• Tidak ada hasil yang ditemukan

TENTAN. Menimbang : a NOMOR :03 TAHUN 2004 BUPATI KATINGAN,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TENTAN. Menimbang : a NOMOR :03 TAHUN 2004 BUPATI KATINGAN,"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KATINGAN

NOMOR

:03

TAHUN

2004

TENTAN

PEMBENTUKAN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA

KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN K,ATINGAN

DENGAN RAHMATTUHAN YANG MAHA ESA

Menimbang

:

a.

Mcngrngat

:

1.

b.

BUPATI KATINGAN,

bahwa dengan terbentuknya Kabupaten Katingan

dan

dalam

rangka pelaksanaan Otonomi Daerah

yang luas,

nyata dan

bertanggung

jawab

dipandang

perlu

membentuk susunan Organisasi c{an Tata Kerja Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan;

bahwa untuk melaksanakan sebagaimana dimaksud pada huruf

(a) diatas perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Katingan.

Undang

-

Undang Nomor 27 Tahun

i959

tentang Pembentukan

Daerah

l

rngkat

II

Kalimantan (Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 72 Tahun 1959, Tambahan Lernbararr Negara

Nomor 1820);

Undang

-

Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang fernerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 60 Tahun

1999, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);

Undang

-

Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan

Keuangan

antara

Pemerintah Pusat

dan

Daerah (Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 1999, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3Ba8);

2.

3.

(2)

4. Undang

-

Undang Nomor 5 Tahun 2002

tentang

Pembentukan

Kabupaten

Katingan,

Kabupaten

Seruyan,

Kabupaten

Sukamara, Kabupaten

Lamandau,

Kabupaten Gunung Mas,

Kabupaten Pulang Pisau,

Kabupaten

Murung

Raya

dan

Kabupaten

Barito Tjmur

di

Propinsi

Kalimantan Tengah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 18,

Tambahan Lembaran Negara Nomor 4180 );

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2000

tentang Kewenangan Pemerintah

dan

kewenangan Propinsi

sebagai Daerah Otonom

(

Lembaran Nega;a Republik Indonesia

Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lemharan Negara Nomor

3e52 );

Peraturan Pemerintah Republik Indorresia Nomor B Tahun 2003

tentang

Pedoman Organisasi Perangkat

Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 14);

Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah f{omor

21 Tahun 2000 tentang Teknik Penyusunan dan Materi Muatan Produk-Produk Hukum Daerah;

Peraturan Daerah Kabupaten Katingan Nomor 03 Tahun 2003

tentang Kewenanga" Pemerintah Kabupaten Katingan sebagai Daerah Otonom.

Dengan Persetujuan

DEWAN PERWAKII.AN

MKYAT

DAERAH KABUPATEN KATINGAN

MEMUTUSKAN:

PERATURAN

DAEMH

IGBUPATEN

KATiNGAN

TENTANG

PEMBENTUIGN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP. 5. 6. 7. B. Menetapkan BAB

I

(3)

i ll:,'l

BAB

I

KETENTU,IN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

a.

Daerah Otonom selanjutnya disebut daerah adalah kesatuan

masyarakat hukum

yang

mempunyai

batas

daerah tertentu

berwenang mengatur

dan

mengurus kepentingan masyarakat

setempat menurut prakarsa nlasyarakat

sendiri

berdasarkan

aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan Republik indonesia;

b.

Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah beserta Perangkat Daerah Otonom yang lain sebagai Eksekutif Daerah Kabupaten Katingan;

c.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah Dewan Penvakilan Rakyat Daerah Kabupaten Katingan;

d.

Bupati adalah Bupati Katingan;

e.

Sekretaris

Daerah

adalah Sekretaris Daerah

Kabupaten Katingan;

f.

Kantor

Lingkungan

Hidup

adalah

Unsur

Pelaksana Teknis

Pemerintah Kabupaten Katingan

di

bidang Lingkungan Hidup yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati;

q.

Kepala

Kantor adalah Kepala Kantor

Lingkungan Hidup

Kabupaten Katingan ;

h.

Unit Pelaksana Teknis adalah Unit Pelaksana Teknis Kantor pada

Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan;

i.

Kepala

Unit Pelaksana Teknis adalah Kepala

Unit

Pelaksana

Teknis Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan.

I

Kelompok Jabatan Fungsional adalah kelompok Pegawai Negeri

Sipil yang mclaksanaxan tugas khusus sesuai dengan keahlian

dan

kebutuhan

pada Kantor

Lingkungan

Hidup

Kabupaten Katingan;

k.

