• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA SAMBUTAN. Jatinangor, 01 Desember Rektor IPDN. Prof. Dr. H. ERMAYA SURADINATA, SH, MH, MS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA SAMBUTAN. Jatinangor, 01 Desember Rektor IPDN. Prof. Dr. H. ERMAYA SURADINATA, SH, MH, MS"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

1 KATA SAMBUTAN

Institut Pemerintahan Dalam Negeri berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kompetensi peserta didik/Praja. Selain memberikan materi pengajaran, pelatihan, pengasuhan dan praktek lapangan, IPDN juga mewajibkan kepada Wasana Praja (Semester VII), untuk melaksanakan kegiatan penelitian bagi praja peserta program studi Sarjana (S1).

Kegiatan penelitian merupakan proses pengumpulan data untuk menemukan kebenaran ilmiah terkait tema penulisan skripsi.

Pengumpulan data dapat dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, kuesioner dan observasi terhadap sumber data yang relevan. Kegiatan penelitian akan dilaksanakan di bawah bimbingan para pembimbing akademik yang berasal dari dosen IPDN maupun pembimbing lapangan yang berasal dari pejabat instansi setempat yang ditunjuk.

Supaya penyelenggaraan kegiatan penelitian dapat berjalan efektif, maka diperlukan buku pedoman teknis sebagai tuntunan bagi setiap pihak dalam perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi pada akhir kegiatan. Buku Pedoman Penelitian ini memberikan panduan yang dapat dijadikan pedoman pada pelaksanaan penelitian baik bagi para Praja, pembimbing akademik maupun pembimbing lapangan di tempat penelitian.

Meskipun pedoman ini telah disusun secara optimal, disadari pula bahwa kondisi di lapangan seringkali tidak sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu, buku pedoman ini masih memungkinkan untuk dilakukan penyesuaian sesuai dengan situasi dan kondisi yang berkembang di lapangan.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim penyusun yang telah menyiapkan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan penelitian Wasana Praja IPDN. Tidak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pimpinan instansi yang menjadi pembimbing lapangan dari kegiatan penelitian. Untuk penyempurnaan lebih lanjut, kami menunggu kritik dan saran yang membangun dari semua stakeholders IPDN.

Jatinangor, 01 Desember 2016

Rektor IPDN

Prof. Dr. H. ERMAYA SURADINATA, SH, MH, MS

(4)

2 DAFTAR ISI

KATA SAMBUTAN ... 1

DAFTAR ISI ... 2

BAB I PENDAHULUAN ... 3

1.1 Latar Belakang ... 3

1.2 Dasar Hukum Kegiatan Penelitian ... 3

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 5

1.4 Manfaat Penelitian ... 6

BAB II KETENTUAN PELAKSANAAN PENELITIAN ... 7

2.1 Peserta Penelitian ... 7

2.2 Waktu Pelaksanaan Penelitian ... 7

2.3 Lokasi penelitian ... 7

2.4 Perlengkapan Kegiatan Penelitian ... 7

2.5 Kewajiban Praja ... 7

2.6 Peraturan Tata Kehidupan Praja Selama Penelitian ... 8

BAB III KEPANITIAAN ... 9

3.1 Panitia Pelaksana Kegiatan Penelitian ... 9

3.2 Tugas Pembimbing Akademis ... 9

3.3 Tugas Pembimbing Lapangan/Teknis ... 9

BAB IV TAHAPAN KEGIATAN PENELITIAN ... 10

4.1 Tahap Persiapan ... 10

4.2 Tahap Pelaksanaan ... 10

4.3 Tahap Pemantauan/Monitoring ... 12

4.4 Tahap Penilaian ... 12

BAB V PENUTUP ... 14

Lampiran 1. Formulir Penilaian Penelitian ... 15

Lampiran 2. Daftar Absensi Penelitian ... 16

(5)

3 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan (Knowledge), ketrampilan (Skill) dan sikap (Attitude) yang dibutuhkan untuk menjadi aparatur sipil negara, khususnya sebagai kader pimpinan di jajaran pemerintahan daerah.

