Mutiara Sazkia
Mutiara Sazkia
FK TRisakti
FK TRisakti
030.08.169
030.08.169
Banyak anak-anak dengan
Banyak anak-anak dengan penundaan perkembanganpenundaan perkembangan
tidak teridentifikasi sedini mungkin. tidak teridentifikasi sedini mungkin.
Hasil: harus menunggu bantuan untuk dapat Hasil: harus menunggu bantuan untuk dapat
melakukan hal dengan baik dalam situasi sosial dan melakukan hal dengan baik dalam situasi sosial dan pendidikan.
Banyak anak-anak dengan
Banyak anak-anak dengan penundaan perkembanganpenundaan perkembangan
tidak teridentifikasi sedini mungkin. tidak teridentifikasi sedini mungkin.
Hasil: harus menunggu bantuan untuk dapat Hasil: harus menunggu bantuan untuk dapat
melakukan hal dengan baik dalam situasi sosial dan melakukan hal dengan baik dalam situasi sosial dan pendidikan.
Di Amerika Serikat
Di Amerika Serikat ±±13% dari anak usia 3-17 tahun13% dari anak usia 3-17 tahun autisme, retardasi mental, dan ADHD
autisme, retardasi mental, dan ADHD
Di Indonesia
Di Indonesia prevalensi keterlambatan perkembangan diprevalensi keterlambatan perkembangan di
poliklinik anak RSCM 2,3%. Terutama: mikrosefali, gizi kurang poliklinik anak RSCM 2,3%. Terutama: mikrosefali, gizi kurang
atau buruk, riwayat kejang. atau buruk, riwayat kejang.
Kasus neurologi terbanyak 33(21,9%) disgenesis cerebral, 18 Kasus neurologi terbanyak 33(21,9%) disgenesis cerebral, 18
(11,9%) palsi cerebral, 15(9,9%) infeksi TORCH, 11 (7,3%) (11,9%) palsi cerebral, 15(9,9%) infeksi TORCH, 11 (7,3%)
sindrom genetik, dan 7(4,6%) kelainan metabolik kongenital. sindrom genetik, dan 7(4,6%) kelainan metabolik kongenital.
Pertumbuhan merupakan indikator penting dalam
menilai status kesehatan anak mempengaruhi
kualitas hidup anak perlu dipantau secara berkala.
Pemeriksaan dan pengukuran pertumbuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu secara klinis yang dilakukan dalam pelayanan medis maupun secara antropometris.
Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran
dan jumlah sel serta jaringan interseluler,
berarti bertambahnya ukuran fisik dan
struktur tubuh dalam arti sebagian atau
keseluruhan.
Membuat diagnosis tentang pertumbuhan
dan status gizi anak dalam keadaan sehat
maupun sakit
WHO
Persiapan
Pelaksanaan
Timbangan berat badan
• <2 tahun beam balance , >2 tahun timbangan injak/electronic .
Ukuran panjang / tinggi badan
• < 2 tahun infantometer ,>2 tahun stadiometer/microtoise Pita ukur lingkar kepala pita ukur lingkar kepala yang tidak melar. Langkah Persiapan
Alat ukur
Kurva standard pertumbuhan dari WHO untuk anak 0-5 tahun Kurva standard pertumbuhan dari CDC untuk anak >5 tahun
a.Bayi hanya menggunakan popok. Sepatu dan hiasan kepala harus dibuka.
b.Bayi diletakan di tengah alat pengukur.
c.Dilakukan oleh 2 orang:
1memegang kepala bayi agar menempel pada ujung papan ukur yang tidak dapat digeser, posisi kepala lurus dengan pandangan vertical ke atas dalam Frankfort horizontal plane .
2meluruskan kedua tungkainya dengan telapak kaki menempel pada papan pengukur yang dapat digeser.
d.Lakukan pembacaan dengan ketelitian 0,1 cm.
Prosedur Pengukuran
Panjang Bayi
a.Dilakukan oleh 2 orang:
1 mengukur berat bayi sambil menjaga anak agar tidak jatuh
2mencatat hasil pengukuran.
b.Bayi dalam keadaan tanpa pakaian atau
hanya menggunakan popok yang kering. c.Tempatkan bayi di tengah alat
timbangan.
d.Lakukan pembacaan dengan ketelitian 0,01 kg.
