ii FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Jalan Raya Bandung-Sumedang km. 21 Jatinangor Telp. (022) 7796416, 7798418 – Fax (022) 7796974
http://fisip.unpad.ac.id
Jalan Bukit Dago Utara No. 25 Bandung 40135 (D3) Telp.(022) 250 4586, (Pasca) Telp. (022) 251 0276
http://d3fisip.unpad.ac.id http://pps.fisip.unpad.ac.id
KATA PENGANTAR
Universitas Padjadjaran sebagai lembaga pendidikan tinggi berkewajiban untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penyelenggaraan proses pembelajaran menjadi kompetensi inti yang harus dilakukan. agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lancar, maka diperlukan suatu pedoman sebagai acuan baku dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan merupakan panduan penyelenggaraan akademik di lingkungan Program Sarjana, Pascasarjana, dan Program DIPLOMA IV Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran.
Buku pedoman ini meliputi informasi tentang latar belakang pendirian fakultas termasuk di dalamnya informasi mengenai visi, misi, dan tujuan. Pelaksanaan pembelajaran dalam lingkup program studi meliputi kurikulum dan isi pokok mata kuliah, serta daftar dosen. Informasi lain yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan dapat dilihat pada Buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan 2017/2018 Universitas Padjadjaran.
Dalam buku pedoman ini juga terdapat penjelasan tentang fasilitas pendukung yang dimiliki oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, yaitu TPBK, Sisfo Akademik, Perpustakaan, dan fasilitas lainnya sebagai penunjang kegiatan pembelajaran. Selain itu disajikan pula informasi tentang penelitian dan kerjasama serta prestasi fakultas. Pedoman ini diharapkan menjadi acuan bagi sivitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, untuk mendukung proses pembelajaran agar berlangsung dengan baik.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan buku pedoman ini.
Bandung, Agustus 2017 Dekan,
Dr. R. Widya Setiabudi S.,S.IP., M.T. NIP. 197207052000031002
KEPUTUSAN DEKAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS PADJADJARAN
NOMOR : 0577/UN6.G/KP/2017 TENTANG
PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM DIPLOMA IV, SARJANA DAN PASCASARJANA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2017/2018
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEKAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS PADJADJARAN,
Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 46 Tahun 2016 tanggal 22 Desember 2016, tentang Penyelengaraan Pendidikan di Universitas Padjadjaran; b. bahwa dalam rangka Memantapkan Penyelenggaraan Akademik Program Diploma IV, Sarjana dan
Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Pendidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Tahun Akademik 2017/2018;
c. bahwa Pedoman yang telah disesuaikan dengan Proses Pembelajaran untuk Program Diploma IV, Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b, dan c, maka perlu diterbitkan Keputusan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 4. Peraturan Pemerintahan Nomor 37 Tahun 1957 tentang Pendirian Universitas Padjadjaran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1957 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1442);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2009 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, Dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2014 tentang Penetapan Universitas Padjadjaran Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 301);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Padjadjaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5720); 10. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 260/KMK.05/2008 tentang Penetapan
Universitas Padjadjaran pada Departemen Pendidikan Nasional sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;
11. Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 137/M/Kp/IV/2015 Pengangkatan Rektor Universitas Padjadjaran Periode 2015-2019;
12. Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 40 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pengelola Universitas Padjadjaran;
13. Peraturan Rektor Nomor 41 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Manajer, Pimpinan Departemen, Pimpinan Program Studi, dan Kepala Unit Penjaminan Mutu di Lingkungan
iv MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERTAMA : KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM DIPLOMA IV, SARJANA DAN PASCASARJANA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2017/2018; KEDUA : Buku Pedoman tersebut merupakan pedoman dan petunjuk pelaksanaan untuk Program Diploma IV, Sarjana dan
Pascasarjana Tahun Akademik 2017/2018 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran; KETIGA : Keputusan ini berlaku untuk Tahun Akademik 2017/2018, dengan ketentuan bahwa segala sesuatu akan diubah
dan diperbaiki sebagaimana mestinya apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini.
Ditetapkan di Bandung Pada tanggal 22 Juni 2017 DEKAN,
R. WIDYA SETIABUDI SUMADINATA
T e m b u s a n :
1. Yth. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (sebagai laporan); 2. Yth. Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran; 3. Yth. Para Wakil Dekan FISIP Universitas Padjadjaran;
4. Yth. Para Kepala Departemen FISIP Universitas Padjadjaran; 5. Yth. Para Ketua Program Studi FISIP Universitas Padjadjaran; 6. Yth. Para Manajer FISIP Universitas Padjadjaran.
Universitas Padjadjaran;
14. Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 46 Tahun 2016 tanggal 22 Desember 2016, tentang Penyelengaraan Pendidikan di Universitas Padjadjaran;
15. Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 50 Tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016, tentang Pedoman Pendidikan Magister dan Doktor di lingkungan Universitas Padjadjaran; 16. Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor : 3925/UN6.RKT/KP/2015 tanggal 31
Desember 2015, tentang Pengangkatan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Periode 2016 – 2021.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... ii
PIMPINAN FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI ... vi
BAB I ... 1
SEJARAH FAKULTAS, SEJARAH PROGRAM STUDI, VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN ... 1
1.1. Sejarah Fakultas ... 1
1.2. Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan Fakultas ... 2
A. Visi ... 2
B. Misi ... 2
C. Tujuan Pendidikan dan Keunggulan ... 2
1.3. Sejarah Program Studi... 4
1.4. Visi dan Misi Program Studi ... 4
A. Visi ... 4
B. Misi ... 4
C. Tujuan ... 4
BAB II ... 6
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI ... 6
2.1. Profil Lulusan... 6
2.2. Capaian Pembelajaran ... 10
2.3. Bahan Kajian ... 11
2.4. Struktur Mata Kuliah... 14
2.5. Metode Pembelajaran ... 20
2.6. Bentuk Pembelajaran ... 21
2.7. Program Pembelajaran ... 22
2.8. Dosen ... 26
BAB III ... 27
SISTEM PENILAIAN DAN LAPORAN PENILAIAN ... 27
BAB IV ... 30
SANKSI AKADEMIK ... 30
SARANA DAN PRASARANA ... 33
BAB VI ... 35
RISET, PPM DAN KERJASAMA ... 35
BAB VII ... 54
KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI ... 54
vi
PIMPINAN FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI
I. DEKAN DAN WAKIL DEKAN
III. KEPALA LAB DAN KEPALA UNIT FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
KEPALA LABORATORIUM KOMPUTER KEPALA LABORATORIUM PERKANTORAN
Rizki Ananda Ramadhan, S.IP., M. Han. Drs. Saifullah Zakaria
KEPALA LABORATORIUM BAHASA KETUA UNIT PENJAMINAN MUTU
Drs. H. Yan Mulyana, M.Si. Dr. Ria Arifianti, S.IP., M.Si
viii V. GURU BESAR FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
x V. KOODINATOR ADMINISTRATIF
Nia Sugiawati, S.Pd. Ari Wuryanti, S.E., M.Si. Tarkim, S.Kom. Koordinator Urusan Akademik
Diploma dan Sarjana
Koordinator Urusan Akademik Pascasarjana
Koordinator Urusan Sistem Informasi
Aang Mulyana, S.Sos. Rasidi, S.Sos. Heri Purnama,
Koordinator Urusan Rumah Tangga Koordinator Urusan Sarana dan Prasarana FISIP Jatinangor
Koordinator Urusan Kepegawaian dan Kerjasama
Denih, S.AP. Adi Wicaksono
Koordinator Urusan Kemahasiswaan Koordinator Urusan Perencanaan dan Keuangan
BAB I
SEJARAH FAKULTAS, SEJARAH PROGRAM STUDI, VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN
1.1. Sejarah FakultasFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, didirikan atas desakan dan tuntutan warga masyarakat Provinsi Jawa Barat ketika itu, yang mengharapkan Universitas Padjadjaran menumbuhkan keilmuan yang dapat merespons realitas sosial dan kemanusiaan yang dinamis di Jawa Barat. Untuk menjawab keinginan tersebut, Presiden Universitas Padjadjaran, sebutan rektor pada saat itu, mengeluarkan Surat Keputusan No 4/PKUP/1958, tanggal 28 Februari 1958 tentang pembentukan Panitia Ad-hoc yang bertugas mempersiapkan pembentukan fakultas. Baru pada tanggal 13 Oktober 1958 prakarsa tersebut direalisasi dengan terbentuknya Fakultas Administrasi Negara dan Niaga sebagai fakultas yang berada di bawah asuhan Yayasan Pembina Universitas Padjadjaran. Namun, dua tahun kemudian, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan No. 66971/UU/60, tanggal 12 Agustus 1960, dikukuhkan Fakultas Sosial Politik (Sospol) nama fakultas yang sesuai dengan nomenklatur Kementerian Pdan K masa itu sebagai salah satu fakultas yang berada dalam lingkungan Universitas Padjadjaran. Sejak tanggal 8 Desember 1983, nama Fakultas Sospol kemudian diubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 1574/1/1983.
