AKREDITASI PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN DOKTER GIGI
BUKU IV
PANDUAN PENGISIAN BORANG
BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI
I PENDAHULUAN 3
II TIM PENGISI BORANG 4
III PENJELASAN 5
IV PETUNJUK PENGISIAN BORANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI
6
Standar 1. Visi, Misi. Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian 7
Standar 2. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Penegelolaan, dan
Penjaminan 7
Standar 3. Mahasiswa dan Lulusan 9
Standar 4. Sumber Daya Manusia 15
Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik 19
Standar 6. Pembiyaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi
22
Standar 7. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat,
dan Kerjasama 25
V PETUNJUK PENGISIAN BORANG UP2SPDG 28
Standar 1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian 28
Standar 2. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu
29
Standar 3. Mahasiswa dan Lulusan 30
Standar 4. Sumber Daya Manusia 31
Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik 32
Standar 6. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi
33
Standar 7. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama
I. PENDAHULUAN
Borang akreditasi program studi merupakan alat atau instrumen untuk
mengumpulkan informasi mengenai kinerja program studi pada perguruan
tinggi negeri, kedinasan, keagamaan, dan perguruan tinggi swasta dalam
rangka pengendalian mutu semua perguruan tinggi di Indonesia.
Borang akreditasi terdiri atas seperangkat pertanyaan yang sebagian berupa
pertanyaan tertutup, dan sebagian lagi berupa pertanyaan terbuka. Sesuai
dengan petunjuk pada setiap butir pertanyaan, maka sebagian dari
pertanyaan-pertanyaan dapat dijawab dengan menuliskan jawabannya pada
tempat yang disediakan dalam borang akreditasi, sebagian lagi memerlukan
lembaran tersendiri.
Borang akreditasi ini terdiri dari dua bagian yaitu borang program studi
pendidikan dokter gigi dan borang unit pengelola program studi. Untuk proses
akreditasi program studi yang berada dalam satu UP2SPDG, pihak
UP2SPDG hanya perlu membuat satu versi borang.
Dalam pertanyaan tertentu diminta lampiran untuk melengkapi informasi yang
berkaitan dengan jawaban terhadap pertanyaan yang bersangkutan.
Lampiran diberikan dalam bentuk buku yang terpisah dari borang akreditasi.
Setiap lampiran didahului oleh lembar halaman dengan warna berbeda yang
berisi nomor lampiran dan judulnya. Lampiran-lampiran tersebut merupakan
komponen yang dijadikan bahan kelengkapan bagi program studi pendidikan
dokter gigi dan sebagai bukti.
Informasi yang diperoleh dari jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan
dalam borang akreditasi itu digunakan untuk dua tujuan pokok, yaitu untuk:
1.
menilai kinerja akademik dan administratif program studi, dan
2.
menemukan dimensi-dimensi kinerja program studi yang
memerlukan perbaikan atau pembinaan.
Pertanyaan yang dituangkan dalam borang akreditasi disusun berdasarkan
sebelas dimensi mutu yang merupakan jabaran dan perluasan lebih lanjut
dari RAISE++ (
Relevance, Academic Atmosphere, Institutional Management,
Sustainability, Efficiency, Leadership, and Equity
), menjadi sebagai berikut:
1.
Relevance
(Relevansi) yaitu tingkat keterkaitan hasil/keluaran dengan
tujuan institusi/program, keterkaitan antara berbagai komponen atau
standar dan keterkaitan
dengan tuntutan masyarakat nasional maupun
global.
4.
Appropriateness
(Kelayakan) yaitu tingkat ketepatan unsur masukan,
proses, keluaran, maupun tujuan institusi/program ditinjau dari ukuran
ideal secara normatif.
5.
Adequacy
(Kecukupan) yang menunjukkan tingkat ketercapaian
persyaratan ambang yang diperlukan untuk penyelenggaraan suatu
program.
6.
Sustainability
(Keberlanjutan) yang menunjukkan keberlangsungan
institusi/penyelenggaraan program yang meliputi ketersediaan masukan,
kegiatan proses pembelajaran, maupun pencapaian hasil yang optimal.
7.
Selectivity
(Selektivitas), merujuk pada bagaimana penyelenggara
program memilih masukan, aktivitas pendidikan, maupun penentuan
prioritas keluaran berdasarkan pertimbangan kemampuan/ kapasitas
yang dimiliki.
8.
Equity
(Pemerataan) merujuk pada pemerataan kesempatan mendapat
pendidikan.
9.
Effectiveness
(Efektivitas), merujuk pada tingkat ketercapaian tujuan
insitui/program yang telah ditetapkan yang diukur dari hasil/keluaran
program.
10.
Productivity
(Produktivitas) yaitu tingkat keberhasilan proses peningkatan
mutu yang dilakukan dalam memanfaatkan masukan.
11.
Efficiency
(Efisiensi), merujuk pada tingkat pemanfaatan masukan
(sumber daya) yang digunakan untuk proses pendidikan.
Untuk penilaian kelayakan program dan atau satuan pendidikan tinggi,
digunakan standar akreditasi sebagai berikut:
1. Visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta strategi pencapaian
2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan
mutu
3. Mahasiswa dan lulusan
4. Sumber daya manusia
5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan
kerjasama
II. TIM PENGISI BORANG
penyelenggaraan pendidikan yang terdiri atas tahap akademik dan tahap
profesi. Program studi ini diselenggarakan atas dasar kurikulum yang
ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, sikap, dan
perilaku/keterampilan yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
2. Program Pendidikan Dokter Gigi merupakan jalur pendidikan
akademik-profesi yang mempunyai beban studi kumulatif minimal 174 SKS yang
terdiri dari minimal 144 SKS tahap akademik dan minimal 30 SKS tahap
profesi dan dapat ditempuh minimal dalam waktu sebelas semester
dengan lama studi selama-lamanya 18 semester.
3. Bagian/Departemen adalah pelaksana akademik di tingkat fakultas.
4. Fakultas adalah pelaksana akademik pada universitas yang
mengkoordinasi dan atau melaksanakan pendidikan tahap akademik dan
tahap profesi, dalam satu atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni.
5. Perguruan tinggi (PT) adalah satuan pendidikan pada jenjang pendidikan
tinggi yang berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, atau
universitas.
6. Sekolah tinggi adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan
pendidikan profesional dan akademik dalam lingkup satu disiplin ilmu
pengetahuan, teknologi, atau kesenian tertentu.
7. Satuan Acara Perkuliahan (SAP) adalah rancangan perkuliahan yang
disusun sebagai pedoman dalam melaksanakan perkuliahannya.
8. Kurikulum merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang harus
dicakup dalam suatu program studi pendidikan dokter gigi yang
dirumuskan dalam kurikulum, merupakan penciri dari kompetensi utama,
sebagai hasil kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi,
masyarakat profesi dan pengguna lulusan. Kurikulum tersebut merujuk
kepada surat keputusan KKI No: 23/KKI/Kep/XI/2006 tentang Pengesahan
Standar Kompetensi Dokter Gigi dan No: 22/KKI/Kep/XI/2006 tentang
Pengesahan Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi.
9. Kurikulum institusi merupakan sejumlah bahan kajian dan pelajaran yang
merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi, terdiri atas tambahan
dari kelompok ilmu dalam kurikulum yang disusun dengan
memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas
perguruan tinggi yang bersangkutan.
10.Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19
minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya,
termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.
11.Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan
dengan menggunakan satuan kredit semester (SKS) untuk menyatakan
beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan
beban penyelenggaraan program.
terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri.
13.Satuan Kredit Semester (SKS) untuk dosen adalah takaran penghargaan
terhadap beban kerja dosen dalam melaksanakan Tridarma PT. Beban
normal 36 jam/minggu yang disetarakan dengan 12 SKS. Oleh karena itu
1 SKS setara dengan 3 jam kerja/minggu.
14.Dosen tetap adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga
tetap pada PT yang bersangkutan (bukan dosen pembina, dosen
pinjaman, maupun dosen kontrakan); termasuk dosen penugasan
Kopertis, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan
dengan keahlian bidang studinya. Seorang dosen hanya dapat menjadi
dosen tetap pada satu perguruan tinggi, dan mempunyai penugasan kerja
minimum 36 jam/minggu.
