Praperadilan Bupati Buton Ditunda
tegas.co, JAKARTA – Sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang diajukan tersangka suap Bupati Buton non aktif, Sulawesi Tenggara, Samsu Umar Abdul Samiun, yang seharusnya digelar Selasa (3/1/17) ditunda hingga ada jadwal selanjutnya.
Samsu Umar Abdul Samiun. FOTO : Int
Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK mengatakan bahwa, pihaknya telah menerima pemberitahuan sidang gugatan Samsu Umar. Namun, KPK akan menyampaikan permohonan kepada PN untuk penundaan sidang karena para pegawai sedang menjalankan penugasan lain.
“Informasi yang kami terima benar ada pengajuan praperadilan. Agenda sidang pertama direncanakan 3 Januari 2016. KPK telah menerima
pemberitahuan sidang dan dikarenakan para pegawai sedang menjalankan penugasan lain, kami menyampaikan permohonan kepada PN untuk penundaan sidang,” kata Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK, Jakarta, Kamis, (05/01/2017).
diajukan tersangka tersebut. “Secara prinsip, kami akan hadapi praperadilan tersebut,” tambahnya.
RUL / MAN
Dpr Ri Minta Disosialisasikan
Kenaikan Stnk Dan Bpkb
tegas.co, JAKARTA – Diberlakukannya Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia sebaiknya
disosialisasikan terlebih dahulu. Wenny Warouw salah satu anggota Komisi III DPR menilai kenaikan biaya pengurusan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) berlebihan. Kebijakan pemerintah menaikkan biaya
pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mencapai dua hingga tiga kali lipat dianggap sangat membebani masyarakat.
Anggota DPR RI Wenny warouw memprotes diberlakukannya PP Nomor 60 tahun 2016
sebelum disosialisasikan. FOTO : RUL
Terkait hal itu anggota DPR protes atas kebijakan pemerintah yang dinilai sepihak. Apalagi, kebijakan tersebut tidak dikonsultasikan oleh DPR. “Itu berlebihan, seharusnya dibicarakan dengan wakil rakyat, karena ini
membebani rakyat,” kata Wenny selaku anggota DPR RI Komisi III kepada wartawan, Jakarta, Kamis, (05/01/17).
Wenny pun menambahakan bahwa, kebijakan tersebut tanpa sosialisasi sehingga membuat rakyat kaget. Seharusnya pemerintah mengonsultasikan terlebih dahulu ke DPR sebelum memutuskan kebijakan tersebut. Alasannya, kebijakan tersebut sangat memengaruhi beban hidup masyarakat. Melihat kebijakan tersebut membuat pemerintah seolah-olah bersikap otoriter. Ia pun berencana menanyakan kebijakan tersebut kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.
“Orang mau bayar pajak, Oh uang enggak cukup, tiba-tiba dinaikin.
Seharusnya ada sosiasilasi terlebih dahulu mengenai kebijakan tersebut,” ujarnya.
Tarif pengurusan STNK, nomor pilihan, dan juga berbagai biaya lain terkait jasa kepolisian itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.Besarnya biaya atau tarif layanan kepolisian sesuai PP No 10 tahun 2010 dan PP No 60 tahun 2016 yang berlaku mulai 6 Januari 2017.
Monumen Nasional Jakarta Dihujani
Kembang Api Tahun Baru 2017
tegas.co., JAKARTA – Hari ini, Minggu dini hari tahun Baru 2017 akhirnya
telah tiba. Kedatangan tahun yang baru ini disambut meriah oleh warga yang berlibur di kawasan Monas, Jakarta. Pengunjung Monas pun tak mau melewatkan pergantian tahun ini. Ribuan masyarakat Jakarta dan sekitarnya sudah memenuhi kawasan Monas sejak sore hari. Monas semakin penuh sesak memasuki malam hari. Bahkan, petugas terpaksa menutup gerbang masuk kendaraan di area parkir Monas Jakarta.
