• Tidak ada hasil yang ditemukan

Format 4.3. Profil Desa Kawasan Sasaran PISEW

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Format 4.3. Profil Desa Kawasan Sasaran PISEW"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Format 4.3. Profil Desa Kawasan Sasaran PISEW

(2)

2. KePendudukan 1. Administrasi Desa

a. Nama Desa : Sarang Bulan b. Kecamatan : Pendopo

c. Kabupaten : Empat Lawang

2. Kewilayahan/Geografi

a. Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) : 3 Dusun

b. Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) Kategori Miskin : 3 Dusun

c. Luas Desa : 430 Ha

d. Luas Ruang Terbuka Hijau : 40 Ha e. Luas Lahan Pertanian : 175 Ha g. Perkebunan kopi : 300 Ha h. Perkebunan Sahang : 200 Ha f. Luas Permukiman : 10 Ha g. Jarak ke Ibukota Kecamatan : 33,5 Km

3. Kependudukan/Demografi

a. Jumlah Penduduk : 1.300 Jiwa - Pria Dewasa : 535 Jiwa - Perempuan Dewasa : 765 Jiwa

- Anak-anak : 372 Jiwa

b. Jumlah KK : 380 KK

c. Jumlah Warga Miskin : 350 Jiwa d. Jumlah KK Miskin : 121 KK e. Pengangguran Usia Produktif : 292 Jiwa

- Pengangguran Pria : 105 Jiwa

- Pengangguran Perempuan : 87 Jiwa

f. Kepadatan Penduduk : 1.300 Jiwa/Ha

(3)

4. Struktur Ekonomi Penduduk (mata pencaharian utama) a. Sektor Jasa: 320 KK

b. Pegawai (PNS/Swasta) : 5 KK c. Sektor Pertanian : 300 KK d. Sektor Perdagangan : 15 KK

e. Jumlah KK Berpenghasilan dibawah UMP

3

: 320 KK f. Jumlah KK Berpenghasilan dibawah UMP : 320 KK

3. Sosial Ekonomi Wilayah 1. Pertanian

a. Jasa Komuditas Utama : 1. Perkebunan Karet 2. Pertanian Sawah 3. Perkebunan Sahang b. Luas Lahan : 175 Ha

c. Produksi : 103.000 kg/Ha/tahun d. Lahan yg terlayani Sistem irigasi : 35 Ha

2. Peternakan/Perikanan a. Jenis komoditas Utama : 1 –

: 2 –

b. Hasil yang didapatkan : - Rp./tahun

3. Sentra Ekonomi

a. Jenis komoditas Utama : 1. Perkebunan Karet 2. Pertanian Sawah

3. Perkebunan Sahang b. Jumlah Sentral Ekonomi : 3

c. Jumlah Pemanfaat : 295 KK

4. Aksesibilitas

Jumlah Ruas Jalan : 1

b. Total Panjang Jalan : 1,2 Km.

c. Perkerasan Jalan : 0.9 Km.

d. Jumlah Jembatan : Jembatan Gantung

e. Jarak terdekat ke sentra ekonomi : 2,5 Km.

(4)
(5)

KONDISI EKSISTING

Peta Citra Satelit

Foto Existing

Foto Existing

Foto Existing

(6)

HAMBATAN/PERMASALAHAN KAWASAN

Infrastruktur Dasar Jalan penghubung di Desa Saranag Bulan dan Desa Muara Karang sangat memperihatinkan karena sebagian besar jalan desa adalah Jalan tanah dan perkerasan batu karena apabila hujan tanah tersebut menjadi becek dan berlubang sehingga sulit dilalui masyarakat sekitar, terutama bagi warga yang mengangkut hasil panen Perkebunan Dan Persawahan Sulitnya Akses menuju Perkebunan, Sehingga Harus di Bangun Jalan Menuju Lokasi Perkebunan, dan Sebagai Penghubung Kedua Desa (Desa Sarang Bulan – Desa Muara Karang) atau Desa lainya.

PERENCANAAN KAWASAN

Berdasarkan hasil survey kawasan di kecamatan Pendopo Desa Sarang Bulan – Desa Muara Karang, usulan kegiatan dan alternatif yaitu jalan cor beton dengan lebar 3 meter. Akses jalan sebagai akses warga untuk mengangkut hasil perkebunan, pertanian dan penghubung antar desa. Yang mana rencana infrastruktur dapat menunjang perekonomian masyarakat dan kelancaran pengangkutan dan distribusi hasil bumi dikedua desa tersebut

DETAIL RENCANA PENGEMBANGAN

Langkah-langkah pembangunan bertujuan agar pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan harus tepat sasaran dan infrastruktur terbangun harus memenuhi standar kualitas sesuai dengan spesifikasi yang ada serta bermanfaat untuk lokasi kawasan di desa yang terbangun kawasan Kecamatan Pendopo, sehingga dapat menunjang pengembangan infrastruktur sosial perekonomian wilayah.