Pola pendidikan IPDN telah mengadopsi sistem Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan (Jarlatsuh) terpadu, yang antara lain dilaksanakan melalui kegiatan pengajaran, pelatihan, praktek lapangan dan pengasuhan. Meskipun sistem tersebut telah berlangsung dengan cukup baik, kenyataan di lapangan seringkali menunjukkan bahwa kemampuan praktek lapangan bagi Praja IPDN masih perlu ditambah. Hal itu disebabkan karena tingginya dinamika penyelenggaraan pemerintahan, yang menyebabkan kesenjangan antara teori yang diajarkan dengan kenyataan dan perubahan tang terjadi di lapangan.

Untuk melengkapi pemahaman teoritis dan praktis terhadap penyelenggaraan pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri mewajibkan kepada seluruh Wasana Praja (Mahasiswa Semester 8) peserta program studi sarjana untuk melakukan penelitian dalam rangka penyusunan skripsi. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar Praja memahami kebenaran ilmiah terhadap fenomena yang mereka teliti. Penyusunan Skripsi melalui penelitian merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan pada Program Sarjana di IPDN.

1.2 Dasar Hukum Kegiatan Penelitian

Dasar hukum kegiatan Penelitian IPDN adalah:

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);

2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4561);

(6)

4 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105);

6. Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2004 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ke dalam Institut Ilmu Pemerintahan Menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri;

7. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri;

9. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2015 tentang Statuta Institut Pemerintahan Dalam Negeri;

11. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 821.22 – 460 Tahun 2015 Tanggal 22 Juli 2015 tentang Pengangkatan Sdr. Prof.

Dr. Ermaya Suradinata, MH, MS, NIP. 19540605 197206 1 001 sebagai Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri;

(7)

5 12. Peraturan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Nomor 423.5 - 764 Tahun 2013 tentang Kurikulum Program Diploma IV dan Sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

Kegiatan penelitian bermaksud memberi kesempatan kepada praja untuk memahami kebenaran ilmiah dari fenomena penyelenggaraan pemerintahan yang terjadi di lapangan.

Sedangkan tujuan kegiatan penelitian adalah:

1. Meningkatkan pemahaman Praja terhadap fenomena penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi fokus penelitiannya;

2. Meningkatkan kemampuan Praja dalam mengidentifikasikan serta merumuskan pemecahan masalah pemerintahan sesuai dengan program studi masing masing.

(8)

6 1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian bagi Praja adalah:

1. Mendapatkan pengalaman dan keterampilan di bidang penyelenggaraan tugas pemerintahan di lokasi penelitian;

2. Mendapatkan pengalaman dalam menggunakan metode analisis masalah yang tepat terhadap pemecahan permasalahan tugas pemerintahan di lokasi penelitian.

3. Mendapatkan bahan yang diperlukan untuk penulisan Skripsi.

Manfaat penelitian bagi institusi yang menjadi lokasi penelitian adalah:

1. Institusi dapat memanfaatkan tenaga terdidik dalam membantu penyelesaian tugas-tugas pemerintahan sesuai kebutuhan;

2. Institusi akan mendapatkan masukan dari pengembangan keilmuan yang dipelajari Praja;

Manfaat kegiatan penelitian bagi IPDN adalah:

1. Memperkenalkan eksistensi IPDN kepada instansi tempat penelitian;

2. Mendapatkan masukan untuk penyempurnaan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja;

3. Membina kerjasama dengan institusi tempat penelitian dalam upaya meningkatkan kesesuaian antara kurikulum IPDN dengan kebutuhan di tempat kerja;

4. Melalui Skripsi yang disusun dari kegiatan penelitian, diharapkan dapat menjadi salah satu audit internal terhadap kualitas pendidikan IPDN.

(9)

7 BAB II KETENTUAN PELAKSANAAN PENELITIAN

2.1 Peserta Penelitian

Peserta kegiatan penelitian adalah seluruh Wasana Praja Program Sarjana (Strata 1) pada Semester VII Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

2.2 Waktu Pelaksanaan Penelitian

Waktu pelaksanaan penelitian sesuai dengan kalender akademik IPDN yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor.

2.3 Lokasi penelitian

Lokasi penelitian adalah instansi di lingkungan pemerintah, pemerintah daerah dan instansi lainnya yang sesuai dengan tema skripsi yang disusun oleh Praja dan disetujui oleh IPDN.