Ketua Kelompok Jabatan Fungsional adalah Pimpinan Kelompok

Jabatan

Fungsronal

Kantor

Lingkungan

Hidup

Kabupatert Katingan.

BAB

II

i-u,l.

i

(4)

BAB

II

KEDUDU;(AN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI Bagian Pertama

KEDUDUKAN

Pasal

2

(1)

Kantor

Lingkungan

Hidup adalah Unsur

Pelaksana Teknis Pemerintah Kabupaten Katingan;

(2)

Kantor Lingkungan Hidup dipimpin oleh seorang Kepala Kantor

yang berada dibarvah

dan

bertanggung

jawab

kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Bagian Kedua TUGAS POKOK

P,rsal 3

Kantor

Lingkungan

Hidup

mempunyai

tugas

melaksanakan

keurenangan

otr,nomi daerah

Kabupaten Katingan

di

bidang Lingkungan Hidup dalam rangka pelaksanaan tugas desentralisasi.

Bagian Ketiga

FUNGSI Pasal 4

Untuk melaksanakan tugas-tugas terse,but

pada

pasal

3

diatas,

Kantor Lingkungan Hidup mempunyai fungsi :

a.

Pengendalian

Dampak

Lingkungan

Hidup

dalam

arti pencegahan dan penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan di Daerah;

b.

Pengawasan

terhadap

.sumber

dan

kegiatan-kegiatan

pencemaran

dan

kerusakan lingkungan

serta

pengu*'asan

lingkungan

serta

pengawasan pelaksanaan analisis dampak lingkungan;

c.

Pelaksanaan pelestarian dan pernulihan kualitas lingkungan;

(5)

i"if;.,: ij i ..

r.rrci,i:

. i ::.,fir

d.

Penerapan dan penSembangan fungsi informasi lingkungan;

c.

Penyuluhan dan peningkatan peran serta masyarakat;

f

.

Melakukan urusan ketatausairaan Kantor

g

Pclaksanaan'tugas yang diberikan oleh Bupati.

Bagian Keempat

UNIT PELAKSANA TEKNIS KANTOR Pasal 5

Unit

Pelaksana

Teknis

Kantoi'

adalah unsur

penunjang yang

pembentukannya SSSUai

kebutuhan

dan

kemampuan setelah dilakukan Analisis Beban Ker-ja darr Analisis Jabatan

Pasal

6

(1)

Unit Pelaksana Teknis Kantor Lingkungan Hidup adalah Unsur

Pelaksana

Teknis

yang

mempuyai

tugas

melaksanakan sebagian tugas Kantor Lingkungan

Hidup;

I

(2)

Unit Pelaksana Teknis Kantor Lingkungan Hidup dipimpin oleh

seorang Kepata

Unit

Pelalcsan; Teknis Kantor yang berada

dibawah

dan

bertanggung

jawab

langsung kepada Kepala

Kantor.

(3)

Unit

Pelaksana teknis dibentuk berdasarkan kebutuhan dan ditetapkan berdasarkan berdasarkan keputusan Bupati.

Bagian

Kelima

'

KELOM POK JABATAN FUNGSIONAL Pasal 7

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan tugas khusus sesuai keahlian dan kebutuhan.

Pasal

B

(1)

Kelompok labatan Fungsional dimaksud pada Pasal T terdiri dari

sejumlah

tenaga, dalam

jenjang labatan

Fungsional yang

terbagi dalam

berbagai kelompok sesuai dengan

bidang keahliannya;

(2)

Setiap kelompok tersebut pada ayat

(1)

Pasat ini, dipimpin oleh

seorang tenaga fungsional

yang senior yang ditunjuk

oleh

Bupati atas usul Kepala Kantor melalui. Sekretaris Daerah dan bertanggung jawab kepada l(epaia Kantor;

(6)

(3) Jumlah Jabatan dan Tenaga Fungsional tersebut pada ayat (1)

Pasal ini, ditentukan be,-dasarkan kebutuhan dan beban kerya;' ' Pembinaarr terhadap tenaga fungsional dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

BAB

III

SUSUNAN ORGANISASI (4)

Pasal 9

(1)

Susunan organisasi Kantor Lingkungan Hidup terdiri dari :

a.

Kepata Kantor.

b.

Sub Bagian Tata tJsaha.

c.