Hingga saat ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menyelenggarakan beberapa jenjang/program pendidikan, mulai dari DIPLOMA IV, Strata 1, Magister, hingga Doktor. Program DIPLOMA IV diselenggarakan sejak tahun 1989. Saat ini Program DIPLOMA IV terdiri dari Program Studi Administrasi dan Administrasi Pemerintahan. Kampus ProgramDIPLOMA IV berada di Jln. Bukit Dago Utara No. 25, Bandung. Untuk Program Strata 1, terdiri dari program studi: Administrasi Publik, Hubungan Internasional, Kesejahteraan Sosial, Studi Pemerintahan, Antropologi, Ilmu Administrasi Bisnis, Sosiologi dan Ilmu Politik. Kampus program Strata 1 ini terletak di Jln. Raya Bandung-Sumedang Km. 21, Jatinangor, Sumedang - Jawa Barat.
Dalamperkembangan selanjutnya, penyelenggaraan dan pengelolaan Program Magister dan Doktor dilakukan oleh fakultas.Dalam pengelolaannya program Pascasarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dikoordinasikan oleh koordinator dan sekretaris yang ditetapkan melalui surat keputusan dekan. Pada saat ini terdapat tiga pola pengelolaan Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, yaitu Program yang dikelola langsung oleh Program Pascasarjana, Program yang dikelola oleh Fakultas.
Program Pascasarjana yang dibawah pengelolaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berkampus di Jl. Bukit Dago Utara No. 25 Bandung 40135, mulai mengadakan Program Magister untuk Bidang Kajian Utama (BKU) Magister Administrasi Bisnis pada tahun 2002-2003 melalui Keputusan Direktur Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran No. 1300/J06.10.PPs/Kep/PP/2002 di bawah naungan Program Studi Magister Ilmu Sosial. Selanjutnya, pada tahun 2003 dibentuklah Bidang Kajian Utama (BKU) Magister Ilmu Politik melalui Keputusan Direktur Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran No. 1129a/J06.10.PPs/Kep/PP/2003 di bawah naungan Program Studi Magister Ilmu Sosial.
Pada tahun 2009, terjadi perubahan kebijakan dimana pengelolaan Program Magister Ilmu Sosial yang tadinya di bawah tanggungjawab Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran dialihkan pengelolaannya ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dengan demikian, kelas reguler Bidang Kajian Utama (BKU) yang berada di bawah naungan Magister Ilmu Sosial, yaitu Ilmu Administrasi, berubah menjadi Konsentrasi Administrasi Bisnis dan Konsentrasi Administrasi Publik. Sedangkan Antropologi-Sosiologi berubah menjadi Konsentrasi Antropologi dan Konsentrasi Sosiologi, yang ditambah dengan Konsentrasi Kebijakan Publik serta Konsentrasi Studi Pemerintahan. Pada kelas reguler ini kemudian dibentuk 2 Konsentrasi tambahan, yaitu Konsentrasi Hubungan Internasional dan Konsentrasi Kesejahteraan Sosial. Sedangkan pada kelas non-reguler Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hingga saat ini hanya menyelenggarakan 4 Konsentrasi yaitu: Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Studi Pemerintahan, dan Ilmu Politik.
Pada tahun 2006, Program Doktor Ilmu Sosial dengan Konsentrasi Ilmu Administrasi dan Konsentrasi Studi Pemerintahan dibentuk melalui Keputusan Direktur Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran No. 07634/J06.10.PPs/Kep/PP/2006 di bawah naungan Program Studi Doktor Ilmu Sosial Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, yang sampai kini sudah menerima 3 angkatan. Pada tahun 2009 program ini pun menjadi kelas non-reguler yang sepenuhnya di bawah tanggung jawab Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sedangkan kelas reguler tetap berjalan dan berkembang menjadi Program Studi Sosiologi dengan konsentrasi Sosiologi dan Antopologi; Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, dan Studi Pemerintahan; Hubungan Internasional dengan konsentrasi Hubungan Internasional dan Ilmu Politik; dan terakhir Program Studi Kesejahteraan Sosial.
2 Sampai saat ini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik telah dipimpin oleh beberapa Dekan, yaitu:
1. Prof. MR. R. Iwa Koesoemah Soemantri (Acting Dekan Periode 1958 s.d. 1964) 2. Prof. Dr. Kabullah Widjayaamirasa (Wk Acting Dekan Periode 1961 s.d. 1964 3. Duddy Singadilaga, S.H., MPA. (CT Dekan Periode 1964 s.d. 1966) 4. Prof. R. S. Soria Atmadja (Dekan Periode 1966 s.d. 1968) 5. Drs. Suwardi Wiriaatmadja, M.A. (Dekan Periode 1968 s.d. 1970) 6. Drs. A. D. Nasution, Dipl., Ir. (Dekan Periode 1970 s.d. 1972) 7. Prof. Dr. R. D. H. Koesoemaatmadja, S.H.
8. Drs. Muchtar Affandi (Dekan Periode 1975 s.d. 1979) 9. Drs. R. Kosasih Purawisastra (Dekan Periode 1979 s.d 1982) 10. Drs. A. Djadja Saefullah, M.A. (Dekan Periode 1982 s.d. 1988) 11. Drs. A. D. Djuhana (Dekan Periode 1988 s.d. 1995)
12. Prof. Dr. Kusnaka Adimihardja, M.A. (Dekan Periode 1995 s.d 1998) 13. Dr. Drs. H. Tachjan, M.Si. (Dekan Periode 1998 s.d 2006)
14. Prof. Dr. Drs. H. A. Kartiwa, SH.,M.S. (Dekan Periode 2006 s.d 2014) 15. Dr. Arry Bainus, M.A. (Dekan Periode 2014 s.d 2015)
16. Dr. R. Widya Setiabudi S.,S.IP., M.T. (Dekan Periode 2016 s.d 2021) 1.2. Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan Fakultas
A. Visi
Tahun 2020 Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Yang Memiliki Komitmen Terhadap Keunggulan Bidang Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Yang Diakui Secara Internasional.
B. Misi
1. Melaksanakan pendidikan bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bermutu dalam rangka menghasilkan lulusan yang berdaya saing secara moral maupun akademis yang bermanfaat bagi masyarakat.
2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat guna menopang pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi komunitas akademik, pemerintah, industri, dan masyarakat.
3. Melaksanakan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu (quality assurance).
4. Menerapkan sistem manajemen profesional berbasis transparansi dan akuntabilitas untuk menciptakan hubungan kelembagaan yang efektif dan efisien.
5. Menjalin hubungan kerjasama secara berkesinambungan dengan menerapkan prinsip kesetaraan, kemitraan, dan saling percaya. C. Tujuan Pendidikan dan Keunggulan
1. Tujuan
1) Terwujudnya program studi dan kurikulum yang bermutu, serta dosen dan mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang berkualitas.
2) Terbentuknya kepribadian mahasiswa yang bermoral tinggi, berkompetensi, dan bermanfaat bagi masyarakat. 3) Tercapainya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan bermanfaat bagi pemerintah,
industri, dan masyarakat.
4) Terwujudnya hubungan kerjasama denganberbagai mitra kerja dalam maupun luar negeri. 2. Keunggulan
Setelah 55 tahun mengembangkan kiprahnya mencetak cendikiawan di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, FISIP Unpad memiliki keunggulan kompetitif dalam pengembangan Administrasi Publik, Hubungan Internasional, Kesejahteraan Sosial, Pemerintahan, Antropologi,Administrasi Bisnis,Sosiologi dan Ilmu Politik.
