~ibull
.Jabar
o
Selasa0
Rabu456 7
20 21 22
Q-~-~-~___Q~:_"'__O
Meio
Kamis.
Jumat8 9 10 11
24
~
26;~ Jun 0 Jul 0 Ags
...-...-...o
Sabtu0
Minggu12
13
14
15
16
27
28
29
30
31'
.
Sep0
Okt0
Nov0
D;;;J
...--.--.-...--.---.---.-.---...
DPRD Minta
Rumah Dinas Baru
.
Tunjangan
RumahHarusDitambah
"Jangan
Mengada-ada..~'
BANDUNG, TRIBUN "
Anggota Dewan Perwa-kilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar bersikap me-nolak menempati rumah dinas DPRD Jabar yang telah disediakan Pemerin-tah Provinsi (Pemprov) Jabar di Jalan Kolonel Mas-turi Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Penolakan tersebut dilakukan karena lokasi rumah dinas yang tidak sesuai dengan amanat undang-undang.
Ketua Sementara DPRD Jabar HAwing Asmawi menyatakan pihaknya be-serta anggota fraksi-fraksi DPRD lainnya telah sepakat untuk tidak menerima
ru-mah dinas !.~~gota DPRD
Dari Cimahi ke
Kantor DPRD saja
bisa mencapai satu
jam perjalanan, ini
bisa jadi alasan
anggota dewan untuk
telat datang.
AWING ASMAWI
Ketua Sementara DPRDJabar Jabar tersebut.
"Menurut UU No.27/ 2009 (tentang Susunan dan
Kedudukan MPR, DPR,
_DPD dan DPRD, Red)
bah-wa rumah dinas DPRD pro-vinsi har\1s terletak di ibu kota provinsi, berarti untuk
. ke halaman 11
tidak ditafsirkan secara mentah-mentah. Para anggota dewan harus melakukan pendalaman
tafsiran terhadap UU No 27 tahun 2009 tersebut.
"Perumahan di sana sudah ada sejak lama dan Kota Cimahi ke Kota Bandung kan sangat dekat. Jangan
DOKUMENTASImengada-ada alasan,
DEDE jika alasanterlalu
MARIANA jauh dan takut
terlambat, atur waktu saja agar tepat waktu datang ke tempat kerja. UU jangan ditafsirkan seCqra mentah-PENGAMATPemerintahandari
Universitas Padjajaran(Unpad) Bandung Dede Mariana mengatakan alasan penolakan
yang dikemukakan
.
DPRDJabarharuslah jelas. Dede menilai
pertu adanyapeng-kajian ulang mengenai definisi ibu kota provinsi.
"Definisi ibu kota provinsi juga harus jelas, apakah di Kota
Bandungatau bisa
juga Kabupaten
Bandung. Perlu dikaji lebih dalam," ungkap Dede saat dihubungi kemarin.
Dede menambahkan
hendaknya undang-undang . ke halaman11
KI i
II in 9
Hum QsUn
p Qd
2 00
9--
-
-
-lanan dari Kota Cimahi ke Kantor DPRD Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung membutuhkan waktu lama. "Lamanya waktu tem-puh ini dapat dijaclikan ala-san bagi anggota DPRD jika telat menghadiri rapat. Per-jalanan dari Kota Cimahi ke Kantor DPRD saja bisa mencapai satu jam per-jalanan, ini bisa jadi alasan anggota de"Yan imtuk telat datang," kata Awing.
Karena itu, DPRD Jabar akan mengajukan pem-bangunan kompleks baru untuk perumahan. Namun,
kemungkinan
pemba-ngunan komplek baru itu masih akan disesuaikan dengan kemampuan keu-angan Pemprov Jabar.
Sedangkan rumah dinas Ketua DPRD Jabar di Jalan Citarum, kata Awing, akan diterima dan digunakan oleh
DPRD Minta
Rumah
Dinas Baru
IIIidari halaman 1
DPRD Jabar harus terletak di Kota Bandung, ini sudah tidak sesuai dengan amanat UU," ungkap Awing di Ge-dung DPRD Jabar, Kamis (24/9).
Awing meminta Pemprov Jabar tidak perlu merenovasi rumah dinas di Kota Cimahi. Awing menilai renovasi akan sia-sia karena rumah tidak akan ditempati oleh anggota DPRD.
la pun berpendapat peru-mahan untuk anggota de-wan tersebut tidak repre-sentatif. Meski mengaku belum pernah melihat ru-mah dinas di Kota Ciru-mahi, Awing mengatakan
--
perja-pimpinan DPRD periode sekarang. "Kan sudah ada di ibu kota Provinsi. Sudah sesuai dengan amanat un-dang-undang," ungkapnya.
Selain itu, Awing pun
mengatakan anggota
DPRD sepakat akan mengu-sulkan kenaikan tunjangan perumahan. Alasannnya tunjangan yang diberikan Pemprov masihdi bawah standar sewa perumahan di kawasan Bandung.
"Jangan
Mengada-d
Ifa a...
II dari halaman 1 mentah, namun UU harus didalami," paparnya.
Terkait ajuan kenaikim tunjangan perumahan untuk anggota DPRD, Dede menilai
Awing mengaku telah melakukan survei harga kontrakan rumah di seki-taran Gedung Sate Bandung yang rata-rata mencapai Rp 150 juta per tahun.
"Saya tidak tahu dulu perhitungannya seperti <ipa, sampai ada angka Rp 7 juta. Tunjangan itu sekarang sudah sangat kurang diban-dingkan dengan harga kon-trak rumah di dekat sini," papar Awing.(ss)
ajuan tersebut hanyalah
sebuah alasan anggota DPRD untuk mendapatkan penghasilan di luar gaji. "Jangan memikirkan diri sendiri dan perutnya sendiri, mereka harus memikirkaA rakyatnya. Mereka kan akan mendapatkan rumah dinas dan jabatan, jadi tidak perlu lagilah meminta tambahan."
pungkasnya. (55)