Pembangunan jalan meliputi: jalan poros, jalan produksi yang mempertimbangkan kriteria teknis sebagai berikut:

a. Memenuhi standar teknis infrastruktur;

Jalan Cor beton yang akan dibangun dengan mutu beton fc 15 MPa di lokasi Desa Sarang Bulan dan Desa Muara Karang.

b. Disain teknis yang memperhatikan masalah keselamatan dan

kenyamanan bagi pengguna infrastruktur;

(7)

c. Harus fungsional;

Prioritas Infrastruktur yang akan di bangun

1) Memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai kawasan pusat pertumbuhan;

2) Merupakan kebijakan Pemerintah yang dapat mempercepat

pengembangan ekonomi kawasan dan/atau menciptakan lapangan kerja;

3) Sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten

4) Merupakan usulan pemerintah daerah

(8)

Format 4.3. Profil Desa Kawasan Sasaran PISEW

(9)

2. KePendudukan 1. Administrasi Desa

a. Nama Desa : Muara Karang b. Kecamatan : Pendopo

c. Kabupaten : Empat Lawang

2. Kewilayahan/Geografi

a. Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) : 3 Dusun

b. Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) Kategori Miskin : 3 Dusun

c. Luas Desa : 10.000 Ha

d. Luas Ruang Terbuka Hijau : 40 Ha e. Luas Lahan Pertanian : 1.243 Ha g. Perkebunan kopi : 925 Ha h. Perkebunan Sahang : 27 Ha f. Luas Permukiman : 10 Ha g. Jarak ke Ibukota Kecamatan : 162 Km 3. Kependudukan/Demografi

a. Jumlah Penduduk : 2.346 Jiwa - Pria Dewasa : 1.217 Jiwa - Perempuan Dewasa : 1.129 Jiwa

- Anak-anak : 382 Jiwa

b. Jumlah KK : 748 KK c. Jumlah Warga Miskin : 1055 Jiwa d. Jumlah KK Miskin : 350 KK e. Pengangguran Usia Produktif : 192 Jiwa

- Pengangguran Pria : 870 Jiwa

- Pengangguran Perempuan : 93 Jiwa

f. Kepadatan Penduduk : 2.346 Jiwa/Ha

(10)

4. Struktur Ekonomi Penduduk (mata pencaharian utama)

a. Sektor Jasa : 320 KK

b. Pegawai (PNS/Swasta) : 29 Jiwa c. Sektor Pertanian : 1.282 Jiwa d. Sektor Perdagangan : 50 Jiwa

e. Jumlah KK Berpenghasilan dibawah UMP

3

: 350 KK f. Jumlah KK Berpenghasilan dibawah UMP : 350 KK

3. Sosial Ekonomi Wilayah 1. Pertanian

a. Jasa Komuditas Utama : 1. Perkebunan Karet 2. Pertanian Sawah 3. Perkebunan Sahang b. Luas Lahan : 1.243 Ha

c. Produksi : 103.000 kg/Ha/tahun d. Lahan yg terlayani Sistem irigasi : 35 Ha

2. Peternakan/Perikanan a. Jenis komoditas Utama : 1 –

: 2 –

b. Hasil yang didapatkan : - Rp./tahun

3. Sentra Ekonomi

a. Jenis komoditas Utama : 1. Perkebunan Karet 2. Pertanian Sawah

3. Perkebunan Sahang b. Jumlah Sentral Ekonomi : 3

c. Jumlah Pemanfaat : 120 KK

4. Aksesibilitas

Jumlah Ruas Jalan : 1

b. Total Panjang Jalan : 1,2 Km.

c. Perkerasan Jalan : 0.9 Km.

d. Jumlah Jembatan : Jembatan Gantung

e. Jarak terdekat ke sentra ekonomi : 2,5 Km.

(11)
(12)

KONDISI EKSISTING

Peta Citra Satelit

Foto Existing

Foto Existing

Foto Existing

(13)

HAMBATAN/PERMASALAHAN KAWASAN

Infrastruktur Dasar Jalan penghubung di Desa Saranag Bulan dan Desa Muara Karang sangat memperihatinkan karena sebagian besar jalan desa adalah Jalan tanah dan perkerasan batu karena apabila hujan tanah tersebut menjadi becek dan berlubang sehingga sulit dilalui masyarakat sekitar, terutama bagi warga yang mengangkut hasil panen Perkebunan Dan Persawahan Sulitnya Akses menuju Perkebunan, Sehingga Harus di Bangun Jalan Menuju Lokasi Perkebunan, dan Sebagai Penghubung Kedua Desa (Desa Sarang Bulan – Desa Muara Karang) atau Desa lainya.

PERENCANAAN KAWASAN

Berdasarkan hasil survey kawasan di kecamatan Pendopo Desa Sarang Bulan – Desa Muara Karang, usulan kegiatan dan alternatif yaitu jalan cor beton dengan lebar 3 meter. Akses jalan sebagai akses warga untuk mengangkut hasil perkebunan, pertanian dan penghubung antar desa. Yang mana rencana infrastruktur dapat menunjang perekonomian masyarakat dan kelancaran pengangkutan dan distribusi hasil bumi dikedua desa tersebut

DETAIL RENCANA PENGEMBANGAN

Langkah-langkah pembangunan bertujuan agar pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan harus tepat sasaran dan infrastruktur terbangun harus memenuhi standar kualitas sesuai dengan spesifikasi yang ada serta bermanfaat untuk lokasi kawasan di desa yang terbangun kawasan Kecamatan Pendopo, sehingga dapat menunjang pengembangan infrastruktur sosial perekonomian wilayah.