3. Pilihan Program
Saat ini, FISIP Unpad mengembangkan empat jenjang pendidikan yang diarahkan untuk dapat merespon perubahan dan mewujudkan keunggulan di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Keempatjenjang pendidikan itu, adalah:
a. Program D-3
i. Program Studi Administrasi Publik dengan peminatan: a) Administrasi Pertanahan
b) Administrasi Logistik c) Administrasi Kepegawaian d) Administrasi Keuangan e) Administrasi Kearsipan f) Administrasi Bisnis g) Administrasi Sekretari
ii. Program Studi Studi Pemerintahan dengan peminatan: a) Tata Pemerintahan b) Pembangunan Daerah c) Kelegislatifan b. Program Sarjana (S-1): a) Administrasi Publik b) Hubungan Internasional c) Kesejahteraan Sosial d) Studi Pemerintahan e) Antropologi f) Administrasi Bisnis g) Sosiologi h) Ilmu Politik c. Program Pascasarjana
Program Magister, terdiri dari Program Studi: a) Administrasi Publik
b) Administrasi Bisnis
c) Ilmu Politik, Konsentrasi Ilmu Politik, Hubungan Internasional dan Studi Pemerintahan d) Antropologi
e) Sosiologi
f) Kesejahteraan Sosial g) Kebijakan Publik
Program Doktor, terdiri dari Program Studi: a) Sosiologi, dengan kosentrasi:
1. Sosiologi 2. Antropologi
b) Administrasi Publik, dengan konsentrasi: 1. Administrasi Bisnis
2. Administrasi Publik 3. Studi Pemerintahan
c) Hubungan Internasional, dengan konsentrasi: 1. Hubungan Internasional
2. Ilmu Politik d) Kesejahteraan Sosial
Guru Besar Tenaga Pendidik
Untuk mencapai tujuan FISIP Unpad tersebut, didukung oleh tenaga pendidik yang terdiri dari dosen, baik yang bergelar S-2, maupun S-3 lulusan dalam dan luar negeri. Selain itu, juga dibina oleh beberapa Guru Besar Tetap dan Guru Besar Emeritus, yaitu:
1) Prof. H. Judistira K. Garna, Ph.D. (Emeritus) 2) Prof. Dr. Rusadi Kantaprawira (Emeritus)
3) Prof. H. A. Djadja Saefullah, M.A., Ph.D. (Emeritus) 4) Prof. Dr. H. Haryo S. Martodirdjo (Emeritus) 5) Prof. Dr. Josy Adiwisastra, (Emeritus)
4 6) Prof. Dr. Nasrullah Natsir, M.S.
7) Prof. Oekan S. Abdoellah, M.A., Ph.D. 8) Prof. Dr. H. Budiman Rusli, M.S. 9) Prof. Dr. Dra. Hj. Erlis Karnesih, M.S. 10) Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.S. 11) Prof. Dr. Dede Mariana, M.Si. 12) Prof. Dr. H. Sam‘un Jaja Raharja, M.Si. 13) Prof. Dr. Samugyo Ibnu Redjo, M.A. 14) Prof. Drs. Yanyan M Yani, MAIR. Ph.D. 15) Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, M.Si.
16) Prof. Dr. Drs. H. Opan S. Suwartapradja, M.Si
17) Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, SH., M.Hum
1.3. Sejarah Program Studi
Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad ini telah berdiri sejak tahun 1965. Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad merupakan salah satu Program Studi di Indonesia yang memiliki sejarah panjang. Diawali dengan Jurusan Politikologi yang didirikan pada tahun 1968, sampai dengan tahun 1974 yang berubah nama menjadi Jurusan Ilmu Pemerintahan. Hal ini merupakan tantangan besar yang dihadapi untuk mempertahankan tradisi akademik yang kuat sekaligus selalu mengikuti perkembangan dan penyesuaian dari waktu ke waktu agar senantiasa sejalan dengan perkembangan keilmuan dan dinamika fenomena pemerintahan dari lingkup desa, kabupaten, kotamadya, propinsi, negara, bahkan pemerintahan internasional. Hal ini dilakukan Program Studi agar senantiasa menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas, yang sesuai dengan bidang ilmunya, yaitu membangun pemerintah yang bersih dan baik, yaitu clean government dan good governance.
1.4. Visi dan Misi Program Studi A. Visi
Visi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad adalah:
“Menjadi Program Studi yang memiliki keunggulan kualitas proses akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang Ilmu Pemerintahan yang diakui secara nasional, global, dan internasional pada tahun 2026”.
B. Misi
Misi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad merupakan turunan dari visi misi Universitas Padjadjaran dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Berdasarkan misi Universitas dan Fakultas tersebut, maka dihasilkan rumusan misi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad, yaitu meliputi:
1. Melaksanakan pendidikan bidang ilmu pemerintahan yang bermutu dalam rangka menghasilkan lulusan yang berdaya saing secara moral maupun akademis yang bermanfaat bagi masyarakat;
2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang Ilmu Pemerintahan guna menopang pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi komunitas akademik, pemerintah, industri dan masyarakat pada umumnya; 3. Melaksanakan manajemen pendidikan yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara profesional dan akuntabel dengan
menerapkan prinsip penjaminan mutu (quality assurance);
4. Menerapkan sistem manajemen profesional berbasis transparansi dan akuntabilitas untuk menciptakan hubungan kelembagaan yang efektif dan efisien;
5. Menjalin hubungan kerja sama dalam bidang pengembangan akademik, serta meningkatkan dan mengembangkan pengelolaan penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat (PKM) secara berkesinambungan dengan menerapkan prinsip kesetaraan, kemitraan, dan saling percaya.
C. Tujuan
Tujuan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad meliputi:
1. Tercapainya daya saing Program Studi yang tinggi dan kesehatan organisasi Program Studi;
2. Terlaksananya kegiatan pendidikan di bidang ilmu pemerintahan dengan menggunakan kurikulum pemerintahan yang bermutu untuk menghasilkan lulusan bidang ilmu pemerintahan yang kompeten dan bersaing dalam level lokal, nasional, regional, maupun internasional;
3. Tercapainya peningkatan lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan yang memiliki integritas tinggi, berkarakter kuat, berwawasan, dan berdaya saing lokal, nasional, regional, dan internasional;
5. Terwujudnya peningkatan kemampuan dosen dalam melakukan penelitian ilmiah baik dari segi kuantitas maupun kualitas penelitian yang menitikberatkan kepada kajian Proses Pemerintahan Lokal, Kebijakan Publik, dan Politik Lokal; yang mempunyai relevansi dan berguna bagi yang berkepentingan dan masyarakat luas;
6. Terlaksananya kegiatan dosen dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat yang mampu menopang pembelajaran serta kemajuan keilmuan di bidang Ilmu Pemerintahan yang dapat diaplikasikan bagi pemerintah, privat, dan masyarakat luas; 7. Terbentuknya organisasi dan manajemen Program Studi yang transparan dan akuntabel;
8. Terwujudnya hubungan kerja sama dengan berbagai mitra kerja dalam maupun luar negeri sebagai mitra strategis Program Studi Ilmu Pemerintahan;
9. Terlaksananya hubungan kerja sama untuk kepentingan penyediaan kesempatan kerja, magang, praktikum dan pelatihan pembelajaran;
6
BAB II
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI
2.1. Profil LulusanLulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad disesuaikan dengan visi dan misi Program Studi (scientific vision) dengan mengakomodir perkembangan keilmuan/ipteks (state of the art)) dan berorientasi ke masa depan untuk mencapai lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat bersaing secara nasional dan internasional. Salah satu pencapaiannya ditunjukkan dengan beberapa lulusan yang dapat melanjutkan studi ke jenjang magister di universitas-universitas terbaik di dalam negeri maupun universitas-universitas di luar negeri. Selain itu, lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad juga terserap bekerja di lembaga-lembaga pemerintah baik di tingkat nasional maupun daerah, juga di lembaga-lembaga non pemerintah, seperti di bidang industri, perbankan, media massa, LSM dan juga lembaga-lembaga politik. Kesesuaian antara kompetensi lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad yang terdiri dari kompentensi utama, kompentensi pendukung, dan kompentensi lainnya; dengan visi dan misi Program Studi dirumuskan dengan tetap memperhatikan masukan dari pengguna lulusan (market signal). Hal ini dilakukan karena dengan pencapaian kompetensi lulusan tersebut, setiap lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad mampu mengantisipasi dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam perkembangan kepemerintahan melalui pencapaian kompetensi utama dan pendukung. Di samping itu, diharapkan pula dapat tercapainya penyelenggaraan sistem pendidikan tingkat sarjana Ilmu Pemerintahan yang berbasis riset secara efektif dan efisien guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di bidang Ilmu Pemerintahan, baik di dalam maupun di luar negeri yang berguna bagi pembangunan nasional. Selain berlandaskan pada visi dan misi, kompetensi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad juga mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang dihasilkan pada lokakarya tingkat Program Studi, Fakultas dan Universitas.