2.4 Perlengkapan Kegiatan Penelitian

Perlengkapan kegiatan penelitian yang perlu dibawa oleh Praja adalah:

1. Buku Panduan Penelitian;

2. Surat Pengantar Penelitian yang dikeluarkan oleh Rektor IPDN;

3. Formulir penilaian penelitian;

4. Formulir absensi harian yang harus dilampirkan pada saat menyerahkan formulir penilaian penelitian;

5. Lain-lain dokumen yang dibutuhkan.

2.5 Kewajiban Praja

Wasana Praja peserta penelitian wajib:

1. Masuk kantor lokasi kegiatan penelitian setiap hari kerja.

Apabila kegiatan penelitian memerlukan aktifitas pengumpulan data di lapangan, Praja yang bersangkutan harus terlebih dahulu masuk kantor dan mengajukan izin secara lisan kepada kepala unit kerja atau Pembimbing Lapangan untuk melakukan aktivitas fieldwork. Dengan demikian, keberadaan dan keselamatan praja peserta penelitian akan selalu terpantau oleh Pemerintah Daerah masing-masing;

2. Mengaktualisasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang

(10)

8 dimiliki untuk melaksanakan pekerjaan yang diberikan;

3. Mengaktualisasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan sumbangan/masukan dalam penyelesaian masalah pekerjaan;

4. Menjaga nama baik pribadi, lembaga IPDN dan instansi lokasi penelitian;

5. Mematuhi segala peraturan, kewajiban dan larangan yang tercantum dalam peraturan tata kehidupan Praja IPDN;

6. Berkonsultasi dengan pembimbing akademis dan pembimbing lapangan/teknis dalam pelaksanaan penelitian.

2.6 Peraturan Tata Kehidupan Praja Selama Penelitian

Penelitian yang dilaksanakan oleh Praja pada dasarnya merupakan bentuk penugasan dari IPDN. Dengan demikian, segala peraturan, kewajiban dan larangan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 63 tahun 2015 tentang Peraturan Tata Kehidupan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri tetap berlaku dan harus dijadikan pedoman berperilaku di lokasi penelitian.

(11)

9 BAB III KEPANITIAAN

3.1 Panitia Pelaksana Kegiatan Penelitian

Panitia pelaksana kegiatan penelitian terdiri dari pejabat yang ditunjuk oleh Rektor IPDN, Panitia Provinsi dan Panitia Kabupaten/Kota. Adapun panitia dimaksud bertugas untuk merencanakan, mengkoordinasikan, membimbing dan melaporkan kegiatan penelitian yang dilaksanakan Wasana Praja Program Sarjana (S1) IPDN.

3.2 Tugas Pembimbing Akademis

Pembimbing akademis kegiatan penelitian adalah dosen yang ditunjuk dengan Surat Keputusan Rektor sesuai dengan program studi Praja peserta kegiatan penelitian. Pembimbing akademis bertugas memberikan bimbingan, melaksanakan monitoring dan memberikan saran penyelesaian masalah kepada Praja yang melaksanakan kegiatan penelitian serta berkewajiban mengarahkan Praja agar proses penelitian bisa dilaksanakan sejalan dengan pengumpulan data untuk penyusunan Skripsi.

3.3 Tugas Pembimbing Lapangan/Teknis

Pembimbing lapangan/teknis adalah pejabat daerah yang ditunjuk oleh pimpinan instansi lokasi penelitian, yang mempunyai wewenang dan tugas sebagai berikut.

1. Memberikan bimbingan dan pengarahan agar kegiatan penelitian berjalan dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi Praja, instansi lokasi IPDN.

2. Menciptakan suasana kondusif agar Praja peserta penelitian bisa memahami substansi pekerjaan pada instansi setempat.

3. Menyediakan waktu konsultasi bagi Praja mengenai kondisi dan permasalahan di lokasi penelitian.

4. Memberikan pengarahan dalam proses pengambilan data untuk penulisan Skripsi.

5. Memberikan penilaian terhadap Praja peserta penelitian.

(12)

10 BAB IV TAHAPAN KEGIATAN PENELITIAN

4.1 Tahap Persiapan

Persiapan kegiatan penelitian dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut:

1. Sosialisasi dan pembekalan kegiatan penelitian dilakukan di IPDN untuk memberikan pemahaman substansi penelitian kepada Praja, dan wajib diikuti oleh Wasana Praja Program Sarjana (Strata 1);