15.Dosen tidak tetap adalah dosen yang tidak termasuk sebagai dosen tetap.
Misalnya dosen luar biasa, dosen pembina, dosen pinjaman, dan dosen
kontrakan.
IV. PETUNJUK PENGISIAN BORANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
DOKTER GIGI
Identitas diisi dengan nama PS, fakultas, dan perguruan tinggi (PT) yang
bersangkutan. Tanggal pendirian PS diisi dengan tanggal yang tertera pada
SK pendirian PS yang ditandatangani oleh pejabat Departemen Pendidikan
Nasional, Departemen teknis atau Lembaga terkait. Selanjutnya tuliskan
bulan dan tahun penyelenggaraan PS pertama kali. Bagi PS yang dibina oleh
Departemen Pendidikan Nasional, wajib mengisi nomor SK Izin dan tanggal
operasional.
Bagi PS yang dibina oleh Departemen Pendidikan Nasional, isikan data
dosen tetap institusi yang terdaftar sebagai dosen tetap PS berdasarkan SK
Dikti No. 034/Dikti/Kep/2002 tentang perubahan dan peraturan tambahan
keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 08/Dikti/Kep/2002 tentang
petunjuk teknis Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kepmendiknas) No.
184/U/2001 tentang pedoman pengawasan-pengendalian dan pembinaan
program diploma, doktor, dan pasca doktor di perguruan tinggi. Identitas
pengisi borang diisi dengan nama, nomor identitas seperti NIP/NIDN atau
sejenisnya, dan jabatan struktural pengisi borang, serta tanggal pengisian
borang oleh yang bersangkutan.
Dokumen akreditasi program studi pendidikan dokter gigi terdiri dari:
1. Laporan evaluasi diri program studi pendidikan dokter gigi
2. Borang akreditasi program studi pendidikan dokter gigi
3. Borang akreditasi UP2SPDG
4. Lampiran borang akreditasi
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
, serta strategi
PENCAPAIAN
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
1.1 Uraikan mekanisme penyusunan visi, misi, dan tujuan program studi pendidikan dokter gigi serta pihak-pihak yang dilibatkan. Uraikan upaya penyebaran/sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi pendidikan dokter gigi serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan. Bagaimana program studi meyakinkan bahwa visi, misi, dan tujuan dipahami oleh pemangku kepentingan internal.
Tuliskan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi pendidikan dokter gigi pada tempat yang disediakan.
Visi PS adalah pernyataan yang berorientasi ke masa depan tentang apa yang diharapkan oleh program studi pendidikan dokter gigi.
Misi PS adalah deskripsi mengenai tugas, kewajiban, tanggung jawab, dan rencana tindakan yang dirumuskan sesuai dengan visi program studi pendidikan dokter gigi yang harus digunakan untuk pengembangan tridarma.
Tujuan PS adalah rumusan tentang hasil khusus program studi pendidikan dokter gigi dalam bentuk profil kompetensi yang diharapkan dari lulusan sesuai dengan kebutuhan dan standar yang dituntut oleh stakeholders internal dan eksternal, termasuk tuntutan pasar kerja.
Sasaran PS adalah target yang terukur, sebagai indikator tingkat keberhasilan dari tujuan yang telah ditetapkan. Uraikan sasaran strategi pencapaian sasaran PS
1.2
•
Jelaskan cara sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi, serta tingkat pemahaman pemangku kepentingan internal (dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan).STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN,
DAN PENJAMINAN MUTU
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
Tabel
Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi pendidikan dokter gigi Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan tegaknya aturan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (masukan, proses, keluaran dan hasil serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.
2.2 Uraikan pola kepemimpinan dalam program studi pendidikan dokter gigi, mencakup informasi tentang kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.
Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi pendidikan dokter gigi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.
Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistik, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi.
Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.
2.3 Uraikan sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi pendidikan dokter gigi serta dokumen pendukungnya.
Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi pendidikan dokter gigi mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran biaya.
Hal ini dicirikan dengan adanya dokumen: (1) Renstra fakultas/ universitas
(2) Rencana pengembangan program studi
(3)
Standard Operating Procedure (SOP)2.4 Uraikan kebijakan, sistem, dan pelaksanaan penjaminan mutu pada program studi pendidikan dokter gigi, termasuk penjaminan mutu dari badan akreditasi selain BAN-PT.
Tabel
laporan pelaksanaan, dan (4) akreditasi program studi.
2.5 (2)-(3) Umpan balik adalah informasi atau pendapat tentang pelaksanaan proses pembelajaran yang bertujuan memperbaiki pelaksanaan proses pembelajaran.
Jika ada, Uraikan isi umpan balik dari dosen pada baris (1) kolom (2), dari mahasiswa pada baris (2) kolom (2), dari alumni pada baris (3) kolom (2), dan dari pengguna lulusan pada baris (4) kolom (2).
Jika ada, pada kolom (3) Uraikan tindak lanjut yang merupakan upaya pemanfaatan umpan balik yang diperoleh dari pihak dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.
2.6 Uraikan upaya apa saja yang telah dilakukan program studi pendidikan dokter gigi untuk meyakinkan keberlanjutannya, khususnya dalam lima hal di bawah ini.
Upaya program studi pendidikan dokter gigi untuk meyakinkan keberlanjutan programnya antara lain dapat dilakukan dengan: (a) upaya peningkatan animo calon mahasiswa (b) upaya peningkatan mutu manajemen, (c) upaya peningkatan mutu lulusan, (d) upaya pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan, atau (e) upaya dan prestasi memperoleh dana dari sumber lain seperti hibah kompetitif, dan sumber dana selain yang diperoleh dari mahasiswa.
STANDAR 3. KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
3.1 Uraikan sistem rekrutmen mahasiswa baru yang diterapkan pada program studi pendidikan dokter gigi.
Sistem rekrutmen mahasiswa baru mencakup: Kebijakan rekrutmen calon mahasiswa baru, kriteria seleksi mahasiswa baru, sistem pengambilan keputusan, dan prosedur penerimaan mahasiswa baru. 3.2 (1) TS adalah tahun akademik utuh terakhir sebelum saat pengisian
borang ini. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka TS adalah tahun akademik September 2008 – Agustus 2009.
TS-1 (dibaca: TS minus 1) adalah satu tahun ke belakang dari TS
TS-2 adalah dua tahun ke belakang dari TS
TS-3 adalah tiga tahun ke belakang dari TS
TS-4 adalah empat tahun ke belakang dari TS
(2) Tuliskan daya tampung nyata program studi pendidikan dokter gigi sesuai dengan kapasitas fasilitas yang ada untuk menerima mahasiswa baru untuk setiap tahun pendaftaran.
(3) - (9) Untuk setiap tahun pendaftaran (TS-4 sampai dengan TS), tuliskan:
Tabel
seleksi,
pada kolom (4), jumlah calon mahasiswa reguler yang diterima,
pada kolom (5), jumlah mahasiswa reguler WNI,
pada kolom (6), jumlah mahasiswa asing (baik yang ada di kelas reguler maupun di kelas internasional)
pada kolom (7), jumlah mahasiswa transfer,
pada kolom (8), jumlah total mahasiswa reguler
pada kolom (9), jumlah total mahasiswa transfer
Keterangan: Mahasiswa transfer adalah mahasiswa yang masuk ke PS pendidikan dokter gigi dengan mentransfer mata kuliah/mata ajar yang telah diperolehnya dari PS pendidikan dokter gigi dari PT lain.
Catatan: huruf a sampai dengan h pada setiap sel jangan dihapus
3.3 (1) TS adalah tahun akademik utuh terakhir sebelum saat pengisian borang ini. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka TS adalah tahun akademik September 2008 – Agustus 2009.