Monumen Nasional Jakarta Dihujani Kembang Api Tahun Baru 2017 FOTO : RUL
Pantauan tegas.co Sabtu (31/12/2016), Kemeriahan Tahun Baru semakin terasa saat waktu menunjukan pukul 23.50 WIB. Terlihat letupan petasan kembang api yang berwarna-warni menghiasi di udara dalam pergantian tahun dari 2016 ke 2017 di kawasan Monas Jakarta. Warga tampak antusias sambil berdiri, mereka saling bersahutan meniupkan terompet yang mereka bawa. Memasuki pukul 00.00 WIB, suasana semakin gegap gempita. Suara terompet
semakin keras terdengar. Dentuma kembang api dari luar kawasan Monas pun menderu. Langit malam di Monas dihiasi warna-warni kembang api. Kembang api itu telah diletuskan sedari 15 menit sebelum pergantian tahun. Warga sangat antusias. Mereka mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera smartphonenya.
Namun ada juga yang kecewa karena petasan di Monas sedikit. “Keluar aja deh lebih banyak (petasan) di sana,” teriak pengunjung Monas, Jakarta. Minggu, (1/1/17). Sebagian dari mereka saling berpelukan seraya
memandangi langit ibu kota yang terus dihiasi kembang api yang silih berganti.
RUL/MAS’UD
Car Free Night Dibatalkan,
Panggung Hiburan Pindah Di 5
Wilayah
tegas.co., JAKARTA – Pelaksanaan Car Free Night (CFN) dan panggung
hiburan malam pergantian tahun batal digelar di Jalan Sudirman hingga MH Thamrin. Panggung hiburan rakyat akan diadakan di setiap wilayah kota. Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada 1 Januari 2017 akan digelar kembali di sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin, namun Car free Night pada Sabtu (31/2/16) tidak digelar.
Catur Laswanto FOTO : RUL
“Car free night dibatalkan dan panggung hiburan dipindahkan ke lima
wilayah kota, tetapi untuk pelaksanaan HBKB (Car Free Day) hari Minggu, 1 Januari 2017 tetap dilaksanakan,” kata Catur Laswanto selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Jakarta, Sabtu (31/12,16).
Catur menambahkan bahwa, pemindahan itu dilakukan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkaji secara mendalam serta
memperhatikan hasil koordinasi dengan instansi terkait khususnya Polda Metro Jaya. Sebab ada pembangunan MRT di sepanjang Jalur Sudirman hingga MH Thamrin, serta pembangunan jalan layang Susun Semanggi. Atas
pertimbangan tersebut, rencana pembangunan panggung di Kawasan Monas, Jalan Sudirman, dan Jalan MH Thamrin akan disebarkan ke lima Wilayah untuk menambah titik-titik panggung hiburan yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Pemerintah Kota (Pemkot).
“Kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menimbulkan terjadinya kemacetan dan antisipasi hal hal yang tidak diinginkan, karena kontruksi dan hal-hal lainnya. Kami sepakat memindahkan ke lima wilayah kota dengan
mengedepankan prinsip kesederhanaan. Artinya masyarakat bisa mengunjungi tempat hiburan dengan mudah tidak perlu mengalami kemacetan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh Wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Car Free Night di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin dialihkan di lima titik wilayah Ibu Kota. Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat bisa merayakan malam pergantian tahun ke tempat-tempat yang terdekat dengan tempat-tempat tinggalnya dengan mudah dan lancar. Ini titik panggung hiburan di wilayah kota, Jakarta Pusat ada di Lapangan Arcici Rawasari, depan Museum Prasasti, Lenggang Jakarta Kemayoran,
Kantor Kecamatan Sawah Besar, halaman Kantor Kecamatan Kelurahan Cempaka Putih Barat dan halaman Kantor Kelurahan Menteng.
Perayaan Malam Tahun Baru, 8 Ribu
Kantong Plastik Dibagikan
tegas.co., JAKARTA – Dinas Kebersihan DKI Jakarta membagikan sebanyak 8.000 kantong sampah saat perayaan malam tahun baru kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar lokasi panggung hiburan di setiap wilayah kotamadya.
Perayaan Malam Tahun Baru, 8 ribu Kantong Plastik Dibagikan FOTO : RUL
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji menuturkan, pembagian kantong sampah ini bertujuan agar memudahkan pembersihan. Diharapkan, para PKL bisa mengumpulkan sampah sisa dagangannya agar tidak tercecer. “Kami akan bagikan sebanyak 8.000 kantong sampah kepada PKL yang
berjualan. Dengan tujuan sampah yang dihasilkan sudah terkumpul dan tidak tercecer,” kata Isnawa Adji selaku Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Sabtu (31/12/16).
