenanya transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan (pooling-of-interests).