TS-1 (dibaca: TS minus 1) adalah satu tahun ke belakang dari TS
TS-2 adalah dua tahun ke belakang dari TS
TS-3 adalah tiga tahun ke belakang dari TS
TS-4 adalah empat tahun ke belakang dari TS
(2) Tuliskan daya tampung sebenarnya program studi pendidikan dokter gigi sesuai dengan kapasitas fasilitas yang ada untuk menerima mahasiswa asing baru.
Terkait dengan kapasitas, penerimaan mahasiswa asing selayaknya maksimal 10% dari total mahasiswa yang diterima.
(3) - (5) Untuk setiap tahun pendaftaran (TS-4 sampai dengan TS), tuliskan:
pada kolom (3), jumlah calon mahasiswa asing yang ikut seleksi
pada kolom (4), jumlah calon mahasiswa asing yang diterima
pada kolom (5), jumlah calon mahasiswa asing yang mendaftar
Catatan: huruf a sampai dengan d pada setiap sel jangan dihapus
3.4 Tulislah data jumlah mahasiswa sembilan tahun terakhir baik kelas reguler maupun kelas internasional tidak termasuk mahasiswa transfer.
(1) TS adalah tahun akademik utuh terakhir sebelum saat pengisian borang ini. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka TS adalah tahun akademik September 2008 – Agustus 2009.
TS-1 (dibaca: TS minus 1) adalah satu tahun ke belakang dari TS.
TS-2 adalah dua tahun ke belakang dari TS.
TS-3 adalah tiga tahun ke belakang dari TS.
TS-4 adalah empat tahun ke belakang dari TS.
dst. sampai dengan TS-8.
Catatan: huruf a sampai dengan f pada setiap sel jangan dihapus.
(2) Tuliskan pada kolom (2) baris TS-8 atau baris kesatu, jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada TS-8.
(3) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
Tabel
kesatu.
TS-7 pada baris TS-7 atau baris kedua.
(4) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-6 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-6 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
(5) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-5 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-5 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS-5 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
TS-5 pada baris TS-5 atau baris keempat.
(6) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-4 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-4 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS-4 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
TS-5 yang masih terdaftar pada TS-4 pada baris TS-5 atau baris keempat.
TS-4 pada baris TS-4 atau baris kelima.
(7) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-3 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-3 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS-3 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
TS-5 yang masih terdaftar pada TS-3 pada baris TS-5 atau baris keempat.
TS-4 yang masih terdaftar pada TS-3 pada baris TS-4 atau baris kelima.
TS-3 pada baris TS-3 atau baris keenam.
(8) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-2 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-2 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS-2 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
Tabel
TS-4 yang masih terdaftar pada TS-2 pada baris TS-4 atau baris kelima.
TS-3 yang masih terdaftar pada TS-2 pada baris TS-3 atau baris keenam.
TS-2 pada baris TS-2 atau baris ketujuh.
(9) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-6 atau baris ketiga.
TS-5 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-5 atau baris keempat.
TS-4 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-4 atau baris kelima.
TS-3 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-3 atau baris keenam.
TS-2 yang masih terdaftar pada TS-1 pada baris TS-2 atau baris ketujuh.
TS-1 pada baris TS-1 atau baris kedelapan.
(10) Tuliskan jumlah mahasiswa reguler yang mendaftar pertama kali pada tahun:
TS-8 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-8 atau baris kesatu.
TS-7 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-7 atau baris kedua.
TS-6 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-6 atau baris ketiga.
TS-5 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-5 atau baris keempat.
TS-4 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-4 atau baris kelima.
TS-3 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-3 atau baris keenam.
TS-2 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-2 atau baris ketujuh.
TS-1 yang masih terdaftar pada TS pada baris TS-1 atau baris kedelapan.
TS pada baris TS atau baris kesembilan.
(11) Tuliskan jumlah lulusan total dari mahasiswa reguler untuk setiap angkatan berdasarkan tahun masuk sampai TS-5. Lulusan adalah mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus dengan SK yudisium Rektor/Ketua Sekolah Tinggi/ Dekan.
Catatan: Huruf-huruf (a), (b), (c), (d), (e), (f) pada sel jangan dihapus. 3.5 (1) TS adalah tahun akademik utuh terakhir sebelum saat pengisian borang ini. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka TS adalah tahun akademik September 2008 – Agustus 2009.
Tabel
dari TS
TS-2 adalah dua tahun ke belakang dari TS
(2) Tulislah jumlah mahasiswa pada tahap akademik mulai dari TS sampai dengan TS-2 pada setiap baris, kemudian tulislah rata-ratanya.
(3) Tulislah jumlah mahasiswa pada tahap profesi mulai dari TS sampai dengan TS-2 pada setiap baris, kemudian tulislah rata-ratanya (4) Tulislah jumlah mahasiswa setiap TS pada baris yang sesuai,
kemudian tulislah rata-ratanya.
3.6 Tulis dan jelaskan setiap jenis pelayanan mahasiswa pada program studi. Pelayanan dapat termasuk milik PS sendiri ataupun milik bersama yang dikelola universitas, sekolah tinggi, atau yayasan. (2) 1. Bimbingan dan konseling pendidikan
2. Minat dan bakat (ekstra kurikuler), misalnya olah raga, kesenian. 3. Pembinaan soft skills (terkait dengan pengembangan
kemampuan profesionalisme: kepemimpinan, kewirausahaan, kerjasama)
4. Beasiswa 5. Kesehatan
(3) Sebutkan dan jelaskan nama unit pelayanan dan mekanisme pelaksanaanya secara rinci.
3.7 Tulislah data lulusan dokter gigi dalam lima tahun terakhir mulai TS sampai dengan TS-4.
(1) TS adalah tahun akademik utuh terakhir sebelum saat pengisian borang ini. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka TS adalah tahun akademik September 2008 – Agustus 2009.
TS-1 (dibaca: TS minus 1) adalah satu tahun ke belakang dari TS
TS-2 adalah dua tahun ke belakang dari TS
TS-3, dst.
Keterangan: huruf-huruf a1 dst pada setiap sel tidak boleh dihapus
(2) Tulislah jumlah lulusan mahasiswa reguler baik WNI maupun WNA yang dikelola dalam kelas reguler.
(3) Tulislah jumlah lulusan mahasiswa transfer.
(4) Tulislah IPK minimum mahasiswa lulusan reguler termasuk mahasiswa WNA yang dikelola dalam kelas regular.
(5) Tulislah IPK rata-rata mahasiswa lulusan reguler termasuk mahasiswa WNA yang dikelola dalam kelas regular.
(6) Tulislah IPK maksimum mahasiswa lulusan reguler termasuk mahasiswa WNA yang dikelola dalam kelas regular.
(7) Hitunglah IPK rata-rata dengan mengikuti pedoman huruf-huruf pada sel tersebut.
3.8 (2)-(6) Persentase lulusan uji kompetensi dalam tiga tahun terakhir Kolom (2) Jumlah peserta UKDGI
Kolom (3) Jumlah peserta UKDGI dari kolom (2) yang tergolong first taker
Kolom (4) Jumlah peserta UKDGI dari kolom (2) yang bukan tergolong first taker
Tabel
3.9 Jika ada, uraikan metode, proses dan mekanisme kegiatan studi pelacakan tersebut. Uraikan pula bentuk tindak lanjut dari hasil kegiatan ini.
Tulislah evaluasi kinerja lulusan oleh para pengguna, dengan menyebutkan kapan dilakukan, cakupan wilayah, besar sampel, metode sampling dan analisis yang digunakan.
Pemanfaatan hasil pelacakan antara lain untuk perbaikan: (1) proses pembelajaran, (2) penggalangan dana, (3) informasi pekerjaan, (4) membangun jejaring.
(1) Butir-butir kelompok area kompetensi seperti terlihat pada borang, walaupun demikian bila ada area yang menurut PS tidak dapat masuk ke dalam kategori tersebut, dapat juga ditambahkan area lain yang sangat relevan.
