• Tidak ada hasil yang ditemukan

UN10F14 11 12 HK0102a 005 SOP Radiologi KG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UN10F14 11 12 HK0102a 005 SOP Radiologi KG"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

0

Standard Operating Procedure

PENDIDIKAN PROFESI DOKTER GIGI

(RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI)

PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

(2)

LEMBAR IDENTIFIKASI

Nama Dokumen : Pendidikan Profesi Dokter Gigi (Radiologi Kedokteran Gigi) Kode Dokumen : UN10/F14/11/12/HK.01.02.a/005

Revisi : 1

Tanggal : 1 Oktober 2017 Diajukan oleh : Ketua Program Studi

Miftakhul Cahyati, drg., Sp.PM Dikendalikan oleh : Ketua Jurusan

Dr. Nur Permatasari, drg., MS Disetujui oleh : Dekan

(3)

2 DAFTAR ISI

halaman

LEMBAR IDENTIFIKASI 1

DAFTAR ISI 2

A. URAIAN TUGAS RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI 3 B. MANUAL PROSEDUR DAN TATA ALIR 4

1. Pembuatan Radiograf Periapikal 4 2. Pembuatan Radiograf Bitewing 6 3. Pembuatan Radiograf Oklusal 8 4. Pembuatan Radiograf Periapikal dgn Instant Film 11 5. Pembuatan Radiograf Bitewing dgn Instan Film 13 6. Pembuatan Radiograf Panoramik / Cefalometrik 15 7. Interpretasi Radiograf Periapikal (Mhs Profesi) 17

8. Journal / Reading 18

(4)

Standard Operating Procedure

PENDIDIKAN PROFESI DOKTER GIGI (RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI)

A. URAIAN TUGAS RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI

I. Test Masuk :

Dilakukan secara online menggunakan Moodle II. Pembuatan Radiograf :

No Uraian SOP

1 Pembuatan Radiograf periapikal SOP 1 2 Pembuatan Radiograf bitewing SOP 2 3 Pembuatan Radiograf oklusal SOP 3 4 Pembuatan Radiograf periapikal dengan

instan film

SOP 4

5 Pembuatan Radiograf bitewing dengan instan film

SOP 5

6 Pembuatan Radiograf panoramik / sefalometrik

SOP 6

7 Pembuatan Radiograf postero anterior belum 8 Pembuatan Radiograf periapikal digital belum 9 Pembuatan Radiograf bitewing digital belum 10 Pembuatan Radiograf oklusal digital belum

III. Interpretasi Radiograf :

No Uraian MP

1 interpretasi radiograf periapikal SOP 7 2 interpretasi radiograf panoramik belum

IV. Diskusi

No Uraian MP

1 Journal Reading / Diskusi Kasus SOP 8

(5)

4

B. MANUAL PROSEDUR DAN TATA ALIR

SOP 1 : Pembuatan Radiograf periapikal

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf periapikal

Ukuran keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf periapikal yang bermutu

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf periapikal

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG

Acuan : kurikulum RKG Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, kaca mulut, hanger, alkohol,

film holder, Film size 2

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

2. Pesawat sinar X

Pastikan dalam keadaan ’on’

Peralatan sinar

X dalam

keadaan ’on ’

3. Kamar gelap

Larutan developer, fixer, safe lamp berfungsi dengan baik

Kesiapan kamar gelap

4. Sarana administrasi Alat tulis, kartu, amplop ( untuk film yang sudah selesai )

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 5. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum

(6)

No Penjelasan Output Mhs

serta memperkenalkan diri penderita serta radiograf yang bermutu 6. Mempersilakan duduk pada

dental chair dan Dipersilahkan melepas peralatan yang dipakai ( Denture, Kaca mata, Jepit rambut dll ) serta Meminta ijin untuk melakukan foto daerah tertentu

7. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 8. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial 9. Periksa rongga mulut untuk

persiapan peletakan film

Kepastian gigi / regio yang dituju B. Pembuatan Radiograf

10 Mempersiapkan posisi penderita

Mendapatkan hasil radiograf periapikal yang bermutu. 11 Pasang film size 2 (

periapikal )