Pembangunan jalan meliputi: jalan poros, jalan produksi yang mempertimbangkan kriteria teknis sebagai berikut:

a. Memenuhi standar teknis infrastruktur;

Jalan Cor beton yang akan dibangun dengan mutu beton fc 15 MPa di lokasi Desa Sarang Bulan dan Desa Muara Karang.

b. Disain teknis yang memperhatikan masalah keselamatan dan

kenyamanan bagi pengguna infrastruktur;

(14)

c. Harus fungsional;

Prioritas Infrastruktur yang akan di bangun

1) Memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai kawasan pusat pertumbuhan;

2) Merupakan kebijakan Pemerintah yang dapat mempercepat

pengembangan ekonomi kawasan dan/atau menciptakan lapangan kerja;

3) Sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten

4) Merupakan usulan pemerintah daerah

(15)

Format 4.4. Dokumen Profil Kawasan Dokumen Profil Kawasan

I. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

Berbagai upaya Untuk Mengatasi masalah kesenjangan antar wilayah, kemiskinan, dan pengganguran, telah dilaksanakan oleh wilayah, kemiskinan, dan pengganguran, telah

dilaksanakan oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan dan kegiatan nasional.

Program pengembangan kawasan Agropolitan pada tahun 2002 mulai dilaksanakan bersama kementrian pertanian. Strategi yang digunakan adalah strategi mendorong kegitan sektor pertanian dan sektor komplomennya diwilayah perdesaan.

Pelaksanaan PNPM-MANDIRI dikoordinasikan oleh kemenko kesra, dimana seluruh kecamatan diindonesia mendapat dana dalam bentuk Bantuan Langsung Masyrakat (BLM). Dalam kegiatan PNPM-MANDIRI, kementerian pekerjaan umum melaksanakan Beberapa Program Yaitu :

1. PNPM-MANDIRI Perkotaan

2. PNPM-MANDIRI Rural Insfrastruktur Support (RIS) 3. Program Pembangunan Insfrastruktur Perdesaan (PPIP)

Serta

4. PNPM-MANDIRI Pengembangan Insfrastruktur Sosial

Ekonomi Wilayah (PNPM-PISEW), dilaksanakan oleh

kementerian pekerjaan umum bersama Bappenas dan

kementerian dalam negri, dalam pelaksanaan nya

kementerian pekerjaan umum Direktorat Jendral Ciota

Karya bertindak sebagai lembaga pelaksaan (executing

agency) dibawah koordinasi kementerian perencanaan

Pembangunan Nasional/Bapenas.

(16)

1.2 Lokasi Sasaran PISEW

Lokasi sasaran PISEW berupa infrastruktur Pembangunan Jalan Cor Beton pada desa pusat kawasan Desa Sarang Bulan, yang berfungsi untuk penunjang ekonomi, pertanian, Perkebunan, dan akses angkut hasil bumi berupa, perkebunan, Perkebunan Sahang Dan hasil

pertanian yang berlokasi di Desa Sarang Bulan, Desa Muara Karang, dan sekitarnya.

DESA SARANG BULAN (Desa Pusat Kawasan) 1.2.1. Profil Desa Kawasan Desa Sarang Bulan

A. Letak Wilayah

Desa Sarang Bulan adalah Salah Satu desa yang yang terletak dikecamatan pendopo, yang mempunyai luas wilayah mencapai 430 Ha. Dengan jumlah penduduk Desa Sarang Bulan sebanyak 1. 300 Jiwa. Desa Sarang Bulan merupakan salah satu Desa dari 19 Desa yang ada di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Desa

Sarang Bulan berada didaerah dataran. Desa Sarang Bulan terletak di sebelah timur Kecamatan Pendopo yang apabila ditempuh dengan memakai kendaraan hanya menghabiskan waktu kurang lebih 50 Menit, Dari Kecamatan Pendopo

Batas - batas wilayah Desa Sarang Bulan

Sebelah Utara : Desa Muara Karang Kec. Pendopo Sebalah Timur : Desa Bayau Kec.Pendopo

Sebelah Selatan : Desa Tangga Baru Lama Kec.Pendopo Sebelah Barat : Desa Muara Karang Kec. Pendopo B. Luas Wilayah

Jumlah luas tanah desa Sarang Bulan seluruhnya mencapai 430 Ha dan terdiri dari daratan dan Perbukitan dengan rincian sebagai berikut

 Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) : 3 Dusun

(17)