Lulusan Program Sarjana (S-1) Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpaddapat memenuhi kebutuhan pengguna yang terkait dengan bidang pemerintahan, baik dilingkungan instansi pemerintah maupun non pemerintah, seperti:
1. Aparat Pemerintahan/ Birokrat 2. Pengurus/Anggota Legislatif 3. Staf untuk Anggota Legislatif 4. Asisten Peneliti
5. Anggota Partai Politik
6. Aktivis LSM/Organisasi Masyarakat (Dalam maupun Luar Negeri) 7. Jurnalis
8. Konsultan Pemerintahan dan Politik 9. Pendidik
10. Analis Pemerintahan dan Politik 11. Analis kredit perbankan
12. Pelaku usaha (KADIN, KADINDA, BUMN, BUMD) 13. Bidang industri
14. Dan lain-lain
Persentase lulusan yang bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahliannya = 86 % (berdasarkan pengolahan data profil alumni hasil tracer study tahun 2015)
Kompetensi Kualifikasi Bidang
Kerja Instansi
Kompetensi Utama Birokrat, Pembuat Kebijakan
Pemerintahan
Departemen Dalam Negeri, Kementerian, Pemerintahan Daerah, Konsultan Pemerintahan, Kedutaan Besar RI, lembaga/instansi pemerintahan negara asing (diantaranya Australia)
Kompetensi Pendukung Akademisi, Politisi, Peneliti/Analis, Jurnalis, Bankir, Pelaku Bisnis, Perbankan
Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, Partai Politik, Lembaga Pemerintahan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Lembaga Penelitian, Media Massa, Perusahaan swasta nasional dan transnasional
Kompetensi Lainnya Store Manager, Penyunting Naskah, Presenter/reporter, Event Organizer
Supermarket, Media Elektronik, Media Massa, Event Organizer
10 Rata – Rata IPK lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan adalah 3,25
2.2. Capaian Pembelajaran a) Kompetensi Utama
Kompetensi utama lulusan adalah kompetensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa sesudah menyelesaikan pendidikannya pada Program Sarjana (S1) IlmuPemerintahan FISIP Unpad. Kompetensi utama merupakan dasar bagi kompetensipendukung. Kompetensi utama yang dimiliki lulusan Program Sarjana (S1) IlmuPemerintahan FISIP Unpad adalah:
1) Mampu memanfaatkan konsep-konsep dasar dan metodologi dalam bidang Ilmu Pemerintahan untuk mengidentifikasi, memahami, mensistematisasi, mengklasifikasi dan menganalisis masalah-masalah pemerintahan yang berkembang dalam masyarakat;
2) Mampu merumuskan pilihan-pilihan pemecahan masalah dalam bidang pemerintahan, termasuk kekuatan dan kelemahan masing-masing pilihan, untuk dijadikan sebagai dasar dalam proses pengambilan kebijakan;
3) Menguasai konsep-konsep dasar dalam Ilmu Pemerintahan yang terkait dengan fenomena pemerintahan (lembaga-lembaga pemerintahan, proses/tata kelola pemerintahan, dan sinergi antar berbagai elemen tata kelola pemerintahan) sebagai basis untuk membangun argumentasi;
4) Mampu mengkontektualisasi dan memverifikasi konsep-konsep pemerintahan dalam realitas empiris melalui penguasaan dan pemanfaatan Metodologi Ilmu Pemerintahan;
5) Mampu melakukan perbandingan konsep dan praktek pemerintahan, baik dimensi spasial (antar daerah, antar negara, antar komunitas, dan antar individu) maupun dalam dimensi waktu;
6) Mampu mengambil keputusan-keputusan berbasis bukti (evidence-based policy) dan berbasis riset (research-based policy) dengan memanfaatkan pengetahuan, penguasaan metodologi, dan kapasitas analisis dalam bidang pemerintahan;
7) Mampu membangun konsensus (consensus building) dalam proses pemerintahan;
8) Mampu mengembangkan jejaring kebijakan (policy networking) dalam proses pengambilan keputusan;
9) Mampu memberikan arah (visionary leadership) dan menggerakkan sumber daya (collective action) di lingkungannya untuk mewujudkan kepentingan publik dan tujuan-tujuan kolektif;
10) Memiliki kemampuan inisiatif dan inovatif dalam lingkungan kerjanya untuk menghasilkan kebijakan dan cara-cara penyelesaian masalah yang lebih efektif;
11) Memiliki tanggungjawab atas pekerjaannya dalam kerangka kepentingan publik dan pencapaian tujuan kolektif
b) Kompetensi Penunjang
Kompetensi penunjang lulusan adalah kompetensi yang dimiliki oleh setiaplulusan yang dapat menunjang kompetensi utama. Kompetensi penunjang diharapkandapat memenuhi asfek manajerial. Kompetensi pendukung yang dimiliki lulusanProgram Sarjana (S1) Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad adalah:
1) Memiliki keterampilan berbahasa dan menggunakan berbagai teknologi informasi dan komunikasi dalam rangka proses pembelajaran;
2) Mampu memilah data dan informasi untuk pengambilan kebijakan dengan menggunakan metode dan teknik pengambilan keputusan;
3) Mampu mengaitkan berbagai konsep dalam ilmu pemerintahan secara logis untuk menjelaskan fenomena pemerintahan; 4) Mampu memanfaatkan berbagai konsep dan metode penelitian untuk menganalisis fenomena pemerintahan;
5) Mampu memanfaatkan berbagai sumber data dan informasi untuk membandingkan konsep dan praktik pemerintahan; 6) Mampu menerapkan metode dan teknik pengambilan keputusan dengan menggunakan pendekatan ilmiah;
8) Mampu mengidentifikasi pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses pengambilan keputusan; 9) Menguasai konsep, metode, dan teknik-teknik kepemimpinan dan pemberdayaan masyarakat;
10) Mampu menguasai dan mengembangkan konsep, metode, dan teknik-teknik pemerintahan serta berkreasi dalam merumuskan alternatif-alternatif kebijakan yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi;
11) Mampu memahami tugas, kewenangan, hak dan kewajiban yang terkait dengan pelaksanaan peran dalam kehidupan publik.
c) Kompetensi Lainnya
Selain kompetensi utama dan kompetensi pendukung. Program Studi IlmuPemerintahan Strata 1 juga merumuskan kompetensi lainnya yang diharapkan dapatmenjadi bekal bagi lulusan dalam memasuki kehidupan kepemerintahan maupunkemasyarakatan. Kompetensi lainnya yang dimiliki lulusan Program Sarjana (S1) IlmuPemerintahan FISIP Unpad adalah:
1) Mampu bersikap dan berperilaku kritis yang bercirikan memiliki komitmen, dedikasi, konsistensi, integritas, tanggungjawab dalam pelaksanaan tugas, baik secara individual maupun kelompok;
2) Mampu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat; 3) Mampu menyampaikan argumentasi secara lisan dan tertulis dengan rasional dan sistematis;
4) Mampu bersikap dan menerapkan prosedur dan etika ilmiah dalam mengumpulkan data dan informasi untuk menganalisis fenomena pemerintahan;
5) Mampu membangun jejaring kemitraan dalam rangka pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan wawasan keilmuan;
6) Mampu bersikap obyektif dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil;
7) Memiliki sikap empati, mendahulukan kepentingan bersama, dan mengedepankan cara-cara dialogis dalam menyelesaikan masalah;
8) Memiliki kemampuan memetakan masalah kebijakan dan berbagai alternatif solusi yang berpihak pada publik; 9) Memiliki sikap dan keterampilan kepemimpinan untuk memberdayakan lingkungannya;
10) Memiliki kepercayaan diri yang tinggi, mampu mengetahui dan mengembangkan potensi diri secara optimal; dan
11) Memiliki kesadaran, integritas, dan keberanian untuk bertanggung jawab atas tindakan dan pengambilan keputusan
2.3. Bahan Kajian
Bahan kajian Program Studi Ilmu Pemerintahan berlandaskan pada: i. Knowledge (K)
Memahami teori-teori sosial, politik, pemerintahan dan hukum, yang melandasi dan berpengaruh pada kegiatan pemerintahan, terutama pada kegiatan pemerintahan lokal.
ii. Motivation (M)
a) Memiliki keingintahuan yang tinggi tentang dinamika perkembangan masyarakat dan pemerintahan.
b) Memiliki motivasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang pemerintahan dan menerapkannya dalam bidang pekerjaan dan kehidupan masyarakat.
c) Memiliki motivasi untuk menganalisis persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat dan pemerintah. iii. Attitude (A)
a) Memiliki sikap yang positif terhadap pengembangan iptek, budaya kerja, kerjasama dan kreativitas dalam merespon kepentingan dan kebutuhan masyarakat terhadap pemerintahan.
b) Mau bekerjasama dengan orang lain dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik. c) Memiliki sikap dan perilaku yang mendukung terwujudnya pemerinthan yang baik.
iv. Ability (A)
a) Mampu memahami dan menguasai pengetahuan secara teoretis dan praktis dalam bidang pemerintahan terutama pemerintahan lokal.
b) Mampu menganalisis dan memecahkan masalah melalui pendekatan ilmiah di bidang pemerintahan terutama pemerintahan lokal. c) Mampu mengevaluasi dan memberikan solusi terhadap gejala-gejala dan persoalan-persoalan pemerintahan terutama persoalan
pemerintahan lokal. v. Skill (S)
a) Mampu menerapkan /mengaplikasikan konsep dan teori pemerintahan dalam bidang pekerjaannya (Keuangan Daerah, Sist Akuntansi Pem-an, Manajemen Proyek, E-Gov, Pelayanan Publik, Sistem Perpajakan Indonesia.
b) Mampu menggunakan metode riset dalam upaya mengetahui dan mengembangkan dan memecahkan masalah-masalah pemerintahan.