La por

12 Memberi Instruksi penderita untuk diam / tidak bergerak 13 Mengatur Posisi cone / tube &

menetapkan waktu exposure 14 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

15 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 16 Membersihkan / desinfeksi

dari saliva

Mencegah infeksi nosokomial 17 Susun film pada penjepit

18 Lepaskan sarung tangan

Processing

19 Matikan lampu penerangan & nyalakan safe lamp.

Mendapatkan hasil radiograf periapikal yang bermutu.

20 Film dimasukkan developer sampai kontras / anatomi gigi terlihat

(7)

6

No Penjelasan Output Mhs

22 Masukkan film sampai kontras, detil & ketajaman terlihat jelas (3mnt )

23 Nyalakan lampu Proses selesai didapat hasil berupa radiograf 24 Bersihkan film dibawah air

mengalir sampai tidak licin & keringkan

25 Film diletakkan pada mounting sesuai regio

26 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf periapikal yang bermutu.

La por

SOP 2 : Pembuatan Radiograf Bitewing

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf BITEWING

Ukuran keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf BITEWING yang bermutu Ruang

lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf BITEWING

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG

Acuan : kurikulum RKG Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, kaca mulut, hanger, alkohol,

film holder, bite tab, Film size 2

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

(8)

No Penjelasan Output Mhs

Pastikan dalam keadaan ’on’ X dalam

keadaan ’on ’

3. Kamar gelap

Larutan developer, fixer, safe lamp berfungsi dengan baik

Kesiapan kamar gelap

4. Sarana administrasi Alat tulis, kartu, amplop ( untuk film yang sudah selesai )

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 5. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum

Kenyamanan dan kepuasan penderita 6. Mempersilakan duduk pada

dental chair dan Dipersilahkan melepas peralatan yang dipakai ( Denture, Kaca mata, Jepit rambut dll )

7. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 8. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial 9. Periksa rongga mulut untuk

persiapan peletakan film

Kepastian gigi / regio yang dituju B. Pembuatan Radiograf

10 Mempersiapkan posisi penderita

Mendapatkan hasil radiograf bitewing yang bermutu.

11 Pasang film YANG SUDAH

TERPASANG BITE TAP

La por

12 Memberi Instruksi penderita untuk diam / tidak bergerak 13 Mengatur Posisi cone / tube &

menetapkan waktu exposure 14 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

15 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 16 Membersihkan / desinfeksi

dari saliva

(9)

8

No Penjelasan Output Mhs

17 Susun film pada penjepit nosokomial 18 Lepaskan sarung tangan

Processing

19 Matikan lampu penerangan & nyalakan safe lamp.

Mendapatkan hasil radiograf bitewing yang bermutu.

20 Film dimasukkan developer sampai kontras / anatomi gigi terlihat

21 Masukkan film kedalam air mengalir

22 Masukkan film sampai kontras, detil & ketajaman terlihat jelas (3mnt )

23 Nyalakan lampu Proses selesai didapat hasil berupa radiograf 24 Bersihkan film dibawah air

mengalir sampai tidak licin & keringkan

25 Film diletakkan pada mounting sesuai regio

26 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf

bite-wing yg

bermutu.

La por

SOP 3 : Pembuatan Radiograf Oklusal

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf Oklusal

Ukuran keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf Oklusal yang bermutu

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf Oklusal

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG Acuan : kurikulum RKG

Penanggung jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

(10)

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, kaca mulut, hanger, alkohol,

film holder, Film size 4

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

2. Pesawat sinar X

Pastikan dalam keadaan ’on’ Peralatan sinar X dalam

keadaan ’on ’

3. Kamar gelap

Larutan developer, fixer, safe lamp berfungsi dengan baik

Kesiapan kamar gelap

4. Sarana administrasi Alat tulis, kartu, amplop ( untuk film yang sudah selesai )

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 5. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum serta memperkenalkan diri