 Jumlah Dusun atau Rukun Warga (RW) Kategori Miskin : 3 Dusun

 Luas Desa : 430 Ha

 Luas Ruang Terbuka Hijau : 40 Ha

 Luas Lahan Pertanian : 175 Ha

 Luas Permukiman : 10 Ha

 Jarak Dari Desa Sarang Bulan Kecamatan Pendopo : 22 KM

 Jarak ke Ibukota Kecamatan : 33,5 Km C. Sumber Daya Alam

 Pertanian

 Perkebunan

 Lahan Tanah D. Karakteristik Desa

Desa Sarang Bulan merupakan kawasan pedesaan yang bersifat agraris, dengan mata pencaharian dari sebagian besar penduduknya adalah pertanian dan perkebunan. Dan profil desa sudah dijelaskan pada format

II. Gambaran Umum Kecamatan

(18)

2.1 Administratif Kecamatan

Kecematan Pendopo terdiri dari 16 desa dan 3 Kelurahan disetiap desa tersebut dipimpin oleh seorang kepala desa

2.2 Kewilayahan/Geografi Kecamatan

Kecamatan Pendopo memiliki luas wilayah sebesar 192,86 kilometer persegi. Dari 16 desa dan 3 kelurahan yang terdapat diKecamatan Pendopo, desa yang mempunyai wilayah terluas adalah Kelurahan Pagar Tengah dan Desa Nanjungan dengan luas wilayah masing-masing 20,75 kilometer persegi atau sekitar 13,75 persen dari keseluruhan luas Kecamatan Pendopo. Sedangkan desa yang memiliki. luas wilayah terkecil adalah Desa Tanjung Baru dengan luas wilayah 5,50 kilometer persegi atau sekitar 2,85 persen dari luas wilayah Kecamatan Pendopo, Secara geografis, Kecamatan Pendopo berbatasan dengan, Kecamatan Kikim Selatan (Kabupaten Lahat) di sebelah utara, Kecamatan Lintang Kanan di sebelah selatan, Kecamatan Pendopo Barat di sebelah timur, dan Kecamatan Ulu Musi di sebelah barat. Dilihat dari topografi wilayahnya, seluruh desa di Kecamatan Pendopo merupakan daerah dataran. Sementara ketinggian wilayah, Kecamatan Pendopo berkisar antara 375 sampai dengan 400 meter diatas permukaan laut (dpl). Desa Bayau dan Tanjung Baru merupakan, desa dengan wilayah paling tinggi di antara desa lainnya, yakni, mencapai 400 meter di atas permukaan laut (dpl). Desa dengan jarak terjauh dari Kelurahan Pendopo yang merupakan ibu kota kecamatan adalah Desa Bayau, yaitu mencapai sekitar 9,25 kilometer melalui darat. Sedangkan desa terdekat dengan ibu kota kecamatan adalah Desa Beruge Ilir, yaitu hanya berjarak 0,25 kilometer.

Kecamatan Pendopo Berbatasan Dgn:

 Kecamatan Kikim Selatan (Kab. Lahat) dibagian UTARA

 Kecamatan Lintang Kanan dibagian SELATAN

 Kecamatan Muara Pinang Dibagian TIMUR

 Kecamatan Pendopo Barat dibagian BARAT

(19)

2.3 Topografi Kecamatan

Kecamatan Pendopo sebagian besar merupakan tanah dataran Tinggi.

NO Desa Topografi Tinggi

(DPL)

Jarak Desa ke ibu kota Kecamatan

1 Lubuk Layang Dataran 375 3,00

2 Bandar Agung Dataran 375 5,00

3 Jarakan Dataran 375 7,00

4 Lubuk Sepang Dataran 375 4,00

5 Nanjungan Dataran 375 2,00

6 Tg Eran Dataran 375 0,50

7 Tg Raman Dataran 375 0,50

8 Kel. Pendopo Dataran 375 000

9 Kel. Pagar Tengah Dataran 375 0,50 10 G. Meraksa Baru Dataran 380 2,00

11 Sarang Bulan Dataran 395 8,75

12 Bayau Dataran 400 9,25

13 Tg Baru Dataran 400 9,20

14 Muara Karang Dataran 390 8,50

15 Landur Dataran 380 8,00

16 g. Meraksa Lama Dataran 377 6,00

17 Manggilan Dataran 382 3,50

18 Batu Cawang Dataran 387 3,00

19 Kel. Beruge Ilir Dataran 375 0,25

2.4 Tataguna Lahan

No Jenis Penggunaan Lahan Luas (Ha)

1 Sawah 195

2 Perkebunan / Legal 1.822

3 Perkebunan 3.691

4 Sementara Tidak Diusahakan 0 2.5 Kependudukan/Demografi

2.5.1 Jumlah Penduduk

NO DESA Jumlah

Penduduk (JIWA)

Luas Wilayah

(KM)

Kepadatan Penduduk

(JIWA)

1 Lubuk Layang 2,815 11,20 251,34

2 Bandar Agung 2,115 10,65 198,59

3 Jarakan 2,772 11,75 231,66

4 Lubuk Sepang 1,780 10,70 166,36

5 Nanjungan 4,180 13,75 304,00

(20)