Dalam uraian, Uraikan jumlah alumni yang ada, serta besarnya ukuran sampel yang digunakan dalam kegiatan pelacakan alumni. Jumlah total persentase tanggapan pada kolom (2), (3), (4) dan (5) untuk masing-masing area kompetensi sama dengan 100.
(2) Tanggapan para pengguna dengan klasifikasi sangat baik (%) (3) Tanggapan para pengguna dengan klasifikasi baik (%) (4) Tanggapan para pengguna dengan klasifikasi cukup (%) (5) Tanggapan para pengguna dengan klasifikasi kurang (%)
Butir
pada
Tabel
4.1 Jelaskan sistem seleksi/rekrutmen (termasuk persyaratan akademik dan pengalaman), penempatan, pembinaan, pengembangan dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program studi.
Jelaskan pula ketersediaan pedoman tertulis yang terkait dengan hal hal yang berkaitan tersebut.
4.2 Jelaskan sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak (track record) kinerja akademik dosen dan kinerja tenaga kependidikan. Jelaskan pula ketersediaan pedoman tertulis yang terkait dengan hal ini, serta bukti-bukti yang menunjukkan kegiatan tersebut dilakukan. 4.3 Dosen tetap dalam borang akreditasi BAN-PT adalah dosen yang
diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan; termasuk dosen penugasan Kopertis, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu perguruan tinggi, dan mempunyai penugasan kerja minimum 36 jam/minggu.
4.3.1 A dan B
(2)-(8) Data pada tabel 4.3.1 adalah data dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS.
Tuliskan
pada kolom (2), nama lengkap dosen tetap. Jika dosen yang bersangkutan telah memperoleh sertifikat dosen, maka setelah nama diberi tanda (*).
pada kolom (3), NIP atau sejenisnya. Data Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dapat dilihat pada website Dikti (http://evaluasi.or.id)
pada kolom (4), tanggal lahir sesuai dengan SK pengangkatan pertama.
pada kolom (5), jabatan akademik.
pada kolom (6), gelar akademik/profesi yang diperoleh, bidang ilmu, serta asal perguruan tinggi.
Catatan: untuk tidak menyulitkan pengisian Sp setara S2; Sp(K) setara dengan S3.
Contoh:
S1 Sarjana Kedokteran Gigi, Universitas Sumatra Utara (USU) Profesi Dokter Gigi, Universitas Sumatra Utara (USU)
S2 Ilmu Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (Unair) Sp Ilmu Bedah Mulut, Universitas Padjadjaran (Unpad) Sp (K), Bedah TMJ, Universitas Indonesia (UI)
S3, Ilmu Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada (UGM)
pada kolom (7), bidang keahlian dosen tetap
pada kolom (8) mata ajar utama yang diampu dosen 4.3.2.
Tabel
bidang PS. Tuliskan
pada kolom (2), nama lengkap dosen tetap. Jika dosen yang bersangkutan telah memperoleh sertifikat dosen, maka setelah nama diberi tanda (*).
pada kolom (3), NIP atau sejenisnya. Data ini dapat dilihat pada
website evaluasi diri (http:/evaluasi.or.id)
pada kolom (4), tanggal lahir sesuai dengan SK pengangkatan pertama
pada kolom (5), jabatan akademik.
pada kolom (6), pendidikan akademik/profesi yang diselesaikan.
Catatan: untuk tidak menyulitkan pengisian Sp setara S2; Sp (K) setara dengan S3.
Contoh:
S1 Sarjana Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin (Unhas) S2 Ilmu Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (Unair)
Sp Ilmu Bedah Mulut, Universitas Padjadjaran (Unpad) Sp (K) Bedah Rahang, Universitas Gadjah Mada (UGM) S3, Ilmu Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (Unair)
pada kolom (7), bidang keahlian dosen tidak tetap
pada kolom (8) mata ajar yang diampu dosen
4.3.3 Tulislah jumlah dosen aktif pada tahap akademik dan tahap profesi dalam tiga tahun terahir dengan mengikuti format yang diminta. Lihat catatan di bawah tabel 4.3.3. tentang kriteria tersebut.
kolom (3), (4), dan (5) jumlah dosen tetap dan tidak tetap masing-masing pada TS, TS-1, dan TS-2, pada setiap tahap pendidikan. kolom (6) rata-rata yang aktif pada setiap tahap pendidikan. Catatan:
Jumlah dosen tetap dan tidak tetap tidak selalu merupakan penjumlahan dosen pada tahap akademik dan tahap profesi, pada TS, TS-1, TS-2.
4.4 Dosen tidak tetap adalah dosen yang bukan dosen tetap, yang diuraikan pada butir 4.3. Misalnya dosen luar biasa, dosen pembina, dosen pinjaman, dan dosen kontrakan.
4.4.1 (2)-(10) Aktivitas dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dinyatakan dalam jam per tahun akademik terakhir.
Kolom (2), diisi nama dosen
Kolom (3), diisi aktivitas dosen per tahun di PS sendiri
Kolom (4), diisi aktivitas dosen per tahun di luar PS dalam PT sendiri Kolom (5), diisi aktivitas dosen per tahun di luar PS di luar PT sendiri Kolom (6), diisi seluruh penelitian baik di dalam maupun di luar
PS/PT sendiri
Kolom (7) diisi seluruh pengabdian kepada masyarakat baik di dalam maupun di luar PS/PT sendiri
Kolom (8) diisi seluruh kegiatan manajerial/structural di dalam PT sendiri
Tabel
Kolom (10) diisi jumlah jam kegiatan per tahun.
4.4.2 Isilah format tabel yang sudah disiapkan berupa aktivitas dosen tetap dalam proses pembelajaran seperti penyusunan subpokok bahasan, modul, dll., dalam satu tahun terakhir akademik. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka tahun akademik terakhir adalah September 2008 – Agustus 2009.
kolom (2) nama dosen tetap
kolom (3) kode mata ajar/mata kuliah/modul/blok
kolom (4) nama mata ajar/mata kuliah/modul/blok
kolom (5) jumlah jam kegiatan yang telah direncanakan
kolom (6) jumlah jam kegiatan riel yang dapat diselesaikan Catatan:
SKS pengajaran sama dengan SKS mata kuliah yang diajarkan. Bila dosen mengajar kelas paralel, maka beban SKS pengajaran untuk satu tambahan kelas paralel adalah 1/2 kali SKS mata kuliah.
Beban kerja manajemen untuk jabatan-jabatan ini adalah sbb.
rektor 12 SKS
pembantu rektor / dekan 10 SKS
ketua sekolah tinggi / pembantu dekan 8 SKS ketua lembaga/kepala UPT 8 SKS
ketua jurusan / ketua PS 6 SKS sekretaris jurusan/ sekretaris PS 6 SKS
ketua laboratorium universitas/institut/sekolah tinggi 6 SKS
ketua laboratorium jurusan/PS 3 SKSBagi PT yang memiliki struktur organisasi yang berbeda, beban kerja manajemen untuk jabatan baru disamakan dengan beban kerja jabatan yang setara.
4.4.3 Isilah format tabel yang sudah disiapkan berupa aktivitas dosen tidak tetap dalam proses pembelajaran seperti penyusunan subpokok bahasan, modul, dll., dalam satu tahun terakhir akademik. Contoh: Untuk mengisi borang pada bulan Oktober 2009, maka tahun akademik terakhir adalah September 2008 – Agustus 2009.
kolom (2) nama dosen tidak tetap
kolom (3) kode mata ajar/mata kuliah/modul/blok
kolom (4) nama mata ajar/mata kuliah/modul/blok
kolom (5) jumlah jam kegiatan yang telah direncanakan
kolom (6) jumlah jam kegiatan riel yang dapat diselesaikan 4.5 Perpustakaan dapat berada di pusat maupun di unit-unit di
Tabel
laboran/teknisi, tenaga administrasi, dan tenaga IT.