Seksi Pengawasarr dan pengendalian.

d.

,

Seksi Pencegahan dampak

lingkungan

.:

e.

Seksi Pelestarian dan pemulihan.

f

.

Unit Peiaksana Teknis (UpT).

g.

Kelompok Jabatan Fungsional.

(2)

Bagan

struktur

organisasi

Kantor

Lingkungan

Hidup sebagainrana iercantum daram rampiran peratuian Daerah ini;

(3)

Lampiran Peraturan Daerah sebagaimana tersebut pada pasal g

ayat

(2) ini

merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan denqan Peraturan Daerah ini.

BAB IV

TATA KER]A

.

pasal

10

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala

Kantor,

Kepala Sub Bagian

Tata

usaha

dan

Kepala

seksi

menerapkan prinsip

kr.rordinasi,

integrasi

dan

sinkronisasi

secara

vertikat

dan

horizontal;

Kepala

sub

Bagian Tata Usaha dan Kepala seksi pada Kantor

Lingkungan

Hidup

bertanggung

jawab

memimpin

dan

mengkoordinasikan

bawahannya

masing-masing

dan

memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.

(1)

(2)

-1()

(7)

.ll

C

Pasal

11

(1)

Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Kepala Seksi mengikuti dan

mematuhr,

retunjuk dan

bertanggung

jawab

kepada atasan masing-masing dan rTlenyampaikan laporan pada waktunya;

(2)

Setiap laporan yang diterima pimpinan satuan organisasi dari bawahan, oiolah dari dipergunakan sebagai bahan penyusunan lebih lanjut untuk memberikan petunjuk kepada bawahannya.

Pasal Lz

Para Kepala Seksi menyampaikan laporan pada waktunya sesuai

dengan bidang

tugasrya

menampung

dah

menyusun l.rporan

tersebut untuk disampaikan

tepat

pada waktunya kepada Kepala

Kantor melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha.

Pasal 13

Dalam

menyampaikan

laporan kepada atasan,

ternbusan

disampaikan

pula

kepada Satuan Organisasi

lain

yang

secara

iungsional memDunyai hubungan kerla.

( 1) (2) (3) BAB V KETENTUAN

LAIN-I+IN

Pasal L4

Jenjang

jabatan

kepangkatan

serta

susunan kepegawaian

akan

ditetapkan kemudian

oleh

Bupati sesuai

dengan Peraturan PcrundartE

-

undangan yang. berlaku;

Uraian

tugas

yang secara

rinci

akan

ditetapkan kemudian dengan Keputusan Bupati;

Hal

hal

yang

belum

diatur dalam

Peraturan Daerah ini

sepanjang mengenai pelaksanaannya akan

diatur

kemudiari dengan keputusan Bupati.

(8)

KErENfrfil

I'inrrro

Pasal

1S

(

1)

Dengan

berrakunya

peraturan Daerah

ini

maka

segara

ketentuan y.a,ng

.uertentangan dengan

pu.uturrn

Daerah ini

dinyaraka,r

lioal bertail

tii;

(2)

Peraturan

Daerah

ini

-

mulai

berlaku

sejak

tanggal

diundangkan.

r

Agar

setiap

oranq

mengetalr

uinya,

memerintahkan

pengundarlgan peraturan oae11r ini_

aen#n

penempqtannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Katingan.

Ditetapkan

di

Kasongan

Pada

tanggal

L7 Januari 2OO4

ffenrr

KATTNGAN,

V

h

rT

"- v1/'

DUWEL RAWING D:Lrrdangkan di Kaslngan

Pad,r t,'rngg,rl 17 )anuari 2OO4

Sekretaris

Daerah Katingan,

lr. GATTN RANGKAT

Pembina Utama Muda N'P. oBO

063

389

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN

KATINGAN

TAHUN 2004, NOMOR ; 03

Seri

D

(9)

-q

o

o

aJ c._ (O! (fr(o c:)

oc

r.4 ,O fon :ZN I 6l ra I }l E s o> z.<

fe

<-(9v U9 t!J o-(n Y UJ (/) P z )l s !' Y c (E ci, = 'i, ..o Y. f U u tu o:) r) ,c :z p ! 'C Cii .c f ll Or C

,'

L o ?-dro rii Y. th f'(G l-' 6

S'E

.ro =Or ur ;< Ftsv

s885

]NN= co c'c P < :l ro.if Y.E=A

-.oC-*FAE

d-n

9' trlo<-x

o...--.