6 Tg Eran 2,045 6,25 327,20

7 Tg Raman 4,160 11,75 354,04

8 Kel. Pendopo 7,125 8,00 790,63

9 Kel. Pagar Tengah 4,502 20,75 65.47 10 G. Meraksa Baru 3,460 11,75 529,65

11 Sarang Bulan 1,070 8,55 294,47

12 Bayau 930 8,00 116,25

13 Tg Baru 1,407 5,50 255,85

14 Muara Karang 2.550 6,25 408,00

15 Landur 3,805 6,00 634,17

16 G. Meraksa Lama 1,248 11,75 106,21

17 Manggilan 1,080 11,25 96,00

18 Batu Cawang 715 9,75 73,33

19 Kel. Beruge Ilir 4,695 9,26 507,02

JUMLAH 52,403 230.76 285,72

2.5.2 Kepadatan

NO DESA Jumlah Penduduk

(JIWA)

1 Lubuk Layang 2,815

2 Bandar Agung 2,115

3 Jarakan 2,772

4 Lubuk Sepang 1,780

5 Nanjungan 4,180

6 Tg Eran 2,045

7 Tg Raman 4,160

8 Kel. Pendopo 7,125

9 Kel. Pagar Tengah 4,502

10 G. Meraksa Baru 3,460

11 Sarang Bulan 1,070

12 Bayau 930

13 Tg Baru 1,407

14 Muara Karang 2.550

15 Landur 3,805

16 G. Meraksa Lama 1,248

17 Manggilan 1,080

18 Batu Cawang 715

19 Kel. Beruge Ilir 4,695

JUMLAH 52,403

(21)

2.5.3 Penduduk Miskin

NO DESA Jumlah

Penduduk (JIWA)

Luas Wilayah

(KM)

Jumlah Penduduk Miskin (KK)

1 Lubuk Layang 2,815 11,20

2 Bandar Agung 2,115 10,65

3 Jarakan 2,772 11,75

4 Lubuk Sepang 1,780 10,70

5 Nanjungan 4,180 13,75

6 Tg Eran 2,045 6,25

7 Tg Raman 4,160 11,75

8 Kel. Pendopo 7,125 8,00

9 Kel. Pagar Tengah 4,502 20,75 10 G. Meraksa Baru 3,460 11,75

11 Sarang Bulan 1,070 8,55

12 Bayau 930 8,00

13 Tg Baru 1,407 5,50

14 Muara Karang 2.550 6,25

15 Landur 3,805 6,00

16 G. Meraksa Lama 1,248 11,75

17 Manggilan 1,080 11,25

18 Batu Cawang 715 9,75

19 Kel. Beruge Ilir 4,695 9,26

JUMLAH 52,403 230.76

2.6 Sosial Ekonomi 2.6.1 Pendidikan

NO DESA Jumlah Siswa

SD SMP SMA

1 Lubuk Layang 39 - -

2 Bandar Agung - - -

3 Jarakan 34 - -

4 Lubuk Sepang 25 - -

5 Nanjungan 59 599 -

6 Tg Eran 8 - -

7 Tg Raman 95 42 -

8 Kel. Pendopo 60 - -

9 Kel. Pagar Tengah 85 - -

10 G. Meraksa Baru 69 447 -

11 Sarang Bulan - 389 -

12 Bayau 21 - -

13 Tg Baru 36 - -

14 Muara Karang 27 - -

15 Landur 49 - 138

16 G. Meraksa Lama 29 - -

17 Manggilan 33 - -

18 Batu Cawang - - -

(22)

19 Kel. Beruge Ilir 94 - -

JUMLAH 743 1.447 138

2.6.2 Kesehatan

NO DESA Prakter

Dokter Praktek

Bidan Posyandu Polindes

1 Lubuk Layang - 1 1 1

2 Bandar Agung - 1 1 1

3 Jarakan - 1 1 1

4 Lubuk Sepang - - 1 1

5 Nanjungan - 1 1 1

6 Tg Eran - - 1 1

7 Tg Raman - 1 1 1

8 Kel. Pendopo 2 6 1 -

9 Kel. Pagar Tengah 1 2 1 -

10 G. Meraksa Baru 1 1 1 1

11 Sarang Bulan - 2 1 1

12 Bayau - 1 1 1

13 Tg Baru - 1 1 1

14 Muara Karang - 2 1 1

15 Landur - 1 1 1

16 G. Meraksa Lama - 1 1 1

17 Manggilan - - 1 -

18 Batu Cawang - 1 1 1

19 Kel. Beruge Ilir - 2 1 -

JUMLAH 4 25 19 15

2.6.3 Pendapatan Rata-Rata per Kapita

Perkembangan upah minimum regional di Kabupaten Empat Lawang. untuk perkembangan nilai upah minimum regional (UMR) diKabupaten Empat Lawang dari tahun 2000 sampai 2012 selalu ada peningkatan. pada tahun 2003 yaitu Rp 483.850,- dan tahun selanjutnya atau tahun 2004 yaitu Rp 508.500,-sedangkan untuk tahun 2012 UMR adalah Rp 1.195.220,- untuk tahun 2013 UMR nya menjadi Rp 1.630.000,- untuk tahun 2014 UMR Rp 1.826.000,-untuk tahun 2019 upah minimum regional adalah sebesar Rp 2.844.053.