2. Pemilihan topik dan lokasi penelitian dilakukan oleh Praja setelah dikonsultasikan dengan dosen pembimbing dan diizinkan oleh IPDN;

3. Penyusunan jadwal tentatif kegiatan penelitian yang akan dijadikan pedoman aktifitas di lokasi penelitian.

4.2 Tahap Pelaksanaan 1. Orientasi situasi umum

Pada tahap ini Praja melakukan orientasi mengenai gambaran umum instansi lokasi penelitian, khususnya mengenai struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi organisasi, kondisi kepegawaian organisasi, dan tata laksana pekerjaan dalam instansi tersebut.

2. Orientasi situasi khusus

Pada tahap ini Praja melakukan orientasi lebih mendalam pada instansi setempat, khususnya terhadap segala aspek yang berkaitan dengan tema penelitian yang dipilih oleh Praja.

3. Praktek pelaksanaan pekerjaan

Pada tahap ini Praja melakukan praktek pelaksanaan pekerjaan yang menjadi fokus penelitian dan sesuai dengan tugas yang diberikan oleh instansi setempat.

4. Identifikasi masalah

Pada tahap ini Praja melakukan identifikasi permasalahan terkait fokus penelitian yang ditemukan di lokasi.

5. Pengumpulan data

Pada tahap ini, Praja mengumpulkan data melalui berbagai teknik yang sesuai seperti wawancara, kuesioner, observasi, focused group discussion maupun studi dokumentasi

6. Alternatif pemecahan masalah

Pada tahap ini Praja melakukan analisis terhadap data yang

(13)

11 dikumpulkan dan menyusun pilihan pemecahan masalah yang dapat dilakukan oleh instansi lokasi penelitian.

(14)

12 4.3 Tahap Pemantauan/Monitoring

Pemantauan/monitoring dilaksanakan oleh dua pihak, yaitu dosen pembimbing akademis dan pejabat pembimbing lapangan/teknis yang ditunjuk oleh pimpinan instansi lokasi penelitian.

Pertama, dosen pembimbing akademis bertugas untuk:

1. Memantau aktivitas Praja dengan menggunakan instrumen pemantauan yang telah disiapkan;

2. Melakukan supervisi ke lapangan minimal satu kali;

3. Mendeteksi berbagai masalah yang muncul selama kegiatan penelitian, dan membantu merumuskan solusinya.

4. Melaporkan hasil monitoring kepada Rektor IPDN melalui Dekan selaku penanggungjawab kegiatan penelitian.

Kedua, pembimbing lapangan bertugas untuk:

1. Mengecek absensi kehadiran Praja sesuai dengan ketentuan di instansi lokasi penelitian;

2. Melibatkan Praja dalam kegiatan manajerial institusi tempat penelitian sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan;

3. Memberikan bimbingan teknis yang berkaitan dengan pencapaian tujuan penelitian;

4. Memberikan saran untuk penyempurnaan penyelenggaraan penelitian dan kurikulum pendidikan di IPDN.

5. Melaporkan hasil pembimbingan kepada atasan pejabat yang bersangkutan.

4.4 Tahap Penilaian

Penilaian dilaksanakan oleh pembimbing lapangan/teknis yang ditunjuk pimpinan instansi setempat sesuai dengan format yang ditetapkan oleh IPDN (formulir terlampir). Komponen yang dinilai meliputi:

1. Kemampuan profesional, antara lain meliputi kemampuan Praja untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang diberikan;

2. Disiplin, antara lain meliputi absensi/kehadiran Praja di lokasi penelitian sesuai dengan jam kerja yang berlaku

3. Kreativitas, antara lain meliputi inisiatif, gagasan baru dan cara baru yang diterapkan dalam melaksanakan pekerjaan

(15)

13 yang diberikan atau dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi selama kegiatan penelitian;

4. Orientasi pelayanan, antara lain meliputi sikap dan tindakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, lokasi kerja maupun pimpinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

5. Integritas, antara lain meliputi sikap dan tindakan dalam mempraktekan tata cara penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan dalam menyelesaikan tugas pekerjaan yang diberikan;

6. Kerjasama, antara lain meliputi kemampuan Praja dalam bekerja secara tim dengan karyawan lainnya maupun dengan pimpinan;

7. Perilaku, antara lain meliputi sikap dan tindakan yang sesuai dengan norma agama, sosial dan adat setempat serta yang mengutamakan kehormatan diri sebagai calon abdi negara dan masyarakat.