Kenyamanan dan kepuasan penderita serta radiograf yang bermutu 6. Mempersilakan duduk pada

dental chair dan Dipersilahkan melepas peralatan yang dipakai ( Denture, Kaca mata, Jepit rambut dll ) serta Meminta ijin untuk melakukan foto daerah tertentu

7. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 8. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial 9. Periksa rongga mulut untuk

persiapan peletakan film

Kepastian gigi / regio yang dituju B. Pembuatan Radiograf

10 Mempersiapkan posisi penderita

(11)

10

No Penjelasan Output Mhs

12 Memberi Instruksi penderita untuk diam / tidak bergerak 13 Mengatur Posisi cone / tube &

menetapkan waktu exposure 14 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

15 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 16 Membersihkan / desinfeksi

dari saliva

Mencegah infeksi nosokomial 17 Susun film pada penjepit

18 Lepaskan sarung tangan

Processing

19 Matikan lampu penerangan & nyalakan safe lamp.

Mendapatkan hasil radiograf oklusal yang bermutu.

20 Film dimasukkan developer sampai kontras / anatomi gigi terlihat

21 Masukkan film kedalam air mengalir

22 Masukkan film sampai kontras, detil & ketajaman terlihat jelas (3mnt )

23 Nyalakan lampu Proses selesai didapat hasil berupa radiograf 24 Bersihkan film dibawah air

mengalir sampai tidak licin & keringkan

25 Film diletakkan pada mounting sesuai regio

26 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf oklusal yang bermutu.

(12)

SOP 4 : Pembuatan Radiograf periapikal dengan instan film

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf periapikal dengan instan film Ukuran

keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf periapikal yang bermutu

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf periapikal dengan instan film

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG

Acuan : kurikulum RKG Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, kaca mulut, hanger, alkohol,

film holder, Film instan size 2

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

2. Pesawat sinar X

Pastikan dalam keadaan ’on’

Peralatan sinar

X dalam

keadaan ’on ’

3. Sarana administrasi Alat tulis, kartu, amplop ( untuk film yang sudah selesai )

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 4. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum serta memperkenalkan diri

Kenyamanan dan kepuasan penderita serta radiograf yang bermutu 5. Mempersilakan duduk pada

(13)

12

No Penjelasan Output Mhs

Jepit rambut dll ) serta Meminta ijin untuk melakukan foto daerah tertentu

6. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 7. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial 8. Periksa rongga mulut untuk

persiapan peletakan film

Kepastian gigi / regio yang dituju B. Pembuatan Radiograf

9. Mempersiapkan posisi penderita

Mendapatkan hasil radiograf periapikal yang bermutu.

10 Pasang film instan size 2 ( periapikal )

La por

11 Memberi Instruksi penderita untuk diam / tidak bergerak 12 Mengatur Posisi cone / tube &

menetapkan waktu exposure 13 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

14 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 15 Membersihkan / desinfeksi

dari saliva

Mencegah infeksi nosokomial 16 Lepaskan sarung tangan

Processing ( tanpa kamar gelap )

17 Masukkan developer dengan siring ( 30 sec. )

18 Buka dan bersihkan film dibawah air mengalir 19 Masukkan film pada fixer 20 Film diletakkan pada mounting

21 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf periapikal yang bermutu.

(14)

MP 5 : Pembuatan Radiograf Bitewing dengan instan film

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf bitewing dengan instan film Ukuran

keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf bitewing yang bermutu

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf bitewing dengan instan film

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG

Acuan : kurikulum RKG Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, kaca mulut, hanger, alkohol,

film holder, bite tap, Film instan size 2

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

2. Pesawat sinar X

Pastikan dalam keadaan ’on’ Peralatan sinar X dalam

keadaan ’on ’

3. Sarana administrasi Alat tulis, kartu, amplop ( untuk film yang sudah selesai )

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 4. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum serta memperkenalkan diri

Kenyamanan dan kepuasan penderita serta radiograf yang bermutu 5. Mempersilakan duduk pada

(15)

14

No Penjelasan Output Mhs

dipakai ( Denture, Kaca mata, Jepit rambut dll ) serta Meminta ijin untuk melakukan foto daerah tertentu

6. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 7. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial 8. Periksa rongga mulut untuk

persiapan peletakan film

Kepastian gigi / regio yang dituju B. Pembuatan Radiograf

9. Mempersiapkan posisi penderita

Mendapatkan hasil radiograf bitewing yang bermutu.