2.6.4 Struktur Ekonomi

 Perdagangan

Sektor perdagangan memberikan kontribusi bagi perkembangan

ekonomi suatu wilayah. semakin baik kualitas suatu barang,akan

(23)

semakin tinggi pula nilai dagangnya,dan akan semakin besar pula produksi barang tersebut. selain dapat untuk konsumsi di dalam wilayah sendiri, juga dapat dieksport keluar wilayah.Semakin banyak usaha yang tercipta ,maka akan semakin banyak lapangan pekerjaan terbuka juga akan semakin banyak tenaga kerja yang terserap. secara keseluruhan diKecamatan Pendopo terdapat.

No Desa

Warung Kelontong

Manisan

Kedai Makanan/

Minuman

Penginap an

Bengkel

1 Lubuk Layang 8 1 - 2

2 Bandar Agung 10 1 - 5

3 Jarakan 15 1 - 2

4 Lubuk Sepang 5 1 - 2

5 Nanjungan 21 3 - 2

6 Tg Eran 5 - - 2

7 Tg Raman 15 2 - 2

8 Kel. Pendopo 125 18 - 6

9 Kel. Pagar

Tengah 60 10 1 13

10 G. Meraksa

Baru 25 2 - 8

11 Sarang Bulan 10 - - 1

12 Bayau 8 - - 1

13 Tg Baru 14 - - 2

14 Muara Karang 25 1 - 2

15 Landur 25 1 - 2

16 G. Meraksa

Lama 20 1 - 1

17 Manggilan 10 2 - 1

18 Batu Cawang 15 1 - 1

19 Kel. Beruge Ilir 58 8 - 6

Jumlah 475 53 1 61

(24)

 Koperasi

Lembaga koprasi sangat menunjang dalam pembangunan terutama dalam bidang penyediaan dan penyaluran dana yang diperlukan dalam proses pembangunan tersebut. Koprasi merupakan wadah perekonomian yang berwatak sosial dan dikelola oleh sekelompok masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraanya. jumlah unit koprasi yang masih aktif dan terdaftar di Kecamatan Pendopo tahun 2015 adalah 7 unit koprasi yaitu koprasi simpan pinjam yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Pendopo

 Pertanian Dan Perkebunan

Sektor pertanian dan Perkebunan sebagai salah satu sektor primer, sangat berkontribusi cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Empat Lawang. oleh karen itu sektor pertanian masih dapat terus ditingkatkan kualitasnya, bukan hanya kualitas sumber daya alamnya tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. sektor pertanian dirinci menjadi beberapa sub sektor, yaitu: (1) Tanaman Pangan, (2) Perkebunan ,(3) Kehutanan , (4) Peternakan ,dan (5) Perikan

2.7 Kondisi Permukiman dan Perumahan

Kawasan pemukiman di kecamatan Pendopo sudah dibilang memadai dan perumahan yang tersusun rapi disetiap desa. Tapi keadaan rumah di kawasan kecamatan Pendopo masih dalam kondisi yang kurang baik, terdapat lebih dari 50 % perumahan di Kecamatan Pendopo masih dalam keadaan papan / belum permanen.

2.8 Kondisi Infrastruktur

2.8.1 Prasarana Transportasi (jalan, jembatan, tambatan perahu, dan bangunan pelengkapnya)

NO DESA Darat Laut

1 Lubuk Layang √

2 Bandar Agung √

3 Jarakan √

4 Lubuk Sepang √

5 Nanjungan √

6 Tg Eran √

7 Tg Raman √

(25)

8 Kel. Pendopo √

9 Kel. Pagar Tengah √

10 G. Meraksa Baru √

11 Sarang Bulan √

12 Bayau √

13 Tg Baru √

14 Muara Karang √

15 Landur √

16 G. Meraksa Lama √

17 Manggilan √

18 Batu Cawang √

19 Kel. Beruge Ilir √

JUMLAH

2.8.2 Prasarana Air Minum dan Sanitasi

Masyarakat Di kecamatan Pendopo Selama ini menggunakan air sumur dan air hujan untuk konsumsi minum disetiap harinya. Dan sebagian mengkonsumsi dari air galon 2.8.3 Prasarana Penunjang Produksi Pertanian (irigasi kecil

perdesaan dan bangunan pelengkapnya)

2.8.4 Prasarana Pendukung Pemasaran Pertanian, Peternakan, Perikanan, Industri dan Kegiatan Pariwisata

 Kawasan Lahan pertanian yang memadai

 Tetapi kurangnya alat pendukung yang modern

 Kawasan yang asri cocok untuk peternakan hanya kurangya pengetahuan para peternak

III. Gambaran Umum Kawasan

(26)

 Desa Sarang Bulan merupakan kawasan yang sector ekonominya dapat menunjang Desa Muara Karang Dan desa-desa yang berada disekitaran,

 Pasar desa Sarang Bulan merupakan sector ekonomi dari berbagai desa-desa di sekitar desa Sarang Bulan termasuk desa Muara Karang

 Desa Sarang Bulan Merupakan Salah Satu Desa Yang Berada dikecamatan Pendopo, dimana hasil perekonomina nya perkebunan mereka kopi, sahang, dan Pertanian Sawah

 Transportasi ke kecamatan Pendopo dilalui lewat jalan darat Kabupaten

 Penghasilan Desa Sarang Bulan adalah Pertanian Kebon Kopi, Pertanian Sahang Dan Persawahan Yang terbentang Cukup Luas.