Penilaian diberikan oleh pejabat yang ditunjuk sebagai pembimbing lapangan sesuai dengan formulir penilaian, dalam amplop tertutup dan diserahkan oleh Praja kepada masing- masing Ketua Program Studi paling lambat seminggu setelah kegiatan penelitian selesai.

(16)

14 BAB V PENUTUP

Kegiatan penelitian bagi Wasana Praja Program Studi Sarjana (Strata 1) diharapkan dapat menjadi media bagi praja dalam memahami kebenaran ilmiah penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan penelitian dilaksanakan secara individu di instansi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemampuan masing-masing Praja dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan akan benar-benar diuji selama kegiatan tersebut. Praja diharapkan dapat mengimplementasikan substansi keilmuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di IPDN, dan diharapkan memperkaya pemahaman dan keterampilan mereka mengenai penyelenggaraan tugas pemerintahan di lokasi penelitian.

Meskipun dilihat dari aspek waktu, kegiatan penelitian berlangsung dalam rentang waktu yang relatif singkat, diharapkan dengan kerjasama yang terpadu antara dosen pembimbing akademis, pejabat pembimbing lapangan, pemerintah daerah dan seluruh Praja, maka tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik.

Semoga buku pedoman dapat memenuhi fungsinya, dan kegiatan penelitian bagi Wasana Praja IPDN dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat yang baik bagi semua pihak yang terkait.

(17)

15 Lampiran 1. Formulir Penilaian Penelitian

Data Praja Peserta Penelitian Nama :

NPP :

Kelas :

Prodi :

Fakultas :

Data Instansi Lokasi Penelitian Nama Instansi :

Alamat Instansi :

Nama Pembimbing lapangan :

Jabatan Pembimbing Lapangan :

No Telp/HP Pembimbing Lapangan :

No Indikator Penilaian

Hasil Penilaian Kurang Sedang Baik

1 Kemampuan profesional

2 Disiplin

3 Kreativitas

4 Orientasi Pelayanan 5 Integritas

6 Kerjasama

7 Perilaku

Penilaian terhadap keseluruhan indikator secara umum

Mengetahui,

Pimpinan Instansi Tempat Penelitian

Nama Jabatan, Nama

NIP.

Pembimbing Lapangan Penelitian Nama Jabatan,

Nama NIP

Form penilaian ini dimasukkan dalam amplop tertutup dan dilampiri daftar absensi penelitian, selanjutnya dititipkan kepada Praja peserta penelitian untuk diberikan kepada masing-masing Ketua Prodi di IPDN paling lambat seminggu setelah waktu penelitian berakhir.

(18)

16 Lampiran 2. Daftar Absensi Penelitian

Data Praja Peserta Penelitian Nama :

NPP :

Kelas :

Prodi :

Fakultas :

Data Instansi Lokasi Penelitian Nama Instansi :

Alamat Instansi :

Nama Pembimbing lapangan :

Jabatan Pembimbing Lapangan : No Telp/HP Pembimbing Lapangan :

Tanggal 2/1 3/1 4/1 5/1 6/1 7/1 8/1 9/1 11/1 12/1 13/1 14/1 15/1 16/1 17/1 18/1 19/1 20/1 21/1 22/1 23/1 24/1 25/1 26/1 27/1 28/1 29/1 30/1 31/1 1/2 2/2 3/2 4/2 5/2 6/2 7/2 8/2 9/2 10/2 11/2 Kehadira

n

Keterangan:

- Hadir: paraf atau checklist - Sakit: S

- Izin :I - Alpa :A - Hari Libur : L Rekap:

Hadir : ...hari Sakit : ...hari Izin : ...hari Alpa : ...hari

Mengetahui,

Pimpinan Instansi Tempat Penelitian Nama Jabatan

Nama NIP

Pembimbing lapangan Penelitian Nama Jabatan

Nama NIP Keterangan: daftar absen ini dilampirkan dalam form penilaian penelitian

Referensi

Dokumen terkait