12 2.4. Peta Jalan Kurikulum Terintegrasi
Gambaran integrasi desain kurikulum pada jenjang pendidikan S1, S2 dan S3 Program Studi Ilmu Pemerintahan, dapat dilihat di b awah ini:
Bagan 1.1 Peta Jalan Kurikulum Terintegrasi S1, S2, S3 Ilmu Pemerintahan
ILMU PEMERINTAHAN Sarjana (S-1) Magister (S-2) Doktor (S-3)
KURIKULUM
KURIKULUM
Dasar-dasar Logika Filsafat Ilmu Etika Pemerintahan Pengantar Statistik Sosial MPS Kualitatif MPS Kuantitatif
Metodologi Ilmu Pemerintahan Perencanaan Penelitian
Dasar-dasar Ilmu Pemerintahan Dasar-dasar Ilmu Politik
Metode Penelitian Sosial Metodologi Ilmu
Pemerintahan (Lanjutan) Filsafat dan Teori
Pemerintahan Filsafat Ilmu Metode Penelitian Sosial Seminar Metode Penelitian Ilmu Pemerintahan Seminar Kajian Kritis Pustaka Ilmu Pemerintahan Politik Agraria Manajemen Pemerintahan Kebijakan Publik
Proses Legislatif di Indonesia Birokrasi Pemerintahan Indonesia Sistem Pemerintahan Daerah Sistem Pemerintahan Desa Manajemen Sumber Daya Manusia Pemerintahan Pelayanan Publik Kepemimpinan Pemerintahan Pembangunan Politik Perencanaan Pembangunan Pembangunan Lokal
Tata Kelola Keuangan Pemerintahan
Hubungan Pusat dan Daerah
Birokrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik Proses Pemerintahan Lokal-Desa Dinamika Kebijakan Publik Manajemen Pemerintahan *
Teori dan Analisis Kebijakan Publik*
Pembangunan
Pemerintahan Indonesia*
Sistem Ekonomi Indonesia Sistem Hukum Indonesia Studi Konstitusi Teori Politik Ekologi Pemerintahan Perbandingan Pemerintahan Hukum tata Pemerintahan Sistem Politik Indonesia Sistem Pemerintahan Indonesia Pemikiran Politik Indonesia Dasar-dasar Ilmu Sosial Pembangunan Politik Sistem Kepartaian dan Pemilu Civil Society
Analisa Politik dan Pemerintahan Indonesia Konstitusi dan Kelembagaan Pemerintahan Perbandingan Pemerintahan* Demokrasi dan Civil
Society*
Ekonomi Politik Sistem Sosial Indonesia Asas-asas Manajemen Studi Kependudukan Teori Komunikasi Komunikasi Pemerintahan Manajemen Konflik
Kapita Selekta Ilmu Pemerintahan Perubahan Sosial dan Dinamika Pemerintahan
Isu-isu Politik dan Pemerintahan Sistem Pengawasan Pemerintahan Politik Pertahanan & Keamanan E-Government (Teknologi Informasi
Pemerintahan)
Perubahan Sosial dan Isu-isu Pemerintahan
Seminar Isu-isu Pemerintahan Kontemporer
2.5. Peta Jalan Penelitian dan PKM yang terintegrasi dengan Kurikulum
Rumusan kekhasan Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad dari mulai S1, S2 dan S3 adalah ―Local Government Process and Public Policy (Proses Pemerintahan Lokal dan Kebijakan Publik)‖. Berdasarkan rumusan kekhasan tersebut disusun road map penelitian dan PKM Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad sebagai berikut:
Bagan 5.2 Peta Jalan Penelitian dan PKM yang terintegrasi dengan Kurikulum
Kekhasan Kajian Topik/Isu
PROSES
PEMERINTAHAN LOKAL
Tata Kelola Pemerintahan Otonomi Daerah-Desa Kewenangan Daerah-Desa Desentralisasi Birokrasi Pemerintahan Akuntabilitas Publik Pelayanan Publik
Transparansi Pelayanan Publik
e-Government (Teknologi Informasi Pemerintahan) Collaborative Government
Regulasi Kepentingan Publik Manajemen Konflik Kepemimpinan Lokal—Desa Manajemen Pemerintahan Otonomi Lokal—Desa
Kerjasama Antar Daerah, Desa, serta antara Daerah dan Desa Ruang Publik
Pengelolaan APBD dan APBDes
Pengelolaan Anggaran Berbasis Responsif Gender Hubungan Pusat-Daerah
Pembangunan Daerah—Desa
Perencanaan Pembangunan Daerah—Desa Kemitraan Pemerintahan Lokal—Desa Kelembagaan Lokal Organisasi Lokal Model Sosial Pemberdayaan Masyarakat Dll.. LOCAL GOVERNMENT PROCESS
AND PUBLIC POLICY
KEBIJAKAN PUBLIK
Pengelolaan Kebijakan Daerah—Desa Perumusan Kebijakan Daerah—Desa Artikulasi Kebijakan Daerah—Desa Agregasi Kebijakan Daerah—Desa Implementasi Kebijakan Daerah—Desa Evaluasi Kebijakan Daerah—Desa Deliberasi Kebijakan Publik Analisis Kebijakan Publik
Hubungan Eke—Leg Dalam Perumusan Kebijakan Daerah—Desa Kebijakan APBD dan APBDes
Partisipasi Politik Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Isu Kebijakan berbasis Gender (Perempuan dan Anak) Agenda Setting
Aktor Kebijakan Publik Jejaring Aktor (ANT) Rekonstruksi Kebijakan Publik Dll.
POLITIK LOKAL
Demokrasi Lokal—Desa Pemilihan Pemimpin Lokal—Desa Pemilihan Umum DPRD
Pemilihan Kepala Desa Pemilihan Anggota BPD
Hubungan Eksekutif—Legislatif Lokal—Desa
Partisipasi Politik Masyarakat (Publik): Pemilu, Pilpres, Pileg, Pilkada, dan Pilkades
Elit Politik Lokal—Desa
Kekuatan-kekuatan Politik Lokal-Desa Politik Islam Ruang Publik Opini Publik Politik Agraria Civil Society Dll.