Lebih lanjut Isnawa mengatakahn bahwa, pada perayaan malam tahun baru di Jakarta, sebanyak 6.000 petugas kebersihan dikerahkan untuk membersihkan
sampah sisa malam tahun baru. Diperkirakan, volume sampah mencapai
200-250 ton. Petugas mulai membersihkan sampah pukul 01.00 WIB dini hari. “Saya mengimbau dan meminta agar warga Jakarta buang sampah di tempatnya, membawa kantong plastik atau tempat sampah di dalam mobil. Target saya jam 06.00 WIB, Jakarta sudah bersih kembali,” ujarnya.
RUL/MAS’UD
Kementerian Panrb, Inpassing Pns
Sudah Mulai Berlaku
tegas.co, JAKARTA – Pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 26/2016 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian (Inpassing). Pelaksanaan kebijakan harus didasarkan pada kebutuhan jabatan fungsional sebagaimana kebutuhan organisasi yang ada dalam e-formasi.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenetrian PANRB, Herman Suryatman saat memberikan keterangan Pers. FOTO : RUL
“Inpassing ini mulai berlaku saat tanggal ditetapkan ini dilaksanakan sampai dengan Desember 2018,” kata Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenetrian PANRB, Jakarta, Jumat, (30/12/16).
Permen PANRB ini ditetapkan oleh Menteri PANRB Asman Abnur pada tanggal 7 Desember 2016, dan diundangkan pada tanggal 21 Desember 2016.Dijelaskan, PNS yang melaksanakan inpassing untuk kelompok jabatan fungsional
ketrampilan, harus berijasah paling rendah SLTA, dengan pangkat paling rendah pengatur muda , golongan IIa, memiliki pengalaman dalam
pelaksanaan tugas jabatan fungsional yang akan diduduki minimal dua tahun, mengikuti dan lulus uji kompetensi dan prestasi kerja baik dalam setahun terakhir. Selain itu, usia paling tinggi tiga tahun sebelum batas usia pensiun (BUP) bagi jabatan pelaksana, dan dua tahun bagi
administrator dan pengawas.
Sedangkan untuk jabatan fungsional keahlian, ijasah paling rendah S-1/D-IV dari pendidikan tinggi yang terakreditasi sesuai persyaratan
kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki. Sedangkan pangkat yang dipersyaratkan, paling rendah Penata muda, golongan IIIa, memiliki pengalaman minimal dua tahun, serta lulus uji kompetensi, serta nilai prestasi kerja minimal baik dalam setahun terakhir.Untuk inpassing pada kelompok ini, usia paling tinggi tiga tahun sebelum BUP dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana, dua tahun untuk administrator dan pengawas, serta satu tahun untuk administrator yang akan menduduki jabatan fungsional ahli madya, dan pejabat pimpinan tinggi.
Berdasarkan pasal 2 ayat (1) Permen PANRB, inpassing ini ditujukan bagi empat kelompok jabatan PNS. Pertama, PNS yang telah dan masih
menjalankan tugas pada bidang jabatan fungsional yang akan diduduki berdasarkan keputusan Pejabat yang berwenang.Kedua, PNS yang masih menjalankan tugas jabatan sesuai dengan formasi jabatan fungsional dan telah mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Ketiga, Pejabat Pimpinan Tinggi, administrator dan pengawas yang memiliki kesesuaian antara jabatan terakhir yang diduduki dengan jabatan fungsional yang akan didudukinya.
Sedangkan keempat, inpassing ditujukan bagi PNS yang dibebaskan sementara dari jabatannya, karena dalam jangka waktu 5 tahun sejak
diangkat dalam jabatan/pangkat terakhir tidak dapat memenuhi angka kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi.Diingatkan,
kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang melakukan inpassing harus sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dan melaporkan
rekapitulasi hasil inpassing dan surat keputusan pengangkatannya kepada Menteri PANRB dan Kepala Badan Kepegawaian negara (BKN). Dalam kesempatan terpisah, Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan bahwa kebijakan ini tidak lepas dari berlakunya Peraturan Pemerintah No. 18/2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah, yang berdampak apa adanya pejabat yang kehilangan jabatan struktural.