Prosedur Pengukuran Berat Bayi
a.Topi, hiasan rambut, atau hiasan lainnya yang akan mengganggu pengukuran harus dilepaskan.
b.Bayi lebih nyaman dalam dekapan orangtua.
c.Ukur lingkaran kepala atau lingkaran occipital- frontal yaitu lingkaran kepala terbesar melalui
belakang kepala (occiput ) dan sebelah atas alis mata. d.Lakukan pembacaan dengan ketelitian 0,1 cm.
Prosedur Pengukuran
a.Anak / remaja dengan berdiri tegak menempel pada alat stadiometer atau microtoise tanpa alas kaki.
b.Hiasan di kepala dilepas. c.Pandangan lurus ke depan.
d.Anak diintruksikan untuk menarik nafas dalam-dalam.
e.Mata pengukur sejajar dengan puncak kepala.
f.Geser alat ukur ke bawah hingga sedikit menekan kepala.
g.Lakukan pembacaan dengan ketelitian 0,1 cm.
Prosedur Pengukuran Tinggi Anak / Remaja
a.Timbangan sebaiknya diletakan di ruangan tertutup.
b.Pakaian dilepaskan, hanya
menggunakan pakaian dalam saja. c.Anak / remaja berdiri tegak di
tengah alat timbangan.
d.Lakukan pembacaan dengan
ketelitian 0,01 kg.
Prosedur Pengukuran Berat Anak / Remaja
Mengurangi tanggal pemeriksaan terhadap tanggal lahir. Contoh :
Tanggal pemeriksaan 10 Mei 2004: 2004 05 10 Tanggal lahir 23 Juni 2002 :2002 06 23
Umur kronologis: 1 10 17
Umur kronologis anak adalah 1 tahun, 10 bulan, 17 hari dan diplot sebagai 22 ½ bulan
Langkah
Penilaian
Hitung Umur
Gunakan umur koreksi sampai 2 tahun.
Prematur+BBL1000 gram sampai 3 tahun.
Umur koreksi: umur kronologis - minggu prematur Contoh :
Bayi Lina lahir pada tanggal 20 Desember 2002, lahir dengan umur gestasi 33 minggu, dengan berat lahir 2000 gram.
Tanggal pemeriksaan 5 Juli 2004: 2004 07 05 Tanggal lahir 20 Desember 2002: 2002 12 20
Umur kronologis: 1 06 15 Prematur 7 minggu: 01 21 Umur koreksi: 1 04 24
Umur anak adalah 1 tahun, 4 bulan, 24 hari dan diplot pada 16 ½ bulan.
Menghitung Umur Anak yang Lahir
Perempuan
BB/U
TB/U
BB/TB
Laki-laki
BB/U
TB/U
BB/TB
Gizi buruk BB/TB <70% BB/TB<-3SD <70% -Gizi kurang BB/TB 70-90% BB/TB<-2SD 70-89% -Gizi normal BB/TB ≥90-120% BB/TB2SD s/d +1SD 90109% -Risiko gizi lebih - BB/TB atau BMI >+1SD s/d +2SD -
-Gizi lebih BMI≥p85 BB/TB atau BMI >+2SD s/d +3SD 110-120% -Obesitas BB/TB >120% atau >p90 BMI ≥p95 BB/TB atau BMI >+3SD >120% p85 Superobesitas BB/TB >140% - - -Perawakan pendek TB/U<p3 - -
Test
Perkembangan
Anak
DDST II BINS Brigance ASQ CDI PEDS
Motorik kasar
◦ Early Motor Pattern Profile (EMPP) ◦ Motor Quotient (MQ)
Komunikasi
◦ Capute Scales (aka Cognitive Adaptive
Test/Clinical Linguistic Auditory Milestone Scale-CAT/CLAMS)
◦ Communication and Symbolic Behavior Scales-Developmental Profile (CSBS-DP): Infant Toddler Checklist
Autisme dan Kelainan Perkembangan lainnya
◦ Autism Behavior Checklist (ABC)
◦ Checklist for Autism in Toddlers (CHAT)
◦ Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT) ◦ Modified Checklist for Autism in Toddlers-23
(CHAT-23)
◦ Pervasive Developmental Disorders Screening Test-II
(PDDST-II) - Stage 1-Primary Care Screener
◦ Pervasive Developmental Disorders Screening Test-II
(PDDST-II) - Stage 2-Developmental Clinic Screener
◦ Screening Tool for Autism in Two-Year-Olds (STAT) ◦ Social Communication Questionnaire (SCQ) (formerly
Ages and Stages Questionnaire (ASQ) 4 – 60
bulan
Parents’ Evaluation of Developmental Status
• 19 kuosioner berwarna digunakan pada usia bulan
ke- 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22, 24, 27, 30, 33, 36, 42, 48, 54, dan 60
• 30 – 35 penilaian per form
• Dilakukan sesuai penilaian orang tua • Membutuhkan waktu 10-15 menit
1.