14 2.6. Struktur Mata Kuliah
Semester 1
No sandi Mata Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 UNX.10.101 Pendidikan Agama 3(3-0) Etika & Humaniora
Pancasila Kewarganegaraan
2 UNX.10.102 Bahasa Inggris 2(2-0) Bahasa
Bahasa Indonesia
3 Sains, Teknologi dan Sos-Bud 2(2-0)
4 KBLI (Keterampilan Belajar & Literasi Informasi) 1(0-1)
5 Olahraga, Seni, & Kreativitas 1(0-1)
6 Sosial Kemasyarakatan 2(2-0)
7 UNG.10101 Dasar-dasar Ilmu Politik 3(3-0)
8 UNG.10102 Dasar-dasar Ilmu Sosial 3(3-0)
9 G10D101 Praktikum Talenta Pemerintahan 2(0-2)
Jumlah SKS Semester 1 19(15-4)
Semester 2 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 G10D.201 Dasar-dasar Ilmu Pemerintahan 3(3-0)
2 G10D.202 Dasar-dasar Logika 3(3-0)
3 G10D.203 Teori Politik 3(3-0)
4 G10D.204 Sistem Hukum Indonesia 3(2-1)
5 G10D.205 Sistem Sosial Indonesia 3(3-0)
6 G10D.206 Sistem Ekonomi Indonesia 3(3-0)
7 G10D.207 Teori Komunikasi 2(2-0)
Jumlah SKS Semester 2 20(19-1)
Semester 3 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 G10D.301 Filsafat Ilmu 3 (3-0)
2 G10D.302 Pengantar Statistik Sosial 3 (2-1)
3 G10D.303 Asas-asas Manajemen 2 (2-0)
4 G10D.304 Sistem Pemerintahan Indonesia 2 (1-1)
5 G10D.305 Pemikiran Politik Indonesia 2 (2-0)
6 G10D.306 Komunikasi Pemerintahan 2 (1-1) 7 G10D.307 Psikologi Sosial 2 (2-0) 8 G10D.308 Studi Konstitusi 2 (2-0) 9 G10D309 Ekonomi Politik 2 (2-0) Jumlah SKS Semester 3 20 (17-3) Semester 4 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 UNG.50101 Metode Penelitian Sosial Kualitatif 2 (2-0)
2 UNG.50102 Metode Penelitian Sosial Kuantitatif 2 (2-0)
3 G10D.401 Sistem Pemerintahan Daerah 3 (2-1)
4 G10D.402 Sistem Politik Indonesia 3 (3-0)
5 G10D.403 Studi Kependudukan 2 (2-0) 6 G10D.404 Manajemen Pemerintahan 3 (2-1) 7 G10D.405 Etika Pemerintahan 2 (2-0) 8 G10D.406 Hukum Pemerintahan 2 (2-0) 9 G10D.407 Human Relation 2 (1-1) Jumlah SKS Semester 4 21 (18-3) Semester 5 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 G10D.501 Sistem Pemerintahan Desa 3 (2-1)
2 G10D.502 Ekologi Pemerintahan 2 (2-0)
3 G10D.503 Manajemen Sumber Daya Manusia Pemerintahan 3 (2-1)
4 G10D.504 Proses Legislatif Di Indonesia 3 (2-1)
5 G10D.505 Birokrasi Pemerintahan Indonesia 2 (2-0)
6 G10D.506 Tata Kelola Keuangan Pemerintahan 3 (2-1)
7 G10D.507 Pembangunan Politik 2 (2-0)
8 G10D.508 Metodologi Ilmu Pemerintahan 3 (2-1)
9 G10D.509 Politik Agraria 2 (2-0)
Jumlah SKS Semester 5 23 (18-5)
Semester 6 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 G10D.601 Sistem Pengawasan Pemerintahan 2 (1-1)
2 G10D.602 Kebijakan Publik 3 (2-1)
3 G10D.603 Pelayanan Publik 2 (1-1)
4 G10D.604 Sistem Kepartaian dan Pemilu Di Indonesia 3 (2-1)
5 G10D.605 Perbandingan Pemerintahan 3 (2-1)
6 G10D.606 Pembangunan Lokal 3 (2-1)
7 G10D.607 Perencanaan Penelitian 2 (1-1)
8 G10D.608 Manajemen Proyek* 2 (1-1)
G10D.609 Manajemen Konflik * 2 (1-1)
9 G10D.610 Good Governance in Exercising 3 (0-3)
Jumlah SKS Semester 6 23 (12-11)
Semester 7 No sandi Mata
Kuliah Matakuliah Bobot SKS Ket
1 UNX10.701 KKN 3 (0-3)
2 G10D.701 Kepemimpinan Pemerintahan 2 (1-1)
3 G10D.702 Perubahan Sosial dan Dinamika Pemerintahan 3 (2-1)
4 G10D.703 e-Government (Teknologi Informasi Pemerintahan) 2 (2-0)
5 G10D.704 Kapita Selekta Pemerintahan 2 (2-0)
6 G10D.705 Politik Pertahanan dan Keamanan* 2 (2-0)
G10D.706 Isu-isu Politik dan Pemerintahan* 2 (2-0)
G10D.707 Civil Society* 2 (2-0)
G10D.708 Sistem Pemerintahan Islam* 2 (2-0)
7 G10D.709 Skripsi 6 (0-6)
Jumlah SKS Semester 7 20 (9-11)
ISI POKOK MATA KULIAH
UNG.10101 Dasar-dasar Ilmu Politik (MKK) 3(3-0)
Menguraikan dan menjelaskan mengenai peristilahan politik/Ilmu Politik, pengertian dan ruang lingkup serta kajian Ilmu Politik, konsep-konsep pokok Ilmu Politik, pendekatan-pendekatan studi politik, tentang negara, teori/hakikat negara, asal usul negara, fungsi dan tujuan negara, unsur-unsur formal dan material negara, tentang demokrasi, hak asasi manusia, pembagian kekuasaan negara secara vertikal dan horisontal, UUD dan konvensi, sistem kepartaian dan badan-badan pemerintahan, rule
making function, rule application function, dan rule adjudication serta tentang sistem Pemilu (secara ringkas).
UNG.10102 Dasar-dasar Ilmu Sosial (MKK) 3(3-0)
Membahas tentang pengertian sosiologi, ruang lingkup sosiologi, objek dan metode sosiologi, perkembangan sosiologi sebagai ilmu, konsep-konsep sosiologi tentang : masyarakat, proses-proses sosial dan interaksi sosial, organisasi sosial, pranata sosial, ketertiban sosial dan pengendalian sosial, stratifikasi sosial, kekuasaan dan wewenang, mobilitas sosial, perubahan-perubahan sosial dikaitkan dengan gejala-gejala sosial yang terjadi di Indonesia
G10D101 Praktikum Talenta Pemerintahan 2(0-2)
Praktikum ini untuk menggali dan memetakan talenta (minat dan bakat) mahasiswa-baru melalui presentasi, tanya-jawab, dialog, dan diskusi tentang imajinasi, ide/gagasan, pikiran/konsep, pengetahuan, pengalaman dan/atau sikap mahasiswa tentang
governance, praktik pemerintahan, seni pemerintahan, Ilmu Pemerintahan dan/atau etiket pemerintahan dalam forum akademik
untuk kemudian dibekali secara akademik dan etiket dalam menjalani proses pembelajaran selanjutnya. G10D201 Dasar-dasar Ilmu Pemerintahan (MKK) 3(3-0)
Menguraikan tentang pengertian pemerintah, pemerintahan, pemerintahan sebagai suatu ilmu, objek Ilmu Pemerintahan, pemerintahan sebagai kebutuhan, pemerintahan sebagai suatu sistem, tahap-tahap pembangunan pemerintahan, hubungan Ilmu Pemerintahan dengan ilmu-ilmu lain, kekuasaan dalam pemerintahan, macam dan tipe pemerintahan, kepemimpinan dalam pemerintahan, konsep-konsep dalam Ilmu Pemerintahan.
G10D202 Dasar-dasar Logika (MKB) 3(3-0)
Dibahas tentang definisi dan objek dari logika, terminologi logika, bahasa logika, dan jenis-jenis logika. Diberikan juga pengenalan dan pemahaman tentang jenis-jensi definisi serta teknik membuat definisi. Dijelaskan pula tentang inferensi dengan jenis-jenisnya. Dijelaskan juga tentang kesesatan berpikir, jenis-jenis kesesatan yang umum dilakukan, serta upaya untuk mengatasi kesesatan tersebut. Dibahas juga tentang figura dengan model-modelnya dan penggunaan term M (medium) sebagai kunci dalam figura. Dibahas juga tentang modus silogisme dengan bentuk-bentuk silogisme yang didasarkan pada kualitas dan kuantitas kedua proposisi yang menjadi premis-premisnya. Diuraikan dari segi kualitas dan kuantitas proposisi, ada 4 (empat) jenis proposisi yaitu a, e, i, dan o. Keempat proposisi itu akan menghasilkan 16 (enam belas) modus silogisme. Diuraikan juga tentang deduksi dan induksi logika, alat bantu menggunakan diagram venn dan lambang boole. Diberikan pemahaman
16 silogisme kategoris dan silogisme hipotetis. Orientasi dalam logika menggunakan hukum dasar logika. Pengertian tentang kategori dan jenisnya menjadi pokok bahasan sebelum ujian akhir tertulis.
G10D203 Teori Politik (MKB) 3 (3-0)
Menguraikan tentang posisi teori dan filsafat politik dalam studi Studi Pemerintahan; hubungan dan sifat/ciri antara konsep, pemikiran, pengertian teori, dan filsafat politik; arti dan hakekat teori dan filsafat politik, macam/jenis teori politik, derajat teori politik, fungsi dan manfaat (ruang Lingkup) teori dan filsafat politik; perkembangan teori politik.
