PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hal ini terjadi karena indeks yang diterima nelayan naik sebesar 1,09 persen dengan indeks yang dibayar turun sebesar 0,85 persen dan indeks biaya produksi
Kenaikan nilai tukar pada subsektor peternakan terutama dipengaruhi oleh meningkatnya indeks harga kelompok unggas dan hasil ternak masing-masing sebesar 2,00 persen
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok konsumsi rumah tangga yaitu bahan makanan 3,63 persen, makanan jadi 0,55 persen, perumahan 0,16 persen,
Penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 0,72 persen selama Agustus 2016, secara umum dipengaruhi oleh penurunan nilai tukar subsektor tanaman pangan sebesar 1,45
It mengalami kenaikan sebesar 0,31 persen dipicu indeks penangkapan laut meningkat sebesar 0,32 persen dan indeks penangkapan perairan umum tidak mengalami perubahan
Hal ini terjadi karena peningkatan indeks harga yang diterima nelayan budidaya (It) sebesar 0,67 persen sedamgkan indeks yang dibayar (Ib) turun sebesar 0,12
Penyebab kenaikan indeks yang dibayar petani (ib) adalah naiknya indeks pada subkelompok konsumsi rumah tangga (IKRT) sebesar 0,95 persen, dan indeks biaya produksi dan
Hal ini terjadi karena peningkatan indeks harga yang diterima nelayan budidaya (It) sebesar 0,29 persen dan indeks yang dibayar (Ib) hanya naik sebesar 0,19 persen dengan