Apakah saat anakmu menginginkan sesuatu, ia memberi tahu dengan caramenunjuk pada benda tersebut?
Ya Kadang2 Belum
2. Apakah anakmu
mengucapkan 8 atau lebih
kata2 selain “Mama” dan
“Papa”?
Beri nilai 10 untuk setiap jawaban Ya, 5 untuk Kadang2, 0 untuk BelumBeri nilai 10 untuk setiap jawaban Ya, 5 untuk Kadang2, 0 untuk Belum
Jumlah nilai untuk setiap area penilaian Jumlah nilai untuk setiap area penilaian dan isikan pada tempat dan isikan pada tempat yang sudahyang sudah disediakan disediakan Komunikasi Komunikasi Motorik kasar Motorik kasar Motorik halus Motorik halus Peny
Penyelesaian elesaian masalahmasalah Personal-sosial Personal-sosial
PARENTS’ EVALUATION OF
PARENTS’ EVALUATION OF
DEV
DEVELO
ELOPM
PMENT
ENTAL
AL ST
STA
ATU
TUS
S
•
•
Untuk anak usia 0 hingga 8
Untuk anak usia 0 hingga 8 tahun
tahun
•
•
Bahasa
Bahasa
English, Spanish, Vietnamese, Somali, ChineseEnglish, Spanish, Vietnamese, Somali, Chinese ••
Butuh waktu 2 menit untuk setiap penilaian
Butuh waktu 2 menit untuk setiap penilaian
••
Butuh penilaian orang tua
Butuh penilaian orang tua
••
Anak dinilai sebagai risiko tinggi, sedang, dan rendah
Anak dinilai sebagai risiko tinggi, sedang, dan rendah
untuk kelainan perkembangan
untuk kelainan perkembangan
Butuh waktu 10 - 15 menit
Menilai proses neurologis
(refleks dan tonus);
perkembangan neurologis
(pergerakan dan simetris)
dan perkembangan lainnya
(bahasa, respon terhasap
suatu objek)
Digunakan untuk anak usia
Butuh waktu 10-15 menit untuk
penilai profesional
Membutuhkan penilaian orang tua
9 formulir terpisah untuk anak usia 0
sampai 7 tahun
Ada beberapa bahasa
Perangkat komputer
Saat hasil normal:
◦ Beritahu orang tua dan melanjutkan pertemuan
selanjutnya dalam upaya preventif
◦ Memberikan kesempatan untuk fokus terhadap
promosi perkembangan
Saat hasil cenderung mengkhawatirkan
◦ Jadwalkan pertemuan lebih awal untuk skrining
tambahan
Saat hasil mengkhawatirkan:
◦ Jadwalkan evaluasi perkembangan selanjutnya ◦ Jadwalkan evaluasi medis
PENDAHULUAN
LANGKAH PERSIAPAN
LANGKAH PELAKSANAAN
LANGKAH MENGAMBIL KESIMPULAN
TINDAK LANJUT
Perkembangan anak menggambarkan peningkatan
kematangan fungsi individu
Harus dipantau secara berkala.
Bayi/ anak dengan risiko tinggi perlu mendapat
prioritas, antara lain bayi prematur, berat lahir
rendah, riwayat asfiksia, hiperbilirubinemia, infeksi intrapartum, ibu diabetes melitus, gemeli, dll.
Mampu melakukan skrining perkembangan dengan
cara Denver II secara mandiri
Menjelaskan pengertian skrining perkembangan Mendemonstrasikan menyiapkan skrining
perkembangan
Mendemonstrasikan langkah-langkah tes
perkembangan secara berurutan dan tepat.
Dapat menginterprestasikan hasil tes
perkembangan
Membuat kesimpulan hasil tes perkembangan Menjelaskan tindak lanjut pada anak dengan
masalah perkembangan
Tujuan Umum
Tempat yang tenang/ tidak bising, dan
bersih.
Sediakan meja tulis dg kursinya dan matras.
