PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Perencanaan merupakan suatu kegiatan atau proses yang sangat penting dalam berbagai kegiatan dalam suatu organisasi termasuk dalam manajemen sumber daya manusia, sebab perencanaan merupakan prasyarat pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan. Perencanaan sumber daya manusia merupakan kegiatan khusus yang berkaitan dengan pennetuan kebutuhan sumber daya manusia perusahaan, baik kebutuhan jangka panjang maupun jangka pendek. Ketika terjadi perubahan perubahan dalam lingkungan ekternal organisasi, secara langsung atau tidak langsung itu dapat mempengaruhi keputusan keputusan internal organisasi yang meliputi strategi, budget, ramalan ramalan penjualan, ekspansi atau usaha baru, rancangan organsiasi dan rancanagan pekerjaan. Rancangan organisasi dan pekerjaan merupakan rencangan struktur yaitu organisasi sacara makro dan rancangan pekerjaan yakni tingkat spesialisasi dalam aspek cakupan jumlah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh pegawai. Dari aspek perancanagna pekerjaan dari aspek organisasi, strategi dan keperilakuan, harus dilakukan perancangan ulang pekerjaan, misalnya melalui job enlaergement yaitu peningkatan jumlah cakupan pekerjaan yang harus dilakukan dan job enrichment yaitu peningkatan otonomi yang dimiliki oleh para pekerja yang akan mengakibatkan pengurangan atau penambahan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja yang dimiliki perusahaan senantiasa akan mengalami perubahan yang secara langsung akan mempengaruhi kebutuhan jumlah tenaga kerja sebagai akibat adanya pegawai yang pensiun, pemutusan hubungan kerja, meninggal dunia, dan adanya jam kerja yang hilang melalui absensi yang sengaja oleh pegawai atau tidak sengaja akibat sakit dan lain lain. Peramalan kebutuhan tenaga kerja sebagaimana inti dari proses perencanaan sumber daya manusia harus dilakukan, meskipun merupakan sesuatu yang sulit. Berikut teknik teknik peramalan :
1. Ramalan para ahli yaitu ramalan yang didasarkan pada penilaan para ahli. Ramalan ini dalam bentuknya dapat berupa:
a. Nominal Delphi Technique ( NGT ) yaitu menghadirkan lima sampai sepuluh ahli, kemudian ditanyakan mengenai misalnya apa yang menyebabkan perubahan kebutuhan pegawai pada masa yang akan datang.
b. Delphy Technique yaitu bila para ahli tidak dapat berdiskusi secra bersama sama. Perencanaan sumber daya mansia meminta pendapat beberapa ahli tentang kebutuhan sumber daya mansuia pada masa yang akan datang.
c. Perkiraan manajer yaitu kebutuhan sumber daya manusia diperkirakan oleh manajer puncak, kemudian diberikan ke manejer paling bawah diminta untuk menentukan kebutuhan sumber daya manusia dan seterusnya.
2. Analisis Kecenderungan
Analisis ini dilakukan berdasarkan kecenderungan kebutuhan pada masa lalu, yanh dapat dilakukan melalui :
a. Ekstrapolasi yaitu mengasumsikan bahwa tingkat perubahan pada masa lalu sama dengan yang akan datang.
3. Budget and plannig analysis yaitu dari jumlah budget yang disetujui didalamnya juga telah tercermin jumlah kebutuhan pegawai, yang umumnya dilakukan setiap departemen yang ada dalam perusahaan.
4. New Venture analysis yaitu jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dengan membandingkan dengan pembukaan usaha baru yang pernah dilakukan oleh perusahaan.
5. Computer analysis yaitu suatu program perhitungan yang dilakukan oleh komputer melalui rumus matematika, rasio rasio atau indeksasi, dan ekstrapolasi secara bersama sama.
Setelah menganalsis faktor faktor yang menyebabkan perubahan kebutuhan pegwai, langkah selanjutnya adalah menganalisis ketersediaan tenaga kerja uyang dapat diperoleh dari dua sumber yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal adalah pegawai yang ada didalam perusahaan yang dapat dipromosikan, ditransfer untuk mengisi jabatan yang kosong, atau profil dari pegwai pada saat ini yang mencerminkan kemampuan perusahaan. Sumber ekstenal adalah supply dari luar perusahaan yang direkrut. Menaksir ketersediaan sumber daya manusia inernal merupakan proses pemeriksaan tenaga kerja yang ada saat ini, baik jumlah maupun jenisnya. Beberap teknik analisis yang dapat digunakan adalah membuat apa yang disebut dengan replacement chart yaitu gambaran singkat mengenai siapa yang menggantikan siapa apabila suatu jabatan kosong. Hasil dari analisis sumber internal akan memperlihatkan kebutuhan pegawai yang dapat dipenuhi dari dalam melalui promosi atau transfer dengan terlebih dahulu melakukan beberapa pelatihan. Oleh karena itu organisasi harus mengisinya dari sumber eksternal. Untuk itu diperlukan analisis sumber eksternal untuk melihat kemungkinan pengisiannya dan kemungkinan melakukan tindakan tindakan proaktif. Sumber ekternal merupakan ketersediaan tenaga kerja pada pasar tenga kerja. Supply ekternal dapat dianalisis dari jumlah yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan latihan yang ada. Berdasarkan kebutuhan ( demand) dan ketersediaan tersebut beberapa kemungkinan dapat terjadi seperti:
a. Tidak ada perbedaan antara kebutuhan dan ketersediaan pegawai.
b. Terjadi kelebihan supply tenaga kerja.( supply lebih besar daripada demand) c. Terjadi kekurangan supply tenaga kerja ( supply lebih kecil daripada demand)