(9 1 F $ zC, tlJ

.-ks

do

9cr -O o) <=(o da) el ru;

E

6;

o-c)''-O o,<, 6', d. N

-o <*

o-

Pi

2fiS

Jr

z

d

f . E9

k98ie

dccc tuo(ooJ O-ZFF d H

t

1s

Bf;

3r

:)< z F

sz'

=6

)l;

8e

z-otrJ U Y

vx

z

(, c F d UJ g o o f\l /o :) C ,o f\ c l! ol c o ,o Y. € C ro -:.c'l c ,o 1f, C

)

i5

a#*2

(10)

t.

PERATURAN DAEMH IGBUPATEN IGTINGAN

;I

NOMOR

03

TAHUN 2OO4

TENTANG

PEMBENTUKAN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KER]A KANTOR UNGKUNGAN HIDUP KABUPATEN IGTINGAN Umum

1.

Dengan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor

5

Tahun 2002 tentang

Pembentukan Kabupaten ,Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Suka

Mara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung

Mas, Kabupaten Murung Raya

dan

Kabupaten Barito

Tmlrr

di

Propinsi

Kalimantan Tengah maka dalam rangl:a pelaksanaan Otonomi Daerah yang

luas, nyata dan bertanggungjawab perlu ditindak lanjuti dengan penetapan

Peraturan Daerah Kabupaten Katingan

tentang

Pembentukan Susunan

Organisasi dan Tata Kerya Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan.

2.

Susunan Organisasi dan

Tata

Kerl'a Kantor Lingkungan Hicrrp Kabupaten

Katingan sebelumnya

belum

ter"bentuk, berdasarkan Peraturan Dierah

Kabupaten Katingan Nomor 03 Tahun 2003 tentang Kewertangan Kabupaten

Katingan sebagai daerah otonom dan sesuai kebutuhan

dan

beban kerja

perlu diadakan penataan kelernbagaan yang disesuaikan dengan Peraturan

Femerintah Republik Indonesia Nomor

B

Tahun

2003

tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah yang diarahkan untuk melakukan koreksi dan

penyempurnaan terhadap segala kekurartgan yang terjadi pada pelaksanaan

kebijakan desentralisasi sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan fungsi

utama birokrasi yaitu pelayanan publik yang secara langsung bersentuhan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

(11)

-33-3.

Kantor r-ingLrngun Hidup adalah sebagai unsur Petaksana Teknis Pemerintah ' Daerah yang mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan tugas khususnya di Bidang Kehutanan Kabupaten Katingan.

Oleh karena itu agar organisasi Kantor Lingkungan Hidup dapat melaksanakan

tugas

dan

fungsinya dengan

baik

perlu menetapkan petunjuk pelaksanaan

sebagaimana termaksud dalam ketentuan bab, pasal

demi

pasal peraturan daerah ini

II.

Pasal demi pasal

'Pasal 1 sampai dengan pasal 15

cukup jelas

Ditetapkan

di

Kasongan

2004

NtP. 080.063 389

LEMBARAN DAERAH IGBUPATEN KATINGAN

TAHUN 2oc4: liOl'lOR : 03 $sri D.

ggal

17

Januari

6zu)

Diundangkan

di

Kasongan

t7 Januari 2004

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengujian yang dilakukan pada Nutify, tingkat akurasi pengenalan gambar manusia telanjang menggunakan metode Hebbian Learning dan Back Propagation

Rendahnya perolehan siklodekstrin pada penggunaan suhu reaksi 50 dan 55 o C, menunjukan bahwa kendatipun proses pemutusan rantai cabang amilopektin dari pullulanase

Dalam kesempatan yang istimewa ini, secara khusus kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang telah memberikan kontribusinya, terutama

Tetapi jika gagal, guru perlu memotivasi siswa agar lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran, dan perlu dilakukan perbaikan dengan mengoptimalkan proses belajar mengajar dan

Seeara teoritis jalan yang direncanakan dengan VJP pada kondisi di tumit lengkung akan mengalami volume lalu lintas lebih besar dari volume perencanaan selama ± 30 jam dari 365

(Syamsuriputra et al., 2006) Secara alami asam sitrat merupakan produk metabolisme primer, tidak diekskresi oleh mikroorganisme dalam jumlah yang cukup berarti dan

PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA RUAS.. JALAN MAYJEND