xii
DAFTAR NOTASI
: Jumlah anting yang dihasilkan flask (i) dengan susunan wax (j) (pcs).
: Kebutuhan batu untuk anting (gr/pcs).
: Beban biaya batu (Rp./gr).
: Kebutuhan batu untuk cincin (gr/pcs).
: Beban biaya refining bahan dan warna (k) % kadar (l) (Rp./gr).
: Kebutuhan batu untuk gelang (gr/pcs).
: Beban biaya grains bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (Rp./gr).
: Kebutuhan batu untuk liontin (gr/pcs).
: Total kerusakan batu proses cor dari flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Beban biaya reparasi bahan dan warna (k) % kadar (l) (Rp./gr).
: Beban biaya tepung (Rp./gr).
: Beban biaya tenaga kerja untuk anting (Rp./pcs).
: Beban biaya tenaga kerja untuk cincin (Rp./pcs).
: Beban biaya tenaga kerja untuk gelang (Rp./pcs).
: Beban biaya tenaga kerja untuk liontin (Rp./pcs).
: Beban biaya utilias mesin cor (Rp./flask)..
: Beban biaya utilitas mesin tepung (Rp./flask)..
: Beban biaya utilitas mesin wax (Rp./gr).
xiii : Beban biaya wax (Rp./gr).
: Jumlah cincin yang dihasilkan flask (i) dengan susunan wax (j) (pcs).
: Biaya bahan baku produksi dari flask ukuran diameter dan tinggi (i) untuk pola susunan wax (j) (Rp./flask).
: Biaya utilitas mesin untuk flask diameter tinggi (i) pola (j) (Rp./flask).
: Biaya lost dan repair proses produksi dari flask ukuran diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) bahan warna (k) % kadar (l) (Rp./flask)..
: Biaya tenaga kerja dari flask ukuran diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (Rp./flask).
: Toleransi variable cost ratio (%).
: Permintaan anting untuk bahan dan warna (k) dengan kadar (l) (pcs).
: Permintaan cincin untuk bahan dan warna (k) dengan kadar (l) (pcs).
: Permintaan gelang untuk bahan dan warna (k) dengan kadar (l) (pcs).
: Permintaan liontin untuk bahan dan warna (k) dengan kadar (l) (pcs).
: Volume empty room flask diameter & tinggi (i) susunan wax (j) ( ).
: Volume tabung flask diameter & tinggi (i) pola susunan wax (j) ( ).
: Jumlah gelang yang dihasilkan flask (i) dengan susunan wax (j) (pcs).
: Total berat grains pada flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Total harga jual produk yang dihasilkan flask ukuran diameter tinggi (i) pola susunan (j) bahan dan warna (k) % kadar perhiasan (l) (Rp./flask).
xiv
: Standard berat jadi anting bahan dan warna (k) % kadar (l) (gr/pcs).
: Standard berat jadi cincin bahan dan warna (k) % kadar l (gr/pcs).
: Standard berat jadi gelang bahan dan warna (k) % kadar l (gr/pcs).
: Standard berat jadi liontin bahan dan warna (k) % kadar l (gr/pcs).
: Total kebutuhan batu flask diameter tinggi (i) pola susunan wax (j) (gr).
: Ketersediaan grains (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Kapasitas mesin oven dengan gabungan pola susunan flask (t) (tabung).
: Toleransi penggunaan raw material tepung gypsum (gr).
: Ketersediaan tabung flask dengan ukuran diameter & tinggi (i) (tabung).
: Toleransi penggunaan raw material wax (gr).
: Jumlah liontin yang dihasilkan flask (i) dengan susunan wax (j) (pcs).
: Total reparasi barang jadi dari flask ukuran diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Volume ½ bola rubber base flask diameter tinggi (i) susunan (j) ( ).
: Toleransi reparasi barang jadi dari proses cor (gr).
: Total scrap proses cor pada flask diameter tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Toleransi scrap proses cor untuk bahan dan warna (k) kadar (l) (gr).
: Total susut proses cor pada flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
: Toleransi susut proses cor bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (gr).
xiii
: Total berat tepung flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) (gr).
: Waktu proses casting untuk tabung flask ukuran diameter dan tinggi (i) dengan pola susunan wax (j) (jam/flask).
: Toleransi kerusakan batu pada proses cor (gr).
: Total variable cost flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (Rp./flask).
: Total berat wax flask diameter dan tinggi (i) pola susunan wax (j) (gr).
: Berat wax anting (gr/pcs).
: Berat wax cincin (gr/pcs).
: Berat wax gelang (gr/pcs).
: Berat wax liontin (gr/pcs).
: Berat main sprue wax flask diameter & tinggi (i) pola susunan (j) (gr).
: Target total waktu proses casting (jam/hari).
: Jumlah flask ukuran diameter & tinggi (i), pola susunan & jenis wax pattern (j), jenis bahan & warna (k), % kadar perhiasan (l) (tabung).
: Faktor pembagi perhitungan kebutuhan grains untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (%).
XKT : Faktor pembagi perhitungan kebutuhan raw material gypsum (%).
XKW : Faktor pembagi perhitungan kebutuhan raw material wax (%).
XRBJ : Faktor pengkali perhitungan toleransi reparasi barang jadi (%).
: Faktor pengkali perhitungan toleransi scrap hasil proses cor (%).
xiv
: Faktor pengkali perhitungan toleransi susut proses cor (%).
XTRB : Faktor pembagi perhitungan toleransi kerusakan batu (%).
: Konstanta nilai konversi volume main sprue ke berat wax (gr/ ).
: Konstanta nilai konversi volume tabung ke berat tepung (gr/ ).
: Konstanta konversi berat wax ke berat tepung (gr tepung/gr wax).
: Konstanta konversi berat batu ke berat tepung (gr tepung/gr batu).
: Konstanta nilai konversi berat wax ke berat grains untuk bahan dan warna (k )dengan % kadar (l) (gr grains/gr wax).
: Persentase nilai susut proses cor bahan warna (k) dengan % kadar (l) (%).
: Persentase kerusakan batu pada proses cor hasil flask diameter tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (%).
: Persentase reparasi barang jadi proses cor hasil flask diameter& tinggi (i) pola susunan wax (j) untuk bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (%).
: Persentase profit margin bahan dan warna (k) dengan % kadar (l) (%).