• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETAHANAN LIMA JENIS KAYU ASAL CIANJUR TERHADAP JAMUR (The Resistance of Five Wood Species from Cianjur Against Decaying Fungi)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KETAHANAN LIMA JENIS KAYU ASAL CIANJUR TERHADAP JAMUR (The Resistance of Five Wood Species from Cianjur Against Decaying Fungi)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Jenis kayu yang diuji dengan jamur pelapuk Table 1. The wood species tested to decaying fungi
Tabel 2. Klasifikasi ketahanan kayu terhadap jamur berdasarkan persentase kehilangan berat Table 2
Tabel 3. Persentase kehilangan berat kayu bagian dalam dolok dan kelas resistensinya Table 3
Tabel 4. Persentase kehilangan berat kayu bagian tepi dolok dan kelas resistensinya Table 4
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil uji beda Tukey terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 14,99% lebih rendah namun tidak berbeda nyata

Sedangkan hasil uji beda Tukey terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata- rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 10,89%, lebih rendah dibandingkan dengan

Hasil uji beda Tukey (p<0.05) terhadap interaksi antara jenis kayu dan bagian kayu menunjukkan bahwa persentase kehilangan berat kayu tertinggi dijumpai pada contoh uji

Djarwanto (2011) menyatakan bahwa kehilangan berat sekrup tertinggi dijumpai pada contoh uji kayu putih bagian tengah (B) dari pohon II yaitu 5,96%, dan kehilangan berat sekrup

Hasil uji beda Tukey (p 0,05) terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 9,67% termasuk kelompok kayu agak-tahan (kelas

Enam jenis kayu yang diteliti ketahanannya terhadap jamur menunjukkan bahwa kayu mimba termasuk ke dalam kayu tahan (kelas II), kayu tunggereuk dan huru mentek termasuk kelompok

Pertambahan dimensi basah dan kering akibat laburan bahan pengisi kayu pada contoh uji tangensial tidak berbeda nyata dengan pertambahan berat pada contoh uji radial baik pada kayu

Hasil uji beda Tukey p 0,05 terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 9,67% termasuk kelompok kayu agak-tahan kelas III, lebih