• Tidak ada hasil yang ditemukan

Terminologi Medis Panca Indra

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Terminologi Medis Panca Indra"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Terminologi Medis Panca

Terminologi Medis Panca

Indra

Indra

By : dr. Yeyet S

By : dr. Yeyet S

(2)

TM sistem

TM sistem penglihatan

penglihatan

Dakrioadenitis

Dakrioadenitis

 dacryo + aden + itis : peradangan kelenjar lakrimalis.

 dacryo + aden + itis : peradangan kelenjar lakrimalis.

Dakriosistitis

Dakriosistitis

 dacryo +

 dacryo + cyst+itis : perad

cyst+itis : perad

angan pada

angan pada

sakus lakrimalis

sakus lakrimalis

Blefarospasme

Blefarospasme

 blepharo + spasm : spasme tonik otot orbikularis oculi.

 blepharo + spasm : spasme tonik otot orbikularis oculi.

Uveitis

Uveitis

 uvea + itis : perdangan sebagian atau seluruh uvea (tunica vasculosa

 uvea + itis : perdangan sebagian atau seluruh uvea (tunica vasculosa

bulbi).

bulbi).

Glaukoma

Glaukoma

 kekeruhan lensa kristalina

 kekeruhan lensa kristalina

Ekimosis

Ekimosis

 (Ecchymosis) : bercak perdarahan yang kecil , lebih lebar dari

 (Ecchymosis) : bercak perdarahan yang kecil , lebih lebar dari

ptekie.

ptekie.

Entropion

Entropion

 en (Y) di dalam + tropein (Y) membalik : pembalikan kelopak mata

 en (Y) di dalam + tropein (Y) membalik : pembalikan kelopak mata

ke arah dalam

ke arah dalam

(3)

Lagoftalmus

Lagoftalmus



 laghos (kelinci) + ophtalmus (mata) : keadaan mata tidak

 laghos (kelinci) + ophtalmus (mata) : keadaan mata tidak

dapat menutup dengan sempurna.

dapat menutup dengan sempurna.

Ptosis

Ptosis



 (Y : jatuh) : turunnya kelopak mata atas akibat k

 (Y : jatuh) : turunnya kelopak mata atas akibat k

elumpuhan nervus

elumpuhan nervus

ketiga.

ketiga.

Pseudoptosis

Pseudoptosis



 pseudo + ptosis : pengurangan ukuran apertura palpebra

 pseudo + ptosis : pengurangan ukuran apertura palpebra

Xantelasma

Xantelasma



 xanthelasma (xant-(kuning)+ elasma (lempeng)) : xanthoma

 xanthelasma (xant-(kuning)+ elasma (lempeng)) : xanthoma

planar yang mengenai kelopak mata.

planar yang mengenai kelopak mata.

Hordeolum

Hordeolum



 (L) : biji gandum

 (L) : biji gandum = infeksi

= infeksi

staphylooccus yang merada

staphylooccus yang meradang ,

ng ,

terlokalisasi dan purulen pada satu atau lebih kelenjar sebasea.

terlokalisasi dan purulen pada satu atau lebih kelenjar sebasea.

Kalazion

Kalazion



 chalazion : massa pada kelopak mata yang disebabkan oleh

 chalazion : massa pada kelopak mata yang disebabkan oleh

peradangan kronik

peradangan kronik

kelenjar meibom dan menu

kelenjar meibom dan menunjukan reaksi granulomatosa.

njukan reaksi granulomatosa.

(4)

Dakriolit

Dakriolit



 dacryon(air mata) + lith (batu) : batu pada duktus lakrimalis

 dacryon(air mata) + lith (batu) : batu pada duktus lakrimalis

Pterigium

Pterigium



 (Y : pterygion

 (Y : pterygion

: sayap) : struktur mirip sayap,

: sayap) : struktur mirip sayap,

khususnya untuk

khususnya untuk

lipatan selaput berbentuk segitiga yang abnormal dalam fisura intrapalpebralis

lipatan selaput berbentuk segitiga yang abnormal dalam fisura intrapalpebralis

Pinguekula

Pinguekula



 pingueculae (sejenis lemak) : bercak proliferasi berwarna

 pingueculae (sejenis lemak) : bercak proliferasi berwarna

kekuningan pada konjungtiva bulbaris di dekat sambungan

kekuningan pada konjungtiva bulbaris di dekat sambungan sklerokornea.

sklerokornea.