IV. Potensi dan Permasalahan Kawasan PISEW

4.1 Potensi 4.1.1 Pertanian

Desa Sarang Bulan Merupakan salah satu Desa yang berada

dikecamatan Pendopo yang Sangat berpotensi disektor pertanian dan

perkebunan. Sebagian besar tanah Di Kecamatan Pendopo

dimanfaatkan sebagai lahan pertanian Kopi, sahang Dan persawahan,

Luas lahan Perkebunan Dan Pertanian Kecamatan Pendopo dalam

173 ha dan lahan sawah 3.0 ha didesa Sarang Bulan merupakan

daerah dataran Tinggi dan sebagian wilayah terdiri dari daerah

Perbukitan.

(27)

4.1.2. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manuasia didesa Sarang Bulan, Kecamatan Pendopo mempunyai potensi dalam perannya sebagai mahluk sosial yang aktif dan produktif. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan masyarakat mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam untuk tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang. Didesa Sarang Bulan sendiri masyarakat meningkatkan ekonomi lokal anatra lain:

 Tenaga Kesehatan

 Tenaga pendidik

 Jasa elektronik

 Jasa pertukangan

 Pedagang

 Petani / pekebun

4.1.3. Sumber Daya Alam

Sumber daya alam suatu wilayah adalah merupakan semua / bahan/ material yang terdapat dan memiliki oleh suatu daerah secara alami. Artinya sumber daya tersebut telah disediakan oleh alam yang timbul sebagai akibat proses alamiah dan berguna bagi kehidupan masyrakat, oleh karna itu desa Sarang Bulan kecamatan Pendopo memanfaatkan sumber daya alam yang ada antara lain:

 Pertanian / persawahan

 Perkebunan

 Sungai

 Hutan Kelola 4.1.4. Insfrastruktur

Sarana Insfrastruktur merupakan fasilitas vital suatu wilayah dimana fasilitas perhubungan tersebut membatu hubungan suatu wilayah dengan wilayah lain, desa Sarang Bulan Mempunyai insfrastrukut umum yang meliputi:

 Jalan

 Gedung sekolah

 Mck umum

4.2. Permasalahan

(28)

4.2.1. Insfrastruktur Dasar

Sebagian Besar jalan yang berada didesa Sarang Bulan masih tanah/jalan setapak ini tersebar hampir berada disetiap dusun yang berada didesa Sarang bulan dengan kondisi memprihatinkan.

Merujuk pada kondisi ini perlu mendapat perhatian pemerintah agar dapat membantu peningkatan kualitas insfrastruktur jalan agar mobilitas penduduk barang dan jasa didesa Sarang bulan menuju kecamatanPendopo berjalan dengan lancar.

4.2.2. Sarana dan Prasarana Sosial Ekonomi

Sarana Perhubungan merupakan fasilitas vital suatu wilayah dimana fasilitas perhubungan tersebut membatu hubungan suatu wilayah dengan wilayah lain. Secara umum fasilitas perhubungan berfungi sebagai katalisator dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah, dan akses perhubungan desa dan kecamatan. Transfortasi yang baik dapat membantu percepatan pembangunan disegala bidang.

4.2.3. Kelembagan Sosial Ekonomi

Kelembagaan sosial ekonomi di Desa Sarang Bulan sangat

sedikit hal ini dikarenakan sumber daya manusia yang tidak

mendukung, perlu dilakukan peningkatan kelembagaan lokal

ditingkat Desa oleh Pemerintah Daerah supaya masyarakat yang ada

di Desa Sarang Bulan dapat diberdayakan.

(29)

V. Rencana Penanganan Kawasan PISEW

5.1 Analisa Terhadap Kegiatan-Kegiatan yang Telah Direncanakan

1. Berdasarkan Usulan didalam Pertemuan Kecamatan 1 didapat beberapa usulan yang perlu diprioritaskan antra lain:

 Pembangunan Kantor desa

 Pembangunan jalan utama desa

 Saluran drenase dan Irigasi Persawahan

 Jalan cor beton

 Pembanguna MCK

2. Sebagian Besar jalan yang berada didesa Sarang Bulan masih tanah/jalan setapak ini tersebar hampir berada disetiap dusun yang berada didesa sarang bulan dengan kondisi memprihatinkan. Merujuk pada kondisi ini maka pembanguna jalan cor beton merupaka prioritas utama yang diinginkan masyarakat, demi mendukung akses perekonimian dalam bidang perkebunan.