Dengan terbitnya PP tersebut, selain harus melakukan penataan struktur organisasi atau kelembagaan, Setiawan minta instansi pemerintah melakukan penataan SDM aparatur dengan memperhatikan kualifikasi, kompetensi dan kinerja pegawai yang ada sebagaimana diamanatkan UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).”Penataan ini sangat relevan dengan kebijakan moratorium penerimaan pegawai tahun 2015 yang dilanjutkan tahun 2016 ini,” ujarnya.
Ditambahkan, perencanaan pembangunan SDM aparatur di daerah harus sesuai dengan visi dan misi Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pelaksanaan rekrutmen harus transparan, adil, kompetitif, dan bebas dari KKN. Berawal dari proses rekrutmen yangdemikian akan mempermudah setiap instansi pemerintah dalam pengembangan kapasitas terhadap calon ASN yang diperoleh.Terkait dengan kebijakan moratorium, Kementerian PANRB e-Formasi yang memuat NIP, kelas jabatan, dan
nomenklatur jabatan administrasi pelaksana. Sebelumnya, Menteri PANRB juga telah menerbitkan Surat Edaran tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemda pasca PP No. 18/2016.
Kemensos Bersama 50 Pemerintah
Kabupaten Dan Kota Bentuk Slrt
tegas.co, JAKARTA – Kementerian Sosial bersama 50 pemerintah kabupaten dan kota membentuk Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk menampung dan menyelesaikan segala persoalan layanan pemerintah kepada masyarakat terutama warga miskin.
Dirjend Pemberdayaan Sosial Kemensos Hartono Laras. FOTO : RUL
“Masih banyak warga miskin yang tidak bisa mendapatkan pelayanan dan akses multi layanan sosial. Hal ink mendorong pemerintah membangun SLRT di 50 kabupaten dan kota pada tahap awal,” kata Hartono Laras selaku Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos, Jakarta, Jumat, (30/12/16).
Hartono mengatakan bahwa, lahirnya SLRT didasari amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, Undang-Nndang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,Juga Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah, Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019.
Meski demikian, ia mengaku banyak tantangan yang akan dihadapi dalam mengembangkan pembangunan SLRT tersebut. Tantangan itu antara lain
regulasi dan teknis pengembangan lembaga tersebut. “Pada tahap awal ini, tentunya kita akan menghadapi tantangan regulasi baik di pusat atau di daerah. Disamping itu secara teknis keberadaan SLRT juga masih
membutuhkan pengembangan data secara terpadu. Kecepatan penyelesaian pengaduan,” ujarnya.
Meski akan banyak menghadapi tantanganya, Hartono yakin hal itu bisa diselesaikan seiring dengan adanya dukungan yang kuat dan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam melayani masyarakat tidak
mampu.Dukungan tersebut diwujudkan dengan adanya MoU antara Kementerian Sosial dengan 50 kabupaten dan kota, sedangkan pelaksanaan dan
penyelesaian pembangunan SLRT tersebut ditargetkan paca 2017.Disamping itu, sejumlah kementerian dan lembaga negara juga telah menyatakan dukungan seperti Kemenko PMK, Bappenas, TNP2K, Kemendikbud, Kemenkes, Kemendagri dan Kementerian PDTT.
“Bergabungnya kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan daerah ini semakin meyakinkan kita akan keberhasilan SLRT dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan dan akses layanan sosial,” imbuhnya.
SLRT merupakan lembaga penampung segala aduan masyarakat mengenai akses sosial kepada mereka. Sistem tersebut juga akan menyalurkan aduan kepada kementerian atau dinas terkait.Pada pelaksanaanya, masyarakat yang
mempunyai kendala dalam mendapatkan akses sosial dapat mendatangi SLRT di setiap daerah dengan menyebutkan persoalan yang dihadapinnya.SLRT
berkewajiban untuk menyalurkan dan memastikan keluhan masyarakat bisa terselesaikan. Keberadaan SLRT juga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat miskin mengenai hak-hak mereka untuk mendapatkan layanan sosial.Dari sisi pemerintah, keberadaan SLRT akan menberikan manfaat antara lain meningkatkan efisiensi dan kemudahan penjangkauan program dasar. profil penerima manfaat yang dimiliki SLRT bisa digunakan pemerintah untuk meningkatkan sinergi dan integrasi berbagai program penanggulangan kemiskinan.