Gulungan benang wool berwarna merah (dg diameter 10 cm)
Kismis
Kerincingan dg gagang yang kecil
10 bh kubus berwarna dg ukrn 2,5 cm x 2,5 cm
Botol kaca kecil dengan diamater lubang 1,5 cm
Bola tenis Pinsil merah
Boneka kecil dengan botol susu Cangkir plastik dg gagang/ pegangan Kertas kosong
1. Tempat
2 . Perlengkapan Test:
Deteksi dini penyimpangan perkembangan
anak umur < 6 th, berisi 125 gugus tugas
yang disusun dalam formulir menjadi 4
sektor
Penyesuaian diri dengan masyarakat dan
perhatian terhadap kebutuhan perorangan
Koordinasi mata tangan, memainkan,
menggunakan benda-benda kecil
Mendengar, mengerti dan menggunakan
bahasa
Duduk, jalan, melompat dan gerakan umum
otot besar
BIDANG/ASPEK YANG DINILAI
1.
Personal social(Personal sosial)
2.
Fine m otor adaptive(Adaptif-Motorik
halus)
3.
Language(Bahasa)
Skala umur tertera pada bagian atas
formulir yang terbagi dari umur dalam
bulan dan tahun, sejak lahir sampai berusia
6 tahun.
Setiap ruang antara tanda umur mewakili 1
bulan, sampai anak berumur 24 bulan.
Kemudian mewakili 3 bulan, sampai anak
berusia 6 tahun.
Pada setiap tugas perkembangan yang
berjumlah 125, terdapat batas kemampuan
perkembangan yaitu 25%; 50% dan 90% dari
populasi anak lulus pada tugas
25% 50% 75% 90%
25% populasi anak sudah dapat berjalan dengan
baik pada usia 11 bulan lebih
50% pada usia 12 1/3 bulan.
Pada ujung sebelah kiri dari daerah hitam
menunjukkan bahwa 75% populasi sudah dapat berjalan dengan baik pada usia 13 ½ bulan
Pada ujung kanan dari daerah hitam menunjukkan
90% populasi anak sudah dapat berjalan dg baik pada usia 15 bulan kurang.
Berjalan dg baik
6 9 12 15
Pada beberapa tugas perkembangan terdapat
huruf dan angka pada ujung kotak sebelah kiri:
R (Report) =(L:laporan): tugas perkembangan
tersebut dapat lulus berdasarkan laporan dari orang tua/ pengasuh. Akan tetapi apabila
memungkinkan maka penilai dapat
memperhatikan apa yang bisa dilakukan oleh anak.
Angka kecil menunjukkan tugas yang harus
dikerjakan sesuai dengan nomor yang ada pada formulir.
R 1
1. Sapa orang tua/ pengasuh dan anak dengan ramah
2. Jelaskan tujuan dilakukan tes perkembangan,
jelaskan bahwa tes ini bukan untuk mengetahui IQ anak
3. Buat komunikasi yang baik dengan anak 4. Hitung umur anak dan buat garis umur
- Instruksi umum: catat nama anak, tanggal lahir, dan tanggal pemeriksaan pada formulir
- Umur anak dihitung dengan cara tanggal pemeriksaan dikurangi tanggal lahir
(1 thn = 12 bulan; 1 bulan = 30 hari; 1 minggu = 7 hari)
Tahun Bulan Hari Tgl pemeriksaan (26/4-12) …...……12….……4………….26 Tgl lahir (20/2-11)……….………..-11……...-2…...……-20 Umur anak : ...……….…1...2…………..6 ...………...……..………14 Tgl pemeriksaan (11/3-12)………….…12….……3…….…….11 Tgl lahir (20/7-11)……….……….…..-11…...….-7…………-20 Umur anak………...……..0……….7……...…..21
5. Bila anak lahir prematur, koreksi faktor prematuritas
Untuk anak yang lahir lebih dari 2 minggu sebelum tanggal perkiraan dan berumur kurang dari 2 tahun, maka harus dilakukan koreksi. (1 thn = 12 bulan; 1 bulan = 30 hari; 1 minggu = 7 hari)
Tahun Bulan Hari
Tanggal pemeriksaan (11/3-12) ………12….……3………….11 Tanggal lahir (4/2-11)...………11……….2…………..4
Umur anak:...………..1……….1…………..7 Prematur 6 minggu ...………...-1……..…-14
6. Tarik garis umur dari garis atas ke bawah dan cantumkan
tanggal pemeriksaan pada ujung atas garis umur.
