• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aromaterapi Minyak Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberose) terhadap Libido Mencit Jantan Menggunkan Alat Libidometer Aromaterapi - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aromaterapi Minyak Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberose) terhadap Libido Mencit Jantan Menggunkan Alat Libidometer Aromaterapi - Ubaya Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii

AROMATERAPI MINYAK BUNGA SEDAP MALAM

(Polianthes tuberose) TERHADAP LIBIDO MENCIT

JANTAN MENGGUNAKAN ALAT LIBIDOMETER

AROMATERAPI

Robiatul Adawiyani, 2010

Pembimbing: (1) Lucia E. Wuryaningsih, (II) Elisawati Wonohadi

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian aromaterapi bunga Sedap malam (Polianthes tuberose) sebagai afrodisiak. Hewan percobaan menggunakan mencit jantan putih (Mus

musculus), sebanyak 20 ekor, kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu

kelompok kontrol dan kelompok uji. Kelompok kontrol tanpa diberikan aromaterapi, sedangkan kelompok uji diberikan aromaterapi minyak bunga Sedap malam. Pengamatan dilakukan selama 12 hari, tiap kali pengamatan selama 15 menit menggunakan alat Libidometer Aromaterapi. Parameter uji yang diamati adalah jumlah aktivitas pendekatan (introduction), penunggangan (climbing), kawin (coitus). Hasil penelitian ini dianalisa menggunakan pooled t-Test. Hasil analisa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok uji. Sehingga disimpulkan aromaterapi minyak bunga Sedap malam dapat meningkatkan libido mencit jantan.

Kata Kunci: Afrodisiak, bunga Sedap malam (Polianthes tuberose), aromaterapi,

(2)

iii

AROMATHERAPHY OF SEDAP MALAM OIL (Polianthes tuberose) TO MALE MICE LIBIDO USING “LIBIDOMETER AROMATHERAPHY”

Robiatul Adawiyani, 2010

Leader: (1) Lucia E. Wuryaningsih, (II) Elisawati Wonohadi

ABSTRACT

This research has be done a research Sedap malam aromatheraphy (Polianthes

tuberose) as aphrodisiac. Used animals for the research is twenty male mice (Mus

musculus) and then they are divided into 2 groups as control group and experiment group. The control group is treated without using aromatheraphy but the treatment of experiment group is given Sedap malam aromatheraphy. The observation has done for 12 days in 15 minutes “Libidometer Aromatheraphy”. The variable monitoring are introduction (approaches), climbing, coitus. This research is analysed using pooled t-Test. The result is getting a difference between control group and experiment group. So, the conclusion is that Sedap malam aromatheraphy increases libido of male mice.

Key word: Aphrodisiac, Sedap malam flower (Polianthes tuberose),

Referensi

Dokumen terkait

Bunga sedap malam merupakan bunga yang memiliki potensi yang tinggi, tetapi sampai saat ini potensi bunga sedap malam hanya digunakan sebagai bunga tabur atau bunga potong saja,

Minyak bunga sedap malam dari perlakuan tingkat kemekaran bunga 50-75 % dengan waktu ekstraksi malam hari menghasilkan total kadar komponen tertinggi yaitu sebesar 46.2630

Dari hasil analisis didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok uji minyak sereh dimana pengaruh minyak sereh lebih besar terhadap

Telah dilakukan penelitian meogenai uji aromaterapi dari kombinasi minyak Nilam (Pogostemon cab/in) dengan minyak Kenanga (Cananga odorata) terhadap mencit putih

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aromaterapi minyak daun sirih dapat meningkatkan aktivitas seksual mencit dengan pengamatan parameter pendekatan, menunggang, kawin

Pada Tabel 4 menunjukkan bahwa konsentrasi dan perendaman colchicine tidak berpengaruh terhadap perubahan morphologi jumlah kuntum bunga per batang sedap malam sehingga

AROMATERAPI KOMBINASI MINYAK KULIT BATANG KAYU MANIS ( Cinnamomum burmanni Nees ex BI) DAN MINYAK RIMPANG JAHE MERAH ( Zingiber officinale Roxb. Rubrum) (1:1) TERHADAP LIBIDO

Dari ketiga jenis lemak yang digunakan dalam proses enfleurasi, jenis lemak snow white yang paling efektif dalam menyerap aroma wangi pada bunga sedap malam dan