G10D204 Sistem Hukum Indonesia (MKK) 3(2-1)
Menguraikan pengertian sistem hukum, hukum Indonesia, dan sistem hukum Indonesia, sistem hukum adat dan hukum kebiasaan, sistem hukum islam sistem hukum tata negara, sistem hukum perdata dan sistem hukum dagang. Selanjutnya membahas sistem hukum acara perdata, sistem hukum pidana, sistem hukum acara pidana, sistem hukum administrasi negara, sistem hukum internasional dan sistem hukum nasional.
G10D205 Sistem Sosial Indonesia (MKK) 3(3-0)
Menguraikan dan membahas tentang konsep sistem sosial, kelompok sosial di Indonesia (politik, ekonomi dan kultural), kepemimpinan sosial di Indonesia, struktur majemuk masyarakat Indonesia, perkembangan kebudayaan Indonesia, diversitas Indonesia dilihat dari perkembangannya.
G10D206 Sistem Ekonomi Indonesia (MKK) 3(3-0)
Dibahas mengenai pengertian sistem ekonomi Indonesia, dibahas juga mengenai bentuk-bentuk perekonomian di negana-negara sedang berkembang, tingkat hidup dan peningkatan produksi, pertumbuhan ekonomi, akumulasi sumber daya produksi, manusia dan alam, alokasi, pola pembagian pendapatan dan kekayaan, faktor sosial budaya, struktur perekonomian Indonesia,
income perkapita, serta sistem ekonomi Pancasila dan perspektif perekonomian Indonesia menjelang abad 21 (liberalisme
ekonomi dunia).
G10D207 Teori Komunikasi (MKB) 2 (2-0)
Mata kuliah ini secara umum menguraikan konsep, teori, dan paradigma komunikasi dan filsafat komunikasi, perkembangan teori komunikasi. Secara khusus, membahas teori komunikasi mulai dari pengertian manajemen komunikasi, teori komunikasi massa, teori persuasif dan koersif, sampai teori opini publik, serta efek komunikasi.
G10D301 Filsafat Ilmu (MKB) 3 (3-0)
Dibahas tentang etimologi dan definisi dari filsafat, dan kedudukan filsafat ilmu sebagai salah satu cabang dari filsafat. Pemahaman substansi antar ilmu pengetahuan dan pengetahuan disertai dengan contoh-contohnya. Diberikan pemahaman tentang evolusi pengetahuan berkaitan dengan sejarah timbulnya filsafat. Mitos dan lahirnya filsafat sebagai upaya mencari kebenaran. Diberikan pemahaman tentang perkembangan kebudayaan manusia yang relevansinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pembahasan mengenai pengetahuan ilmiah dan pengetahuan eksistensial. Dipelajari juga berbagai macam aliran dalam filsafat dengan tokoh-tokohnya. Penjelasan tentang aposteriori dan apriori dilengkapi dengan konsep dan contoh-contohnya. Kelebihan dan kekurangan dari positivisme ilmu menjadi pokok bahasan. Antara ilmu manusia dan ilmu alam siapa yang lebih unggul? Pembahasan menjadi komprehensif dan objektif. Memahami aliran neo kantianisme dalam metodologi ilmu. Perkembangan terakhir antara penguasaan ilmu dan pengetahuan etika sehingga membentuk teori etika klasik. Prinsip-prinsip utama etika dalam kegiatan ilmu pengetahuan.
G10D302 Pengantar Statistik Sosial (MKB) 3 (2-1)
Membahas pengertian statistik dan statistika, data statistik dan penyajian data, berbagai ukuran statistik, statistik deskriptif dan statistik induktif.
G10D303 Asas-asas Manajemen (MKB) 2 (2-0)
Membahas tentang pengertian dan ruang lingkup manajemen; sejarah perkembangan teori manajemen; mashab-mashab serta fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengkoordinasian, komunikasi, dan pengawasan, serta penjelasan singkat mengenai manajemen konflik.
G10D304 Sistem Pemerintahan Indonesia (MKK) 2 (2-1)
Menguraikan pemerintahan Indonesia dengan pendekatan sistem, sistem pemerintahan parlementer, presidensil, dan campuran. Selain itu menguraikan sistem pemerintahan demokrasi, sistem pemerintahan demokrasi versus sistem pemerintahan otoriter, serta sistem pemerintahan dan kelembagaan serta konstitusi di Indonesia.
G10D305 Pemikiran Politik Indonesia 2 (2-0)
Membahas mengenai berbagai pemikiran politik Indonesia, menjelaskan sejarah terbentuknya struktur dan kelembagaan negara termasuk filosofi dan berbagai budaya masyarakat yang menjadi fondasi lahirnya negara Indonesia. Menggambarkan kepolitikan yang mendasari lahirnya konsep-konsep politik di Indonesia.
G10D306 Komunikasi Pemerintahan (MKK) 2 (1-1)
Membahas tentang substansi dan paradigma komunikasi dalam proses pemerintahan dan politik, ideoIogi-ideologi komunikasi, teknik-teknik informasi, public opinion, komunikasi timbal balik, dan teknik-teknik propaganda, campaign management.
Membahas tentang sejarah, pengertian konsep dan ruang lingkup psikologi sosial; aliran-aliran dan penggunaan metode dalam psikologi sosial; hubungan dengan disiplin ilmu lain terutama dengan Sosiologi dan Antropologi; tingkah laku manusia dalam situasi sosial dan dinamika kelompok, serta faktor penentunya.
G10D308 Studi Konstitusi (MPB) 2 (2-0)
Mata kuliah ini menguraikan hal-hal yang berkaitan dengan konstitusi dan konstitusionalisme termasuk di dalamnya UUD 1945 sebagai konstitusi Indonesia.
G10D309Ekonomi Politik 2 (2-0)
Membahas, keterkaitan ekonomi dan politik dengan pendekatan demografi, geografi, sistem, fungsi pemerintahan dalam ekonomi, politik dan kebijakan ekonomi, pengaruh penerimaan dan pengeluaran, privatisasi, serta lembaga-lembaga ekonomi. UNG.50101 Metode Penelitian Sosial Kualitatif (MPB) 2 (2-0)
Membahas secara umum pengertian metode, research serta hal-hal yang diperlukan dalam research, langkah-langkah dalam research, metode dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik analisis data hasil research khususnya dalam bidang sosial (pemerintahan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif
UNG.50102 Metode Penelitian Sosial Kuantitatif (MPB) 2 (2-0)
Membahas secara umum pengertian metode, research serta hal-hal yang diperlukan dalam research, langkah-langkah dalam
research, metode dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik analisis data hasil research khususnya dalam bidang sosial
(pemerintahan) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif G10D401 Sistem Pemerintahan Daerah (MKK) 3 (2-1)
Menguraikan penyelenggaraan pemerintahan di daerah, landasan hukum dan dasar pertimbangan perlunya pemerintahan di daerah; azas penyelenggaran pemerintahan daerah (desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan), hubungan pusat-daerah, otonomi daerah (jenis-jenis dan faktor yang mempengaruhinya), demokrasi tingkat lokal, hubungan ekesekutif dan legislatif tingkat lokal, pemerintahan daerah di negara kesatuan dan federal, Local Good Governance dan Reinventing Government.
G10D402 Sistem Politik Indonesia (MKK) 3 (3-0)
Menjelaskan makna sistem, makna politik, makna sistem politik, sistem politik Indonesia, proses input, konversi, output, budaya politik, dan kecenderungan budaya politik Indonesia, komponen-komponen suprastruktur politik, lingkungan domestik maupun internasional, mekanisme dan dinamika sistem politik Indonesia (awal kemerdekaan, parlementer, terpimpin, orde baru, dan reformasi)
G10D403 Studi Kependudukan (MKB) 2 (2-0)
Membahas tentang konsep dasar dan teori demografi dan studi kependudukan; variable-variabel demografi dan non demografi, serta sumber-sumber data kependudukan. Selain itu menguraikan tentang permasalahan kependudukan yang dihadapi negara Indonesia dan negara berkembang lainnya, dasar teori kebijakan kependudukan, beberapa pendekatan dan pokok-pokok pikiran yang perlu dipertimbangkan dalam rangka pemecahan masalah-masalah kependudukan, dan tentang pelaksanaan kebijakan kependudukan.
G10D404 Manajemen Pemerintahan (MKB) 3 (2-1)
Membahas tentang kegiatan manajemen dalam pemerintahan, yaitu dalam hal perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan penganggaran. Selain itu, juga menguraikan tentang manajemen pemerintahan suatu negara, baik manajemen pemerintahan tingkat desa/kelurahan, manajemen pemerintahan tingkat Daerah, dan manajemen pemerintahan tingkat Pusat, serta pelaksanaankoordinasi pemerintahan.