10 Pasang Film Instan Size 2 Yang Sudah Terpasang Bite Tap

La por

11 Memberi Instruksi penderita untuk diam / tidak bergerak 12 Mengatur Posisi cone / tube &

menetapkan waktu exposure 13 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

14 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 15 Membersihkan / desinfeksi

dari saliva

Mencegah infeksi nosokomial 16 Lepaskan sarung tangan

Processing ( tanpa kamar gelap )

17 Masukkan developer dengan siring ( 30 sec. )

18 Buka dan bersihkan film dibawah air mengalir 19 Masukkan film pada fixer 20 Film diletakkan pada mounting

21 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf bitewing yang bermutu.

(16)

SOP 6 : Pembuatan Radiograf Panoramik / sefalometrik

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Radiograf Panoramik / sefalometrik Ukuran

keberhasilan

: Kepuasan penderita serta tersedianya radiograf Panoramik / sefalometrik yang bermutu

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Radiograf Panoramik / sefalometrik

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, mahasiswa SK, operator ruang radiologi, instruktur RKG, bagian admin RKG

Acuan : kurikulum RKG Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Perlengkapan

Apron, sarung tangan, masker, plastik penunjang disposibel

Kesiapan peralatan yang dibutuhkan

2. Pesawat sinar X Pano sefalo

Pastikan dalam keadaan ’on’ /

siap

Komputer pesawat dalam

keadaan ’on’ / siap

Peralatan sinar

X dalam

keadaan ’on ’

3. Sarana administrasi Alat tulis, CD , Kertas glosi, amplop, komputer Penunjang siap

Kesiapan admin

Pelaksanaan

A. Komunikasi & prosedure Awal 4. Menyapa pasien dengan

menyebut nama & senyum serta memperkenalkan diri

Kenyamanan dan kepuasan penderita serta radiograf yang bermutu 5. Mempersilakan duduk pada

(17)

16

No Penjelasan Output Mhs

melepas peralatan yang dipakai ( Denture, Kaca mata, Jepit rambut dll ) serta Meminta ijin untuk melakukan foto daerah tertentu

6. Memasang baju pelindung ( Apron )

Keamanan radiasi penderita 7. Cuci tangan dan pakai sarung

tangan serta masker

Mencegah infeksi nosokomial B. Pembuatan Radiograf

8. Mengisikan identitas penderita pada computer pesawat

Catatan indentitas penderita 9. Menentukan proyeksi foto

pada computer pesawat

Proyeksi foto yang dimaksud

La por

10 Mempersiapkan posisi penderita sesuai proyeksi yang dimaksud

Mendapatkan hasil radiograf yang bermutu. 11 Memberi Instruksi penderita

untuk diam / tidak bergerak 12 Exposure ( menekan tombol ) C. Finishing

13 Mempersilahkan menunggu diluar

Kenyamanan dan kepuasan penderita 14 Lepaskan sarung tangan Siap utk kerja di

komputer

Processing Pada Ruang Komputer ( Cetak + Bakar )

15 Buka file radiograf dan atur histogram

Didapatkan hasil radiograf yang tercetak

maupun digital 16 Cetak pada kertas glosi

17 Bakar pada CD

18 Evaluasi mutu dengan viewer Radiograf yang bermutu.

(18)

SOP 7 : Interpretasi Radiograf Periapikal ( mahasiswa profesi )

Tujuan : Penjelasan prosedur Pembuatan Interpretasi Radiograf Periapikal.