Tuliskan data tenaga kependidikan yang melayani PS Pendidikan Dokter Gigi dengan mengikuti format yang telah disediakan.
kolom (2) isilah data tenaga kependidikan sesuai dengan tugasnya. unit kerja yang mereka berlindung.
kolom (3) sampai dengan kolom (10) isilah data tenaga kependidikan sesuai dengan pendidikan terakhir yang diperoleh.
kolom (11) unit kerja utama tenaga kependidikan bertugas. 4.6 Uraikan upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dalam tiga
tahun seperti: seminar ilmiah, pelatihan, tugas belajar, lokakarya, dll. 4.6.1 (2)-(4) Tenaga ahli/pakar adalah dosen/orang dari luar perguruan tinggi
yang diundang dengan tujuan untuk pengayaan pengetahuan dan bukan untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar, tidak bekerja secara rutin dalam tiga tahun terakhir. Dosen tidak tetap tidak termasuk tenaga ahli.
Tuliskan
nama tenaga ahli/pakar dari luar PT yang diundang oleh program studi pendidikan dokter gigi dalam 3 tahun terakhir, pada kolom (2)
nama dan judul kegiatan (misalnya seminar dengan judul peranan matematika dalam bidang industri), pada kolom (3)
waktu kegiatan (mulai sampai dengan selesai), pada kolom (4). 4.6.2 (2)-(7) Kegiatan peningkatan dosen tetap sedang menjalani tugas belajarsesuai dengan bidang PS
kolom (2): tulislah nama-nama dosen sesuai dengan urutan abjad.
kolom (3): jenjang pendidikan lanjut yang sedang dijalani.
kolom (4): tulislah bidang studi.
kolom (5): nama perguruan tinggi.
kolom (6): negara tepat belajar.
kolom (7): tahun mulai studi.
4.6.3 (2)-(7) Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai PS dalam seminar ilmiah/lokakarya/penataran/workshop/ pagelaran/ pameran/peragaandalam tiga tahun terakhir.
Tuliskan
nama lengkap dosen, pada kolom (2)
jenis kegiatan, pada kolom (3). Kegiatan ilmiah dapat berupa: seminar ilmiah, lokakarya, penataran/pelatihan, workshop,
pagelaran, pameran, peragaan dll.
institusi dan kota tempat kegiatan ilmiah diadakan, pada kolom (4)
Waktu pelaksanaan kegiatan, pada kolom (5)
Beri tanda √ pada kolom (6) jika dosen dalam kegiatan ilmiah tersebut sebagai penyaji, dan
Beri tanda √ pada kolom (7) jika sebagai peserta.
4.6.4 (2)-(7) Penjelasan sama dengan penjelasan butir 4.6.3, namun khusus untuk kegiatan dosen tidak tetap.
Tabel
Mulut untuk menunjang kegiatan pendidikan PS.
kolom (3) sampai dengan kolom (10), tuliskan jumlah SDM yang ada sesuai dengan pendidikan tertinggi yang telah dicapai.
kolom (11) tuliskan unit kerja utama (home base) SDM tersebut. Tenaga dokter dan dokter spesialis dapat yang bekerja paruh waktu.
4.8 Uraikan upaya peningkatan mutu tenaga kependidikan program studi dalam tiga tahun tarakhir. Peningkatan tersebut dapat berupa mengikuti kursus, lokakarya, ataupun mengikuti pendidikan lanjut yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab tenaga kependidikan di setiap unit kerja masing-masing.
4.9 (2)-(5) Prestasi/reputasi yang dicapai dosen tetap PS (misalnya dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat) berupa hadiah atau penghargaan dalam tiga tahun terakhir.
Tuliskan:
nama lengkap dosen tetap, pada kolom (2)
prestasi yang dicapai, pada kolom (3)
waktu pencapaian, pada kolom (4)
tingkat (lokal atau PT sendiri, wilayah, nasional atau internasional)
STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA
AKADEMIK
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
5.1
Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.
Kurikulum wajib memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung, unggulan dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi pendidikan dokter gigi.
Kurikulum memuat mata kuliah/mata ajar/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/mata ajar/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.
Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.Tabel
kompetensi pendukung lulusan, unggulan dan kompetensi lainnya/pilihan lulusan. Uraikan menurut pandangan Anda kesesuaian kompetensi ini dengan visi, misi, dan tujuan program studi pendidikan dokter gigi.
Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/U/2002, dan atau merujuk kepada surat keputusan KKI no: 23/KKI/Kep/XI/2006 tentang Pengesahan Standar Kompetensi Dokter Gigi dan No: 22/KKI/Kep/XI/2006 tentang Pengesahan Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi
.
5.1.2 Uraikan dengan rinci upaya yang telah ditempuh untuk mencapai kompetensi dokter gigi dan bagaimana upaya proses pembelajaran. Upaya tersebut dapat dari aspek organisasi profesi, otonomi, dan Renstra yang telah ditentukan oleh fakultas dan Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT) atau dokumen yang setara pada program studi.
5.1.3 (1)-(4) Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.
Kurikulum institusional merupakan sejumlah bahan kajian dan pelajaran yang merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi, terdiri atas tambahan dari kelompok ilmu dalam kurikulum berbasis kompetensi yang disusun dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas perguruan tinggi yang bersangkutan.
Uraikan struktur kurikulum: jumlah SKS minimum, jumlah SKS perkuliahan, SKS koligium, SKS seminar, SKS tugas-tugas khusus, SKS skripsi/tugas akhir, pada tempat yang telah disediakan.
Tuliskan
pada kolom (1), semester/blok I, II, dst (disesuaikan dengan sistem yang digunakan).
pada kolom (2), kode mata ajar/modul.
pada kolom (3), nama mata ajar/modul.
pada kolom (4), bobot SKS dan atau yang disetarakan.5.1.4 Uraikan upaya peninjauan dan perbaikan implementasi kurikulum dalam tiga tahun terakhir. Upaya tersebut dapat dilakukan pada tingkat fakultas, program studi seperti lokakarya kurikulum, atau pada tingkat bagian berupa peninjauan silabus, GPPP, SAP atau metode pembelajaran, dll.
kolom (1): butir-butir pokok peninjauan dan perbaikan
kolom (2): upaya perbaikan berupa kegiatan baik yang terjadwal atau tidak terjadwal
kolom (3): hasil yang diperoleh oleh adanya peninjauan dan perbaikan. Untuk hal ini perlu bukti fisik yang lama dengan yang baru dari hasil peninjauan atau perbaikan.Tabel
5.2.1 Jelaskan strategi pendidikan yang diadopsi (misalnya student-centered learning (SCL) atau teacher-centered learning(TCL)). SCL adalah metode pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan peserta didik.
5.2.2 (3) Penilaian hasil pembelajaran.
Untuk setiap domain, uraikan cara pencapaian kompetensi dan metode evaluasinya.
5.2.3 Jelaskan keberadaan dokumen yang memuat peraturan akademik mengenai sistem penilaian proses dan hasil pembelajaran (misalnya syarat kelulusan, remediasi, dll.) serta pelaksanaannya.
5.2.4 (2)-(3) Umpan balik proses pembelajaran
Apakah program studi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni mengenai harapan dan persepsi mereka? Jika Ya, jelaskan isi umpan balik dan tindak lanjutnya.
Tuliskan isi umpan balik pada kolom (2). Umpan balik antara lain mencakup informasi tentang SDM, sarana, prasarana, metode pembelajaran, pendanaan, kurikulum, dst. Uraikan pada kolom (3), tindak lanjut dari umpan balik pada kolom (2).
5.3 Jelaskan proses pembimbingan akademik (PA), mencakup informasi tentang keberadaan pedoman/panduan tertulis, konsistensi
pelaksanaannya, dan rata-rata jumlah mahasiswa per dosen pembimbing.
5.4 Jelaskan keberadaan panduan pembimbingan karya tulis ilmiah/skripsi/tugas akhir, cara pelaksanaannya, serta rasio mahasiswa tugas akhir/skripsi terhadap dosen pembimbing. 5.5.1 (1)-(4) Proses Pembelajaran pada tahap profesi
Tuliskan data empat kelompok kepaniteraan klinik yang terakhir mencakup informasi tentang rentang waktu pelaksanaan, jumlah peserta, dan jumlah yang lulus tepat waktu.
