• Tidak ada hasil yang ditemukan

Volume 5 Number 4 Article 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Volume 5 Number 4 Article 1"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Uang palsu yang dilaporkan oleh masyarakat dan bank kepada Bank Indonesia Bengkulu pada triwulan laporan mengalami penurunan dibanding triwulan sebelumnya, baik secara nilai

Bank nasional terdiri dari Bank Persero, Bank Umum Swasta Nasional Devisa, Bank Umum Swasta Non Devisa dan Bank Pembangunan Daerah, sedangkan bank asing adalah Kantor Cabang

Dari rumusan tersebut terlihat bahwa permintaan uang oleh masyarakat ditentukan oleh tingkat GDP riil, tingkat suku bunga (return) dari jenis simpanan atau assets lainnya (dalam hal

Defisit transaksi berjalan triwulan II 2014 mencapai USD9,1 miliar (4,27% PDB), lebih rendah dibandingkan dengan defisit sebesar USD10,1 miliar (4,47% PDB) pada periode yang

Dari sisi domestik, peningkatan IHSG didorong oleh rilis data perekonomian sepanjang triwulan III 2016 yang lebih baik dari ekspektasi pasar, diantaranya neraca perdagangan

Mengacu kepada Loss Function dari pemerintah/bank sentral (lihat persamaan 1), apabila pemerintah/bank sentral melakukan kebijakan discretion maka pemerintah/bank sentral

Trend penguatan nilai tukar rupiah dan penurunan inflasi juga terus berlangsung, sehingga masih memberikan ruang gerak bagi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga guna

Dari sisi kebijakan moneter, peningkatan T-Bills ini tidak akan memberikan peningkatan kembali kepada uang beredar karena melalui kebijakan yang aktif bank sentral