Ukuran keberhasilan

: Mahasiswa mampu melakukan interpretasi radiograf .

Ruang lingkup

: Proses Pembuatan Interpretasi Radiograf Periapikal.

Pihak yang terlibat

: Kepala Program Studi.

Dokumen yang digunakan

: 1. Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik.

2. Borang Interpretasi radiograf periapikal.

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Mahasiswa menunjukkan radiograf yang baru dibuat guna mendapatkan persetujuan dari instruktur sebagai bahan interpretasi.

Adanya Radiograf periapikal untuk diinterpretasi.

La por

Pelaksanaan

2. Mahasiswa melakukan interpretasi dengan mengisi borang interpretasi

Borang

interpretasi yang sudah terisi 3. Mahasiswa melaporkan hasil

interpretasinya pada instruktur dan menyatakan siap untuk uji interpretasi radiograf.

Mahasiswa siap uji interpretasi radiograf .

La por

4. Pelaksanaan uji interpretasi radiograf

Kemampuan mahasiswa

(19)

18

SOP 8 : Journal Reading / Diskusi Kasus

Tujuan : Penjelasan prosedur pelaksanaan journal reading.

Ukuran keberhasilan

: Mahasiswa mampu melakukan diskusi kelompok .

Ruang lingkup

: Journal dalam maupun luar negri.

Pihak yang terlibat

: Mahasiswa profesi, instruktur RKG, bagian admin RKG .

Acuan : kurikulum RKG. Penanggung

jawab utama

: Kepala Program Studi.

Dokumen yang digunakan

: Matrik Kompetensi Dokter Gigi Di Klinik.

TATA ALIR

No Penjelasan Output Mhs

Persiapan

1. Mahasiswa menunjukkan judul dari suatu journal guna mendapatkan persetujuan dari instruktur sebagai bahan journal reading.

Adanya judul untuk bahan journal reading . La

por

Pelaksanaan

2. Mahasiswa menterjemahkan dan membuat paper dari judul yang sudah ditentukan

Paper untuk journal reading

3. Mahasiswa menyerahkan paper pada hari yang telah ditentukan pada intruktur.

Intruktur

memiliki paper / bahan untuk journal reading

La por

4. Pelaksanaan jounal reading Kemampuan mahasiswa

(20)

REKAPITULASI

No. URAIAN TOTAL

1 Koknitif dan Psikomotor 50%(A+B+C+D+E)

A. Test Masuk (5%) B. Pembuatan Radiograf (20%)

C. Interpretasi Radiografik (40%)

D. Diskusi (10%) E. Ujian (25%)

2 Profesionalisme / Afektif 50%(AFEKTIF)

3 TOTAL : No.1 + No.2

Referensi

Dokumen terkait

Ambisi Presiden Joko Widodo dalam menarik investasi asing ternyata bertemu dengan kepentingan China yang sedang bergerak secara massif dalam berinvestasi ke

746.000.000,- (Tujuh ratus empat puluh enam juta rupiah) Tahun Anggaran 2016, maka bersama ini kami Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Daerah Kabupaten

8.093.129.000,- (Delapan milyar sembilan puluh tiga juta seratus dua puluh sembilan ribu rupiah) Tahun Anggaran 2016, maka bersama ini kami Kelompok Kerja Konstruksi Unit

Hasil pengukuran dan pengujian Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Budaya Kerja, dan Iklim Organisasi secara bersama-sama terhadap Kinerja Sekretariat Dewan Perwakilan

saluran yang tersedia. Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak

penerapan metode Sosiodrama dengan guru bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Mutiara Singaraja. Peneliti bersama guru merancang kegiatan pembelajaran metode Sosio

10.000,00 lebih besar dari uang yang ditabung pada bulan sebelumnya.. Jumlah uang tabungan anak tersebut selama satu tahun

Dalam meningkatkan keterampilan metakognisi model pembelajaran kooperatif Jigsaw II Slavin dan Jigsaw Asli Aronson AA dan AB mempunyai kemampuan setara dibanding