Wapres Yusuf Kalla, Rayakan Tahun
Baru Dengan Kesederhanaan
tegas.co, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengimbau agar tutup tahun 2016 dan tahun baru 2017 dirayakan dengan kesederhanaan, tidak dengan pesta yang berlebihan ataupun hura-hura. Menurutnya,
pergantian tahun ini memang layak dirayakan pascaketegangan akibat
maraknya aksi unjuk rasa dan penangkapan teroris yang terjadi belakangan ini. Hanya saja, menyarankan agar dirayakan dengan sederhana.
Wapres Yusuf Kalla sat memberikan keterangan pers di Jakarta. FOTO : RUL
“Masing-masing orang kan berbeda minat. Jadi yang ingin merayakan silakan, yang ingin ke masjid tausiyah silakan, yang ingin nonton film silakan, asal yang penting jangan hura-hura, itu saja. Tahun baru itu kan biasa, kita juga jangan tegang terus ya,” kata Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat, (30/12/16).
Menurut Wapres, pergantian tahun baiknya dirayakan secara sederhana. Berkegiatan di mushala atau masjid untuk tausiyah atau sekadar menonton
film, kata Kalla, sudah cukup untuk menghabiskan waktu.Meski begitu, ia tak melarang, apabila masyarakat memiliki cara lain untuk menyambut 2017. Hanya saja, ia menilai, layaknya malam yang sehari-hari dilalui, tidak ada yang terlalu istimewa dengan malam pergantian tahun.
RUL / MAN
Catatan Akhir Tahun 2016 Komisi
Yudisial Dalam Peradilan
tegas.co, JAKARTA – Komisioner Komisi Yudisial, Farid Wajdi mengatakan, tahun ini masih ada aparatur peradilan yang harus berurusan dengan penegak hukum. Menurunnya jumlah hakim yang melakukan pelanggaran dan disidangkan di Majelis Kehormatan Hakim (MKH) pada 2016, dinilai oleh Komisi Yudisial (KY) bukan berarti semakin membaik. Padahal, model sistem peradilan sudah diubah sejak era reformasi untuk meminimalkan perilaku menyimpang aparaturnya.
Komisioner Komisi Yudisial Farid Wajdi saat memberikan keterangan pers di Jakarta. FOTO :
RUL
Juru Bicara KY, Farid Wajdi mengatakan bahwa dalam hal ini memang terjadi penurunan kuantitas kasus etik hakim sejak 3 tahun terakhir. Tahun 2014 sebanyak 13 orang, 2015 sebanyak 6 orang, dan 2016 hanya 3 orang. “Dari bulan Januari sampai dengan September 2016, tercatat ada 28 aparat peradilan yang perkaranya terpublikasi media. Terdiri dari 23 hakim dan lima pejabat pengadilan. Namun kita tidak bisa mengambil simpulan terlalu cepat untuk menyatakan bahwa hakim makin baik perilakunya,” kata Farid selaku Juru Bicara Komisi Yudisial, Jakarta, Jumat, (30/12/16).
Farid pun menambahkan bahwa, dalam catatan Tim Analisis Media Komisi Yudisial, sepanjang tahun 2016 terdapat 28 pejabat pengadilan yang terdiri dari 5 nonhakim dan 23 Hakim yang kasusnya mencuat ke media. Belum lagi kasus hakim yang berkaitan dengan tangkap tangan KPK pada 2015. Sejak Februari 2016 hingga awal September 2016, banyak di antaranya terkait aparat pengadilan khususnya Hakim. Namun hal itu ternyata tidak menjadi pertimbangan MA menindaklanjuti kasus tersebut ke MKH. Begitu pula dengan catatan laporan pengaduan di internal KY tentang dugaan pelanggaran Kode etik Hakim, yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Sehingga penurunan dari jumlah MKH tidak bisa jadi acuan, sekalipun harus diakui, pasca-kenaikan Gaji Hakim melalui PP 94/2012. Modus
pelanggaran memang bergeser, dari yang tadinya terang dan kasar, sekarang ini bertransformasi menjadi lebih rapi dan sistemik,” tambahnya.