27-6-2013
Umur anak 13 ½ bulan, tgl pemeriksaan 27 Juni 2013 7. Lakukan tugas perkembangan untuk tiap sektor
perkembangan dimulai dari sektor yang paling mudah dan dimulai dengan tugas perkembangan yang terletak di
sebelah kiri garis umur, kemudian dilanjutkan sampai ke kanan garis umur
i. Pada tiap sektor dilakukan minimal 3 tugas
perkembangan yang paling dekat di sebelah kiri garis umur serta tiap tugas perkembangan yang ditembus garis umur
6 9 12 15
---ii. Bila anak tidak mampu untuk melakukan salah satu ujicoba pada langkah i (“gagal”; “menolak”; “tidak ada kesempatan”), lakukan ujicoba tambahan ke sebelah kiri garis umur pada sektor yang sama sampai anak dapat “lulus” 3 tugas perkembangan.
iii.Bila anak mampu melakukan salah satu tugas perkembangan pada langkah i, lakukan tugas
perkembangan tambahan ke sebelah kanan garis umur pada sektor yang sama sampai anak ”gagal” pada 3
8.
8. Beri skor penilaianBeri skor penilaian
Skor dari tiap ujicoba ditulis pada kotak segi Skor dari tiap ujicoba ditulis pada kotak segi empat.
empat.
dengan dengan baik, atau ibu/ pengasuh anak
baik, atau ibu/ pengasuh anak memberi laporanmemberi laporan anak dapat melakukannya.
anak dapat melakukannya.
dengan baik atau ibu/pengasuh anak memberi dengan baik atau ibu/pengasuh anak memberi laporan anak tidak dapat
laporan anak tidak dapat melakukannya denganmelakukannya dengan baik
baik
tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan uji tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan uji coba karena ada hambatan. Skor
coba karena ada hambatan. Skor ini hanya bolehini hanya boleh dipakai pada ujicoba dengan tanda R
dipakai pada ujicoba dengan tanda R melakukan ujicoba
melakukan ujicoba
:: PassPass/ lulus. Anak melakukan ujicoba / lulus. Anak melakukan ujicoba F:
F: FailFail/ gagal. Anak tidak dapat melakukan ujicoba/ gagal. Anak tidak dapat melakukan ujicoba
No:
No: No No opportuniopportunityty/ tidak ada kesempatan. Anak/ tidak ada kesempatan. Anak
R:
1.
1. Duduk Duduk dengandengan kepala tegak
kepala tegak
Pegang anak dalam posisi Pegang anak dalam posisi duduk duduk Anak dapat Anak dapat mempertahankan mempertahankan kepalanya tegak kepalanya tegak selama beberapa selama beberapa detik detik
6. 6. MengamatiMengamati manik-manik manik
Anak didudukan dipangkuan orang tua, Anak didudukan dipangkuan orang tua, lalu jauhkan manik-manik dihadapan lalu jauhkan manik-manik dihadapan anak. Sebaiknya manik-manik diletakan anak. Sebaiknya manik-manik diletakan pada tempat yang berwa
pada tempat yang berwarna kontras sepertirna kontras seperti selembar kertas putih. Pemeriksa dapat selembar kertas putih. Pemeriksa dapat menunjuk atau menyentuh manik-manik menunjuk atau menyentuh manik-manik untuk menarik perhatian anak.
untuk menarik perhatian anak.
Anak melihat jelas Anak melihat jelas kearah manik-kearah manik-manik tersebut. manik tersebut.
5. Berteriak Dengar apakah anak mengeluarkan suara yang keras atau teriakan yang menyenangkan.
Anda
mendengar anak berteriak.
2. Membala s senyum
Posisikan anak telentang, lalu tersenyum dan berbicara pada anak tanpa menyentuhnya.
Anak
merespon dengan
Selama tes perkembangan, amati perilaku anak.
Apakah ada perilaku yang khas, bandingkan dengan anak lainnya.
Bila ada perilaku yang khas tanyakan kepada
orang tua/ pengasuh, apakah perilaku tsb
merupakan perilaku sehari-hari yang dimiliki anak tsb.
Bila tes perkembangan dilakukan sewaktu anak
sakit, merasa lapar. dll dapat memberikan
Khusus
Patuh
Tertarik sekeliling
Ketakutan
Interprestasi Penilaian Individual 1. Lebih (advanced )
Bilamana lewat pada ujicoba yang terletak di kanan garis umur, dinyatakan perkembangan anak lebih pada ujicoba tsb.
garis umur
2. Normal
Bila gagal atau menolak melakukan tugas perkembangan disebelah kanan garis umur, dikatagorikan sebagai normal.
garis umur garis umur
Demikian juga bila anak lulus (P), gagal (F) atau menolak (R) pada tugas perkembangan dimana garis umur terletak antara persentil 25 dan 75, maka dikatagorikan sebagai normal.
garis umur garis umur garis umur
P
F R
3. Caution / peringatan
Bila seorang anak gagal (F) atau menolak (R) tugas perkembangan, dimana garis umur terletak pada atau antara persentil 75 dan 90.