3. Sektor pertanian sebagai salah satu sektor primer, sangat

berkontribusi cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi di

didesa Sarang Bulan. oleh karen manfaat pembangunan

insfrastruktur jalan cor sangat dibutuhkan untuk menunjang

perekonomi desa.

(30)

5.2 Analisa Terhadap Hasil Survei Kawasan

5.2.1 Survei Identifikasi kawasan

1. Identifikasi kawasan dilaksanakan dengan melakukan wawancara dengan masyarakat desa Sarang Bulan dan desa Muara karang. Yang mana rencana insfrastruktur dapat menunjang perekonomian masyarakat dan demi kelancaran distribusi di Dua desa Sarang Bulan Dan Desa Muara Karang

2. Penghasilan utama masyrakat desa Sarang bulan Dan Desa Muara Karang iyalah perkebunan Kopi, Sahang Dan Pertanian Sawah

3. Melakukan sketsa batas-batas wilayah yang ada dikecamatan Pendopo terutama dikedua desa yaitu desa Sarang Bulan (Desa Terpusat )dan desa Muara Karang (Desa Penyangga)

4. Dari hasil identifikasi tersebut diantara desa terpusat dan

desa penyangga terdapat akses insfrastrukutur yang saling

menghubungkan untuk Meningkatkan hasil ekonomi di 2

desa dan desa sekitar.

(31)

5.2.2 Survei Teknis/Rencana Infrastruktur

1. Rencana insfrastrukutur dikecamatan sikap dalam adalah pembangunan jalan cor beton yang berada di Desa Sarang bulan dan desa Muara Karang, baru Dimana pembangunan jalan cor tersebut untuk meningkatkan hasil perkebunan 2 desa yaitu desa sarang bulan dan desa Muara karang.

2. Rencana pembanguna jalan cor beton dengan volume panjang lebih kurang 800 M lebar 3 M tebal 0.15M.

Insfrastruktur yang terbangun haruslah memenuhi standar

sesuai dengan spesifikasi yang ada serta bermanfaat.

(32)

5.3 Jenis-Jenis Infrastruktur yang Akan Dibangun

1. Dalam upaya mengerakan perekonomian antar wilayah serta upaya pemanfaatan dan peneglolaan potensi sumberdaya alam lokal agar lebih efektif dan efisian maka insfrastruktur jalan beton sangat dibutuhkan, karna apabila hujan kondisi jalan licin dan bergelombang. Sehingga hasil perkebunan susah untuk dibawa dan dijual oleh masyarakat.

2. Pembangunan jalan cor beton didesa Sarang Bulan Dan Desa Muara Karang dengan mutu fc 15 Mpa

3. Desain teknis yang memperhatikan masalah keselamatan dan kenyamanan bagi penguna insfrastruktur.

5.4 Prioritas Infrastruktur yang Akan Dibangun

Didesa Sarang Bulan Memiliki potensi perkebunan Kopi,

sahang dan Pertanian Persawahan yang dapat dikembangkan

sebagai kawasan pusat pertumbuhan, berdasarkan kesepakatan

pertemuan kecamatan 1 proritas insfrastrukutr yang akan

dibangun adalah jalan cor beton, karna Sebagian Besar jalan yang

berada didesa Sarang Bulan Dan Desa Muara Karang masih jalan

tanah dan tersebar hampir berada disetiap dusun yang berada

didesa Sarang Bulan dengan kondisi memprihatinkan. Merujuk

pada kondisi ini maka pembanguna jalan sangat dibutuhkan

masyarakat desa Sarang Bulan Dan Muara Karang demi

mendukung akses perekonimian dalam bidang Perkebunan.

(33)

VI. Penutup

Program Pengembangan insfrasturkur sosial ekonomi wilayah tahun 2020, bertujuan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi wilayah berbasiskan pada sumber daya lokal dan mengurangi kesenjangan antar wilayah memalui insfrastruktur wilayah dalam rangka

meningkatkan ekonomi sosial masyrakat. Hal ini sangat penting bagi perkembangan hidup masyarakat, dengan adanya insfrastruktur yang memadai. Dalam upaya mengerakan perekonomian antar wilayah serta upaya pemanfaatan dan pengelolaan potensi sumber daya alam lokal agar lebih efektif dan efisian maka untuk mengubah hasil

perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik Jalan Cor Beton menjadi sarana penting untuk kemajuan ekonomi sosial wilayah.

Dukungan semua pihak terkait sangat diharapkan agar pelaksanaan Program PISEW Tahun Anggaran 2021 di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang berjalan sesuai dengan pedoman dan rencana yang telah ditetapkan. Saran dan kritik yang membangun terhadap Dokumen Rencana Program PISEW ini diharapkan agar pelaksanaan kegiatan Program PISEW berjalan dengan baik dan berhasil serta berkesinambungan.

Lampiran

a. Dokumen pendukung proses Pertemuan Kecamatan I

b. Dokumen Pendukung Survei (Identifikasi kawasan dan Teknis)

c. Dokumen Photo-Photo Kegiatan

Gambar

Foto Existing
Foto Existing

Referensi

Dokumen terkait