Tuliskan pada
kolom (2), tanggal awal dan akhir kegiatan kepaniteraan
kolom (3), jumlah peserta setiap kelompok
kolom (4), jumlah yang lulus tepat waktu (tidak pernah mengulang)
kolom (5), persentase yang lulus tepat waktu = (4)/(3) x 100%
5.5.2 (2)-(7) Kolom (2), (4), (5) sudah jelas
Kolom (3), tuliskan maksimal 2 pustaka utama
Beri tanda pada kolom (6) jika tersedia di perpustakaan, atau pada kolom (7) jika tidak tersedia di perpustakaan.5.5.3 (2)-(7)
Kolom (2),(3) dan (7) sudah jelas. Pada kolom (4), bila ada perubahan, maka jelaskan hal yang diubah, dan jika tidak ada, tuliskan tidak ada perubahan.
Pada kolom (5), berikan alasan apa yang tertulis pada kolom (4)
Tabel
saat ini hal tersebut sudah ditiadakan. 5.6 Suasana Akademik
Berikan gambaran yang jelas mengenai upaya dan kegiatan untuk menciptakan suasana akademik di lingkungan PS, khususnya mengenai hal-hal berikut.
5.6.1 Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik) dan konsistensi
pelaksanaannya.
5.6.2 Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika.
5.6.3 Program dan kegiatan akademik terjadwal untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama dll).
No.
Butir
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
6.1 Pembiayaan meliputi perolehan dana, perencanaan anggaran, pengelolaan dana, dan pengembangan.
6.1.1 Jelaskan keterlibatan PS dalam perencanaan anggaran dan pengelolaan dana.
Keterlibatan aktif program studi pendidikan dokter gigi harus tercerminkan dalam dokumen tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban penggunaan dana kepada pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.
6.1.2 (2)-(3) Tuliskan realisasi perolehan dana PS dalam juta rupiah, selama tiga tahun terakhir.
Untuk setiap sumber dana, tuliskan:
kolom (1): sudah jelas
kolom (2): jenis dana hibah dapat berupa hibah kompetisi (A1, A2, A3,B), hibah penelitian dosen muda, hibah penelitian ilmu dasar, dll. Dari pemerintah: anggaran rutin, pembangunan. Mahasiwa: SPP, uang masuk, dsb.
kolom (3): jumlah dana, dalam jutaan rupiah6.1.3.1 (2)-(4) Rincian penggunaan dana operasional program studi dalam satu tahun terakhir:
kolom (2): sudah jelas
kolom (2): sudah jelas
kolom (3): jumlah dana rencana kerja anggaran tahunan (RKAT)/rencana anggaran belanja (RAB) berjalan waktu pengusulan dalam jutaan rupiah
kolom (4): prosentase dana rencana kerja anggaran tahunan (RKAT)/rencana anggaran belanja (RAB) berjalan waktu pengusulan dalam jutaan rupiahJumlahkan kolom (3), kolom (4)
6.1.3.2 (2)-(5) Rencana penggunaan dana (dalam juta rupiah) untuk kegiatan investasi dalam lima tahun terakhir yang dilakukan dosen program studi pendidikan dokter gigi.
Tuliskan:
kolom (2): sudah jelas
kolom (3): jumlah dana investasi
kolom (4): jumlah dana operasional dan investasi
kolom (5): persentase dana investasi
6.1.4 (1)-(4) Dana untuk kegiatan penelitian yang dilakukan program studi pendidikan dokter gigi dalam tiga tahun terakhir.
Tuliskan:
kolom (1) : kegiatan penelitian untuk TS, TS-1, dan TS-2
kolom (2): judul-judul penelitian
kolom (3): sumber dana penelitianTabel
6.1.5 (1)-(4) Dana untuk kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat yang dilakukan program studi pendidikan dokter gigi dalam tiga tahun terakhir.
Tuliskan:
kolom (1) : kegiatan penelitian untuk TS, TS-1, dan TS-2
kolom (2): judul-judul kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat
kolom (3): sumber dana kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat kolom (4): jumlah dana dalam jutaan rupiah 6.2
6.2.1
Uraikan prasarana dan sarana seperti jumlah, kondisi, kecukupan, kelayakannya.
Prasarana adalah fasilitas yang berupa asset infrastruktur (tidak bergerak) seperti tanah, gedung, ruang perkuliahan, ruang laboratorium, atau prasarana yang digunakan untuk proses pembelajaran.
6.2.1.1 Jelaskan kondisi ruang dosen, mencakup informasi luasan, kecukupan fasilitas, termasuk ketersediaan jaringan internet.
6.2.1.2 (2)-(7) Tuliskan data prasarana (kecuali ruang dosen) yang dipergunakan PS dalam proses belajar-mengajar dengan mengikuti tabel yang telah disediakan.
kolom (2), (3), (4): sudah jelas
kolom (5): berilah tanda bila digunakan sendiri
kolom (6): jika digunakan bersama, tulislah juga jumlah PS yang menggunakan prasarana tersebut.
kolom (7): tulislah daya tampung mahasiswa setiap sesi.
6.2.1.3 (2) – (7) Tuliskan data prasarana yang digunakan PS dalam proses belajar-mengajar di RSGM dengan mengikuti tabel yang telah disediakan.
kolom (2), (3), (4): sudah jelas
kolom (5): berilah tanda bila digunakan sendiri, dan pada kolom (6) jika digunakan bersama.
kolom (7): tulislah daya tampung mahasiswa setiap sesi. 6.2.1.4 (2)-(9) Tuliskan data prasarana lain untuk kegiatan kemahasiswaan dan
kesejahteraan mahasiswa (fasilitas kesehatan, fasilitas olah raga dan kesenian, kantin, tempat ibadah, koperasi mahasiswa, dll) dengan mengikuti format tabel.
Penjelasan kolom mengacu pada penjelasan butir 6.2.1.3.
6.2.2 Uraikan sarana yang dimiliki oleh PS misalnya buku teks, jurnal ilmiah, karya ilmiah; e, journal, dan media lainnya. Pustaka berupa buku teks, jurnal nasional yang terakreditasi Dikti, jurnal internasional, prosiding, dan disertasi dapat disimpan dalam berbagai media (hard copy, CD-ROM, atau media penyimpanan lainnya).
6.2.2.1 (1)-(3) Tulislah rekapitulasi jumlah ketersediaan pustaka yang relevan dengan PS.
kolom (1): sudah jelas
kolom (2): isilah jumlah judul
kolom (3): isilah jumlah kopi untuk setiap judul
Tabel
mengikuti format yang telah disediakan, termasuk e-journal.
Jurnal ilmiah dikelompokkan menjadi 2 jenis: jurnal yang sudah terakreditasi oleh Dikti dan jurnal internasional. Jurnal ilmiah internasional adalah jurnal yang cakupan sirkulasinya internasional dan terdaftar di Dikti.
6.2.2.2 Sebutkan sumber-sumber pustaka di lembaga lain (lembaga perpustakaan/sumber melalui fasilitas internet, beserta website-nya yang biasa diunduh oleh dosen, mahasiswa dalam PS.
6.2.2.3 (2)-(9) Tulislah peralatan utama pada tabel yang telah disediakan, dan peralatan utama tersebut digunakan di laboratorium misalnya tempat praktikum, ruang simulasi, skills lab, rumah sakit, puskesmas/balai kesehatan dan sejenisnya yang dipergunakan dalam proses pembelajaran. Terminologi peralatan utama tersebut merupakan nama-nama umum yang sering digunakan.
kolom (2): kolom untuk nama-nama laboratorium. Apabila di PS mempunyai nama yang lain, dapat dimasukkan atau dikelompokkan dalam nama yang setara atau sejenis.
kolom (3): sudah jelas
kolom (4): berapa buah/set, jumlah unit
kolom (5)-(9): sudah jelas
6.2.3 Tulislah prasarana dan sarana pendidikan klinik yang dimiliki PS seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut, ataupun rumah sakit dalam bentuk kerjasama. Kerjasama didukung oleh adanya MoU/atau sejenisnya oleh kedua belah pihak.