Ia pun juga menyinggung soal peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan lembaga peradilan.Pada 2004 lalu, ada kebijakan remunerasi yang diterapkan bagi hakim. Saat itu ada pandangan gaji hakim terlalu kecil. Setelah itu, lanjut dia, ada peningkatan status hakim pada 2009 sebagai pejabat negara. Terakhir, pada 2012, kesejahteraan hakim kembali ditingkatkan sehingga berada di atas rata-rata aparatur sipil negara lainnya.
“Namun fakta kinerja lembaga berdasarkan evaluasi yang dilakukan MA tahun 2008, keberhasilan program dan capaian yang diperoleh MA baru mencapai 30 persen. Kemudian, dari penilaian Organizational Diagnostic Assessment tahun 2009, kinerja lembaga peradilan tetap mendapat sorotan dari
berabagai kalangan. “Sorotan itu meliputi informasi proses peradilan yang tertutup, biaya perkara yang tinggi, masih sulitnya akses masyarakat
miskin dan terpinggirkan, serta proses penyelesaian perkara yang dirasakan masih sangat lama,” tandasnya.
RUL / MAN
Malam Tahun Baru Tak Ambil Job,
Yuni Shara Umroh Ke Mekkah
tegas.co., JAKARTA – Pergantian tahun 2016 menuju 2017 hanya tinggal menghitung hari. Sejumlah aktivitas telah direncanakan jauh-jauh hari untuk melakukan liburan panjang. Berbeda dengan artis-artis lainnya yang memilih berlibur ke tempat-tempat seperti pantai, gunung dan sebagainya, penyanyi Yuni Shara memilih untuk menghabiskan malam tahun baru di Tanah Suci Makkah. Tentu ada hikmah yang bisa dipetik setiap Yuni melakukan perjalanan Umrah ke Tanah Suci. Namun Yuni mengaku tak bisa
menjelaskannya dengan kata-kata. Yang jelas, ia selalu mendoakan orang-orang di sekitarnya.
Yuni Shara FOTO : RUL
“Karena saya hampir nggak pernah ambil pekerjaan di malam tahun baru ya, kali ini Insya Allah saya akan Umroh ke Makkah. Gak bisa dijelaskan tapi yang jelas saya bisa mendoakan orang-orang di sekitar saya. Ya mudah-mudahan qobul. Walaupun berdoa bisa di rumah, saya juga gatau kenapa suka ke sana,” kata Yuni Shara ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, (29/12/16).
Pergi Umroh saat pergantian tahun, ia ingin mengucap syukur atas perjalanan tahun 2016 yang telah dilaluinya. Adapun mengenai kepuasan batin saat berada di Tanah Suci, Makkah, kata Yuni Shara, ia ingin beribadah dan berdoa di hadapan Kabba saat pergantian tahun tiba. Di tahun 2016 ini, Yuni mengalami banyak momen senang dan sedih. Dan untuk tahun 2017 mendatang, dirinya ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam segala aspek kehidupannya.
“Ya, ke Makkah seperti hal kayak gitu kan spiritual ya, mungkin nggak bisa dijelaskan kenikmatannya di mana. Bagi aku, mungkin ungkapan syukur saya, makanya saya ke sana. Walau pun berdoa di rumah juga bisa. Itu cara saya berterima kasih, cara saya bersyukur seperti itu. Saya sih mau
meneruskan hidup saya bisa menjadi yang lebih baik. Sebagai ibu, saya mau bisa memberikan contoh yang baik buat anak-anak. Memberikan sarana lebih baik lagi ke depan, sebagai perempuan ya kualitas hidup saya lebih baik juga. Sebagai anak saya bakti terus sama ortu, sebagai kakak saya juga guyub terus sama adik-adik. Sebagai pekerja seni, kalau tidak bisa lebih, setidaknya saya bisa stabil,” ujarnya.