Episkleritis

Episkleritis



 epi (Y: pada) : radang pada jaringan yang melapisi permukaan

 epi (Y: pada) : radang pada jaringan yang melapisi permukaan

sklera

sklera

Skleritis

Skleritis



scler- + itis : peradangan sklera

scler- + itis : peradangan sklera

Conjunctivitis

Conjunctivitis



 peradangan pada konjungtiva.

 peradangan pada konjungtiva.

Keratitis

Keratitis



 kerat+itis : rdang kornea

 kerat+itis : rdang kornea

(5)

Katarak

Katarak



 Cataracta (L: air terjun/pintu dorong) : kekeruhan pada

 Cataracta (L: air terjun/pintu dorong) : kekeruhan pada

sebagian atau komplit atau di dalam lensa atau kapsul mata.

sebagian atau komplit atau di dalam lensa atau kapsul mata.

Strabismus

Strabismus



 (strabismos : juling) : deviasi mata yang tidak dapat diatasi

 (strabismos : juling) : deviasi mata yang tidak dapat diatasi

oleh pasien

oleh pasien

Miopia

Miopia



 myope (Y: myein : menutup ) + (op-tic) : rabun dekat

 myope (Y: myein : menutup ) + (op-tic) : rabun dekat

Hipermetropia

Hipermetropia



 hyper opia (hyper) + opia : kesalahan refraksi, sinar yang

 hyper opia (hyper) + opia : kesalahan refraksi, sinar yang

memasuki mata sejajar dengan sumbu optik difokuskan ke belakang retina

memasuki mata sejajar dengan sumbu optik difokuskan ke belakang retina

Astigmatisma

Astigmatisma



 a + (stigma : titik ) : kelengkungan permukaan refraksi

 a + (stigma : titik ) : kelengkungan permukaan refraksi

mata yang tidak sama, sinar cahaya tersebar.

(6)

TM SISTEM PERABA

TM SISTEM PERABA

Psoriasis

Psoriasis



 dermatosis skuamosa biasa yang kronis, herediter dengan

 dermatosis skuamosa biasa yang kronis, herediter dengan

penurunan secara poligenik dan perjalanan yang berfl

penurunan secara poligenik dan perjalanan yang berfl

uktuasi.

uktuasi.

Acne

Acne



 (Y : acme : titik

 (Y : acme : titik

tertinggi) : penyakit radang dari unit polisebasea

tertinggi) : penyakit radang dari unit polisebasea

Dermatitis

Dermatitis



(Y :dermato- : kulit

(Y :dermato- : kulit + itis ) : perdangan

+ itis ) : perdangan pada kulit

pada kulit

Seboroik

Seboroik



 seborrhea : sekresi sebum yang berlebihan, seborrheic : yang

 seborrhea : sekresi sebum yang berlebihan, seborrheic : yang

bersifat seborrhea.

bersifat seborrhea.

Pioderma

Pioderma



 pyoderma (pyo : pus + derma ) :

 pyoderma (pyo : pus + derma ) : penyakit kulit yang purulen

penyakit kulit yang purulen

Impetigo

Impetigo



(L: suatu piode

(L: suatu pioderma menular, akibat

rma menular, akibat inokulasi langsung

inokulasi langsung

streptococcus grup A/ staphylococcus aureus ke dalam abrasi kulit.

streptococcus grup A/ staphylococcus aureus ke dalam abrasi kulit.