6.2.3.1 (2)-(9) Ketersediaan rumah sakit pendidikan (RSGM) dan rumah sakit lain. Lampirkan perjanjian kerjasama dan perencanaan pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai data pendukung. Isilah tabel berikut ini untuk rata-rata jumlah setiap tahun dalam tiga tahun terakhir.
kolom (2): sebutkan nama-nama rumah sakit
kolom (3)-(10): sudah jelas6.2.3.2 (2)-(6) Uraikan data prasarana dan sarana dalam hal kecukupan dan kelengkapannya pada fasilitas pendidikan kesehatan masyarakat dan lainnya seperti puskesmas, mobile dental unit, dll. Selain itu, lengkapilah fasilitas tersebut dalam tabel yang telah disediakan.
kolom (2): isilah nama fasilitas yang ada kolom (3): isilah kualifikasi misalnya tipe A Pendidikan, akreditasi B, atau ISO, dll.
kolom (4), (5), dan (6): sudah jelas 6.3 Sistem Informasi.Uraikan sistem informasi dan fasilitas yang digunakan oleh program studi pendidikan dokter gigi untuk proses pembelajaran (hardware, software,
perpustakaan, dll.). Software yang dimiliki apakah hasil pengembangan sendiri misalnya untuk pengisian kartu rencana studi, kartu hasil studi, keuangan, dll., atau kontrak dengan pihak lain.
Uraikan keberadaan fasilitas intranet dan internet, besarnya bandwidth, aksesibilitas informasi akademik dan informasi perpustakaan, dll.
6.3.2 (2)-(5) Beri tanda √ pada kolom yang sesuai dengan sistem pengelolaan data dalam hal aksesibilitas 11 jenis data yang tertera pada kolom (2).
Keterangan:
Tabel
LAN = Local Area Network.
STANDAR 7. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA
MASYARAKAT, DAN KERJASAMA
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
7.1.1
(2)-(4) Tulislah kegiatan penelitian dosen tetap yang sesuai dengan PS tiga tahunterakhir Tuliskan pada tabel 7.1.1 judul penelitian oeh dosen tetap sesuai dengan bidang keahliannya
kolom (1): sudah jelas
kolom (2): jumlah penelitian TS-2
kolom (3): jumlah penelitian TS-1 jkolom (4): jumlah penelitian TS
7.1.2 (2)-(7) Tuliskan pada tabel 7.1.2 judul artikel/karya ilmiah/buku oleh dosen tetap yang sesuai dengan PS
kolom (1), (2), (3), dan (4): sudah jelas
kolom (5): beri tanda bila lingkup lokal/institusional
kolom (6): beri tanda bila lingkup nasional
kolom (7): beri tanda bila lingkup regional/internasional7.1.3 Tulislah karya dosen dan atau mahasiswa pada PS yang memperoleh paten/HaKI atau karya yang mendapat pengakuan/penghargaan dari lembaga nasional atau internasional selama lima tahun terakhir. Lampirkan juga bukti tentang perolehan tersebut.
kolom (1), dan (2): sudah jelas.
7.1.4 (2)-(3) Tuliskan keikutsertaan mahasiswa yang tugas akhirnya merupakan bagian dari penelitian dosen pada satu tahun terakhir (TS) ini.
kolom (2),
kolom (3), 7.2 Uraikan tentang kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen, selama tiga tahun terakhir ini sesuai dengan bidang keahliannya. Pelayanan/pengabdian kepada mayarakat adalah penerapan bidang ilmu yang meliputi masyarakat industri, masyarakat, dan pemerintah.
7.2.1 (2)-(4) Tulislah sumber dana kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat. Tulislah:
kolom (2): kegiatan tiga tahun terakhir
kolom (3): kegiatan dua tahun terakhir
kolom (4): kegiatan satu tahun terakhir 7.2.2 Berilah tanda pada kolom ( ) yang dimaksud
Uraikan dan jelaskan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan para mahasiswa selama tiga tahun terakhir ini.
Tabel
yang terkait dengan PS selama tiga tahun terakhir. Tuliskan manfaat yang telah diperoleh dari kegiatan kerjasama tersebut. Siapkan dokumen yang mendukungnya waktu visitasi.
7.3.1 (2)-(6) Tuliskan jalinan kerjasama di dalam negeri yang terkait dengan PS selama tiga tahun terakhir ini. Selain itu, siapkan dokumen yang mendukung isian tersebut waktu visitasi.
Kerjasama/kemitraan yang dimaksud adalah bentuk kerjasama yang melibatkan PS dengan institusi lain di dalam negeri dalam pelaksanaan aspek-aspek tridarma PT, misalnya penelitian bersama, tukar-menukar dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar bersama, dll.
kolom (2): nama institusi/instansi mitra kerjasama
kolom (3): jenis kegiatan kerjasama
kolom (4): waktu mulai kerjasama (tanggal, bulan, dan tahun), ,
kolom (5): waktu selesai kerjasama. Jika kerjasama masih berlangsung dan tidak ada batasan waktu berakhirnya, maka pada kolom ini ditulis “masih berlangsung”.
kolom (6): manfaat yang telah diperoleh dari kegiatan kerjasama tersebut.7.3.2 (2)-(6) Tuliskan jalinan kerjasama di dalam negeri yang terkait dengan PS selama tiga tahun terakhir ini. Selain itu, siapkan dokumen yang mendukung isian tersebut waktu visitasi.
Kerjasama/kemitraan yang dimaksud adalah bentuk kerjasama yang melibatkan PS dengan institusi lain di luar negeri dalam pelaksanaan aspek-aspek tridarma PT, misalnya penelitian bersama, tukar-menukar dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar bersama, dll.
kolom (2): nama institusi/instansi mitra kerjasama
kolom (3): jenis kegiatan kerjasama
kolom (4): waktu mulai kerjasama (tanggal, bulan, dan tahun), ,
kolom (5): waktu selesai kerjasama. Jika kerjasama masih berlangsung dan tidak ada batasan waktu berakhirnya, maka pada kolom ini ditulis “masih berlangsung”.Tanggal pendirian PT diisi dengan tanggal yang tertera pada SK pendirian PT
yang ditandatangani oleh pejabat Departemen Pendidikan Nasional,
Departemen Teknis atau Lembaga terkait.
Borang ini diisi oleh Unit Pengelola Program Studi Pendidikan Dokter Gigi
(UP2SPDG). Unit pengelola adalah
lembaga yang melakukan fungsi
manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf,
pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran) terutama dalam
rangka
resource deployment and mobilization,
untuk penjaminan mutu
program studi.
Untuk institusi yang berstatus universitas, borang diisi
oleh fakultas; bagi program studi yang masih di bawah asuhan fakultas
kedokteran, maka diisi oleh fakultas kedokteran. Bagi program studi di
sekolah tinggi, borang ini diisi oleh sekolah tinggi tersebut.
Tuliskan nama-nama PS berikut jenjang pendidikannya yang dikelola oleh
UP2SPDG pada tempat yang disediakan.
Identitas pengisi borang diisi dengan nama, NIP, NIDN (Nomor Induk Dosen
Nasional), atau Nomor Induk (NI) sejenisnya dan jabatan struktural pengisi
borang, serta tanggal pengisian borang.
Penjelasan mengenai cara mengisi atau menjawab setiap butir
isian/pertanyaan borang unit pengelola program studi pendidikan dokter gigi,
disajikan dalam tabel berikut ini sesuai dengan nomor butir borang dan
nomor kolom, bagi butir yang menggunakan tabel.
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
, serta strategi
PENCAPAIAN
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
1.1.1 Uraikan mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran di tingkat UP2SPDG serta pihak-pihak yang dilibatkan, pada tempat yang telah disediakan.