G10D405 Etika Pemerintahan (MPB) 2 (2-0)
Membahas dan menguraikan tentang posisi teori dan filsafat pemerintahan/politik dalam studi Studi Pemerintahan; hubungan dan sifat/ciri antara konsep, pemikiran, pengertian dan filsafat pemerintahan/politik; arti dan hakekat filsafat pemerintahan, macam/jenis teori pemerintahan/politik, derajat teori, fungsi dan manfaat (ruang lingkup) teori dan filsafat pemerintahan/politik; filsafat pemerintahan klasik; filsafat pemerintahan modern dan pasca modern; kontemporer; teori-teori dasar, middle dan umum, serta pandangan etikanya.
G10D406 Hukum Tata Pemerintahan (MKK) 2 (2-0)
Membahas pertumbuhan terminologi hukum tata pemerintahan yang berasal dan termasuk Hukum Administrasi Negara, membahas penentuan scope Hukum Tata Pemerintahan melalui rumusan teori/definisi para ahli hukum serta metode pemisahan Hukum Tata Pemerintahan dengan Hukum Tata Negara dalam arti luas, membahas tindakan/perbuatan hukum alat perlengkapan negara terutama dari bentuk ketetapan (beschikking) sebagai landasan hukum dalam era pembangunan dikaitkan dengan tujuan negara sebagai weIfare state (negara kesejahteraan) serta Peradilan Tata Usaha Negara.
G10D407 Human Relation 2 (1-1)
Matakuliah ini menguraikan pemikiran, konsep, dan/atau teori serta mencontohkan pengalaman, etiket, dan/atau keberhasilan-praktik tentang human-relation dalam kajian Ilmu Pemerintahan dan/atau dalam aktivitas dan proses governance bagi para pelaku/penyelenggara pemerintahan baik selaku civitas-academica maupun stakeholder pemerintahan.
G10D501 Sistem Pemerintahan Desa (MKK) 3(2-1)
Membahas dan menguraikan tentang desa dalam berbagai sudut pandang, politik dan pemerintahan desa (rural politics); kedudukan pemerintahan desa/kota dalam sistem pemerintahan secara keseluruhan; kelembagaan-kelembagaaan desa; dan aktor-aktor dinamik desa.
18 Menguraikan mengenai: konsep ekologi, ekologi manusia, pendekatan ekologi manusia, faktor-faktor ekologi manusia, ekologi sosial, analisa ekologi pemerintahan, Model-model ekologi pemerintahan.
G10D503 Manajemen Sumber Daya Manusia Pemerintahan (MKB) 3(2-1)
Membahas dan menjelaskan permasalahan SDM khususnya di Indonesia, perbedaan dan persamaan MSDM dengan Manajemen Personalia, pendekatan dan pengertian MSDM, pengadaan dan pengembangan tenaga kerja (perencanaan aparat pemerintah), kompensasi, integrasi, pemeliharaan, kedisiplinan, pemberhentian, konflik dalam organisasi, serta penjelasan singkat mengenai
total quality control dan quality control circle.
G10D504 Proses Legislatif Di Indonesia (MKB) 3 (2-1)
Membahas tentang proses politik penetapan peraturan perundang-undangan baik tingkat pusat, daerah, maupun desa. Hubungan eksekutif dan legislatif dalam menyusun peraturan perundang-undangan baik tingkat pusat, daerah, maupun desa. serta membahas teknik pembuatan peraturan, seperti tata bahasa, sistematika, dan kaidah-kaidah formal maupun materiil. G10D505 Birokrasi Pemerintahan Indonesia (MKB) 2 (2-0)
Membahas mengenai konsep-konsep birokrasi dan perkembangannya di Indonesia, hubungan birokrasi dan politik, perkembangan teori birokrasi.
G10D506 Tata Kelola Keuangan Pemerintahan (MKB) 3 (2-1)
Menguraikan tentang pengertian keuangan pemerintah RI, baik yang berkaitan dengan keuangan negara maupun yang menyangkut masalah keuangan Pemerintah di Daerah (Propinsi, Kabupaten/Kota), termasuk keuangan desa. Memberikan pemahaman tentang keuangan negara antara lain menyangkut penerimaan dan pengeluaran keuangan negara serta beberapa kebijakan keuangan pemerintah (moneter, fiskal dan internasional). Selanjutnya pembahasan keuangan daerah meliputi penerimaan dan pengeluaran keuangan daerah, macam-macam sumber keuangan daerah serta hubungan keuangan daerah dengan keuangan negara, termasuk di dalamnya membahas anggaran yang meliputi pengertian anggaran, jenis-jenis anggaran, fungsi anggaran, Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
G10D507 Pembangunan Politik (MKB) 2 (2-0)
Membahas pertumbuhan dan perkembangan kehidupan politik suatu bangsa dan negara, khususnya di Indonesia baik secara struktural, kelembagaan, maupun perilaku. Selain itu mengkaji konsep-konsep, sosialisasi politik, budaya politik, parlementaria, pemilu, kedudukan militer dan birokrasi dalam politik, integrasi nasional, serta masalah-masalah demokrasi.
G10D508 Metodologi Ilmu Pemerintahan (MPB) 3 (2-1)
Membahas mengenai penerapan metode penelitian dalam mengkaji fenomena pemerintahan, membangun, menerapkan, menyeleksi teori dan strategi, etika, penelitian pemerintahan, etika masyarakat ilmiah, etika masyarakat pengguna, etika masyarakat objek penelitian, dan etika penelitian.
G10D509 Politik Agraria (MKK) 2 (2-0)
Menguraikan sejarah perundang-undangan agraria sejak masa Hindia Belanda sampai masa Proklamasi Kemerdekaan serta setelah berlakunya Undang-undang Pokok Agraria dan dibahas usaha-usaha menghilangkan duaIisme hukum dalam lapangan agraria/pertanahan. Juga dibahas tentang keterkaitan pertanahan dengan gejala sosial politik konflik pertanahan.
G10D601 Sistem Pengawasan Pemerintahan (MKB) 2 (1-1)
Membahas mengenai pengawasan, aspek-aspek pengawasan, ruang lingkup pengawasan, pengawasan internal dan eksternal, pengawasan sosial dan politik, pengawasan fungsional, pengawasan melekat, dan pengawasan pembangunan.
G10D602 Kebijakan Publik (MKB) 3 (2-1)
Membahas tentang masalah kebijakan yang akan diagendakan ke dalam perumusan kebijakan dan diadopsi ke dalam implementasi kebijakan serta dilakukan evaluasi kebijakan. Dibahas pula tentang kerangka dasar analisis kebijakan publik yang lebih berorientasi pada penelitian kebijakan (policy research).
G10D603 Pelayanan Publik (MKB) 2 (1-1)
Membahas pengertian dan kaitan masyarakat dengan kepentingan umum, pengertian dan makna pelayanan publik beserta ruang lingkupnya, pelayanan publik dan birokrasi, penyelenggara dan pelaksana manajemen pelayanan publik dan sipil, sasaran dan bentuk-bentuk manajemen pelayanan publik dan sipil, faktor pendukung pelaksana pelayanan publik dan sipil, motif dan sikap serta tingkah laku dalam pelayanan publik dan sipil.
G10D604 Sistem Kepartaian dan Pemilu Di Indonesia (MKK) 3 (2-1)
Membahas perkembangan kepartaian dan pemilihan umum di Indonesia, pola-pola sistem kepartaian yang pernah berlaku di Indonesia, voting behavior, isu-isu sekitar Pemilihan Umum, tingkah laku partai politik dan organisasi massanya, mekanisme sekitar restrukturisasi kepartaian serta sistem rekruitmen dalam pemilu serta analisis perundang-undangan yang berlaku, yang mengatur kepartaian dan pemilu di Indonesia.
G10D605 Perbandingan Pemerintahan (MKK) 3 (2-1)
Menguraikan tentang makna perbandingan khususnya perbandingan sistem pemerintahan dan pendekatan-pendekatan studi perbandingan sistem pemerintahan, serta melakukan analisis dalam membandingkan pemerintahan.
G10D606 Pembangunan Lokal (MKB) 3 (2-1)
Menjelaskan tentang teori pembangunan, pendekatan-pendekatan dalam pembangunan dan pembangunan masyarakat, strategi-strategi untuk perubahan, strategi-strategi pembangunan masyarakat: pengembangan komunitas (community development),Participatory
Rural Appraisal, konsep kapital sosial dan pengembangannya. Perkuliahan dilengkapi dengan melaksanakan kegiatan