Folikulitis

Folikulitis



 follicle

 follicle

 – 

 – 

(rongga) + itis : peradangan suatu folikel

(rongga) + itis : peradangan suatu folikel

Flegmon

Flegmon



 reaksi radang difus yang menyebar akibat infeksi, yang membentuk

 reaksi radang difus yang menyebar akibat infeksi, yang membentuk

lesi supuratif atau gangrenosa.

lesi supuratif atau gangrenosa.

(7)

 FurunkelFurunkel furuncle : nodul yang terasa  furuncle : nodul yang terasa nyeri yang terdapat di kulit akibat pnyeri yang terdapat di kulit akibat perdanganerdangan

yang terbatas pada korium dan jaringan subkutan

yang terbatas pada korium dan jaringan subkutan

 KarbunkelKarbunkel infeksi nekrotikan pada kulit dan jaringan subkutan yang terdiri dari infeksi nekrotikan pada kulit dan jaringan subkutan yang terdiri dari

sekelompok bisul (furunkel).

sekelompok bisul (furunkel).

 EktimaEktima ecthyma : pioderma ulseratif yang biasanya disebabkan oleh infeksi ecthyma : pioderma ulseratif yang biasanya disebabkan oleh infeksi

streptococcus beta hemolitikus grup A pada lokasi cedera ringan.

streptococcus beta hemolitikus grup A pada lokasi cedera ringan.

 HidraadenitisHidraadenitis (hydra : air) + (aden(o): kelenjar ) + (itis) : perdangan pada kelenjar (hydra : air) + (aden(o): kelenjar ) + (itis) : perdangan pada kelenjar

keringat.

keringat.

 ErisipelasErisipelas erysipelas (erythros : merah) + (pella : kulit) +(-as) : selulitis superfi erysipelas (erythros : merah) + (pella : kulit) +(-as) : selulitis superfisialis bentuksialis bentuk

akut yang melibatkan sistem limfatik kulit.

akut yang melibatkan sistem limfatik kulit.

 SelulitisSelulitis cellulitis (cellule : s cellulitis (cellule : sel kecil) + (itis) : el kecil) + (itis) : peradangan akut, difus, menyebar,peradangan akut, difus, menyebar,

edematosa, dan supuratif pada j

edematosa, dan supuratif pada jaringan subkutan dalam dan kadang jaringan otot.aringan subkutan dalam dan kadang jaringan otot.

 EritrasmaEritrasma erythrasma : infeksi bakteri yang kronik dan superfisial pada lipatan kulit dan erythrasma : infeksi bakteri yang kronik dan superfisial pada lipatan kulit dan

daerah sela jari kaki yang kadang ters

(8)

Ptyriasis

Ptyriasis



 pityriasis (Y:pityron: bekatul + -iasis ): penyakit kulit yang ditandai

 pityriasis (Y:pityron: bekatul + -iasis ): penyakit kulit yang ditandai

dengan pembentukan skuama mirip bekatul

dengan pembentukan skuama mirip bekatul

Varicella

Varicella



 varicella : cacar air

 varicella : cacar air

Herpes

Herpes



 (L;Y : herpein) : erupsi kulit yang menyebar

 (L;Y : herpein) : erupsi kulit yang menyebar

Skabikes

Skabikes



 scabies (L:scabere : menggaruk) :dermatitis menular pada

 scabies (L:scabere : menggaruk) :dermatitis menular pada

manusia dan berbagai jenis hewan

manusia dan berbagai jenis hewan liar dan peliharaan yang disebabkan

liar dan peliharaan yang disebabkan

oleh tungau

oleh tungau

 sarcoptes scabiei

 sarcoptes scabiei

.

.

Basalioma

Basalioma



 basal(dasar) + oma : karsinoma sel basal

 basal(dasar) + oma : karsinoma sel basal

Melona malignum

Melona malignum



 melanin( hitam/pigmen) + oma + malignant :

 melanin( hitam/pigmen) + oma + malignant :

neoplsama melanosit maligna, timbul de novo atau dari nevus jinak.

neoplsama melanosit maligna, timbul de novo atau dari nevus jinak.

(9)

Referensi

Dokumen terkait