Tuliskan pada tempat yang telah disediakan:
Visi UP2SPDG. Visi adalah pernyataan yang berorientasi ke masa depan tentang apa yang diharapkan oleh UP2SPDG
Misi UP2SPDG. Misi adalah deskripsi mengenai tugas, kewajiban, tanggung jawab, dan rencana tindakan yang dirumuskan sesuai dengan visi program studi pendidikan dokter gigi yang harus digunakan untuk pengembangan tridarma.
Tabel
yang dituntut oleh stakeholders internal dan eksternal, termasuk tuntutan pasar kerja.
Sasaran UP2SPDGI. Sasaran adalah target yang terukur, sebagai indikator tingkat keberhasilan dari tujuan yang telah ditetapkan.
Uraikan strategi pencapaian sasaran yang menyatakan tahapan/rentang waktu untuk mencapai sasaran.
1.2 Uraikan upaya penyebaran/sosialisasi visi, misi dan tujuan UP2SPDG serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga
kependidikan.
STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN,
DAN PENJAMINAN MUTU
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
2.1 Tata pamong adalah suatu sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara efektif di dalam universitas/institusi yang mengelola program studi pendidikan dokter gigi. Hal-hal yang menjadi fokus di dalam tata pamong termasuk bagaimana kebijakan dan strategi disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan terpilihnya pemimpin dan pengelola yang kredibel dan sistem penyelenggaraan program studi pendidikan dokter gigi secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan menerapkan prinsip-prinsip keadilan.
Organisasi dan sistem tata pamong yang baik (good governance) mencerminkan kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggungjawab dan keadilan UP2SPDG dalam mengelola program studi pendidikan dokter gigi. Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam UP2SPDG. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan tegaknya aturan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan
outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.
2.2 Gambarkan struktur organisasi UP2SPDG serta fungsi/tugas manajemennya.
Jika PS dikelola oleh fakultas atau sekolah tinggi, maka gambarkan struktur organisasi di fakultas atau sekolah tinggi tersebut. Untuk sekolah tinggi, maka gambarkan struktur organisasi sekolah tinggi tersebut.
Tabel
2.3 Jelaskan pola kepemimpinan dalam UP2SPDG.
Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.
Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistis, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi.
Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.
2.4 Uraikan sistem pengelolaan fungsional dan operasional UP2SPDG mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran biaya. Uraikan pula ketersediaan dokumen renstra dan renop atau dokumen yang sejenis oleh UP2SPDG, rencana pengembangan UP2SPDG, dan SOP.
2.5 Jelaskan sistem penjaminan mutu dalam UP2SPDG, yang mencakup keberadaan dan efektivitas unit penjaminan mutu. Jelaskan pula standar mutu yang digunakan.
Siapkan dokumen yang mendukungnya.
STANDAR 3. KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
3.1.1 Uraikan sistem rekrutmen mahasiswa baru yang diterapkan pada UP2SPDG dan efektivitasnya dalam mendapatkan mahasiswa baru yang bermutu tinggi, serta kendala yang dihadapi. Uraikan juga pelaksanaan sistem rekrutmen tersebut. Lampirkan dokumen sistem rekrutmen mahasiswa baru. Sistem rekrutmen calon mahasiswa (mencakup kriteria seleksi mahasiswa baru, sistem pengambilan keputusan, dan prosedur penerimaan mahasiswa baru).
Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu diukur dari jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang melakukan registrasi terhadap yang diterima.
Tabel
program studi pendidikan dokter gigi yang ada di bawah pengelolaan UP2SPDG.
Jika banyaknya program studi yang ada di bawah unit pengelola program relatif banyak, maka ada baiknya susunan tabel diubah bahwa program studi pendidikan dokter gigi ditempatkan dalam posisi baris, sedangkan program (reguler dan non-reguler) ditempatkan dalam posisi kolom.
Keterangan:
Mahasiswa transfer adalah mahasiswa yang masuk ke program studi dokter gigi dengan mentransfer mata kuliah/mata ajar yang telah diperolehnya dari PS lain, baik dari dalam PT maupun luar PT.
kolom (3): data mahasiswa PS pendidikan dokter gigi (PSPDG)
kolom (4), (5), (6), dst: data mahasiswa selain PSPDG, artinya UP2SPDG mempunyai lebih dari satu program studi strata satu yang diasuhnya/dimilikinya.
kolom (7): tulislah jumlah keseluruhan mahasiswa pada UP2SPDG. 3.2 Jelaskan upaya UP2SPDG untuk pengembangan dan peningkatan mutululusan serta efektivitas pelaksanaannya.
STANDAR 4.
Sumber Daya Manusia
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
4.1 Dosen tetap dalam borang akreditasi BAN-PT adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan; termasuk dosen penugasan Kopertis, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu perguruan tinggi, dan mempunyai penugasan kerja minimum 36 jam/minggu.
4.1.1 (2)-(12) Tuliskan jumlah dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan masing-masing PS di lingkungan UP2SPDG, berdasarkan jabatan fungsional dan pendidikan tertinggi, dengan mengikuti format tabel tersebut.
Kolom (2) s.d. (12) cukup jelas.
4.1.2 (2)-(6) Tulislah banyaknya perekrutan serta pengembangan dosen tetap yang bidang keahlianya sesuai dengan PS dalam tiga tahun terakhir
kolom (2): tulislah nama program studi yang dikelola olehUP2SPDG.
kolom (3), (4), (5), (6): sudah jelas.Jelaskan rekrutmen dosen baru dan kesesuaiannya dengan bidang ilmu program studi, demikian pula dengan kesesuaian bidang ilmu yang diambil oleh dosen tugas belajar.
Tabel
pemenuhan kualifikasi.
4.1.3 Uraikan pandangan UP2SPDG dalam lima tahun ke depan tentang data dosen tetap pada butir 4.1.1 dan 4.1.2 yang mencakup aspek
kecukupan
kualifikasi
pengembangan tenaga dosen tetapJelaskan kendala yang ada dalam pengembangan tenaga dosen tetap. Upaya yang dapat diberikan untuk pengembangan tenaga dosen antara lain: 1. Beban kerja yang wajar yang memungkinkan dosen melakukan
kegiatan penelitian.
2. Dukungan dana untuk penelitian, publikasi atau menghadiri seminar ilmiah.
3. Kesempatan dosen melakukan sabbatical leave.
4.2 (1) - (10) Tulislah data tenaga kependidikan yang ada di UP2SPDG dengan mengikuti format yang telah disediakan
kolom (2) s.d. (10) cukup jelas
Tenaga pustakawan yang diisikan merupakan tenaga kependidikan (yang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan) dari perpustakaan yang dapat diakses di perguruan tinggi/Sekolah Tinggi.
Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik
No.
Butir
No.
Kolom
pada
Tabel
Panduan Pengisian
5.1 Uraikan peran UP2SPDG dalam penyusunan, pengembangan, dan implementasi kurikulum untuk program studi yang dikelola.
Bentuk dukungan UP2SPDG dalam penyusunan, pengembangan dan implementasi kurikulum antara lain dalam bentuk penyediaan fasilitas, pengorganisasian kegiatan, serta bantuan pendanaan.
5.2 Uraikan peran UP2SPDG dalam memonitor dan mengevaluasi proses pembelajaran. Bila dilaksanakan, jelaskan bahwa evaluasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan/bersistem.
5.3 Uraikan peran UP2SPDG dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif.
Suasana akademik yang kondusif adalah iklim yang mendorong interaksi positif antara dosen-dosen, dosen-mahasiswa, serta mahasiswa-mahasiswa. Uraikan keempat hal berikut:
Tabel
(4) kegiatan akademik di dalam dan di luar kelas yang mendorong interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa untuk pengembangan perilaku kecendekiawanan.
STANDAR 6. PEMBIAYAAN, PRASARANA, SARANA, DAN SISTEM
INFORMASI
<