4. Delayed /keterlambatan
Bila seorang anak gagal (F) atau menolak (R) melakukan ujicoba yang
terletak lengkap disebelah kiri garis umur.
5. No Opportunity / tidak ada kesempatan.
Pada tugas perkembangan yang berdasarkan laporan, orang tua
melaporkan bahwa anaknya tidak ada kesempatan untuk melakukan tugas perkembangan tsb. Hasil ini tidak dimasukkan dalam
mengambil kesimpulan.
F C R C R C F C
F R
Bila tidak ada keterlambatan dan atau paling banyak satu
caution.
Lakukan ulangan pada kontrol berikutnya.
Bila didapatkan > 2 caution dan/atau > 1 keterlambatan. Lakukan uji ulang dalam 1-2 minggu untuk menghilangkan
faktor sesaat seperti rasa takut, keadaan sakit atau kelelahan
Bila ada skor menolak pada > 1 uji coba terletak disebelah
kiri garis umur atau menolak pada > 1 uji coba yang ditembus garis umur pada daerah 75-90%
Lakukan uji ulang dalam 1 -2 minggu.
Normal
Suspect/ Suspek
Abnormal bila terdapat keterlambatan pada 2
atau lebih sektor perkembangan
Mencurigakan bila terdapat keterlambatan
pada 1 sektor perkembangan
Normal bila tidak terdapat keterlambatan
pada sektor perkembangan manapun, baik
motorik kasar, motorik halus-adaptif,
Interpretasi Denver Abnormal-1
• Jika:
• 1. Bila didapatkan 2
atau lebih
keterlambatan, pada 2 sektor atau lebih
2. Bila dalam 1 sektor
didapatkan 2 atau lebih keterlambatan PLUS 1 sektor atau lebih dengan 1
keterlambatan dan pada sektor tersebut, tidak ada yang lulus pada kotak yang
berpotongan dengan garis vertikal usia.
Interpretasi Denver Meragukan-1
• Bila: • 1. Pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebihInterpretasi Denver Meragukan-2
• 2. Bila pada 1 sektor
atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan
pada sektor yang sama tidak ada yang lulus
Interpretasi Denver Normal
• Semua yang tidak
tercantum dalam kriteria abnormal, meragukan, ataupun tidak dapat di tes.
• Meskipun terdapat satu
keterlambatan pada sektor bahasa, tetapi dapat melewati garis usia=normal
Interpretasi Denver Tidak dapat dites
• Apabila terjadi
penolakan yang
menyebabkan hasil tes abnormal atau
SUSPEK/CURIGA ADA GANGGUAN NORMAL
EVALUASI UNTUK DIAGNOSTIK MONITORING/ (Development Assessment) STIMULASI
MASALAH PERKEMBANGAN NORMAL
INTERVENSI DINI MONITORING/ STIMULASI
Beri pujian kepada orang tua/pengasuh atas
tindakannya membawa anak untuk dilakukan
tes perkembangan.
Beri penjelasan mengenai hasil tes
perkembangan, kapan harus kembali, anjuran
di rumah dan apabila ada anjuran tindak
lanjut.
1. Ringwalt S. Developmental Screening and Assessment
Instrumentswith an Emphasis on Social and Emotional
Development for Young Children Ages Birth through Five.. Available at:
http://www.nectac.org/~pdfs/pubs/screening.pdf . May 2008
2. Macias MM. Developmental Screening Tools. Available at:
http://www.docstoc.com/docs/71064626/Financial-
Screening-Form-Developmental-Disabilities-Services---PowerPoint. June 16 2006
3. Royhanati I. DDST II. Denver Developmental Screening Test
II. Accessed on June 2013
4. WHO. World Health Organization Growth Standards.
Ghai Essential Pediatrics, OP Ghai, 7th Edition Nelson textbook of Pediatrics, 19th Edition,
Kliegman, Behrman, Schor, Stanton, St. Geme
Forfar and Arnold’s textbook of Pediatricss, Sixth
Edition
Frankenburg, William K.; Dobbs, J.B. (1967). "The
Denver Developmental Screening Test". The Journal of Pediatrics
Illingworth, Ronald S: The Development Of The